cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Politeknik Negeri Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : 14116863     EISSN : 25407678     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Mesin(d/h MANDEGANI) diterbitkan sejak 1997, dengan frekuensi 3 kali setahun. Misi : media komunikasi bagi dosen, praktisi, dan ilmuwan tentang karya ilmiah (scientific article) hasil-hasil penelitian, survei, studi kasus dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan teknik mesin, meliputi topik/tema seperti perancangan mesin, instalasi, perawatan & perbaikan mesin, bahan konstruksi & komponen mesin, teknik pengerjaan logam, pembuatan komponen mesi n, pengujian bahan dan komponen mesin, teknik pengukuran & kontrol kualitas proses/produk industri manufaktur, manajemen & teknik produksi industri manufaktur, pembentukan dan pengembangan desain produk, aplikasi komputer dalam sistem kendali & operasi mesin, mesin-mesin kalor & fluida, sistem pembangkitan energi, mesin pendingin & pengkondisian udara, pembangkitan energi alternatif & terbarukan.
Arjuna Subject : -
Articles 478 Documents
Numerical Modelling of NACA 0015 Airfoil Under Erosion Condition Billad, Rayhan Fariansyah; Julian, James; Wahyuni, Fitri; Iskandar, Waridho
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i2.4992

Abstract

Airfoils that experience erosion with varying Reynolds numbers were studied using numerical methods to determine the effect on the performance of the NACA 0015 airfoil. A Computational Fluid Dynamics (CFD) approach has been used to this research. Reynolds Averaged Navier-Stokes (RANS) was used as the governing equation used in this research. The turbulence model used in this research was k-epsilon model. The Reynolds numbers used are 1.6 × 10⁶, 2 × 10⁶, and 2.5 × 10⁶. This research proves that erosion can reduce the Cl value and increase the Cd value on the NACA 0015 airfoil. Increasing the Reynolds number can also reduce the average Cl value and increase the average Cd value. The decrease in the average value of Cl is 6.561%, 9.392%, and 9.803%, respectively, at Reynolds numbers 1.6 × 10⁶, 2 × 10⁶, and 2.5 × 10⁶. Then, the average Cd value increase is 1.120%, 1.301%, and 1.396%, respectively, at Reynolds numbers 1.6 × 10⁶, 2 × 10⁶, and 2.5 × 10⁶. The contour visualization shows that the airfoil erosion has a pressure contour that increases in the upper chamber and decreases in the lower chamber. This phenomenon also occurs as the Reynolds number increases so that it can reduce the lifting force of the NACA 0015 airfoil. The flow velocity and streamlined contours also show greater circulating flow on the erosion airfoil, which can accelerate the 1 ° AoA stall on the erosion airfoil. The circulating flow also becomes larger as the Reynolds number of the airfoil increases.
Pengaruh Variasi High Density Polyethylene (HDPE) dan Rumput Teki (Cyperus Rotundus L) Terhadap Radiasi Matahari Pada Genteng Komposit Polimer Hamzah, Muhammad Fakhri; Fahrudin, Fahrudin Fahrudin; Wahyuni, Fitri
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i2.5364

Abstract

Penggunaan plastik yang tinggi dan minimnya pengolahan sampah plastik menyebabkan timbulan sampah plastik di Indonesia yang tinggi. Salah satu solusi untuk mengendalikan timbulan sampah plastik yaitu dengan mengurangi pembuangan serta memaksimalkan penggunaan. upaya untuk memaksimalkan penggunaan plastik yaitu dengan mendaur ulang sampah plastik menjadi genteng komposit polimer. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variasi komposisi High Density Polyethylene (HDPE) dan rumput teki (Cyperus Rotundus L) dengan perlakuan alkali terhadap nilai perpindahan panas radiasi pada genteng komposit. Sebelum dikeringkan dan dipotong menjadi serat-serat pendek, rumput teki direndam dalam larutan NaOH 5% selama empat jam. Serat-serat tersebut kemudian dilapisi dengan matriks HDPE untuk membuat empat jenis komposit yang berbeda dengan komposisi berat serat rumput teki masing-masing 0%, 10%, 15%, dan 20%. Pengujian termal dilakukan dengan menggunakan pengujian paparan radiasi matahari langsung. Hasil pengujian paparan radiasi matahari menunjukan temperatur permukaan atas dan bawah genteng komposit tertinggi terdapat pada komposisi serat 0% sebesar 47,4oC, 42,8oC dan yang terendah pada komposisi serat 20% sebesar 46,6oC, 41,6oC dari pengamatan paparan radiasi matahari terdapat temperatur paling tinggi pada jam 11:00 WIB. Penelitian menunjukan semakin bertambahnya komposisi serat rumput teki maka panas yang dihasilkan pada genteng komposit semakin rendah.
Front Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 2 Agustus 2024 Mesin, Jurnal Rekayasa
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i2.5909

