cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14111292     EISSN : 25415484     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (p-ISSN: 1411-1292; e-ISSN: 2541-5484) is an online periodical journal of science that is published twice a year, in January and July by Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Udayana University. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil is a media to publish the results of scientific research students, academics, practitioners and observers in the field of civil engineering including structure, construction management, water resource management, transportation, geotechnical and environmental engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 403 Documents
STUDI PERBANDINGAN PENGARUH GEMPA PADA SISTEM PORTAL BIDANG DENGAN SISTEM PORTAL RUANG TERHADAP LUAS TULANGAN KOLOM STRUKTUR JENIS D Dharma Putra; Oka Suputra; Adi Parwatha
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 9, No. 2 Juli 2005
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.832 KB)

Abstract

Pada saat terjadi gempa suatu struktur mengalami getaran gempa secaraacak dalam berbagai arah. Pengaruh komponen horisontal dari gerakan gempamenurut Pedoman Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Rumah dan Gedung SKBI1987 harus ditinjau bekerja bersamaan pada setiap tingkat lantai dari gedung, dimanakomponen struktur kolom harus direncanakan terhadap pengaruh 100% dari gemparencana dalam satu arah utama yang dikombinasikan dengan pengaruh 30% darigempa rencana dalam arah tegak lurus padanya. Pengaruh gempa yang bekerja padasistem portal bidang adalah beban gempa penuh bekerja dalam masing-masing arahutama portal yaitu arah x dan arah y. Dalam sistem portal bidang akibat pengaruhgempa horisontal pada arah utama harus ditambahkan secara aljabar dengan 30%akibat pengaruh gempa horisontal dalam arah tegak lurus arah utama. Dalam sistemportal ruang, gaya-gaya dalam yang terkait dengan 100% pengaruh gempa horisontaldalam satu arah utama bekerja bersamaan dengan gaya–gaya dalam yang terkaitdengan 30% pengaruh gempa horisontal dalam arah tegak lurus arah utama. Jadi padasistem portal ruang, kolom akan mengalami lentur dua arah (kolom biaksial).Kasus pada Struktur Jenis D diambil dalam studi ini karena berdasarkan bentukdenah dan jumlah tingkat. Berdasarkan atas bentuk denah, gedung dibedakan menjadigedung dengan denah simetris dan tidak simetris. Berdasarkan atas jumlah tingkat,gedung dibedakan menjadi gedung tingkat 2 dan gedung tingkat 5. Untuk semua kasusgedung, tinggi lantai 1 adalah 4 m, sedangkan untuk lantai diatasnya adalah 3,6 m.Sehingga tinggi total untuk gedung 2 tingkat adalah 7,6 m dan tinggi total gedung 5tingkat adalah 18,4 m.Hasil perhitungan penulangan kolom menunjukkan bahwa luas tulangan kolomterpasang pada sistem portal ruang lebih ekonomis dibandingkan dengan luas tulangankolom terpasang pada sistem portal bidang. Besarnya keekonomisan pada gedung duatingkat dengan denah simetris adalah 22,54% untuk tulangan lentur dan 15,36% untuktulangan geser. Sedangkan besarnya keekonomisan pada gedung lima tingkat dengandenah simetris adalah 22,37% untuk tulangan lentur dan 17,41% untuk tulangan geser.Besarnya keekonomisan pada gedung dua tingkat dengan denah tidak simetris adalah22,86% untuk tulangan lentur dan 7,65% untuk tulangan geser. Sedangkan besarnyakeekonomisan pada gedung lima tingkat dengan denah tidak simetris adalah 22,08%untuk tulangan lentur dan 15,16% untuk tulangan geser.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA STRUKTUR GEDUNG KANTOR DENGAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS BERDASARKAN BEBAN GEMPA SNI 03-1726-2002 DAN RSNI 03-1726-201X I Dewa Agung Sudarmanta; Ida Ayu Made Budiwati; I Wayan Sudarsana
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 17, No. 2, Juli 2013
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.376 KB)

