cover
Contact Name
widodo
Contact Email
widodoiain@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
eduma_iaincrb@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching
ISSN : 20863918     EISSN : 25025309     DOI : -
Core Subject : Education,
EDUMA scientific journal is a publication containing the results of research, development, studies and ideas in the field of Mathematics Education. Firstly published in 2009 and has been listed on PDII LIPI on May 10, 2012. Based on decree number 21/E/KPT/2018, EDUMA was has been accredited by Ministry of Research Technology and Higher Education since July 17th 2018 for 5 years. EDUMA Journal published by Program Studi Tadris Matematika Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon in collaboration with Asosiasi Dosen Matematika dan Pendidikan Matematika PTKIN (Ad-Mapeta) twice a year, in July and December. Journal EDUMA is open to the public, researchers, academics, practitioners and observers of mathematics education.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN SCRATCH TERHADAP KREATIVITAS BERFIKIR MATEMATIS (Studi Eksperimen Terhadap Siswa Kelas VIII MTs Negeri Ketanggungan Kabupaten Brebes) nuraenahfisah nuraenahfisah; Toheri Toheri
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1003.273 KB) | DOI: 10.24235/eduma.v2i1.65

Abstract

ABSTRAKSetiap pendidik menginginkan siswanya berfikir kreatif dalam menyelesaikan masalah-masalah matematika.Berdasarkan observasi peneliti di MTs negeri Ketanggungan, kreatif berfikir kreatif matematis siswa kurang baik, karenamasih banyak siswa yang kesulitan dalam menyelesaikan masalah dan memberikan banyak jawaban serta menggunakanstrategi yang bersifat baru terhadap masalah bangun ruang datar.Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui seberapa baik penggunaan SCRATCH dalam pembelajaran matematikadan mengetahui seberapa baik kreativitas berfikir matematika siswa dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan denganbangun ruang datar serta mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan SCRATCH terhadap kreativitas berfikirmatematika siswa dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bangun ruang datar.Scratch adalah bahasa pemprograman yang sifat pengoperasiannya bias menumbuh kembangkan kreativitasberfikir matematis. Dengan scratch siswa dapat menciptakan atau membuat produk/permainan matematika dan siswajuga dapat mengembangkan kelancaran berfikir logis dan kreatif. Semakin maksimal penggunaan Scratch dalampembelajaran matematika maka akan semakin meningkat pula kreativitas berfikir matematis siswa.Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VIII MTs NKetanggungan, sedangkan sampel VIII B (eksperimen) dan VIII D (control). Teknik pengumpulan data menggunakanangket dan tes. Setelah data diperoleh, kemudian dianalisis secara deskriptif dan dilakukan pengujian statistik berupa ujiregresi dengan menggunakan SPSS 18.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan Scratch termasuk kategori baik, hal ini ditunjukan dengan nilairata-rata dari data angket sebanyak 71,62. Kreativitas berfikir matematis siswa MTs Negeri Ketanggungan yangmenggunakan Scratch tergolong baik. Hal ini ditunjukan dengan nilai rata-rata 75,22. Penggunaan Scratch berpengaruhpositif terhadap kreativitas berfikir matematis. Hal ini ditunjukan dengan analisis regresi, yaitu = 48,767 + 0,369 dengan besarnya pengaruh yaitu 12,5%.Kata Kunci : Scratch dan kreativitas berfikir matematis
PENGARUH MOTIVASI DAN PERSEPSI SISWA PADA MATEMATIKA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII DI MTS AL-HIDAYAH DUKUPUNTANG KABUPATEN CIREBON (POKOK BAHASAN KUBUS DAN BALOK). nurhana syamarro; Widodo Winarso; saluky saluky
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.066 KB) | DOI: 10.24235/eduma.v4i2.32

