cover
Contact Name
La Rudi
Contact Email
jpkim@uho.ac.id
Phone
+6282367771976
Journal Mail Official
jpkim@uho.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25034480     EISSN : 27212963     DOI : http://dx.doi.org/10.36709/jpkim%20uho
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Univertsitas Halu Oleo terbit 3 kali setahun yaitu April, Agustus dan Desember setiap tahunnya, dengan menerbitkan artikel ilmiah hasil-hasil penelitian Pendidikan Kimia dan juga Kimia Terapan. Artikel yang akan dimuat dalam pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo harus yang original dan belum pernah dipublikasi di jurnal manapun prosiding dan bebas dari aktivitas plagiarisme. Artikel akan dimuat setelah melalui tahapan review dari reviewer dan dinyatakan bebas dari aktivitas plagiarisme. Focus dan Scope Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo adalah Artikel hasil penelitian pendidikan kimia mencakup: Efektifitas Penerapan model-model pembelajaran Kimia, Penelitian Tindakan kelas, Analisis kesulitan belajar
Articles 80 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA PADA MATERI ASAM BASA Nur, Rizki Amalia; Haeruddin, Haeruddin; Tewa, Yuniati
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 1 (2020): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.414 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i1.13086

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA 1 SMAN 10 Kendari pada Materi Asam Basa”. Penelitian ini bertujuan : (1) untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas XI IPA 1 SMAN 10 Kendari yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah pada materi asam basa; (2) untuk mengetahui aktivitas belajar siswa kelas XI IPA 1 SMAN 10 Kendari dan mengajar guru dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah di SMAN 10 Kendari; (3) untuk mengetahui respon siswa kelas XI IPA 1 SMAN 10 Kendari terhadap model pembelajaran berbasis masalah pada materi asam basa; (4) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah pada siswa siswa kelas XI IPA 1 SMAN 10 Kendari pada materi asam basa. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimen dengan desain penelitian yaitu one group pretest posttest design. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas kelas XI IPA 1 SMAN 10 Kendari yang berjumlah 20 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan setelah diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah yaitu 73,50. N-gain yang diperoleh sebesar 0,65 dengan kategori keefektifan tinggi, sehingga model pembelajaran berbasis masalah dapat dikatakan efektif diajarkan pada siswa kelas XI IPA 1  pada materi asam basa. Terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa SMAN 10 Kendari pada materi asam basa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X PADA POKOK BAHASAN LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT Selfi, Dian; Tewa, Yuniati; Maysara, Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 2 (2020): Edisi Agustus
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.91 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i2.13222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas X pada siswa SMAN 1 Talaga Raya setelah diajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah serta peningkatan aktivitas belajar siswa kelas dengan penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada pokok bahasan larutan elektrolit dan non elektrolit. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, dimana masing-masing siklus terdiri dari tahapan: (1) perencanaan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi dan evaluasi; (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model berbasis masalah yaitu (1)  dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X di SMAN 1 Talaga Raya pada Pokok Bahasan Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit  dengan nilai belajar siswa secara klasikal yaitu 61,1 dengan presentse ketuntasan 28,57% pada siklus I dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,6 dengan presentase ketuntasan 89,28%. (2) aktivitas belajar siswa terjadi peningkatan dari 64% dengan kategori sedang pada siklus I menjadi 75% dengan kategori baik pada siklus II. Sedangkan aktivitas mengajar guru pada siklus I sebesar 68% meningkat pada siklus II sebesar 86%.Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa Kelas X SMAN I Talaga raya  pada pokok bahasan Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN SIMAYANG TIPE II BERBASIS MULTIPEL REPRESENTASI TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN ATTITUDES TOWARD CHEMISTRY PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA Lestari, Dini; Fibonacci, Anita; Alawiyah, Nur
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 2 (2020): Edisi Agustus
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.062 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i2.13629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran SiMaYang Tipe II terhadap penguasaan konsep dan attitudes toward chemistry, serta respon peserta didik terhadap model pembelajaran SiMaYang Tipe II pada materi larutan penyangga. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Nonequivalent Control Group Design. Berdasarkan hasil     uji-t pada penguasaan konsep, diperoleh bahwa thitung = 2,481 dan ttabel = 1,668, sehingga thitung > ttabel. Di sisi lain, hasil uji-t pada attitudes toward chemistry menunjukkan bahwa thitung = 0,327 dan ttabel = 1,668, sehingga thitung  ttabel. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran SiMaYang Tipe II efektif terhadap penguasaan konsep dan tidak efektif terhadap attitudes toward chemistry pada materi larutan penyangga. Di sisi lain, persentase respon peserta didik terhadap model pembelajaran SiMaYang Tipe II adalah 64,11% dengan kategori “baik”.
Pengaruh Strategi Daily Chem Quiz Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa SMAN 1 Wiwirano Pada Materi Asam Basa Angga Putra, Upi Heri; Tewa, Yuniati; Marhadi, Muhammad Ali
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 3 (2020): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.446 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i3.13067

