cover
Contact Name
Chairil Faif Pasani
Contact Email
chfaifp@ulm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
edu.mat@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Prodi Pendidikan Matematika Gedung FKIP ULM Banjarmasin Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 23382759     EISSN : 25979051     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education,
EDU-MAT adalah jurnal yang didirikan pada tahun 2013 di Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat. EDU-MAT merupakan kumpulan artikel hasil penelitian maupun kajian dosen, peneliti, guru, maupun mahasiswa di bidang pendidikan matematika yang belum pernah dimuat/diterbitkan di media lain. EDU-MAT diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat yang terbit 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2025)" : 15 Documents clear
PENGARUH PENDEKATAN PMR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT DI SMP Shaulatiya Futri; Kamaliyah Kamaliyah; Yuni Suryaningsih
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i2.22328

Abstract

Pendekatan PMR dikembangkan untuk membantu siswa memahami konsep matematika dengan mengaitkannya pada konteks nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kurangnya pemahaman konsep dalam pembelajaran matematika dapat memengaruhi hasil belajar siswa, terutama pada materi operasi hitung bilangan bulat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan PMR terhadap pemahaman konsep operasi hitung bilangan bulat pada siswa kelas VII di SMPN 1 Tanah Siang. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 22 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan uji validitas, observasi, dan tes. Kemudian data dianalisis berdasarkan keterlaksanaan pembelajaran dengan pendekatan PMR, kemampuan pemahaman konsep siswa dalam pendekatan PMR, serta uji N-Gain, uji normalitas, dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran dengan pendekatan PMR ini sangat baik, dengan persentase keterlaksanaan 93,85%. Skor rata-rata posttest siswa meningkat menjadi 58,27, tergolong cukup baik. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan setelah diterapkannya pendekatan PMR berdasarkan uji wilcoxon, sedangkan peningkatan pemahaman konsep berada pada kategori sedang berdasarkan analisis N-Gain sebesar 0,315. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan PMR memiliki pengaruh terhadap kemampuan siswa dalam memahami konsep operasi hitung bilangan bulat di kelas VII SMPN 1 Tanah Siang, Kabupaten Murung Raya.   Kata kunci: Pendekatan PMR, pemahaman konsep, operasi hitung bilangan bulat Abstract: The RME approach was developed to help students understand mathematical concepts by linking them to real contexts that are relevant to everyday life. Lack of understanding of concepts in learning mathematics can affect student learning outcomes, especially in the material of integer counting operations. This study aims to analyze the effect of the RME approach on understanding the concept of integer arithmetic operations among seventh grade students at SMPN 1 Tanah Siang. The method used was quasi-experiment with one-group pretest-posttest design. The research sample consisted of 22 students. Data collection techniques were carried out with validity tests, observations, and tests. Then the data were analyzed based on the implementation of learning with the RME approach, the ability to understand students' concepts in the RME approach, as well as the N-Gain test, normality test, and Wilcoxon test. The results showed that the implementation of learning with the RME approach was very good, with a percentage of implementation of 93.85%. The average score of students' posttest increased to 58.27, classified as quite good. There is a significant difference between the conditions before and after the application of the RME approach based on the Wilcoxon test, while the increase in concept understanding is in the moderate category based on the N-Gain analysis of 0.315. This shows that the RMEapproach has influence on students' ability to understand the concept of integer arithmetic operations in class VII of SMPN 1 Tanah Siang, Murung Raya Regency. Keywords: Realistic Mathematics Education Approach, conceptual understanding, integer arithmetic operations
ANALISIS INSTRUMEN TES KEMAMPUAN NUMERASI DAN ANGKET SELF-EFFICACY SISWA SMP PADA MATERI RASIO Fauziyyah Fauziyyah; Elly Arliani; Eminugroho Ratna Sari
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i2.23006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir tes kemampuan numerasi dan angket self-efficacy siswa SMP pada materi rasio. Instrumen yang digunakan difokuskan pada materi rasio pada 32 siswa kelas VII di salah satu sekolah menengah pertama di Yogyakarta. Instrumen terdiri atas soal pilihan ganda, esai, dan angket, yang telah divalidasi oleh ahli. Data dianalisis untuk mengevaluasi daya pembeda, tingkat kesukaran, dan reliabilitas setiap soal. Hasilnya menunjukkan bahwa butir soal tes kemampuan numerasi memiliki reliabilitas tinggi (r-11=0,834) pada soal pilihan ganda dan (r-11=0,886)  pada soal esai, sedangkan angket self-efficacymenunjukkan relianilitas sangat tinggi (r-11=0,915). Selain itu, daya pembeda dan tingkat kesukaran berada pada kategori cukup baik hingga baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa instrumen yang dikembangkan layak digunakan dalam evaluasi pembelajaran matematika, khususnya pada materi rasio. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan instrumen evaluasi yang valid dan reliabel, serta memperkuat pentingnya analisis butir sebagai langkah kritis dalam menjaga mutu asesmen pendidikan. Kata kunci: Analisis Butir, Numerasi, Self-Efficacy, Rasio Abstract: This study aims to analyse the quality of numeracy test items and student self-efficacy questionnaires on ratio material. The instruments used focused on ratio material for 32 seventh-grade students at a junior high school in Yogyakarta. The instruments consisted of multiple-choice questions, essays, and questionnaires, which had been validated by experts. The data was analysed to evaluate the discriminating power, difficulty level, and reliability of each question. The results indicated that the numeracy test items had high reliability (r-11=0,834) for multiple-choice questions and (r-11=0,886) for essay questions, while the self-efficacy questionnaire showed very high reliability (r-11=0,915). In addition, the discrimination power and difficulty level were in the fair to satisfactory category. These findings indicate that the developed instruments are suitable for use in mathematics learning evaluation, especially in ratio material. This study contributes to the development of valid and reliable evaluation instruments and reinforces the importance of item analysis as a critical step in maintaining the quality of educational assessment. Keywords: Item Analysis, Numeracy, Self-Efficacy, Ratio
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK BERBASIS GEOGEBRA BOOK PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS UNTUK MELATIH LITERASI DIGITAL SISWA Dhanar Dwi Hary Jatmiko; Nurcholif Diah Sri Lestari
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i2.23193

