cover
Contact Name
La Rudi
Contact Email
jpkim@uho.ac.id
Phone
+6282367771976
Journal Mail Official
jpkim@uho.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25034480     EISSN : 27212963     DOI : http://dx.doi.org/10.36709/jpkim%20uho
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Univertsitas Halu Oleo terbit 3 kali setahun yaitu April, Agustus dan Desember setiap tahunnya, dengan menerbitkan artikel ilmiah hasil-hasil penelitian Pendidikan Kimia dan juga Kimia Terapan. Artikel yang akan dimuat dalam pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo harus yang original dan belum pernah dipublikasi di jurnal manapun prosiding dan bebas dari aktivitas plagiarisme. Artikel akan dimuat setelah melalui tahapan review dari reviewer dan dinyatakan bebas dari aktivitas plagiarisme. Focus dan Scope Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo adalah Artikel hasil penelitian pendidikan kimia mencakup: Efektifitas Penerapan model-model pembelajaran Kimia, Penelitian Tindakan kelas, Analisis kesulitan belajar
Articles 80 Documents
IN HOUSE TRAINING PENYUSUNAN ADMINISTRASI PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MTs INDOTEC KENDARI Arief, Djusni
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 6, No 3 (2021): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.66 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v6i3.22904

Abstract

Sebagai Madrasah swasta dipinggir Kota Kendari yang masih baru, MTs INDOTEC memiliki banyak kendala yang dihadapi seperti sulitnya memperoleh tenaga pengajar sesuai bidangnya, terbatasnya guru tetap, minimnya kompetensi tenaga pengajar, kurangnya pengalaman mengajar bagi guru, terbatasnya sarana prasarana madrasah, serta masih rendahnya ketuntasan belajar sesuai KKM yang berkisar antara 40-50%, menjadi masalah mendasar yang perlu penanganan dari kami selaku pengawas pembina. Peningkatan kualitas yang mendesak untuk dilakukan adalah upaya peningkatan kompetensi dan kompetensi yang diharapkan adalah kompetensi guru dalam menyusun administrasi pembelajaran agar pembelajaran yang dilaksanakan lebih terarah, terstruktur dan terukur. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan kegiatan In-House Training penyusunan administrasi pembelajaran sebagai Penelitian Tindakan Kepengawasan. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi dan dokumentasi. Dari angket diperoleh hasil bahwa secara keseluruhan guru MTs INDOTEC menyatakan penting untuk memiliki administrasi pembelajaran. Sebagian besar guru MTs INDOTEC merasa bahwa pengalaman mengajarnya masih minim pada mata pelajaran yang diajarkan, latar belakang pendidikan tidak begitu sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan dan pengetahuan tentang penyusunan administrasi pembelajaran masih kurang. Seluruh guru MTs INDOTEC  menghendaki adanya In-House Training penyusunan administrasi pembelajaran dan 100% guru memiliki motivasi yang tinggi untuk mengikuti In-House Training dan memiliki keinginan yang kuat untuk membuat administrasi pembelajaran dan akan menggunakan administrasi pembelajaran tersebut sebagai penunjang proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di MTs INDOTEC selama kurang lebih satu bulan dimulai tanggal 22 Januari sampai dengan tanggal 4 Februari 2019 dengan subjek guru-guru MTs INDOTEC Kendari  sejumlah  13 orang guru. Penelitian IN HOUSE TRAINING  ini terdiri dari dua siklus dan tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan,pengamatan dan refleksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan in house training dapat meningkatkan kompetensi guru di dalam menyusun administrasi pembelajaran di MTs INDOTEC Kendari  tahun pelajaran 2018/2019. Pada siklus I kompetensi guru di dalam menyusun administrasi pembelajaran adalah 53,37 dengan 50% guru yang telah dapat menyusun administrasi pembelajaran dengan baik dan benar. Pada siklus II kompetensi guru di dalam menyusun administrasi pembelajaran adalah 93,27 dengan  100% guru yang telah dapat menyusun administrasi pembelajaran dengan baik dan benar.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)PADA MATERI ASAM DAN BASA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DI SMA NEGERI 1 NAPABALANO Cindy, Cindy; Haetami, Aceng; Ratna, Ratna
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 6, No 3 (2021): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1183.307 KB) | DOI: 10.36709/jpkim.v6i3.21473