Abstract

Pada perancangan struktur gedung, pengaruh gaya gempa merupakan salah satu hal yang penting untuk diperhatikan, terutama untuk gedung-gedung yang berada pada wilayah yang sering dilanda gempa besar. Pada SNI 03-1726-2002 dan RSNI 03-1726-201X, selain konsep peta hazard gempa yang berbeda, juga terdapat perbedaan pada prosedur perhitungan beban gempa respons spektrum. Pada SNI 03-1726-2002, terdapat sedikit parameter yang harus ditentukan dan parameter tersebut sudah tersedia pada tabel dan grafik. Sedangkan pada RSNI 03-1726-201X, parameter yang harus ditentukan lebih banyak dan lebih mendetil dibandingkan SNI 03-1726-2002. Penelitian dilakukan menggunakan gedung fiktif tidak beraturan 5 tingkat yang difungsikan sebagai kantor sebuah bank yang berlokasi di kota Denpasar. Struktur gedung menggunakan konstruksi beton bertulang dengan sistem struktur open frame (SRPMK). Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, diperoleh bahwa nilai base shear yang dihasilkan oleh beban gempa RSNI 03-1726-201X meningkat rata-rata sebesar 14% dibandingkan SNI 03-1726-2002. Disamping itu, nilai joint displacement yang dihasilkan oleh beban gempa RSNI 03-1726-201X meningkat rata-rata sebesar 11% pada arah-x dan arah-y dibandingkan SNI 03-1726-2002. Hal ini memperlihatkan bahwa beban gempa RSNI 03-1726-201X masih memberikan pengaruh yang lebih besar dibandingkan beban gempa SNI 03-1726-2002.
ANALISA BIAYA PELAKSANAAN ANTARA PELAT KONVENSIONAL DAN SISTEM PELAT MENGGUNAKAN METAL DECK I.A. Rai Widhiawati; A. A. G. A. Yana; A.A. Asmara
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 14, No. 1 Januari 2010
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.537 KB)

Abstract

The construction of concrete structure usually uses a conventionalmethod where concrete mould and scaffolding used are made of wood. With theadvance of technology there is an alternative developed to replace that method withthe modern one. The slab structure constructed using metal deck is one example.The new method can provide a selection for entrepreneur of construction service todetermine the correct method in constructing the slab in order to give the maximumresult in term of cost and time aspects. To determine the construction method, the analyses of technique and cost ofconstruction are needed. The analysis of construction technique is conducted for allnetwork activities of works started from the work of scaffolding and concretemould, reinforcement until casting. The unit price analysis is carried out for thoseworks and more attention is paid to components affecting cost of material andlabors. The unit price analysis used is a unit price analysis according to Indonesianstandard, Standar Nasional Indonesia (SNI). The comparison is then conducted forcost analyses between conventional and metal deck slab cost of construction.Base on cost analysis results carried out on the building construction of Apartmentof Le Grande Suites Pecatu, it is found that the cost of construction of 1st and 2ndfloor using the conventional method and the metal deck construction are Rp.962.710.088,91. and Rp. 890.380.917,53, respectively. The comparison resultsindicate that the work of the conventional slab with the volume of 142,85 m3 ismore expensive than that of the metal deck slab with the volume of 121,99 m3,where the cost difference is equal to Rp 72.329.171,38 or 7,51%.
PENELITIAN RANCANGAN CAMPURAN BETON GEOPOLIMER BERBASIS FLY ASH PLTU SURALAYA–BANTEN TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR Harianto Hardjasaputra; Esteriana Ekawati
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 22, No. 1, Januari 2018
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.183 KB) | DOI: 10.24843/JITS.2018.v22.i01.p04

Abstract

The Earth Summit 1997 di Kyoto, Jepang, mendeklarasikan perlunya dilakukan tindakan nyata dan terukur untuk pengurangan emisi gas CO2 sampai sebesar 21%, agar bumi kita terhindar dari pemanasan global yang membawa dampak terjadinya perubahan iklim di dunia ini. Dari hasil-hasil penelitian ternyata industri semen dan industri bahan bangunan yang berbasis semen di seluruh dunia berkontribusi sekitar 8-10 % dari keseluruhan emisi CO2 di dunia ini. Angka ini cukup tinggi dan bila tidak dilakukan tindakan khusus akan terus meningkat seiring dengan sangat pesatnya pembangunan fisik di berbagai belahan dunia, yang memerlukan banyak bahan semen. Merujuk pada besarnya sumbangan industri semen terhadap total emisi CO2, maka diperlukan inovasi untuk melakukan penelitian penggunaan bahan-bahan alternatif pengganti semen. Pada penelitian ini dilakukan studi untuk memgembangkan rancangan campuran beton geopolimer, yaitu beton yang berbasis non-semen. Beton geopolimer yang dikembangkan pada penelitian ini berbasis 100% fly ash yang khusus diambil dari limbah PLTU Suralaya–Banten. Dari hasil uji XRF dan SEM fly ash yang digunakan, peneliti melakukan studi berbagai rancangan campuran beton geopolimer dengan variasi 8M, 12M, dan 16M, dan variasi alkali/fly ash 0,45, 0,50, 0,55 dan 0,60 dengan rasio antara Na2SiO3 dan NaOH adalah 2. Studi perkembangan kuat tekan beton geopolimer terhadap waktu menunjukkan bahwa hasil rancangan campuran beton geopolimer tersebut dapat mencapai kuat tekan fc’ 50,27 MPa dan kuat lentur fcr 7,66 MPa. Hasil menunjukkan bahwa beton geopolimer berbasis fly ash yang dihasilkan dapat digunakan sebagai beton struktural. Kata kunci: beton geopolimer, kuat tekan, kuat lentur, fly ash
PENGARUH JUMLAH PENGGILINGAN TANAH LIAT SEBAGAI BAHAN PEMBUAT GENTENG TERHADAP KARAKTERISTIK GENTENG KERAMIK DARMASABA I Putu Ari Sanjaya
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 13, No. 1 Januari 2009
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.954 KB)