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil pengukuran motivasi, persepsi dan prestasi belajar matematika  siswa  yang  menggunakan pendekatan kuantitatif  dengan  teknik  regresi ganda. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII sejumlah 46 siswa di MTs Al-Hidayah Dukupuntang Cirebon. Data tingkat motivasi dan persepsi siswa diperoleh melalui angket, sedangkan data prestasi belajar matematika diperoleh dari hasil tes matematika pokok bahasan kubus dan balok. Dari hasil penelitian diperoleh informasi bahwa motivasi belajar sebesar 35% siswa termasuk dalam kategori rendah. Persepsi siswa pada matematika sebesar 37% siswa masuk dalam kategori sedang. Sedangkan rata-rata prestasi belajar siswa menunjukkan prestasi yang cukup baik yaitu sebanyak 39% siswa. Pengaruh motivasi dan persepsi siswa pada matematika terhadap prestasi belajar matematika siswa ditunjukkan dengan koefisien determinasi sebesar 0,935.  Hal  ini  menunjukkan  bahwa  persentase  sumbangan  pengaruh  motivasi  dan persepsi siswa pada matematika terhadap prestasi belajar matematika sebesar 93,5% melalui fungsi taksiran = -83,724 + 0,532X1 + 0,754X2. Hasil uji hipotesis dengan uji F diperoleh Fhitung > Ftabel yaitu (325,401 > 3,21) dengan signifikasi 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak. Jadi motivasi dan persepsi siswa secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII di MTs Al-Hidayah Dukupuntang Kab. Cirebon. Kata kunci       :   Motivasi,   Persepsi   pada   Matematika,   Prestasi   BelajarMatematika.
PENGARUH PEMAHAMAN KONSEP GEOMETRI TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL BIDANG DATAR (Studi Kasus Kelas VII di SMP Negeri 1 Cidahu Kabupaten Kuningan) iim rohimah; indah nursuprianah
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.617 KB) | DOI: 10.24235/eduma.v5i1.680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; bagaimana pemahaman konsep geometri tentang segitiga dan segi empat (kedudukan dua garis, sifat-sifat garis sejajar, besar sudut, jenis sudut). Untuk mengetahui bagaimana kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal Bidang Datar (persegi, persegi panjang, segitiga, jajargenjang)  tentang sifat-sifat, luas, dan keliling persegi, persegi panjang, segitiga, jajargenjang, dan penggunaannya dalam pemecahan masalah. Banyak konsep matematika lebih mudah dipahami jika disajikan dengan bahasa geometri. Untuk dapat mempelajari geometri dengan baik, siswa harus dituntut untuk menguasai kemampuan dasar geometri, keterampilan dasar dalam belajar geometri terdiri dari: kemahiran visual, lisan, melukis, logika, dan aplikasi. Pemahaman konsep geometri dalam penelitian ini yaitu paham/mengerti akan materi geometri itu sendiri, dimana materi geometri itu sendiri membahas tentang hubungan titik, garis, sudut, bidang dan benda-benda ruang serta sifat-sifatnya.Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VII SMP Negeri 1 Cidahu yang terdiri dari 10 kelas dengan jumlah 402 siswa. Sedangkan  pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan mengambil satu kelas dari 10 kelas yaitu kelas  VII E yang berjumlah 37 siswa. Hasil penelitian, setelah dilakukan pegolahan data berdasarkan program bantuan SPSS versi 16 diperoleh nilai uji hipotesis menunjukkan bahwathitung sebesar 4,294. Pada derajat bebas (df) = 35, nilai  t  tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 2,030. Dapat disimpulkan bahwa thitung>ttabel yaitu 4,294  >2,030 yang berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemahaman konsep geometri  terhadap kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal bidang datar. Didapat korelasi antara pemahaman konsep geometri dengan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal bidang datar (r) adalah 0,587, dan koefisien determinasi (R) sebesar 0,345. Kata kunci: Pemahaman Konsep, Geometri, Bidang Datar, Menyelesaikan Soal-Soal Bidang Datar
MODEL SOAL UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN MATEMATIKA SMP DITINJAU DARI KRITERIA NATIONAL ASSESSMENT OF EDUCATIONAL PROGRESS bettri yustinaningrum
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.945 KB) | DOI: 10.24235/eduma.v4i1.15

