cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 979 Documents
Usaha Manisan Aneka Rasa Melalui Pemanfaatan Kulit Jeruk Pamelo di Desa Padanglampe Kabupaten Pangkep M Fadhil; M Ashoer
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.154 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i03.p30

Abstract

Desa Padanglampe merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Marang-Pangkep. Desa Padanglampe memiliki potensi yang sangat besar di bidang perkebunan, khususnya perkebunan jeruk pamelo. Kulit jeruk pamelo di desa Padanglampe biasanya dibuang oleh petani setempat karena dianggap sebagai sampah dan tidak memiliki nilai tambah ekonomis. Berbagai permasalahan mulai mengemuka ketika sampah jeruk pamelo yang telah dikonsumsi berpotensi menganggu masyarakat sekitar. Namun, ternyata kulit jeruk pamelo sebagai bahan limbah dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi sebuah makanan yang tentunya setelah melalui proses dan perlakuan tertentu. Keterbatasan pengetahuan dan pengalaman masyarakat terutama petani jeruk pamelo di desa Padanglampe menjadi satu-satunya akar permasalahan dari terbuangnya potensi bisnis pengolahan limbah kulit jeruk pamelo. Oleh karena itu, dengan mendaur ulang limbah yang seharusnya dibuang menjadi suatu produk yang lebih berguna dan mempunyai nilai lebih menjadi kebutuhan sebagai salah satu alternatif usaha di tengah-tengah kelesuan berbisnis masyarakat desa Padanglampe. Selain itu, pengolahan ini juga dapat meningkatkan pendapatan asli masyarakat. Adapun luaran yang diharapkan dari program ini adalah berupa usaha produksi manisan aneka rasa melalui pengolahan kulit jeruk pamelo yang siap untuk dipasarkan. Kata Kunci : Jeruk Pamelo, Pengolahan Limbah Perkebunan
PELATIHAN PEMANFAATAN RUMPUT LAUT DAN GARAM MENJADI SABUN DI DESA KUTUH BADUNG SELATAN BALI N.PA.D. Wijayanti; N.P.L. Laksmiani; K.W. Astuti; I.G.N.A.D. Putra
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.585 KB)

Abstract

Rumput laut atau alga laut (sea weed) dan garam merupakan salah satu komoditas perikanan yang telah dimanfaatkan sejak lama. Daerah Kutuh (Pantai Pandawa) merupakan salah satu wilayah penghasil rumput laut di Bali. Produksi rumput lautnya perbulan mencapai 130 sampai 225 per ton. Jenis rumput laut yang banyak dibudidayakan adalah jenis Euchema spinosum dan Euchema cottonii. Desa Kutuh memiliki potensi serta produktivitas yang tinggi untuk pengembangan budidaya rumput laut dan garamnya, namun dalam kenyataannya masih terdapat permasalahan yaitu strategi pengembangan usaha rumput laut masih kurang terencana. Dalam 3 tahun terakhir ini mengalami penurunan drastic dikarenakan para petani banyak yang beralih profesi saat ini menjadi pedagang dan penyedia usaha wisata di sekitar Pantai Pandawa. Menyusutnya jumlah petani tersebut semakin cepat seiring dijadikannya Pantai Pandawa sebagai obyek wisata. Untuk dapat tetap membudidayakan rumput laut yang menjadi salah satu keankeragaman hayati khas yang dimiliki oleh Bali maka perlu dilakukan suatu pengembangan usaha rumput laut dan dapat dikaitkan dengan pantai pandawa dijadikan sebagai obyek wisata. Salah satunya adalah pengembangan usaha mengolah rumput laut dan garam (komoditas terbesar di Pantai Pandawa) menjadi produk yang dapat dipasarkan didaerah wisata misalkan produk spa dan produk oleh-oleh. Salah satu yang dapat dilakukan adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan untuk mengolah rumput laut dan garam menjadi produk bernilai jual tinggi yakni sabun. Sabun diproduksi dengan cara mengkombinasikan rumput laut, garam, esensial oil, pewarna dan NaOH. Para petani perlu ditingkatkan pengetahuan dan ketrampilannya untuk memproduksi sabun yang berkualitas dengan cara menyelenggarakan workshop. Setelah diselenggarakan wokshop, para petani dapat mempraktekkan dengan baik cara membuat sabun dengan bahan kombinasi rumput laut dan garam.
PEMBINAAN KEPARIWISATAAN MELALUI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BAHASA JEPANG BAGI PENGELOLA DAN GUIDE LOKAL DI DESA WISATA BEDULU KABUPATEN GIANYAR BALI I.M. Sendra
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.808 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i02.p27

