cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Politeknik Negeri Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : 14116863     EISSN : 25407678     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Mesin(d/h MANDEGANI) diterbitkan sejak 1997, dengan frekuensi 3 kali setahun. Misi : media komunikasi bagi dosen, praktisi, dan ilmuwan tentang karya ilmiah (scientific article) hasil-hasil penelitian, survei, studi kasus dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan teknik mesin, meliputi topik/tema seperti perancangan mesin, instalasi, perawatan & perbaikan mesin, bahan konstruksi & komponen mesin, teknik pengerjaan logam, pembuatan komponen mesi n, pengujian bahan dan komponen mesin, teknik pengukuran & kontrol kualitas proses/produk industri manufaktur, manajemen & teknik produksi industri manufaktur, pembentukan dan pengembangan desain produk, aplikasi komputer dalam sistem kendali & operasi mesin, mesin-mesin kalor & fluida, sistem pembangkitan energi, mesin pendingin & pengkondisian udara, pembangkitan energi alternatif & terbarukan.
Arjuna Subject : -
Articles 478 Documents
Rancang Bangun Alat Uji Dorsifleksi Telapak Kaki Prostesis Berdasarkan Standar ISO 10328 Khafidh, Muhammad; Pratama, Wahyudi; Nurudin, Tri; Suryawan, Donny; Kistriyani, Lilis; Aminah, Siti; Ismail, Rifky
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.5127

Abstract

Kaki prostesis merupakan salah satu solusi bagi penderita amputasi kaki. Salah satu bagian kaki prostesis yang penting adalah telapak kaki prostesis yang biasanya terbuat dari elastomer. Saat ini produk telapak kaki prostesis di Indonesia masih didominasi oleh produk impor. Meskipun demikian, produk telapak kaki prostesis juga sudah diproduksi oleh UMKM lokal. Standar pengujian performa telapak kaki prostesis diatur dalam standar ISO 10328. Dalam standar ISO 10328, beberapa pengujian perlu dilakukan untuk mengetahui performa telapak kaki prostesis, salah satunya adalah uji dorsifleksi. Saat ini masih jarang ditemukan alat yang fokus pada pengujian performa produk telapak kaki prostesis. Penelitian ini fokus pada rancang bangun alat uji dorsifleksi untuk telapak kaki prostesis berdasarkan standar ISO 10328. Perancangan alat menggunakan metode morfologi untuk mendapatkan desain terbaik. Hasil perancangan menunjukkan bahwa alat uji dorsifleksi diproduksi dengan mengikuti prosedur ISO 10328 seperti lokasi pembebanan, besar beban, dan kecepatan penekanan. Telapak kaki produk lokal jenis Single Axis Cushion Heel (SACH) digunakan untuk mengetahui performa dari alat uji dorsifleksi yang diproduksi. Pengujian dilakukan dengan tiga kali pengulangan untuk memastikan keberulangan hasil. Sudut dorsifleksi dari spesimen telapak kaki lokal adalah 33,46 °.
Desain Sistem Kontrol Mesin Presser Briket Limbah Bambu-Serbuk Kayu dengan Menggunakan PLC Mitsubishi FX 1N-60 MR-D Subekti, Mokhamad Is; Rachmanu, Fatkur; Widodo, Widodo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.5083

Abstract

Briket dari biomasa bambu mempunyai nilai kalor paling tinggi dibanding dengan biomasa yang lain.Selain darimaterialnya kualitas dan kapasitas hasilnya juga ditentukan dari mesin yang digunakan untuk membuat briket,mesinyang mempunyai kuat tekan tinggi akan menghasilkan produk briket lebih padat, densitas bertambah danmengecilnya porositas yang pada akhirnya meningkatkan nilai kalori[1,6]. Dari beberapa mesin press briket yangada masih dapat ditingkatkan baik tekanan maupun kinerjanya. Pada penelitian ini bertujuan untuk mendesain sistemkontrol mesin press briket yang telah dimodifikasi sistem hidroliknya dengan sistem kontrol (dual mode)menggunakan PLC Mitsubishi FX 1 N -60 MR-D sehingga kualitas maupun kapasitas dapat bertambah. Metodeyang digunakan adalah Research and Development dari mesin briket sebelumnya dengan perbaikan pada sisimekanikal-hidrolik maupun kontrolnya. Didapat dari pengujian tegangan output terminal % error maksimumsebesar 1,34% , % error arus maksimum 1,875% juga pada terminal yang sama terminal Y24, % error teganganterkecil Y27 = 1,02% dan % arus terkecil Y26 = 0,625% . Data pengujian gerakan sekuensial menunjukan kesamaandengan desain. Jadi secara keseluruhan modifikasi sudah sesuai dengan kriteria desain.
Analisis Penerapan Quality Function Deployment (QFD) sebagai Metode Pengembangan Produk Mesin Perajang Apel untuk Keripik Buah Kurniawan, Yuda Junaedi; Muzaki, Mochamad; Sari, Nurlia Pramita; Firmansyah, Hilmi Iman; Takwim, R.N. Akhsanu
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i1.4670

