cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
fondasi@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman KM.3, Cilegon, 42435, Telephone (0254)395502 Ext. 19 Phone: (0254)395502 Ext.19
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Fondasi: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 23024976     EISSN : 25031511     DOI : http://dx.doi.org/10.36055/jft.v9i1.7440
Core Subject : Engineering,
Terbitan berkala yang mempublikasikan hasil penelitian yang berkaitan dengan pengembangan sains dan teknologi dalam bidang teknik sipil (Struktur, Transportasi, Geoteknik, Sumber Daya Air dan Manajemen Konstruksi) sebagai bentuk kekayaan intelektual. Diterbitkan sebanyak 2 kali dalam satu tahun yakni pada Bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
STABILISASI TANAH LEMPUNG LUNAK DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH GYPSUM DAN PENGARUHNYA TERHADAP NILAI CALIFORNIA BEARING RATIO (CBR ) ( Studi Kasus Jalan Simpang Kertajaya, Kec. Sumur, Kab. Pandeglang. Koordinat -6.672997, 105.595341 ) Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Naufal Fakhri
Jurnal Fondasi Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.602 KB) | DOI: 10.36055/jft.v7i1.3299

Abstract

Tanah lempung lunak sering menjadi masalah bagi konstruksi yang dibangun diatasnya. Daya dukung tanah atau nilai CBR yang rendah merupakan salah satu fakor penyebabnya. Masalah ini terjadi di JalanSimpang Kertajaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang mengingat kondisi tanah didaer ah tersebut sebagian besar tanah lempung lunak. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan cara menstabilkan kondisi tanahmenggunakan bahan kimiawi yang dapat bereakasi pada tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai CBR setelah dicampurkan gypsum dan perubahan nilai indeks plastistas tanah. Zat aditif yang digunakan pada penelitian ini adalah gypsum. Kandungan kimiawi berupa kalsium pada gypsum dapat bereaksi dengan mineral pada tanah lempung. Penelitian yang dilakukan berupa pengujian sifat fisik tanah dan pengujian CBR. Pengujian sifat fisik tanah diantaranya pengujian kadarair, analisa besar butir, batas cair, batas plastis, berat jenis dan pemadatan standar. Penelitian ini menggunakan 4 variasi campuran gypsum, yaitu 0%, 3%, 6% dan 10%. Dari hasil penelitian diperoleh, tanah yang di stabilisasi dengan gypsum menunjukkan adanya peningkatan nilai CBR, kenaikan nilai batas plastis, kenaikan nilai berat jenis, penurunan nilai batas cair dan penurunan nilai IP. Nilai CBR tanah asli sebesar 37.352% terus meningkat, peningkatan tertinggi padapencampuran gypsum 10% dengan pemeraman selama 3 hari sebesar 57.876%. Persentase kenaikan nilai CBR sebesar 35.46% dari tanah asli. Penurunan nilai PI terbesar pada variasi campuran gypsum 10% dengan nilai 10.10% membaik dibandingkan dengan tanah asli sebesar 27.95%. Lama pemeraman juga berpengaruh pada nilai CBR.
ANALISIS PENGENDALIAN PENJADWALAN PEMBANGUNAN GEDUNG ADMINISTRASI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA (UPI ) KAMPUS SERANG MENGGUNAKAN METODE WORK BREAKDOWN STRUCTURE (WBS) DAN KURVA-S Andi Maddeppungeng; Irma Suryani
Jurnal Fondasi Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.563 KB) | DOI: 10.36055/jft.v4i1.1230

Abstract

Pembanguan sebuah proyek dibutuhkan sebuah manajemen yang baik agar proyek dapat berjalan dengan baik pula, dalam penelitian ini akan membahas tentang manajemen penjadwalan. Hal ini dilakukan karena sebelumnya kurva-s yang didapat hanya 1 kurva pengendalian, sehingga menyebabkan pekerjaan banyak yang tidak sesuai dengan rencana, sedangkan dalam penelitian ini pembuatan kurva-s menjadi 4 level kurva pengendalian. Metode yang digunakan dalam penelitiaan ini adalah dengan menggunakan metode Work Breakdown Structure (WBS) dan kurva-s. pembuatan kurva-s menggunakan software Primavera Project Planner, Microsoft Excell,mdan Microsoft Project. Hasil penelitiaan ini adalah mendapatkan kurva-s penjadwalan proyek pembangunan gedung administrasi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Serang, menghasilkan durasi optimal 14 minggu, biaya optimal Rp. 2,978,065,749.13.Kata kunci : Manajemen proyek, WBS, kurva-s, Primavera Project Planner, Microsoft Project, Microsoft Excell.
ANALISA PENGEMBANGAN GEOMETRI LANDASAN (Studi Kasus Bandara Husein Sastranegara) Rindu Twidi Bethary; Muhammad Fakhruriza Pradana
Jurnal Fondasi Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.294 KB) | DOI: 10.36055/jft.v5i1.1247

