Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengembangan Kurikulum Berbasis Life Skill di TK Ceria Demangan Yogyakarta Qonita Faizatul Fitriyah; Salpina Salpina; Rts Desi Paramitasari
Tunas Siliwangi Vol 8, No 1 (2022): VOL 8 NO 1, APRIL 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v8i1p25-32.2425

Abstract

Curriculum have an important role in education, to produce quality human resources. However, the application of curriculum in Indonesia is still minimal in terms of human resource quality, because it only emphasizes the academic field and emphasizes theory rather than practice. One of the things that indicates a person has a high level of quality is that has the abilty of life abilities. So it is legitimate if an educational institution wants to apply a life skill based curriculum such as Ceria Demangan Kindergarten Yogyakarta. Therefore this study aims to: 1) find out how the process of apllying life skill based curriculum in Kindergarten Ceria Demangan, 2) find out how the development of aspects of child development with the implementation of life skill based curriculum. The research method used is a qualitative descriptive method with data collection techniques using observation, interviews, and documentation techniques. The results of this study indcate that the implementation, planning and evaluation of life skill bassed curriculum cannot be separated from the cooperation of parents, teachers, principals, and studends. 
The Use Of Inquiry Learning Strategies As An Effort To Develop Children’s Creativity Salpina .; Dwi Adhinda Junaidi Putri; Nurhikmah Pohan; Luluk Mukaromah
JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) Vol 7, No 1 (2022): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jin.v7i1.4739

Abstract

Strategy is essential in developing all aspects of early childhood development, including in developing aspects of children's creativity. However, some educators sometimes forget the role of strategy in the process of developing children's creativity. Therefore, this study analyzed the use of appropriate strategies to develop children's creativity. This study used an inquiry learning strategy to analyze the process of using inquiry learning strategies in optimizing children's creativity. This study used a qualitative research method with group B children in TK Jeumpa Ban Kemang as the research subjects. This study also used interview data collection techniques, observation, and documentation with analytical techniques, Miles and Huberman. Based on this, the results obtained that the inquiry strategy was very appropriate to be used as a way to increase children's creativity.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN SAINS ANAK KELOMPOK B DI RA DARUL FAZRI DESA LAUT DENDANG T.A 2018/2019 Salpina Simahate
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.1 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v5i2.4877

Abstract

This study aims to find: (1) Children's Science Ability (2) Science Ability Children use inquiry learning strategies (3) Significant influence of inquiry learning strategies on children's scientific abilities in RA. Darul Fazri T.A. 2018/2019. The type of research conducted is experimental research with a quantitative approach. The results showed that Inquiry learning strategies influenced the scientific ability of group B children. This was base on the results of the research in the experimental class, obtained results of children's scientific abilities with an average score of pre-test 4 and post-test 9 average scores with scores the highest post-test 12 and the lowest value 4 so that the scientific ability of children in the experimental class is better than the control class. The scientific abilities of children in the control class get an average score of 4.3 tests and an average post-test of 5.8 with the highest score of 10 and the lowest value of 4. This is also based on the results of hypothesis testing, namely tcount> t table and the results obtained testing is 4.38>2.047 with a significant number of  α = 0.05. Thus the hypothesis Ho is rejecting and Ha is accept so that it can being stated that there is a significant effect of Inquiry Learning Strategy on the Science Ability of Group B Children Aged 5-6
IMPLEMENTASI PERMAINAN SUPER SMART KIDS UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK USIA DINI DI MASA PANDEMI COVID-19 Salpina salpina
Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Vol 2 No 01 (2020): Jurnal Kajian Anak (J-Sanak)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/j-sanak.v2i01.366