Abstract

The research aims to: obtaining (1) a description of the types of materials , mathematical ability, and the level of complexity, (2) a description of the absorption of the material, (3) a model of matter UN in terms of NAEP as an alternative evaluation of learning mathematics. This study uses a model of Plomp development consisting of preliminary investigation, design, the realization phase, test, evaluation, and revision, and implementation phases. Type of device being developed is the UN test criteria were reviewed from NAEP and validation sheet. The device is validated experts and colleagues then tested on the subject of new students of class X-2 SMAN 2 Mranggen. The test results were analyzed with biserial correlation, product moment, Hoyt, level of difficulty and discrimination power. The first trial invalid on multiple-choice number 4, 5, 14,15, 16, and 17. Reliability in one package at a high 0.931. The second trial on multiple-choice questions that all valid. At number 7 short answer is invalid, and valid for all extended construction. Reliability on the second package of 0.904 is high. To be able to apply this test the model is necessary to develop and test further.Keywords : NAEP, Procedural Knowledge, Understanding Concepts, Problem Solving, Absorption Student
PENGARUH PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN METODE DISKUSI KELOMPOK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN GEOMETRI DIMENSI TIGA DI MAN KALIMUKTI KEC. PABEDILAN KAB. CIREBON nasihudin pono; moh lutfi
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.204 KB) | DOI: 10.24235/eduma.v1i2.299

Abstract

Dalam proses pembelajaran pemilihan metode merupakan hal yang sangat penting, untukmencapai tujuan yang diinginkan agar dalam proses belajar mengajar dapat efektif, maka seorang guru harus dapat menentukan metodemengajar yang tepat sesuai dengan materi yang diajarkan dalam prosespembelajaran matematika, diperlukan metode yangmelibatkan keaktifan siswa diantaranya metode diskusi kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji data tentang penggunaakan metode diskusi kelompok pada pembelajaranmatematika di kelas XA MAN Kalimukti dan untuk mengetahui tentang prestasi belajar siswadalam bidang studi matematika pada pokok bahasan geometri dimensi tiga.Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan denganpendekatan empirik, pengalamanyang sedang berlangsung di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui angket dan tes. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN KalimuktiKecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon dengan jumlah murid 35 siswa. Untuk teknis analisis datanya, dalamanalisis data hasil tes dengan uji validitas, reabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukarantiap butir soal.Untuk mengkaji data pertama peneliti melakukan penyebaran angket gunamengukur seberapa besar respon siswa dan yang kedua melakukan uji prestasi belajarsiswa dengan tes, yang selanjutnya di analisis prasarat data setelah itu di analisis datamenggunakan uji korelasi, uji regresi dan uji koefesien regresi (uji t).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil respon melalui angket menunjukkan pada umumnya pernyataan metode diskusi kelompok ternyata dapat menimbulkan rasa senang, ketertarikan, mengerti arti kerjasama dan ketidak bosanan sertalebih termotivasi lagi untuk memahami konsep materi dalam pembelajaran pokok bahasangeometri dimensi tiga. didapat kebanyakan siswa yang menyatakan Y sebanyak 77% KK sebanyak 21% T sebanyak 2% pada pernyataan positif sedangkan untuk pernyataannegatif Y sebanyak 5% KK sebanyak 21% dan T sebanyak 74%. Untuk hasil prestasi belajar siswa dengan pembelajaran menggunakan metode diskusi kelompok dikategorikan baik(tinggi) karena dilihat rata-rata tes prestasi belajar siswa yaitu sebesar 75.14. (>65) lebih besar dari 65 sebagai batas minimal nilai matematika di MAN Kalimukti. Adapun hubungan antara metode diskusi kelompok dengan prestasi belajar siswa di dapat melaluiperhitungan SPSS versi 16 yaitu 0.954 yang mendekati 1, artinya terdapat hubungan yangsignifikan dan P-value 0,000. Karena P-value < 0,05 dengan dapat disimpulkan terdapathubungan yang signifikan antara kedua variabel. Sedangkan pengaruhnya di dapat dalamhasil perhitungan melalui SPSS versi 16 yaitu dengan α = 5% : 2 = 2.5 % (uji 2 sisi)(signifikansi = 0.025) hasil diperoleh untuk t tabel sebesar 2.037 nilai t hitung > t tabel (18.370 > 2.037) artinya Ho ditolak, maka terdapat pengaruh yang signifikan antara metodediskusi kelompok dan prestasi belajar siswa.Kata kunci: diskusi kelompok, prestasi belajar
PENGARUH PEMAHAMAN MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIKA SISWA KELAS VII SEMESTER GENAP SMP NEGERI 2 KASOKANDEL KABUPATEN MAJALENGKA Hadi Kusmanto; iis marliyana
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.664 KB) | DOI: 10.24235/eduma.v3i2.56

