cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 979 Documents
PELATIHAN APLIKASI SOFTWARE WORKLOAD INDICATORS OF STAFFING NEED UNTUK PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA PUSKESMAS DI GIANYAR N. M. S. Nopiyani; P. P. Januraga; P. Muliawan; I K. Suarjana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.399 KB)

Abstract

Pengabdian masyarakat berupa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan danketerampilan staf Dinkes dan Puskesmas di Gianyar dalam merencanakan kebutuhan SDM denganmetode WISN. Pelatihan WISN diselenggarakan pada tanggal 12 Juni 2015 di Gedung PSKM FKUnud. Sebelum pelatihan dimulai, dilakukan instalasi software WISN pada seluruh laptop peserta.Kegiatan pelatihan terdiri dari pemberian materi, diskusi, serta praktik penggunaan software WISN.Untuk evaluasi, seluruh peserta diminta untuk mengisi kuesioner pre dan post test. Nilai pre dan posttest dianalisis secara statistik dengan uji t dua sampel berpasangan untuk melihat ada tidaknyaperbedaan pengetahuan. Pelatihan dihadiri oleh 25 orang peserta (89,3%) dari Dinkes Gianyar dan13 Puskesmas di Kabupaten Gianyar. Saat pelatihan, seluruh peserta telah mendapatkan danmengetahui cara instalasi software WISN. Terdapat peningkatan pengetahuan peserta pelatihansebelum dan sesudah mengikuti pelatihan WISN sebesar 5,08 dengan nilai p <0.001. Seluruh pesertadapat melakukan analisis dengan software WISN dengan panduan tim pelaksana dan menyatakanakan menerapkan metode WISN di institusi mereka. Pelatihan telah berjalan dengan baik danberhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas Dinkes dan Puskesmas di Gianyardalam menggunakan software WISN. Bimbingan teknis dan follow up perlu dilakukan untukmendorong implementasi metode WISN untuk perencanaan kebutuhan SDM di Gianyar.
DEMO PENINGKATAN NILAI NUTRISI DEDAK PADI DENGAN TEKNIK FERMENTASI PADA KELOMPOK TERNAK UNGGAS DI DESA PENGOTAN, KABUPATEN BANGLI I.G.N.G. Bidura; D.P.M.A. Candrawati; A.A.P.P. Wibawa; I.A.P. Utami; E. Puspani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.074 KB)

Abstract

Keterbatasan penggunaan dedak padi sebagai campuran pakan unggas adalah kandungan proteinnya yang rendah, mudah tengik, dan adanya asam fitat yang mampu mengikat mineral Ca dan P, serta mengikat protein menjadi fitat-protein kompleks yang berdampak pada menurunnya manfaat serta kecernaannya. Oleh karena itu, ransum yang menggunakan komponen dedak padi yang cukup tinggi (20-30%) perlu dilakukan rekayasa bioteknologi pengolahan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan anggota kelompok tentang teknologi pengolahan dedak padi untuk meningkatkan nilai nutrisi dedak padi sebagai pakan unggas. Metode yang digunakan adalah melalui ceramah dan demo pengolahan pakan dan penyusunan ransum untuk unggas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bahwa pembinaan dan pelatihan yang diberikan kepada anggota kelompok ternak unggas di Banjar Delod Uma, Desa Pengotan, Bangli tentang teknik pengolahan dedak padi, kulit ari kacang kedelai, dan pollard sebagai pakan unggas alternatif meningkat 48,06% setelah diberikan sosialisasi dan demo (post-test skor nilai 81,95) dibandingkan dengan sebelum diberi sosialisasi (pre-test skor nilai 55,35). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan ketrampilan anggota kelompok ternak unggas di Banjar Delod Uma, Desa Pengotan, Bangli meningkat signifikan khususnya dalam pengolahan pakan dan penyusunan ransum untuk unggas.
APLIKASI TEKNOLOGI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PLUS UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS GAPOKTAN UMA DESA KABUPATEN I.G.R.M. temaja; G.N.A.S. Wirya; N.L.G. Sumardani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.432 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i01.p08

Abstract

The short course on organic fertilizer plus was held on Thursday, April 20, 2017 at Simantri 376. There are32 members of Gapoktan Uma Desa participated in this program. The purpose of the short course is toprovide knowledge, understanding and skill to members of Gapoktan about increasing productivity throughthe utilization of bali cattle dung as an organic fertilizer that has higher economic value. The problem solvingmethod is to give theory and practice about formulating fermented organic fertilizer, Trichoderma on carriermedia and organic fertilizer plus. During the delivery of theory and practice the participants' responses werevery enthusiastic, so the discussion took place actively
PENGEMBANGAN PADI ORGANIK UNTUK PENUNJANG PARIWISATA I N. Puja; I G.P.R. Adi; N.W. Siti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.754 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i03.p16