Abstract

The results of previous research on standard Pejaten ceramic tile andPejaten ceramic tile with natural pozzolan pumice, complied with the Ceramic TileRegulation of Indonesia NI-19, showed that none of those ceramic tiles resisted thewater infiltration. The tiles constituent only received once grinding during the fabrication process. It was shown from ceramic tile industry in Darmasaba thatthere were physically differences between ceramic tiles with once and twicegrinding. The ceramic tiles with twice grinding process had clear noise, smoothtexture and fine crack at the surface. In order to improve the strength of the ceramictiles, it was decided to conduct a research on ceramic tile characteristic with twicegrinding process.The characteristic of the ceramic tiles to be determined were dry shrinkage, burntshrinkage, bending strength, water infiltration and water absorption. The ceramictile specimens were mixed with a ratio of 1:0.15 of clay : paras pollen batched byvolume with a sufficient water amount. The research variable was a number ofgrinding.The result showed that the ceramic tiles with once grinding had an average waterabsorption of 24,80%, the average water infiltration in 3 hours was 8,6 mm and theceramic tile was un-resistance to the water infiltration. The average bendingstrength of whole tile was 86 kg and the flat surface of the tile was 26 kg. Theaverage of dry and burnt shrinkage was 7,2% and 2,2% in long direction and 6,7%and 2,1% in short direction. The bending curvature equal to 6,35 cm. The tiles withtwice grinding had an average water absorption of 22,25%, the average waterinfiltration in 3 hours was 8,1mm and the ceramic tiles was categorized resistanceto the water infiltration. The average bending strength of whole tiles was 89 kg andthe flat surface of the tiles was 28 kg. The average of dry and burnt shrinkage was6,9% and 1,9% in long direction and 6,3% and 1,8% in short direction. Thebending curvature equal to 6,11 cm. The ceramic tiles were classified as the qualityIV.
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL (Studi Kasus Jalan Raya Tuban–Jalan Satria–Jalan Raya Kuta) I Nyoman Widana Negara; I Nyoman Karnata Mataram
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 21, No. 1, Januari 2017
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1051.375 KB) | DOI: 10.24843/JITS.2017.v21.i01.p07

Abstract

Permasalahan kemacetan lalu lintas di kawasan wisata Kuta, Kabupaten Badung sudah menjadi keseharian kota, salah satu titik simpul kemacaten  adalah simpang APILL (Traffic Light) Jl. Raya Tuban–Jl. Satria-Jl. Raya Kuta yang menghubungkan Bandar Udara Ngurah Rai dengan daerah pariwisata Kuta. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja simpang existing dan alternatif pemecah yang memberikan kinerja simpang yang lebih baik. Data primer  terdiri dari data volume lalu lintas, geometri simpang, sinyal dan hambatan samping diperoleh dengan survai langsung dilapangan, sedangkan data sekunder berupa data jumlah penduduk dari instansi pemerintah. Rancangan penelitian menggunakan teknik perbandingan (comparative) dengan 3 (tiga) skenario/ perlakuan  yaitu a) Skenario-1: kinerja simpang existing (do nothing), b) Skenario-2: resetting APILL menggunakan teknik program tunggal dan c) Skenario-3: resetting dengan menggunakan teknik Multi Program, sedangkan metode analisis kinerja persimpangan APILL mengacu pada Departemen Pekerjaan Umum (DPU,1997). Hasil analisis menunjukkan pada Skenario-1 (do nothing) kinerja simpang pada tingkat pelayanan F akibat waktu siklus dan alokasi waktu hijau tidak tepat (unsuitable), dibandingkan Skenario-2 kinerja persimpangan meningkat menjadi tingkat pelayanan E, secara kualitatif  Skenario-2 lebih baik dengan indikator penurunan rata-rata tundaan mencapai 22% sampai dengan 118% terhadap perlakuan-1. Sementara hasil analisis Skenario-3 jauh lebih baik dibandingkan dengan Skenario-1 dan Skenario-2 menawarkan kinerja persimpangan yang sangat baik karena  relatif mampu mengikuti variasi arus lalu lintas jam-jaman dan harian.
ANALISIS RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN SENTRAL PARKIR DI PASAR BADUNG Sukada Wenten; Mayun Nadiasa; Dwi Mahadipta
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 16, No. 2 Juli 2012
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.483 KB)

