cover
Contact Name
Sri Langgeng Ratnasari
Contact Email
dsarisucahyo@yahoo.com
Phone
+62778-392752
Journal Mail Official
dimensijurnal2012@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pahlawan No,99 Batuaji Batam - Kepulauan Riau Indonesia
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Articles 679 Documents
RANCANG ULANG PROSES PELATIHAN KETERAMPILAN DI YAYASAN IKBAL-M-YOS BATAM DENGAN METODE QFD Merjani, Abdullah
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3073.783 KB) | DOI: 10.33373/dms.v2i1.124

Abstract

Faktor-faktor ini yang teridentifikasi dengan menggunakan metode QFD untuk acuan Yayasan IKBAL-M-YOS dalam melakukan rancang ulang proses pelatihan dapat dijabarkan sebagai berikut (1)  Sesuai dengan kebutuhan lapangan (8,7%), (2) Praktek Implementasi (8,9%), (3)Isi materi kursus (8,7%), (4) Kemampuan dan pengalaman instruktur (8,7%), (5) Pelayanan informasi (8,6%) dan (6) Sikap dan perilaku pengajar (8,5%).  Adapun respon teknik yang diperlukan untuk menindak lanjuti tingkat kepentingan yang menjadi prioritas di atas dengan kepentingan absolutnya masing-masing adalah (1) Instruktur dari  kalangan praktisi (199), (2) Materi di update secara rutin dengan (183), (3) Materi disertai ilustrasi video (143), (4) Alat-alat praktek tersedia (135) dan (5)Tersedia jaringan internet (132).  Dengan perkembangan teknologi informasi dan jaringan yang sangat pesat, maka Yayasan IKBAL- M-YOS dapat juga melakukan rekayasa secara menyeluruh terhadap proses pelatihan yang ada dengan menerapkan teknologi informasi. Bahan pelatihan mandiri,  Infrastructure IT  dan pengadaan Laptop/ Tablet buat peserta  perlu segera diimplementasikan sehingga (a) material pelatihan dapat menggunakan soft copy yang dapat di update lebih cepat, (b) materi pelatihan yang disertai video  dan (c) pelatihan untuk instruktur secara rutin dan mandiri juga dapat dilakukan.
STUDI KELAYAKAN DAN DESAIN PEMANFAATAN SUMBER ENERGI TERBARUKAN DI KAMPUNG TUA TANJUNG GUNDAP, BATAM Chaeriah Bin Ali Wael; Wlda Fasim Hasibuan
JURNAL DIMENSI Vol 4, No 3 (2015): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2015)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.562 KB) | DOI: 10.33373/dms.v4i3.49

Abstract

Kampung Tua Tanjung Gundap merupakan salah satu pemukiman warga Melayu di Batam yang telah dihuni selama beberapa generasi. Sama halnya dengan desa-desa pesisir lainnya di pulau Batam, Tanjung Gundap juga belum terjangkau fasilitas listrik dan hanya mengandalkan genset yang beroperasi selama kurang lebih 6 jam dalam sehari. Pemanfaatan energi terbarukan untuk elektrifikasi dapat menjadi sebuah solusi. Potensi energi terbarukan berupa energi angin, surya dan pasang surut air laut yang dimiliki desa ini cukup berlimpah.Metode penelitian yang dipakai adalah pengukuran untuk kecepatan angin dan pasang surut air laut. Survei dan wawancara langsung untuk kelayakan sosial, ekonomi dan budaya. Hasil yang dicapai dari pengukuran kecepatan angin dan pasang surut air laut diperoleh  51,02 Kwatt. Sedangkan kebutuhan listrik di Tanjung Gundap 72,21 Kwatt. Maka perancangan elektrifikasi alternatif belum cocok di Tanjung Gundap. Sedangkan kelayakan sosial, ekonomi dan budaya juga belum relevan karena beberapa alasan: insfrastruktur, tata letak, sanitasi, akses transportasi.
PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI Setyobudi, Yustinus Farid
JURNAL DIMENSI Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.26 KB) | DOI: 10.33373/dms.v1i3.179

