cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 573 Documents
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Generatif Berintegrasi Imtak Pada Materi Ajar Listrik Dinamis Bagi Siswa Kelas X MAN 1 Banjarmasin Lutfiyanti Fitriah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i2.876

Abstract

The development of generative learning materials integrated to faith and piety on dynamic electricity subject for the students of class X MAN 1 Banjarmasin. The instructional materials in class X of MAN 1 Banjarmasin so far only designed to make students understanding knowledge of physics or not integrated to faith and piety values. The aim of this research is to describe the effectiveness of the implementation of generative learning materials integrated to faith and piety on dynamic electricity subject for the students of class X MAN 1 Banjarmasin. The specific aims in this research are to describe: (1) feasibility of instructional materials that are developed, (2) lesson plan implementation, (3) result study of product, (4) result study of faith and piety, and (5) students response. This is development research that refers to Dick and Carry model. The research design is one group pretest-posttest design. The validations of instructional materials (lesson plan, hand out, student worksheet, and test) are in feasible category. The class tryout result shows that: (1) lesson plan implementation for each meeting is 100%, (2) results study of product for each meeting are reached classical completeness to 55,56%; 71,88%; and 91,67%, (3)  results study of faith and piety for each meeting is reached classical completeness to  33,33%; 96,88%; and 63,89%, and (4) students response to this learning is good. The effectiveness of the implementation of learning is 69,43% so that it could be concluded that generative learning integrated to faith and piety on dynamic electricity subject for the students of class X MAN 1 Banjarmasin is effective to improve student study result.  
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Getaran Dan Gelombang Dengan Model Inkuiri Terstruktur Untuk Siswa Kelas VIIIA SMPN 31 Banjarmasin Anisah Anisah; Mustika Wati; Andi Ichsan Mahardika
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i1.1008

Abstract

Perangkat pembelajaran yang digunakan di SMPN 31 Banjarmasin belum pernah menerapkan model inkuiri terstruktur di dalam proses pembelajarannya, dan masih menerapkan pembelajaran tradisional sehingga siswa mempelajari IPA hanya sebatas menghafal konsep, teori dan hukum. Penelitian dilakukan dengan mengembangkan perangkat pembelajaran getaran dan gelombang dengan model inkuiri terstruktur dengan tujuan khusus untuk mendeskripsikan: (1) validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan dilihat dari hasil validasi oleh validator, (2) kepraktisan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dilihat dari keterlaksanaan RPP, dan (3) keefektifan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dilihat dari hasil belajar. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa RPP, materi ajar, LKS dan THB. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadaptasi model pengembangan Kemp, Morisson & Ross. Subjek uji coba adalah siswa kelas VIIIA SMPN 31 Banjarmasin. Data diperoleh melalui lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan yang dilihat dari hasil validasi oleh validator dinyatakan valid dengan revisi kecil, (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dilihat dari keterlaksanaan RPP dinyatakan praktis dengan kategori terlaksana dengan sangat baik, (3) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dilihat dari hasil belajar dinyatakan efektif. Simpulan penelitian yaitu perangkat pembelajaran getaran dan gelombang dengan model inkuiri terstruktur yang dikembangkan layak untuk digunakan.  
Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran GASING (Gampang, Asyik, Dan Menyenangkan) Pada Siswa Kelas IX A SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin Pri Ariadi Cahya Dinata; M. Arifuddin Jamal; Mastuang Mastuang
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i2.1269

Abstract

Motivasi belajar siswa yang rendah ternyata berefek pada hasil belajar. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran gasing (gampang, asyik, dan menyenangkan). Tujuan khusus penelitian untuk mendeskripsikan: (1) Keterlaksanaan RPP, (2) Aktivitas siswa, (3) Motivasi belajar siswa, (4) Hasil belajar siswa. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas model Hopkins yang terdiri dari 3 siklus, setiap siklus meliputi plan, action/observation, dan reflective. Data diperoleh melaluit tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian yaitu: (1) Keterlaksanaan RPP sangat baik, (2) Aktivitas siswa menunjukkan pembelajaran yang berpusat pada guru, (3) Motivasi belajar siswa meningkat dilihat dari hasil angket ARCS dengan nilai motivasi pada siklus I sebesar 3,71, siklus II sebesar 3,80, dan siklus III sebesar 3,99, (4). Hasil belajar siswa secara klasikal meningkat dimana ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 68,18%, ketuntasan klasikal siklus II sebesar 90,90%, dan ketuntasan klasikal siklus III sebesar 100%. Diperoleh simpulan bahwa metode pembelajaran gasing dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas IX A SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin. 
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Mind Mapping Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA 1 SMA Negeri 6 Banjarmasin Pada Pokok Bahasan Usaha Dan Energi Dian Puspitasari; Zainuddin Zainuddin; Mustika Wati
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i2.751

