cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
ISSN : 25484605     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi FKIP Unsyiah Terbit Sebanyak 4 Kali dalam Satu Tahun, yaitu pada Bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 233 Documents
KEBERADAAN SARANA DAN PRASARANA OLAHRAGA DI SMP NEGERI SE-KABUPATEN ACEH BARAT DAYA Mursidin Mursidin; Muhammad Jafar; Ifwandi Ifwandi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 4 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sarana dan prasarana olahraga merupakan dua aspek yang saling mendukung untuk kelancaran proses pendidikan, hususnya pada pembelajaran Penjasaorkes di sekolah. Sarana dan prasarana olahraga bisa dimanfaatkan serta digunakan dalam pembelajaran olahraga dan prakteknya di sekolah yang terdiri dari peralatan seperti net, bola, raket, bet, pemukul dan lain-lain.Kajian ini berjudul “Keberadaan sarana dan prasarana olahraga di SMP Negeri Se-Kabupaten Aceh Barat Daya” dengan tujuan mengetahui keberadaan sarana dan prasarana olahraga di SMP Negeri Se-Kabupaten Aceh Barat Daya.Pendekatan dalam penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode yang bersifat deskriptif. Populasi diambil sebanyak 29 sekolah negeri dan sampelnya diambil 16 sekolah saja. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisa data bersifat deskriptif kualitatif.Berdasarkan hasil kajian diketahuibahwa ketersediaan sarana dan prasarana olahraga di SMP Negeri Se-Kabupaten Aceh Barat Daya masih perlu adanya peningkatan karena hanya sebagian cabang olahraga yang sudah memadai sarana dan prasarananya seperti olahraga cabang Atletik (Lempar Cakram, Peluru dan Lembing), Bola Voly serta sarana dan dan sepakbola. Sedangkan untuk sarana dan prasarana olahraga cabang Bola Basket, Tenis Meja, Bulu Tangkis dan Senam Lantai masih sangat minim, dimana tiap sekolah hanya memiliki sarana dan prasarana olahraganya 1 unit tiap fasilitas yang dibutuhkan seperti lapangan, net, bola dan bahkan bet serta raket, dan bahkan sarana dan prasarana cabang olahraga Soft Ball, Renang, Judo, Pencak Silat dan Karate hampir sama sekali tidak ditemui pada SMP Se-Kabupaten Aceh Barat Daya. Kata Kunci: Keberadaan, Sarana dan Prasarana, SMP Se-Kabupaten Aceh Barat Daya. 
HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN TERHADAP KETEPATAN PUKULAN SERVIS TENIS LAPANGAN PADA MAHASISWA PRODI PENJASKESREK ANGKATAN 2015 Teguh Wan Murib; Zulfikar Zulfikar; Masri Masri
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 4 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul: “Hubungan Power Otot Lengan terhadap Ketepatan Pukulan Servis Tenis Lapangan pada mahasiswa Prodi Penjaskesrek angkatan 2015” ini mengangkat masalah hubungan power otot lengan dengan ketepatan servis tenis lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan power otot lengan terhadap ketepatan pukulan servis tenis lapangan pada mahasiswa Prodi Penjaskesrek angkatan 2015.            Pendekatan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif  dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa prodi Penjaskesrek angkatan 2015 yang berjumlah 79 orang. Sampel ini diambil menggunakan teknik porposive sampling, yaitu mahasiswa angkatan 2015 yang memperoleh nilai mata kuliah tenis lapangan minimal AB yang berjumlah 20 orang (total sampling). Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah sebagai berikut: (1) mengukur power otot lengan menggunakan tes medicine ball, (2) mengukur ketepatan pukulan servis tenis lapangan menggunakan tes ketepatan pukulan servis tenis lapangan.            Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus koefesien korelasi. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara power otot lengan terhadap pukulan servis tenis lapangan pada mahasiswa Prodi Penjaskesrek angkatan 2015 sebesar (rxy=0,79), power otot lengan memberikan kontribusi sebesar 62,7% terhadapa ketepatan pukulan servis. Hal tersebut menunjukkan bahwa variabel power otot lengan memberikan kontribusi sebesar 62,7% terhadap ketepatan pukulan servis dan sisanya 37,3% dipengaruhi oleh faktor-faktior lain. Kata kunci: power otot lengan, ketepatan pukulan servis tenis lapangan
HAMBATAN ATLET DALAM PENGGUNAAN SARANA DAN PRASARANA IPTEK OLAHRAGA KONI ACEH TAHUN 2017 Aidilla Safitri; Nuzuli Nuzuli; Ifwandi Ifwandi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.216 KB)

Abstract

