cover
Contact Name
Deasy Arisanty
Contact Email
deasyarisanty@ulm.ac.id
Phone
+6281348260253
Journal Mail Official
jurnalpendidikangeografi@gmail.com
Editorial Address
Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)
ISSN : 23565225     EISSN : 26856395     DOI : 10.20527
Core Subject : Science, Education,
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) publishes articles from research in the field of geography and geography education, which have not been published elsewhere. This journal is periodically published by Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. This journal published twice a year in September and March.
Articles 243 Documents
PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA KARANGWIDORO PASCA ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN KE PERUMAHAN Abdul Haris; Lutfi Bagus Subagio; Fajar Santoso; Neni Wahyuningtyas
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v5i2.5284

Abstract

Dinamika peradaban manusia senantiasa tumbuh dan berkembang seiring perkembangan zaman. Salah satu faktor yang mempengaruhi peradaban adalah perubahan yang terjadi pada lingkungan sekitar seperti yang dialami oleh masyarakat Desa Karangwidoro. Masyarakat Desa Karangwidoro mengalami perubahan setelah adanya alih fungsi lahan dari pertanian menjadi perumahan. Dalam penelitian ini akan berfokus pada pola kehidupan masyarakat Desa Karangwidoro pasca pembangunan perumahan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Metode ini menempatkan peneliti sebagai instrumen utama sekaligus pengumpul data. Melalui penelitian ini telah diketahui bahwa masyarakat Desa Karangwidoro tetap menjalin interaksi dengan sesama warga, kesadaran pendidikan masyarakat meningkat serta masyarakat masih memegang dan melestarikan tradisi meskipun telah terjadi perubahan pada lingkungan sekitar dan banyaknya masyarakat luar yang menetap di desa ini.
PENGETAHUAN GURU IPS TERPADU SMP/SEDERAJAT KECAMATAN SUNGAI TABUK TENTANG KURIKULUM 2013 Fahmi Azhari; Eva Alviawati; Karunia Puji Hastuti
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v1i1.1394

Abstract

Judul dalam penelitian ini adalah “Pengetahuan Guru IPSTerpadu SMP/Sederajat Kecamatan Sungai Tabuk Tentang Kurikulum 2013’’, disusun oleh Fahmi Azhari. Dosen pembimbing I: KaruniaPujiHastuti, M.Pd dan dosen pembimbing II: Eva Alviawati, S.Pd.,M.Sc. Penelitian ini bertujuanmengetahui pengetahuan guru IPS Terpadu SMP/Sederajat Kecamatan Sungai Tabuk tentang kurikulum 2013.            Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah semua guru IPSTerpadu SMP/Sederajat Kecamatan Sungai Tabuk  yang berjumlah 19 orang. Sampel diambil secara penuh  sebanyak 19 orang Guru IPSTerpadu SMP/Sederajat Kecamatan Sungai Tabuk. Data primer diperoleh melalui observasi dilapangan, wawancara dan kuesioner (angket), sedang data sekunder diperoleh dari Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama, sumber buku/literatur dan Sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama/Sederajat. Teknik analisis data menggunakan rumus banyak kelas, panjang kelas interval dan persentase.            Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pengetahuan guru tentang kurikulum 2013 sangat rendah, rendah dan agak rendah sebanyak 14 guru dengan persentase 73,4%, membuktikan pengetahuan guru masih rendah dengan belum pernah mengikuti bimbingan teknis maupun pelatihan kurikulum 2013 sehingga hanya sedikit mengetahui tentang  isi dan pelaksanaan kurikulum 2013, belum meratanya pelatihan kurikulum 2013 yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan sehingga hanya sebagian guru saja yang sudah mengikuti kurikulum 2013, dan belum meratanya distribusi buku sekolah elektronik Ilmu Pengetahuan Sosial Terpadu kurikulum 2013 yang merupakan buku pegangan guru. Kata Kunci: Pengetahuan, Guru, Kurikulum 2013
PEMETAAN FAKTOR DOMINAN YANG MEMICU TERJADINYA KECELAKAAN DI KECAMATAN BANJARMASIN UTARA KOTA BANJARMASIN Akhmad Rusmin Nooryadin; Sidharta Adyatma; Ellyn Normelani
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v3i2.1458