Abstract

Perancangan Sistem Ekstruder untuk 3D Printer Cokelat Pambudi, Abim Adhanis; Bekti Wibowo, Setyawan; Setiawan, Widia; Danny, stephanus
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i2.5099

Abstract

The chocolate 3D printer is one such development, designed to assist humans in creating objects using chocolate as the base material. Chocolate 3D printers can produce a wide range of creative objects according to user preferences. This research project began with the design of the extruder components to be used in the chocolate extrusion process of the 3D printer. The components utilized in this design include the barrel and nozzle, Nema 17 stepper motor, 150 W 24 V silicon heater, single screw, hopper, and bracket. The design process was tailored to meet the specific requirements and objectives of this research. Experimentation will be conducted on the extruder by introducing variations in its printing speed. The research results indicate that the extruder can perform the extrusion process effectively using the mentioned components. At a temperature of 40 degrees Celsius and a print speed of 100 mm/s, the chocolate melt consistently flows out.
Analisis Tegangan pada Cangkang Helm Keamanan dengan Variasi Jenis Bahan Firmansyah, Hendrix Noviyanto; Roizzy, Fakhrudin Ahmad; Widodo, Rahmat Doni; Kriswanto, Kriswanto; Safriana, Eni
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i2.5537

Abstract

Cangkang helm adalah bagian dari safety helmet yang berfungsi sebagai pelindung utama. Banyak model safety helmet yang terjual dilapangan masih menggunakan bahan polimer sebagai bahan utama, dan masih jarang menggunakan material komposit sebagai bahan pembuatnya. Sehingga pada penelitian ini akan dilakukan kajian jenis material apakah yang sesuai untuk digunakan pada safety helmet selain polimer. Material yang digunakan pada penelitian ini adalah komposit epoksi/rami, komposit epoksi/goni, komposit e-glass fibre/epoksi, dan polimer polypropylene. Pemodelan safety helmet dilakukan menggunakan perangkat lunak Solidworks 2022, sedangkan untuk analisis tegangan dilakukan pada model menggunakan perangkat lunak Ansys 18.1. Tujuan pada penelitian ini adalah menemukan bahan pembuat safety helmet yang terbaik dengan dasar pada margin of safety (MS). Tujuan tersebut merupakan salah satu kebaharuan pada penelitian ini selain desain cangkang safety helmet baru yang beda dari yang di pasaran. Kondisi batas yang menjadi beban muatan model adalah gaya vertikal dari atas permukaan benda searah sumbu ”“y sebesar 7500 N yang dilakukan pada kondisi diam atau statis. Hasil analisis   menunjukkan bahwa model cangkang safety helmet yang memiliki MS tertinggi adalah model yang menggunakan material komposit e-glass fibre/epoksi yaitu sebesar 7, 104. Sedangkan model dengan material epoxy/goni menempati urutan yang ke-2 dengan nilai MS 6,457 kemudian model dengan material polypropylene dengan MS 4,98 dan epoxy /rami dengan MS 3,02. Hasil analisis besarnya massa menunjukkan model helm dengan material dari polypropylene memiliki massa yang paling ringan dengan massa sebesar 0,294 kg, kemudian Epoxy/rami dengan massa sebesar 0,405 kg, Epoxy/goni dengan massa sebesar 0,521dan e-glass fiber/epoxy dengan massa sebear 0,586 kg. Meskipun material e-glass fiber/epoxy memiliki massa yang paling besar, namun nilai MS yang dihasilkan merupakan yang paling tinggi, sehingga dapat direkomendasikan sebagai bahan alternatif untuk membuat safety helmet.
Rancang Bangun Autofeeder O-Ring Berbasis Electropneumatic Guna Menurunkan Cycle Time Penyuplaian O-Ring Pada Proses Nut Push Press Line Wiper Assy Tristijanto, Hery; Nugroho, Wahyu Isti; Farhan, Muchamad; Yanuar, Padang
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i3.4967

