cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 188 Documents
MENINGKATAN KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERMAIN PERAN DI PAUD NURUH HIDAYAH TUNGKOP ACEH BESAR Nurdiatun . Afzaniah; Yuhasriati . .; M. Yusuf Harun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2017): Mei
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.745 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kecerdasan interpersonal anak melalui metode bermain peran anak usia dini umur  5-6 tahun di PAUD Nurul Hidayah Aceh Besar. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana peningkatan kecerdasan interpersonal anak  usia dini  umur 5-6 tahun melalui metode bermain peran di PAUD Nurul Hidayah? Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan unjuk kerja. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah anak  kelas TK B usia anak 5-6 tahun di PAUD Nurul Hidayah sebanyak 10 orang anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang berkembang sangat baik (BSB) pada siklus I sebesar 40% setelah tindakan di siklus II kecerdasan interpersonal anak dalam kategori (BSB) terjadi peningkatan sebesar 70%.Kata Kunci : Kecerdasan Interpesonal, Bermain Peran
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN TEKA-TEKI DI TK DARUR RAHMAN BANDA ACEH Nurlaili . .; Bahrun . .; Dewi . Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 4 (2017): November
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berbahasa anak usia 5-6 tahun merupakan kemampuan bahasa dimana anak mampu mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan dengan kompleks, menyusun kalimat sederhana dalam struktur lengkap (pokok kalimat-predikat-keterangan) serta mampu mengekpresikan ide pada orang lain. Rumusan masalah yang hendak diselesaikan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah perkembangan kemampuan berbahasa anak di TK Darur Rahman ketika diterapkan permainan teka-teki dan bertujuan untuk mengetahui perkembangan kemampuan berbahasa anak. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian berdasarkan observasi menunjukkan kemampuan berbahasa anak pada siklus I kategori belum berkembang sebanyak dua anak; mulai berkembang sebanyak dua anak; dan berkembang sesuai harapan sebanyak tiga anak. Pada siklus II terjadi peningkatan yaitu anak yang mulai berkembang sebanyak satu anak; berkembang sesuai harapan sebanyak dua anak; dan berkembang sangat baik sebanyak empat anak. Hasil wawancara pada siklus I kategori belum berkembang sebanyak tiga anak; mulai berkembang sebanyak dua anak; dan berkembang sesuai harapan sebanyak dua anak, dan terus meningkat pada siklus II yaitu berkembang sesuai harapan sebanyak tiga anak; dan berkembang sangat baik sebanyak empat anak. Disimpulkan bahwa melalui permainan teka-teki dapat mengembangkan kemampuan berbahasa anak di TK Darur Rahman Banda Aceh. Kata Kunci : Kemampuan Berbahasa, Permainan Teka-teki, Anak Usia Dini
PENGEMBANGAN KREATIVITAS MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI KEGIATAN 3M DAN MELIPAT DI TK NEGERI DHARMA WANITA TEUNOM Fitri .; M.Yusuf Aziz; Rosma Elly
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 4 (2016): November
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kreativitas motorik halus adalah mengembangkan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru tanpa membutuhkan tenaga, akan tetapi membutuhkan koordinasi yang cermat dengan kegiatan yang sederhana seperti 3M (mewarnai, menggunting dan menempel) dan melipat. Guna membantu dalam mengembangkan kemampuan anak menggunakan jari-jemarinya. Kegiatan 3M dan melipat di TK Negeri Dharma Wanita Teunom masih sangat monoton, sehingga membuat anak cepat bosan dan jenuh. Guru kurang membebaskan anak dalam berkreativitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas motorik halus anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan 3M dan Melipat di kelas B2 TK Negeri Dharma Wanita Teunom. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dalam bentuk PTK. Data penelitian ini bersumber dari anak, orang tua dan guru di TK Negeri Dharma Wanita Teunom. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan kreativitas motorik halus anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan 3M dan melipat masih berada pada tahap keterampilan namun kreativitas dalam pelaksanaan penelitian baru tampak pada kegiatan mewarnai saja. Kata kunci: pengembangan kreativitas, motorik halus, 3M dan melipat
HUBUNGAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANGTUA DENGAN STATUS GIZI MALNUTRISI ANAK DI PAUD AL-JIHAD Cut Fitri Nazirah; Laili . Suhairi; Yuhasriati . .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 3 (2017): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengangkat permasalahan hubungan status sosial ekonomi orangtua dengan status gizi anak di PAUD Al-Jihad. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status sosial ekonomi orangtua dengan status gizi anak di PAUD Al-Jihad.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Penelitian  dilakukan di PAUD Al-Jihad Gampong Kuta Karang, Aceh Besar. Objek penelitian adalah anak kelas APAUD Al-Jihad. Subjek penelitian adalah orangtua dari anak yang berstatus gizi malnutrisi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan wawancara mendalam.Tes yang dilakukan adalah pengukuran berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) anak.Wawancara mendalam dilakukan untuk mengetahui pola pemenuhan gizi anak dan informasi tentang status sosial ekonomi orangtua.Hasil penelitian adalah tidak terdapat hubungan antara status sosial ekonomi orangtua dengan status gizi anak di PAUD Al-Jihad. Hal ini ditunjukkan oleh orangtua(ibu) dengan tingkat pendidikan SMA dan orangtua dengan tingkat penghasilan rendah dan sedang mampu menyediakan menu makanan sehari-hari keluarga namun tidak mengetahui pola pemenuhan dan kandungan gizi makanan khususnya makanan untuk balita, akibatnya anak berstatus gizi malnutrisi.Saran yang diajukan, guna meningkatkan status gizi anak hendaknya PAUD Al-Jihad dapat mengadakan kegiatan parenting tentang makanan bergizi agar orangtua dapat memahami betapa pentingnya gizi untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.Bagi pengelola program perbaikan gizi di Puskesmas Darul Imarah diharapkan dapat memberikan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi dan faktor yang berhubungan dengan status gizi anak.Kata kunci: status sosial ekonomi, orangtua, status gizi anak
PENINGKATAN DAYA IMAJINASI ANAK USIA DINI MELALUI AKTIVITAS MENGGAMBAR DI TK FKIP UNSYIAH DARUSSALAM BANDA ACEH Aswita . Junianda; Amsal . Amri; Fakhriah . .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 4 (2017): November
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas menggambar dapat meningkatkan daya imajinasi anak. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana peningkatan daya imajinasi anak usia dini melalui aktivitas menggambar di TK FKIP Unsyiah Darussalam Banda Aceh. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan daya imajinasi anak usia dini melalui aktivitas menggambar di TK FKIP Unsyiah Darussalam Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus digunakan 4 tahapan dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun pada kelompok B3 TK FKIP Unsyiah Darussalam Banda Aceh, berjumlah 10 orang anak terdiri atas 3 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Data dikumpulkan melalui observasi, unjuk kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pada prasiklus sebanyak 7 orang anak belum berkembang (BB), 3 orang anak mulai berkembang (MB), belum ada anak yang berkembang sangat baik (BSB). Pada tindakan siklus I anak yang mulai berkembang (MB) sebanyak 3 orang anak, 4 orang anak berkembang sesuai harapan (BSH), dan 3 orang anak berkembang sangat baik (BSB). Pada tindakan siklus II mengalami perkembangan yang sangat baik dari tindakan sebelumnya. 