Abstract

Sifat dasar kemiskinan amatlah kompleks dan faktor-faktor penyebabnya amat beragam. Kaum miskin mungkin tidak memiliki aset maupun kemampuan yang bersifat esensial karena mereka tinggal di daerah yang terpencil, rawan konflik, dan mempunyai sumberdaya sangat terbatas. Orang-orang ini mungkin rentan karena usia, kesehatan, lingkungan tempat tinggal, ataupun pekerjaan. Dalam tingkatan yang lebih luas, kemiskinan mungkin berasal dari situasi dimana ada ketimpangan yang besar secara terus-menerus akibat dari kepentingan dan struktur kekuasaan yang cenderung mempertahankan kewenangan (status quo). Keanekaragaman kondisi dan sebab-sebab kemiskinan tersebut mengisyaratkan bahwa intervensi-intervensi untuk mengurangi kemiskinan harus disesuaikan menurut keadaan-keadaan tertentu.
ANALISIS TERHADAP PREMIUM REMEDIUM TERKAIT SANKSI HUKUM LINGKUNGAN Rumbadi Dalle
JURNAL DIMENSI Vol 5, No 1 (2016): JURNAL DIMENSI (MARET 2016)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.167 KB) | DOI: 10.33373/dms.v5i1.17

Abstract

     Pulau Batam sebagai kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas  sesuai Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007, dan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2007. Batam sebagai kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas termasuk Pulau Tonton, Pulau Setokok, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang, Pulau Galang Baru, Manfaat diterapkannya kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas 34 negara telah berinvestasi di sini.Konsekuensi status  Free Trade Zone adalah banyaknya investor yang berdampak negatif  di satu sisi, dan dampak positif di sisi lain.            Dampak negatif adalah kerusakan lingkungan hidup akibat dari kegiatan usaha perusahaan tersebut,  perusahaan ada yang memproduksi limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), bahkan ada perusahaan pengimpor Limbah B3 masuk  ke Indonesia seperti PT. Jace Octavia Mandiri . Stockholm Convention 1972,  Basel Convention on the Control of Trans boundary Movement on Hazardous Waste and Their Disposal. Indonesia  meratifikasi Konvensi Stockholm itu menerbitkan  Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menggantikan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1997 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.            Pemerintah Kota Batam berhadapan dengan pilihan yang sulit dalam penerapan sanksi sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, sebab dalam peraturan itu, sanksi administrasi (Ultimum Remedium) lingkungan harus dikedepankan sebelum melangkah sanksi lain yakni sanksi Pidana (Premium Remedium).
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) DALAM ORGANISASI PELAYANAN PUBLIK Puspitasari, Meri Enita
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 3 (2014): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.842 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i3.147

Abstract

Pelayanan publik yang optimal dan prima yang merupakan pengharapan dari seluruh masyarakat menjadi ukuran terhadap kinerja yang dilakukan oleh lembaga / instansi pelayanan publik. Penggambaran ketidapuasan masyarakat terhadap pelayanan publik maka akan selalu menjadi pembenahan pemerintah dalam mengevaluasi kebijakan-kebijakan yang telah diimplementasikan.Implementasi kebijakan merupakan suatu proses melaksanakan keputusan kebijaksanaan (biasanya dalam bentuk Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Keputusan Peradilan, Perintah Eksekutif atau Dekrit Presiden)[1]. Sedangkan menurut Van Meter dan Van Horn (1975) merumuskan proses implementasi adalah tindakan-tindakan yang dilakukan baik oleh individu-individu / pejabat-pejabat atau kelompok-kelompok pemerintah atau swasta yang diarahkan pada tercapainya tujuan-tujuan yang telah digariskan dalam keputusan kebijaksanaan.Istilah kebijakan (policy) yang dibedakan dari kata Kebijaksanaan (wisdom) maupun Kebajikan (virtues) merupakan prinsip atau cara betindak yang dipilih untuk mengarahkan pengambilan keputusan. Sedangkan menurut Ealau dan Prewitt (1973), kebijakan adalah sebuah ketetapan yang berlaku yang dicirikan oleh perilaku yang konsisten dan berulang, baik dari yang membuatnya maupun yag mentaatinya (yang terkena kebijakan itu). Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa kebijakan adalah suatu ketetapan yang memuat prinsip-prinsip untuk mengarahakan cara-cara bertindak yang dibuat secara terencana dan kosisten dalam mencapai tujuan tertentu. Sehingga Standar Pelayanan Minimal (SPM), merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam hal peningkatan pelayanan publik.
PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PADA POKOK BAHASAN DINAMIKA POPULASI PADA HEWAN ANTARA KELAS PBL (PROBLEM BASED LEARNING) DENGAN KELAS KONVENSIONAL DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UMB Rahmi Sikumbang
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.411 KB) | DOI: 10.33373/dms.v2i2.115