Pencapaian prestasi olahraga sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor dan komponen, salah satunya adalah sarana dan prasarana dengan teknologi yang tinggi. KONI Aceh melakukan pembinaan terhadap atlet-atlet berprestasi. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan atlet dalam penggunaan sarana dan prasarana IPTEK olahraga KONI Aceh tahun 2017.              Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskripif  yaitu data yang dihasilkan dalam bentuk kata-kata atau narasi. Adapun populasi pada penelitian ini adalah pelatih cabang olahraga KONI Provinsi Aceh yang berjumlah  7 orang dari 7 cabang olahraga. Pada penelitian ini pengambilan sampel secara Purposive Sampling.Teknik pengmpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis data kualitatif, Informasi yang dikumpulkan melalui pedoman wawancara yang telah dipersiapkan akan ditampilkan dan akan diberikan makna teoritik dengan pendekatan deskriptif.Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa sarana dan prasarana IPTEK olahraga pada cabang-cabang olahraga di KONI Aceh belum memadai hanya sebagian saja (masih secara umum, belum secara khusus cabang olahraga), sehingga atlet menggunakan sarana olahraga saat latihan secara bergantian dikarenakan keterbatasan sarana dan prasarana tersebut. Sarana dan prasarana yang dipakat pada waktu latihan terkadang berbeda dengan sarana yang dipakai pada saat mengikuti kejuaraan-kejuaraan di luar Aceh sehingga atlet sedikit mengalami kesulitan. Kata Kunci : Hambatan, Sarana dan Prasarana IPTEK, Olahraga
EVALUASI KECEPATAN REAKSI PENJAGA GAWANG FUTSAL SE-KOTA BANDA ACEH TAHUN 2018 Firdaus, Firdaus; Saifuddin, Saifuddin; Ifwandi, Ifwandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 4 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjaga gawang merupakan pemain yang sangat menentukan dalam hal penyelamatan bola, peranan penting ini mengharuskan kiper bertindak cepat dalam mengambil keputusan saat melakukan penyelamatan dan juga bergerak secepat mungkin pada saat jatuh dan pemain lawan kembali melakukan serangan.Kecepatan reaksi seorang penjaga gawang harus berada dalam kategori baik untuk menghadang bola yang diserang, dengan demikian konstribusi pertahanan yang dimiliki oleh tim akan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimankah kecepatan reaksi penjaga gawang futsal se-Kota Banda Aceh Tahun 2018.Penelitian ini menggunakan metode penelitian evaluasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penjaga gawang futsal yang terdaftar dalam tim Asosiasi Futsal Aceh (AFA) Tahun 2018 yang berjumlah 10 orang penjaga gawang. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah total sampling.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan carates kecepatan reaksi (whole body reaction) pada penjaga gawang futsal se-Kota Banda Aceh Tahun 2018. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus evaluasi mencari rata-rata dan persentase.Hasil analisis data penelitian ini dapat di kemukakan sebagai berikut: rata-rata kecepatan reaksi penjaga gawang futsal Kota Banda Aceh Tahun 2018 adalah 0,240 detik berada dalam kategori baik, sedangkan persentase kecepatan reaksi penjaga gawang futsal Kota Banda Aceh Tahun 2018 menunjukkan bahwa 1 orang (10%) dalam kategori cukup, 7 orang (70%) dalam katagori baik dan 2 orang (20%) berada dalam kategori baik sekali.Simpulan penelitian ini adalah,kriteria kecepatan reaksi penjaga gawang futsal Kota Banda Aceh sebagian besar (70%) dalam kategori baik, sedikit sekali (10%) dalam kategori cukup dan sedikit sekali (20%) dalam kategori baik sekali. Selain itu juga didukung oleh teknik yang dikuasai oleh atlet. Kata kunci: evaluasi, kecepatan reaksi, penjaga gawang futsal se-Kota Banda Aceh
EVALUASI KONDISI FISIK DOMINAN ATLET BULUTANGKIS PB MALAKA ACEH BESAR TAHUN 2018 Addyanti, Fitri; Rinaldy, Alfian; Marlina, Yeni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 4 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bulutangkis merupakan permainan yang menuntut beberapa kemampuan fisik. Kemampuan fisik ada yang bersifat umum dan khusus. Kemampuan fisik yang bersifat khusus  disebut juga dengan kemampuan fisik dominan. Kemampuan kondisi fisik dominan sangat berperan dalam bermain bulutangkis. Penelitian ini berupaya mengungkapkan kemampuan kondisi fisik dominan atlet PB Malaka Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kondisi fisik dominan atlet PB  Malaka Aceh Besar Tahun 2018.Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Populasi penelitian ini adalah 18 orang atlet PB Malaka Aceh Besar. Sampel dalam penelitian ini 11 orang atlet putra PB Malaka Aceh Besar. Pengambilan sampel penelitian berdasarkan usia atlet yaitu berkisar antara 12-16 tahun. Beberapa orang atlet yang usianya masih di bawah 11 tahun tidak dijadikan sebagai sampel dikarenakan masih tergolong atlet pemula. pengambilan sampel memakai teknikpurposive sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan cara: tes power otot lengan (medicine ball push), tes power otot tungkai (vertical jump), tes kelincahan ( agility t-test), tes daya tahan jantungparu (lari 15 menit). Analisis data penelitian ini menggunakan tabulasi persentase.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata power otot lengan atlet sebesar 4,68 meter (katagori sedang), dengan rincian sebagai berikut: (1) sebanyak 5 orang atlet (45,45%) berada pada katagori sedang, (2) sebanyak 1 orang atlet (9,09%) berada pada katagori baik sekali, (3) sebanyak 3 orang atlet (27,27%) berada pada katagori baik, dan (4) sebanyak 2 orang atlet (18,18%) berada pada katagori kurang. Rata-rata power otot tungkai atlet sebesar 53,72 centi meter (katagori baik), dengan rincian sebagai berikut: sebanyak 5 orang atlet (45,45%) berada pada katagori baik, (2) sebanyak 2 orang atlet (18,18%) berada pada katagori baik sekali,dan (3) sebanyak 4 orang atlet (36,36) berada pada katagori cukup. Rata-rata kelincahan atlet sebesar 9,83 detik (katagori baik) dengan rincian sebagai berikut: (1) sebanyak 6 orang atlet (54,54%) berada pada katagori baik, (2) sebanyak 4 orang atlet (36,36) berada pada katagori baik sekali, dan (3) sebanyak 1 orang atlet (9,09%) berada pada katagori cukup. Rata-rata daya tahan jantungparu sebesar 46,37 m.l/kg.bb/menit (katagori kurang sekali), dengan rincian sebagai berikut: (1) sebanyak 4 orang atlet (36,36%) berada pada katagori kurang sekali, (2) sebanyak 3 orang atlet (27,27%) berada pada katagori sedang, (3) sebanyak 3 orang atlet (27,27%) berada pada katagori sedang,dan (4) sebayak 1 orang atlet (9,09%) berada pada katagori baik. Kesimpulan penelitian ini adalah: kemampuanpower otot tungkai dan kemampuan kelincahan berada pada kategori baik, kemampuanpower otot lengan berada pada kategori sedang, dan kemampuan daya tahan jantungparu berada pada kategori kurang sekali. Kata kunci: evaluasi, kondisi fisik dominan, bulutangkis
BUDAYA PACUAN KUDA DAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI JOKI DIKABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2018 Ana Fitri; Mansur Mansur; Masri Masri
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 4 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Budaya Pacuan Kuda dan Tingkat Kebugaran Jasmani Joki di Kabupaten Bener Meriah Tahun 2018”. Budaya merupakan suatu pola hidup menyeluruh budaya bersifat kompleks, abstrak dan luas banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komonikatif. Kebugaran Jasmani merupakan kemampuan untuk melakukan kegiatan sehari-hari dengan penuh tampa mengalami kelelahan yang berarti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya pacuan kuda dan tingkat kebugara jasmani joki di Kabupaten Bener Meriah tahun 2018.   Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian kombinasi yaitu penelitian yang menggabungkan antara metode kuantitatif dan metode kualitatif” untuk digunakan secera bersama-sama dalam suatu kegiatan penelitian sehingga diperoleh data yang lebih komprehensif, valid, reliabe. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang mengetahui budaya pacuan kuda dan Joki Pacuan Kuda di Kabupaten Bener Meriah yang berjumlah 20 orang, jadi sampel dalam penelitian ini berjumlah  sebanyak 20 orang dari keseluruhan jumlah populasi menggunakan teknik total sampling.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes kebugaran jasmani indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan dari hasil wawancara disimpulkan bahwa masyarakat di kabupaten bener meriah cukup memahami tentang budanya pacuan kuda dan data dikumpulkan dengan menggunakan tes kebugaran jasmani, yaitu sebagai berikut (1) lari 50 meter, (2) gantung angkat tubuh, (3) baring duduk 60 detik, (4) loncat tegak, (5) lari 1000 meter. Data yang telah dikumpulkan hasil tes yang telah dilakukan, dirangkup dalam satu tabel hasil pengumpulan data, masing-masing dianalisis menggunakan rumus yang sesuai dengan data yang diperoleh.Hasil  penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: berdasarkan dari analisis data yang diperoleh pada joki pacuan kuda dikabupaten bener meriah dengan nilai rata-rata kebugaran jasmani sebesar 17,53% berada pada katagori sedang dan nilai persentase dengan rincian sebagai berikut: (1) dengan katagori sedang dicapai oleh 8 orang joki dengan persentase 53,33%, (2) katagori baik dicapai oleh 7 orang joki dengan persentase 46,66%, (3) katagori baik sekali 0 dengan persentase 0%, (4) katagori kurang dan kurang sekali 0 tidak ada joki yang dapat mencapai, dengan persentase  0%. Kata Kunci: Budaya Pacuan Kuda dan Tingkat Kebugaran Jasmani 