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pemetaan Daerah Rawan Kecelakaan di Kecamatan Banjarmasin Utara”. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor manusia penyebab kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Banjarmasin Utara dan Memetakan Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Kecamatan Banjarmasin Utara.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengendara kendaraan bermotor yang melintas di Kecamatan Banjarmasin Utara. Data primer diperoleh melalui observasi di lapangan, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari Kantor Polresta Banjarmasin unit Laka Lantas. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan menggunakan teknik persentase.Hasil penelitian menunjukkan faktor dominan yang memicu terjadinya kecelakaan pada 9 ruas jalan daerah rawan kecelakaan adalah kecepatan berlebihan dan tidak menggunakan helm dan kaca spion.Kata Kunci: Pemetaan, Daerah Rawan Kecelakaan, Faktor Penyebab Kecelakaan.
TINGKAT KERENTANAN LONGSORLAHAN DI KECAMATAN PADANG BATUNG KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Lini Mahdina; Sidharta Adyatma; Nasruddin Nasruddin
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v6i1.7072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerentanan longsorlahan di Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Populasi dan  sampel dalam penelitian ini adalah  9 bentuklahan dengan  luas 203,93 Km² yang diperoleh dari interpretasi citra landsat 8. Penentuan tingkat kerentanan longsorlahan menggunakan 9 variabel yang mempengaruhi longsorlahan, yaitu: 1) kemiringan lereng, 2) tekstur tanah, 3) permeabilitas tanah, 4) kedalaman muka air tanah, 5) kedalaman efektif tanah. 6) kerapatan vegetasi, 7) curah hujan, 8) kejadian longsor sebelumnya, 9) penggunaan lahan. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari observasi lapangan, pengambilan sampel tanah yang akan dianalisis dilaboratorium. Data sekunder diperoleh dari studi dokumen dari instansi terkait. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode pengharkatan (scoring). Hasil penelitian tingkat kerentanan longsorlahan menunjukkan bahwa di Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan memiliki tiga tingkat kerentanan longsorlahan yaitu rendah, sedang dan tinggi.Kata kunci: Kerentanan, Longsorlahan, Bentuklahan, Pengharkatan
POTENSI EKOWISATA HUTAN MERANTI KOTABARU DESA SEBELIMBINGAN DAN DESA GUNUNG SARI KECAMATAN PULAU LAUT UTARA KABUPATEN KOTABARU Pra Dwi Ramadhani; Deasy Arisanty; Sidharta Adyatma
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 3, No 6 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v3i6.2831

Abstract

Ekowisata merupakan wisata alam yang mengkonservasi lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyrakat. Kegiatan yang dilakukan di ekowisata secara langsung mengakses kepada semua orang untuk melihat, mengetahui, dan menikmati pengalaman alam, intelektual dan budaya masyarakat lokal. Ekowisata Hutan Meranti Kotabaru adalah tempat wisata yang terletak di Desa Sebelimbingan dan Gunung Sari Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru. Ekowisata Hutan Meranti Kotabaru merupakan pariwisata pertama di Kabupaten Kotabaru yang memanfaatkan hutan sebagai objek wisata. Ekowisata Hutan Meranti Kotabaru memiliki potensi wisata seperti potensi alam, konservasi lingkungan, masyarakat lokal yang dapat menarik minat wisatawan berkunjung. Potensi Ekowisata Hutan Meranti Kotabaru dapat dianalisis aspek-aspek internal (kekuatan  dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman) dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian dapat dilihat dari total bobot dari masing-masing faktor yaitu skor total faktor kekuatan adalah 2,277821457, skor total faktor kelemahan adalah -0,719923376, skor total faktor peluang adalah 2,3261964 dan skor total untuk faktor ancaman adalah -0,402489627. Potensi Ekowisata Hutan Meranti Kotabaru berada pada kuadran I dengan titik koordinat (1,55 ; 1,92) dengan menggunakan matriks SWOT.Kata kunci: Ekowisata, analisis SWOT 
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Fitriyani Fitriyani; Sidharta Adyatma; Rosalina Kumalawati
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v5i3.6219

