cover
Contact Name
Deasy Arisanty
Contact Email
deasyarisanty@ulm.ac.id
Phone
+6281348260253
Journal Mail Official
jurnalpendidikangeografi@gmail.com
Editorial Address
Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)
ISSN : 23565225     EISSN : 26856395     DOI : 10.20527
Core Subject : Science, Education,
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) publishes articles from research in the field of geography and geography education, which have not been published elsewhere. This journal is periodically published by Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. This journal published twice a year in September and March.
Articles 243 Documents
Efektivitas Penggunaan E-Learning dalam Pembelajaran Daring Selama Masa Pandemi COVID-19 Nur Kholipah; Deasy Arisanty; Karunia Puji Hastuti
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v7i2.10206

Abstract

COVID-19 cepat menyebar diseluruh dunia termasuk negara Indonesia. Hal ini berdampak terhadap berbagai bidang kehidupan masyarakat termasuk bidang pendidikan, sehingga pemerintah menerapkan kebijakan model belajar dalam jaringan atau disingkat daring (online) dari jenjang pendidikan sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efektivitas penggunaan E-Learning  dalam proses pembelajaran daring terhadap jenis mata kuliah teori dan praktikum oleh Mahasiswa Pendidikan Geografi selama masa pandemi COVID-19. Metode yang digunakan adalahpenelitian survei pendekatan kuantitatif  dengan analisis data menggunakan metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT). Hasil dari perhitungan menggunakan metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) terhadap studi kasus efektivitas belajar daring menggunakan E-Learning  di Program Studi Pendidikan Geografi FKIP ULM menghasilkan pilihan yang lebih objektif dengan penilaian mata kuliah Teori (0.32) sebagai penilaian tertinggi, disusul mata kuliah Praktikum (0.16). Hal ini berarti bahwa pembelajaran daring efektif untuk mata kuliah teori, sementara untuk Mata kuliah praktikum kurang efektif dilakukan secara daring dan lebih efektif jika dibarengi perkuliahan dengan tatap muka.COVID-19 spread rapidly around the world including Indonesia. This matter is impactful on various fields of comunnity life including the field of education, which resulted to government’s implementation of a policy of online learning on primary to further education. This study aims to analyze the effectiveness of the using of E-Learning in the process of online learning for the types of theoretical and practical courses by Geography Education Students during the COVID-19 pandemic. The method used in this study is a quantitative approach with survey as data collection and data analysis using the Multi Attribute Utility Theory (MAUT) method. The results of calculations using the Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) method on case studies of the effectiveness of online learning using E-Learning in the Geography Education Study Program, FKIP ULM resulted in a more objective choices with the assessment of the Theory course (0.32) as the highest assessment, followed by the Practicum course (0.16). This result means that online learning is effective for theoretical courses, while practicum courses are less effective and more effective when conducted with face-to-face learning
Peranan Kontrol Struktural dan Hidrologis dalam Perkembangan Lorong Gua Bagus-Jebrot di Malang-Indonesia Mohammad Ainul Labib; Agung Suprianto; Devi Prasetyo; Aan Seftian Hardianto; Alfi Sahrina; Syaiful Effendi; Joko Agus Triyono; Febria Ika Rustyana; Ayu Romadhoni
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v7i1.8238

Abstract

Bagus-Jebrot Cave is located in Donomulyo District, Malang Regency which is in the Wonosari Formation which was formed in the Middle Miocene and Late Miocene. The purpose of this study is related to the developmental control that affects the cave passageways. The approach used is a geomorphological approach by conducting field measurements and documentation. The analysis used is frequency analysis and cross-section of the passage. Bagus-Jebrot Cave is a type of Epigenic Cave which is formed from surface water flowing into doline/sinkhole. It can be seen from the planview map that has a curvilinear passage pattern. The existence of groundwater flow also forms a physiographic cave passage with ellipse passage formation, asymmetrical ellipse, potholes, callops, solution notches, cups, solution pockets. Besides underground water flow, the development of the Bagus-Jebrot Cave aisle is related to the process of structural lifting and control. The lifting process is marked by the formation of 4 levels of the cave passage. While the formation of the canyon, joint passage, rectangular passage and keyhole is the result of structural control
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 LOKSADO KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Rosadi Abdi; Rosalina Kumalawati; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 5, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v5i4.6982

