cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
fondasi@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman KM.3, Cilegon, 42435, Telephone (0254)395502 Ext. 19 Phone: (0254)395502 Ext.19
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Fondasi: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 23024976     EISSN : 25031511     DOI : http://dx.doi.org/10.36055/jft.v9i1.7440
Core Subject : Engineering,
Terbitan berkala yang mempublikasikan hasil penelitian yang berkaitan dengan pengembangan sains dan teknologi dalam bidang teknik sipil (Struktur, Transportasi, Geoteknik, Sumber Daya Air dan Manajemen Konstruksi) sebagai bentuk kekayaan intelektual. Diterbitkan sebanyak 2 kali dalam satu tahun yakni pada Bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
Normalisasi Sungai Ciliwung Menggunakan Program HEC-RAS 4.1 (Studi Kasus Cililitan - Bidara Cina) Restu Wigati; Soedarsono Soedarsono
Jurnal Fondasi Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.411 KB) | DOI: 10.36055/jft.v5i1.1242

Abstract

Sungai Ciliwung merupakan salah satu sungai yang melintasi wilayah Kota Jakarta.Sungai Ciliwung yang melintasi banyak pemukiman penduduk seringkali dikaitkan dengan masalah banjir yang terjadi di Kota Jakarta.Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi terjadinya banjir di Sungai Ciliwung pada ruas Cililitan sampai dengan Bidara Cina dengan Q50 dan Q.Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data tinggi muka air selama 11 tahun dari Stasiun M.T. Haryono, peta DAS Ciliwung serta gambar penampang melintang dan memanjang Sungai Ciliwung. Analisis debit banjir rencana menggunakan Metode Rating Curve dan Analisis Regional. Perhitungan debit rencana tersebut digunakan untuk menganalisis banjirmenggunakan program HEC-RAS pada 150 profil. Hasil penelitian menunjukkan besar debit banjir Q50 sebesar 261,397 m3/s dan Q100 sebesar 307,012 m3/s dimana pada semua lokasi titik tinjauan mengalami banjir. Berdasarkan hasil analisis dari program HECRAS pada lokasi yang terjadi banjir, maka perlu adanya pendimensian ulang atau normalisasi pada penampang sungai dan peninggian tanggul sungai.
KAJI ULANG BENDUNG TETAP CIPAAS (STUDI KASUS DESA BUNIHARA KECAMATAN ANYER) Restu Wigati; Soedarsono Soedarsono
Jurnal Fondasi Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1530.653 KB) | DOI: 10.36055/jft.v5i2.1259

Abstract

Bendung adalah bangunan melintang sungai yang berfungsi meninggikan elevasi muka air agar bisa diambil dan dialirkan kesaluran lewat bangunan pengambilan. Bendung Tetap di Kabupaten Serang di Kecamatan Anyer Desa Bunihara merupakan Sungai Cipaas untuk mensuplai air baku terutama untukmanfaat dari sektor pertanian dengan luas areal sawah 350 Ha. Daerah aliran Sungai Cipaas (DAS) pada Bendung tersebut sudah tidak relevan pada saat perencanaan awal, Sehingga perlu dikaji ulang dengan cara menganalisis stabilitas Bendung Tetap Cipaas dengan menggunkan debit banjir periode lima puluh tahun (Q50), dengan luas DAS 49,70 km2. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah stabilitas Bendung Tetap Cipaas aman terhadap gaya-gaya yang bekerja dengan (Q).Penelitian ini menggunaakan data sekunder berupa data curah hujan harian selama 10 tahun dari 350 stasiun. Gaya-gaya yang diperhitungkan adalah gaya berat sendiri, gaya gempa, gaya angkat, gaya berat air, tekanan air dan analisis stabilitas bendung yang diperhitungkan adalah gradient hidrolik, eksentrisitas, daya dukung tanah, gaya guling dan gaya geser.Hasil penelitian menunjukan bahwa curah hujan periode 50 tahun dengan metode Gumbel = 204,5057 mm didapat debit banjir periode lima puluh tahun (Q) dengan metode Der Weduwen = 139,7541 m3/det. Dimensi bendung aman terhadap eksentrisitas, daya dukung tanah, gaya guling, gaya geser dan Gaya gaya yang bekerja baik pada saat kondisi muka air normal dan kondisi muka air banjir
ANALISIS KINERJA SUPPLY CHAIN PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG Andi Maddeppungeng; Irma Suryani; Rohaesih Yuliatin
Jurnal Fondasi Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.392 KB) | DOI: 10.36055/jft.v3i1.1714

