cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 4 (2020): November 2020" : 10 Documents clear
HUBUNGAN NILAI MATA KULIAH METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN PENDIDIKAN KEPENDUDUKAN LINGKUNGAN HIDUP DENGAN SIKAP TERHADAP PEMANASAN GLOBAL MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH ANGKATAN 2016-2017 Yuni Santi; Thamrin Kamaruddin; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian ini adalah hubungan nilai mata kuliah meteorologi klimatologi dan pendidikan kependudukan lingkungan hidup dengan sikap terhadap pemanasan global mahasiswa jurusan pendidikan geografi FKIP Unsyiah angkatan 2016-2017. Rumusan masalah ialah apakah terdapat hubungan nilai mata kuliah Meteorologi Klimatologi dan Pendidikan Kependudukan Lingkungan Hidup dengan Sikap Terhadap Pemanasan Global mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah angkatan 2016-2017. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan nilai mata kuliah Meteorologi Klimatologi dan Pendidikan Kependudukan Lingkungan Hidup dengan Sikap Terhadap Pemanasan Global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah angkatan 2016-2017 yang berjumlah 103 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dengan teknik sampling purposive. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Yamane yaitu 82 mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi yaitu DPNA nilai mata kuliah meteorologi klimatologi dan nilai pendidikan kependudukan lingkungan hidup dan kuesioner untuk nilai sikap terhadap pemanasan global. Teknik pengolahan data menggunakan korelasi kendall. Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian korelasi nilai meteorologi klimatologi dengan sikap terhadap pemanasan global diperoleh 0,15 dan hasil uji signifikansi 1,92 yang berarti tidak terdapat korelasi yang signifikan dan menggambarkan tingkat  hubungan yang sangat lemah. Kemudian hasil uji korelasi nilai pendidikan kependudukan lingkungan hidup dengan nilai sikap terhadap pemanasan global diperoleh koefisien korelasi 0,10 dan hasil uji signifikansi 1,25 yang berarti tidak terdapat korelasi yang signifikan dan menggambarkan tingkat hubungan yang sangat lemah
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA BIDIKMISI DENGAN NON BIDIKMISI JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH TAHUN 2016 Esi Marlija; Abdul Wahab Abdi; Muhammad Okta Ridha Maulidian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang perbandingan prestasi belajar mahasiswa bidikmisi dengan mahasiswa non bidikmisi Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah tahun 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah prestasi belajar mahasiswa bidikmisi lebih baik dari mahasiswa non bidikmisi pada Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Hipotesis dalam penelitian ini adalah prestasi belajar mahasiswa bidikmisi lebih baik dibandingkan dengan prestasi belajar mahasiswa non bidikmisi Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah Tahun 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah penerima bidikmisi dan non bidikmisi angkatan 2016 yang berjumlah 47 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tes yang diberikan kepada mahasiswa bidikmisi dan mahasiswa non bidikmisi. Hasil tes diolah menggunakan teknik analisis data denggan uji-t. Hasil dari penghitungan dengan menggunakan uji-t diperoleh thitung = 4,93. Sedangkan ttabel pada taraf signifikan 0,05 dengan dk = (n1 + n2 – 2) yaitu 25 + 22 – 2 = 45 sehingga didapat ttabel = 1,68. Berdasarkan kriteria pengujian yaitu terima Ha jika thitung ttabel. Hasil penelitian ini menunjukan thitung ttabel, maka terima Ha. Artinya prestasi belajar mahasiswa bidikmisi lebih baik dibandingkan dengan prestasi belajar mahasiswa non bidikmisi Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah Tahun 2016
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WINDOW SHOPPING BERBANTUAN MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 16 BANDA ACEH Reza Wirana; Abdul Wahab Abdi; Muhammad Okta Ridha Maulidian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran Window Shopping salah satu model pembelajaran yang dapat menciptakan suasana belajar aktif jika dikolaborasikan dengan Multimedia yang tepat. Multimedia sangat cocok digunakan dalam pembelajaran yang diharapkan dapat mengaktifkan indera pendengaran dan indera pandang siswa sehingga akan mengoptimalkan hasil belajar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu melihat apakah ada peningkatan terhadap hasil belajar siswa, aktifitas guru dan siswa ,keterampilan guru dan bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran. Pendekatann yang digunakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dalam penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas XI SMA Negeri 16 Banda Aceh yang berjumlah 20 siswa. Data yang dikumpulkan melalui tes, observasi, dan angket. Analisis data menggunakan statistic deskriptif persentase. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa ketuntasan individual pada siklus I sebanyak 60% klasikal 70%. Pada siklus II meningkat untuk individual 85% klasikal 80%. Selanjutnya pada siklus III ketuntasannya meningkat menjadi 90% secara individual dan secara klasikal menjadi menjadi 90%. Aktivitas guru dan siswa pada siklus I sampai siklus III telah mencerminkan penerapan pembelajaran Window Shopping pada siklus I 6 pada siklus II 8 dan 10 aktivitas sesuai pada siklus III. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I diperoleh skor 2,57 dengan katagori sedang, pada siklus II meningkat menjadi 2,85 dengan katagori baik dan 3,37 dengan katogeri baik pada siklus III. Respon siswa pada terhadap pembelajaran Window Shopping berbantuan multimedia dapat dikatakann baik, semua siswa berpendapat bahwa pembelajaran Window Shopping berbantuan multimedia dapat membantu siswa memahami dan membuat suasana belajar aktif dan menyenangkan
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE BERBANTUAN MEDIA TEKA-TEKI SILANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII MTS ULUMUL QUR’AN BANDA ACEH . Fajriani; Abdul Wahab Abdi; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Model Pembelajaran Word Square Berbantuan Media Teka-Teki Silang Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII MTs Ulumul Qur’an Banda Aceh. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penerapan model pembelajaran Word Square berbantuan media Teka-teki Silang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di MTs Ulumul Qur’an Banda Aceh tanggal 24 April-7 Mei 2019. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 yang berjumlah 28 siswa. Pengambilan data menggunakan (1) Lembaran pertanyaan; (2) Lembar observasi kegiatan guru dan siswa; (3) Lembar observasi keterampilan guru; (4) Lembar tanggapan peserta didik. Analisis data dengan statistik descriptive persentase. Hasil penelitian; (1) ketuntasan individual meningkat dari 71% disiklus I menjadi 89% disiklus II dan 93% disiklus III. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 50% disiklus I menjadi 80% disiklus II dan 90% disiklus III. (2) persentase kesesuaian aktivitas murid dan guru meningkat dari 4 tercapai disiklus I menjadi 6 disiklus II dan 8 disiklus III. (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari skor 2,7 (kategori baik) disiklus I menjadi 3,18 (katgori baik) disiklus II dan 3,8 (kategori sangat baik) disiklus III. (4) Umumnya atau 93,5% respon siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Word Square berbantuan media Teka-teki Silang sangat baik. Berlandaskan hasil belajar siklus I, II, dan III maka penerapan model pembelajaran Word Square berbantuan media Teka-teki Silang dapat meningkatkan hasil belajar siswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEKTUAL TEACHING AND LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 9 BANDA ACEH Silvya Anggrainy; Daska Azis; Thamrin Kamaruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti menerapkan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Berbantuan Media Audio Visual untuk menjawab tatangan tersebut dikarenakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning Berbantuan Media Audio Visual merupakan satuan kegiatan belajar yang melibatkan kemampuan sisiwa dituntut untuk menangkap hubungan antara pengalaman belajar di sekolah dengan kehidupan nyata. Penelitian ini berupa PTK yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan dari hasil belajar, aktivitas, keterampilan guru dan respon siswa. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas XI IPS2 SMA Negeri 9 Banda Aceh yang berjumlah 28 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Analisis pre-test dan post-test; (2) Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru dan (4) Angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Dengan hasil sebagai berikut (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 35% pada siklus I menjadi 61% pada siklus II dan 82% pada siklus III. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 50% pada siklus I menjadi 62,5% pada siklus II dan 87,5% pada siklus III. (2) Jumlah aktivitas guru dan siswa meningkat dari 6 aktivitas sesuai pada siklus I menjadi 8 aktivitas sesuai pada siklus II dan 10 aktivitas sesuai pada siklus III. (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari skor 2,48 dengan kategori sedang pada siklus I menjadi 2,85 dengan kategori baik pada siklus II dan 3,37 dengan kategori baik pada siklus III. (4) Respon siswa pada umumnya menyatakan setuju bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning Berbantuan Media Audio Visual sangat menyenangkan dan membantu siswa dalam memahami materi pelajaran. Berdasarkan hasil belajar siklus I, II, dan III maka dapat dikatakan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning Berbantuan Media Audio dapat meningkatkan hasil belajar siswa