Abstract

Proses belajar dan mengajar tidak lepas dari berbagai permasalahan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Permasalahan yang umum ditemukan adalah minat siswa yang rendah dalam memahami mata pelajara Ilmu Pengetahuan Sosial. Pada penerapan kurikulum 2013 tingkat Intelegensi (IQ) tidak menjadi acuan utama keberhasilan belajar siswa tetapi tingkat kecerdasan emosi yang lebih ditekankan dalam proses belajar. Kecerdasan emosi yang baik dapat menentukan keberhasilan siswa dalam belajar, membangun kesuksesan karir, dan dapat mengurangi agresivitas khususnya dalam kalangan remaja Tujuan penelitian untuk mengetahui korelasi antara kecerdasan emosional dan minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas VIII SMP Negeri 1Loksado.            Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa hasil kuesioner skala kecerdasan emosional dan data sekunder berupa nilai rapor yang dianalisis menggunakan metode korelasi dengan aplikasi SPSS 21.01. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1Loksado sebanyak 120 siswa.            Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kecerdasan emosional dengan minat belajar siswa dengan nilai korelasi sebesar 0.668. Hubungan kecerdasan emosional dan minat belajar yang kuat akan membuat minat belajar menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi perkembangan prestasi belajar siswa.
Analisis Dampak Limbah Cair Industri Pengolahan Sagu terhadap Kualitas Air Sungai Martapura Desa Pemakuan Kecamatan Sungai Tabuk Dewi Kumala Sari; Sidharta Adyatma; Aswin Nur Saputra
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v7i2.10219

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui: (1) Menganalisis kualitas air Sungai Martapura sebelum tercemar oleh industri pengolahan sagu. (2) Menganalisis kualitas air limbah industri pengolahan sagu yang dibuang ke Sungai Martapura. (3) Menganalisis dampak limbah cair industri pengolahan sagu terhadap kualitas air Sungai Martapura. Penelitian mengambil sampel di tiga titik yaitu Air Sungai Martapura, Inlet Industri Pengolahan Sagu Didi dan Outlet (air sungai martapura yang tercampur air limbah), pengambilan sampel dilakukan selama dua hari dan hasil pengambilan sampel air dilakukan pengujian kualitas air dilaboratorium. Hasil uji laboratorium kemudian diolah dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil uji laboratorium dengan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan tentang Standar Baku Mutu Limbah Cair. Hasil penelitian selama dua hari menunjukkan bahwa pada titik sampel Inlet hari pertama pengambilan sampel TSS 192,6 mg/l, BOD 226,8 mg/l dan COD 540 mg/l dan hari kedua pengambilan sampel BOD 151,5 mg/l, COD 433 mg/l dan Sulfida 1,55 mg/l. Limbah cair sagu yang di buang ke anak sungai masih dalam batas dapat dinetralkan oleh anak sungai tersebut sehingga belum menggangu tingkat pencemarannya.
KAJIAN SPASIAL DAMPAK AKTIVITAS PARIWISATA TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI DI KECAMATAN PRAMBANAN, KABUPATEN KLATEN Aditya Andre Kusuma; Maharani Retno Wulandari; Ratna Dyah Ayu Meitawati; Salma Lutfiani Sochiba; Danan Puja Trenggono; Deviana Kusuma Putri
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 5, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v5i4.9382

Abstract

Masyarakat Kecamatan Prambanan adalah masyarakat yang banyak terkena dampak adanya objek wisata Candi Prambanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian spasial dampak aktivitas pariwisata objek wisata Candi Prambanan terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat Prambanan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi lapangan, dokumentasi. Teknik pemilihan responden menggunakan teknik random sampling yang dipetakan berdasarkan citra satelit Kecamatan Prambanan. Proses analisis data menggunakan analisis model interaktif mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga proses penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat sudah merasakan manfaat dari adanya objek wisata di Kecamatan Prambanan. Manfaat pariwisata yang berada di Kecamatan Prambanan yang banyak mempengaruhi tingkat pengetahuan responden. Tingkat pendapatan setelah adanya pariwisata di Kecamatan Prambanan, sebagian besar desa di Kecamatan Prambanan memiliki pendapatan dengan rata-rata 0 – Rp 500.000. Berdasarkan hasil analisis peta kajian spasial dampak pariwisata terhadap Kecamatan Prambanan desa-desa yang memiliki dampak wisata tidak signifikan terhadap sosial ekonomi. Dampak dari pariwisata tidak hanya terdapat di desa yang dekat dengan pariwisata tetapi juga terdampak ke desa yang jauh dari lokasi objek wisata.
Pemanfaatan Citra Landsat 8 untuk Identifikasi Sebaran Vegetasi di Kecamatan Pangandaran Ridwan Saidi; Nisvi Nur’adqiah; Yusifa Muzri; Lu’lu’ Izzatul Fawziah; Reza Pahlawan; Dede Sugandi; Riki Ridwana
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v7i1.7607

