cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 188 Documents
POLA PENGASUHAN ANAK USIA DINI PADA KELUARGA PEDAGANG DI GAMPONG LAMPASEH KOTA KECAMATAN KUTA RAJA BANDA ACEH Nora . Elita; Israwati . .; Rosmiati . .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 4 (2017): November
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh diartikan sebagai cara memelihara dan mendidik anak. Pola asuh merupakan salah satu faktor penting dalam mengembangkan atau menghambat tumbuh kembang anak. Pola asuh dalam penelitian ini yaitu cara mengasuh, membina, mengarahkan, membimbing, dan memimpin anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengasuhan anak usia dini yang diterapkan dalam keluarga pedagang di Gampong Lampaseh Kota Kecamatan Kuta Raja Banda Aceh. Subjek penelitian adalah 3 orang ibu yang berprofesi sebagai pedagang dan memiliki anak berusia 0-6 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan anak usia dini yang diterapkan oleh subjek penelitian adalah cenderung memakai pola asuh otoriter. Hal ini dikarenakan orang tua menginginkan anak-anak lebih mengenal agama dan hidup disiplin. Selain pola asuh otoriter, subjek penelitian juga menggunakan pola asuh demokratis dan permisif dalam mendidik anak. Hambatan yang dihadapi oleh subjek penelitian dalam mendidik anak usia dini adalah kurangnya kerja sama antara suami dan istri yang disebabkan kesibukan masing-masing dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Peneliti menyarankan agar orangtua lebih memahami pola asuh yang baik dan benar dalam mendidik anak. Peneliti juga merekomendasikan agar dilakukan penelitian lanjutan berkaitan dengan pola asuh dengan jumlah responden yang lebih besar dan bervariasi.Kata Kunci : pola asuh, keluarga pedagang
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KREATIVITAS SENI MELIPAT DI PAUD TGK CHIEK MURHABAN LAMTEUBA ACEH BESAR Putri . Nurzaqwan; Fakhriah . .; Rosmiati . .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2017): Mei
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.211 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Anak melalui Kreativitas Seni Melipat di PAUD Tgk Chiek Murhaban Lamteuba Aceh Besar” dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Juni 2016. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterampilan motorik  halus anak melalui kreativitas seni melipat di PAUD Tgk Chiek Murhaban Lamteuba Aceh Besar dan untuk mengetahui respon anak tentang kreativitas seni melipat pada PAUD Tgk Chiek Murhaban Lamteuba Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini  dilakukan melalui observasi dan unjuk kerja. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif . Subjek dalam penelitian ini sebanyak 17 orang  anak. Hasil analisis data pada tahap pratindakan menunjukan bahwa kemampuan motorik halus anak masih berada pada kategori belum berkembang. Hasil pada siklus I menunjukkan kemampuan motorik halus anak masih belum mencapai indikator keberhasilan dimana persentase pencapaian anak pada katagori berkembang sesuai harapan adalah 17,6%. Kemampuan motorik halus anak pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 11,8% pada katagori berkembang sesuai harapan dan 82,3%  pada kategori berkembang sangat baik. Pencapaian persentase pada siklus II telah memenuhi kriteria indikator keberhasilan yang ditentukan yaitu ≥75%. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa kreativitas seni melipat kertas dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak di PAUD Tgk Chiek Murhaban Lamteuba Aceh Besar. Kata Kunci : keterampilan, motorik halus, kreativitas seni melipat
MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERBICARA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN BONEKA TANGAN DI PAUD IT HAFIZUL ILMI BLANG KRUENG Nurkisah . Hayati; Yuhasriati . .; Dewi . Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 4 (2017): November
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan berbicara anak usia 5-6 tahun dengan penerapan metode bercerita menggunakan boneka tangan di PAUD IT Hafizul Ilmi Blang Krueng. Keterampilan berbicara yang dimaksud dalam penelitian ini ialah kemampuan anak dalam mengucapkan kosakata dengan benar dan jelas serta terampil bercerita sesuai dengan alur cerita secara runtun.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian sebanyak delapan orang anak usia 5-6 tahun pada jenjang TK B di PAUD IT Hafizul Ilmi Blang Krueng. Data untuk penelitian ini dikumpulkan dengan teknik observasi dan dianalisis secara  deskriptif kualitatif. Mengembangkan keterampilan berbicara anak usia 5-6 tahun dengan menerapkan metode bercerita menggunakan boneka tangan di PAUD IT Hafizul Ilmi dilakukan dengan cara peneliti bercerita dengan posisi duduk anak membentuk lingkarandan peneliti berada diantara posisi duduk anak. Kegiatan yang dilakukan adalah tanya jawab tentang isi cerita dengan anak selama kegiatan bercerita. Anak diberi kesempatan untuk menceritakan kembali cerita yang sudah diceritakan baik menggunakan boneka tangan saja maupun dengan penambahan media yaitu panggung boneka.Berdasarkan hasil penelitian dari beberapa tindakan mulai dari  siklus I, dan siklus II dapat disimpulkan bahwa, Keterampilan berbicara anak kelompok B PAUD IT Hafizul Ilmi setelah dilakukan tindakan dalam 2 siklus menunjukkan perkembangan yang baik yaitu anak dapat mengucapkan kosakata dengan benar dan jelas serta sudah mampu menceritakan kembali cerita yang sudah diceritakan guru dan runtun tanpa bantuan guru.Kata Kunci : keterampilan berbicara, metode bercerita, boneka tangan, anak usia dini
