cover
Contact Name
Deasy Arisanty
Contact Email
deasyarisanty@ulm.ac.id
Phone
+6281348260253
Journal Mail Official
jurnalpendidikangeografi@gmail.com
Editorial Address
Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)
ISSN : 23565225     EISSN : 26856395     DOI : 10.20527
Core Subject : Science, Education,
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) publishes articles from research in the field of geography and geography education, which have not been published elsewhere. This journal is periodically published by Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. This journal published twice a year in September and March.
Articles 243 Documents
Tingkat Kesejahteraan Buruh Penyadap Karet PT. Perkebunan Nusantara XIII (PTPN XIII) Kebun Batulicin Di Kecamatan Karang Bintang Kabupaten Tanah Bumbu Laela Qodariah; Parida Angriani; Karunia Puji Hastuti
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v8i2.12647

Abstract

Latar belakang penelitian adalah pendapatan masyarakat buruh sadap karet yang dibawah UMK dan keadaan kurangnya kesejahteraan masyarakat buruh sadap karet PTPN XIII Kebun Batulicin  dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Tujuan penelitian adalah menganalisis tingkat kesejahteraan buruh sadap karet PTPN XIII Kebun Batulicin di Kecamatan Karang Bintang Kabupaten Tanah Bumbu. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui angket dengan teknik analisis data Eko Sugiharto yakni menghitung skor pada 8 indikator tingkat kesejahteraan berdasarkan BPS 2005 yaitu, pendapatan, pengeluaran, keadaan tempat tinggal, fasilitas tempat tinggal, kesehatan anggota keluarga, kemudahan mendapatkan fasilitas kesehatan, kemudahan mendapatkan fasilitas sekolah, dan kemudahan mendapatkan fasilitas transportasi. Data primer diperoleh melalui observasi dan angket, data sekunder diperoleh melalui jurnal dan laporan. Objek penelitian adalah tingkat kesejahteraan dan subjeknya adalah masyarakat buruh sadap karet di PTPN XIII Kebun Batulicin. Analisis data menggunakan persentase dan skoring Hasil penelitian pada 181 responden adalah buruh sadap karet memiliki pendapatan rendah, dan peneluaran menyesuaikan dengan pendapatan yang diperoleh, buruh sadap keret tinggal di perumahan semi permanen dengan fasilitas kurang lengkap, kesehatan anggota keluarga baik, dan mendapatkan fasilitas kesehatan, pendidikan anak dan transportasi dengan mudah, kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 24 responden (13%) berada pada tingkat kesejahteraan rendah, tingkat kesejahteraan sedang sebanyak 148 responden (82%), dan responden yang berada pada tingkat kesejahteraan tinggi sebanyak 9 responden (5%). 
Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Pengembangan Budidaya Tanaman Porang (Amorphophallus muelleri Blume) di Kecamatan Kare Kabupaten Madiun Dayinta Dwi Nimpuna; Didik Taryana; Ike Sari Astuti
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v9i1.12726

Abstract

Tanaman porang adalah salah satu diversifikasi tanaman pangan dan menjadi komoditas ekspor unggulan Indonesia. Di Jawa Timur, pengelolaan lahan untuk tanaman porang masih belum optimal di Kecamatan Kare yang menjadi salah satu sentra kawasan budidaya porang. Penelitian ini bertujuan menentukan kelas kesesuaian lahan tanaman porang (Amorphophallus muelleri Blume) di Kecamatan Kare. Penelitian dengan pendekatan kuantitatif bermetode survei. Unit lahan didapatkan dari interpretasi peta kemiringan lereng, jenis tanah, dan penggunaan lahan Kecamatan Kare Kabupaten Madiun skala 1:110.000. Sampel penelitian ini berjumlah tujuh satuan unit lahan. Analisis dengan metode matching(pencocokan) antara kualitas lahan dengan kriteria keseuaian lahan untuk tanaman porang. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa ada empat unit lahan (D2-2-4, D2-3-4, D2-3-5, dan D2-4-5) sangat sesuai (S1), sedangkan tiga unit lahan (D2-3-1, D2-4-1, dan D2-4-4) sesuai (S2) untuk budidaya tanaman porang. Faktor pembatas di ketiga unit lahan tersebut meliputi ketersediaan oksigen (oa) dan retensi hara (nr). Maka implikasi penelitian ini diharapkan adanya upaya perbaikan terhadap faktor pembatas lahan. Ini dapat meningkatkan kualitas lahan menjadi sangat sesuai (S1) untuk tanaman porang. Maka, Pengembangan pusat kawasan agropolitan tanaman porang nantinya berada di Kecamatan Kare untuk wilayah Jawa Timur.
Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Objek Wisata Kawung Tilu Di Desa Cipayung Cikarang Timur Kabupaten Bekasi Rega Dwimartha Tilar; Alwin Alwin
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v9i2.13996

