Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia (JP3I)
Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia (JP3I) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Jurnal ini bertujuan untuk memfasilitasi interaksi, diskusi, dan gagasan di antara para ilmuwan psikologi Indonesia. Jurnal ini difokuskan pada Psikologi Pengukuran.
Articles
260 Documents
Uji Validitas Skala Partisipasi Politik
Gartika Nurani Erawan
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 2 (2016): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/jp3i.v5i2.10792
This research aims to test construct validity of politic participation, built based on theory which was developed by Dalton (2009). Politic participation consists of five dimensions, voting, campaign activity, communal activity, contacting personal on personal matters, and protest. Data was obtained from 258 subjects. Factor analysis method used in this research was confirmatory factor analysis (CFA) using Lisrer 8.70. Validity testing of politic participation scale was done using second order model. Based on testing using this model, 13 valid items which can be used to measure politic participation was obtained.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji validitas konstruk dari skala partisipasi politik yang disusun berdasarkan teori yang dikembangkan oleh Dalton (2009). Partisipasi politik terdiri dari lima dimensi yaitu voting, campaign activity, communal activity, contacting personal on personal matters, dan protest. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari subyek penelitian sebanyak 258 orang. Metode analisis faktor yang digunakan adalah confirmatory factor analysis (CFA) dengan program lisrel 8.70. Pengujian validitas skala partisipasi politik pada penelitian ini dilakukan dengan model second order. Berdasarkan pengujian melalui model second order didapatkan 13 item valid yang dapat digunkan untuk mengukur partisipasi politik
Evaluasi Kepuasan Mahasiswa dalam Proses Pembelajaran Berbasis Simulasi Menggunakan Importance Performance Analysis (Studi pada Kelas Psikologi Eksperimen)
Susilo Wibisono
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 1, No 3 (2012): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/jp3i.v1i3.10704
Variabel kepuasan menjadi sesuatu yang penting mengacu pada posisi pendidikan tinggi sebagai bentuk layanan kepada mahasiswa. Alat evaluasi yang digunakan dalam proses ini adalah Importance Performance Analysis (IPA) yang diterapkan pada proses pembelajaran Mata Kuliah Psikologi Eksperimen (3 SKS). Kepuasan didefinisikan sebagai gap antara penilaian kinerja indikator dan tingkat harapan/kepentingan atas indikator. Pengukuran terhadap tingkat harapan diberikan sebelum proses perkuliahan dilaksanakan, sedangkan pengukuran terhadap penilaian kinerja dilakukan pasca pertemuan ketujuh dari rangkaian proses pembelajaran. Subjek penelitian adalah 66 mahasiswa peserta mata kuliah psikologi eksperimen. Hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa ada beberapa indikator dalam proses pembelajaran berbasis simulai yang dipersepsi penting dan memiliki kinerja tinggi oleh mahasiswa. Beberapa indikator tersebut antara lain sikap dosen dalam mengapresiasi pertanyaan mahasiswa, respon terhadap kesulitan yang dialami, transparansi sistem penilaian, dan fasilitasi dalam pengerjaan tugas. Kesimpulan lain yang diperoleh berdasarkan penelitian ini adalah bahwa IPA dapat digunakan sebagai alat evaluasi proses pembelajaran yang mampu memberikan rekomendasi konkrit terkait dengan indikator-indikator apa saja yang perlu ditingkatkan dalam proses pembelajaran selanjutnya
Uji Validitas Konstruk Work-Family Conflict terhadap Intensi Turnover dengan Metode Confirmatory Factor aAalysis (CFA)
Meyriandini Suci Lestari
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 2, No 7 (2013): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/jp3i.v2i7.10766
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji validitas konstruk dari work-family conflict yang digunakan sebagai salah satu alat ukur yang berhubungan dengan intensi turnover. Dalam penelitian ini, menggunakan tiga dimensi work-family conflict dari Greenhaus & Beautell (1985) yaitu, time-based conflict, strain-based conflict, dan behavior-based conflict dengan jumlah total sebanyak 18 item. Sampel yang digunakan adalah karyawan wanita PT. Asia Dwimitra Industri sebanyak 206 orang. Metode analisis faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah confirmatory factor analysis (CFA) dengan program lisrel 8.70. Berdasarkan perhitungan dengan metode CFA dapat disimpulkan bahwa semua dimensi memerlukan modifikasi model pengukuran untuk dapat memperoleh nilai fit.
Uji Validitas Konstruk Skala Political Trust dan Political Efficacy
Restiani Fauzie
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 2, No 6 (2013): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/jp3i.v2i6.10750
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji validitas konstruk dari skala political trust yang dimodifikasi dari skala yang disusun oleh Loeber (2011) dan political efficacy dimodifikasi dari skala yang disusun oleh Craig, Niemi, Silver (1990). Political trust terdiri dari tiga komponen yakni trust with politician, trust with institution, dan trust with democracy, sedangkan political efficacy terdiri dari dua komponen yakni internal political efficacy dan eksternal political efficacy. Data yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 337 orang berasal dari subjek penelitian skripsi peneliti yang dilakukan pada bulan Juni 2013. Metode analisis faktor yang digunakan adalah confirmatory factor analysis (CFA). berdasarkan perhitungan dengan CFA dapat disimpulkan bahwa semua subskala political trust dan political efficacy fit (sesuai) mengukur model satu faktor.