PENGEMBANGAN KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PERMAINAN MAKAH-MAKAH DI TK IT AL-AZHAR BANDA ACEH Gracia Mandira; M.Yusuf Aziz; Dewi Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 4 (2016): November
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki pengembangan kecerdasan interpersonal anak usia 5-6 tahun di TK IT Al-Azhar melalui permainan Makah-makah. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan Kemmis dan Taggart. Subjek penelitian berjumlah 22 orang anak yang terdiri dari 8 orang anak laki-laki dan 14 orang anak perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan desain metode campuran eksplanatori yaitu data kuantitatif digunakan untuk memberikan penjelasan umum dari masalah penelitian, sedangkan data kualitatif digunakan untuk analisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui permainan Makah-makah mampu mengembangkan kecerdasan interpersonal anak usia 5-6 tahun di TK IT Al-Azhar Banda Aceh ditandai dengan perkembangan siklus I dan siklus II. Siklus I menunjukan tingkatan yang baik, namun pada indikator 3 yaitu anak dapat menjadi pemimpin dan bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri maupun kelompok, tidak tercapai karena tidak cukupnya waktu pada kegiatan inti. Pada kegiatan siklus II, anak sudah mencapai indikator menunjukkan kekompakan dengan anggota regu sehingga pengembangan kecerdasan interpersonal berkembang sesuai harapan. Permainan Makah-makah paling dominan dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal anak terletak pada saat setiap regu menentukan ketuanya masing-masing dan pada saat regu lawan berdiskusi menebak batu dengan cara menerka-nerka ekspresi dan gerak-gerik regu yang ditebak. Permainan Makah-makah disarankan untuk diterapkan pada pembelajaran di PAUD karena bukan hanya mengembangkan kecerdasan interpersonal, penerapan permainan ini juga sarana dalam melestarikan permainan tradisional yang mulai hilang di masyarakat. Kata kunci: Pengembangan, kecerdasan interpersonal, permainan  Makah-makah
MENGEMBANGKAN KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK USIA DINI MELALUI BERMAIN PERAN DI PAUD BUAH HATI ACEH TENGAH Wulan Sari Maghfirah; Anizar . Ahmad; Rosmiati . .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 3 (2017): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan interpersonal adalah kemampuan seseorang untuk dapat bersosialisasi dengan nyaman, peka terhadap sesuatu yang ada di sekitarnya dan mudah bekerja sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kecerdasan interpersonal anak usia dini melalui bermain peran di PAUD Buah Hati Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Pada setiap siklus terdapat 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah anak usia dini pada kelompok B PAUD Buah Hati tahun ajaran 2016/2017 berusia 5-6 tahun yang berjumlah 12 orang. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan prasiklus 6 orang anak (50%) yang belum berkembang, mulai berkembang 4 orang anak (33,3%), dan berkembang sesuai harapan 2 orang anak (16,7%). Sedangkan anak pada kategori berkembang sangat baik tidak ada. Pada tindakan siklus I anak pada kategori belum berkembang ada 4 orang anak (33,3%), mulai berkembang ada 5 orang anak (41,7%). Pada kategori berkembang sesuai harapan ada 3 orang anak (25%), sedangkan anak yang berkembang sangat baik belum ada. Pada tindakan siklus II tidak ada lagi anak yang belum berkembang. Kategori mulai berkembang berjumlah 2 orang anak (16,7%). Berkembang sesuai harapan ada 4 orang anak (33,3%), dan berkembang sangat baik 6 orang anak (50%). Pada tindakan siklus II menunjukkan bahwa persentase anak mendapatkan bintang 3 dan 4 mencapai angka lebih dari 75%. Jadi rata-rata peningkatan siklus I ke siklus II sebanyak 58,3%. Disimpulkan bahwa melalui bermain peran dapat digunakan untuk mengembangkan kecerdasan interpersonal anak usia dini. Disarankan bagi guru dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal anak usai dini dapat dilakukan melalui bermain peran, baik bermain peran makro maupun peran mikro.Kata Kunci : bermain peran, kecerdasan interpersonal.
