cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
UNEJ e-Proceeding
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,005 Documents
SASTRA USING: TAFSIR LOKALITAS DALAM KONTEKS PERKEMBANGAN ZAMAN Titik Maslikatin; Edy Hariyadi; Heru S.P. Saputra
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinamika zaman, dari era modern hingga era disrupsi, berimplikasi pada berbagai tatanan sosial, termasuk dalam konteks sastra. Artikel ini bertujuan menafsirkan aspek lokalitas yang termuat dalam novel-novel Using dalam kaitannya dengan perkembangan dinamika zaman. Metode penelitian menggunakan metode dialektik dalam konteks sosiologi sastra. Hasil kajian menunjukkan bahwa aspek lokalitas dalam novel-novel Using relatif relevan ditafsirkan dalam perkembangan zaman. Lokalitas Using yang ditawarkan para pengarang mampu berdialektika dengan dinamika zaman hingga saat ini. Dalam novel Agul-agul Belambangan, pengarang menekankan betapa kelas sosial rendah selalu menjadi objek hegemonik bagi kelas sosial dominan sehingga menjadi perantara nilai. Lingkungan kerajaan mengangkat kelas sosial rendah sebagai ksatria dengan gelar patriot sebagai upaya mempertahankan pengaruh. Dalam novel Nawi BKL Inah, pengarang mengkonstruksi bahwa romantisme kultural menjadi basis dalam membangun peradaban. Nilai-nilai lokalitas dengan beragam khazanah kultural menjadi bangunan sosial yang harus dibela dan diperjuangkan eksistensinya. Dalam novel Kerudung Santet Gandrung, intensi pengarang berpihak pada seni tradisi dan kaum abangan, yang berhadapan dengan kaum santri dan modern. Konstruksi pengarang berbeda dari persepsi mainstrean, dengan mengunggulkan penari gandrung dan pencipta lagu lokal yang berhadapan dengan kaum santri. Kata kunci: sastra Using, lokalitas, kultural, perkembangan zaman
SASTRA LISAN DAN HUMANIORA: FITUR BAHASA DALAM MANTRA PENGASIHAN Imam Basuki
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mantra adalah bentuk sastra kuno dan merupakan salah satu warisan budaya bangsa Indonesia. Ia dipandang sama dengan doa sakral yang berisi rangkaian kata yang memiliki kekuatan gaib untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Mantra digunakan untuk berbagai tujuan, seperti menyembuhkan penyakit, mengusir roh jahat, melancarkan rezeki, dan untuk memperoleh jodoh. Mantra pengasihan adalah salah satu jenis mantra yang fungsinya untuk menjerat perhatian serta menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang dari orang yang akan dicintainya. Dalam masyarakat kita ada ungkapan “cinta ditolak dukun bertindak.” Ini membuktikan bahwa masyarakat Indonesia sangat lekat dengan ilmu gaib atau ilmu pelet yang disebut ilmu pengasihan yang dapat digunakan untuk mencapai keinginan menjalin asmara dengan orang yang dicintainya apabila jalan normal tidak dapat ditempuhnya. Fenomena semacam ini dipandang wajar oleh masyarakat kita. Artikel ilmiah ini merupakan luaran hasil penelitian di kabupaten Banyuwangi yang berangkat dari pertanyaan penelitian: 1) fitur kebahasaan macam apa yang dapat diungkap dalam mantra pengasihan tersebut, 2) bagaimana cara kerja mantra tersebut sehingga dapat membangkitkan gairah bercinta, dan 3) mengapa mantra ini masih eksis di masyarakat Banyuwangi khusunya. Metodologi: data penelitian ini berupa wacana atau teks mantra pengasihan. Penggalian data dilakukan melalui studi lapangan dengan melakukan pengamatan dan wawancara langsung dengan informan yaitu si korban dan juga si dukun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur kebahasaan dalam mantara pengasihan adalah 1) menggunakan bahasa Jawa atau Arab, 2, dapat menimbulkan daya magis apabila dibarengi dengan laku mistis, dan 3, sudah membudaya dan dipandang sebagai kebutuhan hidup oleh masyarakat Banyuwangi. Kata kunci: mantra pengasihan, daya magis-laku magis, budaya lokal
