cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14111292     EISSN : 25415484     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (p-ISSN: 1411-1292; e-ISSN: 2541-5484) is an online periodical journal of science that is published twice a year, in January and July by Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Udayana University. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil is a media to publish the results of scientific research students, academics, practitioners and observers in the field of civil engineering including structure, construction management, water resource management, transportation, geotechnical and environmental engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 403 Documents
MANAJEMEN PROYEK DI NEGARA-NEGARA BERKEMBANG (SUATU TINJAUAN PUSTAKA) G.A.P. Candra Dharmayanti
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 12, No. 1 Januari 2008
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.219 KB)

Abstract

In order to manage international projects successfully, there are many aspects that should be considered by a project manager. One of it, is by overcoming obstacles dealing with the characteristics of the countries where the projects are executed. A project manager must be able to read the opportunities that can be achieved and understand how to cope the obstacles dealing with the conditions where the project is carried out. Although each country usually has unique characteristics, there are several main aspects dealing with it that should be put in mind when managing international projects. In this literature study, it will be discussed main issues dealing with managing projects that particularly carried out in developing countries.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN DINI ANGKUTAN PUBLIK BUS TRANS SARBAGITA PADA KORIDOR I (TRAYEK : KOTA DENPASAR – GWK) I Gusti Putu Suparsa
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 20, No. 2, Juli 2016
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.78 KB) | DOI: 10.24843/JITS.2016.v20.i02.p02

Abstract

SK Gubernur Bali No 1186/03-f/Hk/2010 Tanggal 11 Nopember 2010 Tentang Trayek Angkutan Publik Trans Sarbagita, menetapkan 17 koridor yang didukung oleh  trayek cabang dan trayek ranting yang akan beroperasi dikawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan). Trans Sarbagita dijadwalkan beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 21.00 Wita (Dishub Provinsi Bali, 2013). Pengoperasian bus Trnas Sarbagita pada koridor I yang melayani trayek Kota Denpasar - GWK  terjadi masalah pada bus, yaitu sering terjadi kerusakan dini pada komponen bus sampai turun mesin (overhaul). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab terjadi kerusakan dini pada komponen bus berdasarkan data kondisi  teknis kendaraan/bus, kondisi lalu lintas dan lingkungan pada lintasan trayek, kondisi medan/geometrik jalan pada lintasan trayek, beban kerja kendaraan/bus dan kompetensi pengemudi (behavior). Metode yang digunakan dengan pengamatan dilapangan, menyangkut  kondisi lalu lintas dan lingkungan sepanjang lintasan trayek, menganalis profil penumpang pada jam sibuk untuk masing – masing bus termasuk frekuensi keberangkatan masing – masing bus per hari dan wawancara dengan pengemudi bus. Hasil dari penelitian  menunjukkan ada korelasi yang sangat signifikan, dimana lintasan bus bercampur dengan lalu lintas lainnya (mixed traffics) yang rawan mengalami kemacetan, kondisi medan/geometrik jalan melewati kampus Unud dan Poltek Negeri Bali sangat berpengruh terhadap beban kerja bus dengan factor muatan (load factor) tinggi dan prilaku pengemudi yang sering memainkan rem dan kopling secara bersama-sama dapat sebagai pemicu dan pemacu kerusakan dini pada komponen – komponen bus.
APPLYING FUZZY ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (FAHP) a-CUT BASED AND TOPSIS METHODS TO DETERMINE REGENCIAL ROAD HANDLING PRIORITY (Case Study: Badung Regency - Bali) D. M. Priyantha Wedagama; I. B. Rai Andnyana
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 16, No. 1 Januari 2012
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.548 KB)

Abstract

This study examines regencial road handling priority using FAHP a-cutbased and TOPSIS methods using Badung regency in Bali province as the casestudy area. The study is restricted to regencial roads under severe conditions.Adoption of these FAHP a-cut based and TOPSIS methods allow the researcher tohave estimation regarding the overall road handling priority considering thedecision makers’s attitude from optimistic to pessimistic situations and decisionmakers’s degree of confidence from under the most uncertain to certaincomparisons. Meanwhile, the previous study has analysed the same case study areausing FAHP extent analysis and TOPSIS methods with no consideration ondecision makers’s attitude and confidence. This study concluded that road handlingdetermination using FAHP a cut based and TOPSIS methods, considering bothpessimistic and moderate situations and highly optimistics situation with uncertainconditions of the decision makers, produced similar top prioty as it used FAHPextent analysis and TOPSIS methods.
PERKUATAN GESER BALOK BETON BERTULANG MENGGUNAKAN GLASS FIBER REINFORCED POLYMER (GFRP) Putu Deskarta
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 13, No. 2 Juli 2009
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (913.133 KB)