Abstract

Suatu proyek memiliki item pekerjaan yang banyak. Kompleksitas pekerjaan menyebabkan banyaknya pihak-pihak yang terlibat dalam proses produksi konstruksi menyebabkan terjadinya fragmentasi. Maka dilakukan penerapan konsep supply chain management untuk mengetahui pola jaringan supply chain dan kinerja supply chain terhadap indikator–indikator penilaian kinerja yang mengandung konsep value, conversion, dan flow.Metode yang digunakan yaitu dengan mengolah data kualitatif yang selanjutnya dilakukan analisis deskriptif dengan menggambarkan data yang didapat dan akan menghasilkan bentuk pola dari hasil wawancara. Pada studi kasus diperoleh pola jaringan khusus dimana peran pengguna jasa sangat besar dalam menentukan jaringan supply chain, yang dipengaruhi oleh metoda kontrak, lingkup bisnis pengguna jasa, serta adanya strategi pengadaan yang dilakukan oleh kontraktor.Dari 12 (dua belas) indikator penilaian kinerja, dengan lingkup pekerjaan arsitektur terlihat bahwa terkait dengan konsep conversion, flow, dan value , diperoleh kinerja supply chain proyek studi kasus dapat dikatakan baik terhadap pemahaman dan penerapan konsep conversion dengan adanya usaha penerapan collaboration design. Konsep aliran (flow) juga telah diterapkan dengan melakukan suatu manajemen pengadaan yang baik pada pelaksanaan pekerjaan. Untuk konsep nilai (value) pemahaman kontraktor masih kepada kesesuaian antara perencanaan/ design dengan hasil pekerjaan yang dilaksanakan, hanya menyangkut mutu dari pekerjaan.  Indikator penilaian kinerja yang ada terlihat bahwa kontraktor telah memahami pentingnya kinerja supply chain dan telah melakukan usaha-usaha perbaikan dan peningkatan untuk tercapainya efektifitas dan efisien proyek konstruksi bangunan gedung
RELEVANSI KUALIFIKASI KONTRAKTOR BIDANG TEKNIK SIPIL TERHADAP KUALITAS PEKERJAAN PROYEK KONSTRUKSI DI PROVINSI BANTEN Dessy Triana; Wahyu Oktri Oktavianto
Jurnal Fondasi Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.405 KB) | DOI: 10.36055/jft.v2i2.1732