Abstract

This study aims to determine: (1) the density of vegetation in Pangandaran district. (2)the result of comparison of vegetation density from digital image interpretation using the NDVI transformation with the results of validation. This research was done in pangandaran regency, which is located at coordinates 108º 41 - 1090 East Longitude and 07o 41-07 07 50 South Latitude has an area of up to 61 km². This research was conducted in several stages, namely: (1) the preparation of tools and data, (2) digital data processing, (3) field data collection, and (4) data analysis. Thanks to the density of vegetation can be done quickly by way of digital image interpretation using NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) transformation. The purpose of this research is to know the land arrangement in Pangandaran District and for vegetation index of residential area in Pangandaran District. The object of this research is residential area in Pangandaran District. The data used are Landsat Image 8 year 2018. The software used is ENVI 5.1 and ArcGIS 10.3 software. The method used is the classification of land use and the calculation of NDVI in ENVI which then classified based on the range of NDVI index values. The results showed that the density of vegetation in Pangandaran District was dominating  classified and as quite dense but it needed a lot of updating of its digital image and data so that the accuracy rate increased between imagery and field data. Vegetation in Pangandaran Subdistrict is mostly dominated by teak, waru, coconut, Chinese petai, goat, santigi, and ketapang. Based on the results of the interpretation accuracy test, obtained an accuracy value for the entire sample of 57% so that the results of image interpretation and field checks regarding vegetation density cannot be accepted because the expected level of interpretation accuracy is 85%, while the accuracy test results get a value of 57%. To get a complete picture of the availability of green open space in Pangandaram Regency, fast and relatively more accurate analysis of high spatial resolution is needed. The satellite imagery used in this study is Landsat 8 Imagery which has never been used in previous studies. Analysis of these images uses a vegetation index / NDVI that can directly distinguish plants from non-plants. The results of this image analysis also produce digital data that can be processed quantitatively for further research purposes.
Tingkat Kerentanan Bencana Banjir Di Kecamatan Martapura Siti Aisyah
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v7i2.7780

Abstract

ABSTRAKBanjir adalah peristiwa tinggi muka air yang melebihi normal meluap pada sungai dengan ciri  daratan yang biasanya kering berubah tergenang air.  Kecamatan Martapura secara topografis berada pada ketinggian 0 – 63 m diatas permukaan laut daerah dataran rendah yang sering terjadi banjir dan Kecamatan Martapura merupakan Ibu Kota dari Kabupaten Banjar dimana terjadi  pusat pertumbuhan kota yang didalamnya banyak terdapat kegiatan sosial ekonomi. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi sebaran potensi daerah yang rentan  bencana banjir dan menganalisis tingkat kerentanan banjir di Kecamatan Martapura.  Metode yang digunakan yaitu weighted overlay dan skoring beberapa  parameter penentu banjir, parameter yang digunakan adalah data kemiringan lereng, curah hujan, penggunaan lahan, ketinggian lahan, dan kerapatan sungai diaplikasikan dengan software ArcGIS 10.3. Hasil penelitian adalah peta rentan banjir yang terdiri dari tiga kelas kerentanan  yaitu : kelas tidak rentan, rentan dan kelas sangat rentan dimana lokasi yang sangat rentan tersebar sebagian wilayah Kecamatan Martapura 1401,95 Ha atau sekitar 26,14% berkategori sangat rentan. Kelas kerentanan banjir rentan dengan luas 3874,6 Ha atau 72,25% dan kategori tidak rentan dengan luas yaitu 84,60 Ha atau 1,58% dari seluruh luas wilayah Kecamatan Martapura. Kata Kunci: Banjir, Sistem Informasi Geografis, Kecamatan Martapura.
Kajian Analisis Kesesuaian Lahan Wisata Pantai Pohon Cinta Dan Pulau Lahe Suci Badriani Ohi; Fitryane Lihawa; Ahmad Zainuri
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v7i1.8326