Kata Pengantar Editor SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata Pengantar Editor SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
BARONG IDER BUMI: MEMAKNAI NILAI-NILAI RITUAL DALAM DINAMIKA PERADABAN Edy Hariyadi; Titik Maslikatin; Heru S.P. Saputra
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ritual Barong Ider Bumi dalam masyarakat Using tetap eksis hingga kini lantaran bersifat fungsional. Artikel ini bertujuan menafsirkan nilai-nilai ritual dalam konteks perkembangan zaman, termasuk dalam dinamika peradaban. Metode penelitian yang digunakan adalah metode etnografi dengan perspektif emik. Hasil kajian menunjukkan bahwa prosesi dan pelaksanaan ritual Barong Ider Bumi berkembang dari waktu ke waktu seiring dinamika peradaban, dari peradaban lisan, tulisan, cetakan, hingga elektronik. Pada peradaban awal, yakni peradaban lisan, pelaksanaan ritual sangat sederhana dan atas dasar informasi lisan dari generasi sebelumnya. Dalam peradaban tulisan (khirografik), ritual mengalami sedikit pergeseran, bukan pada substansinya, melainkan hal-hal di sekitar yang menjadi sarana pendukungnya. Hal ini semakin meningkat ketika bergeser pada peradaban cetakan (tipografik). Dalam peradaban elektronik, pelaksanaan ritual menjadi semakin semarak karena didukung oleh berbagai sarana elektronik, mulai dari informasi yang bersifat promotif, hingga rangkaian pelaksanaan ritual, termasuk dukungan eksternal berupa khazanah seni budaya lain yang ada dalam masyarakat Using. Dalam perkembangan beberapa tahun terakhir, dukungan promotif dari Pemerintah Daerah berupa momentum Banyuwangi Festival, sebagai bagian integral dari promosi wisata, merupakan wujud dari dinamika peradaban, yang memasuki peradaban elektronik. Kata kunci: peradaban lisan, khirografik, tipografik, elektronik, makna kontekstual
STRATEGI REGENERASI KEKUASAAN OLEH BUPATI-BUPATI DI PANAROEKAN JAWA TIMUR TAHUN 1870-1942 Syamsul Muarif
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang ”Strategi Regenerasi Kekuasaan oleh Bupati-bupati di Panaroekan Jawa Timur Tahun 1870-1942”. Adapun permasalahan dalam artikel adalah, pertama, proses pelaksanaan modernisasi birokrasi pemerintahan tersebut, dampak modernisasi birokrasi pemerintahan terhadap para birokrat pribumi. Kedua menyangkut bagaimana strategi para bupati dan birokrat tersebut menghadapi kebijakan modernisasi birokrasi yang diterapkan oleh Pemerintah Hindia Belanda. Artikel ini menggunakan metode sejarah yang meliputi empat tahapan, yakni heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Sumber artikel berasal dari arsip, surat kabar, majalah, buku, jurnal, dan karya penelitian lainnya yang dapat mendukung artikel ini. Penulis menggunakan teori modernisasi untuk menganalisis perubahan sistem birokrasi pemerintahan yang terjadi sebelum dan sesudah pelaksanaan kebijakan modernisasi pemerintahan tersebut. Melalui penelitian ini diperoleh informasi bahwa birokrat di Kabupaten Panaroekan pada awalnya memiliki otoritas yang besar dalam menjalankan pemerintahan tersebut.Segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan birokrasi pemerintahan di Kabupaten merupakan wewenang birokrat pribumi. Adanya kebijakan modernisasi birokrasi telah memberikan pengurangan otoritas para birokrat pribumi dalam konteks kekuasaan. Konteks ini mengacu pada status birokrat kabupaten yang awalnya sebagai penguasa feodal justru berganti menjadi pegawai Pemerintahan Hindia Belanda. Perkembangan selanjutnya, para birokrat mampu beradaptasi dengan kebijakan modernisasi tersebut. Implementasi kebijakan modernisasi bertujuan untuk menciptakan sistem pemerintahan modern yang legal rasional. Kata kunci: adaptasi, birokrasi, modernisasi, Panaroekan, strategi.
