cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
AWLADY Jurnal Pendidikan Anak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2019)" : 10 Documents clear
POLA PENGEMBANGAN POTENSI KECERDASAN EMOSIONAL DAN SPIRITUAL ANAK PENYANDANG AUTISME Zainal Abidin; Isti Fatonah; Linda Septiyana
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.323 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v5i2.4179

Abstract

This research is a qualitative field research which attempts to analyze the development of emotional and spiritual intelligence of Autism Persons at Autism Service Center (PLA) Metro. This study seeks to answer the question of how the pattern of developing emotional intelligence and spiritual intelligence of children with autism inpla Metro. To make it easier to answer and find the research question, in this study using several methods including direct observation, in-depth interviews, and studying documentation based on data obtained in the field. The results of this study indicate that the pattern of development of emotional intelligence and spiritual intelligence of children with autism is indeed somewhat different from normal children, even between autistic one with autism, because it turns out there are differences in the types of autism itself. In general, the pattern of intelligence development of autistic children requires special handling, by combining it with several well-known therapeutic methods in the handling of autism such as the ABA (Applied Behavior Analysis) method, physiotherapy, speech therapy, out door therapy, and others. The therapy method is combined with a religious approach to get emotional and spiritual intelligence, by getting used to autism and at the same time the therapist always prays in starting his therapeutic activities. This habituation is a reflection of the awareness of the "God Spot", in each of their activities, and is an application of spiritual quality, dzikir and thought, as well as an application of harmony, and harmony in an integrated manner, in the process of therapy for persons autism.
PERBEDAAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN IBU SESUDAH MENDAPATKAN BOOKLET PENDIDIKAN SEKSUAL UNTUK ANAK USIA DINI Dyah Triwidiyantari
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.361 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v5i2.5081

Abstract

Informasi tentang seksualitas sebaiknya didapatkan anak langsung dari orang tuanya,namun karena kurangnya pengetahuan orang tua serta kurangnya interaksi dan komunikasi antara orang tua dan anak menjadi faktor utama belum tersampaikannya pendidikan seksual sejak usia dini di lingkup keluarga. Informasi mengenai kesehatan seksual yang diberikan kepada anak bertujuan agar anak tidak memiliki pemahaman yang salah dan menjadi korban kekerasan seksual. Untuk dapat meningkatkan pengetahuan ibu diperlukan pendekatan pendidikan kesehatan dengan media cetak booklet  yang  memuat  informasi  pendidikan  seksual  untuk  anak  usia  dini  yang disajikan dalam tulisan dan gambar agar mudah dipahami dan pesan dapat dinikmati kapan saja tanpa menentukan waktu.Penelitian ini adalah studi pra-eksperimen menggunakan desain one group pretest- posttest, dilakukan di Kelurahan Kebon Waru wilayah kerja Kota Bandung dengan sampel  sebanyak  34  ibu  yang memiliki  anak  usia  3-6  tahun  yang dipilih  secara concecutive sampling. Perbedaan pengetahuan, sikap dan tindakan ibu sesudah mendapatkan booklet pendidikan seksual usia dini diukur menggunakan kuesioner. Analisis data dengan uji wilcoxon.Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan dengan nilai p<0,05 dengan peningkatan 30% pada skor pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian perlakuan  dengan  booklet.  Pada skor  sikap  terdapat  peningkatan  sebesar 11,42% dengan nilai p<0,05 artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum diberi perlakuan dengan setelah diberi perlakuan dengan booklet. Pada uji wilcoxon perilaku (praktik) didapatkan nilai p<0,05 dan peningkatan 163% antara sebelum dan setelah diberi perlakuan berupa booklet pendidikan seksual anak usia dini.Simpulan penelitian ini adalah pendidikan kesehatan dengan media booklet dapat menjadi   salah   satu   alternative   pendidikan   kesehatan   dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan ibu dalam pemberian pendidikan seksual untuk anak usia dini.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN SAINS ANAK KELOMPOK B DI RA DARUL FAZRI DESA LAUT DENDANG T.A 2018/2019 Salpina Simahate
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.1 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v5i2.4877