Abstract

Kota Bandung sebagai pusat perekonomian dan juga sebagai ibukota dari Provinsi Jawa Barat harus didampingi dengan infrastruktur yang memadai. Permintaan terhadap transportasi udara dari dan menuju Kota Bandung dan sekitarnya dari tahun ke tahun juga semakin meningkat. Oleh karena itu, Bandar Udara Husein Sastranegara yang ada di Kota Bandung diharapkan dapat melayani penerbangan pesawat jenis besar untuk menampung permintaan (demand) yang semakin meningkat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan geometri runway dan taxiway Bandara Husein Sastranegara untuk kondisi 5 tahun kedepan dengan menggunakan metode FAA (Federal Aviation Administration) dan SKEP77 (Surat Keputusan Pemerintah tentang Persyaratan Teknis Pengoprasian BandarUdara). Dengan langkah awal adalah menganalisis pergerakan pesawat dan penumpang saat ini dan 5 tahun kedepan untuk mendapatkan pesawat rencana. Selanjutnya, menghitung geometri landasan berdasarkan pesawat rencana dan membandingkan dengan kondisi eksisting.Dari hasil analisis didapatkan, panjang runway yang dibutuhkan pesawat rencana Boeing 787-900 Dreamliner menurut aturan FAA adalah 3746 m dan menurut aturan SKEP77 adalah 3800 m sedangkan, runway eksisting hanya 2220 m. Untuk lebar runway menurut aturan FAA dan SKEP77 dapat diambil sebesar 45 m, lebarnya sama dengan kondisi eksisting. Panjang taxiway yang dibutuhkan adalah 276 m, sedangkan eksistingnya hanya 150 m dan 100 m. Untuk lebar taxiway, FAA dan SKEP77 menentukan sebesar 25 m dimana lebar taxiway eksisting mempunyai lebar 26 m dan 25 m. Kesimpulannya, panjang runway dan taxiway masih belum mampu melayani pesawat rencana tersebut.
ANALISIS KINERJA SALURAN DRAINASI PERUMAHAN PEJATEN MAS ESTAT Restu Wigati; Listia Lailita
Jurnal Fondasi Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.984 KB) | DOI: 10.36055/jft.v3i2.1628

Abstract

Perumahan Pejaten Mas Estat merupakan salah satu perumahan yang ada di Kecamatan Kramatwatu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah saluran drainase eksisting masih layak dan aman terhadap debit banjir maksimum periode ulang 5 tahun.Analisa meliputi perhitungan hujan kawasan menggunakan rumus aljabar, analisa frekuensi untuk menentukan parameter statistik, penentuan distribusi probabilitas menggunakan Uji Chi-Kuadrat dan Uji Smirnov-Kolmogorof, penentuan debit banjir periode ulang 5 tahun menggunakan rumus rasional, dan peninjauan dimensi saluran eksisting.Hasil analisa data diperoleh distribusi yang cocok yaitu Distribusi Gumbel dengan nilai debit banjir rencana yaitu 0.1691 m3/detik. Nilai tersebut lebih kecil dari debit saluran drainase sebesar 0.4365 m3/detik. Sehingga saluran drainasi di lapangan dengan lebar saluran 0.94 m dan tinggi saluran 0.90 m masih layak dan aman terhadap debit banjir periode ulang 5 tahun
PERENCANAAN BETON MUTU TINGGI DENGAN MENGGUNAKAN HR-WATER REDUCER LIGNO P 100 DAN PORTLAND COMPOSITE CEMENT (PCC) Zulmahdi Darwis; Soelarso .; Muhammad Isa Ismail
Jurnal Fondasi Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.326 KB) | DOI: 10.36055/jft.v3i1.1719