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Untuk mengetahui hasil belajar siswa pada kelas eksperimen di SMAN 1 Wiwirano pada materi asam basa. (2) Untuk mengetahui hasil belajar siswa pada kelas kontrol di SMAN 1 Wiwirano pada materi asam basa. (3) Untuk mengetahui pengaruh strategi Daily Chem Quiz terhadap motivasi dan hasil belajar siswa di SMAN 1 Wiwirano pada materi asam basa. (4) Untuk mengetahui respon siswa SMAN 1 Wiwirano terhadap penerapan strategi Daily Chem Quiz pada materi asam basa. Metode penelitiannya adalah Quasi experiment merupakan eksperimen yang mempunyai unsur perlakuan, pre-test, dan post-test tetapi tidak mengambil sampel secara random. Pembandingan tergantung pada kelompok-kelompok non-ekuivalen. Metode quasi eksperiment yang digunakan adalah non equivalent control group design karena tidak mengacak kelas-kelas yang telah ada di tempat penelitian sehingga kelompok yang dibandingkan mengambil dari kelas-kelas yang telah ada. Hasil penelitian secara deskriptif dan secara inferensial menunjukan bahwa: (1) Hasil Belajar siswa SMA Negeri 1 Wiwirano pada kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Discovery learning dengan bantuan strategi daily chem quiz pada materi asam basa diperoleh nilai rata-rata 67,20.   (2) Hasil Belajar siswa SMA Negeri 1 Wiwirano pada kelas kontrol yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Discovery learning pada materi asam basa diperoleh nilai rata-rata 60,00. (3) Terdapat pengaruh yang signifikan strategi daily chem quiz terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Wiwirano pada materi Asam Basa. (4) Respon siswa mengenai Strategi daily chem quiz diperoleh siswa yang memberi respon sangat baik presentase 24% dan yang memberi respon dengan kategori baik presentase 76% sehingga berdasarkan respon siswa yang diperoleh Strategi daily chem quiz dapat digunakan sebagai bantuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar kimia siswa.
ANALISIS PENERAPAN KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI STANDAR PROSES DALAM PEMBELAJARAN KIMIA KELAS X Dewi, Wa Ode Rosmala; Ratna, Ratna; Marhadi, Muhammad Ali
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 6, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.077 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v6i1.14753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang digunakan SMA Negeri 1 Tomia jika ditinjau dari standar proses kurikulum 2013, untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran kimia di SMA Negeri 1 Tomia jika ditinjau dari standar proses kurikulum 2013, dan untuk mengetahui kendala yang dialami oleh guru di SMA Negeri 1 Tomia dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil analisis menunjukkan secara umum RPP yang disusun guru telah memenuhi sebagaian besar indikator dalam Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang standar proses. RPP yang disusun guru Kimia SMA Negeri 1 Tomia telah memenuhi ketercapaian dengan kriteria baik. Pelaksanaan kurikulum 2013 dalam pembelajaran Kimia kelas X di SMA Negeri 1 Tomia telah terlaksana dengan kriteria baik. Kendala yang dialami guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran adalah penyesuaian dengan karakater siswa, merencanakan pembelajaran yang dapat membuat siswa mampu menemukan sendiri konsep materi dan kurangnya sumber belajar serta tidak semua siswa ikut terlibat dalam pembelajaran.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL KIMIA POKOK BAHASAN ASAM BASA Marimar, Marimar; Dahlan, Dahlan; Maysara, Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 6, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.956 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v6i1.16202

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui profil kesalahan konseptual dan kesalahan algoritma, serta tingkat kesulitan siswa dalam  menyelesaikan soal essay pokok bahasan Asam Basa. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas XI MIA1 SMA Negeri 1 Bungku Tengah. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik Triangulasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif.  Hasil penelitian diperoleh bahwa  Profil kesalahan konseptual teridentifikasi 19 orang siswa yang melakukan kesalahan konseptual dengan 5 kategori tingkat kesalahan yaitu kategori sangat 5%, kategori tinggi 15%, kategori sedang 35%, kategori rendah 25%, dan untuk kategori sangat rendah 15%. Sedangkan 5% siswa tidak melakukan kesalahan konseptual. Profil kesalahan algoritma teridentifikasi 19 orang siswa dengan 5 kategori tingkat kesalahan yaitu kategori sangat tinggi 5%, kategori tinggi 35%, kategori sedang berjumlah 30%, kategori rendah 15%, untuk kategori sangat rendah berjumlah 10%. Dan 5% siswa tidak melakukan kesalahan algoritma. Tingkat kesulitan yang dialami siswa teridentifikasi 5 kategori tingkat kesulitan yaitu kategori sangat tinggi 80,2%, kategori tinggi 66,6%, kategori sedang 50,8%, kategori rendah 29,5%, dan kategori sangat rendah 10%.
AKTIVITAS PENGHAMBAT RADIKAL DPPH DARI EKSTRAK RIMPANG TEMU KUNCI (KAEMPFERIA PANDURATA) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Abdussalam, Moch; Yuda, Indah Permata; Juniarti, Juniarti
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 1 (2020): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.754 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i1.12692