Abstract

This research aims to: 1) determine the mathematical comprehension of class VII  Kasokandel  Junior  High  School     2  Kasokandel,  2)  determine  the  ability  of mathematics connection class VII Kasokandel Junior High School  2 Kasokandel, and 3) determine how much  influence the  mathematical  comprehension  of  the mathematical connection  capability  class  VII  Junior  High  School    2  Kasokandel.  The  variables measured in this study include the independent variable is the comprehension of mathematics, as well as variables related to an ability to connect math class VII Junior High School 2 Kasokandel bounded on kogntif aspects. Research methods using quantitative methods. Desian research used in this study is the One Shot model, ie a model approach that uses one-time collection of data at a time. The population in this study were all students of class VII totaling 163 students. Sampling was conducted using cluster random sampling technique that researchers randomly assigned to take one class from some existing class. Methods of data collection in this study using a test instrument. Data analysis techniques with Analyisis regression. The results showed that (1) the value of sig. (l-tailed) = 0.00 <0.05 indicates that there is a significant effect. (2) the valuet_hitung> t_tabel 3.981> 2.056, then ��0   is rejected, it can be concluded that there aresignificant mathematical comprehension of the mathematical connection capabilities. (3)based on the results of hypothesis testing, it can be concluded that the comprehension of mathematics has an influence on the ability to connect math class VII junior high school 2Kasokandel, has a coefficient of determination (R Square) of 37.9% with a regression equation  of  Y  =  36,713  +  0,485X,  stating  that  each  additional  comprehension  ofmathematics will affect the improvement of connections capabilities of 0.485 students math. Keywords: Comprehension of mathematics, mathematical connections
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Proyek Materi Analisis Kelayakan Usaha dan Break Even Point (BEP) Mata Kuliah Ilmu Hitung Keuangan. Alif Ringga Persada
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.113 KB) | DOI: 10.24235/eduma.v1i1.283