Abstract

Jasa konstruksi merupakan layanan jasa konsultansi perencanaan dan pengawasan pekerjaan konstruksi. Komponen komponen yang mendukung kualitas pekerjaan adalah kualifikasi kontraktor yang memiliki modal, sumber daya peralatan, sumber daya manusia, dan pengalaman perusahaan. Jika kemampuan kontraktor terbatas, sudah dapat dipastikan bahwa hasil yang dicapai dibawah standar kualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui relevansi kualifikasi kontraktor yang menangani proyek konstruksi terhadap kualitas pekerjaan kontraktor di Provinsi Banten. .Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner. pelaksana proyek konstruksi pada Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Propinsi Banten. Dengan kontraktor yang memiliki gred 2 dan gred 3. Sebelum dianalisis lebih lanjut, kuesioner sebagai alat instrument pada penelitian ini dilakukan uji validitas dan reliabilitas, bertujuan untuk mengetahui apakah kuesioner yang telah dibuat memenuhi persyaratan keakurasian atau belum. Pada pelaksanaannya, kedua uji ini dilakukan dengan bantuan software SPSS. Hasiluji validitas valid ( nilai r-hitung > t – table ), Hasil Uji Reliabilitas dinyatakan reliable karena nilai cronbach’s alpha ( α ) yaitu 0.947 > 0,60. Terdapat hubungan yang kuat dan positif antara kualifikasi kontraktor dengan kualitas pekerjaan proyek kontruksi dengan koefisien korelasi sebesar 0,954 dan nilai r –table sebesar 0,216
PENGARUH BAHAN ADITIF (MERK XYZ) TERHADAP KUAT TEKAN TANAH Rama Indera Kusuma
Jurnal Fondasi Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.21 KB) | DOI: 10.36055/jft.v1i1.2003

Abstract

Kegagalan konstruksi dilapangan seringkali diakibatkan oleh jenis tanah yang tidak memenuhi persyaratan teknis yang telah disyaratkan, untuk mengetahui sifat-sifat fisik dan sifat-sifat mekanis tanah perlu adanya pengujian pendahuluan di laboratorium. Untuk mengatasi masalah pada tanah yang kurang baik ini banyak sekali metode yang digunakan, sedangkan pada penelitian ini akan digunakan stabilisasi tanah dengan menggunakan campuran bahan aditif dan tanah yang digunakan berasal dari Nagreg. Proses pengujian perbaikan tanah dilakukan menggunakan benda uji dengan campuran bahan aditif 0,4%, 0,6%, 0,8%,1%, 1,5%, 2%, berat kering tanah, menggunakan kadar air optimum tanah asli dengan masa perawatan pengujian pada 0 hari, 7 hari, 14 hari, 21 hari dan 28 hari. Benda uji tersebut akan diuji kuat tekan tanahnya dengan menggunakan alat uji kuat tekan bebas (UCS). Dari hasil pengujian terhadap benda uji yang telah distabilisasi dengan bahan aditif memiliki nilai kuat tekan tanah tertinggi 8,955 kg/cm2, waktu perawatan 28 hari, dengan kadar bahan aditif 0,6 % dari berat kering tanah
MANAJEMEN RISIKO PROYEK PEMBANGUNAN JALUR KERETAAPI YANG BERPENGARUH TERHADAP KINERJA WAKTU (Studi Kasus Double-Double Track Railway Jakarta, Zona Jatinegara-Bekasi) Andi Maddeppungeng; Restu Wigati; Alfian Faris
Jurnal Fondasi Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.105 KB) | DOI: 10.36055/jft.v6i2.2474

