cover
Contact Name
Muhammad Afief Ma'ruf
Contact Email
afief84@gmail.com
Phone
+6281803821373
Journal Mail Official
infoteknik.ftunlam@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat, Jl. Ahmad Yani Km. 35 Banjarbaru Kalimantan Selatan Telp. (0511)-4773868 Fax. (0511)-4773868
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Info-Teknik
ISSN : 08532508     EISSN : 24599964     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Engineering,
Jurnal Info – Teknik menerbitkan artikel – artikel karya orisinil dan signifikan pada Bidang Rekayasa Teknik.
Articles 425 Documents
RANCANG BANGUN DAN PEMBUATAN MESIN PEMBENGKOK PIPA BAGI JAMAAH MASJID NURUL ISLAM PERUM GRIYA SAMPURNA DESA AMPELDENTO KEC. KARANGPLOSO KAB. MALANG Udianto, Pondi; Hartono, Moh.; Wahyudi, Bagus; Murdani, Anggit; Hadi, Samsul
INFO-TEKNIK Vol 24, No 2 (2023): INFOTEKNIK VOL. 24 NO. 2 DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v24i2.17996

Abstract

Mesin pembengkok pipa merupakan alat yang digunakan untuk mengerol pipa, apakah pipa silindris atau pipa kotak dengan menggunakan penggerak utama motor listrik. Alat ini sangat diperlukan dalam proses pembuatan pagar atau rangka kanopi yang terbuat dari bahan logam agar proses pembengkokkan bisa lebih cepat dan diperoleh hasil yang baik. Prinsip kerja dari alat ini adalah pipa yang akan dibengkokkan ditekan oleh poros penggerak utama yang berputar, sedangkan dua poros yang lain menahannya. Karena poros utama bergerak bolak balik maka semakin lama pipa akan membengkok. Tahapan dalam proses pembuatan meliputi perancangan (desain), pemilihan bahan dan pembuatan. Perancangan dilakukan agar diperoleh desain alat yang sesuai dengan kebutuhan. Pemilihan bahan dilakukan untuk menentukan bahan-bahan yang digunakan dengan mengutamakan fungsi dan nilai ekonomis dari sisi harga. Untuk bahan rangka dipilih besi profil U, sedangkan untuk bantalan poros dipilih bantalan yang sudah ada di pasaran. Alat-alat utama yang digunakan dalam proses pembuatan yaitu mesin las listrik, gerinda potong dan peralatan keselamatan kerja dalam proses pengelasan. Dari pembuatan yang dilakukan dihasilkan alat/mesin pembengkok pipa dengan penggerak utama motor listrik yang dapat digunakan untuk membengkokkan pipa diameter 1 inci dengan ketebalan 1,2 mm. Key words: pembengkok, pipa, poros utama
ANALISIS PERHITUNGAN TAKE OFF QUANTITY MELALUI METODE BIM (BUILDING INFORMATION MODELLING) PEKERJAAN STRUKTUR PROYEK GEDUNG KANTOR KEJAKSAAN NEGERI KOTA BALIKPAPAN Nugroho, Tri Yulianto
INFO-TEKNIK Vol 25, No 1 (2024): INFOTEKNIK VOL. 25 NO. 1 JULI 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v25i1.15951