Abstract

Telah dilakukan penelitian Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada materi asam dan basa berbasis problem based learning di SMA Negeri 1 Napabalano. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui kualitas dan kelayakan dari LKPD asam basa berbasis problem based learning. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D (Research and Development) dengan model pengembangan 4D (define, design, development and disseminate).Kualitas LKPD yang dikembangkan divalidasi oleh para ahli materi dan media sebanyak 3 orang. Kelayakan LKPD yang dikembangkan dilihat dari respon siswa sebanyak 9 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penilaian ahli materi sebesar 80% (kategori baik) dan rata-rata penilaian ahli media sebesar 80% (kategori baik).Rata-rata penilaian dari Respon siswa kategori sangat baiksebesar 90% (uji coba skala terbatas). Berdasarkan validasi paraahli dan respon siswa maka LKPD yang dikembangkan telah valid dan layak digunakan sebagai perangkat pembelajaran dalam materi asam dan basa.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS DISCOVERY LEARNING MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT KELAS X MIPA SMA NEGERI 1 SAMATURU Hasriani, Hasriani; Maysara, Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 6, No 3 (2021): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpkim.v6i3.21490

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Discovery Learning Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit  Media  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  kualitas Lembar Kerja Peserta Didikberbasis discovery learning materi larutan elektrolit dan non elektrolit dan respon siswa terhadap produk Lembar Kerja Peserta Didik berbasis discovery learning materi larutan elektrolit dan non elektrolit yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah (Research and Development) dan Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan 4D (define, design, development and disseminate.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penilaian validator dari aspek kelayakan isi, bahasa dan penyajian memiliki persentasi sebesar 91.5%  (Sangat baik) sedangakan hasil analisis repon siswa memiliki persentasi sebesar 91,46% (sangat baik). Dari hasil penelitian ini dapat disipulkan baahwa  Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Discovery LearningMateri Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit yang di kemabangkan memiliki kualitas yang sangat baik.i
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN LABORATORIUM VIRTUAL BERBASIS SMARTPHONE ANDROID Fatahu, Fatahu; Walukou, Maryce Agusthinus; Mulyana, Wa Ode; Mandasari, Eka Cahyani
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 6, No 3 (2021): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpkim.v6i3.24026

Abstract

Pembelajaran kimia memiliki kegiatan pembelajaran teori dan praktikum. Hasil wawancara dengan Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Kendari bahwa siswa kurang memiliki kesiapan sebelum memasuki laboratorium dan keterbatasan alat dan bahan praktikum. Tujuan penelitian ini adalah sebagai alternatif solusi pada keterbatasan sumber daya pembelajaran di sekolah/madrasah yaitu kemudahan melakukan praktikum tanpa terikat waktu maupun kelas konvensional di laboratorium yang juga terbatas alat dan bahan praktikum. Penelitian ini dilaksanakan di Madarasah Aliyah Negeri 1 Kendari. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R & D): (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) desain produk; (4) validasi desain produk; (5) revisi desain produk; (6) uji coba produk terbatas. Aplikasi virtual lab diuji cobakan kepada 20 siswa kelas XI jurusan IPA untuk dilihat aktivitas dan respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan 85% siswa “sangat mendukung” dan 15% “mendukung” terhadap media pembelajaran berupa aplikasi virtual lab.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES DIAGNOSTIK THREE TIER UNTUK MENDETEKSI MISKONSEPSI MATAPELAJARAN KIMIA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT Juliati Raabi; Rustam Musta; saefuddin saefuddin
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 7, No 3 (2022): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpkim.v7i3.25742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda dari instrumen tes diagnostik tiga tingkat yang dikembangkan dan bagaimana profil miskonsepsi peserta didik SMA Negeri 1 Kulisusu pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Penelitian ini merupakan penelitian Research & Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4D yang diterapkan tanpa menggunakan tahapan diseminasi. Sampel dalam penelitian ini adalah 56 peserta didik kelas X MIPA yang terdiri dari X Mipa 3 dan X MIPA 5 SMA Negeri 1 Kulisusu. Bentuk instrumen yang digunakan adalah tes diagnostik tiga tingkat untuk 20 butir soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen tes yang dikembangkan dinyatakan valid dengan nilai rata-rata kevalidan sebesar 87%. Butir dinyatakan reliabel dengan koefisien reliabilitas yang tinggi yaitu sebesar 0,74. Tingkat kesukaran soal terdiri atas 3 butir soal mudah, 10 butir sedang dan 7 butir sukar. Tetapi memiliki daya pembeda yang tergolong sangat baik membuka 5 butir, baik membuka 9 butir, cukup membuka 4 butir dan tidak membuka 3 butir. Profil miskonsepsi peserta didik menujukkan bahwa sebanyak 4 peserta didik mengalami miskonsepsi kategori tinggi, sebanyak 25 peserta didik mengalami miskonsepsi kategori sedang dan sebanyak 27 peserta didik mengalami miskonsepsi kategori rendah, dimana peserta didik mengalami miskonsepsi pada sub konsep sifat larutan elektrolit sebesar 35,71%, sub konsep kelompokkan solusi berdasarkan daya hantar listriknya sebesar 36,79% dan sub konsep jenis kimia dan sifat elektrolit suatu zat sebesar 37,
STUDI PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN LABORATORIUM KIMIA SMA NEGERI SE-KOTA RAHA DALAM MENUNJANG PEMBELAJARAN KIMIA La Rudi; Sitti Rachmatia; Ray Ardiansyah
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 7, No 3 (2022): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpkim.v7i3.29150