Abstract

Pada pelaksanaan pembangunan proyek kereta api Double-Double Track terjadi keterlambatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor risiko yang berpengaruh, penyebab risiko dominan dan mitigasi risiko pada proyek pembangunan jalur kereta api double-double track. Pada penelitianini digunakan metode kuantitatif deskriptif dimana pengumpulan data dilakukan dengan cara survey melalui angket atau kuesioner dan divalidasi oleh para pakar untuk penentuan variabel, penyebaran kuesioner, pengujian validitas reliabilitas dan normalitas dengan SPSS v.20 trial, analisa risiko dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mengetahui peringkat risiko dan level risiko serta wawancara kepada responden untuk analisa tindak lanjut. Terdapat dua faktor risiko dominan yaitu Penyerahan oleh pihak lain terlambat (X24) dengan nilai FR sebesar 0,806 dan Perubahan Desain (X44) dengan nilai FR sebesar 0,785. Setelah itu kedua faktor tersebut diuji korelasinya terhadap kinerja waktu dan didapat hasil sebesar -0,334 untuk risiko Penyerahan oleh pihak lain terlambat (X24) dan -0,289 untuk risiko Perubahan desain (X44) yangdapat disimpulkan bahwa risiko tersebut mempengaruhi kinerja waktu pada proyek Double-Double Track. Secara garis besar penyebab risiko tersebut adalah adanya tanah warga yang dialihkan haknya dan ketidaksesuaian kondisi dilapangan dengan perencanaan yang menyebabkan menurunnya kinerja waktu pada proyek. Sehingga aksi mitigasi yang tepat adalah dengan melakukan pekerjaan secara parallel 
PENENTUAN INDIKATOR KINERJA BANGUNAN GEDUNG PENDIDIKAN Ery Radya Juarti; Raden Roro Elisabeth Marlailana
Jurnal Fondasi Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.952 KB) | DOI: 10.36055/jft.v4i2.1236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kerusakan Politeknik Pos, Politeknik Negeri Bandung, dan bangunan Politeknik Manufaktur; baik melalui inspeksi visual dan pengujian, serta uji non-destruktif untuk kerusakan laten. Dari penelitian ini juga dapat dihitung bobot masing-masing komponen bangunan yang tercermin dalam kinerja persyaratan keandalan bangunan, seperti keamanan, keselamatan, kesehat an, kenyamanan dan aksesibilitas persyaratan bangunan. Hasilnya dapat digunakan untuk referensi di masa mendatang dalam menilai kinerja bangunan mengingat sampai saat ini belum ada kesepakatan tentang faktor -faktor apa yang dapat digunakan sebagai standar pengukuran dan menjadi aturan umum dalam mengidentifikasi tingkat kerusakan kinerja gedung. Hasilnya diharapkan dapat digunakan untuk indikator kinerja bangunan gedung
PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN ALTERNATIF PALIMA-CURUG ((Studi Kasus : Kota Serang) Rindu Twidi Bethary; Muhammad Fakhruriza Pradana
Jurnal Fondasi Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.084 KB) | DOI: 10.36055/jft.v5i2.1253

Abstract

Perencanaan jalan alternatif Palima-Curug yang berlokasi di Kota Serang merupakan salah satu prasarana untuk mengalihkan kendaraan besar agar tidak melewati Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, sehingga kawasan pemerintahan bebas dari kendaraan bus, truk atau kendaraan besar lainnya.Menurut peraturan daerah Kota Serangnomor 6 tahun 2011 tentangrencana tata ruang wilayah Kota Serang tahun 2010-2030, Strategi untuk menyediakan sarana dan prasarana penunjang di pusat -pusat kegiatan dan antar pusat kegiatan sesuai standar yang berlaku, yaitu dengan mengembangkan sistem prasarana utama berupa jaringan transportasi jalan raya dalam mendukung pertumbuhan dan pemerataan pembangunan sub pusat pelayanan kota. Oleh karena itu pembuatan jalan baru merupakan solusi yang baik untuk meningkatkan prasarana transportasi.Tujuan penelitian adalah merencanakan bentuk geometrik jalan sesuai kelas dan fungsinya, yaitu jalan kolektor kelas III, guna menghasilkan geometrik jalan yang memberikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan bagi pemakai jalan. Metode yang di gunakan adalah metode Bina Marga No. 038 T/BM/1997.Hasil dari perencanaan geometrik jalan dengan panjang 4,617 KM, klasifikasi medan yang ada pada jalan rencana merupakan daerah datar, kecepatan rencana 60 km/jam dan lebar jalan yang direncanakan adalah 4x3,5 meter, direncanakan 3 tikungan Spiral-Spiral dan 8 tikungan Spiral-Circle-Spiral, untukalinemen vertical direncanakan 5 alinemen vertikal cekung dan 4 alinemen vertikal cembung
NETWORK ANALYSIS PRODUKSIFUEL GAS FILTER DI PT. X MENGGUNAKAN METODE CPM Kulsum .; Berry Nabil
Jurnal Fondasi Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.66 KB) | DOI: 10.36055/jft.v3i2.1635