Abstract

BIM (Building Information Modeling) is a method that represents an integrated construction work that can save time and cost compared to conventional methods. In Indonesia, the application of BIM technology is very lacking and is still being developed. Through the Ministry of Public Works and Public Housing's policy No. 28 of 2018, it is the stage of BIM development in Indonesia where government buildings with an area of more than 2000 m2 over 2 floors are required to use BIM. This study aims to obtain a comparison of manual volume with BIM, the causes of the volume discrepancy, and how to evaluate the handling of the volume discrepancy that occurs. This research uses a case study on the construction project of the Balikpapan City Attorney's Office Building. The research method begins by collecting working drawings, detailed data on the calculation of the volume of work contract documents, manual calculations themselves, daily reports, job documentation, and interviews. This research uses Revit and Cubicost BIM software to perform 3D modeling. 3D modeling uses working drawing data with output in the form of taking quantity data for casting, reinforcement, formwork, and steel fabrication work. The volume data from the take of quantity will be used as a reference for comparison with the manual calculation method and the factors causing the difference will be analyzed using the Pareto and fishbone methods. From the results of the analysis, it is found that the deviation of the BIM calculation manually is 95.49 m3, 16,358 Kg of iron, 280.39 m2 of formwork, and 56.08 Kg of steel fabrication with a total cost of Rp. 563,082,794.00. The large deviation of the project BOQ with BIM is foundry work of 131.63 m3, 36,675 Kg of iron, 1261.7 m2 of formwork, and 1102.7 Kg of steel fabrication with a total cost of Rp. 1,401,595.553.00. The most dominant risk of miscalculation with a cumulative value of 80% is iron (columns, plates, beams) and formwork (plates, beams, stairs). The cause of the difference in volume is due to the lack of detailed working drawings that apply the manual 2D draft method and the calculation process that is often overlooked and incomplete. Solutions and evaluations that need to be carried out are the need for expert certification of workers and the implementation of BIM at every stage of construction.
OPTIMASI CLASH DETECTION DENGAN PENDEKATAN BUILDING INFORMATION MODELING PADA GEDUNG BERTINGKAT: STUDI KASUS GEDUNG KANTOR SARANA DAN PRASARANA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI DI BANJARMASIN Perdana, Kevin Putra; Purnamasari, Eka; Fathurrahman, Fathurrahman
INFO-TEKNIK 2023: PROSIDING SEMNAS TAHUNAN X 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v0i0.18640

Abstract

This research explores the application of Building Information Modeling (BIM) for collision detection in multi-story buildings, with a focus on the Directorate General of Customs and Excise's Office of Facilities and Infrastructure in Banjarmasin as a case study. The primary objectives of this research are to quantify and analyze collisions among structural, architectural, and MEP (Mechanical, Electrical, and Plumbing) elements within the building, and to assess how collision detection impacts material quantities and cost estimates. The study leveraged Revit 2022 to construct a comprehensive 3D building model and utilized Navisworks 2022 for clash detection analysis, identifying clashes across the three mentioned components. Subsequently, clash resolution strategies, including component geometry and position adjustments, were employed. The investigation reveals that design errors emerged as the predominant cause of collisions, followed closely by design inconsistencies and mismatches. The findings underscore the potential for substantial cost savings, up to 10.056% of the total project budget, primarily driven by optimizations in architectural materials. As a result, the study recommends a renewed emphasis on design coordination as a means to proactively prevent clashes and thereby reduce overall project costs.
PENGARUH AIR TANAH TERHADAP NILAI DAYA DUKUNG TANAH DASAR PADA PERKERASAN JALAN Azmah, Nurul; Gandi, Suradji; Sarie, Fatma; Setiati, Eka Putri
INFO-TEKNIK Vol 24, No 2 (2023): INFOTEKNIK VOL. 24 NO. 2 DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v24i2.14823

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis sifat fisik-mekanik tanah yang digunakan sebagai pondasi jalan dan menganalisis pengaruh perubahan kadar air terhadap nilai CBR dan daya dukung tanah. Pengujian yang dilakukan di laboratorium meliputi uji sifat fisik tanah asli, pengujian sifat mekanik tanah asli dan kemudian menghitung daya dukung tanah. Dari pengujian didapatkan berat isi tanah (γ) = 1,76 g/cm3; berat jenis (Gs) = 2,67; kadar air (w) =29,33%; persentase lolos saringan no 200 = 53,99%; batas cair (LL) = 53,64%, indeks plastisitas (PI) = 16,16%, hasil klasifikasi tanah sistem USCS adalah tanah masuk kedalam kelompok OH dan hasil klasifikasi tanah sistem AASHTO adalah tanah termasuk dalam klasifikasi kelompok A-7-6(8). Dari pengujian pemadatan tanah asli, didapat nilai kadar air optimum (OMC) = 20% dan berat isi kering maksimum (γd max) = 1,29 g/cm3. Hasil pengujian CBR tanah asli didapat nilai CBR sebesar 4,6. Nilai CBR Setelah penambahan air 10% dari kadar air optimum pada tanah asli didapat nilai CBR 4,4 dan DDT = 4,4. Setelah penambahan air 15% dari kadar air optimum pada tanah asli didapat nilai CBR = 3,7 dan DDT = 4,1. Untuk kadar air berkurang 10% dari kadar air optimum didapat CBR = 5 dan DDT = 4,7, dan kadar air berkurang 15% dari kadar air optimum didapat CBR = 5,3 dan DDT = 4,5. Dari hasil Pengujian kuat geser langsung didapat nilai daya dukung tanah asli (qu) = 1,048 kg/cm2. Setelah penambahan air 10% dari kadar air tanah asli (qu) = 0,853 kg/cm2. Setelah penambahan air 15% (qu)= 0,539 kg/cm2 maka daya dukung sebesar 48,53%. Pada penelitian ini kadar air tanah memiliki pengaruh terhadap nilai daya dukung tanah dasar.
PERANCANGAN SISTEM PEMBAYARAN PADA ALAT PENGISISAN BENSIN OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR RFID BERBASIS ARDUINO ATMEGA 2560 Noval Alfachri, Muhammad Noval
INFO-TEKNIK Vol 25, No 1 (2024): INFOTEKNIK VOL. 25 NO. 1 JULI 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v25i1.15537

