cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
ISSN : 25484605     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi FKIP Unsyiah Terbit Sebanyak 4 Kali dalam Satu Tahun, yaitu pada Bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 4 (2016): NOVEMBER 2016" : 11 Documents clear
KONTRIBUSI KESEIMBANGAN DAN DAYA TAHAN OTOT LENGAN DAN BAHU TERHADAP KEMAMPUAN BERLAYAR SELANCAR ANGIN PADA ATLET RENCONG WINDSURFING ACEH CLUB Anizul Farmi; Muhammad Jafar; Ifwandi Ifwandi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 4 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul: “Kontribusi Keseimbangan dan Daya Tahan Otot Lengan dan Bahu Pada Atlet Rengcong Windsurfing Aceh Club”. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui seberapa besar kontribusi keseimbangan dan daya tahan otot lengan dan bahu terhadap kemampuan berlayar selancar angin. Populasi dalam penelitian adalah Atlet Rengcong Windsurfing Aceh Club yang berjumlah 23 orang, sedangkan pengambilan sampel yang dilakukan dengan cara Purposive Sampling atau sampel bertujuan, sebanyak 17 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik tes keseimbangan, tes daya tahan otot lengan dan bahu dan tes kemampuan berlayar. Data yang diperoleh dianalisis dengan rumus korelasi sederhana dan korelasi ganda, serta uji statistic (uji t) pada taraf signifikansi 95%. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) terdapat hunbungan yang positif dan  signifikan antara keseimbangan terhadap kemampuan berlayar atau Rx1y sebesar 0,74, (2) terdapat kontribusi yang positif dan signifikan antara daya tahan otot lengan dan bahu terhadap kemampuan berlayar selancar angin atau Rx2y sebesar 0.24, (3) terdapat kontribusi yang positif dan signifikan antara keseimbangan dan daya tahan otot lengan dan bahu secara bersama-sama terhadap kemampuan berlayar selancar angin atau Ry.x1x2 sebesar 0.84. Maka dari analisis data, dapat disimpulkan bahwa keseimbangan dan daya tahan otot lengan dan bahu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemampuan berlayear selancar angin. Kata kunci: Kesimbangan, Daya Tahan Otot Lengan dan Bahu, Berlayar Selancar      Angin.
HUBUNGAN KESEIMBANGAN DENGAN KETEPATAN MEMANAH PADA ATLET PERPANI ACEH Jufrizal Jufrizal; Muhammad Jafar; Razali Razali
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 4 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “HubunganKeseimbangan dengan Ketepatan Memanah pada Atlet Perpani Aceh Tahun 2016”.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keseimbangan dengan ketepatan memanah pada atlet Perpani Aceh tahun 2016.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan teknik analisis korelasional.Populasi dalam penelitian ini adalah atlet Perpani Aceh tahun 2016 yang berjumlah 18 orang.Penentuan sampel dilakukan dengan mengambil keseluruhan populasi (total sampling) yaitu sebanyak 18 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan tes keseimbangan (stork stand tes) dan  tes ketepatan memanah. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis korelasional dengan  rumusproduct moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keseimbangan dengan ketepatan memanah (r = 0,54) keseimbangan memberi kontribusi sebesar 29,16% terhadap ketepatan memanah pada atlet Perpani Aceh Tahun 2016, dan sisanya sebesar 70,84% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya.Kata Kunci :Keseimbangan, Ketepatan Memanah
KONTRIBUSI KESEIMBANGAN STATIS DAN POWER LENGAN TERHADAP KECEPATAN MENDAYUNG KAYAK 1 JARAK 20 METER PADA ATLET DAYUNG PENGCAB BANDA ACEH Masykur Masykur; Nuzuli Nuzuli; Maimun Nusufi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 4 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “kontribusi keseimbangan statis dan power lengan terhadap kecepatan mendayung kayak 1 jarak 20 meter pada atlet dayung Pengcab Banda Aceh”. Mendayung kayak adalah salah satu cabang olahraga air yang mengunakan tenaga manusia berlangsung di atas air. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan mendayung adalah adanya keseimbangan dan power lengan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi keseimbangan statis  dan power lengan terhadap kecepatan mendayung kayak 1 jarak 20 meter pada atlet dayung pengcab Banda Aceh. Jenis penelitian ini dinamakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet dayung pengcab Banda Aceh berjumlah 13 orang. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah  keseluruhan atlet dayung pengcab Banda Aceh yang berjumlah 13 orang, teknik pengambilan sampel adalah total sampling (sampel keseluruhan). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) tes keseimbangan statis, diukur dengan stork stand tes, (2) tes power lengan, diukur dengan menggunakan tes two hand medicine ball push, dan (3) tes kecepatan mendayung  diukur dengan menggunakan tes kecepatan mendayung kayak 1 jarak 20 meter. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus analisis korelasi sederhana dan korelasi ganda. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) terdapat hubungan yang signifikan antara keseimbangan statis dengan kecepatan mendayung pada atlet dayung pengcab Banda Aceh sebesar (r=0,83), keseimbangan statis memberikan kontribusi sebesar 68,89% terhadap kecepatan mendayung, (2) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara power lengan dengan kecepatan mendayung pada atlet dayung pengcab Banda Aceh sebesar (r = 0,11), power lengan  memberikan kontribusi sebesar 1,21% terhadap kecepatan mendayung, (3) terdapat kontribusi yang signifikan antara keseimbangan statis dan power lengan secara bersama-sama terhadap kecepatan mendayung pada atlet dayung pengcab Banda Aceh kayak 1 sebesar (Ry.x1x2 = 0,85), hal ini menunjukan bahwa 72,25% variasi kecepatan mendayung kayak 1 jarak 20 meter ditentukan oleh kedua variabel. Disarankan dalam upaya peningkatan mendayung kayak 1 hendaknya para pelatih dan atlet harus memperhatikan komponen kondisi fisik keseimbangan statis dan power lengan karena kedua komponen ini sangat berperan dalam kecepatan mendayung. Kata kunci : keseimbangan statis, power lengan, mendayung
KONTRIBUSI DAYA TAHAN JANTUNG PARU DAN DAYA TAHAN OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN TENDANGAN SABIT PADA ATLET PUTRA PENCAK SILAT UKM UNSYIAH TAHUN 2015 Defi Yanti; Ifwandi Ifwandi; Saifuddin Saifuddin
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 4 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

. Penelitian yang berjudul “Kontribusi Daya Tahan Jantung Paru dan Daya Tahan Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Tendangan Sabit pada Atlet Putra Pencak  Silat UKM Unsyiah  Tahun 2015 ”. Pencak Silat adalah dapat melakukan kemampuan tendangan sabit, dengan demikian diperlukan komponen fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi daya tahan jantung paru dan daya tahan otot tungkai terhadap kemampuan tendangan sabit. Sampel penelitian ini adalah atlet putra pencak silat UKM Unsyiah tahun 2015 yang berjumlah 13 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) daya tahan jantung paru dilakukan dengan lari 2,4 km (2) daya tahan otot tungkai dilakukan dengan squat jump, dan (3) kemampuan tendangan sabit. Data diolah dengan menggunakan teknik statistik dalam bentuk perhitungan nilai rata-rata mean, standar deviasi, penghitungan nilai korelasi r, penghitungan nilai korelasi ganda, menghitung koefisien diterminasi dan pengujian signifikansi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: terdapat kontribusi yang signifikan antara daya tahan jantung paru dan daya tahan otot tungkai terhadap kemampuan tendangan sabit (R= 0,55), dengan demikian jelas bahwa Fhitung 2,16 lebih besar dari Ftabel 1,77. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa koefisien korelasi antara (X1) dan  (X2) dengan (Y) berarti, maka hipotesis menyatakan terdapat kontribusi daya tahan jantung paru dan daya tahan otot tungkai terhadap kemampuan tendangan sabit  pada atlet putra pencak silat UKM Unsyiah tahun 2015 dapat diterima kebenarannya. Kata kunci: Daya Tahan Jantung Paru, Daya Tahan Otot Tungkai dan Kemampuan Tendangan Sabit.
HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN SMASH BOLA VOLI PADA KLUB PJVC PUNGE JUROENG TAHUN 2015 Misbah Alsah; Muhammad Jafar; Alfian Rinaldy
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 4 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul:“Hubungan Power Otot Lengan Dan Panjang Tungkai Terhadap Kemampuan Smash Bola Voli Pada Klub Pjvc Punge Juroeng Tahun 2015”. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui berapa besar hubungan kelentukan togok dan panjang tungkai terhadap kemampuan smash bola voli pada PJVC Punge Juroeng. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pemain bola voli klub PJVC Punge Juroeng yang berjumlah 17 orang. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan tes power otot lengan, tes panjang tungkai, tes kemampuan smash. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan teknik statistik. Hasil penelitian adalah: (1) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara power otot lengan terhadap keterampilan smash bola voli  r = 0,48 pada X1  power otot lengan memberi kontribusi sebesar 23,04% terhadap keterampilan smash bola voli  Y, (2) Tedapat hubungan yang positif dan signifikan antara panjang tungkai terhadap keterampilan smash bola voli  r = 0,60 pada X2 panjang tungkai memberi kontribusi sebesar 36% terhadap keterampilan smash bola voli Y, (3) Terdapat kontribusi yang positif dan signifikan secara bersama-sama antara power otot lengan dan panjang tungkai terhadap keterampilan smash bola voli  r = 0,60 pada X1 dan X2 power otot lengan dan panjang tungkai memberi kontribusi sebesar 36% terhadap keterampilan smash bola voli Y. Hal tersebut menunjukan bahwa menunjukan bahwa 0,60% keterampilan smash bola voli ditentukan oleh kedua variabel bebas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis penulis menunjukkan hasil yang signifikan terhadap keterampilan smash bola voli pada klub PJVC Punge Juroeng Tahun 2015.Kata kunci : power otot lengan, panjang tungkai, smash bola voli  
EVALUASI TINGKAT KEMAMPUAN FISIK ATLET SEPAK TAKRAW UKM UNSYIAH TAHUN 2016 Firdaus Firdaus; Bustamam Bustamam; Ifwandi Ifwandi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 4 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul: “Evaluasi Tingkat Kemampuan Fisik Atlet Sepak Takraw UKM Unsyiah Tahun 2016 ” ini mengangkat masalah bagaimana Tingkat Kemampuan Fisik Atlet Sepak Takraw UKM Unsyiah Tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Kemampuan Fisik Atlet Sepak Takraw UKM Unsyiah Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah Atlet Sepak Takraw UKM Unsyiah yang berjumlah 10 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling yaitu keseluruhan dari jumlah populasi. Data  dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan fisik atlet yaitu tes:(1) Lari 15 Menit Tes Balke, (2) Vertical Jump, (3) Sit up, (4) Sit Reach, (5) Lari 30 Meter, (6) 300 meter, dan (7) Lari Bolak balik 4 x 5 meter. Selanjutnya data diolah dengan menggunakan analisis statistik sederhana yaitu persentase. Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data menunjukan bahwa tingkat kemampuan fisik atlet Sepak Takraw UKM Unsyiah Tahun 2016 dengan hasil persentase yaitu lari 30 meter berada pada Kategori Baik dengan rincian 60% kategori Baik dan 40% kategori Sedang, Vertical Jump berada pada Kategori Sedang dengan rincian 10% Kategori Baik Sekali, 30% kategori Baik dan 60% Kategori Sedang, lari 300 meter berada pada Kategori Baik dengan rincian 60% kategori Baik dan 40% kategori Sedang, Sit Up berada pada Kategori Baik dengan rincian 60% kategori Baik dan 40% kategori Sedang, lari Bolak Balik 4x5 meter berada pada Kategori Baik dengan rincian 70% kategori Baik dan 30% kategori Sedang, Sit and Reach berada pada Kategori Baik dengan rincian 60% kategori Baik dan 40% kategori Sedang, tes Balke berada pada Kategori Sedang dengan rincian 40% kategori Baik dan 60% kategori Sedang. Dengan demikian atlet Sepak Takraw UKM Unsyiah masih sangat perlu memperhatikan dan meningkatkan intensitas latihan  hingga mencapai taraf kemampuan fisik  yang maksimal. Karena dengan adanya kemampuan fisik yang ideal akan berdampak pada pencapaian prestasi yang maksimal. Kata kunci: Kemampuan fisik, Sepak takraw
TINGKAT KECEMASAN ATLET BOLA VOLI PON ACEH TAHUN 2016 Ikhsan Ikhsan; Razali Razali; Alfian Rinaldy