Abstract

Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk melakukan pembelajaran dari rumah (learn from home). Hal ini menyebabkan orang tua mendapatkan peran lebih, yakni sebagai guru di rumah. Karena pendidikan harus dilakukan meskipun ditengah wabah Covid-19, begitupun dengan kecerdasan juga tetap harus diberikan stimulus termasuk kecerdasan logika matematika. Dalam upaya memberikan rangsangan pada kecerdasan logika matematika anak, orang tua dapat melakukannya dengan penggunaan permainan, salah satu permainan yang dipercaya dapat mengembangkan kecerdasan logika matematika anak adalah permainan super smart kids. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualtatif dengan metode deskriptif dengan tehnik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan super smart kids dapat diterapkan dirumah, dan anak merasa senang belajar menggunakan permainan ini. Dalam penerapan permainan ini, orang tua harus memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi permainan super smart kids, agar kecerdasan logika matematika anak dapat terstimulus dengan baik. Selain itu, orang tua juga perlu bekerja sama dengan guru untuk terus berkolaborasi dalam mengoptimalkan kecerdasan anak.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Dalam Mengenal Kosa Kata Melalui Cerita Bergambar Pada Kelompok B (5-6 Tahun) Nurhadijah Nurhadijah; Rahma Rahma; Salpina Salpina
Jurnal Pendidikan Guru Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Guru Anak Usia Dini (JUPEGU-AUD)
Publisher : Pendidikan PG-PAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berbahasa dalam mengenal kosa kata anak masih rendah pada kelompok B di TK Malahayati. Salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dalam mengenal kosa kata anak yaitu melalui cerita bergambar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dalam mengenal kosa kata melalui cerita bergambar. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas dan yang menjadi subjek penelitian yaitu anak kelompok B di TK Malahayati sebanyak 15 anak. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanan, observasi, dan refleksi. Adapun keberhasilan hasil akhir unjuk kerja anak siklus I mencapai 7 anak yang berkembang sesuai harapan dengan persentase 47%, mengalami peningkatan di siklus II mencapai 13 orang anak berkembang sesuai harapan dengan persentase 87%, berdasarkan hasil tes akhir siklus II menunjukan hasil belajar anak sudah tuntas dikarenakan penelitian dikatakan berhasil apabila ≥80% dari jumlah anak mendapatkan nilai berkembang sesuai harapan. Hasil akhir observasi terhadap aktivitas guru siklus I dengan skor 73% pada taraf keberhasilan “Baik” dan meningkat di siklus II dengan skor 91% pada taraf keberhasilan “Sangat Baik”. Sedangkan hasil akhir observasi terhadap aktivitas anak siklus I dengan skor 64% pada taraf keberhasilan “Cukup” dan meningkat di siklus II dengan skor 86% pada taraf keberhasilan “Sangat Baik”. Dengan demikan dapat disimpulkan bahwa melalui cerita bergambar dapat menigkatkan kemampuan berbahasa dalam mengenal kosa kata dan proses pembelajaran pada kelompok B (5-6 Tahun) di TK Malahayati Kabupaten Bireuen.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Berhitung Permulaan Pada Anak Kelompok A Melalui Penggunaan Media Kartu Bergambar Nurul Maqhfirah; Muhammad Kharizmi; Salpina Salpina
Jurnal Pendidikan Guru Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Guru Anak Usia Dini (JUPEGU-AUD)
Publisher : Pendidikan PG-PAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif dalam berhitung permulaan anak dengan menggunakan media kartu bergambar dan untuk peningkatan aktivitas guru dan anak pada kegiatan kemampuan kognitif dalam berhitung permulaan anak dengan menggunakan media kartu bergambar pada kelompok A di PAUD Pesisir Anak Nelayan. Penelitian ini dilaksanakan di PAUD Pesisir Anak Nelayan, Peudada, Kabupaten Bireuen dengan sampel penelitian anak kelompok A yang berjumlah 15 anak, terdiri dari 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang bersifat reflektif. Instrumen penelitian berupa unjuk kerja yang dikaitkan dengan penjelasan rubrik penilaian dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, media kartu bergambar dapat meningkatkan kemampuan kognitif dalam berhitung permulaan pada anak. Kedua, media kartu bergambar dapat meningkatkan aktivitas guru dan anak dalam proses pembelajaran kemampuan kognitif dalam berhitung permulaan pada anak. Oleh karena itu, media ini dapat direkomendasikan untuk diterapkan dalam aktivitas berhitung permulaan di Taman Kanak-kanak (TK).
Partisipasi Generasi Millenial dalam Mengawasi Tahapan Pemilu 2024 Yusrin Yusrin; Salpina Salpina
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i3.1842

Abstract

Youth are agents of change who must continue to fight for the principles of the Indonesian state and must be able to manage the democratic transition process in a better direction, especially being able to oversee the implementation of a just political process. For a country to develop, its youth must be of high quality, so one of their vital tasks is political literacy. Therefore, the purpose of this study is to find out how important millennial political behavior and involvement are in influencing millennial political decisions in the 2024 general election. The purpose of this essay is to provide information to readers about how the Millennial Generation will exercise their right to vote on general election in 2024. Using a qualitative approach and literature study methodology, namely by looking for various references on the involvement of Millennial voters in Indonesia, both from books and scientific journals. In terms of maintaining the spirit of democracy so that it continues to grow among the millennial generation, the findings of this study show that the participation of the millennial generation greatly influences the extent to which a candidate can be elected. The outputs and benefits of implementing this socialization are being able to raise early awareness of the younger generation to start being active in the political process, such as exercising their right to vote, becoming election observers, and being able to provide motivation for the younger generation. work directly as a Success Team in supporting potential partners who have a vision and mission that are in line with their views..
SOSIALISASI PENCEGAHAN RESIKO STUNTING MELALUI PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG ANAK Salpina Salpina; Dwi Adhinda Junaidi Putri; Maisura Maisura; Sari Rizki; Aminah Aminah
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i1.12021