Abstract

PT. x merupakan perusahaan yang bergerak dibidang fabrikasi workshop dan kontruksi yang berada di kawasan industri krakatau cilegon, Banten. Produk yang dihasilkan antara lain tower, pressure vessel dan lain-lain. Pada proses pengerjaannya PT. x sering mengalami keterlambatan material yang menyebabkan lamanya waktu pekerjaan dimulai sehingga tidak sesuai waktu yang ditentukan. Berdasarkan masalah yang terjadi, penelitian yang dilakukan ini akan berfokus pada analisa jaringan kerja di PT. x untuk mengetahui apakah PT. x ini telah menentukan lintasan kritis dalam pengerjaan proyek sehingga dapat menghitung dan mendapatkan keuntungan dengan menyelesaikan proyek denganwaktu yang optimal dan pengelolaan manajemen proyek. Penelitian ini menggunakan metode Critical Path Method (CPM) yaitu metode yang mengasumsikan umur proyek bisa dipersingkat dengan penambahan sumber daya, peralatan, modal untuk kegiatan kegiatan tertentu. Hasil yang didapat dalam penelitian ini yaitu pada kondisi awal dengan durasi kerja 37 hari dengan biaya proyek Rp. 77.056.200,- namun terancam terkena pinalty sebesar 5% dari nilai proyek, sehingga dilakukan crashing menjadi 30 hari dengan biaya Rp82.521.650,- sehingga perusahaan mendapat keuntungan dan terhindar dari penalty dan kekecewaan pelanggan
ANALISA TERHADAP KUALITAS AIR PERMUKAAN PADA SUNGAI CIBANTEN DI SEKITAR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN SERANG Anis Masyruroh; Erry Karyadi
Jurnal Fondasi Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.494 KB) | DOI: 10.36055/jft.v2i2.1724

Abstract

Pencemaran air adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas air turun sampai tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukkannya (PP 82 th 2001). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya peningkatan terhadap kualitas air permukaan Sungai Cibanten yang diakibatkan oleh masuknya buangan hasil olahan air limbah Rumah Sakit Umum Serang. Penelitian ini merupakan penelitian evaluative yang membandingkan data kualitas air sungai saat sebelum masuknya buangan hasil olahan air limbah (up stream), bagian tengah air sungai, dengan saat setelah masuknya buangan hasil olahan air limbahRumah Sakit Umum Serang (down stream). Penelitian ini dilakukan dengan mengamati secara fisik (Survey) dan menganalisa secara kimia (laboratorium) baik terhadap parameter air limbah Rumah Sakit (outlet), juga terhadap parameter air permukaan Sungai Cibanten. Hasil pengamatan dan analisis tersebut kemudian dievaluasi menggunakan standar kualitas air limbah Rumah Sakit yaitu KepMen LH No. 58 th 1995 tentang Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan Rumah Sakit, dan standar kualitas air permukaan yaitu PP No. 82 th2001 tentang Kualitas dan Pengendalian Pencemaran Air. Berdasarkan hasil pengukuran terhadap kualitas air limbah Rumah Sakit Umum Serang pada bulan Mei dan Juni 2013 masih terdapat parameter yang melebihi baku mutu air limbah Rumah Sakit untuk parameter ammoniak bebas (NH-N) yaitu 0,3 mg/l dan 2,74 mg/l (baku mutu 0,1 mg/l). Sedangkan hasil pengukuran terhadap kualitas air Sungai Cibanten pada Bulan Juni 2013 dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Terdapat parameter yang melebihi baku mutu menurut PPNo. 82/2001 yaitu parameter Oksigen terlarut (DO) dan BOD. Namun berdasarkan prosentase kenaikan kadar parameter dari Up stream ke Down stream, maka parameter Oksigen terlarut (DO) mengalami kenaikan (101,563%) dibandingkan parameter BOD hanya 84,211%

Page 7 of 31 | Total Record : 303