cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 573 Documents
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Inkuiri Terbimbing dan Media Interaktif IPA SMP Untuk Mengaktifkan Keterampilan Berpikir Kritis Ma’rifah, Elfa; Wati, Mustika; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i2.861

Abstract

Kurikulum 2013 mengharapkan IPA sebagai pendidikan berorientasi kemampuan berpikir, namun pada kenyataannya hasil penelitian TIMSS 2012 menunjukkan kemampuan siswa Indonesia dibidang IPA menempati urutan ke-40 dari 42 negara yang mengindikasikan keterampilan berpikir siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKS berbasis inkuiri terbimbing dan media interaktif IPA SMP yang efektif mengaktifkan keterampilan berpikir kritis siswa. Tujuan khusus penelitian ini adalah mendeskripsikan kelayakan LKS dan media,  keterampilan berpikir kritis, serta respon terhadap LKS dan media interaktif. Subjek penelitian adalah 22 siswa SMP Negeri 1 Aluh-Aluh. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Developmment, Implementation, Evaluation). Data validasi LKS dan media diperoleh melalui lembar validasi, data keterampilan berpikir kritis siswa diperoleh melalui lembar penilaian, sedangkan data respon siswa diperoleh melalui angket. Teknik analisis data secara deskriptif kualitatif. Temuan hasil penelitian: (1) kelayakan LKS rata-rata 3,83 dan media interaktif rata-rata 3,67 yang secara umum berkategori sangat layak, (2) keterampilan berpikir kritis siswa berkategori baik dengan nilai 67,74%, (3) respon siswa terhadap LKS dan media pada aspek sikap dan minat berkategori baik. Diperoleh kesimpulan bahwa LKS berbasis inkuiri terbimbing dan media interaktif IPA yang dihasilkan efektif untuk mengaktifkan keterampilan berpikir kritis siswa. 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS SINTESIS SISWA MELALUI PENERAPAN PENGAJARAN LANGSUNG DENGAN METODE PROBLEM SOLVING Haryandi, Surya; Zainuddin, Zainuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i3.885

Abstract

ABSTRACT:  Improper learning steps resulted in low student synthesis and analytical skills in solving a physics problem or symptom. Therefore, this research is done in order to improve student synthesis and analytical skills. Specific objectives of research are: (1) achievement of lesson plans, (2) student procedural skills, (3) student learning outcomes after following learning, (4) the response of student towards learning. This type of research uses classroom action research. Data retrieval techniques through achievement test, observation, questionnaires, and documentation. Key word: Synthesis and analytical skills, direct instruction, problem solving, heat transfer.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berorientasi Pada Model Problem Based Learning Di SMPN 24 Banjarmasin Suriazdin, Syamsul Alam; Zainuddin, Zainuddin; Mahardika, Andi Ichsan
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i1.769

Abstract

Learning device for teaching materials electrical power and energy in IXE classes SMP 24 Banjarmasin need to be developed using a model of problem-based learning (PBL) to practice the skills of thinking and solving authentic problems that students’ learning completeness based on MCC can be achieved. This research aims to descripting the wothiness of electrical power and energy teaching devices that developed oriented on Problem Based Learning model noticed by devices validity, LP carried out, authentic problem solving skills, learning completeness, and student’s respons. This research included as developmental research refer to development research model according to Dick and Carrey. Research subjects are researcher and 34 students of class IXE SMPN 24 Banjarmasin. Research Instrument that used is validation sheet, LP carries out observation sheet, authentic problem solving skills obsetvation sheet, result study test, and student’s respons questionnair. Data analyzed by using quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive. The Reasearch result indicate that the categories of devices validity is valid, LP carries out is good, authentic problem solving is very good, students’ learning completeness are complete, and student’s responds is good, with the result get concluded that the suitable of learning devices for electrical power adn energy oriented to problem based learning model that developed and tested at SMPN 24 Banjarmasin categoried suitable to use.  
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa dengan Penerapan Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing Setiawati, Mariani; Zainuddin, Zainuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i1.850

