Studia Economica: Jurnal Ekonomi Islam
Aims and Scope Aims STUDIA ECONOMICA is a peer-reviewed journal that aims to advance islamic economies in emerging markets, namely economies in emerging countries and economies in emerging areas in developed countries. Scope The scope of STUDIA ECONOMICA are but strictly limited to: islamic economics; islamic banking and finance; islamic economic management; islamic economics law; management Zakat, Infaq, Shodaqoh, and Waqf; islamic entrepreneurship and business; islamic economics thought; islamic capital market
Articles
119 Documents
ANALISIS KOMPARASI KETEPATAN MODEL GROVER, SPRINGATE, DAN ZMIJEWSKI DALAM MEMPREDIKSI FINANCIAL DISTRESS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA
Thea Gemala Rahmina Kimin;
Anriza Witi Nasution
Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam STUDIA ECONOMICA: Jurnal Ekonomi Islam | Vol. VIII | No. 2 | 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (841.759 KB)
|
DOI: 10.30821/se.v8i2.13654
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa, mengukur dan mengetahui keakuratan model memprediksi kesulitan keuangan (financial distress) dengan menggunakan model Grover, Springate, dan Zmijewski pada Bank Umum Syariah. Sampel menggunakan 7 bank umum syariah di Indonesia dengan periode 2016-2020. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data kuantitatif dengan pendekatan studi deskriptif komparatif. Menggunakan uji hipotesis uji Kruskal Wallis dan uji akurasi dengan Error type. Hasil perhitungan prediksi financial distress menggunakan model Grover tingkat akurasi model Grover 100% dan error type 0%, menggunakan model Springate terdapat 7 bank yang diprediksi model Springate mengalami financial distress dengan tingkat akurasi model Springate 14% dan error type 86%, dan model Zmijewski pada tahun 2019 Bank Aladin diprediksi dengan model Zmijewski mengalami financial distress dengan tingkat akurasi model Zmijeski 97% dan error type 3%. Hasil uji hipotesis membuktikan bahwa terdapat perbedaan antara ketiga model dalam memprediksi financial distress.
PERSPEKTIF FIQH TAMKIN DALAM PERAN PEMBERDAYAAN EKONOMI OLEH KOPERASI MITRA DHUAFA KOTA LANGSA
Vita Vella Safriyanti;
Nanda Safarida;
M. Yahya
Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam STUDIA ECONOMICA: Jurnal Ekonomi Islam | Vol. VIII | No. 2 | 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (519.078 KB)
|
DOI: 10.30821/se.v8i2.13534
Kemiskinan merupakan masalah bagi setiap negara. Kemiskinan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melainkan setiap masyarakatnya. Salah satu usaha untuk menurunkan angka kemiskinan dilakukan melalui koperasi. Koperasi Mitra Dhuafa didirikan khusus untuk membantu anggota perempuan yang sudah berkeluarga agar dapat menjalankan usaha dan memperbaiki perekonomian dengan cara meminjmakan modal serta dapat pula memberikan pinjaman dalam bentuk bahan bangunan untuk yang ingin memperbaiki tempat tinggal. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis peranan Koperasi Mitra Dhuafa Kota Langsa dalam memberdayakan perekonomian anggotanya berdasarkan fiqh Tamkin dan untuk mengetahui kendala dan upaya Koperasi Mitra Dhuafa Kota Langsa dalam memberdayakan ekonomi anggotanya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode content analysis sebanyak 3 informan dari Kopeasi Mitra Dhuafa dan 6 informan dari anggota kelompok yang berasal dari Gampong Meutia, Daulat dan Matang Seulimeng, dikumpulkan data dan informasinya melalui kegiatan interview. Hasil penelitian diketahui bahwa Koperasi Mitra Dhuafa Kota Langsa memiliki peran dalam memberdayakan perekonomian anggotanya.Hal tersebut diketahui dari hasil wawancara dengan responden yang menyatakan bahwa dengan adanya koperasi mitra dhuafa perekonomian menjadi lebih baik, karena dapat menjalankan usaha dan memperoleh pendapatan. Sehingga berdasarkan perspektif tamkin (kekuatan atau berdaya) koperasi memiliki kekuatan memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi anggotanya untuk berusaha dan menghasilkan pendapatan yang dapat memperbaiki perekonomian. Sementara yang menjadi kendala adalah masih adanya kasus gagal bayar yang kemudian diupayakan melalui sistem tanggung renteng dimana bagi anggota dalam satu kelompok harus membantu membayar anggota lain yang gagal bayar.