Abstract

The low result of student learning is caused by teacher centered learning methods. Be required a model of learning which makes to improve the result of student learning. Therefore, be done a research by the implementation of cooperative learning model mind mapping type to improve the result of student learning at XI IPA 1 grade in SMA Negeri 6 Banjarmasin in subject work and energy. The specific aims of the research describe: (1) the lesson plan adherence of cooperative learning model mind mapping type; (2) the result of student learning; (3) the student’s activities; (4) the student’s responses toward learning. The type of the research is a classroom action research of Kemmis & Mc Tagart model which includes planning, observation, and reflection. The technique of data collecting used observations, tests, questionnaires and documentations. The technique of data analysis is qualitative descriptive and quantitative descriptive. The Results of the research showed (1) the lesson plan adherence categorized very well; (2) the result of student learning althought the individual and classical are completeness; (3) the student’s activities categorized very well; (4) the student’s responses categorized well. Be obtained the conclusion that the implementation of cooperative learning model mind mapping type is effective to improve the result of student learning at XI IPA 1 grade in SMA Negeri 6 Banjarmasin in subject work and energy.  
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 26 Banjarmasin Dengan Menggunakan Model Quantum Teaching Pada Materi Ajar Tekanan Nor Rahmawati; Mastuang Mastuang; Misbah Misbah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i2.3589

Abstract

Low of student learning result in science researcher doing lesson because the students are rarely directly involved in learning. Therefore, research that aims to improve learning result. This research aimed to describe (1) teaching materialize, (2) students’ learning result in cognitive aspect and (3) student activity. The method used is a Kemmis & Mc Taggart classroom action research model, with each cycle countain of planning, implementation, observation, and reflection steps. The subjects of this research were 36 students of VIIIth A grade. Technique of data collecting is learning result test, observation sheets, and documentation. Results of this research shown that by applying quantum teaching model (1) teaching materialize on 1st cycle categorized good, on 2nd and 3rd cycles is excellent, (2) completeness of students learning result improve concucivelly individual completeness percentage on 1st, 2nd and 3rd cycles are 69,44%, 77,78% and 94.44%, (3) student activities improve in every aspect with good categorize, except aspects asking questions aspect to teaching, not relevan behavior and express opinion on 1st cycle is categorized good  enough, but on 2nd and 3rd cycle improve with consecutivelly categorized good and excellent. The conclusion that to in order to improve students learning result of VIIIth A grade SMP Negeri 26 Banjarmasin can improved by using quantum teaching model on pressure subject.  
Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA SMP Berorientasi Keterampilan Berpikir Kritis Pada Pokok Bahasan Getaran dan Gelombang Dengan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Ramona Safitri; M. Arifuddin Jamal; Abdul Salam M
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i3.794

Abstract

Perangkat pembelajaran yang digunakan di SMPN 27 Banjarmasin selama ini masih belum maksimal khususnya dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Hal ini berdampak pada rendahnya hasil belajar, oleh karena itu dilakukanlah penelitian untuk mengembangkan perangkat pembelajaran IPA SMP berorientasi keterampilan berpikir kritis pada pokok bahasan getaran dan gelombang dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang layak. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan, (2) kepraktisan perangkat pembelajaran yang dikembangkan, (3) efektivitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Dick and Carrey. Data diperoleh melalui lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, dan data hasil belajar siswa. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid berdasarkan hasil penilaian yang berada dalam kategori sangat baik menurut validator, (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan praktis dilihat dari keterlaksanaan RPP yang berkategori sangat baik, (3) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan efektif dilihat dari gain score hasil belajar yang berada dalam kategori sedang. Diperoleh simpulan bahwa perangkat pembelajaran IPA SMP berorientasi keterampilan berpikir kritis pada pokok bahasan getaran dan gelombang dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dinyatakan layak digunakan karena memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.  
Meningkatkan Kemampuan Analisis Sintesis Siswa Kelas X MIA 6 SMA Negeri 2 Banjarmasin Melalui Model Pengajaran Langsung dengan Metode Problem Solving Fahrina Fahrina; Arifuddin Jamal; Abdul Salam M
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i1.3897