KAJIAN SOSIOLOGI PENGARANG TERHADAP NOVEL PEREMPUAN BERSAMPUR MERAH KARYA INTAN ANDARU Yahya Basit Abrori
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Novel Perempuan Bersampur Merah karya Intan Andaru menjadi objek penelitian ini. Intan Andaru merepresentasikan kepada masyarakat mengenai tragedi pembantaian dukun di Banyuwangi 1998. Mengangkat cerita tentang keadaan pada tahun 1998 mengenai pembantaian dukun yang menimbulkan banyak korban dan nasib keluarga korban dari tragedi pembantaian tersebut. Intan Andaru mengemas cerita tersebut ke dalam kehidupan Sari yang berusaha mencari dalang dari persitiwa pembunuhan Bapaknya. Bapaknya Sari dibunuh karena dituduh sebagai dukun santet yang telah menimbulkan banyak korban. Secara eksplisit novel ini lebih membahas kehidupan tokoh utama saja, selain itu ada budaya, serta cerita sejarah yang dikemas rapi di dalamnya. Novel ini berlatarkan di Banyuwangi tempat kelahiran pengarang. Maka dari itu peneliti memilih menganalisi dengan kajian sosiologi sastra yang berfokus pada sosiologi pengarang. Pada saat melakukan penelitian, peneliti menggunakan metode kualitatif. Metode yang digunakan seperti membaca, wawancara, mengidentifikasi serta mengolah data, dan menganalisis. Hasil dari penelitian ini menghasilkan pengkajian karya sastra yang mencerminkan pandangan pengarang, ideologi pengarang, kritik dari pengarang tentang gandrung, dan realitias yang pernah terjadi di Banyuwangi. Kata kunci: sosiologi pengarang, pembantaian dukun di Banyuwangi 1998, Intan Andaru
IMPLEMENTASI HIGHER ORDER THINKING SKILS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MADRASAH IBTIDAIYAH Mislikhah Mislikhah
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi HOTS dalam proses pembelajaran dan assesmen pembelajaran bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah. Hasil studi internasional Programme for International Student Asessment (PISA) menunjukkan prestasi literasi membaca, literasi matematika, dan literasi sains yang dicapai peserta didik Indonesia sangat rendah. Berdasarkan kenyataan tersebut, perlu adanya perubahan sistem dalam proses dan assesmen pembelajaran. Pembelajaran dan assesmen yang dikembangkan oleh guru diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, meningkatkan kreativitas, dan membangun kemandirian peserta didik untuk menyelesaikan masalah. Artikel ini merupakan hasil penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah kepala madrasah, guru, dan peserta didik MIN 2 Jember. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini digunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data yang sudah dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis model spiral analisis dengan prosedur: manajemen data, pembacaan dan memoing, deskripsi, klasifikasi, penafsiran, dan penyajian/visualisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia, guru-guru MIN 2 Jember sudah menerapkan pembelajaran berbasis HOTS. Pembelajaran bahasa Indonesia berbasis HOTS dilaksanakan untuk mencapai kompetensi dasar yang terkait dengan aspek pengetahuan. Pembelajaran berbasis HOTS tercermin dari model pembelajaran yang diterapkan oleh guru cukup bervariasi dan menuntut peserta didik untuk berpikir dalam level kognitif yang lebih tinggi. (2) Dalam melakukan asesmen pembelajaran bahasa Indonesia, guru-guru MIN 2 Jember sudah menggunakan soal-soal berbasis HOTS. Hal ini terlihat dari soal-soal yang diberikan kepada peserta selalu dikaitkan dengan peristiwa yang dialami anak dalam kehidupan sehari-hari dan mengarahkan peserta didik untuk menberikan penjelasan terkait dengan jawaban yang diberikan. Selain itu materi soal yang diberikan disesuaikan dengan indikator yang ingin dicapai. Kata kunci: asemen, bahasa Indonesia, HOTS, proses pembelajaran
REPRESENTASI DAN RESISTENSI KASTA MASYARAKAT BALI DALAM NOVEL TARIAN BUMI KARYA OKA RUSMINI: KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA Nanda Roviko Ariviyani
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan dan menjelaskan representasi dan resistensi kasta masyarakat Bali melalui novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini. Masyarakat Bali mayoritas beragama Hindu dan masih teguh menjalankan tradisi kebudayaan begitu menjaga dan patuh dalam aturan adat. Menurut kepercayaan Hindu, golongan masyarakat adat di Bali dibagi berdasarkan kasta. Sistem kasta yang dianut oleh masyarakat Bali begitu kompleks mulai dari nama, sistem perkawinan, upacara adat, dan keagamaan serta etika dalam bermasyarakat. Perbedaan tingkatan kasta memengaruhi perkawinan dalam masyarakat Bali. Masyarakat Bali khususnya perempuan dari kasta Brahmana dalam memilih pasangan hidupnya terikat oleh aturan adat. Pernyataan tersebut membuat perempuan Brahmana memiliki keterbatasan dan tidak dapat semena-mena dalam memilih pasangan hidupnya. Aturan adat mengharuskan perempuan Brahmana menikah dengan laki-laki yang berasal dari kasta Brahmana pula. Representasi dan resistensi sistem kasta di Bali dalam novel Tarian Bumi dilakukan oleh oleh tokoh Ida Ayu Telaga Pidada yang menikahi seorang laki- laki Sudra bernama Wayan Sasmitha. Telaga telah menyimpang dari aturan adat yang telah ditetapkan sesuai konvensi adat Bali. Metode dalam penelitian makalah ini menggunakan metode penilitian kualitatif bersifat deskriptif. Kata kunci: kasta, representasi, resistensi