ANALISIS PEMETAAN PROFIL BUDAYA ORGANISASI PADA PT BSI, TBK PASCA MERGER
Yoiz Shofwa Shafrani;
Ida Puspita Wahyuningtyas;
Siti Farida
Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam STUDIA ECONOMICA: Jurnal Ekonomi Islam | Vol. VIII | No. 2 | 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (587.374 KB)
|
DOI: 10.30821/se.v8i2.13844
Islamic banking is a part of the Islamic finance industry which is currently becoming a concern in Indonesia. On February 1, 2021, a merger policy was issued for Sharia banks under BUMN, namely Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, and BNI Syariah. The merger of the three banks will certainly cause problems in the company's performance which reflects the performance of existing employees. There is a close relationship between the effectiveness of a company and organizational culture. A company needs a positive organizational culture model to be able to achieve its goals. Companies resulting from the merger are certainly vulnerable to changes in organizational culture. Especially considering that organizational culture is a variable that is very dynamic and always evolving and changes are difficult to predict. Organizational culture is then the process of mapping the profile of organizational culture at PT. BSI, Tbk is important so that it can be used as one of the guidelines for determining company strategy. The results of this study indicate that there are differences in the current type of culture which is considered hierarchical and what is expected is an adhocracy culture, so companies can focus more on considering external factors and always focus on new things that will spur innovation.Keywords : OCAI, Organization culture, BSI
KONSEP MASHLAHAH MURSALAH PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM
Nursantri Yanti
Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam STUDIA ECONOMICA: Jurnal Ekonomi Islam | Vol. VIII | No. 2 | 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (567.215 KB)
|
DOI: 10.30821/se.v8i2.13832
Mashlahah mursalah adalah salah satu metode ijtihad yang menjawab perkembangan maupun inovasi transaksi masa kini, serta selaras dengan maksud tujuan syariat. Sepanjang sejarah hukum Islam, para ulama selalu menjadikan mashlahah sebagai prinsip utama dalam syariah. Pada dasarnya kemashlahatan hidup manusia merupakan tujuan diturunkannya syariat dan semua hukum yang didalamnya sehingga memberikan kebaikan dan kebahagiaan, serta menolak segala sesuatu yang merusaknya. Adapun tujuan syariat adalah memelihara agama, jiwa, akal, keturunan dan harta. Konsep mashlahah mursalah tidak hanya terbatas pada masalah ibadah, tetapi juga masalah muamalah. Dalam hal ini permasalahan yang akan diangkat dalam penelitian ini adalah konsep mashlahah mursalah dalam perspektif ekonomi islam. Karena mashlahah merupakan konsep terpenting dalam pembangunan ekonomi dan prinsip-prinsip mashlahah dalam bidang ekonomi dijadikan pedoman dalam rangka mencapai maqashid syariah.
KARAKTERISTIK DAN BENTUK KELEMBAGAAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH DI INDONESIA
Faisal Hamdani Harahap;
Zuhrina M. Nawawi
Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam STUDIA ECONOMICA: Jurnal Ekonomi Islam | Vol. VIII | No. 2 | 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (398.016 KB)
|
DOI: 10.30821/se.v8i2.13874
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan bentuk kelembagan LKMS (Keuangan Mikro Syariah). LKMS sebagai lembaga keuangan syariah yang memiliki peran dan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan literasi keuangan Islam. Perkembangan kelembagan LKMS dapat dianalisis berdasarkan pengembangan lembaga dan produk LKMS yang beroperasi di Indonesia yag memiliki berbagai jenis dan bentuk berdasarkan pemrakarsa pendirian LKMS dan segmentasi pasarnya. Pemrakarsa berdirinya LKMS dapat dibedakan menjadi dua, yaitu, non pemerintah (swasta) dan pemerintah. LKMS yang didirikan oleh sektor swasta adalah koperasi, bank, LKMS berbasis adat, dan LKM berbasis lembaga pendidikan. Sementara itu, LKMS yang didirikan oleh pemerintah dapat dibagi menjadi LKM yang didirikan oleh Pemerintah Pusat, BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dan Pemerintah Daerah. Dalam istilah kontrak dan produk, dinamika produk dalam kegiatan LKMS terlihat sangat tinggi dan lebih bervariasi. Misalnya, penyaluran dana digunakan di hampir semua lembaga keuangan syariah, namun masing-masing lembaga memiliki karakteristik tersendiri dalam memilih produk dan kontrak pendanaan. Secara umum, produk pinjaman dana yang saat ini digunakan baik oleh lembaga keuangan internasional maupun nasional industri menggunakan dua dasar kontrak, yaitu bagi hasil dan kontrak jual beli.Keywords: Karakteristik, Lembaga Keuangan Mikro Syariah.