Abstract

Desa Bedulu merupakan salah satu desa di Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar Bali yang memiliki potensi wisata berupa daya tarik wisata Yeh Pulu dan Goa Gajah. Kesiapan Sumber Daya Manusia merupakan modal dasar keterlibatan masyarakat lokal dalam berbagai aktifitas pariwisata. Berdasarkan karakteristik wisatawan, wisatawan yang datang berkunjung ke Kabupaten Gianyar didominasi oleh Wisatawan Jepang. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pembinaan kepariwisataan melalui pendidikan dan pelatihan Bahasa Jepang bagi pengelola dan pemandu wisata (guide) lokal di Desa Wisata Bedulu sebagai antisipasi menghadapi perkembangan pariwisata daerah tersebut dan perdagangan bebas dunia. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di banjar lingkungan Desa Wisata Bedulu, Kabupaten Gianyar Bali. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan pembinaan kepariwisataan berupa pendidikan dan pelatihan yang meliputi: ceramah pariwisata untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, praktek langsung Bahasa Jepang yang sangat berguna dan tepat guna kepada masyarakat pengelola dan pemandu wisata (guide) lokal yang ada di Desa Bedulu, Kabupaten Gianyar Bali. Setelah kegiatan ceramah pendidikan dan pelatihan dilaksanakan kemudian dilakukan diskusi dan tanya jawab terkait topik yang dibahas. Pada akhir kegiatan ini diharapkan masyarakat paham dan memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang cukup dalam hal pariwisata dan Bahasa Jepang yang berguna untuk profesi yang digelutinya.
KERAJINAN KAIN ETNIK PEGRINGSINGAN DI DESA TENGANAN KECAMATAN MANGGIS KABUPATEN KARANGASEM BALI N.K. Seminari; I.N. Puja; A.A. R. Remawa; N.M.I. Muliyati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.991 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i01.p24

Abstract

Pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kerajinan tenun etnis. Kegiatan operasional meliputi: (1) Pelatihan dalam manajemen bisnis (pemasaran, produksi, keuangan dan pembukuan); (2) Pelatihan operasional peralatan tenun bukan mesin yang efektif; Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat untuk meningkatkan produksi kain pegringsingan di Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem telah memberikan dampak positif bagi masyarakat karena memperoleh banyak pengetahuan dalam mengembangkan produksi kain tenun melalui diversifikasi desain, manajemen bisnis sehingga untuk meningkatkan manajemen dalam pemasaran, produksi dan keuangan, meningkatkan daya saing di pasar, dan tentu saja meningkatkan pendapatan bagi penenun. Kata kunci : kerajinan, kain, etnik, pegringsingan, produktivitas
PENGEMBANGAN USAHA JAJANAN BALI DENGAN PENERAPAN ALAT DEEP FRYER DAN ALAT SEALER DI DESA CANDI KUNING I.A.R.P. Pudja; I W. Widia; I G. Arda
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.122 KB)

Abstract

The aims of the activities of community service was to increase the economic value of Balinese snack and to implement of appropriate technology in the business development of traditional Balinese snack. The method of community service was field surveys and interviews, introducing the right technology equipment for business development of traditional Balinese snack, counseling and training of science and appropriate technology. In the implementation of community service, business partner of Balinese snack have been introduced and given deep fryer of traditional Balinese snack, given sealer for plastic packaging, training for the labeling on the packaging of traditional Balinese snack, monitoring and mentoring of production. The conclusion of this community service was the implementation of activities going on smoothly and there was a two-way discussion of the active participants with questions and responses to the topic. Activities like this was very useful for the people in the village. So that, the same activities need to be carried out in other villages that have the same agricultural commodities.
KELUARGA BERENCANA DAN KESEHATAN REPRODUKSI A.A .I.N. Marhaeni; I.K. Sudibia; I.G.W. M. Yasa; P.M. Dewi; N.N. Yuliarmi; S.D. Rustariyuni
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.593 KB)