Abstract

This study aims to find: (1) Children's Science Ability (2) Science Ability Children use inquiry learning strategies (3) Significant influence of inquiry learning strategies on children's scientific abilities in RA. Darul Fazri T.A. 2018/2019. The type of research conducted is experimental research with a quantitative approach. The results showed that Inquiry learning strategies influenced the scientific ability of group B children. This was base on the results of the research in the experimental class, obtained results of children's scientific abilities with an average score of pre-test 4 and post-test 9 average scores with scores the highest post-test 12 and the lowest value 4 so that the scientific ability of children in the experimental class is better than the control class. The scientific abilities of children in the control class get an average score of 4.3 tests and an average post-test of 5.8 with the highest score of 10 and the lowest value of 4. This is also based on the results of hypothesis testing, namely tcount> t table and the results obtained testing is 4.38>2.047 with a significant number of  α = 0.05. Thus the hypothesis Ho is rejecting and Ha is accept so that it can being stated that there is a significant effect of Inquiry Learning Strategy on the Science Ability of Group B Children Aged 5-6
IMPROVING KNOWLEDGE OF HIJAIYAH LETTERS THROUGH THE UTSMANI METHOD AND BAGHDADI METHOD Hinggil Permana; Rina Syafrida
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.912 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v5i2.4929

Abstract

The problem in this research is whether using the Utsmani method and the Baghdadi method can increase the recognition of hijaiyah letters for early childhood. This research was conducted at RA Syaroful 'Ulum Cikakak Sukabumi West Java with a total of 32 students. This type of research used in this study is descriptive qualitative. This study proves that the use of the Utsmani method and the Baghdadi method can improve the recognition skills of hijaiyah letters for early childhood, this can be known after an evaluation of various learning methods.
PEMBELAJARAN HURUF HIJAIYYAH PADA SENTRA AGAMA DI TAMAN KANAK-KANAK TUNAS 1001 TAKENGON ACEH TENGAH dewi purnama sari
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.846 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v5i2.3969

Abstract

AbstractThe ability to read the verses of the Qur'an is decreasing, the motivation to read the Qu’ran is increasingly fading. Of course the next generation cannot be allowed to go on in conditions that are not conducive so that the basic learning of reading the Qur'an, namely knowing the letter by letter of the Hijaiyah letter becomes an important agenda to do since the child is still early. As what was done by Takengon 1001 Kindergarten is to teach hijaiyah letters by internalizing the religious center. This can be used as a reference for other educational institutions to provide a basis for the ability to read the Qur'an. The method used in this study is a research field with a qualitative approach. This paper examines the concept of hijaiyah letter learning at the religious center and the implementation of hijaiyah letter learning at religious centers in Takengon 1001 Kindergarten. Findings in the field that the concept of hijaiyah letter learning is interpreted as learning related to the verses of the Qur'an so that it can provide knowledge that someday children are able to read well and correctly. The learning process of hijaiyah letters with religious centers is done by planning to assessment so that aspects of children's language, motoric, cognitive, and social development can be achieved.Keywords: Learning, Letter Hijaiyah, Center of Religion AbstrakKemampuan membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an semakin menurun, motivasi membaca al-Quran semakin memudar. Tentu generasi penerus tidak dapat dibiarkan berlarut dalam kondisi yang tidak kondusif sehingga pembelajaran dasar membaca Al-Qur’an yakni mengetahui huruf demi huruf dari huruf hijaiyah menjadi agenda penting untuk dilakukan sejak anak masih dini. Sebagaimana yang dilakukan oleh Taman Kanak-Kanak 1001 Takengon yaitu membelajarkan huruf hijaiyah dengan internalisasi pada sentra agama. Hal tersebut dapat dijadikan acuan bagi lembaga pendidikan lainnya untuk memberikan dasar kemampuan membaca Al-Qur’an. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah field riset dengan pendekatan kualitatif. Tulisan ini mengkaji konsep pembelajaran huruf hijaiyah pada sentra agama dan pelaksanaan pembelajaran huruf hijaiyah pada sentra agama di Taman Kanak-Kanak 1001 Takengon. Temuan di lapangan bahwa konsep pembelajaran huruf hijaiyah dimaknai sebagai pembelajaran yang berkaitan dengan bagian ayat-ayat al-Qur’an sehingga dapat memberikan pengetahuan bahwa kelak anak mampu membaca dengan baik dan benar. Proses pembelajaran huruf hijaiyah dengan sentra agama dilakukan dengan perencanaan hingga penilaian sehingga aspek perkembangan bahasa, motorik, kognitif, sosial anak dapat tercapai.Kata Kunci: Pembelajaran, Huruf Hijaiyah, Sentra Agama
EFEKTIVITAS MEDIA CELEMEK ILMU TERHADAP PENGEMBANGAN ARITMATIKA ANAK UMUR 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK KOTA PALOPO syamsul alam ramli; Hafidz Manaf Muhajir
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.1 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v5i2.5193