Perbandingan Sosial Desirabilitas Bentuk Soal Skala Likert, Semantik Diferensial, dan Forced-Choice dalam Pengukuran Prosocial Tendencies
Farah Fauzia
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 1, No 4 (2012): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/jp3i.v1i4.10727
Self report Prosocial Tendencies Measure (PTM) dibuat kedalam tiga format yang berbeda (Likert scale, Semantic Differential, dan Forced-Choice). Ketiga format PTM tersebut dianalisis untuk dilihat tingkat validitasnya dan kerentanannya terhadap social desirability response (SDR). Masing-masing format self-report terdiri dari 30 item pernyataan. Marlowe-Crowne Social Desirability Scale (MCSDS) digunakan untuk melihat kerentanan masing-masing format PTM terhadap SDR. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil pengukuran terhadap 311 orang mahasiswa (219 perempuan dan 92 laki-laki). Hasil menunjukan bahwa bentuk Semantic Differential memiliki tingkat validitas yang tinggi akan tetapi sangat rentan terhadap SDR. Bentuk Likert scale juga memiliki tingkat validitas yang tinggi setelah bentuk Semantic Differential akan tetapi masih rentan terhadap SDR. Sedangkan bentuk Forced-Choice sangat kurang rentan terhadap SDR. Analisis tambahan menunjukkan bahwa bentuk Likert scale –lah yang paling baik dalam mengukur PTM. Bentuk Semantic Differential dan Likert scale dilaporkan selain mengukur PTM juga mengandung bias social desirability. Meskipun bentuk Forced-Choice juga dilaporkan mengukur PTM akan tetapi mengandung bias social undesirability.
Uji Validitas Konstruk Marital Offence-Specific Forgiveness Scale (MOFS)
Khoirunnisa Khoirunnisa
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 2, No 8 (2013): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/jp3i.v2i8.10782
Perilaku memaafkan (forgiveness) menyebabkan seseorang menghindar atau pengurangan kontak dengan orang yang menyakiti dan proses untuk mengurangi hal yang bersifat negatif kearah yang lebih positif atau proses seseorang untuk melepaskan rasa marah, dendam dan rendahnya dorongan seseorang untuk menghindar, membalas dendam serta bertambahnya dorongan dari diri untuk membina atau memperbaiki hubungan kembali. Marital Offence-Specific Forgiveness Scale (MOFS) merupakan salah satu alat ukur yang digunakan dalam mendeteksi perilaku memaafkan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas konstruk dari MOFS. Data yang digunakan adalah data yang diperoleh dari 160 orang yang sudah menikah yang bertempat tinggal di daerah Pondok Pinang. Metode analisis yang digunakan adalah Confirmatory Factor Analysis (CFA) dengan bantuan software Lisrel 8.7. Hasil pengujian membuktikan bahwa terdapat bberapa item dalam MOFS yang mengukur lebih dari satu faktor (multi-dimensional).
Peran Pengukuran dan Analisis Statistika dalam Penelitian Psikologi
Jahja Umar
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 1, No 1 (2012): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/jp3i.v1i1.10688
Setidaknya ada empat sumber kesalahan yang dapat mengakibatkan tidak validnya hasil penelitian, terutama sekali dalam analisis data dengan statistika, yaitu: (a) kesalahan sampling (sampling error), (b) kesalahan pengukuran (measurement error), (c) kesalahan spesifikasi/teori (specification error), dan (d) sumber kesalahan lain yang belum diketahui dan dianggap bersifat random (random error). Dalam penelitian psikologi khususnya dan ilmu sosial pada umumnya dampak dari kesalahan pengukuran terhadap validitas hasil penelitian adalah jauh lebih dominan dari pada jenis kesalahan lainnya karena hampir semua variabel psikologi merupakan variabel laten yang tak dapat diukur secara langsung. Dampak dari kesalahan pengukuran umumnya berupa atenuasi yaitu under-estimasi terhadap koefisien statistik seperti korelasi, regresi, muatan faktor, dan lain-lainnya. Secara tradisional peneliti di bidang psikologi diwajibkan untuk melaporkan validitas dan reliabilitas alat ukur yang digunakan untuk mengumpulkan data agar pembaca hasil penelitian tersebut dapat memperkirakan dampak dari kesalahan pengukuran yang terjadi terhadap kesimpulan penelitian. Namun pada saat ini, telah tersedia berbagai metode statistika yang dapat digunakan untuk mengoreksi dampak negatif tersebut, misalnya item response theory (IRT) dan confirmatory factor analysis (CFA) yang dapat menghasilkan estimate dari true-score untuk kemudian digunakan sebagai data yang akan dianalisis. Selanjutnya juga terdapat analisis model persamaan struktural (SEM) dimana dampak kesalahan pengukuran dapat dikoreksi secara langsung sehingga diperoleh koefisien korelasi dan regresi yang murni (bebas dari kesalahan pengukuran). Dalam tulisan ini disajikan ilustrasi (dengan pendekatan SEM) betapa seriusnya kesalahan yang dapat terjadi jika tidak dilakukan koreksi