Abstract

Perajangan merupakan proses paling penting dalam menentukan kualitas produk keripik buah apel yang akan dihasilkan. Sejalan dengan hal tersebut, hasil rajangan sangat bergantung pada kondisi alat perajang maupun keahlian dari penggunanya. Para produsen keripik buah apel di Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu masih menggunakan alat perajang manual yang mempunyai beberapa kekurangan. Sehingga perlu adanya pengembangan untuk menghasilkan performa mesin perajang yang sesuai dengan kebutuhan produsen tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan mesin perajang buah apel sesuai dengan Voice of Customer (VoC) atau kebutuhan dan keinginan produsen keripik buah apel. Metode pengembangan yang digunakan adalah Quality Function Deployment (QFD) dengan alat bantu representatif   berupa matriks House of Quality (HoQ). Di dalam HoQ, customer berharap mesin yang dikembangkan dapat menghasilkan tebal rajangan sesuai standar (3-5 mm) serta memiliki kemampuan yang lebih baik dari alat yang sudah ada disana. Dari hasil concept screening, terpilih konsep dengan kombinasi putaran rpm diatur menggunakan dimmer, ketebalan rajangan diatur dengan baut tekan, tuas pengarah menggunakan pegas tarik dan model mesin tipe horizontal. Mesin ini dirancang mempunyai dimensi minimalis yaitu sebesar 616 x 430 x 430 mm serta dengan komponen yang sederhana sesuai customer requirements pada HoQ. Kapasitas dari mesin ini sebesar 80 kg/jam dengan konsumsi daya listrik sebanyak 150 watt.
Karakteristik Briket Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Kepok Perekat Tepung Tapioka Marali, Aryati Muhaymin; Arwin, Arwin; Dwimas, Herdian; Yusrina, Yasmin Zulfati
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.5089

Abstract

Kota Balikpapan memiliki hasil limbah.produksi pangan, salah satunya yaitu limbah berbahan dasar pisang. Dimana limbah ini masih belum dimanfaatkan dengan baik dan benar. Limbah kulit pisang yang dihasilkan salah satunya yaitu kulit pisang kepok. Kulit pisang tergolong sebagai limbah biomassa, dimana biomassa memiliki kandungan yang dapat dikonversi menjadi sebuah bahan bakar alternatif. Biomassa merupakan bahan dasar bahan bakar terbarukan yaitu dimanfaatkan menjadi sebuah briket. Pembuatan briket dilakukan dengan cara sederhana yaitu dengan cara melakukan penjemuran limbah kulit pisang kepok yang telah dipilih kualitasnya dibawah sinar matahari hingga kering, kemudian dilakukan proses pembuatan arang kulit pisang dan dilakukan penghalusan arang kulit pisang kepok. Setelah proses penghalusan dilakukan penyaringan dengan menggunakan mesh 80 variasi perekat tepung tapioka 5%, 10%, dan 15%. Dimana hasil penelitian ini briket dengan nilai kalor terbaik mendekati nilai standar yaitu bernilai 4346,04 kal/g, nilai kadar air yang terendah yaitu 4,88 %, dan nilai kadar abu terendah yaitu 16,73%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembuatan briket dengan bahan baku kulit pisang kepok dapat dijadikan sebagai bahan bakar alternatif terbarukan namun perlu dilakukan penningkatan kualitas dari briket tersebut
Studi Pengaruh Variasi Media Pendingin Quenching dan Waktu Penahanan pada Proses Heat Treatment terhadap Kekerasan Baja AISI 1045 Yuwita, Pelangi Eka; Habib, Ahsanul; Faila, Rizka Nur
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i1.4960