Abstract

Penelitian yang menggunakan metode Quasi Eksperimen ini bertujuan untuk perbedaan kemampuan berpikir kritis mahasiswa padapokok bahasan dinamika populasi pada hewan antara kelas PBL (Problem Based Learning) dengan kelas konvensional, dan mengatahui deskripsi indikator dari kemampuan berpikir kritis mahasiswa padapokok bahasan dinamika populasi pada hewan di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UMB. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi semester VI pada tahun akademik 2011/2012. Penguasaan kemampuan berpikir kritis diukur dengan menggunakan tes uraian materi dinamika populasi pada hewan sebanyak lima soal, masing-masing mengukur ketercapaian lima indikator kemampuan berpikir kritis.Analisis data menggunaka uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas PBL berbeda signifikan pada kemampuan berpikir kritis di bandingkan dengan kelas konvensional dan menggunakan uji-t juga penelitian menunjukkan bahwa dari lima indikator kemampuan berpikir kritis pada indikator melakukan deduksi dan induksi dan melakukan evaluasi tersebut berbeda signifikan dibandingkan dengan indikator yang lain. Kemampuan berpikir kritis yang berbeda signifikan pemilikannya pada mahasiswa yang belajar dengan menggunakan model PBL adalah kemampuan melakukan deduksi dan induksi, serta melakukan evaluasi.Model pembelajaran PBLlebih cocok digunakan pada kemampuan berpikir kritis mahasiswa dan model PBL juga cocok digunakan pada matakuliah yang mempunyai  karakteristik yang sama denganpokok bahasan dinamika populasi pada hewan.
CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) DAN APLIKASINYA DALAM INDUSTRI MANUFAKTUR DAN JASA Edwin Agung Wibowo
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI (JULI 2014)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.674 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i2.81

Abstract

Customer Relationship Management (CRM) is one of the ways to maintain continuous relationship between a  company and its stakeholders as well as its shareholder. A lot of companies are using CRM to maintain its relationship with the customers. By using CRM, the companies will be able to find out their customers’ needs and wants so that emotionally they can be involved with each other. This enables them to have a two-way communication. As a result, they will have close and open business relationship which makes the customers, especially, loyal to the companies; and they will not easily change their preference to another product or brand.    
SISTEM INFORMASI PENDAPATAN DAN PENJUALAN PADA PT. WORLD WIDE EQUIPMENT SOUTH EAST ASIA (WWESEA) Santoso, Cahyo Budi
DIMENSI Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No.2 2016
Publisher : DIMENSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.229 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine: 1). Knowing and provide an explanation of the implementation of revenue and sales information system at PT. World Wide Equipment South East Asia (Batam). 2). To determine whether there is influence between information systems and sales revenue with the effectiveness of the company.The results showed the application of information systems and information revenue and sales revenue at PT. World Wide Equipment South East Asia (WWESEA) are adequate and have been qualified and characteristics. Information systems and sales revenue despite the Company is still in the development stage, through the management-level managers below.Results of research on the evaluation of efficiency in project cost control Spudcans Lisa is located on a promontory Singkuang showed favorable revenue and earnings that are not favorable to any such revenues. But in general there is a lucrative income of SGD 1.700.000 million reduced SGD 1.46495 million multiplied by 100% of the revenue to the project SPUDCANS LISA SGD 235.050.From these results it can be concluded that the revenue and sales information system at PT. World Wide Equipment South East Asia has been good and adequate. This looks to have fulfilled all the indicators of income and sales information systems. The effectiveness and efficiency of revenue and sales have not fully maximized, because there is a difference masti unfavorable in some jobs that have been planned, although overall has occurred efficient.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK UMKM MELALUI PELATIHAN PENYUSUNAN STUDI KELAYAKAN DAN PROPOSAL USAHA Zamora, Ramon
JURNAL DIMENSI Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI (MARET 2013)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.55 KB) | DOI: 10.33373/dms.v2i1.138