Abstract

Keberadaan suatu laboratorium di sekolah sangat penting, karena dapat melatih siswa untuk untuk berpikir kritis dan melatih keterampilan siswa melalui kegiatan praktikum, karena kegiatan praktikum dapat memberi kesempatan bagi siswa untuk menemukan dan membuktikan suatu teori. Namun pemanfaatan laboraotium itu sendiri masih banyak yang tidak memanfaatkan dengan maksimal. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pemanfaatan laboratorium sebagai salah satu penunjang pembelajaran Kimia di SMA Negeri se-Kota Raha kabupaten Muna dalam menunjang pembelajaran kimia, serta mengidentifikasi  kendala kendala yang dihadapi oleh guru kimia dalam pelaksanaan kegiatan praktikum di laboratorium. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan Teknik observasi, dokumentasi dan wawancara.  Objek penelitian adalah Guru Kimia yang ada di SMA Negeri se- Kota Raha kabupaten Muna yang terdiri dari 4 sekolah. Dalam penelitian ini digunakan dua instrument penelitian yaitu instrument angket pelaksanaan pratikum dan wawancara. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 4 sekolah yang ada di Kota Raha kabupaten Muna menunjukan bahwa kelengkapan alat-alat laboratorium Kimia 2 sekolah sangat memadai dan 2 sekolahnya Memadai. pemanfaatan alat-alat Laboratorium kimia di SMA Negeri se- Kota Raha belum sepenuhnya maksimal. Sedangkan kendala-kendala pelaksanaan kegiatan praktikum kimia meliputi: kurang lengkapnya/sesuainya peralatan dan bahan kimia  yang tersedia di laboratorium dengan kebutuhan untuk prktikum yang akan dilakukan; kurangnya keterampilan guru dalam mengembangkan praktikum; guru kurang siap untuk melaksanakan praktikum, karena guru harus menyiapkan waktu khusus untuk kegiatan praktikum; serta tidak ada tenaga laboratorium yang dapat membantu untuk menyiapkan kebutahan alat dan bahan yang diperlukan untuk kegiatan praktikum.
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT Cici Indarlia; Nurlansi Nurlansi; Maysara Maysara
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 7, No 3 (2022): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpkim.v7i3.28208