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tentang (1) pengaruh kreativitas dan keterampilanproses mahasiswa terhadap hasil belajar mahasiswa, (2) perbedaan hasil belajar mahasiwa yangdikelompokkan pada level atas, menengah dan bawah berdasarkan minat berwirausaha (3) perbedaan hasilbelajar mahasiswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dan (4) pencapaian ketuntasan belajarmahasiswa. Penelitian ini menggunakan bentuk eksperimen dengan populasi seluruh mahasiswa semester VIAIN SNJ Cirebon tahun pe1ajaran 2011/2012 yang terdiri dari empat kelas. Perpaduan dua metodepembelajaran telah digunakan yaitu, pembelajaran berbasis proyek dan konvensional. Teknik pengambilansampel dilakukan dengan cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket, pengamatandan tes. Analisis data yang telah digunakan adalah statistik deskriptif, analisis regresi ganda, Anova satujalur dan uji banding satu dan dua sampel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertama, terdapat pengaruh secara signifikan kreativitasdan keterampilan proses mahasiswa dalam menggunakan model pembelajaran berbasis proyek pada pokokbahasan Analisa Kelayakan Usaha dan Analisa Break Even Point (BEP) terhadap hasil belajar mahasiswa.Kedua, terdapat perbedaan kemampuan mahasiswa jurusan pendidikan matematika semester V IAIN SNJCirebon yang dikelompokkan berdasarkan pada minat berwirausaha pada level atas, menengah dan rendahuntuk pokok bahasan Analisis Kelayakan Usaha dan Analisis Break Even Point (BEP) menggunakanpendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek. Ketiga, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajarmahasiswa pada pembelajaran Ilmu Hitung Keuangan pokok bahasan Analisa Kelayakan Usaha danAnalisa Break Even Point (BEP) dengan metode pembelajaran berbasis proyek jika dibandingkan denganpembelajaran ekspositori. Keempat, terdapat peningkatan efektifitas pembelajaran berbasis proyek padapokok bahasan Analisis Kelayakan Usaha dan Analisis Break Even Point (BEP) sehingga mencapai StandarKetuntasan Belajar Minimum (SKBM). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dengan demikian, disarankan kepada para dosen matematikauntuk menjadikan metode pembelajaran berbasis proyek sebagai metode alternatif, terlebih lagi jika dilakukan pengelompokkan mahasiswa sangat sesuai diterapkan bagi kelompok siswa level atas danmenengah.
ANALITYCAL DESCRIPTIVE STUDY OF STUDENTS’ CRITICAL MATHEMATIC THINKING ABILITY THROUGH GRADED RESPONSE MODEL (GRM) didin nurul; zara zahra anasha
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1183.385 KB) | DOI: 10.24235/eduma.v2i2.43

Abstract

Critical mathematic thinking ability is very important to solve daily problems. But in reality, junior high school students’ critical  mathematic  thinking  ability  is  still  low.  Ability  measurement such  as  measurement of  critical mathematic thinking ability cannot be measured through multiple choices test. In that case, an essay test in which graded scoring is used as scoring technique more suitable than multiple choices test. The result of the essay test will be analyzed to describe the already tested ability. There are two approaches in the measurement analysis; classical test theory and item response theory (IRT). The classical test theory has some weaknesses because it only depends on how many the right answers student could achieved. Meanwhile, the IRT technique is more suitable to analyze ability because lies on the pattern of the response and parameter of item test. Graded response models (GRM) is one of the IRT models that analyzed graded response.The purposes of this research are to know about the result of the item parameter estimation of the test which has been developed  by  the  researcher  and  to  know  the  result  of  student’s critical  mathematic thinking  ability  parameter estimation  through  GRM  (Graded  Response  Models).  The  research  is  a  descriptive  quantitative  research.  The population of this research are 8th grade students of MTs Al-Ishlah Bobos and of SMP N 1 Dukupuntang in the academic year of 2012/2013. Applying purposive sampling method this research took 140 students as a sample, from whom 70 students from MTs Al-Ishlah Bobos and 70 students from SMP N 1 Dukupuntang. Measurement theory used in this research is Item Response Theory (IRT) with the GRM model and the instrument used to collect data is critical mathematic thinking ability test paper.The result of the item parameter estimation shows that in terms of the item discrimination all four items tested are less good, meanwhile in the terms of item difficulty the results vary. The first item of the test is considered to be easy, the second and the third item of the test is considered to be very difficult, and the last item of the test is considered just difficult. The result of the critical mathematic thinking ability parameter estimation shows that 4,2% of students have very high critical mathematic thinking ability, 16,4% have high critical mathematic thinking ability, 65,7% have mean critical mathematic thinking ability, 13,5% have low critical mathematic thinking ability and there is no single student with very low critical mathematic thinking ability. Key words : critical mathematic thinking, item of the test parameter, ability parameter, IRT, GRM 
PENGARUH BERPIKIR KRISTIS TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA (Studi Kasus Di Kelas VII SMP Wahid Hasyim Moga) Hadi Kusmanto
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.09 KB) | DOI: 10.24235/eduma.v3i1.6

