cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 573 Documents
Perbedaan Hasil Belajar Siswa Antara Yang Menggunakan Media Slide dan Vieo Edukasi Pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Di SMP Negeri 10 Banjarmasin Maimunah, Maimunah; Misbah, Misbah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1050

Abstract

Kurang tertariknya siswa belajar fisika karena guru tidak memanfaatkan media yang menarik pada proses pembelajaran, sehingga mengakibatkan hasil belajar siswa yang rendah. Maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa antara yang menggunakan media slide dan video edukasi pokok bahasan listrik dinamis di SMP Negeri 10 Banjarmasin. Metode penelitian adalah kuasi eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa kelas IX yang berjumlah 204 siswa. Sampel diambil secara cluster random sampling, dimana kelas eksperimen 1 yaitu kelas IX-E menggunakan media slide, dan kelas eksperimen 2 yaitu kelas IX-F menggunakan video edukasi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik parametrik dengan t-test independent sampel. Pengujian hipotesis menunjukan  bahwa nilai signifikansi yang diperoleh lebih kecil dari 0,05 (0,00 < 0,05), dan diperkuat dengan perhitungan uji beda secara manual dengan nilai thitung lebih besar dari pada ttabel (3,402 >  2,04). Kedua hasil perhitungan menunjukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar antara yang menggunakan media slide dan video edukasi. Nilai rata-rata tes hasil belajar siswa yang menggunakan video edukasi lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang menggunakan media slide, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara yang menggunakan media slide dan video edukasi pada pokok bahasan listrik dinamis di SMP Negeri 10 Banjarmasin.
Optimalisasi Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe VAK (Visual, Auditori, Kinestetik) Setiawan, Anderi; Jamal, M. Arifuddin; Suriasa, Suriasa
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i2.749

Abstract

The student  learning results that low were indicated because the less of using innovative learning that make the lack of students response in asking and responding to questions. These research aims to optimize student learning results of clss IX C SMP Negeri 27 Banjarmasin at the dynamic electrical subject through the application of cooperative learning type VAK. The specific purposes of this research were to describe: (1) adherence of the lesson plans, (2) student activities, (3) the student learning results, and (4) the student’s responses toward teaching and learning proces. These research were classroom action research that consists of 3 cycles. Collecting  data through observation, study test results, observations, questionnaires, and documentation. The  results were  analyzed by  descriptive qualitative and quantitative. The results of this research were: (1) an increase in the percentage of adherence to the RPP in each cycle with the very well category, (2) the activity of student were categorized very well, (3) the results of student learning in the first cycle has not been completed in the classical completeness, in cycle II and III increased classically with complete categoy, (4) the student’s responses toward teacing  and learning proces were very well category. Based on the findings were obtained the conclusion that the student learning result of class IX C SMP Negeri 27 Banjarmasin on the dynamic electrical subject  can be optimized by the application of cooperative learning type VAK. 
Hubungan Keaktifan Penggunaan Media Sosial Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X dan XI IPA Di SMA Negeri 5 Banjarmasin Masfufah, Masfufah; Mahardika, Andi Ichsan
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i3.825

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta yang didapatkan dari hasil observasi di SMA Negeri 5 Banjarmasin, diantaranya adalah berkembang pesatnya penggunaan media sosial dan terdapat hasil belajar yang rendah dalam bidang fisika. Pesatnya penggunaan media sosial ditandai dengan mayoritas siswa yang memiliki akun media sosial dan aktif menggunakannya.Sedangkan rendahnya nilai fisika terlihat melalui nilai hasil belajar pada ujian tengah semester yang berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keaktifan penggunaan media sosial dan hasil belajar siswa dalam pelajaran fisika pada siswa – siswi kelas X dan XI IPA di SMA Negeri 5 Banjarmasin tahun ajaran 2015/ 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI IPA di SMA Negeri 5 Banjarmasin tahun ajaran 2015/ 2016 yang berjumlah 200 orang. Jumlah sampel pada penelitian ini ditentukan dengan rumus Slovin, yaitu berjumlah 133 orang yang diambil menggunakan systematic random sampling.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan angket dan nilai hasil belajar sebagai data penelitian.Berdasarkan hasil uji persyaratan analisis data diperolah bahwa data diambil dari populasi yang berdistribusi normal, homogen dan linier. Untuk teknik analisis data digunakan uji korelasi product moment one tailed dengan uji pihak kiri. Hasil dari data analisis adalah nilai koefisien korelasi sebesar 0,196, dimana r hitung (0,196) > r tabel (0,169).Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara keaktifan penggunaan media sosial dengan hasil belajar fisika pada siswa kelas X dan XI IPA di SMA Negeri 5 Banjarmasin.  
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Penerapan Cooperative Learning Tipe TPS Pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Puteri, Rezeki Apriliana; jamal, M. Arifuddin; Wati, Mustika
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i2.869