Abstract

Abstrak: Pembangunan Sentral Parkir di Pasar Badung merupakan suatu usaha pemerintah untuk menanggulangi masalah parkir dan kemacetan di Kota Denpasar. Kegiatan ini sangat berhubungan dengan lokasi Pasar Badung yang sangat padat sehingga dapat memunculkan risiko-risiko yang terjadi. Penelitian ini bertujuan melakukan penilaian dengan analisis tingkat penerimaan risiko, mitigasi risiko dan kepemilikan risiko dominan. Hasil penelitian menunjukkan 95 risiko yang teridentifikasi. Dari risiko yang teridentifikasi terdapat 89 risiko dominan dengan 9 risiko yang termasuk kategori tidak dapat diterima. Selain itu teridentifikasi 80 risiko termasuk kategori tidak diharapkan, 5  risiko termasuk kategori dapat diterima dan 1 risiko termasuk kategori dapat diabaikan. Risiko dominan yaitu risiko yang tidak dapat diterima dilakukan 20 tindakan mitigasi  seperti kerusakan bangunan karena bencana alam (force majeur) yang juga merupakan risiko bersama ditindaklanjuti dengan mempersiapkan antisipasi awal terhadap bencana dan mengalihkan risiko pada pihak lain dengan mengasuransikan pekerjaan kepada pihak lain. Untuk risiko yang tidak diharapkan dilakukan 125  tindakan mitigasi. Kepemilikan risiko dominan paling banyak adalah pihak kontraktor karena sebagian besar risiko yang teridentifikasi adalah risiko yang terjadi pada tahap pelaksanaan pekerjaan.  Khususnya risiko-risiko yang bersumber dari risiko proyek dan risiko teknis dengan kontraktor sebagai pelaksana pekerjaan di lapangan sehingga kepemilikan risiko terbesar menjadi tanggung jawab kontraktor.
KAPASITAS LENTUR PLAT BETON BERTULANGAN BAMBU Dharma Putra; I Wayan Sedana; Kadek Budi Santika
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 11, No. 1 Januari 2007
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.775 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kapasitas lentur plat beton bertulangan bambu petung dengan menggunakan penulangan tunggal. Pengujian terhadap kapasitas lentur menggunakan plat dengan ukuran (640 x 640 x 70) mm dengan tumpuan sederhana pada keempat sisinya. Benda uji plat dibuat dengan 3 perlakuan dengan luas tulangan total masing-masing 90 mm2, 105 mm2 dan 120 mm2. Masing-masing perlakuan dibuat ulangan sebanyak 3 kali. Mutu beton f’c yang digunakan sebesar 22.824 MPa, Tegangan ultimate bambu petung tanpa nodia ftb sebesar 640 MPa dan pada bambu petung dengan nodia fb sebesar 525 MPa.Pengujian terhadap benda uji dilakukan dengan memberikan beban merata dengan interval 8.264 N/mm2. Kemudian hubungan beban merata dan lendutan dicatat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bambu petung dapat digunakan sebagai tulangan pengganti baja dalam beton bertulang untuk struktur plat didalam menahan lentur yang digunakan pada struktur-struktur yang bersifat tidak permanen. Momen lentur ultimate rata-rata plat beton dengan tulangan bambu petung hasil eksperimen lebih besar 24.7% dari hasil analisa teoritis pada bambu petung tanpa nodia dan momen lentur ultimate rata-rata plat beton dengan tulangan bambu petung hasil eksperimen lebih besar 39.4% dari hasil analisa teoritis pada bambu petung dengan nodia. Keruntuhan yang terjadi pada plat beton dengan menggunakan bambu petung sebagai tulangan bersifat getas.
ANALISIS SALURAN DRAINASE PRIMER DAN SEKUNDER PADA SISTEM PEMBUANG UTAMA SUNGAI/TUKAD LOLOAN DI KOTA DENPASAR Intan Puspita Ardi; I Nyoman Norken; Gusti Ngurah Kerta Arsana
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 19, No. 1, Januari 2015
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.717 KB)