Abstract

Permasalahan yang ditemukan pada sub line wiper assy yaitu pada proses nut push press terdapat komponen tambahan berupa o-ring, setiap proses nut push press membutuhkan 4 buah o-ring. Kapasitas batang suplai o-ring yang terbatas mengakibatkan perlu adanya pengisian secara berulang pada batang suplai o-ring, pengisian o-ring ini dilakukan oleh operator feeder secara manual. Dampak dari masalah tersebut yaitu waktu penyuplaian o-ring kurang efektif, berdasarkan permasalahan yang ada maka dibutuhkan alat yang digunakan untuk menyuplai o-ring secara cepat. Tujuan penelitian ini yaitu mengurangi waktu proses penyuplaian o-ring dengan membuat rancang bangun autofeeder part o-ring dengan sistem penggerak pneumatik. Metode penelitian meliputi identifikasi masalah, studi pustaka, perancangan, pembuatan dengan pemilihan komponen dan pengerjaan alat, serta pengujian. Hasil dari autofeeder part o-ring yakni mempermudah dan mempercepat proses penyuplaian o-ring. Menurunkan cycle time penyuplaian o-ring dari 83,9 detik menjadi 38,6 detik atau berkurang 53,9% dan waktu proses pengisian o-ring dapat dikurangi dari 31,8 detik menjadi 17,7 detik
Analisis Performa pada Sepeda Motor Listrik Menggunakan Motor BLDC 500 W Mahendra, Sena; Fatra, Fahmy; Tamamudin, Mukhammad
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i3.5249

Abstract

Dalam transportasi yang sedang marak saat ini, sepeda motor listrik memiliki beberapa keunggulan, seperti tidak menggunakan bahan bakar minyak dan tidak menimbulkan polusi sama sekali. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa performa rancang bangun sepeda motor listrik MOLIVET yang menggunakan motor BLDC 500 W. Untuk pengujian yang dilakukan meliputi uji torsi, daya, tegangan, kecepatan dan kuat arus. Hasil dari penelitian ini untuk uji torsi tanpa beban sebesar 4,10 N.m dan pada saat dengan beban 90 kg torsi menjadi turun sebesar 3,51 N.m. Untuk hasil uji daya tanpa beban sebesar 0,39 Hp dan pada saat menggunakan beban 90 kg daya turn menjadi 0,29 Hp. Untuk tegangan pada baterai saat tanpa beban sebesar 49,07 V dan pada saat menggunakan beban sebesar 48,16 V. Untuk kecepatan rata-rata pada saat tanpa beban sebesar 31,97 KPH dan pada saat menggunakan beban 90 kg sebesar 26,89 KPH  Kata kunci: Motor Listrik BLDC ; Performa ; Torsi ; Daya
Analisis Sifat Fisik dan Mekanik terhadap Hasil Lelehan Sampah Plastik Kemasan sebagai Pengganti Bata Beton Raharja, Ahmad Syakir; Ruardhian, Mahir; Yusuf, Muhammad; Sihaloho, Nadia Fransiska; Salsabila, Zahra; Muliastri, Destri
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i3.5815