Abstract

Kemampuan Aritmatika permulaan dilakukan di PAUD Kota Palopo tidak sesuai dengan pendekatan dan tahap perkembangan anak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kemampuan aritmatika anak umur 5-6 tahun yang diberi perlakuan dengan media celemek ilmu di Taman Kanak-Kanak Kota Palopo. Metode penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu. Desain penelitian  ini adalah the non equivalent Control Group Design.  Teknik pengumpulan data dilakukan dengan Tes, Pengamatan, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis statistika deskriptif dan statistik nonparametrik. Hasil penelitian membuktikan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pengembangan aritmatika umur 5-6 tahun diperoleh hasil perhitungan t hitung di Taman Kanak-kanak Kota Palopo sebesar 9,171 > t tabel 2,048 dan Z hitung di Taman Kanak-kanak Kota Palopo sebesar 4,830 dengan p value (Asymp. Sig 2 tailed) sebesar 0,000 di mana kurang dari batas kritis penelitian 0,05 sedangkan nilai signifikan t tabel 0,000 < α 0,05. Sebab taraf signifikan < dari pada 0,05, maka ada pengaruh yang signifikan data pre test dan post test kelompok treatment media celemek ilmu dalam meningkatkan pengembangan aritmatika pada anak di Taman Kanak-kanak Kota Palopo. Hal ini terbukti dari nilai rata-rata post test lebih besar dibanding nilai rata-rata pre test (20,3:10,6) dengan selisih 9,7. Dengan demikian terdapat pengaruh yang signifikan pada kelompok treatment media celemek ilmu dalam meningkatkan pengembangan aritmatika pada anak di Taman Kanak-kanak Kota Palopo.
KOMPETENSI GURU PENDAMPING PAUD DALAM MEMENUHI STANDAR LAYANAN PAUD NON FORMAL DI KABUPATEN TASIKMALAYA Aip Saripudin
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.03 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v5i2.4848

Abstract

Abstract Teachers should have gained the target of high quality are four competencies will be (1) competence of the personality (2) professional competency (3) competence of pedagogik and (4) social competence. Many strategys has been done by the government in order to realize the teachers of high quality of early childhood education, it which is through provide guidance on the formulation of teachers and education staff of early childhood education. This study used a qualitative methodology that was served a sort of descriptive set explorative. The place of the study is Kecamatan Cikatomas District Tasikmalaya .The technique of data collection through interviews, review of documentation, focus group discussions and questionnaires. The technique of processing data was undertaken through data collection, the reduction of the data, data presentation used to, and the withdrawal of a conclusion. Analysis techniques data using content analysis. The results of the study paper work showing that some aspects in the competence of a pedagogue is still classified as low, and it is requisite to the existence of the form of a strengthening it should also be noted a method of out of school in droves. The aspect of professional competency is still classified as low, can be seen from several aspects of the results of the review of documentation , interview and other of any economic indicators that is indicative of the teacher had not yet over matter of learning of early childhood education paud. Social competence also is still classified as low, can be seen from a number of aspects that is even social program has never been undertaken. This becomes an important issue attention and support the government in to increase the capacity of educator of early childhood education paud that is in kabupaten tasikmalaya especially for the institution of early childhood education paud non formal. Keyword: Competensi, pedagogy, professional, social, PAUD Standar AbstrakGuru berkualitas harus memiliki empat kompetensi yakni (1) Kompetensi Kepribadian (2) Kompetensi Profesional (3) Kompetensi Pedagogik dan (4) Kompetensi Sosial. Berbagai strategi telah dilakukan oleh pemerintah untuk mewujudkan guru PAUD yang berkualitas yakni melalui pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan PAUD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang disajikan secara deskriptif  eksploratif. Tempat penelitian yakni lembaga PAUD non formal yang berada di Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, telaah dokumen, focus group discussion (FGD) dan kuesioner. Teknik pengolahan data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi (Contents Analisys) dan diperkuat dengan teknik prosentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa beberapa aspek dalam kompetensi pedagogi masih tergolong rendah, sehingga perlu adanya penguatan secara metode dalam pembelajaran. Aspek kompetensi profesional masih tergolong rendah, terlihat dari beberapa aspek hasil telaah dokumen, wawancara serta angket yang menunjukan guru belum menguasai materi pembelajaran PAUD. Kompetensi sosial juga masih tergolong rendah, terlihat dari beberapa aspek sosial yang bahkan belum pernah dilakukan. Hal ini perlu perhatian dan dukungan pemerintah dalam meningkatkan kapasitas pendidik PAUD yang ada di kabupaten Tasikmalaya khususnya bagi lembaga PAUD non formal.Kata kunci: Kompetensi, pedagogi, professional, sosial, standar layanan PAUD
PAPAN HURUF FLANEL: MEDIA PEMBELAJARAN KEAKSARAN AWAL UNTUK ANAK USIA DINI Jazariyah Jazariyah
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.14 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v5i2.5196