Abstract

Perkembangkan berbagai jenis bahantambah atau admixtures dan additives untuk campuran beton, terutama water reducer atau plasticizer dan superplastisizer, telah terjadi kemajuan yang sangat pesat pada teknologi beton, dengan berhasil memproduksi beton mutu tinggi bahkan sangat tinggi, dan yang pada akhirnya juga telah memperbaiki dan meningkatkan hampir semua kinerja beton menjadi suatu material modern yang berkinerja tinggi.Penelitian ini merencanakan beton mutu tinggi dengan menggunakan admixture HR-WR Ligno P 100 dan Portland Composite Cement (PCC) dengan variasi dosis 0,8%, 1,2%, 1,6% dan 2%. Jumlah benda uji sebanyak 48 buah, dengan variasi umur beton 3 hari, 7 hari, 14 hari dan 28 hari.Hasil penelitian ini menyatakan penambahan zat aditif ini dapat mempengaruhi kemudahan pengerjaan beton dikarenakan memiliki sifat kecairan (fluidity) yang tinggi sehingga mampu mengalir dan mengisi ruang-ruang atau hanya sedikit sekali memerlukan getaran untuk memadatkannya dan dapat mengurangi waktu proses pemadatan. Nilai hasil rata-rata kuat tekan pada umur 28 hari untuk beton yang menggunakan dosis 0,8% sebesar 37,25 MPa, dosis 1,2% sebesar 36,52 MPa, dosis 1,6% sebesar 35,42 MPa, dan dosis 2% sebesar 40,31 MPa. Penggunaan HR-WRLingo P 100 dapat mengurangi penggunaan air pada dosis 0.8% sebesar 2.42%, pada penggunaan dosis 1.2% sebesar 3.64%, pada penggunaan dosis 1.6% sebesar 4.85% dan pada penggunaan dosis 2% sebesar 6.06%
PERENCANAAN TEBAL LAPIS PERKERASAN KAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA 2003 DAN METODE BEAM ON ELASTIC FOUNDATION Andi Maddeppungeng; Rindu Twidi Bethary; Dicki Dian Purnama
Jurnal Fondasi Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.202 KB) | DOI: 10.36055/jft.v2i1.1989

Abstract

Sebuah pusat kegiatan (termasuk rencana pembangunan pelabuhan Bojonegara serta adanya PLTU Suralaya) mensyaratkan adanya akses yang mudah dan cepat untuk mencapai lokasi. Karenanya diperlukan jalan yang mampu melayani kondisi lalu lintas yang terjadi pada jalan tersebut. Termasuk tebal perkerasan yang kuat untuk menahan beban kendaraan selama umur rencana.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mencari tebal lapis perkerasan jalan hasil perhitungan metode Bina Marga 2003 dan metode Beam On Elastic Foundation kemudian membandingkan hasil dari kedua perhitungan tersebut. Serta mengetahui Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan untuk tebal perkerasan dengan metode Bina Marga 2003.Dari hasil perhitungan menggunakan kedua metode dengan nilai CBR tanah dasar 4%, pondasi bawah berupa CBK (Campuran Beton Kurus) setebal 10 cm, didapatkan tebal perkerasan kaku dengan metode Bina Marga 2003 setebal 23 cm sedangkan dengan metode Beam On Elastic Foundation didapat tebal perkerasan setebal 20 cm. Didapat biaya perkerasan kaku dengan metode Bina Marga 2003 sebesar Rp. 4.017.179.633,- /km
STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN FLY ASH TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BEBAS BERDASARKAN VARIASI KADAR AIR OPTIMUM (Studi Kasus Jalan Raya Bojonegara, Kab. Serang ) Rama Indera Kusuma; Enden Mina; Akbar Prasetio Utomo
Jurnal Fondasi Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.995 KB) | DOI: 10.36055/jft.v6i1.2012

Abstract

Tanah merupakan dasar dari suatu konstruksi bangunan sipil yang menerima dan menahan beban dari suatu struktur di atasnya. Terdapat beberapa masalah yang harus dihadapi oleh seorang insinyur sipil di lapangan, dimana lokasi di daerah Jalan Raya Bojonegara KM 19 Kabupaten Serang memiliki karakteristik tanah yang kurang baik sehingga mengalami kerusakan pada jalan. Untuk menambah kekuatan dan memperbaiki daya dukungnya perlu salah satu metode yang dilakukan upaya stabilisasi pada tanah di lokasi tesebut. Penambahan abu terbang merupakan salah satu cara stabilisasi tanah ekspansif yang paling efektif, karena abu terbang bersifat pozzolan yang dapat mengikat mineral tanah menjadi padat, sehingga dapat mengurangi kembang susut tanah dan menambahkan nilai kekuatan tanah.Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi klasifikasi tanah, indeks plastisitas tanah dan mengetahui nilai kuat tekan bebas serta pengaruh penambahan fly ash terhadap sifat fisik tanah dalam kondisi eksisting.Kadar air benda uji diambil dari hasil pemadatan proctor untuk campuran benda uji menggunakan kadar air optimum dengan variasi campuran abu terbang 0%, 10%, 20%,dan 30%.Dari hasil pengujian diperoleh tanah yang di stabilisasi dengan fly ash pada variasi 0%, 10%, 20%, dan 30% menunjukkan adanya peningkatan nilai daya dukung, dan menurunkan batas plastis, batas cair tanah serta nilai berat jenis tanah. Nilai UCT (Unconfined Compression Test) terbesar terdapat pada tanah campuran dengan kadar fly ash sebesar 30% dengan pemeraman selama 28 hari yaitu sebesar 2.4 kg/cm kenaikan nilai kuat tekan sebesar 36.1% dari nilai kuat tekan awal tanpa bahan campuran, penambahan fly ash menurunkan nilai batas plastis dan batas cair serta menurunkan nilai berat jenis
ANALISIS CRITICAL SUCCESS FACTORS PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA PADANG Monika Natalia; Yan Partawijaya; Mukhlis .; Satwarnirat .
Jurnal Fondasi Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.955 KB) | DOI: 10.36055/jft.v6i2.2632