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modul elektronik berbasis GeoGebra Book pada topik persamaan garis lurus yang berfungsi untuk melatih literasi digital siswa yang terkategori valid dan praktis. Penelitian ini tergolong sebagai penelitian pengembangan (R&D) menggunakan model 4-D, namun terbatas sampai tahap pengembangan (develop) karena kendala waktu. Uji coba dilakukan pada siswa kelas VII pada SMPN 1 Panti dan MTs At Taqwa Bondowoso yang masing-masing diambil 1 kelas. Instrumen penelitian mencakup lembar validasi dari ahli media dan ahli materi, serta angket respon siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan modul elektronik berbasis GeoGebra Book pada materi persamaan garis lurus memiliki tingkat validitas sangat valid dengan prosentase 95% dan tingkat kepraktisan sangat praktis dengan prosentase sebesar 90,91%. Berdasarkan hasil temuan tersebut, maka modul layak diuji lebih lanjut untuk menilai efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan literasi digital siswa.   Kata kunci: Modul Elektronik, GeoGebra Book,Persamaan Garis Lurus, Literasi Digital. Abstract: The purpose of this study is to develop an electronic module based on GeoGebra Book on the topic of linear equations to train students’ digital literacy skills, categorized as valid and practical. This research is a development study using the 4-D model, but it was limited to the development (develop) stage. The trial subjects were seventh-grade students from SMPN 1 Panti and MTs At-Taqwa Bondowoso, with one class selected from each school. The research instruments consisted of validation sheets for media and material experts, as well as student response questionnaires. The results of the data analysis showed that the electronic module based on GeoGebra Book on the topic of linear equations was categorized as very valid with an average score of 3.87 and very practical with an average student response score of 4.56. Based on these results, the module can be tested further to determine its effectiveness in improving students’ digital literacy skills. Keywords: Electronic Module, GeoGebra Book, Linear Equations, Digital Literacy
OPTIMALISASI HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERBASIS STEM DENGAN MEDIA DIGITAL SNAKE AND LADDER Wahyuni Suryaningtyas; Sandha Soemantri; Maila Rosidatus Sayyidah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i2.22675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan model pembelajaran Problem solving berbasis STEM dengan media Digital Snake and Ladder dalam meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas VIIA SMP Muhammadiyah 10 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dengan tujuan untuk memperbaiki hasil belajar peserta didik melalui penerapan model ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, dokumentasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model ini berhasil meningkatkan hasil belajar matematika, dengan nilai rata-rata meningkat dari 62,42 pada pra-siklus menjadi 63,14 pada siklus I, dan 80,14 pada siklus II. Selain itu, kemampuan pemecahan masalah peserta didik juga mengalami peningkatan signifikan pada setiap langkah pemecahan masalah. Aktivitas siswa selama pembelajaran juga meningkat, dengan kolaborasi dalam berdiskusi menjadi indikator dengan nilai tertinggi pada kedua siklus. Respon peserta didik terhadap model pembelajaran ini sangat positif, dengan skor tertinggi pada indikator motivasi belajar matematika. Penelitian ini menyarankan penerapan model serupa di mata pelajaran lain untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Kata kunci: Problem solving, STEM, Digital Snake and Ladder, hasil belajar, keterlibatan siswa.   Abstract: This study aims to examine the application of the Problem solving model based on STEM with the Digital Snake and Ladder media in improving the mathematics learning outcomes of seventh-grade students at SMP Muhammadiyah 10 Surabaya. The research uses a Classroom Action Research (CAR) approach consisting of two cycles, aiming to improve students' learning outcomes through the implementation of this model. Data collection techniques include observation, documentation, tests, and questionnaires. The results show that the application of this model successfully improved mathematics learning outcomes, with the average score increasing from 62.42 in the pre-cycle to 63.14 in cycle I, and 80.14 in cycle II. Additionally, students' problem-solving skills showed significant improvement in each step of the problem-solving process. Students' activity during the learning process also improved, with collaboration in discussions being the highest indicator in both cycles. Students’ responses to the model were highly positive, with the highest score for motivation in learning mathematics. This study recommends applying similar models in other subjects to enhance students' understanding and engagement in learning. Keywords: Problem solving, STEM, Digital Snake and Ladder, learning outcomes, student engagement.
HUBUNGAN ANTARA PENGALAMAN PRAKTIK MENGAJAR DENGAN IDENTITAS AWAL GURU PADA MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA Rahmita Noorbaiti; Taufiq Hidayanto; Rizki Azzahra; Irfan Anas Wahyudi
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i2.23755