1 orang anak mulai berkembang (MB), 1 orang anak berkembang sesuai harapan (BSH) dan 8 orang anak berkembang sangat baik (BSB). Hasil akhir dari hasil karya anak dalam aktivitas menggambar terjadi perkembangan daya imajinasi anak usia dini mencapai 80%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui aktivitas menggambar dapat meningkatkan daya imajinasi anak usia dini.Kata Kunci: Daya Imajinasi, Aktivitas MenggambarAktivitas menggambar dapat meningkatkan daya imajinasi anak. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana peningkatan daya imajinasi anak usia dini melalui aktivitas menggambar di TK FKIP Unsyiah Darussalam Banda Aceh. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan daya imajinasi anak usia dini melalui aktivitas menggambar di TK FKIP Unsyiah Darussalam Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus digunakan 4 tahapan dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun pada kelompok B3 TK FKIP Unsyiah Darussalam Banda Aceh, berjumlah 10 orang anak terdiri atas 3 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Data dikumpulkan melalui observasi, unjuk kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pada prasiklus sebanyak 7 orang anak belum berkembang (BB), 3 orang anak mulai berkembang (MB), belum ada anak yang berkembang sangat baik (BSB). Pada tindakan siklus I anak yang mulai berkembang (MB) sebanyak 3 orang anak, 4 orang anak berkembang sesuai harapan (BSH), dan 3 orang anak berkembang sangat baik (BSB). Pada tindakan siklus II mengalami perkembangan yang sangat baik dari tindakan sebelumnya. 1 orang anak mulai berkembang (MB), 1 orang anak berkembang sesuai harapan (BSH) dan 8 orang anak berkembang sangat baik (BSB). Hasil akhir dari hasil karya anak dalam aktivitas menggambar terjadi perkembangan daya imajinasi anak usia dini mencapai 80%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui aktivitas menggambar dapat meningkatkan daya imajinasi anak usia dini. Kata Kunci: Daya Imajinasi, Aktivitas Menggambar
PENGGUNAAN PERMAINAN TANGRAM UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI PADA TK FKIP UNSYIAH BANDA ACEH Rizki . Itawari; Anizar . Ahmad; Fakhriah . .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2017): Mei
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.253 KB)

Abstract

Tangram adalah salah satu permainan dengan menggunakan tujuh potong geometri yang disusun menjadi berbagai bentuk seperti hewan, orang, dan alat transportasi. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana perkembangan kreativitas anak usia dini melalui permainan tangram di TK FKIP Unsyiah Banda Aceh. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perkembangan kreativitas anak usia dini dengan menggunakan permainan tangram di TK FKIP Unsyiah Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus dilaksanakan dalam 4 tahapan dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun pada kelompok B6 TK FKIP Unsyiah Banda Aceh, berjumlah 10 orang terdiri atas 3 laki-laki dan 7 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan prasiklus sebanyak 7 anak belum berkembang (BB), 3 anak mulai berkembang (MB), belum ada anak yang berkembang sangat baik (BSB). Pada tindakan siklus I anak yang mulai berkembang (MB) sebanyak 3 orang, 4 orang berkembang sesuai harapan (BSH), dan 3 orang berkembang sangat baik (BSB). Pada tindakan siklus II mengalami perkembangan yang sangat baik dari tindakan sebelumnya. Sebanyak 3 anak berkembang sesuai harapan (BSH), 7 anak berkembang sangat baik (BSB). Hasil akhir dari unjuk kerja dalam bermain tangram terjadi perkembangan kreativitas anak usia dini mencapai 70%. Disimpulkan bahwa melalui permainan tangram dapat mengembangkan kreativitas anak usia dini pada TK FKIP Unsyiah Banda Aceh. Sebaiknya guru dapat membuat berbagai alat permainan edukatif untuk mengembangkan kreativitas anak usia dini salah satunya dapat dilakukan melalui bermain tangram.Kata Kunci : Permainan Tangram, Mengembangkan, Kreativitas