Abstract

Kurangnya motivasi belajar siswa dalam proses belajar mengajar yang disebabkan karena pembelajaran yang membosankan tanpa adanya variasi penggunaan model pembelajaran mendorong peneliti untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk mengetahui penerapan model cooperative learning tipe TPS dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pokok bahasan listrik dinamis. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa persentase keterlaksanaan RPP pada siklus I sebesar 73,5%, siklus II sebesar 88%, dan siklus III sebesar 93,5%, ini berarti secara keseluruhan untuk pengelolaan kelas dalam KBM tergolong sangat baik. Motivasi belajar siswa pada siklus I , siklus II, dan siklus III meningkat dan berada pada kategori baik dan sangat baik. Ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari siklus I sebesar 66,67% menjadi 83,33% pada siklus II dan meningkat lagi menjadi 90% pada siklus III. Keterampilan sosial siswa yang teramati pada siklus I semua berada pada kategori kurang baik. Pada siklus II dan III keterampilan sosial siswa dalam kategori baik. Respon siswa berada pada kategori baik dan sangat baik. Diperoleh simpulan bahwa model cooperative learning tipe TPS dapat meningkatkan motivasi belajar siswa Kelas X-4 SMA Negeri 12 Banjarmasin. 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Getaran Dan Gelombang Dengan Model Inkuiri Terstruktur Untuk Siswa Kelas VIIIA SMPN 31 Banjarmasin Anisah, Anisah; Wati, Mustika; Mahardika, Andi Ichsan
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1008

Abstract

Perangkat pembelajaran yang digunakan di SMPN 31 Banjarmasin belum pernah menerapkan model inkuiri terstruktur di dalam proses pembelajarannya, dan masih menerapkan pembelajaran tradisional sehingga siswa mempelajari IPA hanya sebatas menghafal konsep, teori dan hukum. Penelitian dilakukan dengan mengembangkan perangkat pembelajaran getaran dan gelombang dengan model inkuiri terstruktur dengan tujuan khusus untuk mendeskripsikan: (1) validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan dilihat dari hasil validasi oleh validator, (2) kepraktisan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dilihat dari keterlaksanaan RPP, dan (3) keefektifan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dilihat dari hasil belajar. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa RPP, materi ajar, LKS dan THB. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadaptasi model pengembangan Kemp, Morisson & Ross. Subjek uji coba adalah siswa kelas VIIIA SMPN 31 Banjarmasin. Data diperoleh melalui lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan yang dilihat dari hasil validasi oleh validator dinyatakan valid dengan revisi kecil, (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dilihat dari keterlaksanaan RPP dinyatakan praktis dengan kategori terlaksana dengan sangat baik, (3) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dilihat dari hasil belajar dinyatakan efektif. Simpulan penelitian yaitu perangkat pembelajaran getaran dan gelombang dengan model inkuiri terstruktur yang dikembangkan layak untuk digunakan.  
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika SMA Untuk Topik Suhu Dan Kalor Menggunakan Model Pembelajaran Inquiry Dengan Metode Pictorial Riddle Hidayah, Nurul; Zainuddin, Zainuddin; Mahardika, Andi Ichsan
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i3.808

Abstract

Perangkat pembelajaran yang digunakan di SMA Muhammadiyah 1 Banjarmasin masih kurang layak, karena semua kegiatan pembelajaran terfokus pada buku paket. Baik materi ajar maupun soal latihan. Hal itu membuat siswa kurang aktif dan bosan karena hanya menerima apa yang dijelaskan oleh guru. Oleh karena itu, peneliti berinisiatif untuk mengembangkan perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran inquiry dengan metode pictorial riddle yang bertujuan untuk mendiskripsikan: (1) validasi perangkat pembelajaran materi suhu dan kalor, (2) kepraktisan perangkat pembelajaran berdasarkan keterlaksanaan RPP, (3) keefektivan perangkat pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan tes hasil belajar kognitif siswa. Penelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan Dick and Carey. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif  kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat pembelajaran valid berdasarkan penilaian ahli dengan kategori sangat baik, (2) perangkat pembelajaran praktis dengan kategori baik, (3) perangkat pembelajaran efektif dengan kategori sedang. Perangkat yang dikembangkan layak digunakan karena memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.  
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Generatif Learning Dengan Pendekatan Kontekstual Fitriani, Fitriani; Jamal, M. Arifuddin; Wati, Mustika
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i1.860

