cover
Contact Name
Almubarak
Contact Email
almubarak_kimia@ulm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
quantum@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, Gedung Laboratorium PMIPA FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Jl. Brigjen. H. Hasan Basry Banjarmasin 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains
ISSN : 20867328     EISSN : 25500716     DOI : https://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Science, Education,
Quantum is the Journal of Innovation Science Education, published by the Department of Chemistry Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Lambung Mangkurat. The journal is published twice a year in April and October, contains articles in the form of a review, the results of complete research or critical analysis study of Science and Education Science (Chemistry, Biology, Physics, and Applied Science)
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2020): April 2020" : 9 Documents clear
KEEFEKTIFAN METODE PROBLEM POSING DENGAN FUTURE WHEELS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI Sugian Noor
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 11, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v11i1.7988

Abstract

Topik keanekaragaman hayati biasanya diajarkan secara konseptual, sehingga perlu menerapkan pendekatan yang lebih mengeksplorasi kemampuan siswa dalam kognitif maupun psikomotor. lingkungan di sekitar siswa kaya dengan sumber belajar yang dapat dijadikan sebagai pembelajaran sehingga perlu mengimplementasikan pendekatan problem posing dan future wheels. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi keanekaragaman hayati dengan menggunakan problem posing dengan futures wheels selama proses pembelajaran. Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada siswa SMA Negeri 7  kelas X MIPA 7. Adapun hasil penelitian yakni, penelitian dilaksanakan dengan dua siklus dengan menggunakan problem posing serta future wheel.  Kemudian, hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari hasil pre-test dan post-tes, ketuntasan klasikal mengalami peningkatan dari 46,67 persen  pada siklus 1 menjadi menjadi 100 persen pada siklus 2 selain pengetahuan proses yang dilakukan oleh siswa selama pembelajaran tergolong baik sehingga memberikan dampak positif dalam pembelajaran.
SIMULASI PhET: PENGARUHNYA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP BENTUK DAN KEPOLARAN MOLEKUL Fitria Rizkiana; Herlina Apriani
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 11, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v11i1.6412

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan pemahaman konsep siswa yang dibelajarkan dengan media simulasi PhET dan tanpa menggunakan media simulasi PhET. Penelitian ini menggunakan nonequivalent control group design dengan 70 orang siswa sebagai sampel. Data penelitian diperoleh dari tes uraian. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pemahaman siswa pada indikator menginferensi dan memberikan contoh, sedangkan pemahaman siswa pada indikator membandingkan dan  menjelaskan  adalah sama, baik dibelajarkan menggunakan PhET ataupun tanpa menggunakan PhET
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN IPA TERPADU DALAM PEMBELAJARAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA SMP Karina Trimawati; Tjandra Kirana; Raharjo Raharjo
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 11, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v11i1.7606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat instrumen penilaian IPA Terpadu dan perangkat pembelajaran yang layak dengan model pembelajaran PjBL untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa SMP pada materi Sistem Ekskresi Manusia. Adapun pengembangan perangkat merupakan modifikasi dari model Dick dan Carey yang diujicobakan pada siswa kelas VIII SMP semester genap tahun pelajaran 2018/2019 dan dilakukan pengulangan sebanyak 2 kali. Rancangan penelitian One-Group Pretest-Post-test Design. Data penelitian yang diukur adalah validitas, kepraktisan, dan efektivitas instrumen penilaian dan perangkat pembelajaran dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) perangkat pembelajaran dan instrumen penilaian IPA Terpadu yang dikembangkan berkategori sangat valid dengan nilai modus 5, (b) kegiatan pembelajaran terlaksana sangat baik dengan nilai modus 5, (c) aktivitas siswa dalam pembelajaran terlaksana sangat baik dengan nilai modus 5, (d) respon siswa terhadap pembelajaran proyek cukup baik dengan kisaran angka antara 50%-60%, dan (e) hasil tes berpikir kritis dan kreatif siswa ada peningkatan yang baik pula, kemampuan berpikir kritis meningkat dari 25,85 (Kurang Kritis) menjadi 87,76 (Sangat Kritis) dan kemampuan berpikir kreatif meningkat dari 20,44 (Kurang Kreatif) menjadi 84,85 (Sangat Kreatif). Simpulan pengembangan perangkat pembelajaran dan instrumen penilaian IPA Terpadu dalam pembelajaran Project Based Learning yang dikembangkan layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa.
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU KIMIA SMA DI DISTRIK MERAUKE DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Jesi Jecsen Pongkendek; Dewi Natalia Marpaung
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 11, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v11i1.7381