Abstract

Bahan bakar minyak merupakan sumber energi yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Dalam melakukan pengisian bahan bakar minyak di SPBU seringkali membutuhkan waktu yang sangat lama karena metode yang dilakukan masih manual dalam proses pembayaran maupun saat pengisian bahan bakar minyak itu sendiri. Dari permasalahan tersebut peneliti membuat sebuah perancangan system pembayaran pada alat pengisian bensin dengan menggunakan sensor RFID. Sensor ini berfungsi untuk mengirimkan data dari tag untuk dibaca oleh RFID reader kemudian ditampilkan pada LCD. Dari penelitian ini menghasilkan sensor RFID MRC22 memiki tegangan 3,1-3,23 V. Pada pengukuran flow meter memiliki eror sebesar 0,981% terhadap nilai yang diingankan berkisar 500-7500 dan nilai yang di dapatkan dengan range 496-7536. Pada pengujian loop detector terdapat 5 kondisi, kondisi 1 menghasilkan barrier gate tertup, kondisi 2 barrier gate akan membuka dan ketika mobil telah melintas barrier gate akan menutup kembali, kondisi 3 ketika posisi lampu mendeteksi tetapi kendaraan tidak ada maka barrier gate akan terbuka tetapi mobilnya tidak melewati barrier gate, kondisi 4 apabila kendaraan berhenti di depan barrier gate akan membuka dan apabila telah melewati barrier gate 300 m maka barrier gate akan menutup karena menyentuh loop detector, di kondisi 5 atau emergency terjadi jika sensor mengalami abnormal maka barrier gate akan dilakukan perbaikan. Keywords: Bahan Bakar, Arduino Atmega 2560, Pengisian Bensin
Rekayasa Profil Sudu Turbin Hidrokinetik Gorlov Untuk Memaksimalkan Performa Turbin rendi, rendi
INFO-TEKNIK Vol 24, No 2 (2023): INFOTEKNIK VOL. 24 NO. 2 DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v24i2.18079

Abstract

Turbin hidrokinetik adalah salah satu turbin air yang bekerja dengan memanfaatkan gerakan aliran air. salah satu kekurangan turbin hidrokinetik gorlov adalah kinerjanya yang buruk pada kecepatan air rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja turbin hidrokinetik gorlov dengan memodifikasi profil sudu. Dengan menerapkan metode eksperimental, penelitian ini mencakup pembuatan pemodelan turbin dengan variasi sudu yang dirancang ulang. Sudu turbin modifikasi ini dirancang dengan kurva melengkung menyerupai sabit, bertujuan untuk meningkatkan kemampuannya dalam menangkap energi dari aliran fluida. Pengujian dilakukan di dalam saluran air buatan dengan variasi kecepatan aliran air. Hasil penelitian menunjukan bahwa turbin Gorlov maupun turbin modifikasi menunjukkan peningkatan nilai rotasi per menit yang proporsional dengan kecepatan aliran air. Turbin Gorlov memiliki rentang RPM antara 30 hingga 28, sedangkan turbin modifikasi memiliki rentang antara 24 hingga 32. Turbin modifikasi secara konsisten mengungguli turbin Gorlov dalam hal nilai torsi. Meskipun rentang nilai torsi keduanya relatif kecil, turbin modifikasi mampu menghasilkan torsi yang lebih tinggi, berkisar antara 0.012361 hingga 0.020601 Nm, dibandingkan dengan turbin Gorlov yang memiliki torsi antara 0.010301 hingga 0.018541 Nm. Secara keseluruhan turbin modifikasi menunjukkan respons yang lebih dramatis terhadap perubahan kecepatan aliran air. Temuan ini menandakan potensi adaptasi yang lebih baik dari turbin modifikasi terhadap kondisi lingkungan yang bervariasi.
ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG BERDASARKAN HASIL DATA KALENDERING PADA PROYEK JEMBATAN PILE SLAB BUKIT RAWI Azzahra, Olivia Galuh
INFO-TEKNIK Vol 24, No 2 (2023): INFOTEKNIK VOL. 24 NO. 2 DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v24i2.14794