Abstract

Hasil observasi pada kelas VIII-I SMP Negeri 12 Banjarmasin menunjukkan bahwa penggunaan metode ceramah membuat siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran sehingga secara tidak langsung mempengaruhi rendahnya hasil belajar siswa. Hal tersebut melatar belakangi penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII-I SMP Negeri 12 Banjarmasin dengan penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing pada pokok bahasan pemantulan cahaya. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Hopkins. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-I yang terdiri dari 32 siswa.Teknik pengambilan data menggunakan tes, observasi, angket, dan dokumentasi.Teknik analisis data secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing dapat meningkatkan (1) keterlaksanaan RPP pada siklus I sebesar 93,75% (terlaksana sangat baik), pada siklus II sebesar 91,25% (terlaksana sangat baik) dan pada siklus III sebesar 94,79% (terlaksana sangat baik), (2) aktivitas belajar  siswa yaitu pada siklus I secara umum tergolong cukup aktif, siklus II tergolong aktif, dan pada siklus III tergolong sangat aktif, (3) ketuntasan hasil belajar yaitu pada siklus I sebesar 59,38% (belum tuntas), siklus II sebesar 78,13% (belum tuntas) dan pada siklus III ketuntasan mencapai 87,50% (tuntas), dan (4) respon positif siswa dalam hal Attention, Relevance, Confidence, dan Satisfaction selama proses pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII-I SMP Negeri 12 Banjarmasin dapat ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing pada pokok bahasan pemantulan cahaya. 
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII A Di SMP Negeri 31 Banjarmasin Pada Materi Ajar Zat dan Wujudnya Melalui Penerapan Model Explict Instruction Melati, Suci Puspa; Jamal, M. Arifuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i2.875

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa dengan cara guru mengajar melalui metode ceramah melatar belakangi peneliti yang bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model explicit instruction. Tujuan khusus penelitian untuk mendeskripsikan: Keterlaksanaan RPP, keterampilan sosial siswa, hasil belajar dan respon siswa. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas model Hopkins yang terdiri dari 3 siklus, setiap siklus meliputi plan, action/observation, dan reflective. Data diperoleh melalui tes, observasi,  angket, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterlaksanaan RPP pada siklus I, II, dan III meningkat dengan kategori sangat baik, ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I 71,05% (tuntas), pada siklus II 78,95% (tuntas) dan siklus III 94,74% (tuntas), keterampilan sosial siswa pada tiap siklus secara umum dengan kriteria baik dan sangat baik, respon minat dan motivasi proses pembelajaran secara umum baik.  
Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran GASING (Gampang, Asyik, Dan Menyenangkan) Pada Siswa Kelas IX A SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin Dinata, Pri Ariadi Cahya; Jamal, M. Arifuddin; Mastuang, Mastuang
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i2.1269

Abstract

Motivasi belajar siswa yang rendah ternyata berefek pada hasil belajar. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran gasing (gampang, asyik, dan menyenangkan). Tujuan khusus penelitian untuk mendeskripsikan: (1) Keterlaksanaan RPP, (2) Aktivitas siswa, (3) Motivasi belajar siswa, (4) Hasil belajar siswa. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas model Hopkins yang terdiri dari 3 siklus, setiap siklus meliputi plan, action/observation, dan reflective. Data diperoleh melaluit tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian yaitu: (1) Keterlaksanaan RPP sangat baik, (2) Aktivitas siswa menunjukkan pembelajaran yang berpusat pada guru, (3) Motivasi belajar siswa meningkat dilihat dari hasil angket ARCS dengan nilai motivasi pada siklus I sebesar 3,71, siklus II sebesar 3,80, dan siklus III sebesar 3,99, (4). Hasil belajar siswa secara klasikal meningkat dimana ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 68,18%, ketuntasan klasikal siklus II sebesar 90,90%, dan ketuntasan klasikal siklus III sebesar 100%. Diperoleh simpulan bahwa metode pembelajaran gasing dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas IX A SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin. 
Hubungan Antara Minat dan Motivasi Dengan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMAN 10 Banjarmasin Ulfah, Yurmina; Mahardika, Andi Ichsan
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i2.755

Abstract

Factors that influence learning outcomes is interest in learning and motivation to learn. Low interest and motivation of students tend to produce a low learning outcomes. This research aims to : (1) to analyze whether there is a positive and significant relationship between interest in learning  with the learning outcomes, (2) to analyze whether there is a positive and significant relationship motivation to learn  with the learning outcomes, (3) to analyze whether there is a positive and significant relationship between interest in learning  with the motivation to learn, (4) to analyze whether there is a positive and significant relationship between interest and motivation to learn simultaneously with the learning outcomes. The study population was all students of class X SMAN 10 Banjarmasin and the sample amounted to 80 students drawn by random sampling technique. Methods of data collection using questionnaires and achievement test. This type of research is the correlation and the method of analysis used is the correlation-regression.The results rX1Y = 0,339, rX2Y = 0,399, r X1X2 = 0,513 dan rX1X2Y = 0,428.The result found (1) there is a positive and significant relationship between interest in learning with the learning outcomes, (2) there is a positive and significant relationship between motivation to learn with the learning outcomes, (3) there is a positive and significant relationship between interest in learning with the motivation to learn, and (4) there is a positive and significant relationship between interest and motivation to learn simultaneously with the learning outcomes in class X SMAN 10 Banjarmasin.   
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Materi Bunyi Untuk Siswa SMP Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif saidah, siti; Jamal, M. Arifuddin; M, Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i3.841