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan produksi sampah tertinggi kelima di dunia setelah Negara Brasil. Sampah yang tidak dapat dikelola dengan baik yaitu sampah plastik kemasan dengan jumlah sebesar 16% dari total timbulan sampah nasional. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan yaitu dengan mendaur ulang sampah plastik menjadi Bata Beton. Bata Beton berbahan dasar plastik dapat dimanfaatkan sebagai kebutuhan lahan parkir dan konstruksi untuk pejalan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Kekuatan Fisik dan Mekanik dari Bata Beton berbahan dasar plastik serta mengetahui kualitas bata beton berbahan dasar plastik yang dihasilkan. Metode pelelehan yang paling efektif digunakan yaitu menggunakan Pelelehan dengan kompor dua tungku. Jenis sampah yang digunakan yaitu PE (polyethylene) & PP (polypropylene) dengan variasi suhu 200 °C dan 220 °C. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu Uji Ketahanan Air, Ketahanan Termal, Uji Tekan, Uji Bending, dan Uji Impak. Hasil pengujian untuk penyerapan air diperoleh daya penyerapan air paling baik yaitu sampel jenis PE (Polyethylene) pada suhu 200 °C dengan nilai penyerapan air sebesar 1,88%. Pada hasil pengujian termal yang stabil terdapat pada sampel jenis PP (polypropylene) 200 °C dan Mix 220 °C dengan nilai termal berturut-turut 336 °C ”“ 356 °C dan 339,7 °C ”“ 359,2 °C. Hasil pengujian tekan yang paling baik pada, sampel jenis PP (polypropylene) 200 °C sebesar 17,67 Mpa. Hasil pengujian bending, kekuatan bending yang paling tinggi diperoleh sebesar 24,663 MPa pada spesimen PP (polypropylene) 200 °C. Sedangkan pada hasil pengujian impak, kekuatan impak yang paling tinggi diperoleh sebesar 2,04 MPa pada spesimen PP (polypropylene) 220 °C.
Perancangan Alat Reference Point Portable (REPOBLE) untuk Optimalisasi dan Akurasi Pengukuran Level BBM pada Mobil Tangki (Studi Kasus di Pertamina Maos, Cilacap) Anggoma, Faries Fardian; Nurwidiana, Nurwidiana
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i3.5846

Abstract

Pengukuran level bahan bakar minyak (BBM) dalam mobil tangki adalah aspek krusial dalam proses distribusi BBM. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan akurasi dalam pengukuran level bahan bakar minyak (BBM) pada mobil tangki di Pertamina Maos. Perbedaan hasil pengukuran BBM pada Pertamina dan SPBU menyebabkan kesalahan dalam klaim biaya dan menurunkan tingkat kepuasan pelanggan. Sebagai solusinya, dirancanglah alat ukur portable yang dinamai REPOBLE, yang didesain untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi pengukuran BBM. Metode perancangan yang digunakan adalah pendekatan sistematis Pahl dan Beitz dan Design for Manufacture (DFM), yang mencakup analisis kebutuhan, konsep desain, pengembangan produk, dan pengujian prototipe. Hasil pengujian menunjukkan bahwa REPOBLE mampu mengurangi waktu rata-rata pengukuran dari 56,7 detik menjadi 28,3 detik, selisih dalam persen kenaikan waktu pengukuran adalah 50,09%. Akurasi pengukuran level BBM berkurang dari rata-rata 2,05mm menjadi rata-rata 0,675mm, selisih akurasi pengukuran dalam persen adalah 67,07%. Alat ini juga berkontribusi positif terhadap peningkatan kepuasan pelanggan, dengan hasil survei menunjukkan nilai rata-rata Key Performance Indicator (KPI) sebesar 4,12. Oleh karena itu, penelitian ini berhasil menunjukkan bahwa REPOBLE efektif dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pengukuran BBM, serta berpotensi mengurangi biaya klaim dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Analisis Material Komposit dengan Penguat Serat Alam dan Limbah Plastik Menggunakan Alat Uji Lendutan Batang Fauzi, Adi Rizki; Ariandha, Verony; Alamsyah, Muhammad Surya Bakti; Fauzi, Ryan Achmad; Alisyifa, Hidayah Danu; Choliq, Abdul
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i3.5926