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 4 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul: “Tingkat Kecemasan Atlet Bola Voli PON Aceh Tahun 2016”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan pada atlet bola voli PON Aceh tahun 2016. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif yaitu data yang diperoleh berbentuk angka-angka, di mana penulis mengungkapkan fakta-fakta dan data berupa persentase pada saat penelitian dilakukan. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet bola voli PON Aceh tahun 2016 yang berjumlah 11 orang atlet. Mengingat jumlah populasi yang relatif sedikit maka semua anggota populasi dijadikan sampel penelitian (total sampling). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan kategorisasi jenjang dengan tujuan untuk mendapatkan tingkat kecemasan dan selanjutnya menghitung persentase. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa tingkat kecemasan atlet bola voli PON Aceh tahun 2016 dengan rata-rata 84,8% berada pada kategori sedang dengan rincian sebagai berikut: (1) sebanyak 2 responden (18,1%) berada pada kategori rendah dan (2) sebanyak 9 responden (81,9%) berada pada kategori sedang. Dengan demikian, tingkat kecemasan atlet bola voli PON Aceh tahun 2016 rata-rata menyatakan mengalami kecemasan sebelum bertanding yaitu sedang. Disarankan kepada pengurus atau pelatih agar dapat memberikan pengetahuan tentang psikologi pada semua atlet. Kata kunci: Kecemasan
KONTRIBUSI STATUS GIZI DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN LARI 200 METER PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENJASKESREK FKIP UNSYIAH Janu Friadi; Muhammad Jafar; Nuzuli Nuzuli
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 4 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul: “Kontribusi Status Gizi dan Panjang Tungkai Terhadap Kemampuan Lari 200 Meter Pada Mahasiswa Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2013”. Gizi menentukan pertumbuhan dan perkembangan fisik atau terbentuknya tungkai panjang, dua unsur gizi dan panjang tungkai pada atlet atau manusia harus dimiliki oleh pelari 200 meter. Karena dengan memiliki postur tubuh atau tungkai yang panjang pada akan memiliki harapan yang dapat memberikan kontribusi terhadap lari 200 meter. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: apakah terdapat kontribusi status gizi dan panjang tungkai terhadap kemampuan lari 200 meter pada mahasiswa Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi status gizi dan panjang tungkai terhadap kemampuan lari 200 meter pada mahasiswa Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2013. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2013 yang berjumlah 135 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling atau sampel bertujuan, sebanyak 27 orang atau 20%. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengukur tinggi dan berat badan, mengukur panjang tungkai dan lari 200 meter. Data diolah dengan menggunakan analisis korelasi sederhana dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi dan panjang tungkai terhadap kemampuan lari 200 meter pada Mahasiswa Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2013 mempunyai hubungan yang signifikan. Dimana hasil pengujian diperoleh nilai r = 0,49 sehingga koefesien determinasinya adalah (0,97)2 x 100% = 94,09%. Ini menunjukkan bahwa 94,09% variasi skor yang terjadi terhadap kemampuan lari 200 meter dapat dijelaskan oleh status gizi dan panjang tungkai pada Mahasiswa Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2013, sehingga kontribusi faktor-faktor lainnya sebesar 5,91%. Kata kunci: status gizi, panjang tungkai dan lari 200 meter