MEMPERKENALKAN BILANGAN UNTUK ANAK USIA DINI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA POHON ANGKA DI TK DARURRAHMAN KOTA BANDA ACEH Nurrahmadani . .; Anizar . Ahmad; Yuhasriati . .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2017): Mei
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.624 KB)

Abstract

Salah satu aspek yang perlu dikembangkan bagi anak usia dini adalah aspek kognitif. Aspek kognitif yang  dikembang dalam penelitian ini adalah mengenal bilangan, mengenalkan bilangan kepada anak usia dini dapat digunakan berbagai macam alat permainan edukatif (APE).Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana kemampuan anak mengenal bilangan dengan menggunakan media pohon angka di TK Darurrahman Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui perkembangan kecerdasaan kognitif anak dengan menggunakan media pohon angka pada kelompok B di TK Darrurahman Kota Banda Aceh.  Penelitian ini di rancang dengan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan 2 siklus, Pada setiap siklus dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan unjuk kerja. Subjek penelitian sebanyak 13 orang anakterdiri atas 8 laki-laki dan 5 perempuan. Data penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian setelah tindakan siklus 1 diperoleh 8 anak sudah mampu mengenal angka, mengurutkan bilangan, dan mampu menghubungkan banyak benda dengan bilangan.Setelah dilakukan tindakan di siklus IIkemampuan anak mengenal  angka, mengurutkan bilangan dan menghubungkan banyak benda dengan bilangan meningkat menjadi 12 anak. Berdasarkan data tersebut diperoleh simpulanadalah kemampuan anak mengenal bilangan dengan menggunakan media pohon angka mencapai 92%.Kata Kunci: Bilangan , anak usia dini, media pohon angka.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KETERAMPILAN PERLINDUNGAN DIRI ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL DI TK IT AL-AZHAR BANDA ACEH Rahmatun . Nessa; Anizar . Ahmad; M. Yusuf Harun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 4 (2017): November
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan perlindungan diri  merupakan seperangkat keterampilan yang perlu dikuasai oleh anak agar dapat menjaga keselamatan dirinya dan terhindar dari tindakan kekerasan seksual. Masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana meningkatkan pemahaman dan keterampilan perlindungan diri anak usia dini melalui media audio visual di TK IT Al-Azhar Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keterampilan perlindungan diri anak usia dini di TK IT Al-Azhar Banda Aceh melalui media audio visual. Penelitian ini tergolong jenis penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian adalah anak usia dini berusia 5-6 tahun kelompok B, kelas B1 berjumlah 15 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada prasiklus kriteria belum berkembang sebanyak 12 anak (80%) dan mulai berkembang sebanyak 3 anak (20%). Pada tindakan siklus I kriteria belum berkembang sebanyak 1 anak (6,666%); kriteria mulai berkembang sebanyak 10 anak (66,666%) dan berkembang sesuai harapan sebanyak 4 anak (26,666%). Hasil siklus II terjadi peningkatan yaitu kriteria berkembang sesuai harapan sebanyak 5 anak (33,333%); dan berkembang sangat baik sebanyak 10 anak (66,666%). Pada tindakan siklus II menunjukkan bahwa persentase anak yang mendapat bintang 3 dan 4 mencapai 75%. Jadi  rata-rata  peningkatan siklus I ke siklus II sebanyak 36,66%. Disimpulkan bahwa melalui media audio visual dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman keterampilan perlindungan diri anak usia dini. Sebaiknya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perlindungan diri dapat dilakukan melalui berbagai media, baik media audio visual maupun media lainnya. Kata Kunci : pemahaman perlindungan diri, media audio visual
PENGEMBANGAN KECERDASAN KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK USIA DINI MELALUI BERMAIN SAINS DI TK IT IT AL-MADANI SIMEULUE Vika Ayunita; M.Yusuf Aziz; Rosma Elly
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 4 (2016): November
