cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 573 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Zoomable Presentation Berbantuan Software Prezi Pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Mahyuddin, Robith Syaifullah; Wati, Mustika; Misbah, Misbah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i2.3588

Abstract

This research based on the need for the visualization of physics learning material that is both abstract and still uses conventional media in learning which have an impact on the motivation of students and the results of the study. In this research, researcher developed a physics learning media by using prezi software on dynamic electrical subject and has tested run at SMAN 1 Simpang Empat. The research purpose to produce a feasibility of physics learning media would be use in learning. As for the specific purpose of this research include: (1) describe the validity of learning media based on validation of media experts, (2) describe the practicallity of learning media from implementation of RPP, (3) describe the effectiveness of learning media based on cognitive learning results of students. The research was implemented by using the method of development research by the Dick and Carey design and the products developed is physics learning media based on zoomable presentation. The results showed: (1) the validity of the media learning valid categories by a few revision, (2) practicallity of media learning based on implementation of RPP is practical categories, and (3) the effectiveness of the learning media is rated with THB effective value. It was concluded that the physic learning media using prezi software to improve the learning results of prezi is feasible used in the learning process. 
Pengembangan Materi Ajar IPA Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Berorientasi Lingkungan Lahan Basah Aini, Noor; Zainuddin, Zainuddin; Mahardika, Andi Ichsan
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i2.4919

Abstract

Materi ajar yang berorientasi lingkungan lahan basah belum tersedia di sekolah. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan tujuan mendeskripsikan kelayakan materi ajar IPA menggunakan model pembelajaran kooperatif berorientasi lingkungan lahan basah. Tujuan khusus penelitian adalah mendeskripsikan: (1) validitas materi ajar,         (2) kepraktisan materi ajar, dan (3) efektivitas materi ajar. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek ujicoba adalah siswa kelas VIII-B SMP Negeri 27 Banjarmasin. Data diperoleh melalui lembar validasi, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, tes hasil belajar dan lembar kerja siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) validitas materi ajar berkategori valid, (2) kepraktisan materi ajar berkategori baik, dan (3) efektivitas materi ajar berdasarkan hasil belajar produk berkategori sedang dan berdasarkan hasil belajar proses berkategori baik. Simpulan penelitian adalah materi ajar IPA menggunakan model pembelajaran kooperatif berorientasi lingkungan lahan basah layak digunakan dalam pembelajaran. Teaching material that wetland environment oriented is not yet available in schools. Therefore, conducted a research with the aim of describing the feasibility of science teaching material using the cooperative learning model that wetland environment oriented. The specific purpose of research to describe: (1) the validity of teaching material, (2) the practicality of teaching material, and (3) the effectiveness of teaching material. Type of research is research and development by using ADDIE development model. The samples of the subject were students in VIII-B SMP Negeri 27 Banjarmasin. The data obtained through validation sheet, observation sheet of lesson plan implementation, test of learning result and student worksheet. The data were analyzed descriptively quantitative and qualitative. The result of the research shows: (1) validity of teaching material is valid category, (2) practicality of teaching material is good category, and  (3) effectiveness of teaching material based on product learning result is medium category and based on process learning result is good category. The conclusion of this research is the Science teaching material using the cooperative learning model that wetland environment oriented is feasible to use in learning activity.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berorientasi Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMP Pada Pokok Bahasan Cahaya Dengan Model Penemuan Terbimbing Annisa, Yulia Nor; Zainuddin, Zainuddin; M., Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i1.2891