Uji Validitas Konstruk Diabetes Quality Of Life (DQOL)
Emiria Farahdina
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 2, No 7 (2013): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/jp3i.v2i7.10760
Quality of Life (QoL) merupakan konsep yang luas dan multidimensional berhubungan dengan kepuasan pribadi akan kehidupannya berdasarkan konteks system budaya, pengalaman hidup, dan nilai. Konsep ini digunakan untuk menjelaskan aspek kehidupan seseorang secara keseluruhan maupun status kesehatan berkaitan penyakit terntentu secara sepesifik , misalnya Diabetes Mellitus Tipe 2 (DM2). DM2 mempengaruhi penurunan kondisi kesehatan dan quality of life secara keseluruhan. Diabetes Quality of Life (DQoL) merupakan salah satu instrument pengukuran quality of life spesifik diabetes yang paling populer dan banyak direkomendasikan oleh peneliti sebelumnya untuk mengukur QoL penderita DM2. Namun, penggunaan skala ini perlu disesuaikan kembali sesuai dengan karakteristik sampel penelitian di Indonesia . Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas konstruk dari skala Diabetes Quality of Life yang telah disesuaikan dengan budaya Indonesia. Sampel dalam penelitian ini berjumlah I61 lansia di RS DR.H. Marzuki Mahdi, Bogor, yang diambil menggunakan teknik non-probability sampling dan dianalisis dengan teknik Comfirmatory Factor Analysis(CFA) dengan menggunakan software LISREL 8.7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum item-item dalam DQoL sudah mengukur konstruk yang didefinisikan (unidimensiona). Oleh karena itu skala DQoL penting dikembangakan dalam rangka penanganan DM2 dan peningkatan QoL penderita DM2 secara keseluruhan.
Studi Tentang Dampak Dari Multidimensionalitas Butir Soal Terhadap Estimasi True Skor Dengan Pendekatan Model Bifaktor
Nursakinah Oktaviana Sasmita
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 3, No 3 (2014): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/jp3i.v3i3.10732
Penelitian ini merupakan penelitian simulasi dimana yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah banyaknya faktor, item dan responden dengan replikasi 50 kali. Selanjutnya data hasil replikasi ini dianggap sebagai unidimensi dan bifaktor dan dihitung pengaruhnya dari selisih theta tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui banyaknya faktor, item dan responden yang ikut terukur berdampak pelanggaran asumsi unidimensi pada bifaktor. Serta mengetahui perbedaan bias pada data bifaktor yang dianggap sebagai unidimensi tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa data dengan model bifaktor dan dianalisis sebagai unidimensi maka hasilnya akan memperoleh theta yang tidak sebenarnya, karena perbedaan bias atau deviasi yang terjadi cukup tinggi. Disamping berdasarkan hasil perhitungan didapatkan R square sebesar 0.69%, bias responden yang dapat dijelaskan oleh bervariasinya faktor, item dan responden dengan taraf signifikansi 0.000.
Uji Validitas Konstruk terhadap Adaptasi dan Modifikasi Skala Dulla Dangerous Driving Index (DDDI)
Imanurul Aisha R
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol 5, No 2 (2016): JP3I
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/jp3i.v5i2.10793
The purpose of this study was to examine the construct validity of the scale of unsafe driving behavior adapted and modified from Dulla Dangerous Driving Index (DDDI) (2003). The scale of unsafe driving behavior consists of three dimensions, namely, negative emotions, aggressive driving, and risky driving. The subjects in this study as many as 255 people. The analytical method used is confirmatory factor analysis (CFA) using M-Plus program 7. Testing the validity of the scale in this study conducted with three models of analysis, analysis of per-dimensional, first-order and second order. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji validitas konstruk dari skala perilaku berkendara tidak aman yang diadaptasi dan dimodifikasi dari Dulla Dangerous Driving Index (DDDI) (2003). Skala perilaku berkendara tidak aman ini terdiri dari tiga dimensi yaitu, negative emotions, aggressive driving, dan risky driving. Subyek dalam penelitian ini sebanyak 255 orang. Metode analisis yang digunakan adalah confirmatory factor analysis (CFA) dengan menggunakan program M-Plus 7. Pengujian validitas skala pada penelitian ini dilakukan dengan tiga model analisis yaitu, analisis per-dimensi, first order, dan second order.