EVALUASI MANAJEMEN ORGANISASI PENGPROV ISSI ACEH TAHUN 2017 Pitra, Zikri; Nuzuli, Nuzuli; Ifwandi, Ifwandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Evaluasi Manajemen Organisasi Pengprov ISSI Aceh Tahun 2017”. Perkembangan organisasi olahraga sepeda di Aceh terhitung terlambat berkembang. Keterlambatan perkembangan tersebut menurut peneliti dipengaruhi oleh beberapa fak.tor, seperti pasca konflik di Aceh, kurangnya fasilitas dan peralatan, pembentukan organisasi, serta kurangnya dorongan dari masyarakat maupun pemerintah. tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Manajemen Organisasi Pengprov ISSI AcehJenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, yang menjadi populasi dalam penelitian ini ialah seluruh pengurus ISSI Aceh, yang berjumlah 20 orang. Mengingat populasi yang sangat sedikit maka keseluruhan populasi (total sampling) akan dijadikan sampel penelitian.Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif di lakukan secara natural setting (kindisi yang alamiah), dan melakukan wawancara secara mendalam dari beberapa nara sumber yang akan di wawancara agar mendapatkan hasil yang maksimal. kemudian hasil wawancara di analisis dengan tiga jalur analisis data kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Kemudian hasil analisis dapat disimpulkan bahwa, kepengurusan ISSI Aceh sebelumnya masih belum maksimal dalam menjalankan programnya, faktor minimnya pemahaman anggota pengurus tentang cabang olahraga sepeda membuat kepengurusan tidak berjalan semestinya, sehingga manajemen dalam kepengurusan tidak dapat terkontrol.Kata Kunci: Manajemen Organisasi Pengprov Issi Aceh Tahun 2017.
KONTRIBUSI KELENTUKAN DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAPTENDANGAN MAE GERI CHUDAN DALAM CABANG KARATE PADAATLET KARATE DOJO INKAI LANAL SABANG TAHUN 2017 Anggun Lestari; Amiruddin Amiruddin; Masri Masri
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 4 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga karate merupakan salah satu cabang olahraga beladiri yang menggunakan tangan kosong, yang memaksimalkan seluruh anggota tubuh dengan tangan kosong untuk melakukan pembelaan diri dari ancaman yang berupa tangkisan atau hindaran. Ada beberapa faktor yang diperlukan untuk mengembangkan bakat olahraga karate tersebut antara lain faktor internal dan eksternal, yang dimana faktor internal berasal dari diri sendiri seperti motivasi dari dalam dirinya sendiri, sedangkan faktor eksternal berasal dari luar, seperti dorongan orang tuan dan lingkungannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kelentukan, dan power otot tungkai terhadap tendangan mae geri chudan dalam cabang karate pada atlet karate dono inkai lanal sabang tahun 2017. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) kelentukan (splits), (2) power otot tungkai (standing broad jump) dan (3) tendangan mae geri chudan. Data diolah dengan menggunakan rumus teknik statistik dalam bentuk perhitungan nilai rata-rata (mean), standar deviasi (SD) dan uji koreasional.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Korelasional. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian metode deskriptif . Populasidalampenelitianiniadalahseluruhatlet karate Dojo InkaiLanal Sabang yang berjumlah 15 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu, total sampling.Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan (X1) dengan tendangan mae geri chudan (Y) sebesar (r = -0,716), (2) terdapat hubungan yang signifikan antara power otot tungkai (X2) terhadap tendangan mae geri chudan (Y) sebesar (r = -0,030) dan (3) terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan (X1) dengan power otot tungkai (X2) secara bersamaan terhadap tendangan mae geri chudan (Y)  sebesar (r = 0,100) dan (4) terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan (X1) dan power otot tungkai (X2) terhadap tendangan mae geri chudan (Y) sebesar (  = 0,716) hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung = 6,4 Ftabel = 2,69. maka kelentukan dan powerotot tungkai mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap tendangan mae geri chudan pada atlet Karate Dojo Inkai Lanal Sabang Tahun 2017. Kata Kunci: Kontribusi Kelentukan, Power Otot Tungkai, Karate.