Abstract

Kemampuan siswa kelas X MIA 6 SMA Negeri 2 Banjarmasin masih rendah dalam menganalisis-mensintesis suatu persoalan fisika yang diberikan. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan mendeskripsikan cara meningkatkan kemampuan analisis sintesis siswa kelas X MIA 6 SMA Negeri 2 Banjarmasin melalui model pengajaran langsung dengan metode problem solving. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas dengan model Hopkins yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus meliputi plan, action/observation, dan reflective. Data diperoleh melalui tes dan observasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Temuan penelitian dari siklus I ke siklus II yaitu: (1) keterlaksanaan RPP secara keseluruhan meningkat dari 68% pada siklus I dengan kategori baik menjadi 86% pada siklus II dengan kategori sangat baik, (2) kemampuan analisis sintesis siswa dari siklus I meningkat ke siklus II dengan kategori baik menjadi sangat baik, (3) ketuntasan belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus II dengan ketuntasan sebesar 82,61% menjadi 100%. Diperoleh simpulan bahwa model pengajaran langsung dengan metode problem solving dapat meningkatkan kemampuan analisis sintesis siswa kelas X MIA 6 SMA Negeri 2 Banjarmasin.Skill of the students of class X MIA 6 SMA Negeri 2 Banjarmasin is still low in analyze-synthesis a given physical problem. Therefore, the research was conducted to describe how to improve the analysis syntesis skills of X MIA 6 students of SMA Negeri 2 Banjarmasin by direct instruction model with problem solving method. This type of research uses classsroom action research by Hopkins model which consist of 2 cycles, each cycle includes planning, action/observation and reflection. The data was obtained through observation and test. The data were analyzed descriptively quantitative and qualitative. The research findings from cycle I to cycle II are: (1) The overall implementation of RPP has increased from 68% in cycle I with good category to 86% in cycle II with very good category; (2) Students’ synthesis analysis skill increased from cycle I to cycle I with good category to be very good category; (3) The Students’ learning mastery have increased from cycle I to cycle II with a mastery of 82,61% to 100%. The conclusion is that the direct instruction model with problem solving method can improve the synthesis analysis skills of X MIA 6 students of SMA Negeri 2 Banjarmasin. 
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Dan Media Penunjang Materi Ajar Untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains M. Mahfuziannor; Suyidno Suyidno; Syubhan An'nur
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.832

Abstract

Rendahnya keterampilan proses sains dan sikap ilmiah siswa Indonesia salah satunya disebabkan karena LKS yang beredar kebanyakan hanya berisi ringkasan materi dan soal-soal, sehingga belum efektif melatihkan keterampilan proses sains. Oleh karena itu dilakukan penelitian bertujuan menghasilkan LKS dan media penunjang untuk melatihkan keterampilan proses sains. Tujuan khusus penelitian adalah mendeskripsikan kelayakan LKS dan media penunjang, keterampilan proses sains, dan respon siswa. Ujicoba dilakukan pada 21 siswa SMPN 1 Candi Laras Selatan. Desain penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data menggunakan lembar validasi, pengamatan, angket respon, dan dokumentasi serta teknik analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan (1) LKS yang dikembangkan sangat layak dalam format/isi LKS, kebahasaan dan penampilan fisik dengan reliabilitas 0,65; (2) Media penunjang yang dikembangkan sangat layak dalam fungsi/kegunaan dan penampilan fisik dengan reliabilitas 0,80; (3) Keterampilan proses sains siswa sebesar 14,29% sangat terampil dan 85,71% terampil. Siswa terampil dalam mengamati, merumuskan hipotesis, melakukan penyelidikan, membaca hasil pengukuran, menganalisis data, memprediksi, dan menarik kesimpulan, tetapi cukup terampil dalam mengidentifikasi variabel; dan (4) Respon positif siswa dalam hal minat dan sikap terhadap LKS dan media penunjang. Diperoleh simpulan bahwa LKS dan media penunjang materi ajar kemagnetan efektif untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa SMP.  
Pengembangan Modul IPA Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Meilisa Windi Astuti; Sri Hartini; Mastuang Mastuang
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i2.4934