Abstract

In order to know the effect of GFRP plates on increasing capacity ofreinforced concrete beams, an experiment on reinforced concrete beamsstrengthened by GFRP plates is made. This experiment is focused on finding theeffects of bounding GFRP plates to the side surfaces of the beams on increasingcapacity of the beams.In this experiment the effect of adding GFRP plates having fiber directions of00/900, ±450 and 00 to the increasing shear capacity of reinforced concrete sectionwas studied. The beams had section dimension of 100 cm by 150 cm and length950 cm. The GFRP plates were added on the two side surfaces of the beams bycovering the surfaces with epoxy resin and then add glass fiber in the form ofwoven roving in the direction needed and finally cover again with the epoxy. Thebeams were simply supported and subjected to four points load. Data recordedwere the load-deflection at every step of loading until failure and modes of failureof the beams. The result shows that the beams without GFRP fail in shear failure mode and thebeams with GFRP fail in flexural failure mode. More over, addition of GFRP to thebeams increases the load capacity of the beams by 12.48% averagely. The fiberdirection gives a slight difference to the increasing capacity and the amount of theincreasing capacity given by the fiber direction of 0o/90o, 0o, and ±45o are 13.744%,11.374%, and 12.322% respectively. Theoretically the fiber direction of ±45oshould gives the highest value, but this is not happen because of de-bounding of theGFRP plate from the surface of the beams.
Analisis Kinerja Ruas Jalan Hayam Wuruk Denpasar Akibat Adanya Parkir Pinggir Jalan Di Depan English first I Nyoman Karnata Mataram; DM Priyantha W; Gerty Yuliet Madona Mambiew
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 18, No. 2, Juli 2014
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.383 KB)

Abstract

Kawasan Hayam Wuruk Denpasar merupakan kawasan dengan guna lahan campuran di Kota Denpasar. Meningkatnya jumlah penduduk berdampak pada perubahan tata guna lahan yang sangat cepat dan tidak teratur. Kegiatan pertokoan berbaur dengan tempat studi dan permukiman tanpa mengikuti standar jelas seperti kurangnya lahan parkir sehingga badan jalan terpakai sebagai tempat parkir dan lebar efektif jalan berkurang. Lokasi penelitian ini adalah di Jalan Hayam Wuruk di depan English First. Tujuan penelitian adalah (1) menganalisis karakteristik parkir pinggir Jalan Hayam Wuruk Denpasar, (2) menganalisis kinerja operasional ruas Jalan Hayam Wuruk Denpasar akibat adanya parkir pinggir jalan. Data yang diperlukan dalam studi ini meliputi data primer: data inventarisasi parkir, data patroli parkir, volume lalu lintas, inventarisasi jalan, kecepatan tempuh, dan hambatan samping. Data sekunder didapat dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar, yaitu jumlah penduduk Kota Denpasar. Analisis kinerja ruas jalan berpedoman pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997. Diperoleh (1) Karakteristik parkir pinggir jalan tertinggi untuk kendaraan ringan adalah sebagai berikut: Akumulasi parkir mencapai 20 kendaraan/jam, Volume parkir sebanyak 109 kendaraan/6 jam, Rata-rata lama parkir sebelumnya 0,586 jam/kendaraan, Tingkat pergantian parkir sebesar 1,30 kendaraan/SRP/jam, kapasitas parkir adalah 23 SRP/jam, Indeks parkir 1,07 yang berarti melebihi daya tampung atau petak parkir. (2) kinerja ruas Jalan Hayam Wuruk Denpasar saat adanya parkir pinggir jalan dengan volume lalu lintas tertinggi terjadi pada pukul 16.15- 17.15 yaitu sebesar 1164,5 smp/jam saat hari kerja kapasitas jalan 2113,056 smp/jam, derajat kejenuhan 0,45, kecepatan hasil survai 21,63 km/jam dengan tingkat pelayanan F. (3) kinerja ruas Jalan Hayam Wuruk Denpasar saat tidak ada parkir pinggir jalan dengan volume lalu lintas tertinggi terjadi pada pukul 16.15-17.15 yaitu sebesar 1087,65 smp/jam saat hari kerja kapasitas jalan 2136,024 smp/jam, derajat kejenuhan 0,51, kecepatan hasil survai 45 km/jam dengan tingkat pelayanan C.
ANALISIS KEBUTUHAN MODAL KERJA DAN PENGENDALIAN BIAYA BERDASARKAN VARIAN BIAYA DALAM PROYEK KONSTRUKSI (STUDI KASUS: LEGIAN VILLAGE, KUTA) I Gede Putu Joni
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 17, No. 1, Januari 2013
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.267 KB)