Abstract

Baja merupakan logam yang banyak digunakan sebagai bahan industry mesin, salah satunya yaitu baja AISI 1045. Baja AISI 1045 memiliki kandungan karbon sebesar 0,45% dan tergolong dalam jenis baja medium. Penerapan baja tersebut yaitu sebagai bahan dasar connecting rod, roda gigi, bearing serta poros, yang mana dalam pengopreasiannya mendapatkan gesekan serta tekanan yang menyebabkan keausan. Oleh karena itu, untuk menambah umur penggunaannya perlu dilakukan proses heat treatment sebagai upaya meningkatkan sifat mekanik dari baja. Dalam penelitian ini dilakukan proses heat treatment pada temperature 920℃ dengan variasi media pendingin (udara, oli SAE 15-50, air garam) dan variasi holding time (20 menit, 30 menit, 40 menit). Selanjutnya di lakukakan pengujian kekerasan menggunakan rockwell hardness test (HRB) untuk menyatakan nilai kekerasan. Hasil pengujian selanjutnya dibandingkan untuk mendapatkan nilai kekerasan yang optimal. Hasil rata ”“ rata kekerasan raw material yaitu sebesar 88,2 HRB. Selanjutnya nilai rara-rata kekerasan paling tinggi di dapatkan pada waktu penahanan 40 menit dengan media pendingin quenching ari garam sebesar 110,32 HRB dimana terjadi kenaikan dari raw material sebesar 25%. Sedangkan nilai kekerasan rata-rata paling rendah didapatkan pada waktu penahanan 20 menit dengan media quenching udara sebasar 88,9 HRB.
Visualization of Two-Phase Flow Regime in Vertical Pipe Airlift pump Fajarningrum, Nurmala Dyah; Hadi Sufyan, M. Fendy Kussuma; Fahadha, Rizqa Ula; Deendarlianto, Deendarlianto; Kurniawan, Dedy
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i1.5136

Abstract

An airlift pump can be used to move from one location to another. The pump lifts liquid or solid particles from air bubbles through a vertical pipe. In this experiment, the airlift pump system was modified using a microbubble generator installed on the injector to produce air bubbles. Two injectors were installed with a swirl model. This study aims to visualise the flow pattern that forms in a vertical pipe when air bubbles lift water toward the endpoint. The flow pattern was observed by varying airspeed and water column h in the vertical pipe. The method in this study was carried out using a two-phase flow (air-water). An acrylic pipe with an inner diameter of 50 mm and a height of 327 cm was used in this study. The immersion ratios were set to 0.44, 0.50, 0.56, 0.62, and 0.68. Air was injected into the system through a compressor injector, and air release was controlled by an airflow meter. m ³/h, 1.5 m ³/h, 2 m ³/hour, 2.5 m ³/h, and 3 m ³/h. The flow pattern in the thriller pipe is captured using a video camera. The research results show that bubble, slug, churn, and annular flow patterns are formed owing to variations in the airflow injected into the system. The slug flow changed to an annular flow as the slug flow speed increased. The slug and churn flows lifted the water, and the annular flow reversed the buoyancy force of the slug and churn flows. This study concludes that the ratio of the water column height in the vertical pipe affects the driving force for lifting water to the separator. The greater the immersion ratio, the better is the pump performance. In addition, the influence of the injected airflow forms a flow pattern that can move water from the bottom to a certain height.
Optimalisasi Persentase Berat Ekstrak Kulit Buah Nipah sebagai Green Corrosion Inhibitor dengan Variasi Suhu dan Lama Paparan Ulikaryani, Ulikaryani; Jati, Unggul Satria; Triwuri, Nurlinda Ayu
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i3.5063