EVALUASI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS TINGGI SD NEGERI LAMBARO ANGAN ACEH BESAR Dermiansyah Dermiansyah; Razali Razali; Ifwandi Ifwandi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.458 KB)

Abstract

Kebugaran jasmani yaitu kemampuan untuk  melaksanakan kegitan dan aktifitas tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebih terhadap tubuh. Sangatlah erat kaitannya kebugaran jasmani dengan aktifitas manusia dalam bekerja. Disamping itu itu kebugaran jasmani juga memiliki fungsi agar naiknya tingkatan kinerja atau kemampuan bagi siapapun, sehingga seorang tersebut dapat melakukan tugas-tugas atau aktifitasnya secara optimal agar memperoleh hasil yang lebih memuaskan. Penelitian ini berfungsi agar mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa kelas tinggi SD Negeri Lambaro Angan Aceh Besar.Pendekatan yang berbetuk metode kuantitatif merupakan pendekatan yang diagkat dalam penelitian ini, karena penelitian ini tertuju pada masa sekarang ini. Populasi dalam penelitian ini yaitu 153 orang, sampel diambil dengan teknik  simple proportional sampling sebanyak 25% atau 40 orang siswa kelas tinggi SD Negeri Lambaro Angan.Data dikupulkan dengan menggunakan tes kebugaran jasmani, yaitu sebagai berikut: (1) lari cepat 40 meter, (2) tes gantung siku tekuk, (3) tes baring duduk 30 detik, (4) tes loncat tegak, dan (5) tes lari 600 meter. Data yang telah terkumpul dari hasil tes yang telah dilakukan, dirangkup dalam suatu tabel hasil pengumpulan data, masing-masing dianalisis menggunakan rumus yang sesuai dengan data yang diperoleh.Berdasarkan    hasil penelitian dan analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa rata-rata tingkat kebugaran jasmani siswa kelas tinggi SD Negeri Lambaro Angan Aceh Besar sebesar 13,48 (pada tingkatan kurang). Dengan rincian : (1) sebanyak 2 orang siswa (5%) berada pada tingkatan sangat baik, (2) sebanyak 6 orang siswa (15%) berada pada tingkat baik, (3) sebanyak 10 orang siswa (25%) berada pada kategori sedang, (4) sebanyak 14 orang siswa (35%) berada pada kategori kurang,  dan (5) sebanyak 8 orang siswa (20%) berada pada kategori kurang sekali. Kata kunci: Kebugaran Jasmani, SD Negeri Lambaro Angan
TINGKAT PEMAHAMAN MATERI DASAR DAN MINAT MENJADI PEMBINA PRAMUKA PADA KWARTIR CABANG ACEH TAMIANG TAHUN 2018 Lbs, Harry Syah Putra; Miskalena, Miskalena; Marlina, Yeni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 4 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pramuka menjadi ekstrakulikuler wajib pada kurikulum Indonesia berdasarkan Peraturan Mentri Pendidikan No.63 tahun 2014, pramuka merupakan suatu wadah untuk peserta didik sebagai generasi muda dalam berkarya , membentuk karakter yang dapat membangun bangsa dan negara. Masalah yang dihadapi gerakan pramuka saat ini adalah kurangnya pembina pramuka khususnya di kalangan usia muda diakibatkan minim diadakannya pelatihan khursus pembina pramuka. Kurangnya regenerasi pembina muda berdampak pada tingkat kemajuan peserta didik di gugus depannya               Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemaham materi dasar dan minat menjadi pembina pramuka pada kwartir cabang Aceh Tamiang tahun 2018. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah dewan kerja pramuka kwartir cabang Aceh Tamiang yang berjumlah 25 orang, adapun yang menjadi sampel penelitian ini sebanyak 25 orang. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan peneliti adalah total sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan skala hitung nilai persentase. Untuk mengumpulkan data penelitian, peneliti menyebarkan angket yang berisikan pernyataan-pernyataan. Data penelitian diolah menggunakan dengan menggunakan perhitungan persentase.               Berdasarkan hasil penelitian didapat sebanyak 69,64% memahami materi dasar dan berminat menjadi pembina pramuka dan 29,96% yang belum memahami serta belum berminat, hal ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman materi dasar dan minat menjadi pembina pramuka pada kwartir cabang Aceh Tamiang tahun 2018 tergolong baik. Kata Kunci : Pemahaman, Minat , Pembina Pramuka