Abstract

Kabupaten Bekasi merupakan salah satu daerah yang mempunyai potensi untuk dijadikan tempat wisata, lokasi tersebut berada di Bojong Rangkas Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur. Tempat wisata ini bernama Kawung Tilu, objek wisata ini mengandalkan partisipasi masyarakat  sekitar untuk menjadi pengelola objek wisata dalam mengembangkan kawasan wisata. Tujuan dalam melakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat dari partisipasi masyarakat Bojong Rangkas dalam pengembangan objek wisata Kawung Tilu, mengetahui bentuk partisipasi masyarakat, serta untuk mengetahui kendala masyarakat dalam berpartisipasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu dengan melakukan observasi dan wawancara kepada 10 informan. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik analisis data di lapangan menggunakan model Miles & Huberman tahapan pada model ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data lalu penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa  masyarakat setempat turut berpartisipasi bentuknya berupa ide dan tenaga. Dalam proses pengembangannya, objek wisata Kawung Tilu terlihat  baik karena selalu adanya inovasi baru sehingga membuat pengunjung tidak bosan. Tingkat partisipasi belum cukup baik, masih ada kendala dalam melibatkan masyarakat dikarenakan masih minim nya pengetahuan mengenai pariwisata dan juga mempunyai pekerjaan lain.
Sistem Zonasi: Pengaruhnya Terhadap Minat Belajar Siswa Di SMA Negeri 10 Banjarmasin Syahril Chaniago; Ridha Olvia Hidina; Deasy Arisanty; Karunia Puji Hastuti; Aswin Nur Saputra; Parida Angriani
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v9i2.13805

Abstract

Sistem zonasi merupakan pengaturan reformasi dalam pengklasifikasian kawasan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari adanya sistem zonasi terhadap minat belajar siswa di SMA Negeri 10 Banjarmasin. Instrument yang digunakan berupa kuesioner sistem zonasi berjumlah 20 soal dan kuesioner minat belajar siswa dengan 25 soal. Populasi penelitian ini merupakan siswa kelas X dan XI jurusan IPA dan IPS yang ditentukan dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Selain itu dilakukan wawancara dengan 5 orang guru di SMAN 10 Banjarmasin untuk mengetahui persepsi guru terhadap sistem zonasi. Analisis data menggunakan analisis persentase dan korelasi. Persentase sistem zonasi  berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 55% (112 responden). Mean (M) sebesar 75,33 terletak pada rentang nilai 50-75, yang artinya sistem zonasi rata-rata berada pada kategori sedang. Persentase minat belajar siswa SMA Negeri 10 Banjarmasin berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 55% (112 responden). Hasil analisis korelasi product moment menunjukan nilai Sig. (2-tailed) antara sistem zonasi  dengan minat belajar siswa di SMA Negeri 10 Banjarmasin adalah adalah 0,000 < 0,05, yang menunjukan adanya korelasi yang signifikan pada variabel tersebut. Berdasarkan nilai rhitung , diketahui nilai rhitung untuk hubungan sistem zonasi dengan minat belajar siswa yaitu 0,356 > rtabel 0,138, maka dapat disimpulkan terdapat hubungan atau korelasi antara sistem zonasi dengan minat belajar siswa. Tingkat hubungan antara sistem zonasi dengan minat belajar siswa di SMA Negeri 10 Banjarmasin adalah kategori cukup karena berada pada interval koefisien 0,25-0,5. Guru menyatakan bahwa adanya sistem zonasi ini menyebabkan siswa yang bersekolah di sekolah tersebut berasal dari lingkungan sekitar sekolah. Kemampuan kognitif dan minat belajar bervariasi setiap kelasnya, sehingga input dari lingkungan sekitar sangat mempengaruhi minat siswa dalam belajar.
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Pada Era New Normal di SMA Negeri 3 Banjarmasin Destiana Nur Fitriani; Deasy Arisanty; Karunia Puji Hastuti; Muhammad Muhaimin; Aswin Nur Saputra
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v9i2.14186