MEKANISME KERJASAMA PERTANIAN (AKAD MUZARA’AH) ANTARA PEMILIK LAHAN DAN PENGGARAP DI DESA BENUA RATU KEC. LUAS, KAB. KAUR, BENGKULU
Uswatun Hasanah;
Zuyana Eka Prakarsa;
Dea Roma Dania
Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam STUDIA ECONOMICA: Jurnal Ekonomi Islam | Vol. VIII | No. 2 | 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (833.941 KB)
|
DOI: 10.30821/se.v8i2.13999
Pertanian merupakan salah satu sektor yang mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi di Indonesia. Namun pada kenyataanya, tidak semua masyarakat Indonesia khususnya di Desa Benua Ratu, Kecamatan Luas, Kabupaten Kaur, Bengkulu memiliki atau mampu mengelola lahan pertanian. Salah satu solusi yang dapat ditempuh adalah kerjasama pertanian (akad muzara’ah) antara pemilik lahan dan penggarap dengan perjanjian bagi hasil. Penelitian bertujuan untuk mengetahui mekanisme bagi hasil pertanian (akad muzara’ah) yang terjadi di Desa Benua Ratu ditinjau dari perspektif ekonomi Islam. Adapun metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian berupa penelitian lapangan (field research) dan pendekatan penelitian menggunakan studi kasus yang dijelaskan dalam bentuk deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini berjumlah 5 orang, terdiri dari 3 orang pemilik lahan dan 2 orang penggarap. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan teknik analisis menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa mekanisme kerja sama pertanian (akad muzara’ah) di Desa Benua Ratu Kecamatan Luas Kabupaten Kaur Bengkulu telah memenuhi rukun akad muzara’ah yaitu adanya ijab dan kabul yang dilakukan secara lisan antara pemilik lahan dan penggarap. Adapun hal-hal yang berkaitan dengan syarat pelaksanaan akad akad muzara’ah diperoleh bahwa syarat yang berkaitan dengan tanaman, syarat yang berkaitan dengan tanah dan syarat yang berkaitan dengan alat-alat muzara’ah telah sesuai dengan mekanisme kerjasama pertanian dalam perspektif ekonomi syariah. Namun syarat yang berkaitan dengan bagi hasil dan waktu, masih ditemukan beberapa mekanisme kerjasama yang bertentangan dengan konsep akad muzara’ah yaitu adanya tindak kecurangan dalam bagi hasil dan kurangnya kepastian yang berkaitan dengan waktu berakhirnya akad.
KORELASI JUMLAH UANG BEREDAR DAN KURS RUPIAH TERHADAP INFLASI DI INDONESIA
Yasirwan, Yasirwan
Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam STUDIA ECONOMICA: Jurnal Ekonomi Islam | Vol. 9 | No. 1 | 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/se.v0i1.14894
Pada negara-negara berkembang salah satu parameter yang penting dalam perekonomian ialah tingkat inflasi. Laju pergeseran tingkat inflasi selalu diusahakan stabil dan mengalami penurunan dari periode sebelumnya sehingga menjadi rendah. Secara umum laju tingkat inflasi yang tidak stabil disertai terus meningkat tinggi akan menjadi kecenderungan melonjaknya tingkat harga barang serta jasa sehingga akan berdampak pada pendapatan nasional yang merasakan penyusutan disebabkan kapasitas beli di masyarakat yang berkurang. Pada artikel ilmiah ini pendekatan yang digunakan ialah kuantitatif dengan tekhnik yang dilakukan dalam pengutipan sampel ialah melalui tekhnik purposive sampling. Pengkajian ini menggunakan data jenis sekunder yang bersumber pada statistik ekonomi dan keuangan dari Bank Indonesia kemudian metode pengolahan serta analisis data yang dipakai ialah regresi linear berganda. Adapun tujuan dari artikel ilmiah ini ialah menganalisis korelasi antara banyaknya uang yang mengalamai peredaran serta kurs rupiah berdasarkan dollar terhadap inflation diIndonesia runtun waktu Januari 2021 hingga September 2022. Hasil analisis yang diperoleh pada artikel ilmiah ini ialah secara simultan banyaknya uang yang mengalami peredaran serta kurs rupiah memiliki korelasi yang signifikan terhadap inflation. Secara partial banyaknya uang yang mengalamai peredaran berkorelasi positif serta signifikan terhadap inflation begitu juga dengan kurs rupiah berkorelasi positif serta signifikan terhadap inflation
MILINEAL GENERATION INTENTION IN INVESTING SHARIA-BASED MUTUAL FUNDS DIGITAL
Permatasari, Ayu;
Hermawan Adinugraha, Hendri
Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam STUDIA ECONOMICA: Jurnal Ekonomi Islam | Vol. 9 | No. 1 | 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/se.v0i1.15018
The purpose of this study is to describe the intention of the millennial generation to invest in digital-based Islamic mutual funds. This study uses a type of descriptive-analytical research. The findings in this study are that investors in the capital market have experienced a significant increase, and this increase is dominated by the millennial generation who are under 30 years old. One of the investment instruments that is widely used by the millennial generation is sharia mutual funds. Various factors influence the intention of the millennial generation to invest in digital-based sharia mutual funds, including 1) Financial Literacy where the millennial generation is now more sensitive to financial literacy, this is due to technological developments from year to year that are so fast, 2) Personal Interest from the millennial generation who want to invest in digital-based sharia mutual funds 3) Technological developments allow everyone to obtain and access various kinds of information about investments. For this reason, current technological advances have created the desire or intention of the millennial generation to invest in Islamic mutual funds using digital platforms.