Abstract

Ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan yang mencakup  aspek ketersediaan pangan, akses pangan, dan pemanfaatan pangan untuk mewujudkan mayarakat yang berkualitas. Peta ketahanan dan kerentanan pangan atau Food Security and Vulnerability Atlas  (FSVA) 2015 yang dihasilkan oleh Sekretariat Dewan Ketahanan Pangan menyatakan bahwa Kabupaten Banjar berstatus sedang (agak rawan pangan) prioritas 4. Kondisi agak rawan pangan menunujukkan bahwa Kabuapten Banjar menghadapi ancaman rawan pangan berdasarkan aspek ketahanan pangan. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode analisis data sekunder. Metode analisis data sekunder terdiri atas metode pengumpulan data, metode pengolahan data, dan metode analisis data yang meliputi analisis deskriptif kuantitatif. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui tingkat ketahanan pangan di 19 Kecamatan yang ada di Kabupaten Banjar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketahanan pangan di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan bervariasi terhadap sembilan indikator ketahanan pangan yang digunakan. Variasi tingkat ketahanan pangan di Kabupaten Banjar terbagi menjadi empat tingkatan, yaitu prioritas 2,  prioritas 4, prioritas 5, dan prioritas 6. Prioritas 2 terdapat satu  Kecamatan, prioritas 4 terdapat 4 Kecamatan, prioritas 5 terdapat 13 Kecamatan, dan Prioritas 6 terdapat satu Kecamatan. 
ANALISIS KEBUTUHAN RUANG PARKIR FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN Menik Susilowati; Deasy Arisanty; Sidharta Adyatma
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 5 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v2i5.1436

Abstract

Lambung Mangkurat university is the eldest University at Kalimantan. This university stand on  September 21th 1958, but can be formalized on November 1st 1960, and standing until now. The perpove of this study is to know the requirement and room capacity park at Faculty of teachers training and Education UNLAM Banjarmasin's City have sufficed or not. The result of this study can be that analysis that  :  the supreme Accumulated parking is happening for motorbike in FKIP 1, as much as 511 unit, whereas for car as much as 11 unit, that is happening between hour 15.10 16.10 Wita. The supreme accumulated parking thatis happening for motorbike in FKIP 2, as much as 1.446 unit between hour 07.35 08.35 Wita.  The supreme durasi of parking that happen in parking FKIP 2 as much as 143,33 minutes / vehicles.  The supreme of alternation parkir’s level happen in FKIP 1 for car as much as 4,63 vehicles / SRP Per minute.  The supreme capacity park is capacity park for motorbike in FKIP 1 as much as 53,02 SRP Per minute, where is the slot’s sam that available as much as 2.651 whit the average long park as much as 0,05 minutes / vehicles. The supreme of index park is inden park motorbike as much as 215, 18 that happen in FKIP 2. The recessity room or the augmentation of extent room park for motorbike in FKIP 1 is 1.738  m², for car is 586,5 m², and FKIP 2 for motorbike is 1.503 m² and for car is 372 m².Key word  : Accumulate park, The duration of park, Capacity of park, Index park and the necessity room park FKIP UNLAM Banjarmasin City
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOBILITAS ULANG ALIK PENDUDUK KECAMATAN TAMBAN MENUJU KOTA BANJARMASIN Rabul Alamin; Sidharta Adyatma; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v2i1.1463

