cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 979 Documents
PEMBANGUNAN DIGESTER PADA KELOMPOK TERNAK DI DESA KINTAMANI BANGLI YANG MENGALAMI PENURUNAN PRODUKSI BIOGAS I N.S. Winaya; R.S. Hartati; I W.G. Ariastina; I G.N. Priambadi; N M.A.E.D. Wirastuti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.137 KB)

Abstract

Salah satu energi alternatif yang mempunyai potensi besar untuk dikembangkan di daerah pedesaan adalahenergi biogas. Namun, pemanfaatan biogas sampai saat ini masih terbatas pada biogas yang berasal darikotoran hewan, sedangkan pemanfaatan limbah organik yang berasal dari sampah organik yang mencemarilingkungan masih belum dimanfaatkan secara baik.Dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang diadakan di Desa Kintamani tepatnya di Dusun GelagahLinggah, dikembangkan reaktor biogas berkapasitas 4 m3 yang dilengkapi dengan sistem pengaduk yangberfungsi untuk meningkatkan keseragaman campuran subtrat (bahan baku). Digester dibangun dari dindingbeton yang berbentuk seperti rongga kedap udara dan berstruktur seperti kubah (bulatan setengah bola) tanpatulangan. Hal ini bertujuan selain untuk menghindari korosi akibat tulangan besi pada beton juga untukmengurangi biaya konstruksi. Instalasi juga dilengkapi dengan sistem penangkapan air (water trap) dansistem pengukur tekanan gas. Setelah subtrat dimasukkan ke dalam digester, dalam kurun waktu kurang dari5 hari perlahan-lahan biogas sudah bisa dihasilkan.Dua digester yang telah dibangun selain dikembangkan untuk menggunakan bahan subtrat pokok yaitukotoran babi dan kotoran sapi bisa juga menggunakan bahan-bahan limbah organik yang ada di pedesaan.Dari kegiatan pengabdian yang dilakukan dapat diketahui bahwa masyarakat kelompok tani tersebut sangatantusias untuk memanfaatkan limbah organik seperti rumput dan tanaman yang dicampur dengan kotoranternak menjadi energi biogas.
PEMANFAATAN KOTORAN SAPI SEBAGAI BAHAN BIOGAS SKALA RUMAH TANGGA ANGGOTA SUBAK BANYUMATI DESA UMA ANYAR SERIRIT BULELENG P. Suardana; M. Sumadiyasa; W. G. Suharta; A. A. Ngr. Gunawan; K. N. Suarbawa
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.832 KB)

Abstract

Telah dilakukan sosialisasi kepada anggota masyarakat Subak Banyumati Desa Uma Anyar mengenai dampak yang diakibatkan oleh polusi gas metana yang dihasilkan dari kotoran sapi dan telah melakukan usaha pemberdayaan anggota masyarakat Subak Banyumati untuk mengembangkan sistim pertanian terintegrasi antara pertanian, peternakan, dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan nilai tambah kotoran sapi melalui pelatihan “Pemanfaatan Kotoran Sapi Sebagai Bahan Biogas Skala Rumah Tangga”. Dengan terlaksananya program pengabdian masyarakat ini anggota masyarakat Subak Banyumati mampu membuat instalasi biogas skala rumah tangga hingga menghasilkan gas metana dan mengoprasikannya untuk memasak. Dengan demikian masyarakat Desa Ume Anyar pada umumnya dan anggota masyrakat Subak Banyumati pada khususnya mampu memanfaatkan kotoran sapi sebagai bahan biogas dan mampu membuat pupuk kompos dalam waktu yang lebih cepat dari sebelumnya, serta yang tidak kalah pentingnya adalah masyarakat berkontribusi mengurangi polusi udara oleh gas metana.
APLIKASI TEKNOLOGI FERMENTASI LIMBAH SAGU UNTUK MENUNJANG KETERSEDIAAN PAKAN SAPI DI DESA PUPUAN TEGALLALANG GIANYAR BALI N.G.K. Roni; T.B. Kusmiyarti; N.W. Siti; N.K. Karyati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.122 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i01.p13