Abstract

The construction of a pile slab bridge on the Palangka Raya-Bagugus road section was built to deal with flooding that often occurs due to overflowing water from the Kahayan river. The plan uses a pile foundation because the type of soil at that location is swamp and peat soil which has a very low bearing capacity. Soil bearing capacity can be obtained by carrying out soil investigations such as calendering investigations and PDA tests. This study aims to analyze the bearing capacity of a single pile foundation using the results of calendaring data with Danish formulas and PDA test interpretation data. Based on the results of the analysis and calculation of the carrying capacity of the single pile that occurred at point B-12-C with the results of calendaring data Qu 358,520 tons and Qa 119.507 tons, while with the results of PDA Test Qu 185.90 tons, Qs 117.7 tons and Qb 68.3 tons. The results of the analysis and calculation of the carrying capacity of a single pile that occurred at point B-12-D with the results of calendaring data Qu 501,404 tons and Qa 164,135 tons while with the results of PDA Test Qu 165.00 tons, Qs 115.8 tons and Qb 49.2 tons.
ANALISIS KUANTITAS AKAN KEBUTUHAN AIR BERSIH UNTUK PENDUDUK TERHADAP IPA PDAM KASONGAN KABUPATEN KATINGAN PURNAMA BAKTI, MUHAMMAD NOOR INSAN; KAMIANA, I MADE; JAYA, ALLAN RESTU
INFO-TEKNIK Vol 25, No 1 (2024): INFOTEKNIK VOL. 25 NO. 1 JULI 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v25i1.15965

Abstract

Kota Kasongan adalah salah satu Kota kecil yang memiliki perkembangan penduduk yang setiap tahunnya cukup meningkat. Permintaan akan kebutuhan air bersih yang terjamin kualitasnya akan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya akibat semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk. Ketersediaan air bersih juga sangat dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari dan sebagian penduduk masih menggunakan air sungai langsung dengan mesin pompa. Hal ini disebabkan, karena tidak semua tempat menggunakan air bersih melalui PDAM. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air bersih mengetahui jumlah kebutuhan air bersih yang akan datang sampai tahun 2031 untuk warga Kasongan didaerah pelayanan PDAM KATINGAN, serta membandingkan kebutuhan air bersih untuk masyrakat saat ini terhadap Kapasitas IPA & intake yang dihasilkan Untuk Ketersediaan air bersih dihitung dari data kapasitas IPA yaitu 35 lt/dt dan kapasitas Intake PDAM yaitu 35 lt/dt dikurangi hasil perhitungan Kebutuhan air rata-rata pelanggan, Kebutuhan harian maksimum pelanggan, dan kebutuhan jam puncak pelanggan sehingga diperoleh hasil Balance Kapasitas IPA = 43 lt/dt (2022), 44 lt/dt (2023), 45 lt/dt (2024), 45 lt/dt (2025), 47 lt/dt (2026), 48 lt/dt (2027), 49 lt/dt (2028), 50 lt/dt (2029), 51 lt/dt (2030), 52 lt/dt (2031).
PERBANDINGAN RESPON GEDUNG SETBACK DAN NON-SETBACK DI BAWAH BEBAN GEMPA Amada, Nur Maeysya Saida; Chairunnisa, Nursiah
INFO-TEKNIK 2023: PROSIDING SEMNAS TAHUNAN X 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v0i0.18641