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kecerdasan interpersonal adalah memperluas kemampuan seseorang dalam berinteraksi dan berempati dengan orang lain.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kecerdasan interpersonal anak usia dini melalui bermain sains. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah anak kelas makkah di TK IT Al-Madani Simeulue tahun ajaran 2015/2016yangberjumlah 12 anak laki-laki.Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dalam bentuk persentase. Hasil analisis data menunjukkan pada siklus I melalui bermain sains anak yang memiliki sikap toleran, menyesuaikan diri, mengenal emosi dan menunjukkan reaksi emosi tidak mencapai angka 75 %. Pada siklus II melalui bermain sains anak yang memiliki sikap toleran, menyesuaikan diri, mengenal emosi dan menunjukkan reaksi emosi mencapai lebih 75%. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa melalui bermain sainsdapat mengembangkan kecerdasan interpersonal anak seperti toleran, menyesuaikan diri, mengenal emosi dan menunjukkan reaksi emosi pada kelas makkah di TK IT Al-Madani Simeulue Tahun Ajaran 2015/2016. Kata kunci: pengembangan kecerdasan interpersonal, anak usia dini, bermain sains
PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN PERAN DI PAUD MADANI BANDA ACEH Naziratul . Husna; Yuhasriati . .; M. Yusuf Harun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 4 (2017): November
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sosial emosional anak melalui kegiatan main peran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat perkembangan sosial emosional anak melalui kegiatan bermain peran di PAUD Madani. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada kelompok TK B di PAUD Madani Banda Aceh. Instrumen penelitian menggunakan pedoman observasi. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil perkembangan sosial emosional anak melalui kegiatan bermain peran di PAUD Madani aspek tahu akan haknya (dari 5 subjek 4 sabjek Berkembang Sesuai Harapan dan 1 subjek Belum Berkembang), aspek menaati aturan kelas ( dari 5 subjek 3 subjek Berkembang Sangat Baik, 1 subjek Berkembang Sesuai Harapan dan 1 subjek Belum Berkembang), aspek mengatur diri sendiri (dari 5 subjek, 1 subjek Berkembang Sangat Baik, 3 subjek Berkembang Sesuai Harapan dan 1 subjek belum Berkembang) aspek berbagi dengan orang lain (dari 5 subjek, 1 subjek Berkembang Sangat Baik, 2 subjek Berkembang Sesuai Harapan, 2 Subjek Mulai Berkembang).
MENINGKATKAN KECERDASAN MUSIKAL ANAK USIA DINI MELALUI LAGU DAERAH GAYO DI TK SATU ATAP WIHNI BAKONG KABUPATEN ACEH TENGAH Wahyu . .; Bahrun . .; Taat Kurnita Yeniningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 3 (2017): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana meningkatkan kecerdasan musikal anak melalui lagu Daerah Gayo, dengan fokus kemampuan menyanyikan lagu, mengingat melodi musik dan mempunyai kepekaan akan irama musik. Tujuan penelitian untuk mengetahui kecerdasan musikal anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini anak usia dini yang berusia 5-6 tahun kelompok B, berjumlah 10 anak yang terdiri dari 3 laki-laki dan 7 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi dan unjuk kerja. Setelah dilakukan tindakan dalam 2 siklus hasil menujukkan bahwa melalui Lagu Daerah Gayo dapat meningkatkan kecerdasan musikal pada anak. Terbukti dengan hasil pengamatan yang dilakukan telah mencapai indikator keberhasilan. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah kecerdasan musikal anak dikembangkan dengan cara memperkenalkan lagu melalui video, menyanyikan lagu bersama-sama, mengatur posisi duduk anak agar menjadi lebih fokus, memberikan kebebasan kepada anak untuk mengekspresikan diri sesuai dengan apa yang anak rasakan tetapi masih dalam konteks lagu tersebut, mengadakan latihan setelah pulang sekolah, dan pada saat jam istirahat peneliti juga memperdengarkan lagu Daerah Gayo. Kata Kunci    : Kecerdasan Musikal, Lagu Daerah Gayo.

Page 5 of 19 | Total Record : 188