PERAN ZAKAT PRODUKTIF TERHADAP PENINGKATAN LABA USAHA MUSTAHIQ
Muksal, Muksal;
Ayumiati, Ayumiati;
Rahmatika, Ulia
Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam STUDIA ECONOMICA: Jurnal Ekonomi Islam | Vol. 9 | No. 1 | 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/se.v0i1.15055
Banda Aceh is a location with a predominantly Muslim population, as shown by the total Muslim population of 242,221 in 2020. Considering the population, this indicates that the possibility for zakat payments in Banda Aceh is substantial. The potential for the use of zakat in the city of Banda Aceh, particularly in an endeavor to enhance welfare, is enormous. The function of zakat is not limited to alleviating poverty, but also to overcoming other societal issues. This research seeks to investigate the impact of productive zakat on operational revenue mustahiq at Baitul Mal, Banda Aceh City. This study employs a quantitative methodology for correlation research. The total population of mustahiq is 280, while the sample size is 74. Questionnaire data gathering strategies. Analysis of data using SPSS Version 26. Based on the research results it is known that the productive zakat variable has a very strong effect on mustahiq operating profit at Baitul Mal Kota Banda Aceh, where the correlation value obtained is 0.811 belonging to the very strong category, and strengthened by the t test results showing the t-value count = 11.761 > t-table = 1.666 meaning that productive zakat affects the operating profit of mustahiq at Baitul Maal City of Banda Aceh, amounting to 65.8%.
DAMPAK RIBA DALAM PEREKONOMIAN PETANI (STUDI KASUS DESA PASAR VIII NAMO TERASI KABUPATEN LANGKAT)
Sari, Intan;
Tarigan, Emi Yani
Studia Economica : Jurnal Ekonomi Islam STUDIA ECONOMICA: Jurnal Ekonomi Islam | Vol. 9 | No. 1 | 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/se.v0i1.13830
Penulisan artikel ini memiliki tujuan untuk melihat dampak bunga yang dibebankan dalam aktivitas pinjam meminjam terhadap tingkat perekonomian masyarakat. Dimana sekarang banyak sekali praktik pinjam meminjam dalam hal modal pertanian. Para petani terkadang meminjam uang kepada pemborong untuk dibuat menjadi modal dalam pengolahan usaha pertaniannya, ketika nanti petani sudah masuk masa panen maka petani tersebut tidak boleh menjual hasil panennya kepada pemborong lain karena ini sudah menjadi kesepakatan antara pemborong dan petani sebelumnya. Adapun beberapa dampak yang kerap kita rasakan antara lain: (1) Riba dapat menyebabkan permusuhan antara saudara serta dapat menghilangkan semangat saling membantu/tolong menolong antara sesama manusia; (2) menjadikan pelakunya mempunyai sifat malas serta tidak produktif. Aktivitas membungakan uang, akan memberikan penghasilan yang besar kepada pelakunya dari waktu kewaktu, bahkan keuntungan yang diperoleh dari membungakan uang tersebut terbilang sangat besar sehingga banyak orang memilih pekerjaan tersebut karena resiko kerugian yang sedikit bahkan cenderung tidak ada; (3) riba bisa dikatakan sebagai sebuah bentuk perampasan (kolonialisme) atau bentuk menjajah sesamanya sendir; (4) menjadikan kreditur mempunyai wewenang yang mendorong nya untuk melakukan hal apapun kepada si peminjam apabila si peminjam tidak melakukan pembayaran sesuai dengan apa yang sudah disepakati