Abstract

Structure irregularities can affect a building's ability to respond to earthquakes. One of the irregular configurations often encountered is the setback structural system which is a structure with the top of the building protruding inward, causing high vertical irregularities. This study aims to determine differences in earthquakes effect between setback structural systems and non-setback structural systems by seismic response analysis. In this analysis, there are four building models with structure irregularity variations at the same conditions and location as a comparison. Model 1 is a building without vertical irregularities or non-setbacks, while the other three models are setback buildings. The building location for this analysis is Hulu Sungai Utara District in very soft soil site class (E) because the earthquake risk in this location tends to be greater than in other South Kalimantan districts. As the results of this comparative analysis based on the base shear, displacement, and drift values, the best model is model 4, which is a setback building, because the output values are smaller compared to the other three model's output. This result is due to the mass reduction in the setback building model because of vertical geometry irregularity by 150% in the x direction and 366% in the y direction.
ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH DASAR PADA PERKERASAN JALAN Rivaldi, Hendy; Gandi, Suradji; Sarie, Fatma; Setiati, Eka Putri
INFO-TEKNIK Vol 24, No 2 (2023): INFOTEKNIK VOL. 24 NO. 2 DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v24i2.14842

Abstract

Perkerasan yang mengalami kerusakan harus segera dilakukan perbaikan terutama pada musim hujan dan pada saat perkerasan tersebut kelebihan beban kendaraan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui daya dukung tanah dasar pada perkerasan di Jalan Kasongan Baru. Tahap awal penelitian yaitu mengumpulkan data primer dan sekunder. Tahap kedua yaitu menganalisis pemadatan dan CBR. Tahap ketiga menganalisis daya dukung tanah pada perkerasan jalan Kasongan Baru. Dalam perencanaannya terdapat 5 titik Stationing (STA) yang akan ditinjau yaitu: STA 0+000,STA 2+000, STA 4+000, STA 6+000, STA 8+000. Sampel tanah diambil pada nilai STA 0+000 dan STA 8+000, berdasarkan dari hasil persentase lolos analisis saringan nomor untuk 200 STA 0+000 yaitu 52,29% dan untuk STA 8+000 yaitu 52,73%, batas cair (LL) STA 0+000 yaitu 42,63% dan STA 8+000 yaitu 54,65%, Indeks Plastisitas (PI) STA 0+000 adalah 17,69% dan STA 8+000 adalah 17,17%, hasil klasifikasi tanah dari tabel AASHTO hasil pengujian diperoleh tanah berlempung dengan kondisi sedang sampai buruk dan termasuk kelompok A-7-6 untuk STA 0+000 dan A-7-5(10) untuk STA 8+000, hasil klasifikasi tanah dari tabel USCS pada STA 0+000 tanah termasuk OL yang artinya tanah lempung organik dengan plastisitas rendah dan pada STA 8+000 tanah termasuk OH yang artinya tanah lempung organik dengan plastisitas tinggi. Dari grafik pemadatan didapat nilai kepadatan kering (γdmaks) STA 0+000 = 1,600 gr/cm3 dan STA 8+000 = 1,200 gr/cm3. Dari hasil uji diperoleh nilai CBR STA 0+000 = 7,60% dan STA 8+000 = 4,40%, daya dukung tanah dasar (DDT) STA 0+000 = 5,49 dan STA 8+000 = 4,47. Berdasarkan hasil analisis perkerasan jalan uji CBR STA 0+000 > Persamaan minimal dari Subgrade dan uji CBR STA 8+000 < Persamaan minimal dari Subgrade.