Abstract

Perangkat pembelajaran yang digunakan di SMPN 27 Banjarmasin selama ini masih belum maksimal dan selalu menggunakan metode pembelajaran konvensional, sehingga siswa kurang berperan aktif dalam proses pembelajaran yang berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengembangkan perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif yang layak. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) validitas perangkat pembelajaran materi bunyi, (2) kepraktisan perangkat pembelajaran materi bunyi dilihat dari keterlaksanaan RPP, (3) efektivitas perangkat pembelajaran materi bunyi dilihat dari tes hasil belajar kognitif. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Data diperoleh melalui validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, dan data hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid berdasarkan hasil penilaian yang berada dalam kategori sangat baik menurut validator, (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan praktis dilihat dari keterlaksanaan RPP yang berkategori sangat baik, (3) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan efektif dilihat dari gain score hasil belajar yang berada dalam kategori sedang. Diperoleh simpulan bahwa perangkat pembelajaran materi bunyi untuk siswa SMP menggunakan model pembelajaran kooperatif dinyatakan layak digunakan karena memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Perangkat pembelajaran; pembelajaran kooperatif; bunyi
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran IPA Fisika Kelas VIII B SMPN 24 Banjarmasin Melalui Model Inkuiri Terbimbing Marisyah, Marisyah; Zainuddin, Zainuddin; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1044

Abstract

Proses belajar mengajar hanya bersumber pada guru, akibatnya siswa tidak terlatih untuk mengembangkan keterampilan proses sains dalam menyelesaikan suatu masalah atau gejala fisika dan berimbas pada rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan cara meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) keterlaksanaan RPP, (2) keterampilan proses sains siswa, (3) pencapaian hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII B SMPN 24 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterlaksanaan RPP model pembelajaran inkuiri terbimbing pada siklus I dan II terlaksana dengan sangat baik, (2) keterampilan proses sains siswa dari siklus I sampai dengan siklus II mengalami peningkatan, (3) ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal dari siklus I sampai dengan siklus II mengalami peningkatan diperoleh simpulan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa kelas VIII B SMPN 24 Banjarmasin.
Pengembangan Modul Fisika Kelas VII SMP/MTs Berbasis Interelasi Al-Qur’an Dan Sains Pada Materi Ajar Kalor Nurhafizah, Nurhafizah; Zainuddin, Zainuddin
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i1.759

Abstract

The low of student learning outcomes in learning physics because the response to science learning still low and lack of availability of physics module SMP/MTs which connect Qur’an with science. It is necessary for research that aims to determine the feasibility of physics module class VII SMP/MTs based interrelation of the Quran and science. The special purpose, namely: (1) the validity of the module, (2) implemented of RPP, (3) student learning outcomes, and (4) student’s response. The development of physics module refers to the ADDIE model, namely: (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluation. Subjects were 33 students of class VII B SMP State 17 Banjarmasin academic year 2013/2014 as a test grade. Data collection technique used instrument validation module, observations, test results of students’ learning and questionnaire responses. The results of research and development showed that: (1) the validity of modules on validation material is excellent category, validation media is excellent category, and validation interrelation is good category, (2) implemented of RPP in the excellent category, (3) student learning outcomes at the first meeting in quite effective category, second meeting in quite effective category, and third meeting in less effective category, (4) students’ response in good category. We concluded that the feasibility of the physics module class VII SMP/MTs based interrelation of the Quran and science in the worthy category.  

Page 3 of 58 | Total Record : 573


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025) Vol 12, No 3 (2024) Vol 12, No 2 (2024) Vol 12, No 1 (2024) Vol 11, No 3 (2023) Vol 11, No 2 (2023) Vol 11, No 1 (2023) Vol 10, No 3 (2022): OCTOBER 2022 Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): October 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): FEBRUARI 2020 Vol 7, No 3 (2019): OKTOBER 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 6, No 3 (2018): OKTOBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 More Issue