Abstract

Perangkat pembelajaran IPA fisika yang digunakan di sekolah selama ini dianggap belum mampu mengembangkan keterampilan berpikir kreatif. Oleh karena itu, dilakukan pengembangan perangkat pembelajaran dengan model penemuan terbimbing yang memiliki tujuan khusus: (1) Mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran, (2) Mendeskripsikan kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP, (3) Mendeskripsikan efektivitas perangkat pembelajaran ditinjau dari hasil belajar siswa, dan (4) Mendeskripsikan pencapaian keterampilan berpikir kreatif ditinjau dari tes berpikir kreatif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan Dick and Carey. Perangkat yang dikembangkan adalah RPP, LKS, Materi Ajar, THB dan Tes Keterampilan Berpikir Kreatif. Data dianalisis menggunakan teknik validasi perangkat pembelajaran, pengamatan keterlaksanaan RPP, tes hasil belajar, dan tes keterampilan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perangkat pembelajaran dinyatakan valid dengan kategori sangat baik (2) Kepraktisan perangkat pembelajaran terlaksana sangat baik (3) Efektifitas perangkat pembelajaran termasuk pada kategori sedang dan (4) Pencapaian keterampilan berpikir kreatif termasuk dalam kategori kreatif. Disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berorientasi keterampilan berpikir kreatif dengan model pembelajaran penemuan terbimbing yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran.Kata Kunci: Perangkat pembelajaran, keterampilan berpikir kreatif, pembelajaran    penemuan terbimbing ABSTRACT: Physics learning materials that used in school unable to practice students creative thinking skill. Therefore, the development of learning materials by using guided discovery learning’s model has specific purposes: (1) to describe the validity of learning materials, (2) to describe the practicality of learning materials in terms of adherence to the lesson plan, (3) to describe the effectiveness of the learning materials by student’s learning outcome, and (4) to describe the achievement of creative thinking skill by creative thinking skill test. This research is Dick and Carey development model. Learning materials that developed are lesson plans, worksheets, handout, achievement test and creative thinking skill test. Data analysis techniques are validation of learning materials, observation lesson plan, achievement test, and creative thinking skill test. Data analysis techniques are validation of learning materials, observation lesson plan, achievement test, and creative thinking skill test. The results showed: (1) Learning materials developed declared valid with the excellent category, (2) The practicality of the learning materials assessed is very well, (3) The effectiveness of the learning materials with the effective/ medium category, and (4) The achievement of the creative thinking skills with creative category. The conclusion the research and development that oriented by creative thinking skills with guided discovery learning’s model is feasible to use in learning.  
Penerapan Simulasi PhET pada Mata Kuliah Fisika II di Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Papua Widyaningsih, Sri Wahyu; Yusuf, Irfan
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i2.4908

Abstract

Pemahaman konsep Fisika di Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Papua sangat penting untuk mendukung bidang keahlian mereka dalam memahami materi yang lebih kompleks. Mata kuliah Fisika II terdiri dari berbagai macam konsep yang abstrak diantaranya pada materi listrik dan magnet. Penggunaan program komputer seperti media PhET sangat penting guna menjelaskan materi yang abstrak tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hasil belajar mahasiswa setelah diterapkan media PhET dalam pembelajaran. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif yang diawali dengan pembuatan perangkat media dan lembar kerja mahasiswa serta melakukan analisis deskriptif hasil belajar setelah penerapan pembelajaran. Subjek uji coba dalam penelitian ini yaitu mahasiswa semester III yang memprogram mata kuliah Fisika II di Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Papua. Instrumen penelitian yaitu tes hasil belajar yang berjumlah 10 nomor soal benar salah dan 5 nomor soal essay. Hasil penelitian diperoleh bahwa penerapan media PhET efektif digunakan pada materi listrik dan magnet. Rata-rata hasil belajar mahasiswa yaitu 62 ± SD 18 (kategori baik). Berdasarkan penilaian tanggapan mahasiswa setelah pembelajaran diperoleh bahwa mahasiswa sangat senang belajar dengan menggunakan media PhET. Understanding the physics concept in Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Papua is very important to support their area of expertise in understanding the more complex material. Physics II consists of various abstract concepts such as electrical and magnetic materials. The use of computer programs such as PhET media is essential to explain the theoretical content. The study aims to see student learning outcomes after applied PhET media in learning. The method used was a descriptive method that begins with the manufacture of media tools and worksheets students and performs the descriptive analysis of learning outcomes after the application of learning. The test subject in this research was the third-semester students who program Physics II course in Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Papua. The research instrument was the result of learning test which amounts to 10 numbers of true-false and five essay numbers. The results obtained that the application of PhET media has been used efficiently in electrical and magnetic materials. Average student learning outcomes are 62 ± SD 18 (good). Based on the assessment of student responses after the learning obtained that students are delighted to learn by using PhET media.
Meningkatkan Kemampuan Siswa Dalam Mengaplikasikan Rumus Fisika Dengan Menggunakan Metode Problem Solving Dalam Sintaks Pengajaran Langsung Pada Siswa Kelas VIIB SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin Atqiya, Nurul; Jamal, Muhammad Arifuddin; Mahardika, Andi Ichsan
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i3.1003