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERTEMAKAN PAHLAWAN ACEH UNTUK PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Mutmainnah . .; Anizar . Ahmad; Dewi . Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 4 (2017): November
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

JIdealnya dalam pembelajaran anak usia dini tersedia bahan ajar yang mengenalkan pahlawan di daerahnya, namun dalam pembelajaran di PAUD para pendidik  cenderung memilih bahan ajar yang ada. Bahan ajar yang ada lebih menonjolkan tokoh–tokoh yang dibuat oleh pihak luar negeri dalam pembelajaran sehingga anak– anak cenderung lebih mengenal Doraemon, Superman, dan Super hero lainya dari pada pahlawan yang ada di daerahnya. Penelitian ini yang pertama bertujuan untuk mengetahui bahan ajar yang digunakan di Lembaga PAUD di Banda Aceh, kedua untuk mengembangkan bahan ajar berbasis budaya Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dalam bentuk penelitian pengembangan. Pemilihan subjek pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang informan yaitu pimpinan dari tiga lembaga PAUD dan 6 orang responden yaitu guru dari tiga lembaga PAUD tersebut. Hasil penelitian dari ketiga Lembaga PAUD yang menjadi subjek dalam penelitian ini menunjukkan bahwa belum adanya bahan ajar untuk mengenalkan tokoh pahlawan kepada anak usia dini, guru hanya membuat media sederhana dengan kreativitas masing-masing. Oleh karena itu diperlukannya bahan ajar untuk mengenalkan tokoh pahlawan Aceh kepada anak usia dini. Pengembangan bahan ajar bertemakan pahlawan aceh ini merupakan bahan ajar untuk mengembangkan pengetahuan anak tentang pahlawan Aceh. Bahan ajar yang dikembangkan merupakan bahan ajar bertemakan pahlawan Aceh, hal ini bertujuan untuk mengenalkan anak tokoh pahlawan yang ada di daerahnya. Disimpulkan bahwa belum tersedianya bahan ajar bertemakan pahlawan Aceh, maka perlu dikembangkan konsep bahan ajar bertemakan pahlawan Aceh untuk pembelajaran pendidikan anak usia dini di jenjang TK yang berusia 5-6 tahun. Disarankan kepada guru di lembaga PAUD harus gigih dalam mengenalkan pahlawan Aceh kepada anak, agar anak sudah dapat mengenal pahlawannya sejak usia dini.Kata Kunci: pengembangan, bahan ajar, pahlawan Aceh
MENINGKATKAN MOTORIK KASAR PADA ANAK MELALUI KEGIATAN SENAM SEHAT CERIA DI PAUD AL-YAQIN DESA LAMPENEURUT KABUPATEN ACEH BESAR Susan Diana Putri; Israwati .; Bahrun .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 4 (2016): November
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya kreatifitas anak dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar sangat berpengaruh pada aktifitas gerak yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik kasar anak kelompok B PAUD AL-Yaqin Lampeneurut Aceh Besar. Penelitian ini dirancang dengan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui 4 tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran senam sehat ceria mampu meningkatkan kemampuan motorik kasar anak di PAUD Al-Yaqin Lampeneurut Aceh Besar. Pada siklus I anak yang belum berkembang sebanyak 6 orang atau 30%, yang mulai berkembang sebanyak 4 orang atau 20%, yang berkembang sesuai harapan sebanyak 6 orang atau 30% dan yang berkembang sangat baik sebanyak 4 orang atau 20%. Sedangkan pada siklus II yang belum berkembang sebanyak 1 orang atau 5%, yang mulai berkembang sebanyak 2 orang atau 10%, yang berkembang sesuai harapan sebanyak 5 orang atau 25% serta yang berkembang sangat baik sebanyak 12 orang atau 60%. Dalam penelitian ini terjadi peningkatan persentase kemampuan motorik kasar anak dari siklus I hingga siklus II. Kata kunci :  Motorik Kasar, Senam Sehat Ceria