Abstract

Kabupaten Karangasem memiliki persentase yang sangat rendah berkenaan dengan keluarga berencana aktifpada pasangan usia subur (PUS). Untuk mengurangi laju pertumbuhan penduduk, mereka harus dibantudalam meningkatkan prevalensi penggunaan kontrasepsi. Kegiatan ini dimaksudkan untuk: 1) meningkatkanpemahaman tentang pasangan usia subur (PUS) mengenai kesehatan reproduksi; 2) meningkatkanpemahaman tentang PUS tentang kekurangan dan kelebihan masing-masing kontrasepsi untuk membantumerencanakan kelahiran; 3) membantu PUS dalam menggunakan kontrasepsi, yang akan dilayani olehpetugas yang bersangkutan. Pemecahan masalah adalah: 1) mengumpulkan mereka, dan kemudianmemberikan penjelasan atau sosialisasi, sehingga ada diskusi untuk memberikan dampak yang lebih padapemahaman kesehatan reproduksi, 2) Peningkatan pemahaman kesehatan reproduksi, akan dilanjutkandengan perencanaan atau KB melalui penggunaan kontrasepsi sesuai dengan kondisi peserta. Dari data yangdapat dilihat bahwa 53,8% dari PUS memilih untuk menggunakan implan, sekitar 41,0% menggunakan IUD,dan hanya 2,6% menggunakan suntikan dan pil. Tujuan dari program ini adalah untuk mendorong orangmenggunakan kontrasepsi, sehingga PUS dilindungi dari kemungkinan kehamilan sebelum 3 tahun. Kegiatanberhasil mencapai tujuannya, karena hampir 95% dari mereka memilih menggunakan kontrasepsi, yaitu IUDdan implan.
PENGELOLAAN POTENSI DESA UNTUK TERCIPTANYA PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN BERBASIS TEKNOLOGI DAN SWADAYA MASYARAKAT I.G.K. Sukadana; I.G.N.P. Tenaya
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.113 KB)

Abstract

Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan potensi desa berbasis teknologi demi terwujudnya pembangunan desa berkelanjutan, merupakan tema dari program KKN-PPM di desa Belok Sidan. Melalui berapa program seperti: program kesehatan masyarakat: penyediaan air bersih melalui penerapan teknologi kincir air penggerak pompa, Penerapan metode gravitasi, penyuluhan sanitasi, penyuluhan pola hidup bersih dan sehat. Program lingkungan: penerapan teknologi sumur resapan dan biopori di pekarangan rumah, kegiatan penghijauan. Produksi kopi bubuk dengan penerapan teknologi pengering dan mesin pemecah kopi basah. Untuk mengatasi permasalahan masyarakat digunakan beberapa metode antara lain: metode penyuluhan, metode pendampingan, metode gotong royong, metode penerapan teknologi tepat guna, dan metode percontohan. Hasil pelaksanaan program: Sistem air bersih dengan metode pompa kincir sudah terealisasi. Dari hasil evaluasi debit pemompaan 0.4 liter perdetik cukup untuk melayani 20 kepala keluarga di tempekan Puncak Sari. Sistem air bersih metode gravitasi baru terlaksana pada tahap perencanaan hasil dari kegiatan ini berupa detail engineering desain. Kegiatan pola hidup bersih sehat sudah terlaksana dengan capaian 150 siswa Sekolah Dasar 2 Belok/Sidan. Kegiatan Biopori capaiannya adalah 50 peremajaan biopori dan 50 biopori baru. Kegiatan pelayanan kesehatan ternak capaiannya sekitar 100 ternak terlayani. Kegiatan penghijauan sekitar 1000 pohon telah didistribusikan kepada masyarakat. Kegiatan pendampingan usaha kopi bubuk capaiannya mesin pemecah kopi sudah beoperasi sesuai harapan yaitu putaran mesin 60 rpm, dan sistem pengering model rumah kaca. Kegiatan kebersihan lingkungan dibuatkan 5 buah keranjang sampah anorganik. Pembuatan logo koperasi Sumber Merta Buana sudah selesai.
PELATIHAN MANAJEMEN DAYA TARIK WISATA DAN TEKNIK PEMANDUAN WISATA BAGI KELOMPOK TREKKING DI DESA BELOK SIDAN PETANG BADUNG I.N Sudiarta; N.G.A.S. Dewi; L.G.L.K. Dewi; N.M.S. Wijaya; W.C.J. Sari
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.549 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i01.p26