Abstract

Desa Buahan berdasarkan RPJM Kabupaten Gianyar ditetapkan sebagai kawasan Agropolitan yang terintegrasi dengan pariwisata. Pertanian organik perlu dikembangkan karena wisatawan yang datang telah terbiasa mengkonsumsi pangan organik di negaranya kemudian pangan organik menjadi tuntutan primer bagi mereka ketika berwisata. Berdasarkan hal tersebut dilakukan pengembangan padi organik di Desa Buahan dengan langkah operasional sebagai berikut : 1) Koordinasi dengan kepada desa dan kelian subak Tirta Jati Majangan, 2) Pelatihan alih teknologi dan demoplot penerapan prosedur operasional padi organik. 3) Pendampingan secara insedental dan berkala. Hasil kegiatan menunjukkan kegiatan berjalan baik dan lancar dengan partisifasi mitra terdiri dari kehadiran anggota subak 72 %, pemahaman/adopsi Ipteks 89 % , partisifasi kegiatan dan produk Ipteks 100 %. Demoplot menghasilkan berat gabah kering oven paling rendah terdapat pada penggunaan pupuk organik yaitu 5.45 t/ha, dan tertinggi pada menggunakan kombinasi pupuk organik dan anorganik yaitu 6.78 t/ha.
PENINGKATAN KUALITAS AIR BERSIH PEDESAAN DENGAN PENERAPAN SISTEM PENYARING AIR ALIRAN UP-FLOW PADA SISTEM AIR BERSIH DI DESA MENYALI M. Suarda; I G.N.O. Suputra; N.M. Suaniti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1094.101 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i02.p25

Abstract

Ketersediaan kuantitas dan kualitas air bersih masih menjadi permasalahan baik di daerah perkotaan maupun pedesaan. Seperti di desa Menyali kecamatan Sawan kabupaten Buleleng provinsi Bali sumber air bersihnya memanfaatkan rembesan air sawah. Kualitas sumber air tersebut umumnya belum memenuhi syarat kualitas baku mutu air bersih. Untuk itu dibutuhkan teknolgi penyaring air yang sederhana, mudah dan murah. Salah satu alternative solusi potensialnya adalah penerapan teknologi saringan pasir lambat. Seperti yang telah diterapkan dalam program KKN-PPM di desa Menyali, media penyaring menggunakan media ganda yaitu pasir silica sebagai media penyaring dan karbon aktif sebagai penghilang warna dan bau. Aliran air melewati media penyaring dirancang dari bawah ke atas (up-flow), dan proses pencucian media penyaring secara gravitasi tanpa menggunakan pompa air dan blower. Penyaring air baku (kotor) menjadi air bersih yang dibuat menggunakan media penyangga ijuk, media penyaring pasir silica tebal 30 cm dan karbon aktif tebal 40 cm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa air bersih hasil penyaringan telah memenuhi baku mutu air kelas I sesuai yang dipersyaratkan dalam Peraturan Gubernur Bali nomor 16 tahun 2016. Namun belum memenuhi baku mutu air minum, sehingga air bersih tersebut harus dimasak sampai mendidih terlebih dahulu jika akan diminum. Kata kunci : Penyaring air, air bersih, saringan pasir lambat, pasir silica, carbon aktif, upflow
PEMBENTUKAN WADAH SUBAK- GDE DI DAERAH IRIGASI KEDEWATAN KABUPATEN GIANYAR WAYAN WINDIA; KETUT SUAMBA
Buletin Udayana Mengabdi Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.617 KB)

Abstract

ABSTRACT Basically now, the water available is scarcer. Meanwhile, the population growth that occurs so fast, which is followed by increasing of public prosperity and development of other sectors beyond agricultural sector, causing the increase in water need, both quantitatively and qualitatively. That is why; the water need is very competitive among sectors. Generally, in the field the water need for farmers often to be defeated by the other sectors (especially by the tourism sector). The same situations is feeled by farmers in subaks, who getting water from the Kedewatan Dam, in Sub Regency of Ubud, Regency of Gianyar. Some international hotels in the head of the dam freely take water from the river, and moreover in the tail of the dam, rafting activities and the Drinking Water of The Government of Denpasar Company often borrowing water from the dam. Therefore, the water available for the subaks is disturbed. According to those conditions, is very important to motivate the all head of subaks those getting water from the Kedewatan Dam to organize themselves in the institution of subak coordination body (subak-gde). Anyhow, that organization is important to strengthen the subak position in their negotiation activities with the outsider. In these community service activities, basically the all of subak is very agree to construct the subak coordination body (subak-gde).
PELATIHAN PENERAPAN TEKNOLOGI IRIGASI TETES SEDERHANA UNTUK MEMPRODUKSI BUAH SALAK GULA PASIR DI LUAR MUSIM IN RAI; IW WIRAATMAJA; CGA SEMARAJAYA; ING ASTAWA; IM SUKEWIJAYA; N ARI MAYADEWI; G WIJANA
Buletin Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.591 KB)