Abstract

Sejarah telah menunjukkan bahwa Usaha Kecil dan Mikro (UMKM) di Indonesia tetap eksis dan berkembang dengan adanya krisis ekonomi yang telah melanda negeri ini sejak tahun 1997, bahkan menjadi katup penyelamat bagi pemulihan ekonomi bangsa karena kemampuannya memberikan sumbangan yang cukup signifikan pada PDB maupun penyerapan tenaga kerja.Di saat perbankan menghadapi kesulitan untuk mencari debitur yang tidak bermasalah, UMKM menjadi alternatif penyaluran kredit perbankan. Berdasarkan statistik BPS tahun 2003, UMKM (kurang lebih 42,4 juta unit) mendominasi lebih dari 90% total unit usaha dan menyerap angkatan kerja dengan prosentase yang hampir sama.  Data BPS juga memperkirakan 57% PDB bersumber dari unit usaha ini dan menyumbang hampir 15% dari ekspor barang Indonesia.  Ditinjau dari reputasi kreditnya, UMKM juga mempunyai prestasi yang cukup membanggakan dengan tingkat kemacetan kredit yang relatif kecil. Pada akhir 2002,  kredit bermasalah UMKM (NPL) hanya  3,9%, jauh lebih kecil  dibandingkan dengan total kredit perbankan yang mencapai 10,2%.Kondisi tersebut mencerminkan bahwa pemberian kredit ke UMKM merupakan salah satu upaya dalam rangka penyebaran risiko perbankan, sementara suku bunga kredit UMKM sesuai dengan tingkat bunga pasar sehingga bank akan mempunyai margin yang cukup. Sektor ini mempunyai ketahanan yang relatif lebih baik dibandingkan dengan usaha besar karena kurangnya ketergantungan pada bahan baku impor dan potensi pasar yang tinggi mengingat harga produk yang dihasilkan relatif rendah sehingga terjangkau oleh golongan ekonomi lemah.  Namun demikian, UMKM juga mempunyai karakteristik pembiayaan yang unik, yakni diperlukannya ketersediaan dana pada saat ini, jumlah dan sasaran yang tepat,  prosedur yang relatif sederhana, adanya kemudahan akses ke sumber pembiayaan serta perlunya program pendampingan (technical assistance). 
PENERAPAN MODEL PBL (PROBLEM BASED LEARNING) DALAM UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN DAN DAUR ULANG LIMBAH KELAS X3 MAN 1 MODEL KOTA BENGKULU. Rahmi Sikumbang
JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI (JULI 2014)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.628 KB) | DOI: 10.33373/dms.v3i2.105