Abstract

The purpose of community service activities are to provide knowledge to villagers Belok Sidan particularlySadar Wisata groups and trekking group "Titi Mamah" about how to manage natural attractions and guidingtechniques of trekking activities. The training uses lecture and group discussion. Aware group travel andtrekking given materials to manage tourist attraction based on the quality of service and satisfaction andtechnique guiding that meet the expectations of tourists. The results of training activities show veryenthusiastic participants attended training and various questions were raised mainly concerned with the typeof products that can be sold and how a satisfactory rating on an ongoing basis.
INTRODUKSI SISTEM BIOFLOCK PADA USAHA BUDIDAYA LELE UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA PERING, KECAMATAN BLAHBATUH, KABUPATEN GIANYAR B.R.T. Putri; I.D.P. Singarsa; N.L.M. Pradnyawathi; N.N. Yastini
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.671 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i04.p24

Abstract

Desa pering merupakan salah satu dari sembilan desa yang terdapat di Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Desa Pering yang dikenal sebagai salah satu desa pemasok ikan air tawar untuk wilayah Denpasar dan sekitarnya. Terdapat beberapa kelompok tani ikan yang telah berkembang di Desa Pering, salah satunya adalah kelompok tani ikan “Sari Mekar”. Salah satu komoditas air tawar yang biasa dibudidayakan di Desa Pering adalah lele, yang dipelihara secara konvensional dengan menggunakan kolam tanah. Kelompok tani ikan “Sari Mekar” telah berhasil melakukan budidaya lele dengan baik, namun belum mampu memasok kebutuhan lele secara kontinu setiap harinya, karena keterbatasan lahan dan modal yang dimiliki. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah budidaya lele dengan menggunakan sistem bioflock. Kegiatan introduksi sistem bioflock pada usaha budidaya lele kelompok tani ikan “Sari Mekar” dilakukan pada tanggal 29 Agustus 2017, yang dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan kolam lele, demoplot budidaya lele, dan pendampingan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa introduksi sistem bioflock pada usaha budidaya lele di kelompok tani ikan “Sari Mekar” telah berjalan dengan sangat baik, terlihat dari antusiasme kelompok untuk segera menerapkan sistem bioflock pada usaha budidaya lele yang mereka lakukan.
PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA MASYARAKAT DUSUN SAMU MAMBAL KABUPATEN BADUNG D.A.P. RASMIKA DEWI
Buletin Udayana Mengabdi Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.445 KB)

Abstract

ABSTRACT The measurement of random blood sugar (BSN) for people of Banjar Samu at Desa Mekar Buana Mambal in Badung Regency, aimed for screening Diabetes Mellitus (DM) disease as effort for early detection of this disease. Otherwise the counseling of DM aimed to increase the people knowledge. The increasing people knowledge about DM was expected to change the people behaviors, so this disease can be prevented, especially at people that have high risk factors. Otherwise, in the people that has been suffered DM, we have expected the blood sugar concentration would be more controllable and the medication would give more satisfying result. The early detection of DM by this screening, have expected to degrade the risk of disease complications, improved live quality, and lengthen the age of the patients.This activities had been done on Monday, September 15th 2008 from 09.00 a.m. until finish, in Bale Banjar Samu, Desa Mekar Buana Mambal, Badung Regency. The term of this activity was counseling and free of charges BSN measurement, for people of Banjar Samu, consist both women and men. The counseling had been given by Dr. dr. I Wayan Putu Sutirta Yasa, MSi., represent the Supervisor of Clinical Immunology at Sanglah Hospital Clinical Laboratory Installation. Free of charges measurement consisted of body weight, blood pressure, and BSN from 97 people of Banjar Samu, which age range from 26 year’s until 80 year’s old. From 97 people of Banjar Samu that had been checked, we founded 3 people with the BSN concentration 293 mg/dl, 384 mg/dl, and 210 mg/dl that mean exceeding normal mark (< 200 mg/dl).

Filter by Year

2006 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 5 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 4 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 3 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 2 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 1 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 4 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 2 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 1 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017) Vol 16 No 2 (2017) Vol 16 No 1 (2017) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015 Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014) Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014 Vol 12 No 2 (2013): Volume 12 No.2 – September 2013 Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012 Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011 Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011 Vol 9 No 2 (2010): Volume 9 No.2 – September 2010 Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010 Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009 Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008 Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008 Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007 Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007 Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006 More Issue