Abstract

Saat ini banjir dan genangan air seringkali terjadi di beberapa wilayah di Kota Denpasar. Hal ini sering menimbulkan kerugian berupa terganggunya aktivitas masyarakat, terganggunya arus lalu lintas dan kerugian material. Berkurangnya daerah resapan mengakibatkan terbatasnya kapasitas saluran drainase yang ada saat ini sehingga fungsi dari saluran tersebut kurang optimal. Salah satu saluran drainase yang bermasalah di kota Denpasar adalah Sungai/Tukad Loloan karena pada daerah sekitar saluran sering terjadi banjir akibat meluapnya air pada musim hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah banjir yang sering terjadi di wilayah Tukad Loloan dengan mengevaluasi kapasitas saluran . Metode perhitungan analisis curah hujan rencana menggunakan Metode Log Person Type III dengan curah hujan harian maksimum rata-rata menggunakan data dari Stasiun Sanglah dan Sumerta dengan metode polygon Thiessen. Selanjutnya untuk perhitungan debit banjir rencana menggunakan Metode Rasional dan Hidrograf SCS. Dari hasil perhitungan saluran sekunder didapatkan penampang saluran yang dibutuhkan lebih besar daripada penampang saluran yang ada sehingga harus dilakukan perubahan dimensi saluran sesuai dengan hasil perhitungan. Sedangkan pada bagian hulu perlu penambahan dimensi karena diperlukan aliran lebih besar dan penampang yang ada tidak mampu menampung debit banjir rencana. Saluran direncanakan dengan bentuk penampang ekonomis yaitu kombinasi persegi panjang pada bagian atas dan trapesium bagian bawah.
KAPASITAS JENUH INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DENPASAR SEWERAGE DEVELOPMENT PROJECT (DSDP) Mayun Nadiasa
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 15, No. 2 Juli 2011
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.786 KB)

Abstract

Bali Province government had performed Denpasar Sewerage Development Project (DSDP) to anticipate pollution in rivers, ground water/public well and coastal areas caused by wastewater sewage in Denpasar, Sanur and Kuta. First phase of construction had completed and begun the operational in 2008 with public service agencies or Badan Layanan Umum Pengelola Air Limbah (BLUD PAL) as the authorized organization to manage the project implementation. In this research, population and buildings were predicted using its function in service area and estimated by trend linier method that results in optimum capacity. Wastewater Treatment Plant Capacity of the DSDP project in Phase I is 51,000m3/hr. In 2007, the waste produced by the citizen in the service area is 40,777.41m3/day. In fact, this number of waste has increased continously together with the development of the service area, so that in 2020 the capacity of wastewater treatment will be in excessive amount, which is 51,843.54m3/day. Therefore, the development of IPAL is significantly required to fulfill an increasing demand of treatment capacity.

Page 6 of 41 | Total Record : 403


Filter by Year

2005 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 1, Maret 20230 Vol 27 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 2, September 2023 Vol 27 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 1, Maret 2023 Vol 26 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 2, Juli 2022 Vol 26 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 1, Januari 2022 Vol 25 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 25 No. 2, Juli 2021 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 25, No. 1, Januari 2021 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 2, Juli 2020 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 1, Januari 2020 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 23, No. 2, Juli 2019 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 23, No. 1, Januari 2019 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 22, No. 2, Juli 2018 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 22, No. 1, Januari 2018 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 21, No. 2, Juli 2017 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 21, No. 1, Januari 2017 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 20, No. 2, Juli 2016 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 20, No. 1, Januari 2016 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 19, No. 2, Juli 2015 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 19, No. 1, Januari 2015 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 18, No. 2, Juli 2014 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 18, No. 1, Januari 2014 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 17, No. 2, Juli 2013 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 17, No. 1, Januari 2013 Vol. 16, No. 2 Juli 2012 Vol. 16, No. 1 Januari 2012 Vol. 15, No. 2 Juli 2011 Vol. 15, No. 1 Januari 2011 Vol. 14, No. 2 Juli 2010 Vol. 14, No. 1 Januari 2010 Vol. 13, No. 2 Juli 2009 Vol. 13, No. 1 Januari 2009 Vol. 12, No. 2 Juli 2008 Vol. 12, No. 1 Januari 2008 Vol. 11, No. 2 Juli 2007 Vol. 11, No. 1 Januari 2007 Vol. 10, No. 2 Juli 2006 Vol. 10, No. 1 Januari 2006 Vol. 9, No. 2 Juli 2005 Vol. 9, No. 1 Januari 2005 More Issue