Filter by Year

2000 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 26, No 2 (2025): INFOTEKNIK VOL. 26 NO. 2 DESEMBER 2025 Vol 25, No 2 (2024): INFOTEKNIK VOL. 25 NO. 2 DESEMBER 2024 Vol 25, No 1 (2024): INFOTEKNIK VOL. 25 NO. 1 JULI 2024 Vol 24, No 2 (2023): INFOTEKNIK VOL. 24 NO. 2 DESEMBER 2023 Vol 24, No 1 (2023): INFOTEKNIK VOL. 24 NO. 1 JULI 2023 2023: PROSIDING SEMNAS TAHUNAN X 2023 Vol 23, No 2 (2022): INFOTEKNIK VOL. 23 NO. 2 DESEMBER 2022 Vol 23, No 1 (2022): INFOTEKNIK VOL. 23 NO. 1 JULI 2022 Vol 22, No 2 (2021): INFOTEKNIK VOL. 22 NO. 2 DESEMBER 2021 Vol 22, No 1 (2021): INFOTEKNIK VOL. 22 NO. 1 JULI 2021 Vol 21, No 2 (2020): INFOTEKNIK VOL. 21 NO. 2 DESEMBER 2020 Vol 21, No 1 (2020): INFOTEKNIK VOL. 21 NO. 1 JULI 2020 Vol 20, No 2 (2019): INFOTEKNIK VOL. 20 NO. 1 DESEMBER 2019 Vol 20, No 1 (2019): INFOTEKNIK VOL. 20 NO. 1 JULI 2019 Vol 19, No 2 (2018): INFOTEKNIK VOL. 19 NO. 2 DESEMBER 2018 Vol 19, No 1 (2018): INFOTEKNIK Vol. 19 No. 1 Juli 2018 Vol 18, No 2 (2017): INFOTEKNIK VOL. 18 NO.2 2017 Vol 18, No 1 (2017): INFOTEKNIK Vol. 18 No. 1 2017 Vol 17, No 2 (2016): INFOTEKNIK VOL. 17 NO. 2 2016 Vol 17, No 1 (2016): INFOTEKNIK Vol. 17 No. 1 2016 2016: Prosiding Semnas Teknik Sipil 2016 Vol 16, No 2 (2015): INFOTEKNIK VOL. 16 NO. 2 2015 Vol 16, No 1 (2015): INFOTEKNIK VOL. 16 NO. 1 2015 2015: Prosiding Semnas Teknik Sipil 2015 Vol 15, No 2 (2014): INFOTEKNIK VOL. 15 NO. 2 2014 Vol 15, No 1 (2014): INFOTEKNIK VOL. 15 NO. 1 2014 Vol 14, No 2 (2013): INFOTEKNIK VOL. 14 NO. 2 2013 Vol 14, No 1 (2013): INFOTEKNIK VOL. 14 NO. 1 2013 Vol 13, No 2 (2012): INFOTEKNIK VOL. 13 NO. 2 2012 Vol 13, No 1 (2012): INFOTEKNIK VOL. 13 NO. 1 2012 Vol 12, No 2 (2011): INFOTEKNIK VOL. 12 NO. 2 2011 Vol 12, No 1 (2011): INFOTEKNIK VOL. 12 NO. 1 2011 Vol 11, No 1 (2010): INFOTEKNIK VOL. 11 NO. 1 2010 Vol 10, No 1 (2009): INFOTEKNIK VOL. 10 NO. 1 2009 Vol 9, No 2 (2008): INFOTEKNIK VOL. 9 NO. 2 2008 Vol 8, No 2 (2007): INFOTEKNIK VOL. 8 NO. 2 2007 Vol 8, No 1 (2007): INFOTEKNIK VOL. 8 NO. 1 2007 Vol 7, No 2 (2006): INFOTEKNIK VOL. 7 NO. 2 2006 Vol 7, No 1 (2006): INFOTEKNIK VOL. 7 NO. 1 2006 Vol 6, No 2 (2005): INFOTEKNIK VOL. 6 NO. 2 2005 Vol 6, No 1 (2005): INFOTEKNIK VOL. 6 NO. 1 2005 Vol 5, No 2 (2004): INFOTEKNIK VOL. 5 NO. 2 2004 Vol 5, No 1 (2004): INFOTEKNIK VOL. 5 NO. 1 2004 Vol 4, No 2 (2003): INFOTEKNIK VOL. 4 NO. 2 2003 Vol 4, No 1 (2003): INFOTEKNIK VOL. 4 NO. 1 2003 Vol 3, No 1 (2002): INFOTEKNIK VOL. 3 NO. 1 2002 Vol 2, No 1 (2001): INFOTEKNIK VOL. 2 NO. 1 2001 Vol 1, No 1 (2000): INFOTEKNIK VOL. 1 NO. 1 2000 More Issue