Abstract

Judul penelitian adalah “faktor yang mempengaruhi mobilitas ulang alik penduduk Kecamatan Tamban menuju Kota Banjarmasin”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi mobilitas ulang alik penduduk Kecamatan Tamban menuju Kota Banjarmasin.Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk Kecamatan Tamban yang melakukan mobilitas menggunakan transportasi sungai sebanyak 1000 orang perhari. Penentuan jumlah sampel menggunakan tabel Morgan dengan tingkat ketelitian sebesar 5% yaitu sebanyak 278 sampel. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara dan kuesioner sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi dokumen, studi kepustakaan dan internet. Analisis data yang digunakan adalah dengan teknik analisis persentase.Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor pendorong responden yang melakukan mobilitas ulang alik ke Kota Banjarmasin bagi yang bekerja adalah karena kurangnya lapangan pekerjaan di daerah asal, bagi yang sekolah karena terbatasnya fasilitas pendidikan didaerah asal dan ditambah semakin baiknya sarana transportasi dari daerah asal menuju Kota Banjarmasin. Faktor penarik responden yang melakukan mobilitas ulang alik ke Kota Banjarmasin bagi yang bekerja karena untuk mencukupi kebutuhan. Bagi yang sekolah karena pilihan jurusan yang beragam, bagi yang berwisata karena banyak tersedia tempat hiburan, bagi yang ke pasar karena harga yang lebih murah dari daerah asal dan karena ada keluarga yang dikunjungi. Kata Kunci : Mobilitas Ulang Alik, Faktor Pendorong dan Faktor Penarik
KARAKTERISTIK BUDIDAYA PADI URANG BUKIT DESA CABAI KECAMATAN HANTAKAN KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Muhammad Syamsu Rizal; Deasy Arisanty; Ellyn Normelani
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 4, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v4i3.3527

Abstract

Penelitian ini berjudul karakteristik budidaya padi urang bukit Desa Cabai Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis budidaya padi urang bukit Desa Cabai Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.Populasi dalam penelitian berjumlah 219 petani dengan sampel 140 dihitung berdasarkan Tabel Krejcie dan Morgan. Data primer diperoleh melalui observasi di lapangan dan kuesioner (angket), sedangkan data sekunder diperoleh dari Kantor Desa Cabai, Dinas pertanian Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Hantakan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik persentase.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif.Hasil penelitian ini terdiri dari, pengolahan lahan yang dilakukan pada bulan Oktober-November, teknik penanaman dilakukan dengan cara tugal dengan kedalaman 4 cm, dengan kisaran butir padi perlubangnya antara 4-6 butir, dan jarak tanam antara 20x20x10 cm sampai 30x30x10 cm. Bibit yang digunakan adalah varietas Lokal dan Varietas IR. Pemupukan dilakukan sebanyak 1-2 kali dengan pupuk Urea dan KCI, dan penyulaman dilakukan pada saat padi berumur 7-9 hari, serta penyiangan terhadap rumput liar dialakukan pada saat padi berumur 3-4 minggu. Kegiatan panen dilakukan pada saat tingkat kemasakan padi, masak kuning dan masak penuh. Pascapanen dilakukan dengan cara menghempaskan dan memukul gabah pada kayu dan bambu, setelah itu dilakukan penampian untuk membersihkan gabah dari butir hampa (kosong). 
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL DAN MEDIA BERBASIS KOMPUTER PADA MATERI POKOK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN KELAS XI SMA NEGERI 7 BANJARMASIN TAHUN AJARAN 2014/2015 Yeni Febriani; Karunia Puji Hastuti; Parida Angriani
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 5 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v2i5.1433

Abstract

Title in this research is “Difference Of Student’s Learning Result Whose Taught Using Audio Visual Media and Computer Based Media On The Subject Matter Of Sustainable Development At Class XI SMA 7 Banjarmasin Academic Year 2014/2015". This research aims to find out the difference of student’s learning result whose taught using audio visual media and computer based media on the subject matter of sustainable development at class XI SMA 7 Banjarmasin academic year 2014/2015.Population of this research is all students at class XI IPS in SMA Negeri 7 Banjarmasin. The sample obtained used purpossive sample technique, the sample is all students at class XI IPS 2 and class XI IPS 3. The first experiment class is XI IPS 2 whose taught using computer based media, and the second class using audio visual media. Primary data obtained throuh observation in the field, and the values of the pre test and post test. Secondary data obtained from the study of document and literature. The technique of data analysis is percentage technique and t test analysis.The result calculation which used t test analysis techniques both at pre-test and post-test showed that thitung < ttable 5%. The calculation results showed that there was no significant difference between student learning result are taught using audio visual media and computer based media, then Ha is rejected and H0 accepted. Keywords: Difference, Student’s learning result, Media Audio Visual,Computer Based Media