Abstract

Abstrak : Studi ini menganalisis modal kerja yang digunakan pada proyekpembangunan Legian Village Resort villa Three Bed Room. Data yang digunakan berupa data laporan keuangan perusahaan maupun laporan keuangan proyek yang terdiri dari cash flow, laporan rugi laba, perubahan modal dan neraca. Evaluasi status biaya proyek serta pengendaliannya dianalisis dengan konsep nilai hasil.Dalam konsep ini terdapat analisis varian biaya dengan tiga  indikator yaitu Biaya Aktual Pekerjaan (ACWP), Anggaran Biaya Menurut Jadwal (BCWS) dan Anggaran Biaya Untuk Kinerja (BCWP). Hasil analisa laporan keuangan perusahaan selama proyek memperlihatkan modal kerja yang dibutuhkan sebesar Rp.170.000.000,00 dari modal sendiri dan Rp 150.000.000,00 dari pinjaman bank. Laporan keuangan menunjukkan bahwa kas mengalami defisit sehingga membutuhkan pinjaman bank sebesar Rp100.000.000,00 pada bulan April dan Rp.50.000.000,00 pada bulan Mei. Sedangkan pada bulan Juni dan Juli kas mengalami surplus.  Hasil evaluasi konsep nilai hasil dari hasil biaya didapat Varian Biaya pada bulan Februari dan Maret pengeluaran proyek lebih besar dari anggaran (cost overrun) dibuktikan dengan ACWP> BCWP yang pada bulan februari –Rp.3.294.642,00 dan pada bulan Maret –Rp 15.226.624,00. Sementarapada bulan April, Mei dan Juni, Varian Biaya menunjukan angka positif (cost underrun). Prediksi biaya penyelesaian keseluruhan proyek EAC = Rp. 667.495.000,00 lebih kecil dari anggaran yang ditetapkan BAC= Rp762.674.351,00. Proyek dapat diselesaikan sesuai jadwal yaitu 6 bulan walupun sempat terjadi keterlambatan pada bulan April.
PEMANFAATAN LUMPUR LAPINDO SEBAGAI BAHAN PENGGANTI TANAH LIAT PADA PRODUKSI GENTENG KERAMIK Ngk. Made Anom Wiryasa; I W. Sudarsana; A.A.G.K. Kusuma W
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 11, No. 2 Juli 2007
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.799 KB)