Abstract

The students’s low ability in applying physics formula at class VII-B SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin will obstruct student in learning physics and give negative effect on learning outcome especially for material that includes formula. Therefore, this study was conducted to improve the students’s ability in applying physics formula by using problem solving method in direct instruction model at class VII-B SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin. This study utilized Hopkin’s model of classroom action research which consisted of 2 cycles, each cycle included plan, action/ observation, and reflection. The data were obtained from observation and test. The data were analyzed in descriptive qualitative and quantitative. The findings from first cycles to second cycles of this research were as follows: (1) The fidelity of lesson plans as a whole increased from 76,86% to 94,47%, (2) the student’s skill procedure classicaly increased from 86,37% to 100%, (3) the students’s ability in applying physics formula increased from 59,09% to 95,94%, (4) the student’s learning outcome classicaly increased from 59,09% to 95,94%. So, it can be concluded that problem solving method in direct instruction model can improve the students’s ability in applying physics formula in class VIIB SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin.
Implementasi Pembelajaran Fisika Berbasis Laboratorium Virtual terhadap Keterampilan Proses Sains dan Persepsi Mahasiswa Yusuf, Irfan; Widyaningsih, Sri Wahyu
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i1.4378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran fisika berbasis media laboratorium virtual, Keterampilan Proses Sains (KPS), dan persepsi mahasiswa pada mata kuliah fisika dasar. Metode penelitian menggunakan pre-eksperimental design dan teknik purposive sample digunakan untuk memilih sampel yaitu kelas pendidikan fisika dan pendidikan matematika Universitas Papua. Instrumen dalam penelitian ini yaitu lembar observasi dan penilaian KPS serta angket persepsi mahasiswa yang dinilai di akhir pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan persentase KPS yang diobservasi selama perkuliahan 86,4% ± SD 12,7 meliputi aspek keterampilan menggunakan alat, mengambil data, dan mengkomunikasikan hasil kegiatan. KPS berdasarkan hasil analisis lembar kerja mahasiswa diperoleh 77,5% ± SD 5,9 meliputi keterampilan merumuskan masalah, menyatakan praduga sementara, mengidentifikasi variabel, mengungkapkan pengertian variabel, mengklasifikasi data, menginterpretasikan data, memformulasikan model, menghubungkan antar data, dan menarik kesimpulan. KPS keseluruhan yaitu 81,95% atau kategori sangat baik. Sedangkan persepsi mahasiswa yaitu 78,53% ± SD 4,9 menunjukkan bahwa mahasiswa sangat setuju terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan.This study aims to determine the learning application of physics based virtual laboratory, Science Process Skills (SPS), and the perception of students on basic physics course. The research method using pre-experimental design and purposive sample technique used to select sample of physics and mathematics education classes at the University of Papua. Instruments in this research are observation sheet and SPS assessment and student perception questionnaire which assessed at the end of learning. The results showed the percentage of SPS were observed during the lecture 86.4% ± SD 12.7 covering aspects of skills using the tool, retrieve data, and communicate the results of activities. SPS is based on the analysis worksheet students obtained 77.5% ± SD 5.9 includes the skills to formulate the problem, stating the presumption whilst, identifying variables, expressing understanding of variables, classifying the data, interpret the data, formulate a model, linking between data and draw conclusions. SPS students is 81.95% or category very well. While the perception of students that is 78.53% ± SD 4.9 indicates that the student could not agree on the learning undertaken. 
Pengembangan Instrumen Kognitif Keterampilan Proses Sains Siswa SMP pada Materi Pesawat Sederhana Azizah, Nikmah; Wati, Mustika; M., Abdul Salam; Mahtari, Saiyidah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3933

Abstract

Instrumen kognitif keterampilan proses sains siswa masih belum tersedia dengan baik sehingga guru masih kesulitan dalam menilai kemampuan keterampilan proses sains siswa dikarenakan harus memerlukan waktu yang lama untuk mengamati siswa satu persatu melalui lembar observer. Untuk itu dilakukan pengembangan instrumen kognitif keterampilan proses sains siswa yang bertujuan untuk mendeskripsikan (1) validitas instrumen kognitif, (2) reliabilitas instrumen kognitif, dan (3) tingkat kesukaran butir soal instrumen kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Borg and Gall. Teknik analisis data berupa validasi instrumen kognitif, reliabilitas instrumen kognitif, dan tingkat kesukaran butir soal instrumen kognitif, menggunakan analisis program Rasch. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Validitas instrumen yang dikembangkan tergolong dalam kategori valid (2) Reliabilitas instrumen yang dikembangkan tergolong istimewa, dan (3) Tingkat kesukaran butir soal instrumen yang dikembangkan terbagi dalam empat tingkatan yaitu 2 butir soal kategori sangat sulit, 2 butir soal kategori sulit, 4 butir soal kategori mudah, dan 1 butir soal kategori sangat mudah. Diperoleh simpulan bahwa instrumen kognitif keterampilan proses sains yang dikembangkan berkualitas digunakan dalam evaluasi pembelajaran.  
Pengembangan Bahan Ajar IPA Fisika Berorientasi Keterampilan Generik Sains Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing DI SMP Negeri 13 Banjarmasin Amalia, Yuniar Fikriani; Zainuddin, Zainuddin; Misbah, Misbah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i3.1005