Abstract

Mata pelajaran matematika adalah salah satu mata pelajaran yang diajarkan setiap jenjang pendidikan. Matematika di kalangan para pelajar merupakan mata pelajaran yang kurang dipahami, sehingga penguasaan peserta didik terhadap mata pelajaran Matematika menjadi sangat kurang. Upaya untuk mengatasi masalah ini diantaranya dengan memaksimalkan berpikir kritis siswa dan kemampuan memecahkan masalah matematika sehingga siswa dapat memahami konsep yang telah diajarkan oleh guru mata pelajaran matematika.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kemampuan siswa dalam berpikir kritis dan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Sedang pemecahan maslah matematika adalah suatu kemampuan dalam proses pemecahan masalah dengan cara menggunakan segala informasi pengetahuan dan keterampilan yang sudah ada dan mensintesisnya sehingga tercapai tujuan pemecahan maslah yang diinginkan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Populasi dan sampelnya dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMP Wahid Hasyim Moga yang berjumlah 66 siswa. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data yaitu dengan tes berpikir kritis dan tes kemampuan memecahkan masalah matematika.Hasil penelitian diperoleh nilai . Sedangkan , ternyata nilai tersebut lebih besar dari nilai (  ), dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Sedangkan nilai Korelasi (r) sebesar 0,528 termasuk dalam kriteria cukup. Koefisien determinasi (r 2 ) = 0,528 atau 52,8%, artinya adanya pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat dan sisanya sebesar 47,2% ditentukan oleh faktor lain. Adapun persamaan regresi variabel Y atas variabel X adalah: =36,718+0,568X. Konstanta sebesar 36,718 menyatakan bahwa jika nilai berpikir kritis adalah 0, maka kemampuan memecahkan masalah matematika siswa adalah sebesar 36,718. Koefisien regresi sebesar 0,568 menyatakan bahwa setiap penambahan nilai 1 pada berpikir kritis akan meningkatkan kemampuan memecahkan masalah matematika sebesar 0,568. Kata kunci: berpikir kritis, kemampuan memecahkan masalah matematika
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI CREATIVE PROBLEM SOLVING Windi Hadianti Tarlina; Ekasatya Aldila Afriansyah
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.022 KB) | DOI: 10.24235/eduma.v5i2.1141

Abstract

Creative thinking ability is the one of important things in mathematics lesson. In developing such creative thinking ability, teachers must be good at giving ideas and issues which are relatively different from before, so that we can find something new. The authors formulate the problem: Do the creative thinking abilities of students who received Creative Problem Solving learning better than students who received conventional learning?Quasi-experimental research with experimental design (Nonequivalent group pretest-posttest design) aims to determine students' achievement of creative thinking abilities through Creative Problem Solving. The benefits of this research are expected to improve the students' creative thinking ability through CPS further in SMPN 2 South Tarogong. The instrument used in this study is a written test form with a description of the subject lines and angles. The population was all students of class VIII SMPN 2 South Tarogong; the sample of the selected class is VII-D and VII-E class. From the analysis of data normality test results of initial tests, obtained a score in the experimental class was not normal, so the test followed by Mann Whitney test, the gain was normalized. These results indicate that: (1) The improvement of students’ creative thinking ability who received Creative Problem Solving learning better than students who received conventional learning, (2) The improvement of students’ creative thinking ability who received Creative Problem Solving learning included into the high category, (3) The students’ attitude of the experiment class on the subjects of mathematics and Creative Problem Solving learning was dominated by a positive attitude. Keywords: Creative thinking ability, Creative Problem Solving, conventional, experimental methods.

Page 9 of 27 | Total Record : 263