Abstract

Penelitian mengenai pemanfaatan lumpur Lapindo sebagai bahan pengganti tanah liat pada produksi genteng keramik bertujuan untuk mengetahui apakah lumpur Lapindo dapat dijadikan pengganti tanah liat pada pembuatan genteng keramik dan mendapatkan karakteristik genteng (beban lentur, daya serap air dan perembesan air) yang menggunakan lumpur Lapindo sebagai bahan pengganti tanah liat. Kemudian akan dibandingkan dengan karakteristik genteng standar yang biasa dibuat di UD. BS. Super. Penelitian untuk membuat genteng keramik ini menggunakan tanah liat, serbuk paras, air dan lumpur Lapindo. Genteng standar menggunakan bahan utama berupa tanah liat, sedangkan untuk genteng yang baru menggunakan lumpur Lapindo dengan komposisi 100%, 90%, 80%, 70% dari volume campuran lumpur Lapindo dengan tanah liat. Campuran ini kemudian ditambahkan serbuk paras sebagai bahan tambahan dengan persentase yang tetap, yaitu sebesar 20% dari volume campuran tanah liat dengan lumpur Lapindo. Proses pembuatan genteng dimulai dari pencampuran bahan, penggilingan, pencetakan, pengeringan, pembakaran dan proses terakhir adalah pemilihan (seleksi). Pada genteng yang telah dibuat ini akan dilakukan penelitian terhadap karakteristik genteng yang meliputi beban lentur, daya serap air dan perembesan air. Dari hasil pengujian, dihasilkan genteng yang lebih baik dengan menggunakan campuran antara lumpur Lapindo dengan tanah liat. Pada pengujian beban lentur diperoleh genteng standar UD. BS. Super, genteng dengan komposisi A (100 % lumpur Lapindo, 0 % tanah liat), komposisi B (90 % lumpur Lapindo, 10 % tanah liat) termasuk pada kelas mutu III-IV, sedangkan genteng dengan komposisi C (80 % lumpur Lapindo, 20 % tanah liat) dan komposisi D (70 % lumpur Lapindo, 30 % tanah liat) termasuk pada kelas mutu II-III (PUBI 1986). Pada pengujian perembesan air, genteng berbahan lumpur Lapindo semuanya tahan terhadap perembesan, sedangkan genteng yang berbahan tanah liat (standar UD. BS. Super) tidak tahan. Pada uji daya serap, genteng berbahan Lumpur Lapindo memiliki daya serap yang lebih kecil jika dibandingkan dengan genteng berbahan tanah liat (standar). Abstract: A research on the use of Lapindo mud as material substituting clay in roof tile production is aimed to know whether Lapindo mud could be used as material that substitutes clay. Moreover, this research is also conducted to know the characteristics of tile constructed from Lapindo mud (burden limber, water absorption, and water infiltration), which later be compared with the characteristics of standard tile made in UD. BS. Super. There are several materials used as composition of the tile including clay, paras pollen, water, and Lapindo mud, whereas, the standard tile from UD. BS. Super uses clay as its main composition. The percentage composition of Lapindo mud contained in the new tile are 100%, 90%, 80%, 70% from the volume of clay and Lapindo mud mixture. Then, the mixture is added with paras pollen as additional material with constant percentage, that is 20% from the volume of clay and Lapindo mud mixture. There are several steps conducted in making the roof tile including mixing the materials, milling, forming, draining, combusting, and selecting. Following the processes, several tests on the characteristics of the tile including burden limber, water absorption, and water infiltration are conducted. The result of the test shows that the mixture of Lapindo mud and clay produces better quality of tile than standard tile of UD. BS. Super. On the test of burden limber, it is resulted several tiles including standard tile of UD. BS. Super, tile with composition A (100% Lapindo mud, 0% clay), composition B (90% Lapindo mud, 10% clay) in which tiles with A and B compositions are classified into tiles with quality types III-IV. While the tiles with composition C (80% Lapindo mud, 20% clay) and composition D (70% Lapindo mud, 30% clay) are classified into tiles with quality types II-III (PUBI 1986).On the test of water infiltration, the tiles, which are constructed from Lapindo mud are all waterproof. While those tiles made from clay (UD. BS. Super standard) are not waterproof. Moreover, on the test of water absorption, the tiles made from Lapindo mud are found to be having smaller water absorption compared to those that use clay as the material (standard).
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR (STUDI KASUS: PANTAI SANUR, DENPASAR) Ni Wayan Lilik Piramida Eka Sari; Ni Nyoman Pujianiki; Ida Bagus Ngurah Purbawijaya
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 20, No. 1, Januari 2016
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.795 KB) | DOI: 10.24843/JITS.2016.v20.i01.p03

Abstract

Pesatnya perkembangan pariwisata menyebabkan terjadinya penyimpangan dalam pemanfaatan kawasan pantai Sanur yang merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dari ketentuan pengelolaan wilayah pesisir yang diatur dalam UU Nomor 27 Tahun 2007 dan UU Nomor 1 Tahun 2014. Penelitian ini mengkaji persepsi masyarakat pantai Sanur mengenai undang-undang pengelolaan wilayah pesisir serta hambatan-hambatan yang dijumpai dalam implementasi undang-undang tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam dengan pihak terkait, dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi undang-undang pengelolaan wilayah pesisir di pantai Sanur belum optimal karena hal-hal mengenai pengelolaan wilayah pesisir yang diatur dalam undang-undang pengelolaan wilayah pesisir belum sepenuhnya dipahami dan diimplementasikan oleh masyarakat Sanur. Hambatan-hambatan yang dijumpai dalam implementasi undang-undang tersebut antara lain kesulitan masyarakat dalam mengurus Izin Pengelolaan, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan sempadan pantai, kurangnya kesadaran masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan, penegakan hukum yang masih kurang, dan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban yang masih kurang.
EVALUATING THE PROPERTIES OF MASONRYBLOCKS BOUND WITH BITUMEN I Nyoman Arya Thanaya
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 14, No. 2 Juli 2010
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.087 KB)