Abstract

Attractive learning media become an attraction in early childhood learning. The use of media can provides convenience for teachers of Early childhood education (PAUD) in delivering material to be given to children. This study aims to conduct development research in making learning media. The media developed is alphabet flannel board (letter board). This media development was carried out for the introduction of early literacy, using the Research and Development (R & D) research model. The stages of R & D research include potential problems, information gathering, product design, design validation, design revisions, products, small-scale product trials, large-scale trials and mass production. In this study not all stages are carried out considering the limited time and cost so that the research only reaches the stage of feasibility validation and design revision to be the final product. Feasibility of the Alphabet Flannel Board is validated by the expert and the assessment of the user in this case PAUD teacher. Based on data analysis, the results of this study indicate that the Alphabet Flannel Board is quite feasible to be used as media. The mean value of the validation shows 3.25 of a scale of 5 which means it's quite decent.
MANAJEMEN KELAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA DI TAMAN KANAK-KANAK ISLAM TERPADU (TKIT) SABILUL HUDA CIREBON Asep - Kurniawan
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.123 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v5i2.4442

Abstract

The purpose of this study was to find out in depth classroom management of early childhood education in improving student discipline in Islamic fullday Kindergarten Sabilul Huda Cirebon. The research method was qualitative. The instruments were observation, interview, and documentation. Research analysis conducted through collecting data, reducing data, displaying data, and concluding data. The research findings were (1) indoor classroom management in Islamic fullday Kindergarten Sabilul Huda Cirebon supported the implementation of student learning discipline. It was indicated by seating formation, group dynamics, and comfortable classrooms. (2) The outdoor classroom management in Islamic fullday Kindergarten Sabilul Huda Cirebon also supported student learning discipline. This was indicated by the arrangement of facilities and infrastructures, which emphasized safety, comfort and quality. The barriers to indoor classroom management were the lack of learning media and students’ interest in educational activities. The obstacle of outdoor classroom management was the potential for accidents in playing and fighting over toys.
EVALUASI KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PERMULAAN DI TK NEGERI PEMBINA CIREBON Maulidya Ulfah; Ayu Luharnarky; Saifuddin Saifuddin
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.51 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v5i2.5128

Abstract

AbstrakEvaluasi kurikulum dilaksanakan di TK Negeri Pembina Cirebon Kabupaten khususnya dalam Pembelajaran Matematika Permulaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi jalannya implementasi kurikulum 2013 PAUD dalam pembelajaran matematika permulaan di TK Negeri Pembina Cirebon ditinjau dari komponen Context, Input, Process, dan Product (CIPP). Hasil evaluasi pada komponen konteks, input, proses dan produk menemukan bahwa TK Negeri Pembina Cirebon telah menggunakan Kurikulum 2013 dan menjadikan Permendikbud no. 136 dan 147 tahun 2014 serta buku Direktorat PAUD sebagai acuan penyusunan kurikulum. Sarana dan prasarana yang dimiliki sudah memadai, selain itu, perbandingan guru dan siswa kelas A sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Perencanaan kegiatan matematika permulaan mengacu pada Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) dan Kompetensi Inti (K-I) serta Kompetensi Dasar (K-D). Metode Pembelajaran pada kegiatan matematika permulaan adalah penugasan, bermain, demonstrasi, dan praktik langsung. Media yang digunakan beraneka ragam mulai puzzle, lego, balok dan juga media buatan guru. Faktor pendukung pembelajaran matematika permulaan adalah guru yang linear, perencanaan pembelajaran yang dan lengkap serta sarana dan prasarana yang memadai, sedangkan faktor penghambat kegiatan matematika permulaan yaitu kesiapan psikologis anak dan orang tua. Hasil belajar anak yang dilaporkan berupa deskripsi pertumbuhan dan perkembangan dan dilaporkan setiap 6 bulan sekali.  

Page 1 of 1 | Total Record : 10