Abstract

Keberhasilan proyek adalah tujuan akhir yang utama dari setiap proyek. Perbedaan faktor keberhasilan (critical success factors) proyek disebabkan tiap proyek mempunyai faktor-faktor pengaruh yang berbedabeda. Oleh karena itu,setiap pihak yang terlibat harus memiliki strategi tertentu terhadap kesuksesanproyek yaitu dengan mengetahui faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap kesuksesan (keberhasilan) pelaksanaan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung kesuksesan (critical success factors) proyek konstruksi di Kota Padang.Metode Penelitian yang digunakan analisis deskriptif menggunakan quisioner dengan data proyek konstruksi yang sedang atau sudah dikerjakan. Adapun respondennya adalah direktur utama, proyek manager, site manager, pelaksana, staf teknik, quantity dan quality control. Dari quisioner yang kembali, dilakukan pengujian data dengan menggunakan SPSS. Quisioner yang disebarkan sebanyak 30 quisioner. Response rate 100%. Dari data penelitian terdapat 8 faktor dengan 59 sub faktor/variabel. 8 faktor tersebut adalah faktor manajemen proyek, pengelolaan proyek, pengadaan, rencana tenaga kerja, bahan/material, peralatan, eksternal dan cuaca. Hasil uji validasi, didapatkan 8 faktor dan 52 variabel yang valid. Hasil uji reliabilitas, semua faktor yang valid juga reliable. Dari analisa data dengan SPSS versi 2.4 didapatkan faktoe yang paling dominan terhadap critical success proyek konstruksi adalah : untuk manajemen proyek adalah Rencana dan Jadwal yang digunakan, mempengaruhi sebesar 4,1667%. Faktor pengelolaan proyek, sub faktor yang paling dominan adalah Jadwal Pelaksanaan tidka sesuai Schedule yaitu sebesar 4,3667%. Faktor pengadaan proyek, sub faktor yang paling dominan adalah Metode Penawaran Proyek yaitu sebesar 3,8333%. Faktor Rencana Tenaga Kerja, sub faktor yang paling dominan adalah Jumlah Tenaga Kerja yang direncanakan yaitu sebesar 4,1000%. Faktor Bahan/Material, sub faktor yang paling dominan adalah Spesifikasi Teknis Bahan/Material yang digunakan yaitu sebesar 4,6333%. Faktor Peralatan, sub faktor yang paling dominan adalah Kapasitas Peralatan yang digunakan yaitu sebesar 4,3333%. Faktor Eksternal, sub faktor yang paling dominan adalah Komitmen semua pihak terhadap Proyek yaitu sebesar 4,6000%. Dan faktor Cuaaca, sub faktor yang paling dominan adalah Intensitas Curah Hujan yaitu sebesar 4,5667%. Hasil penelitian ini nantinya diharapkan dapat sebagai bahan pertimbangan untuk semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek konstruksi agar tercapai keberha silan proyek. 
PENGARUH PENGALAMAN DAN KARAKTER SUMBER DAYA MANUSIA KONSULTAN MANAJEMEN KONSTRUKSI TERHADAP KUALITAS PEKERJAAN PADA PROYEK DI KABUPATEN PANDEGLANG Chandra Christalisana
Jurnal Fondasi Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.967 KB) | DOI: 10.36055/jft.v7i1.3305