Abstract

Penelitian sebelumnya telah diketahui bahwa ekstrak limbah kulit buah nipah (Nypa Fruticans Wurmb) memiliki potensi sebagai penghambat laju korosi pada logam. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persentase berat ekstrak yang optimal sebagai green corrosion inhibitor dalam menghambat laju korosi pada baja karbon ASTM A36 melalui metode weight loss dan uji polarisasi potensiodinamik. Daya hambat korosi baja karbon ASTM A36 menggunakan ekstrak kulit buah nipah ditentukan pada berbagai persen berat ekstrak pada inhibitor terhadap variasi suhu dan lama paparan dengan media korosifnya. Efisiensi inhibisi meningkat dengan meningkatnya persen berat ekstraknya. Efisiensi inhibisi tertinggi berdasarkan uji weight loss sebesar 97,87% dengan laju korosi 0,00002 mpy yang diperoleh pada persentase ekstrak 15% dengan lama paparan 4 hari. Sedangkan, berdasarkan uji polarisasi potensiodinamik diperoleh laju korosi terendah terdapat pada sampel dengan persentase ekstrak 12%b/v inhibitor sebesar 1,6747 mmpy dengan efisiensi inhibisi sebesar 76,13% pada suhu 30oC. Berdasarkan hasil uji dapat pula disimpulkan bahwa semakin tinggi suhu paparan maka akan semakin meningkatkan laju korosi. Sedangkan, lama waktu paparan tidak selalu meningkatkan laju korosi pada sampel dengan inhibitor. Hal ini dimungkinkan dipengaruhi oleh efek jenuh dari adsorpsi inhibitor terhadap logam itu sendiri. Sedangkan pada sampel tanpa inhibitor selalu menunjukkan peningkatan laju korosi seiring dengan bertambahnya lama waktu paparan
Perancangan dan Analisis Transmisi Pada ATV Bak Listrik Menggunakan Metode Elemen Hingga Kurniawan, Dimas Rizki; Teguh, Deri; Dirja, Iman
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i1.4702

Abstract

Pemakaian bahan bakar minyak menyebabkan energi fosil kian lama menghilang, selain itu pemakaian bahan bakar minyak pada kendaraan menyebabkan timbulnya polusi udara. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut yaitu mengganti kendaraan berbahan bakar fosil menjadi bahan bakar energi alternatif, salah satunya yaitu kendaraan listrik. Kendaraan yang diklasifikasikan sebagai kendaraan listrik adalah kendaraan yang ditenagai seluruhnya atau sebagian oleh motor listrik yang mengambil daya dari baterai. Kendaraan listrik untuk pedesaan yang dibuat yaitu berbentuk ATV Bak yang mengadopsi desain dari kendaraan ATV (All terrain vehicle). Kendaraan membutuhkan performa untuk berjalan, melewati tanjakan atau membawa beban yang berat.   Rasio transmisi menjadi salah satu bagian yang terpenting dalam performa kendaraan. Sistem transmisi juga bertindak untuk mengubah daya rotasi dan kecepatan. Mekanisme tersebut berfungsi untuk mentransfer tenaga mesin ke diferensial. Tujuan penelitian ini adalah (1) menentukan jumlah roda gigi yang akan dibuat, (2)   mendesain transmisi mengunakan solidworks 2020 (3) menganalisis gear transmisi dengan solidworks 2020. Metode penelitian menggunakan metode simulasi statis pada solidworks. Perancangan dan simulasi dilakukan menggunakan solidworks 2020. Material yang digunakan untuk simulasi pada gear yaitu baja S45C atau AISI 1045.   Hasil penelitian yaitu sebuah desain transmisi untuk ATV Bak listrik dan hasil simulasi statis dari gear. Pada gear A dan B diperoleh hasil stress max 108,2 Mpa, displacement max 0,006 mm, dan fos min 4,897. Kemudian Pada gear C dan D diperoleh hasil stress max 113.9 Mpa, displacement max 0.011 mm, dan fos min 4,652. Pada gear differensial diperoleh hasil stress max 183 Mpa, displacement max 0.038 mm, dan fos min 2,897. Sedangkan pada gear cacing diperoleh hasil stress max 159 Mpa, displacement 0.017 mm, dan fos min 3,322. Berdasarkan hasil penelitian, semua gear yang bekerja pada transmisi dapat dikategorikan aman karena fos2,5.  
Evaluasi Pemilihan Refrigeran Ramah Lingkungan Untuk Sistem Pemanfaatan Panas Buang Mesin Diesel Aisyah, Nyayu; Ariyadi, Hifni Mukhtar; Pratiwi, Ilham Ayu Putri; Sugiyanto, Sugiyanto
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i2.5761