IDENTIFIKASI MODAL SOSIAL SANTRI DAYAH TERPADU DARUL IHSAN TGK. H. HASAN KRUENG KALEE KABUPATEN ACEH BESAR . Hendrawan; Daska Azis; M Hafizul Furqan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah sebagai sebuah lembaga pendidikan mempunyai tujuan utama membentuk manusia yang cerdas dan baik maka sekolah memiliki tanggung jawab dalam pendidikan karakter bagi peserta didik. Salah satu upaya mewujudkan peserta didik yang memiliki integritas moral adalah dengan menumbuhkan modal sosial. Modal sosial adalah seperangkat sumber daya yang melekat pada keluarga dan organisasi sosial seperti lembaga pendidikan. Pada lembaga pendidikan modal sosial dapat dilihat berdasarkan: (1) Kepercayaan, (2) Jaringan sosial dan (3) Norma. Dayah merupakan sebuah lembaga pendidikan Islam yang ada di Aceh memiliki multifungsi sebagai pusat aktivitas belajar mengajar maupun sebagai pembentukan karakter umat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana modal sosial santri Dayah Terpadu Darul Ihsan Tgk. H. hasan Krueng Kalee Kabupaten Aceh Besar?. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi modal sosial santri pada Dayah Terpadu Darul Ihsan Tgk. H. Hasan Krueng Kalee Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 196 orang santri pada Kelas XII. Teknik yang digunakan dalam menentukan sampel penelitian menggunakan teknik Purposive Sampling yaitu teknik pengambilan sample dengan pertimbangan tertentu. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan angket kepada responden. Data tersebut dianalisis menggunakan rumus persentase statistik deskriptif. Hasil pengolahan data diperoleh bahwa dari 29 santri Dayah Terpadu Tgk. H. Hasan Krueng Kalee dapat diketahui bahwa modal sosial santri sebanyak 2 responden (7%) berada pada kategori sangat tinggi, 8 responden (28%) berada pada kategori tinggi, 10 responden (34%) berada pada kategori sedang, 7 responden (24%) berada pada kategori rendah, dan 2 responden (7%) berada pada kategori sangat rendah. Saran bagi peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian perbandingan untuk mengetahui peran lembaga pendidikan dayah dan lembaga pendidikan umum dalam menumbuhkan modal sosial peserta didik
HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN KEMATANGAN KARIR MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS SYIAH KUALA ANGKATAN 2014-2016 Siti Sarah; Abdul Wahab Abdi; Mirza Desfandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan tertinggi dalam jalur pendidikan formal merupakan sarana dalam mengembangkan sumber daya manusia. Hal ini diwujudkan melalui adanya lulusan yang memiliki kompetensi atau keahlian tertentu dan daya kompetitif yang baik. Jenjang perguruan tinggi merupakan salah satu gerbang menuju dunia kerja untuk para pelajar yang memutuskan melanjutkan pendidikan ke bangku perkuliahan. Penelitian ini berjudul hubungan konsep diri dan dukungan orraring tua dengan kematangan karir mahasiswa jurusan pendidikan geografi universitas syiah kuala angkatan 2014-2016, rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat hubungan yang positif dan signifikan konsep diri dan dukungan orang tua dengan kematangan karier. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala, subjek dalam penelitian ini mahasiswa jurusan pendidikan geografi angkata 2014-2016 yang berjumlah 64 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan angket dan tes. Analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil pengelohan data penelitian diperoleh tingkat hubungan konsep diri dan dukungan orang tua dengan kematangan karir Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi adalah 0,178 yang merupakan hubungan yang negatif dan memiliki tingkat hubungan yang rendah. Koefisien determinasi ganda dari variabel konsep diri dan dukungan orang tua dengan kematangan karir hanya sebesar 3,14% dan sisanya 96,86% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Berdasarkan uji hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung Ftabel dengan perbandingan nilai Fhitung dan Ftabel yaitu, 0,99 3,15 yang berarti Ho diterima. Artinya dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsep diri (X1) dan dukungan orang tua (X2) dengan kematangan karir (Y) mahasiswa jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala
HUBUNGAN LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA DAN KEDISIPLINAN DENGAN INDEKS PRESTASI BELAJAR MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH ANGKATAN 2017 Inda Permata Sari; Abdul Wahab Abdi; Novia Zalmita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan teman sebaya adalah lingkungan sosial yang pertama bagi mahasiswa dalam belajar hidup bersama dengan orang lain yang bukan anggota keluarga. Kedisiplinan adalah kehidupan upaya mengendalikan diri dari sikap mental individu atau masyarakat dalam mengembangkan kepatuhan dan ketaatan terhadap peraturan dan tata tertib berdasarkan dorongan dan kesadaran yang muncul dari dalam hatinya dan indeks prestasi belajar adalah nilai rata-rata dari seluruh mata kuliah yang telah diambil oleh mahasiswa. Rumusan masalah dalam penelitian  adalah apakah terdapat hubungan positif dan signifikan antara lingkungan teman sebaya dan kedisiplinan dengan indeks prestasi belajar mahasiswa jurusan pendidikan geografi Fkip Unsyiah Angkatan 2017. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa angkatan 2017 jurusan pendidikan geografi Fkip Unsyiah yang berjumlah 63 mahasiswa dan diambil sampel sebanyak 39 mahasiswa dengan menggunakan teknik proportional sampel. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien ganda sebesar 0.55 yang artinya terdapat hubungan signifikan dengan koefisien determinasi berganda = 3,33%. Uji hipotesis membandingkan bahwa Fhitung dengan Ftabel yaitu 0,17 3,36 maka Ho diterima yang artinya tidak terdapat hubungan signifikan antara Teman sebaya (X1) dan kedisiplinan (X2) dengan indeks prestasi belajar (Y). mahasiswa angkatan 2017 Jurusan Pendidikan FKIP Geografi Unsyiah
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROPES (REVIEW, OVERVIEW, PRESENTANTION, EXERCISE, SUMMARY) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 KOTA JANTHO Sukma Hayati; Novia Zalmita; Alamsyah Taher
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran ROPES merupakan salah satu model pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk meningkatkan kreatifitas kemampuan perorangan maupun kelompok dalam menyelesaikan persoalan, meningkatkan kemampuan kerjasama dalam kelompok melalui komunikasi yang efektif, serta mempresentasikan ide-idenya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar belajar peserta didik,  aktivitas guru dan peserta didik,  keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, respon peserta didik terhadap pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kota Jantho berjumlah 21 peserta didik. Pengumpulan data dikumpulkan dengan menggunakan lembar tes, instrumen pengamatan aktivitas guru dan peserta didik, instrumen pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon peserta didik terhadap pembelajaran. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pertama siklus I peningkatan  persentase kelulusan indvidual sebesar 38%, selanjutnya siklus II berjumlah 76% dan dilanjutkan untuk siklus III sebesar 85%. Penghitungan persen kelulusan klasikal berjumlah  40% di siklus I,  untuk siklus II terjadi peningkatan menjadi 70% dan untuk siklus III mengalami peningkatan sebesar 90%. Kegiatan yang dilakukan guru dan peserta didik mengalami peningkatan secara bertahap, terdapat enam aktivitas yang tepat  di siklus I, terdapat tujuh kegiatan yang tercapai untuk siklus II,  selanjutnya untuk siklus III terdapat sepuluh kegiatan yang tepat. Kemampuan guru untuk mengelolah proses belajar pada siklus I memiliki skor 2,45 berarti sedang,  untuk siklus II  memiliki skor 2,8 berarti baik, dan   siklus III memperoleh skor 3,5 berarti baik. Peserta didik terhadap pembelajaran yang berisi 10 pertanyaan bahwa 95,3% menyatakan setuju., model pembelajaran ROPES membuat peserta didik mudah memahami materi dalam melakukan proses pembelajaran.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DAN LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMA NEGERI 2 BANDA ACEH . Megawati; Abdul Wahab Abdi; Muhammad Okta Ridha Maulidian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh merupakan cara seseorang untuk memberikan bimbingan, asuhan serta didikan terhadap orang lain, seperti halnya kedua orang tua yang membimbing anak-anaknya. Lingkungan teman sebaya merupakan suatu tempat untuk saling berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki tingkat usia dan status yang sama. Hasil belajar merupakan pencapaian bentuk perubahan perilaku yang cenderung menetap dari ranah kognitif, afektif, dan psikomotoris dari proses belajar yang dilakukan dalam waktu tertentu. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan pola asuh orang tua dan lingkungan teman sebaya dengan hasil belajar geografi siswa SMA Negeri 2 Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan pola asuh orang tua dan lingkungan teman sebaya dengan hasil belajar geografi siswa SMA Negeri 2 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS sebanyak 65 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling berjumlah 39 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket (skala likert) dan dokumentasi nilai ujian semester ganjil 2019-2020. Hasil Pengolahan data diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,259 dan data koefisien determinasi atau koefisien penentu (KD) = 6,70%. Kemudian uji signifikansi diperoleh nilai Fhitung = 1,29 dan Ftabel = 3,26% pada taraf signifikansi (α) = 5% atau 0,05 dengan dkpembilang = 2 dan dkpenyebut 39-2-1 = 36. Sesuai dengan kaidah keputusan yaitu jika Fhitung Ftabel atau 1,29 3,26 maka terima H0, artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dan lingkungan teman sebaya dengan hasil belajar geografi siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 10