Abstract

Telah dilakukan kajian aktivitas penghambatan radikal DPPH oleh ekstrak rimpang temu kunci (Kaempferia Pandurata). Rimpang temu kunci diekstraksi menggunakan maserasi bertingkat dengan berbagai pelarut: n-heksana, etil asetat dan metanol. Hasil yang didapatkan ekstrak rimpang temu kunci  memiliki aktivitas yang potensial sebagai penghambat radikal DPPH. Ekstraksi dengan metanol menunjukkan aktivitas penghambatan paling baik dengan nilai IC50 sebesar 96 ppm. Selanjutnya ekstraksi dengan etil asetat dengan nilai IC50 sebesar 101 ppm dan ekstrak n-heksana dengan nilai IC50 sebesar 130 ppm. Hasil ini menunjukkan ekstrak rimpang temu kunci berpotensi  dapat digunakan untuk agen antioksidan.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS XI IPA MATERI LARUTAN ASAM-BASA Fatma, Fatma; Marhadi, Muh Alim; Rudi, La
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 2 (2020): Edisi Agustus
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.656 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i2.13311

Abstract

Telah dilakukan penelitian Penerapan Model Discovery Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA1 di SMA Negeri 1 Kusambi Pada Materi Larutan Asam-Basa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu hasil belajar siswa , peningkatan hasil belajar siswa (N-gain) dan mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan model discovery learning pada mata pelajaran Kimia materi larutan asam basa. Sampel dari penelitian adalah siswa kelas X1IPA1 yang diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan metode Pre Experimental Design dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Kelas yang menjadi sampel diberikan pre-test dan post-test untuk materi larutan asam basa menggunakan instrument tes berbentuk pilihan ganda dengan jumalah 20 butir soal, data aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran diambil dengan menggunakan lembar observasi dan data respon siswa diambil dengan lembar angket. Hasil analisis nilai pre-test diperoleh data nilai rata-rata sebesar 25,16. Hasil analisis untuk nilai post-test diperoleh nilai rata-rata sebesar 78,55, nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan nilai pre-test dan telah mencapai nilai KKM. Nilai rata-rata N-gain pada kelas XI IPA1 sebesar 0,71 yang menunjukan bahwa efektivitas pembelajaran termasuk dalam kategori tinggi. Hasil analisis angket respon siswa yaitu 62,4%, data ini mnunjukan bahawa Respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan model discovery learning termasuk dalam kategori tinggi.
SENYAWA METABOLIT SEKUNDER SEDUHAN SERBUK RIMPANG JAHE EMPRIT (Zingiber officinale Var. Rubrum) Lestari, Ayu; Nasrudin, Nasrudin; Rahmanpiu, Rahmanpiu
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 2 (2020): Edisi Agustus
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.32 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i2.13738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder rimpang jahe emprit pada keadaan segar, serbuk dan seduhan serbuk serta seduhan serbuk rimpang jahe emprit. Kandungan senyawa metabolit sekunder ditentukan dengan metode fitokomia, sedangkan aktivitas antioksidan seduhan serbuk rimpang jahe emprit dilakukan dengan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji metabolit sekunder pada ekstrak segar, serbuk, dan seduhan serbuk rimpang jahe emprit (Z. officinale var. Rubrum) mengandung senyawa alkaloid (kecuali dalam sampel segar), flavonoid, saponin, terpenoid dan fenolik.
Analisis Penerapan Kurikulum 2013 Ditinjau dari Standar Proses dalam Pembelajaran Kimia Kelas X di SMA Negeri 1 Tomia Dewi, Wa Ode Rosmala; Ratna, Ratna; Marhadi, Muhammad Ali
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 5, No 3 (2020): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.03 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v5i3.15159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang digunakan SMA Negeri 1 Tomia jika ditinjau dari standar proses kurikulum 2013, untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran kimia di SMA Negeri 1 Tomia jika ditinjau dari standar proses kurikulum 2013, dan untuk mengetahui kendala yang dialami oleh guru di SMA Negeri 1 Tomia dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013. Penelitian ini dilaksanakan pada semester Genap Tahun Ajaran 2019/2020.Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menganalisis Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disusun oleh guru kimia kelas X serta pelaksanaan pembelajaran Kimia di kelas X IPA 1, X IPA 2 dan X IPA 3. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil analisis menunjukkan secara umum RPP yang disusun guru telah memenuhi sebagaian besar indikator dalam Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang standar proses. RPP yang disusun guru Kimia SMA Negeri 1 Tomia telah memenuhi ketercapaian dengan kriteria baik. Pelaksanaan kurikulum 2013 dalam pembelajaran Kimia kelas X di SMA Negeri 1 Tomia telah terlaksana dengan kriteria baik.Kendala yang dialami guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran adalah penyesuaian dengan karakater siswa, merencanakan pembelajaran yang dapat membuat siswa mampu menemukan sendiri konsep materi dan kurangnya sumber belajar serta tidak semua siswa ikut terlibat dalam pembelajaran.