Abstract

The objective of this research is to determine the land suitability in Pohon Cinta Beach and Lahe Island as Beach Tourism in Marisa Sub-District. The methodology employed in this research a survey and documentation methods. The sample is selected by using purposive sampling technique. Data analysis focused on suitability matrix related to land suitability parameters at the beach, i.e., water depth, beach type, width of beach, water bottom material, current velocity, beach slope, water brightness, land cover, hazardous sea creatures, and fresh water availability. Scores and weights are given for each land suitability parameter. Land suitability level is calculated using the formula Beach Tourism Suitability Index. The results indicated that Pohon Cinta Beach has the suitable category (S2), whereas Lahe Island has very suitable category (S1). The results of this study can support local governments in decision making and planning in tourism.
Proyeksi Jumlah Kebutuhan Sekolah di Kecamatan Banjarbaru Selatan Tahun 2030, 2040, dan 2050 Nadia Nabilla Ardhani; Sidharta Adyatma; Muhammad Muhaimin
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v7i2.10211

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis proyeksi penduduk dan jumlah kebutuhan sekolah di Kecamatan Banjarbaru Selatan pada tahun 2030, 2040, dan 2050. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Penggunaan teknik perhitungan dalam penelitian ini adalah tekni proyeksi geometrik karena sesuai dengan kondisi wilayah. Adapun tahapan yang dilakukan dalam penelitian, yaitu mengumpulkan data sekunder yang berasal dari Kantor Kecamatan Banjarbaru Selatan, kemudian dilakukan perhitungan proyeksi jumlah penduduk. Hasil yang didapatkan pada tahun 2030 jumlah penduduk diperkirakan sebesar 45.644 jiwa, tahun 2040 diperkirakan berjumlah 47.445 jiwa, sedangkan tahun 2050 diperkirakan sebesar 49.488 jiwa. Tahapan selanjutnya adalah menghitung proyeksi jumlah sekolah yang datanya berasal dari jumlah proyeksi penduduk yang didapatkan. Jumlah proyeksi sekolah tahun 2030 pada tingkatan TK yaitu sebesar 38 sekolah, tingkatan SD sebesar 27 sekolah, tingkatan SMP sebesar 9 sekolah, dan tingkatan SMA sebesar 9 sekolah. Proyeksi jumlah sekolah tahun 2040 pada tingkatan TK sebesar 40 sekolah, tingkatan SD sebesar 28 sekolah, tingkatan SMP sebesar 9 sekolah dan tingkatan SMA sebesar 9 sekolah.Proyeksi jumlah sekolah tahun 2050 pada tingkatan TK sebesar 43 sekolah, tingkatan SD sebesar 31 sekolah, tingkatan SMP sebesar 10 sekolah dan tingkatan SMA sebesar 10 sekolah.
Hubungan Sistem Zonasi Dengan Minat Belajar Siswa Di SMA Negeri 10 Banjarmasin Ridha Olvia Hidina
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v7i1.7830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi sistem zonasi dengan minat belajar siswa di SMA Negeri 10 Banjarmasin. Sistem zonasi adalah pegaturan reformasi dalam pengklasifikasian kawasan sekolah (Khadowmi, 2019). Minat belajar  ditunjukan dengan siswa memiliki perasaan senang selama mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas tanpa ada paksaan (Cahyani, 2018). Instrument yang digunakan berupa kuesioner sistem zonasi berjumlah 20 soal dan kuesioner minat belajar siswa dengan 25 soal. Populasi penelitian ini merupakan siswa kelas X dan XI jurusan IPA dan IPS yang ditentukan dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Analisis data menggunakan analisis persentase dan korelasi. Persentase sistem zonasi  berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 55% (112 responden). Mean (M) sebesar 75,33 terletak pada rentang nilai 50-75, yang artinya sistem zonasi rata-rata berada pada kategori sedang. Persentase minat belajar siswa SMA Negeri 10 Banjarmasin berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 55% (112 responden). Mean (M) sebesar 75,33 terletak pada rentang nilai 50-75, yang artinya minat belajar siswa sebagian besar masuk  pada taraf atau kategori sedang. Hasil analisis korelasi product moment menunjukan nilai Sig. (2-tailed) antara sistem zonasi  dengan minat belajar siswa di SMA Negeri 10 Banjarmasin adalah adalah 0,000 < 0,05, yang menunjukan adanya korelasi yang signifikan pada variabel tersebut. Berdasarkan nilai rhitung , diketahui nilai rhitung untuk hubungan sistem zonasi dengan minat belajar siswa yaitu 0,356 > rtabel 0,138, maka dapat disimpulkan terdapat hubungan atau korelasi antara sistem zonasi dengan minat belajar siswa. Tingkat hubungan antara sistem zonasi dengan minat belajar siswa di SMA Negeri 10 Banjarmasin adalah kategori cukup karena berada pada interval koefisien 0,25-0,5.Kata kunci: Sistem Zonasi, Minat Belajar Siswa.

Page 11 of 25 | Total Record : 243