Abstract

GLS is one of the efforts to make schools into learning organizations whose citizens are literate, but in this new normal era, school literacy activities carried out at SMA Negeri 3 Banjarmasin are quite hampered, so that it can make students reading interests decrease. The purpose of this study was to analyze the implementation of GLS in the new normal era at SMA Negeri 3 Banjarmasin. The research method used in this study uses a descriptive quantitative approach. Questionnaires were distributed to 36 teachers at SMA Negeri 3 Banjarmasin. The results of the research conducted indicate that the total score obtained from filling out 36 questionnaires is 1.869, so an average value of 51,9 is obtained, which corresponds to the level that refers to the Policy Research Center, Ministry of Education and Culture. It can be concluded that the score is 51,9 is at a moderate level (38-52), so the school literacy movement at SMA Negeri 3 Banjarmasin is included in the sufficient category.Keywords: Implementation, new normal, school literacy movement
Analisis Kemampuan Klasifikasi Berbasis Objek untuk Pemetaan Perubahan Penutup Lahan Menggunakan Citra Landsat 8 di Kabupaten Jember Bagian Timur Era Iswara Pangastuti; Elan Artono Nurdin; Yushardi Yushardi; Fahmi Arif Kurnianto
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v9i2.13826

Abstract

Land is a complex system that requires good management. Along with population growth, it will result in an impact of increasing both the quality and quantity of life necessities that can change land use. This research is deemed necessary to make an interpretation using remote sensing. The use of remote sensing (PJ) is very important in presenting spatial information related to the appearance of an area. The purpose of this study is to assess the accuracy and analyze object-based classification for mapping land use change in parts of Jember Regency using Landsat 8 imagery. The method is used in this study uses Object Based Image Analysis (OBIA), optimal box classifier for the classification process, visual interpretation. segmentation results to classify land use changes. Based on the results of the land use / cover classification capability test in Kaliwates, Sumbersari, Pakusari, Mayang and Silo Districts using the OBIA method, it shows an accuracy value of 94.28% for Landsat 8 images recorded in 2015, and an accuracy value of 98.57% for images. Landsat 8 recording for 2020.
Keberadaan Sebelum dan Sesudah Adanya Ekowisata Ciwaluh : Dampak Terhadap Perekonomian Masyarakat di Desa Wates Jaya Harnum Isnaeni Fadhlyani; Alwin Alwin
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v9i2.14002

Abstract

Salah satu konsep pembangunan pariwisata berkelanjutan yang tengah digencarkan saat ini adalah Ekowisata yang bertujuan meningkatkan serta memeratakan upaya keberlanjutan pariwisata ini sampai ke pelosok daerah. Keberadaan ekowisata disuatu daerah memiliki potensi untuk dikembangkan dan berpeluang meningkatkan perekonomian masyarakatnya. Di Provinsi Jawa Barat tepatnya di Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor terdapat lokasi wisata berbasis alam dikenal dengan nama Ekowisata Ciwaluh yang dikelola dan dikembangkan oleh masyarakatnya yang tergabung dalam kelompok sadar wisata (POKDARWIS). Wisatawan dapat mengunjungi 2 curug, bermain arum jeram dan dapat berwisata memetik kopi dan menikmatinya secara langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah keberadaan ekowisata ini berdampak terhadap perekonomian masyarakatnya, baik sebelum maupun sesudah adanya ekowisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan kuesioner yang diberikan pada 30 responden. Teknik analisis data yang digunakan yaitu tabulasi dan persentase. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan pendapatan khususnya pendapatan sampingan, terciptanya peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat serta sarana infrastruktur yang semakin berkembang.Kata kunci: Ekowisata, Dampak Ekonomi, Masyarakat
Perbandingan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) Dan Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Di SMA PGRI 2 Palembang Anggi Yuliastri; Maharani Oktavia; Nuranisa Nuranisa
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v9i2.13762