Abstract

Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan calon guru, namun masih didapati lulusan yang merasa kurang siap dalam mengajar. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu kegiatan praktik mengajar pada jenjang perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara pengalaman dan respon mahasiswa dari kegiatan praktik mengajar di sekolah dengan pembentukan identitas awal mereka sebagai guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berjenis korelatif. Data diperoleh dari angket pengalaman praktik mengajar calon guru serta angket identitas awal guru. Responden penelitian ini yaitu 71 mahasiswa yang telah melaksanakan kegiatan praktik mengajar di sekolah selama 5 bulan. Data dianalisis menggunakan Uji Korelasi Product Moment berbantukan SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara pengalaman kegiatan praktik mengajar di sekolah dengan pembentukan identitas awal mereka sebagai guru. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,00 dan nilai korelasi 0,475 dengan kategori sedang. Temuan ini menekankan pentingnya memperkuat kegiatan praktik mengajar dalam kurikulum pendidikan calon guru dengan merancang pengalaman yang bermakna bagi mahasiswa dalam bentuk implementasi pembelajaran di kelas yang nyata.   Kata Kunci: Praktik Mengajar, Mahasiswa Calon Guru, Identitas Awal Guru Abstract: Various efforts have been made to improve the quality of teacher education, yet there are still graduates who feel insufficiently prepared for teaching. One of the efforts is the implementation of teaching practicum during university studies. This research aims to describe the relationship between students’ experiences and responses to school-based teaching practicum activities and the formation of their initial teacher identity. The study employed a quantitative correlational approach. Data were collected through questionnaires on pre-service teachers’ practicum experiences and perceptions, as well as their initial teacher identity. The respondents were 71 students who had undertaken a five-month school teaching practicum. Data were analyzed using Product Moment Correlation Test with the assistance of SPSS version 29. The findings indicate a significant relationship between school teaching practicum experiences and the formation of students’ initial teacher identity. The results of the study showed a significance value of 0.00 and a correlation coefficient of 0.475, which falls within the moderate category. These findings highlight the importance of strengthening teaching practicum activities in teacher education curricula by designing meaningful experiences for students through the implementation of real classroom teaching. Keywords: internship, Pre-service Teachers, Early Teacher Identity

Page 2 of 2 | Total Record : 15