MENGEMBANGKAN KECERDASAN MUSIKAL ANAK MELALUI ALAT MUSIK TRADISIONAL DI PAUD CINTA ANANDA Rini . Hidayatillah; Yuhasriati . .; Johari . Efendi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 3 (2017): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan musikalmerupakan sebuah kemampuan memahami, membedakan, mengubah dan mengungkapkan bentuk-bentuk musikal. Seorang anak yang memiliki kecerdasan musikal yang tinggi memiliki kemampuan yang baik dalam bernyanyi, bersenandung, senang bersuara kecil, memainkan alat musik, memukul-mukul benda dan senang menggerakkan tubuhnya sesuai dengan irama. Bagaimana mengembangkan kemampuan musikal anak dengan menggunakan alat musik traditional yaitu dengan bernyanyi diiringi oleh alat  musiktradisional menjadi kajian dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kecerdasan musikal pada anak usia dini melalui alat musik tradisional di PAUD Cinta Ananda. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia dini berusia 5-6 tahun kelompok TK B. Kelas B berjumlah 10 orang terdiri atas 7 laki-laki dan 3 perempuan. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan unjuk kerja.Pada tindakan siklus I, tahapan pertama menggunakan alat musik rebana, yang belum berkembang sebanyak 8 anak, mulai berkembang sebanyak 2 anak. Tahapan kedua adalah bermain alat musik angklung, yang belum berkembang sebanyak 9 anak dan yang mulai berkembang sebanyak 1 anak. Pada tindakan siklus II, tahapan pertama menggunakan alat musik rebana, yang belum berkembang sebanyak 2 anak, yang mulai berkembang sebanyak 2 anak, yang berkembang sesuai harapan sebanyak 4 anak, dan yang berkembang sangat baik sebanyak 2 anak. Tahapan kedua bermain musik angklung yang belum berkembang 2 anak, mulai berkembang sebanyak 2 anak, mulai berkembang sebanyak 4 anak, berkembang sesuai harapan 4 anak. Dapat disimpulkan bahwa mengembangkankecerdasan musikal anak usia dini di PAUD Cinta Ananda dapat dilakukan dengan bermain alat musik tradisional dengan cara yaitu memberikan contoh, memberikan motivasi dan menggunakan pendekatan individual. Bagi guru disarankan lebih aktif dan lebih berkreasi dalam menggunakan media pembelajaran, sehingga dapat mengembangkan kecerdasan musikal anak usia dini.Kata kunci: melalui bermain alat musik traditional, mengembangkan kecerdasan musikal
PENGEMBANGAN KECERDASAN KINESTETIK PADA ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN ENGKLEK DI PAUD NURUL IMAN DARUSSALAM BANDA ACEH Husna . Dewi; Bahrun . .; Taat Kurnita Yeniningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 3 (2017): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan kinestetik adalah kemampuan untuk menggunakan seluruh tubuh dalam mengekspresikan ide, perasaan dan menggunakan tangan untuk menghasilkan atau mentransformasi sesuatu dan kecerdasan ini mencakup koordinasi, keseimbangan, ketangkasan, kekuatan, fleksibelitas dan kecepatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan kinestetik anak melalui permainan engklek di PAUD Nurul Iman. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Pada setiap siklus dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok TK BII, berjumlah 13 anak yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, unjuk kerja dan dokumentasi dan data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Penelitian ini memfokuskan pada kecerdasan kinestetik melalui permainan engklek yaitu anak mampu meloncat pada kotak permainan engklek pada koordinasi tangan dan kaki serta koordinasi mata dan kaki. Hasil penelitian ini adalah melalui permainan engklek dapat mengembangkan kecerdasan kinestetik anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I yang Belum Berkembang berjumlah 1 anak (7,7%), Mulai Berkembang berjumlah 3 anak (23,1%), Berkembang Sesuai Harapan berjumlah 6 anak (46,1%) dan Berkembang Sangat Baik berjumlah 3 anak (23,1%). Siklus II Berkembang Sesuai Harapan berjumlah 2 anak (15,4%) dan Berkembang Sangat Baik berjumlah 11 anak (84,6%). Kata Kunci : Kecerdasan Kinestetik, Permainan Engklek. 

Page 4 of 19 | Total Record : 188