Abstract

Community service activities that aim to transferring fermentation technology to make silage feed to supportof breeding Balinese cattle in Pupuan Village, Tegallalang District, Gianyar Regency. The methods appliedin the community empowerment are as follows: (1) Participatory coordination and communication withlivestock breeding groups to formulate programs planning, operation and evaluation; (2) Counseling to buildcommunity perceptions and understanding of innovations or programs implemented; (3) Training andsimulation of applied ipeks transferred to the community; (4) Assistance is regular and continuous meetingsbetween assistants with target communities to transferred science and technology can be implementedindependently by the community. The results show that dissemination activities through IbW program inPupuan Village, Tegallalang district, Gianyar Regency can take place well indicated by active participationand high adoption of science and technology. The active participation of partners in all technologicaldissemination activities is quite high, ie the presence of group members at the time of counseling and trainingreaches 100%, who ask/express opinion 60%, and try to practice 68%. The ability of science and technologyadoption and partner initiatives to produce products independently is high enough, at 60%
PENGENALAN DAN SOSIALISASI PENERAPAN INSTALASI KELISTRIKAN SWER UNTUK PENERANGAN JALAN DI BANJAR SAMBIAN UNDAGI DESA TIMPAG, KECAMATAN KERAMBITAN, TABANAN I W Rinas; I M Suartika; A I Weking; A A G Maharta Pemayun
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.55 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i03.p21

Abstract

Banjar adat Sambian Undagi yang mempunyai anggota 70 KK merupakan bagian dari krama Desa Adat Sambian dan termasuk wilayah Desa Dinas Desa Timpag Kerambitan Tabanan. Karena letaknya tidak di jalur jalan raya sampai saat ini belum mendapatkan fasilitas penerangan jalan dari Pemerintah. Untuk penerangan jalan masyarakat sendiri memasang penerangan jalan dengan menyambungkan daya listrik dari balai banjar. Penyambungan membutuhkan penghantar yang panjang. Untuk penghematan penghantar akan diterapkan metode SWER. Metode SWER (Single wire earth return) hanya memerlukan satu kabel untuk menyalurkan daya listrik sehingga bisa mengurangi biaya untuk kabel ini menjadi setengahnya. Dengan grounding yang baik dan memakai stabilizer, kualitas daya listrik pada ujung SWER akan terjaga dan tetap stabil sesuai standar.
Air Terjun Jaga Satru Sebagai Salah Satu Destinasi Wisata Alternative di Wilayah Bali Timur I Gusti Ketut Sukadana; I Made Astika; I Gusti Ngurah Dwijana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.491 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i03.p02