Abstract

Manusia produktif adalah manusia yang menghargai kerja sebagai suatu sikap pengabdian kepada Tuhan, berbudi luhur, cakap bekerja, terampil, percaya pada kemampuan diri dan mempunyai semangat kerja yang tinggi. Tingkat pendidikan yang tinggi, pengalaman yang banyak dan ketelitian yang baik tidak serta merta menjadikan konsultan menjadi baik tanpa didukung oleh kejujuran, idealisme dan karakter baik dari orangnya. Penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengalaman dan karakter secara bersama sama SDM konsultan manajemen konstruksi terhadap kualitas pekerjaan yang sudah dibangun dengan pola partisipasi masyarakat. Data kuantitatif dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode regresi linier ganda. Analisis regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Dalam penelitian ini, variabel bebas adalah variabel Pengalaman (X1), Karakter (X2) dan variabel terikatnya adalah Kualitas Pekerjaan (Y). Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Pandeglang dengan sampel seluruh kecamatan yang mendapatkan program sebanyak 33 kecamatan. Untuk kualitas pekerjaan yang diteliti adalah bangunan yang dilaksanakan tahun anggaran 2013 sehingga sudah dapat dinilai kualitasnya. Sedangkan SDM adalah seluruhkonsultan manajemen konstruksi yang bekerja di tingkat kecamatan yang berlatar belakang teknik sipil. Metode pengumpulan data dimaksudkan untuk memperoleh informasi yang relevan, akurat dan reliabel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan angket atau kuisioner serta hasil penilaian kualitas pekerjaan masing-masing kecamatan.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan ; 1. Pengalaman konsultan manajemen konstruksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pekerjaan yang dibangun 2. Karakter konsultan manajemen konstruksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pekerjaan yang dibangun  3. Pengalaman dan karakter konsultan manajemen konstruksi secara bersama -sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pekerjaan yang dibangun. Terkait dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pengalaman dan karakter konsultanmanajemen konstruksi berpengaruh terhadap kualitas pekerjaan yang dibangun, maka diberikan saran: 1. Perlu adanya upaya meningkatkan pengalaman konsultan manajemen konstruksi  2. Untuk meningkatkanketerampilan konsultan manajemen konstruksi dapat dilakukan dengan mengadakan pelatihan-pelatihan 3. Perlu didorong kepada konsultan manajemen konstruksi agar dapat meningkatkan dan mengembangkan diri 4. Perlu dipikirkan untuk dapat merancang suatu program pembinaan karakter dengan tepat  5. Upaya menciptakan perubahan karakter yang lebih baik, harus melibatkan semua komponen bangsa  6. Pendidikannilai karakter seperti jujur, adil, disiplin, kasih sayang, cinta damai dapat mulai ditanamkan dari lingkungan terkecil kita yaitu keluarga  7. Disarankan untuk mengembangkan model penelitian dengan menambahkan variabel lain.
ANALISIS PENGARUH VALUE CHAIN TERHADAP KEUNGGULAN BERSAING DALAM MENCAPAI KEPUASAN KONTRAKTOR PADA PERUSAHAAN READY MIX BETON DI BANTEN Andi Maddeppungeng; Irma Suryani
Jurnal Fondasi Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.104 KB) | DOI: 10.36055/jft.v4i1.1223

Abstract

Persaingan yang terjadi antara perusahaan ready mix beton pada saat ini sangatlah ketat. Agar memiliki keunggulan bersaing setiap perusahaan dituntut untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan. Untuk itu diperlukan analisis value chain untuk meningkatkan keunggulan bersaing dalam mencapai kepuasankontraktor. Penelitian ini membahas mengenai pengaruh value chain terhadap persaingan, urutan atau posisi faktor-faktor value chain agar dapat meningkatkan keunggulan bersaing dalam mencapai kepuasan kontraktor dan supply chain material proses produksi pada perusahaan ready mix beton di Banten.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada responden yaitu staff yang bekerja di perusahan ready mix, kemudian data kuesioner tersebut dianalisa dengan uji Kruskal Walls H, uji validitas dan reliabilitas, analisis normalitas, analisis deskriptif, analisis bivariate, correlation, dan analisis faktor untuk dimasukan kedalam diagram value chain porter dengan bantuan program SPSS.20.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 20 aktivitas value chain yang berpengaruh terhadap keunggulan bersaing dalam mencapai kepuasan kontraktor pada perusahaan ready mix beton di Provinsi Banten. Terdiri dari 11 aktivitas primer dan 9 aktivitas pendukung. Terdapat 3 aktivitas yang memilikipengaruh dominan yaitu X.19 (Menganalisis umpan balik informasi pelanggan), X.15 (Penetapan harga dan kesepakatan pembayaran), dan X.32 (Training khusus bagi tenaga kerja).Kata Kunci: Value Chain, Supply Chain, Keunggulan bersaing, Kepuasan Kontraktor, Perusahaan Ready Mix Beton

Page 6 of 31 | Total Record : 303