Abstract

This paper covers investigation which was carried out in the UnitedKingdom (UK), where utilization of waste materials in building industry had beenencouraged in line with the UK government strategy to reduce waste disposal tolandfill. The investigation was about building block named as Masonryblock, amasonry building block material that incorporates waste materials, namely steelslag, crushed glass, and coal fly ash, bound with bitumen (asphalt). The binder usedwas 50 pen bitumen. The materials were hot mixed, statically compacted thencured at 200°C for 24 hours. The main properties of the blocks evaluated werecompressive strength, creep and volume stability due to moisture and thermalexposure. It was found that the Masonryblock compressive strength wascomparable or even can exceed the compressive strength of concrete blockcommonly used in the UK (2.8-10 MPa), and can satisfy creep strain < 100microstrain. The volume stability of the Masonryblock was found affected bymoisture exposure. The samples expanded due to higher relative humidity and viceversa. On thermal exposure the samples expanded and the expansion was foundhighly reversible. The Masonryblocks gave coefficient of thermal expansioncomparable to clay bricks.
ANALISIS KARAKTERISTIK DAN KINERJA CAMPURAN EMULSI BERGRADASI RAPAT (CEBR) MENGGUNAKAN AGREGAT BEKAS BONGKARAN BETON I Gusti Raka Purbanto; I Nyoman Arya Thanaya; I Made Agus Ariawan; I Putu Chandra Wibawa
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 23, No. 2, Juli 2019
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.057 KB) | DOI: 10.24843/JITS.2019.v23.i02.p02

Abstract

Salah satu alternatif campuran aspal tanpa proses pemanasan campuran agregat dan aspal adalah Campuran Aspal Emulsi Dingin (CAED). Untuk mengurangi penggunaan agregat alam dipergunakan agregat bekas bongkaran beton dikombinasi dengan agregat alam. Tujuan utama penelitian ini untuk menganalisis karakteristik CAED yang menggunakan material diatas, dengan variasi perbandingan agregat bekas bongkaran beton dan agregat alam 3:1; 3:2; 3:3. Material diproporsikan sesuai gradasi tengah, dilembabkan dengan air, ditambah aspal emulsi, diaduk rata, dianginkan kemudian dipadatkan dengan pemadatan marshall 2 x (2x75). Diperoleh hasil perbandingan agregat bongkaran beton dan agregat alam yang dipilih dan memenuhi spesifikasi campuran agregat 3:2 dengan nilai KARO sebesar 7,5%. Karakteristik campuran pada KARO sudah memenuhi spesifikasi diantaranya: stabilitas rendaman 1087,7 kg; porositas 8,723%; dan penyerapan air 2,698%. Stabilitas rendaman maksimal pada campuran tanpa semen dan dengan semen 2% enam sampai tujuh kali dari nilai spesifikasi min 300 kg. Peningkatan stabilitas rendaman hingga masa curing 42 hari pada suhu ruang ruang hampir menyamai stabilitas kekuatan maksimal kondisi full curing. Karakteristik campuran dengan masa simpan sebelum dipadatkan sampai 96 jam masih memenuhi spesifikasi stabilitas rendaman, porositas, dan penyerapan air. Campuran dengan semen 2% pada kondisi full curing, memberi nilai cantabro lebih tinggi dari campuran tanpa semen sebesar 14,452% dan juga memberi nilai kuat tarik tidak langsung lebih besar yaitu 257,0 kPa.

Page 5 of 41 | Total Record : 403


Filter by Year

2005 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 1, Maret 20230 Vol 27 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 2, September 2023 Vol 27 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 1, Maret 2023 Vol 26 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 2, Juli 2022 Vol 26 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 1, Januari 2022 Vol 25 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 25 No. 2, Juli 2021 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 25, No. 1, Januari 2021 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 2, Juli 2020 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 1, Januari 2020 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 23, No. 2, Juli 2019 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 23, No. 1, Januari 2019 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 22, No. 2, Juli 2018 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 22, No. 1, Januari 2018 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 21, No. 2, Juli 2017 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 21, No. 1, Januari 2017 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 20, No. 2, Juli 2016 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 20, No. 1, Januari 2016 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 19, No. 2, Juli 2015 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 19, No. 1, Januari 2015 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 18, No. 2, Juli 2014 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 18, No. 1, Januari 2014 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 17, No. 2, Juli 2013 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 17, No. 1, Januari 2013 Vol. 16, No. 2 Juli 2012 Vol. 16, No. 1 Januari 2012 Vol. 15, No. 2 Juli 2011 Vol. 15, No. 1 Januari 2011 Vol. 14, No. 2 Juli 2010 Vol. 14, No. 1 Januari 2010 Vol. 13, No. 2 Juli 2009 Vol. 13, No. 1 Januari 2009 Vol. 12, No. 2 Juli 2008 Vol. 12, No. 1 Januari 2008 Vol. 11, No. 2 Juli 2007 Vol. 11, No. 1 Januari 2007 Vol. 10, No. 2 Juli 2006 Vol. 10, No. 1 Januari 2006 Vol. 9, No. 2 Juli 2005 Vol. 9, No. 1 Januari 2005 More Issue