PEMANFAATAN PERMAINAN TRADISIONAL PADA MASA PANDEMI Dina Merdeka Citraningrum
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi yang terjadi saat ini memberikan dampak yang cukup signifikan dalam aspek kehidupan manusia. Pendidikan pun tak luput dari imbas pandemi covid-19. Anak-anak tidak lagi bebas mendapatkan pendidikan yang langsung disampaikan oleh guru di dalam kelas. Pembelajaran secara mandiri lewat daring menjadi skala prioritas demi kesehatan dan keselamatan peserta didik. Pembelajaran yang biasanya dilakukan oleh guru di dalam kelas saat ini perlu mendapatkan bimbingan yang serius dari orangtua. Orangtua saat pandemi ini harus selalu memerhatikan bagaimana anak-anak mereka dapat belajar dari rumah dengan baik. Anak-anak yang rentan dari pengawasan orangtua nyatanya kurang memerhatikan hal-hal yang bersifat positif. Banyak informasi yang terdapat di layanan internet maupun televisi. Anak-anak yang terbiasa memegang gadget akan menjadi rentan untuk mengakses hal-hal yang sifatnya kurang positif. Misalnya, anak akan lebih berlama-lama di depan layar hp atau laptop untuk melihat tayangan yang tidak perlu untuk ditonton sesuai dengan usia dan bahkan kebutuhan mereka. Adapun pemanfaatan permainan tradisional saat pandemi dapat menjadi solusi bagi anak-anak dan orangtua. Melalui permainan tradisional, anak-anak dapat melatih diri baik dari aspek sosial, emosional, maupun spiritual. Selain itu, permainan tradisional juga dapat mengasah keterampilan motorik anak-anak baik dari segi motorik kasar, maupun motorik halus. Melalui kebermanfaatan itulah, seyogyanya permainan tradisional ini dapat dibudidayakan kembali tanpa mengesampingkan peran orangtua sebagai pendidik yang baik di dalam rumah. Dengan pendampingan orangtua, permainan tradisional dapat berlangsung secara efektif tanpa menyisihkan sisi dari nilai- nilai edukatif yang bermanfaat bagi tumbuh kembang anak. Kata kunci: pemanfaatan permainan, permainan tradisional, pandemi
BUDAYA LITERASI (BACA-TULIS) DAN HOAKS DI ERA DISRUPSI Linny Oktovianny
UNEJ e-Proceeding 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan memaparkan budaya literasi (baca-tulis) di era disrupsi untuk menghalau hoaks. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif dilakukan untuk menggambarkan hal yang sebenarnya mengenai suatu variabel yang belum jelas dengan pengambilan data yang telah terkumpul dan membuat analisis kesimpulan secara sistematis dan akurat. Data dan informasi diperoleh dari hasil studi pustaka dan dokumentasi. Studi pustaka dan dokumentasi digunakan untuk menguatkan bukti nyata bahwa budaya literasi (baca-tulis) dapat menghalau hoaks yang sering terjadi di tengah kehidupan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya literasi merupakan proses penyadaran dan peningkatan harkat kemanusiaan serta potensi yang dimiliki manusia dalam menghadapi hoaks di era disrupsi. Orang perlu mencari afirmasi, konfirmasi, dan dukungan terhadap keyakinan yang dimilikinya terhadap hoaks dengan budaya literasi (baca-tulis) di era disrupsi. Kata kunci: hoaks, budaya literasi, membaca, menulis

Page 72 of 101 | Total Record : 1005


Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue 2023: 5th International Agronursing Conference (5th IANC) In Conjunction with 1st International Post 2023: Prosiding Kolokium Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat 2022: The 2nd International Student Conference 2022 2022: E-Prosiding Kolokium Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Periode II Tahun 2022 2022: E-Prosiding Seminar Nasional Matematika, Geometri, Statistika, dan Komputasi (SeNa-MaGeStiK) 2022: E-Prosiding Kolokium Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat 2021: International Conference on Management, Business, and Technology (ICOMBEST) 2021 2020: Proceeding of The 4th International AgroNursing Conference 2020: E-PROSIDING SEMINAR NASIONAL PEKAN CHAIRIL ANWAR 2018: Proceedings 4th Annual International Conference on Economic in Developing Countries 2018: Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis III (SNMB3) 2018: Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis III (SNMB3) 2018: Pembangunan Pertanian dan Peran Pendidikan Tinggi Agribisnis: Peluang & Tantangan di Era Indus 2017: Proceeding of 3rd International Nursing Conference Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis (SNAPER-EBIS 2017) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jembe Proceeding of International Conference on Food Sovereignty and Sustainable Agriculture (FoSSA) 2017 2016: Proceeding The 1st International Basic Science Conference Prosiding Seminar Nasional Pemuliaan 2014 Indonesian Protein Society (IPS), International Seminar and Workshop 2014 Indonesian Protein Society (IPS), International Seminar and Workshop 2014 International Conference on Agribusiness Marketing (ICAM) 2012, Faculty of Agriculture, University o the 3rd International Conference on Economics, Business, and Accounting Studies Proceeding of 1st International Conference on Medicine and Health Sciences (ICMHS) Dinamika Global: Rebranding Keunggulan Kompetitif Berbasis Kearifan Lokal More Issue