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan kompetensi guru kimia SMA di Distrik Merauke dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru kimia sma dalam implementasi kurikulum 2013.  Penelitian ini dilakukan di 3 sekolah yang telah menggunakan kurikulum 2013 di distrik merauke, berdasarkan hasil analisis diperoleh kompetensi guru dalam perencanaan pembelajaran sebesar 1,5 termasuk kategori sangat kompeten, dalam pelaksanaan pembelajaran sebesar 1,39 termasuk dalam kategori kompeten dan dalam evaluasi pembelajaran sebesar 1,67 termasuk dalam kategori sangat kompeten. Dari penelitian yang dilakukan untuk keseluruhan aspek yang diteliti rata-ratnya adalah 1,52 termasuk dalam kategori sangat kompeten. Berdasarkan analisis yang dilakukan kompetensi pedagogik guru kimia SMA di distrik Merauke dalam mengimplementasikan kurikilum 2013 sudah sangat kompeten.
KEPRAKTISAN MEDIA PEMBELAJARAN DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK BUAH SAWO BERBASIS MACROMEDIA FLASH Ayu Rizki Annisa; Aminuddin Prahatama Putra; Dharmono Dharmono
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 11, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v11i1.8204

Abstract

Macromedia flash dapat digunakan menjadi salah satu yang dikembangkan. Jenis data kepraktisan adalah data kuantitatif berupa media interaktif untuk pembelajaran. Bahan ajar yang disusun dapat diintegrasikan ke dalam macromedia flash sehingga dapat dibentuk media yang dapat meningkatkan aktivitas dan pemahaman peserta didik terkait materi yang diajarkan. Media pembelajaran harus bisa dengan mudah digunakan oleh peserta didik agar dalam proses pembelajaran peserta didik tidak kesulitan sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kepraktisan media pembelajaran yang telah dikembangkan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model evaluasi formatif Tessmer (1993) yang berfokus terhadap praktikalitas produk. Pada penelitian ini hanya dilakukan uji kelompok kecil dan uji lapangan saja untuk mengetahui kepraktisan harapan dan kepraktisan aktual media pembelajaran yang dikembangkan. Teknik pengumpulan data kepraktisan harapan melalui angket uji kepraktisan media pembelajaran oleh mahasiswa pada uji kelompok kecil dan pengumpulan data kepraktisan aktual pada uji lapangan dengan menggunakan angket respon mahasiswa. Data pada instrumen angket uji kepraktisan yang telah diisi kemudian dianalisis secara kuantitatif dengan melakukan  perhitungan skor total untuk seluruh indikator yang kemudian dianalisis dengan rumus untuk mengetahui nilai kepraktisannya. Berdasarkan hasil uji kepraktisan dapat diketahui bahwa media yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat baik.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI PADA MATAKULIAH FISIOLOGI TUMBUHAN Aidil Adhani; Darius Rupa
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 11, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v11i1.8035

Abstract

Proses belajar mengajar merupakan kegiatan yang dapat dimanfaatkan oleh pendidik untuk mengkonstruksi pengetahuan peserta didiknya. Pemahaman konsep memiliki peranan yang sangat penting dalam kegiatan belajar mengajar dan merupakan dasar dalam mencapai hasil belajar. Pemahaman konsep yang dimiliki oleh mahasiswa dapat digunakan untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang ada kaitannya dengan konsep yang dimiliki. Dalam hal pemahaman konsep, mahasiswa tidak hanya sebatas mengenal, tetapi harus dapat menghubungkan satu konsep dengan konsep lainnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengukur tingkat pemahaman konsep mahasiswa Pendidikan Biologi pada matakuliah fisiologi tumbuhan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa rata-rata nilai pemahaman konsep mahasiswa Pendidikan Biologi pada matakuliah fisiologi tumbuhan berada pada kategori cukup. Indikator pemahaman konsep dengan persentase tertinggi yaitu indikator kemampuan memberi contoh dari konsep yang telah dipelajari dengan persentase 92,59%, sedangkan indikator dengan persentase terendah yaitu indikator kemampuan mengaitkan berbagai konsep yang telah dipelajari dengan persentase 0% untuk salah satu kelas sampel. Faktor penyebab rendahnya pemahaman konsep mahasiswa yaitu sulit memahami soal, kemampuan akademik yang berbeda, kompleksitas materi fisiologi tumbuhan, retensi yang lemah, serta proses pembelajaran yang kurang mendukung
MENINGKATKAN KETERAMPILAN METAKOGNISI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN STRATEGI PROBLEM SOLVING BERORIENTASI TAI PADA MATERI STOIKIOMETRI Puput Rahayu; Iriani Bakti; Parham Saadi
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 11, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v11i1.8293