Abstract

 Penelitian ini dilakukan karena sebagian besar guru di sekolah belum mengembangkan bahan ajar yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan modul IPA yang dikembangkan dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi suhu dan kalor berdasarkan validitas, kepraktisan, efektivitas dan ketercapaian keterampilan proses sains. Penelitian ini adalah penelitian R&D menggunakan model pengembangan ADDIE dengan subjek uji coba 29 orang siswa kelas VII-C SMP Negeri 13 Banjarmasin. Instrumen penelitian ini adalah lembar validasi modul, angket respon siswa, tes hasil belajar dan lembar pengamatan keterampilan proses sains. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) validitas modul IPA termasuk kategori baik (2) kepraktisan modul IPA termasuk kategori sangat baik (3) efektivitas modul IPA termasuk kategori sedang dan (4) ketercapaian keterampilan proses sains termasuk kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa modul IPA layak untuk digunakan pada kegiatan pembelajaran. This research is conducted because most teachers have not yet developed teaching materials that will be used in the learning process. Therefore, the research development aimed to describe the appropriateness of science module developed by using guided inquiry learning on the temperature and heat materials based on validity, practicality, effectiveness and achievement of science process skill. This research is R&D based on the development of ADDIE with the subject were 29 students of VII-C class in SMP Negeri 13 Banjarmasin. The instrument of this research is validity’s sheet, questioner of student’s response, learning outcome test, and sheet of the science process skill observation. The results of this research showed that (1) the validity of the science module on good category (2) the practicality of the science module is included on very good category (3) the effectiveness of science module including the medium category and (4) the achievement of science process skills including the very good category. The conclusion of this research is science module is appropriate to use in the learning activity.
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pengajaran Langsung Dengan Metode Demonstrasi Normaliani Normaliani; M. Arifuddin Jamal; Suyidno Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i1.853

Abstract

Lack of student motivation in science subjects especially physics knew about 30.3% of students was not excited each subject physics, 48% of students have difficulties in learning physics, and about 24% of students find it difficult to attend classes every physics. The research aims to improve students' motivation class X KORPRI Banjarmasin on the subject of straight motion through the application of the direct teaching method demonstration. The specific objective of the research is to describe the ability of teachers to manage student learning outcomes and student responses. Research subjects 21 students of class X school KORPRI Banjarmasin academic year 2012/2013. Techniques of data collection using questionnaires, observation sheets, and tests. The results of research documentation stating (1) the ability of the teacher in direct instruction on each cycle are very good (2) increase student motivation through attention aspect, relevance, confidence, and satisfaction. In the first cycle, there are aspects that are good enough attention. In the second cycle, all aspects categorized as good while the third cycle all aspects very well. (3) in the classical style in the first cycle increased by 63% (not finished), the second cycle of 85% (complete), and the third cycle of 100% (complete). (4) the response of interest in the model with the method of direct teaching demonstrations on aspects of both ARCS category on aspect attention 78%, 74.4% relevance, confidence68%, and satisfaction 72,8% class X SMAKORPRI Banjarmasin on material teaching straight motion.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025) Vol 12, No 3 (2024) Vol 12, No 2 (2024) Vol 12, No 1 (2024) Vol 11, No 3 (2023) Vol 11, No 2 (2023) Vol 11, No 1 (2023) Vol 10, No 3 (2022): OCTOBER 2022 Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): October 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): FEBRUARI 2020 Vol 7, No 3 (2019): OKTOBER 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 6, No 3 (2018): OKTOBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 More Issue