Abstract

Lack of student learning outcomes in science subjects especially physics due to the lack of involvement or the involvement of the student during the learning process. Therefore, research aimed at improving learning outcomes through learning generative models with the contextual approach. The specific objectives of the study to describe: (1) lesson plan implementation, (2) student learning outcomes, (3) student misconceptions, (4) students response to learning generative models with the contextual approach. This research is a model TOD Hopkins consisting of three cycles. The results showed an increase (1) in the first cycle lesson plan implementation meeting 1sebesar 87% (good), the first cycle of meetings 2 by 81% (good), the second cycle is 95% (very good), the third cycle of 96.00% ( very good), (2) mastery learning outcomes of students in the classical cycle I encounter 1sebesar 54.05% (not finished), I cycle 2 meeting at 81.57% (complete), on the second cycle of 83.78% (complete) and the third cycle of 86.48% (complete), (3) misconceptions cycle I for one meeting at 27.02%, the first cycle for the meeting 2 at 52.26%, on the second cycle of 18.91%, and cycle III amounted to 13.51%, most students are difficult to analyze sums and examples, (4) students response to generative learning contextual learning approach, where the average attention (attention) amounted to 79.31% of students with a category quite well, relavace (linkage ) amounted to 77.93% of students with good category, confidence (confidence) of 71.60% of students with both categories, and satisfaction (satisfaction) for 74.13% of students with either category. Retrieved conclusion that through learning generative models with the contextual approach to improving student learning outcomes of class VII H SMP Negeri 9 Banjarmasin on the subject of heat.  
Meningkatkan Aktivitas Siswa Melalui Penerapan Model Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) Muslim, Muhammad; Zainuddin, Zainuddin
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i3.884

Abstract

Penelitian tindakan kelas yang dilakukan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa yang bertujuan khususnya adalah menjelaskan keterlaksanaan RPP, aktivitas siswa, hasil belajar, dan respon siswa selama proses pembelajaran kooperatif tipe TGT. Teknik pengambilan data melalui tes hasil belajar, observasi,  angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian dianalasis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif menunjukkan bahwa aktivitas siswa setelah proses pembelajaran meningkat. Temuan penelitian yaitu: (1) Keterlaksanaan RPP selama pembelajaran berkategori sangat baik (2) Aktivitas siswa selama pembelajaran berkategori aktif (3) Hasil belajar siswa dalam pembelajaran berkategori tuntas (4) Respon siswa dalam pembelajaran berkategori baik. Didapatkan simpulan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT efektif dapat meningkatkan aktivitas siswa kelas IX-A SMP Negeri 27 Banjarmasin pada pokok bahasan listrik dinamis.
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis Untuk Mendukung Implementasi Kurikulum 2013 Syalehin, M. Rahmad; Hartini, Sri; Suriasa, Suriasa
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i1.768

Abstract

Learning physics only to training remember and understand aspect the causes of passive students and inhibit the development of thinking on a higher level. One reason for the development of curriculum 2013 is training critical thinking skills. Therefore, research that aims to develop critical thinking skills worksheets based on the subject matter of heat to support the implementation of curriculum 2013. The specific aims of this study describes: (1) the validity of student’s worksheet, (2) critical thinking skills of students after using the student’s worksheet, and (3) students response to student’s worksheet. This type of research is the development of research ADDIE model includes the analysis, design, development, implementation, and evaluation. Research subjects are 30 students of class VII-F Junior High School 24 Banjarmasin. Collecting data through sheet of validity, sheet of critical thinking skills, interviews, observation,  questionnaire responses, and documentation. Data were analyzed by quantitative descriptive. Results showed (1) the validity of student’s worksheets based critical thinking skills in a very valid category and in the category high reliability, (2) critical thinking skills in the excellent category, and (3) students response to student’s worksheet in the excellent category. Be concluded that the student’s worksheet based critical thinking skills developed in the proper category.  
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Purwanti, Ratih; Zainuddin, Zainuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i2.849

Abstract

Nature of education is to optimize the learning outcomes of cognitive, affective, and psychomotor students, but in fact, the result of students of class X-1 SMAN 1 Anjir Pasar is still low. Conducted research described the effectiveness of the cooperative learning model TTW in improving student learning outcomes. The specific aims of this research describe feasibility RPP, learning outcomes, social skills, and student response. The research using classroom action research model of Hopkins which consists of 3 cycles include planning, action/observation, and reflection. The research subjects consisted of 28 students. The data obtained through the tests, observations, questionnaires, and documentation. The data were analyzed by descriptive qualitative and quantitative. The findings of research showed: (1) feasibility RPP in cycle I, II, III respectively 79,40%; 91,90%; 95,83%, (2) an increase in exhaustiveness of students learning outcomes in classical the first cycle of 72,0% (not completed), the second cycle of 88,5% (complete), and the third cycle was 92,0% (complete), (3) social skills of students in the first cycle is generally pretty good, the second cycle increased to well, and a very good third cycle, and (4) students positive response to cooperative learning model TTW generally good. Conclusion of research is the effectiveness of application of cooperative learning model TTW in improving student learning outcomes in class X-1 SMAN 1 Anjir Pasar on the subject of heat transfer categorized effectively.  

Page 11 of 58 | Total Record : 573


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025) Vol 12, No 3 (2024) Vol 12, No 2 (2024) Vol 12, No 1 (2024) Vol 11, No 3 (2023) Vol 11, No 2 (2023) Vol 11, No 1 (2023) Vol 10, No 3 (2022): OCTOBER 2022 Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): October 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): FEBRUARI 2020 Vol 7, No 3 (2019): OKTOBER 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 6, No 3 (2018): OKTOBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 More Issue