KONTRIBUSI KELENTUKAN TOGOK DAN POWER OTOT LENGAN TERHADAP KECEPATAN MENDAYUNG PERAHU TRADISIONAL PADA ATLET PODSI KOTA BANDA ACEH TAHUN 2016 Araiko Rahmat; Abdurrahman Abdurrahman; Ifwandi Ifwandi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 4 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kontribusi Kelentukan Togok dan Power Otot Lengan Terhadap Kecepatan Mendayung Perahu Tradisional Pada Atlet PODSI Kota Banda Aceh Tahun 2016”. Mendayung adalah salah satu cabang olahraga air yang menggunakan dayung dan berlangsung di atas sungai, danau, dan laut. Olahraga dayung juga adalah olahraga tertua di olimpiade. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan mendayung adalah adanya kelentukan togok dan powerotot lengan yang baik. Unsur fisikkelentukan dapat membantu menambah jangkauan saat mendayung dan membantu frekuensi agar lebih cepat sehingga atlet tersebut dapat mendayung dengan baik, sedangkan powerotot lengan sangat dibutuhkan dalam olahraga dayung, agar dapat melakukan setiap dayungan yang menghasilkan gerakan memajukan perahu kelentukan dapat membantu menambah jangkauan saat mendayung dan membantu frekuensi agar lebih cepat sehingga atlet tersebut dapat mendayung dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiKontribusi Kelentukan Togok dan Power Otot Lengan Terhadap Kecepatan Mendayung Perahu Tradisional Pada Atlet PODSI Kota Banda Aceh Tahun 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet dayung Kota Banda Aceh yang berjumlah 15 orang. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah atlet dayung Kota banda Aceh sebanyak 15 orang, Teknik pengambilan sampel adalah total sampling(sampel jenuh).Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) Tes kelentukan togok, diukur dengan tesseat and reach, (2) Tes power otot lengan, diukur dengan menggunakan tes ball medicine, dan (3) Tes kecepatan mendayung diukur dengan menggunakan tes mendayung jarak 200 meter. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus analisis korelasi sederhana dan korelasi ganda. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) Terdapat hubungan yang signifikanantara Kelentukan Togok dengan kecepatan mendayung Perahu Tradisional jarak 200 meter(rhitung = 0.58), (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara Power Otot Lengan dengan kecepatan mendayung Perahu Tradisional jarak 200 meter(rhitung = 0,52), dan (3) Terdapat kontribusi yang signifikan antara kelentukan Togok dan Power  Otot  Lengan terhadap kecepatan mendayung Perahu Tradisional jarak 200 meter (Ry.x1x2 = 0,64), nilai Fh (Fhitung) = 3,75sedangkan nilai Ft (Ftabel) pada taraf signifikan 0,05% dengan dk (n-Perahu Tradisional) adalah sebesar 3,60. Maka dari analisis data, dapat disimpulkan bahwa kelentukan togok dan powerotot lengan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kecepatan mendayung. Kata kunci :Kelentukan Togok, Power Otot Lengan, Kecepatan Mendayung,  Perahu Tradisional.
EVALUASI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PETANI KOPI DI KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2015 Deri Wantona; Ifwandi Ifwandi; Nyak Amir
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 4 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Evaluasi Tingkat Kebugaran Jasmani Petani Kopi di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Tahun  2015”. Kebugaran jasmani merupakan kemampuan seseorang menyelesaikan tugas sehari-hari dengan tanpa mengalami kelelahan berarti, dengan pengeluaran energi yang cukup besar, guna memenuhi kebutuhan geraknya dan menikmati waktu luang serta untuk memenuhi keperluan darurat bila sewaktu-waktu diperlukan. Penelitian ini adalah penelitian diskriftif yang  bertujuan Untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani pada petani Kopi di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Tahun  2015. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Petani Kopi di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Tahun 2015 yang terdiri dari 15 orang. Sampel penelitian adalah keseluruhan  dari populasi karna kurang dari 100 orang yakni sebanyak 15 orang maka peneliti mengambil 100% dari total sample, jadi sample dalam penelitian ini adalah 15 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) Tes Harvard Step Tes. Data diolah dengan menggunakan teknik statistik dalam bentuk perhitungan nilai rata-rata(mean), dan Persentase. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut : berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa rata-rata tingkat kebugaran jasmani pada petani Kopi di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Tahun  2015 dengan nilai rata-rata 81,6 berada pada kategori baik dimana tingkat  persentase untuk kategori baiknya sebanyak 67% dan sisanya untuk ketegori cukup sebanyak 33.Kata kunci: evaluasi dan kebugaran jasmani. 

Page 1 of 2 | Total Record : 11