Abstract

Bahan Ajar IPA fisika yang digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah dianggap belum  mampu mengembangkan keterampilan generik sains siswa. Hal ini berimplikasi pada rendahnya hasil belajar kognitif siswa. Untuk itu, dilakukan penelitian pengembangan bahan ajar yang memiliki tujuan khusus mendeskripsikan: (1) validitas bahan ajar, (2) kepraktisan bahan ajar ditinjau dari keterlaksanaan RPP,  (3) efektivitas bahan ajar ditinjau dari hasil belajar kognitif siswa, dan (4) pencapaian keterampilan generik sains siswa. Pengembangan bahan ajar ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. Instrumen yang dikembangkan berupa RPP, LKS, THB dan Materi ajar.  Data yang diperoleh berupa validasi bahan ajar, pengamatan keterlaksanaan RPP, pengamatan keterampilan generik sains siswa, dan tes hasil belajar. Data di analisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) bahan ajar berkategori valid, (2) kepraktisan bahan ajar dinilai terlaksana sangat baik (3) efektivitas bahan ajar dinilai efektif, dan (4) pencapaian keterampilan generik sains dinilai berkategori sangat baik. Diperoleh simpulan bahwa bahan ajar IPA fisika menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran.
Implementation Of Learning Cycle 5E Model Assisted With Computer Simulation To Increase Physical Learning Outcome In Student Class VII SMPN 1 Torue Wiyandari, Ni Putu; Hatibe, Amiruddin; Saehana, Sahrul
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i2.3557

Abstract

This study aims to improve students physics learning outcomes of class VII SMP Negeri 1 Torue by using learning cycle 5E model assisted with computer simulation. Design of this action research methods follows the model of Kemmis and Mc. Taggart and it was done in two cycles. Each cycle consists of four stages of planning, implementation of action, observation and reflection. The subjects of this study are students of class VIIE SMP Negeri 1 Torue which amounted to 24 students. They consist of 13 male and 11 female students. The research material for cycle I is “form of substance” and cycle II materil is “expansion”. In this study, data were collected through observation and student activity, test of action result and interviews. On the evaluation of cycle I, we obtained classical completeness about 65.21% and classical absorption was about 68.26%. Student activity is in “enough category” with percentage about 78,25%. Teacher activity is in “good category” with 85% percentage. In the second cycle, we obtained learning classical completeness about 86.96% and classical absorption about 81.96%. Student activity and teacher activity are in “very good categories” with percentages of 90% and 96.67%, respectively. It was concluded that the implementation of 5E learning cycle learning model assisted computer simulation can improve student learning result of VIIE grade SMP Negeri 1 Torue.
Motivasi Belajar Mahasiswa Prodi Tadris Fisika UIN Antasari Banjarmasin Pada Perkuliahan Fisika Dasar 1 Dalam Setting Strategi Motivasi ARCS Fitriah, Lutfiyanti
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i2.4917

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi belajar mahasiswa pada perkuliahan fisika dasar melalui penerapan strategi motivasi ARCS. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini dipilih dengan cara purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 18 orang mahasiswa Prodi Tadris Fisika FTK UIN Antasari Banjarmasin, yang mengikuti matakuliah Fisika Dasar 1 tahun akademik 2017/2018. Instrumen penelitian ini adalah angket ARCS dan lembar observasi. Data dianalisis kuantitatif dengan menggunakan statistik tendensi sentral mean. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa mahasiswa Prodi Tadris Fisika FTK UIN Antasari Banjarmasin memiliki rata-rata skor motivasi belajar sebesar 4,06 dengan kriteria baik. The purpose of this study was to determine the learning motivation of students in basic physics lectures through the implementation of ARCS motivational strategies. This research is quantitative descriptive. This research sample selected by purposive sampling. The sample of this study was to 18 students of Tadris Physics FTK UIN Antasari Banjarmasin, who followed the Basic Physics course 1 academic year 2017/2018. The instruments of this study were the ARCS questionnaire and the observation sheet. Data were analyzed quantitatively using mean central tendency statistics. Based on the results of data analysis shows that the students of Tadris Physics FTK UIN Antasari Banjarmasin have an average score of motivation to learn 4.06 with good criteria.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025) Vol 12, No 3 (2024) Vol 12, No 2 (2024) Vol 12, No 1 (2024) Vol 11, No 3 (2023) Vol 11, No 2 (2023) Vol 11, No 1 (2023) Vol 10, No 3 (2022): OCTOBER 2022 Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): October 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): FEBRUARI 2020 Vol 7, No 3 (2019): OKTOBER 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 6, No 3 (2018): OKTOBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 More Issue