Abstract

Potensi Desa Duda Timur Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem yang terdiri dari sembilan dusun dengan tofografi wilayah berbukit, produk unggulan adalah salak Bali. Ada juga potensi pariwisata air terjun Jaga Satru, Bukit Putung, Pesiraman Dedari dll. Kurangnya promosi mengakibatkan tidak terkelola dengan baik. Progran KKN-PPM 2018 dilaksanakan kegiatan penataan air terjun Jaga Satru dan sumber air Suda Mala sebagai tempat wisata berupa penataan akses jalan, sehingga dapat menjadi tempat rekreasi pilihan di bali timur. Kegiatan sosialisasi dan promosi desa wisata dengan cara pembuatan vidio desa wisata dan ditayangkan di Bali TV, pembuatan petunjuk jalan menuju obyek wisata air terjun, pembuatan baliho air terjun dipasang di jalan masuk menuju desa Duda Timur. Target program KKN-PPM adalah: Berfungsinya air terjun Jaga Satru dan sumber air Suda Mala sebagai tempat rekreasi, tertatanya akses jalan menuju obyek wisata air terjun Jaga Satru dan sumber air Suda Mala. Terealisasikannya vidio desa wisata, terlaksana kegiatan promosi secara online. Metode pelaksanaan yaitu: Metode pendampingan pengerjaan fasilitas penunjang. Metode gotong royong dalam pelaksanaan kegiatan oleh masyarakat dan peserta KKN. Metode promosi dan pemasaran dengan membuatkan vidio desa wisata. Luaran dari program KKN-PPM ini berupa: Terciptanya fasilitas tempat rekreasi wisata air terjun berupa: terwujudnya fasilitas jalan menuju air terjun Jaga Satru. Terlaksananya pembuatan vidio desa wisata Duda Timur dan telah ditayangkan di Bali TV pada tanggal 10 September 2018, dan dapat di akses di https://youtu.be/DeMvPNHHD8U dan sudah ditonton oleh 1977. Air terjun sudah terpublikasikan dan dapat dilihat di http://lenteraesai.com/2018/08/21/kpk-hunting-foto-di-air-terjun-jaga-satru, dan https://www.kabarnusa.com/2018/08/kesejukan-air-terjun-jaga-satru.html. Peningkatan strata sosial masyarakat desa. Peningkatan perekonomian masyarakat desa. Terciptanya lingkungan yang bersih indah dan rapi. Kata kunci: Penataan, air terjun, destinasi, wisata.
POLYGALA PANICULATA L. SEBAGAI ALTERNATIF TANAMAN OBAT DI TAMAN OBAT KELUARGA SUTOMO SUTOMO
Buletin Udayana Mengabdi Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.78 KB)

Abstract

ABSTRACT Polygala paniculata L. grows naturally in grasslands, open woodland or even in our own backyard. But most people only see P. paniculata as a weed or wild grass instead of a medicinal plants. This paper is going to discuss about a profile of P. paniculata in order to promote this species as a medicinal plant.
PENANGANAN PASCA PANEN DAN DIVERSIFIKASI PENGOLAHAN BUAH MANGGIS DI DESA BELIMBING KECAMATAN PUPUAN KABUPATEN TABANAN AGUS SELAMET DUNIAJI
Buletin Udayana Mengabdi Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.132 KB)

Abstract

Mangosteen fruit in the village of Belimbing at the time of harvest and the season is very abundant and the price at that time was very low, so farmers often lose money. Therefore, farmers need to be equipped with skills mangosteen fruit post-harvest handling and processing method. Mangosteen fruit contains vitamin C is high at 66.0 mg/100 g of material and also contains antioxidants like xanthon very useful and good for health. Mangosteen fruit processing training was conducted at Women Farmers Group (KWT) at Duren Taluh, Belimbing of Pupuan district ofTabanan. Number of participants is 35 people. Training was conducted in March 2013 held at the Hall of subak groups Duren Taluh Belimbing. Diversification offood processingin addition toreproducea varietyof processedfoods thatcanalsoextendthe shelf life ofthe productand thetype of processingcan still beobtainedin theoff-season. Syrup and juice products produced in the hamlet village Duren Taluh is expected to overcome the problems of post-harvest handling and processing the mangosteen fruit and can increase the income of farmers and farming groups of women in villages of Belimbing of Pupuan district ofTabanan.Keywords: Mangosteen fruit, syrup, juice, women farmers group
SOSIALISASI PENYAKIT RABIES PADA SISWA SLTA DI DESA BEBANDEM KARANGASEM Dharmawan. N. S.; I M. Damriyasa; I. B. K. Ardana; A. A. S. Kendran; K. K. Agustina
Buletin Udayana Mengabdi Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.682 KB)