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan model Problem Based Learning dan respon siswa pada pembelajaran Elektrolit dan Nonelektrolit. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XIPA 3 SMAN 3 Konawe Selatan sebanyak 27 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah Pree Eksperimen dengan desain penelitian One-group Pre-test Post-test Design. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda, lembar observasi aktivitas siswa dan guru, serta angket respon siswa terhadap proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning meningkatkan hasil belajar siswa dari rata-rata 28,15 menjadi 81,48 dengan efektivitas 0,76 (tinggi) dan respon siswa sebesar 78,94%.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DIINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATERI STOIKIOMETRI Hardianti dyanty; Muhammad Alim Marhadi; Yuniati Tewa
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 7, No 3 (2022): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpkim.v7i3.28191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui kemampuan penalaran siswa kelas X MIA 1 yang memiliki kemandirian belajar tinggi, sedang dan rendah pada materi stoikiometri. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X, dengan sampel penelitian 4 orang siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi, 3 orang siswa yang memiliki kemandirian sedang, dan 1 orang siswa yang mandiri belajar mandiri. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen berupa angket kemandirian belajar, soal tes kemampuan penalaran matematis, dan wawancara. Hasil analisis kemampuan matematis yang dipelajari mandiri belajar siswa, menunjukkan bahwa siswa yang memiliki mandiri belajar mandiri mampu menguasai kemampuan penalaran matematis, siswa yang mandiri belajar sedang mampu menguasai kemampuan penalaran matematis yaitu mengembangkan dan melakukan matematis dan belum mampu menguasainya. Dan siswa yang memiliki kemandirian belajar rendah, mampu menguasai penalaran matematisnya yaitu mengajukan dugaan, dan belum mampu memenuhi syarat untuk melakukan matematis dan menarik dari pernyataan. Kata Kunci : Kemampuan Penalaran Matematis; Kemandirian Belajar Siswa; dan Stoikiometri
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS XI POKOK BAHASAN SISTEM KOLOID Afresha Desyanti; Dahlan Dahlan; Yuniati Tewa
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 7, No 3 (2022): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpkim.v7i3.24621

Abstract

Penerapan Model Discovery Learning dengan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA 2 SMAN 1 PURIALA Pada Materi Pokok Sistem Koloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi dan efektivitas hasil belajar siswa pada model pembelajaran Discovery Learning dengan media audio visual, khususnya pada mata pelajaran Sistem Koloid. Selain untuk mengetahui hasil belajar siswa, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan Audio Visual yang digabungkan dengan pembelajaran Discovery Learning. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa pre-test sebelum diajar dengan model Discovery Learning berbantuan audio visual adalah 28,5 meningkat menjadi 79,2 dengan rata-rata nilai n-gain 0,70 dalam kriteria tinggi. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan model Discovery Learning berbantuan audio visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPA di SMA Negeri 1 Puriala.
PENGGUNAAN TEKNIK SELF ASSESSMENT DAN PEER ASSESSMENT PADA PENILAIAN KINERJA PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN KIMIA KELAS X PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT Nanggita Karini Pratiwi; Maysara Maysara; Rahmanpiu Rahmanpiu
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol 7, No 3 (2022): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpkim.v7i3.28283

Abstract

Telah dilakukan penelitian “Penggunaan Teknik Self Assessment dan Peer Assessment pada Penilaian Kinerja Peserta Didik dalam Pembelajaran Kimia Kelas X pada Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit di SMAN 3 Konawe Selatan” Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan peserta didik dalam melakuakan  penilaian kinerja berbasis Self assessment dan Peer assessment dan mendeskripsikan ketercapaian penggunaan penilaian kinerja berbasis Self assessment dan Peer assessment . Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas XIPA 3 SMA Negeri 3 Konawe Selatan sebanyak 27 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan isntrumen penelitian berupa angket penilaian kinerja Self assessment dan Peer assessment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat kemampuan peserta didik termasuk kategori sangat tinggi dan tinggi pada ketiga komponen aspek penilaian kinerja teknik Self assessment dan Peer assessment (2) Tingkat ketercapaian penilaian kinerja dengan interpretasi baik yaitu diperoleh rata-rata keseluruhan dalam  Self assessment sebesar 78% peserta didik kategori sangat tinggi dan 22% peserta didik kategori tinggi. Dan pada penilaian Peer assessment sebear 85% peserta didik dengan kategori sangat tinggi dan 15% peserta didik kategori tinggi.