Abstract

Natural flowering of “Salak Gula Pasir” occures once every three months or 4 times a year, however, only oneto two of flower season succeeds to become fruit. Failure fruit-set causes the fruit harvest seasonally; partly due tothe internal water content of leaf is low. The situation is not favorable in terms of agribusiness because productionquantities accumulate only during the harvest time (on-season). Off-season flowering technology of “Salak GulaPasir” by simple dripping irrigation has been founded, gardeners, however have not yet recognised. The aim ofthis community service is to introduce that technology by means of training to the gardeners. The participantsattended the training seriously because the subject was really expected by them. After training, participants wereconvinced that they can do how to make off-season production of “Salak Gula Pasir”, moreover they expect thelocal government would provide rainwater harvesting and the required dripping irrigation installations.Keywords: salak Gula Pasir, drip, irrigation, off-season, training.
PENERAPAN SADAR WISATA DAN PENGUATAN CITRA WISATA MELALUI PENANAMAAN TANAMAN UPAKARA DI KERAMBITAN KABUPATEN TABANAN Trisna Eka Putri I.A; N. M. Ariani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.829 KB)

Abstract

The development of tourism in the area of Kerambitan Village are conducted so conventionally that its development required to pay more attention toward the aspect of environment continuity and also role of society in improving economics. The development of tourism in Kerambitan area have resulted the change toward the cultural and natural environment of society. Potency of Kerambitan Village must be developed with settlement of physical environment and improve the quality of human resource.
IMPLEMENTASI RODA GIGI CACING PADA ALAT PEMBENTUK MOTIF PADA KERAJINAN PLAT SENG A. A. A. Suryawan; N. Suweden; I N. G. Antara; I G. N. O. Suputra
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.308 KB)

Abstract

Craft industry center of trinkets ornaments made from zinc plates and other simillar materials in Baliprovince is developing quite rapidly. As household handicraft business, this business has been progressingtypes and forms in many variations. In the development of this business is experiencing problems such asdecreased selling prices of production due to competition among craftsmen, high labor costs, and a lack oftechnical capacity and production innovation. For that needed guidance and help to increase productioncapacity and diminishes the cost of production. One of them by applying a usefull technology in themanufacture of the motif on the zinc plate. Making pattern requires the longest time in the production process,therefore it is necessary introduced a usefull technology that is a impact tool by implementing worm gear tocreate a motif in accordance with the desired shape. So, it would facilitate and accelerate the process,including by mothers who have aged. Based on the prototype that has been designed and constructed, theresulting pattern forming tool has been able to function properly. Although at the beginning of the operationby craftsperson are still slow, but with more frequent operate it they will be familiar, and pattern making willbe faster and is expected to reduce the noise that occurs. IMPLEMENTASI RODA GIGI CACING PADA ALAT PEMBENTUK MOTIF PADA KERAJINAN PLAT SENG
PEMBERDAYAAN UMKM JASA AKOMODASI WISATA DI UBUD SEBAGAI DAERAH WISATA DENGAN PENERAPAN E-COMMERCE MELALUI SITUS PORTAL PARIWISATA I.G.A.G.A. Kadyanan; A. Muliantara; I.M. Widiartha; I.B.M. Mahendra
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.041 KB)

Abstract

Ubud merupakan daerah dengan pesona wisata yang luar biasa. Banyak objek wisata dan atraksi hiburan yang disediakan. Seiring dengan perkembangan industri kepariwisataan, banyak usaha terkait akomodasi pariwisata yang disediakan seperti homestay, dan bungalow. Hal tersebut menimbulkan persaingan yang cukup ketat diantara para pelaku pariwisata di Ubud seperti para pemilik penginapan (homestay, bungalow, villa). Mitra dalam kegiatan ini adalah Bapak I Ketut Sudarsana,BA, selaku pemilik Pondok Bambu Homestay dan Bapak I Wayan Pering Sanjaya,SE selaku pemilik Pering Bungalow. Berdasarkan hasil wawancara dengan kedua mitra, pendapatan kedua mitra tidak menentu, karena bergantung pada tingkat hunian kamar. Selain itu fluktuasi pendapatan juga dipengaruhi oleh pemasaran yang masih belum maksimal. Seringkali dengan keuntungan yang diperoleh tidak dapat menutupi biaya operasional penginapan (Low Season). Kurangnya fasilitas pendukung seperti sarana transportasi, akses wi-fi, juga menyebabkan wisatawan kurang tertarik untuk menginap. Dalam kegiatan ini akan diupayakan beberapa hal diantaranya mengidentifikasi kebutuhan, perancangan diantaranya mekanisme pemasaran secara online (memanfaatkan sejumlah portal pariwisata online), merancang strategi pemasaran dengan melakukan kerja sama secara online dengan beberapa agen pariwisata, kemudian mengimplementasikan semua rancangan tersebut secara nyata. Dengan harapan keuntungan yang dicapai oleh kedua mitra dapat meningkat dan lebih stabil. Program ini dilaksanakan selama delapan bulan dengan besarnya anggaran sejumlah Rp. 9.000.000.00.

Filter by Year

2006 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 5 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 4 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 3 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 2 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 1 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 4 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 2 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 1 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017) Vol 16 No 2 (2017) Vol 16 No 1 (2017) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015 Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014) Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014 Vol 12 No 2 (2013): Volume 12 No.2 – September 2013 Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012 Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011 Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011 Vol 9 No 2 (2010): Volume 9 No.2 – September 2010 Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010 Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009 Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008 Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008 Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007 Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007 Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006 More Issue