Abstract

Penelitian untuk meningkatkan keterampilan metakognisi dan hasil belajar peserta didik menggunakan strategi problem solving berorientasi TAI  pada materi stoikiometri di SMAN 5 Banjarmasin tahun pelajaran 2018/2019 ini bertujuan untuk mengetahui (1) aktivitas guru, (2) aktivitas peserta didik, (3) keterampilan metakognisi, (4) hasil belajar pengetahuan (5) respon peserta didik menggunakan strategi problem solving berorientasi TAI. Penelitian ini menggunakan rancangan PTK yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitiannya yaitu peserta didik kelas X MIPA 3 dengan jumlah 35 peserta didik. Instrumen penelitiannya yaitu instrumen aktivitas guru, aktivitas peserta didik, instrumen tes keterampilan metakognisi, instrumen tes hasil belajar pengetahuan dan angket respon. Adapun hasil penelitian yaitu (1) aktivitas guru meningkat dari kategori baik dengan persentase 72,32% menjadi sangat baik dengan persentase 87,77%; (2) aktivitas peserta didik meningkat dari kategori cukup aktif dengan persentase 68,25% menjadi aktif dengan persentase 89,50%; (3) keterampilan metakognisi peserta didik meningkat dari kategori mulai berkembang dengan baik dengan persentase 49,70% menjadi sudah berkembang dengan baik dengan persentase 75,22%; (4) hasil belajar peserta didik meningkat dari 68,88% menjadi 91,03% (5) respon peserta didik menunjukkan respon yang baik dengan persentase 76,79%.
MENINGKATKAN HASIL DAN PROSES PEMBELAJARAN KONSEP EKOSISTEM MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN PENDEKATAN LINGKUNGAN Rosmilawati Rosmilawati
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 11, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v11i1.7889

Abstract

Siswa SMP Negeri 24 Banjarmasin bermasalah pada proses pembelajaran yang tidak dapat mengaplikasikan konsep ekosistem pada kehidupan nyata dan masalah kehidupan sehari-hari. Selain itu nilai siswa pada materi ini belum maksimal karena lebih banyak hanya menghafal. Dari permasalahan tersebut perlu penelitian tindakan kelas yang dapat  meningkatkan kemampuan siswa dalam mengaplikasikan konsep ekosistem pada kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan hasil belajar siswa; aktifitas siswa;  aktifitas guru; dan respon siswa dalam pembelajaran konsep ekosistem menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan pendekatan lingkungan pada siswa SMP Negeri 24 Banjarmasin. Penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara bersiklus. Adapun penelitian menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan pendekatan lingkungan. Hasil penelitian dengan tindakan kelas terlaksana secara 3 siklus di mana, tiap siklus terdiri atas 4 tahap yaitu perencanaan tindakan; pelaksanaan tindakan; observasi dan analisis; serta refleksi.  Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dengan ketuntasan klasikal 72,22% menjadi 91,67%.. Aktivitas siswa menunjukkan perkembangan yang baik berupa terjadi peningkatan aktivitas yang positif dan penurunan aktivitas yang tidak begitu menunjang pembelajaran sedangkan aktivitas guru menunjukan peningkatan dari aktivitas cukup baik menjadi baik.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERORIENTASIKAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI CAHAYA DAN ALAT OPTIK I Komang Wisnu Budi Wijaya; Abdul Malik Fajar
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 11, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v11i1.7568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran berorientasi Problem Based Learning (PBL) yang valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Penelitian berikut merupakan penelitian pengembangan modul dengan menggunakan model model 4D yang terdiri dari pendefinisian, desain, pengembangan, dan penyebaran. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi, angket respon guru dan siswa, lembar observasi dan tes keterampilan proses sains. Desain penelitian yang digunakan untuk menguji efektivitas modul adalah desain One Shot Case Study dengan rancangan penelitian pre-experimental. Data validitas dan kepraktisan dianalisis secara deskriptif, sedangkan data tes keterampilan proses sains dianalisis menggunakan Uji-T. Hasil penelitian menunjukkan : 1) modul pembelajaran yang dikembangkan memiliki nilai validitas sebesar 3,69 dan tergolong sangat valid; 2) hasil uji kepraktisan modul teruji sangat valid dengan nilai rata-rata sebesar 3,64; dan 3) modul pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa dengan harga signifikansi sebesar < 0,05. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran Cahaya dan Alat Optik berorientasi PBL tergolong valid, praktis dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 9