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dan model pembelajaran Discovery Learning terhadap keaktifan belajar siswa di SMA PGRI 2 Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan desain eksperimen semu (quasi expriment).  Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan Uji Chi-Square/Chi-Kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan dari analisis data menggunakan Uji-Square/Chi-Kuadrat dengan kriteria pengujian Ha diterima jika thitung>ttabel. Berdasarkan analisis data maka diperoleh hasil pada kelas eksperimen-1 thitung 345.788 sedangkan ttabel 3,841 dan kelas eksperimen-2 thitung  286.884 sedangkan ttabel 3,841 sehingga dapat dituliskan bahwa dari kedua kelas eksperimen bahwa thitung  > ttabel maka signifikan dan hipotesis diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbandingan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) Dan Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Di SMA PGRI 2 Palembang.
Inovasi Pembelajaran Google Slide Dikombinasikan Model Problem Based Learning Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Siti Nurhamidah
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v9i2.13164

Abstract

          Pada era digital guru hendaknya mampu membekali peserta didiknya dengan berbagai kecakapan hidup antara lain kecakapan belajar dan berinovasi, kecakapan menggunakan teknologi informasi termasuk dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ). Bagaimana seorang guru dapat mengetahui gambaran peserta didiknya dalam melakukan kerja kolaborasi saat  pembelajaran jarak jauh, apakah mereka betul-betul berpartisipasi dalam timnya. Dari permasalahan tersebut maka tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui keaktifan peserta didik dalam berkolaborasi bersama kelompoknya saat PJJ dengan menggunakan media google slide dan dikombinasikan dengan model problem based learning (PBL).Jenis data yang digunakan dalam penulisan ini adalah data kuantitatif tentang keaktifan belajar dan hasil belajar dalam kelompok. Subyek yang digunakan adalah seluruh peserta didik kelas XII IPS 1 SMA Negeri 6 Banjarmasin yang berjumlah 28 orang.Hasil yang dicapai, media google slide dan model problem based learning efektif meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kelompok dalam pembelajaran jarak jauh pada mata pelajaran geografi. Hal ini ditunjukkan dari data prosentase pada pertemuan 1 sampai dengan pertemuan 4 mengalami peningkatan baik dari aspek partisipasi, perhatian atau minat, kerjasama, kemampuan memberi solusi, kemampuan bertanya/mengemukakan pendapat, dan Kemampuan berargumentasi/ menjawab pertanyaan. Secara berurutan data prosentase keaktifan kelompok mulai pertemuan 1 sampai dengan 4 adalah 69, 71, 75 dan 84. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar tiap kelompok sudah mencapai ketuntasan dari nilai KKM 75. Pada pertemuan 1 sampai dengan 4 nilai rata-rata hasil belajar 4 kelompok mencapai nilai KKM atau 75, dan 5 kelompok mencapai nilai di atas KKM yaitu 77, 78, 80 dan 81..Kata kunci: Inovasi pembelajaran, google slide, problem based learning, pembelajaran jarak jauh
Pengaruh Model Blended Learning Terhadap Hasil Belajar Kognitif pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X di SMAN 4 Banjarmasin Muhammad Lukman Iqbal; Deasy Arisanty; Herry Porda Nugroho Putro
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v9i2.13721

Abstract

Pandemi Covid-19 muncul pada tahun 2020 mempunyai dampak terhadap hampir seluruh sektor terutama sektor pendidikan yang penyebaran virus tersebut hampir keseluruh negara di dunia termasuk negara Indonesia. Kegiatan pembelajaran terutama di SMAN 4 Banjarmasin sebelum adanya Covid-19 dilaksanakan dengan cara tatap muka kemudian ketika adanya wabah pandemi Covid-19 diberlakukan dengan model pembelajaran blended learning yaitu merupakan kombinasi dari pengajaran langsung atau tatap muka dan pengajaran online, ketika pembelajaran disekolah dilaksanakan dengan protokol kesehatan seperti mencuci tangan memakai air mengalir dan pakai sabun, memakai masker, jaga jarak antar siswa dan dilarang berkerumun. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh blended learning terhadap hasil belajar kognitif pada mata pelajaran geografi kelas X di SMAN 4 Banjarmasin. Sampel penelitian yang diambil dari penelitian ini adalah kelas X IPS yaitu kelas X IPS 4 (kelas kontrol) dan kelas X IPS 5 (kelas eksperimen). Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran blended learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar kognitif.Kata kunci : Pandemi Covid-19, model pembelajaran, blended learning