Abstract

This Community Service was conducted on October 23rd. 2010 in Bebandem village, Karangasem regency in the form of socialization of rabies on senior high school students. The aim of this program was to give knowledge, clinical symptoms, transmission, and prevention of the rabies diseases. There were 50 participants who came from representatives of each class. Twenty-eight (56%) participants reported that at their house, they have dogs and cats, mostly (50%) have not been vaccinated. The activity runs smoothly and as planned. Socialization of rabies diseases has improved the understanding of all participants. At the end of the event, most of them (90%) reported that they were satisfied and there are 48 (96%) participants are interested in becoming a volunteer to join to inform rabies to other school children.
PEMBENTUKAN FORUM KOORDINASI DALAM RANGKA PEMBENAHAN PENGELOLAAN KAWASAN WARISAN BUDAYA DUNIA (WBD) HULU DAS PAKERISAN W. Windia; Sumiati Sumiati; I.K. Suamba; I. W. Tika; G. Sedana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.33 KB)

Abstract

The existence of green open spaces, especially rice field becomes very important since subak in upstream of Pakerisan watershed area established as one of the world's cultural heritage (WCH) of Bali Province. It is very important is to maintain and manage this site. For that, there should be an inventory of information with interviews, in depth interviews and field surveys and coordination with stakeholders. Furthermore, formulated of subak system empowerment strategies in the world cultural heritage (WCH) upstream Pakerisan site to support sustainability. Based on the SWOT analysis showed that the strategy that should be done is an aggressive strategy. The formulation of activities to implement these strategies include: forming a coordination forum for WCH management, efforts to increase farmers' income, and increase the ability of people to be involved in the development of agro-ecotourism in the site of WCH. The establishment of a coordination forum in the upstream of Pakerisan watershed WCH site involve stakeholders in the site. This coordination forum will be an information center and problem-solving comprehensively institution. Moreover, since recorded as WCH, in the upstream of Pakerisan watershed have some conflict.
PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN CV NURUL JANNAH SUMENEP DALAM MENDUKUNG USAHA PRODUK MINUMAN TABLET EFFERVESCENT KELOR Ismawati Ismawati; R. A. Destryana; A. Wibisono
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.508 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i04.p03

Abstract

CV Nurul Jannah adalah UKMKM yang terbentuk dari kelompok petani kelor dan pada tahun 2012 berubah menjadi CV. CV Nurul Jannah mengolah hasil pertanian kelor menjadi produk tepung kelor, teh kelor dan beberapa snack yag berbahan kelor. CV Nurul Jannah memiliki keinginan yang kuat untuk terus berkembang dan berinovasi dalam produk olahan kelor dalam bentuk minuman instan sebagaimana tren konsumsi masyarakat terhadap produk instan saat ini. Produk minuman instan yang akan dijadikan produk inoasi oleh CV Nurul Jannah adalah tablet effervescent kelor. Kendala yang dihadapi CV Nurul Jannah untuk membuat produk inovasi mengembangkan produk kelor menjadi produk inovasi adalah kinerja karyawan yang kurang memadai. Penyebab permasalahan kinerja adalah pemahaman karyawan akan teknologi baru masih rendah dan penguasaan teknologi pengolahan kelor juga masih kurang. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat dilaupayakan penyelesaian permasalahan dengan cara memberikan pelatihan pengolahan dan pelatihan pengoperasian alat pembuat tablet. Dalam pelaksanaan pengabdian dilakukan pengukuran antara sebelum dan sesudah pelatihan menggunakan metode Key Performance Indicator dan ditemukan adanya peningkatan kinerja karyawan. Melalui pelatihan tim produksi CV Nurul Jannah telah mampu memproduksi tablet effervescent kelor karena telah memahami formulasi bahan, pencampuran dan pencetakan. Kata kunci : CV Nurul Jannah, effervescent, karyawan, kelor, kinerja.

Filter by Year

2006 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 5 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 4 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 3 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 2 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 1 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 4 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 2 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 1 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017) Vol 16 No 2 (2017) Vol 16 No 1 (2017) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015 Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014) Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014 Vol 12 No 2 (2013): Volume 12 No.2 – September 2013 Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012 Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011 Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011 Vol 9 No 2 (2010): Volume 9 No.2 – September 2010 Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010 Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009 Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008 Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008 Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007 Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007 Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006 More Issue