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pemilihan refrigeran untuk sistem pemanfaatan panas buang mesin diesel dengan siklus Organic Rankine Cycle (ORC). Pemilihan refrigeran yang tepat merupakan faktor kunci dalam meningkatkan efisiensi sistem ORC, mengurangi dampak lingkungan, dan memastikan keselamatan operasi. Dalam penelitian ini, beberapa refrigeran dievaluasi berdasarkan sifat termofisika dan aspek keselamatan untuk menganalisis Total Equivalent Warming Impact (TEWI) dan performa sistem dari masing-masing refrigeran. Performa sistem ORC dievaluasi melalui pemodelan termodinamika secara matematis menggunakan MATLAB. Hasil simulasi menunjukkan bahwa keempat refrigeran memiliki efisiensi termal yang cukup tinggi, namun dengan nilai TEWI yang bervariasi. R600a memiliki nilai total TEWI terendah, yaitu 264.59 kgCO2eq/tahun, sedangkan R134a memiliki nilai total TEWI tertinggi, yaitu 4436.96 kgCO2eq/tahun. Berdasarkan hasil evaluasi, R600a merupakan refrigeran terbaik untuk digunakan dalam sistem pemanfaatan panas buang mesin diesel dengan siklus ORC, dengan mempertimbangkan efisiensi termal, aspek keselamatan, dan dampak lingkungan.
Back Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 2 Agustus 2024 Mesin, Jurnal Rekayasa
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i2.5910

Abstract


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Volume 20, Nomor 3, Desember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Volume 20, Nomor 2, Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023 Vol 18, No 2 (2023): Volume 18, Nomor 2, Agustus 2023 Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023 Vol 17, No 3 (2022): Volume 17, Nomor 3, Desember 2022 Vol 17, No 2 (2022): Volume 17, Nomor 2, Agustus 2022 Vol 17, No 1 (2022): Volume 17, Nomor 1, April 2022 Vol 16, No 3 (2021): Volume 16, Nomor 3, Desember 2021 Vol 16, No 2 (2021): Volume 16, Nomor 2, Agustus 2021 Vol 16, No 1 (2021): Volume 16, Nomor 1, April 2021 Vol 15, No 3 (2020): Volume 15, Nomor 3, Desember 2020 Vol 15, No 2 (2020): Volume 15, Nomor 2, Agustus 2020 Vol 15, No 1 (2020): Volume 15, Nomor 1, April 2020 Vol 14, No 3 (2019): Volume 14, Nomor 3, Desember 2019 Vol 14, No 2 (2019): Volume 14, Nomor 2, Agustus 2019 Vol 14, No 1 (2019): Volume 14, Nomor 1, April 2019 Vol 13, No 3 (2018): Volume 13, Nomor 3, Desember 2018 Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018 Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Nomor 1, April 2018 Vol 12, No 3 (2017): Volume 12, Nomor 3, Desember 2017 Vol 12, No 2 (2017): Volume 12, Nomor 2, Agustus 2017 Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017 Vol 12, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 11, No 3 (2016): Volume 11, Nomor 3, Desember 2016 Vol 11, No 2 (2016): Volume 11, Nomor 2, Agustus 2016 Vol 11, No 1 (2016): Volume 11, Nomor 1, April 2016 Vol 10, No 3 (2015): Volume 10, Nomor 3, Desember 2015 Vol 10, No 2 (2015): Volume 10, Nomor 2, Agustus 2015 Vol 10, No 1 (2015): Volume 10, Nomor 1, April 2015 Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 3 (2014): Volume 9, Nomor 3, Desember 2014 Vol 9, No 2 (2014): Volume 9, Nomor 2, Agustus 2014 Vol 9, No 1 (2014): Volume 9, Nomor 1, April 2014 Vol 8, No 2 (2013): Volume 8, Nomor 2, Agustus 2013 Vol 8, No 1 (2013): Volume 8, Nomor 1, April 2013 Vol 7, No 3 (2012): Volume 7, Nomor 3, Desember 2012 More Issue