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar biologi siswa dengan penerapan model PBL (problem based learning) dalam upaya peningkatan hasil belajar siswa pada konsep pencemaran lingkungan dan daur ulang limbah kelas X3 MAN 1 Model kota bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, dimana tiap siklus ada 4 komponen, yaitu: 1) perencanaan (planning), 2) tindakan (acting), 3)pengamatan (observing), 4) refleksi (reflecting). Dari hasil penelitian diperoleh yaitu pada siklus 1 didapat rata-rata skor observasi akrivitas guru 24 yang termasuk dalam kategori cukup dan rata-rata aktivitas siswa 22,5 dengan kategori cukup. Sedangkan pada siklus II rata-rata skor aktivitas guru meningkat menjadi 31 kategori baik dan rata-rata skor siswa 33,5 juga kategori baik. Rata –rata hasil belajar siswa juga meningkat pada siklus 1 yaitu 61,61 dengan 15 orang siswa yang tuntas dari 31 siswa sedangkan pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa 81,25 dengan 28 orang siswa yang tuntas dari 32 siswa. Analisis terhadap ketuntasan klasikal pada siklus 1 yaitu 51,61% sedangkan pada siklus II ketuntasan belajar meningkat menjadi 87,5%. Dari hasil analisis data tersebut menunjukkan bahwa proses pembeajaran biologi dengan menerapkan model PBL (probelm based learning) Dalam Upaya Peningkatan  Hasil Belajar Siswa Pada Konsep Pencemaran Lingkungan Dan Daur Ulang Limbah sudah berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa.

Page 2 of 68 | Total Record : 679


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2025) Vol 14, No 2 (2025): JURNAL DIMENSI (JULI 2025) Vol 14, No 1 (2025): JURNAL DIMENSI (MARET 2025) Vol 13, No 3 (2024): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2024) Vol 13, No 2 (2024): JURNAL DIMENSI (JULI 2024) Vol 12, No 3 (2023): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2023) Vol 12, No 2 (2023): JURNAL DIMENSI (JULI 2023) Vol 12, No 1 (2023): JURNAL DIMENSI (MARET 2023) Vol 11, No 3 (2022): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2022) Vol 11, No 2 (2022): JURNAL DIMENSI (JULI 2022) Vol 11, No 1 (2022): JURNAL DIMENSI (MARET 2022) Vol 10, No 3 (2021): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2021) Vol 10, No 2 (2021): JURNAL DIMENSI (JULI 2021) Vol 10, No 1 (2021): JURNAL DIMENSI (MARET 2021) Vol 9, No 3 (2020): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2020) Vol 9, No 2 (2020): JURNAL DIMENSI (JULI 2020) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL DIMENSI (MARET 2020) Vol 8, No 3 (2019): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2019) Vol 8, No 2 (2019): JURNAL DIMENSI (JULI 2019) Vol 8, No 2 (2019): JURNAL DIMENSI (JULI 2019) Vol 8, No 1 (2019): JURNAL DIMENSI (MARET 2019) Vol 7, No 3 (2018): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2018) Vol 7, No 2 (2018): JURNAL DIMENSI (JULI 2018) Vol 7, No 2 (2018): JURNAL DIMENSI (JULI 2018) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL DIMENSI (MARET 2018) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL DIMENSI (MARET 2018) Vol 6, No 3 (2017): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2017) Vol 6, No 2 (2017): JURNAL DIMENSI (JULI 2017) Vol 6, No 1 (2017): JURNAL DIMENSI (MARET 2017) Vol 6, No 1 (2017): JURNAL DIMENSI (MARET 2017) Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 No.3 2016 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No.2 2016 Vol 5, No 3 (2016): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2016) Vol 5, No 2 (2016): JURNAL DIMENSI (JULI 2016) Vol 5, No 1 (2016): JURNAL DIMENSI (MARET 2016) Vol 5, No 3 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 5, No 2 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 5, No 1 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No.2 2015 Vol 4, No 3 (2015): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2015) Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI (JULI 2015) Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI (MARET 2015) Vol 4, No 3 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 No.1 2014 Vol 3, No 3 (2014): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2014) Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI (JULI 2014) Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI (MARET 2014) Vol 3, No 3 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2013) Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013) Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI (MARET 2013) Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2012) Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI (JULI 2012) Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI (MARET 2012) Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI More Issue