Abstract

Dalam industri modern, material komposit semakin populer karena kemampuannya menggabungkan sifat-sifat unggul dari bahan penyusunnya. Namun, pemanfaatan material komposit berbasis serat alam dan limbah plastik masih menghadapi tantangan signifikan terkait sifat mekanis dan kelestarian lingkungan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana mengoptimalkan material komposit pada serat dan limbah plastik dengan penguat resin epoxy dan hardener untuk aplikasi struktural yang membutuhkan ketahanan terhadap beban lentur. Sedangkan pada material komposit yang kami buat saat ini memiliki dimensi dan ketebalan yang berbeda dan juga kandungan serat yang berbeda beserta pengaplikasian yang berbeda dari penelitian yang sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja dan mengevaluasi karakteristik mekanis, khususnya kekuatan lentur dan modulus elastisitas pada material komposit yang diperkuat serat alam dan limbah plastik menggunakan alat uji lendutan batang. Metode yang digunakan pada penelitian ini meliputi persiapan sample bahan, pencetakan material komposit, pengeringan material komposit, pengujian material komposit, dan analisis data pada hasil uji coba kekuatan lentur material komposit. Nilai lendutan material komposit menunjukkan angka modulus elastisitas tertinggi pada serat plastik dengan nilai 9,57 GPa dan nilai modulus elastisitas terendah pada serat bambu dengan nilai 0,78 GPa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa serat yang menghasilkan lendutan paling rendah yaitu serat bambu, diantara tiga serat nantinya akan digunakan sebagai inovasi keterbaruan.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Volume 20, Nomor 3, Desember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Volume 20, Nomor 2, Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023 Vol 18, No 2 (2023): Volume 18, Nomor 2, Agustus 2023 Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023 Vol 17, No 3 (2022): Volume 17, Nomor 3, Desember 2022 Vol 17, No 2 (2022): Volume 17, Nomor 2, Agustus 2022 Vol 17, No 1 (2022): Volume 17, Nomor 1, April 2022 Vol 16, No 3 (2021): Volume 16, Nomor 3, Desember 2021 Vol 16, No 2 (2021): Volume 16, Nomor 2, Agustus 2021 Vol 16, No 1 (2021): Volume 16, Nomor 1, April 2021 Vol 15, No 3 (2020): Volume 15, Nomor 3, Desember 2020 Vol 15, No 2 (2020): Volume 15, Nomor 2, Agustus 2020 Vol 15, No 1 (2020): Volume 15, Nomor 1, April 2020 Vol 14, No 3 (2019): Volume 14, Nomor 3, Desember 2019 Vol 14, No 2 (2019): Volume 14, Nomor 2, Agustus 2019 Vol 14, No 1 (2019): Volume 14, Nomor 1, April 2019 Vol 13, No 3 (2018): Volume 13, Nomor 3, Desember 2018 Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018 Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Nomor 1, April 2018 Vol 12, No 3 (2017): Volume 12, Nomor 3, Desember 2017 Vol 12, No 2 (2017): Volume 12, Nomor 2, Agustus 2017 Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017 Vol 12, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 11, No 3 (2016): Volume 11, Nomor 3, Desember 2016 Vol 11, No 2 (2016): Volume 11, Nomor 2, Agustus 2016 Vol 11, No 1 (2016): Volume 11, Nomor 1, April 2016 Vol 10, No 3 (2015): Volume 10, Nomor 3, Desember 2015 Vol 10, No 2 (2015): Volume 10, Nomor 2, Agustus 2015 Vol 10, No 1 (2015): Volume 10, Nomor 1, April 2015 Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 3 (2014): Volume 9, Nomor 3, Desember 2014 Vol 9, No 2 (2014): Volume 9, Nomor 2, Agustus 2014 Vol 9, No 1 (2014): Volume 9, Nomor 1, April 2014 Vol 8, No 2 (2013): Volume 8, Nomor 2, Agustus 2013 Vol 8, No 1 (2013): Volume 8, Nomor 1, April 2013 Vol 7, No 3 (2012): Volume 7, Nomor 3, Desember 2012 More Issue