Abstract

Stunting merupakan kegawat daruratan nasional, 1 dari 3 anak Indonesia menderita stunting. Hal ini berdasarkan hasil pendataan keluarga tahun 2021 dari 66.207.139 kepala keluarga yang berhasil di data di 33 provinsi, terdapat 21.906.625 keluarga yang beresiko stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatis, dengan instrument penelitian yaitu observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pendataan tersebut perlu adanya solusi yang dapat mencegah membanyaknya kasus stunting di setiap daerah. Salah satu bentuk pencegahan terjadinya stunting adalah dengan sosialisasi dan edukasi pencegahan resiko stunting. Kegiatan edukasi pencegahan resiko stunting ini diikuti oleh 25 peserta masyarakat Desa Kenine Kecamatan Timang gajah yang meliputi ibu hamil, ibu yang mempunyai anak bayi dan balita, pengantin, dan remaja. Tujuan akhir dari kegiatan ini adalah peserta mampu (1) memahami penyebab terjadinya stunting, (2) memahami dampak dari permasalahan stunting, (3) memahami langkah-langkah pencegahan stunting, (4) memahami perlunya pastisipasi masyarakat terhadap program posyandu terintegrasi PAUD. Apabila tidak terus dilanjutkan, Indonesia dikhawatirkan akan mengalami krisis Lost Generation. Maka dari itu Universitas Almuslim berinisiatif dan menggencarkan program pencegahan stunting ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan bangsa Indonesia. Ada beberapa program dan tahapan yang telah dilaksanakan. Seperti edukasi dan sosialisasi mengenai stunting dan cara pencegahannya, edukasi tentang kesehatan dan kebersihan, serta pemberian makanan tambahan.
IMPLEMENTATION OF THE PULL OUT LEARNING MODEL IN INCLUSIVE EDUCATION PROGRAMS TO OPTIMIZE THE DEVELOPMENT OF CHILDREN WITH SPECIAL NEEDS AT PELANGI ANAK NEGERI YOGYAKARTA ISLAMIC KINDERGARTEN Salpina, Salpina; Putri, Dwi Adhinda Junaidi
Early Childhood Research Journal (ECRJ) Vol.5, No.2, Desember 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah dan Buku Ajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ecrj.v5i2.20528

Abstract

Inclusive education is a form of implementation of the law article 31 paragraph 1 concerning education, because the purpose of inclusive education is to give children with special needs the same educational rights as normal children. In the implementation of inclusive education, it certainly requires a learning model that can help optimize the development of children with special needs, bearing in mind that the learning process for children with special needs requires special assistance so that it requires different learning strategies and models. Therefore, this study describes the pull out learning model used in the learning process of inclusive education at the Pelangi Anak Negeri Yogyakarta Islamic Kindergarten. The purpose of this research is to find out: 1) The implementation of inclusive education, 2) The application of the pull out learning model, 3) The implementation of the pull out learning model in optimizing the abilities of children with special needs. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The data analysis was carried out in 3 stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study state that the application of the pull out learning model can help optimize the ability of children with special needs to balance the abilities of normal children.
PROTOTYPE SISTEM KEAMANAN RUMAH PINTAR BERBASIS IOT Salpina, Salpina; Suppa, Rinto; Muhallim, Muhlis
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i1.5782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun prototipe sistem keamanan rumah pintar berbasis IoT menggunakan NodeMCU untuk mendeteksi dan merespons ancaman keamanan secara efektif. Sistem ini menawarkan berbagai manfaat, seperti peningkatan keamanan melalui deteksi ancaman yang akurat, notifikasi cepat terkait kejadian keamanan yang tidak diinginkan, peningkatan kesejahteraan penghuni rumah, serta kemampuan pemantauan real-time dari jarak jauh melalui aplikasi smartphone. Sistem keamanan rumah pintar yang dirancang telah berhasil diimplementasikan menggunakan metode prototype dan dapat dikontrol melalui aplikasi Blynk. Perangkat keras yang digunakan meliputi beberapa komponen penting seperti NodeMCU 8266 sebagai pusat pengendali, relay untuk mengatur arus listrik, RFID reader untuk mendeteksi kartu akses pintu, sensor gas MQ-2 untuk mendeteksi kebocoran gas, buzzer untuk memberikan peringatan suara, motor DC untuk menggerakkan pagar, solenoid sebagai pengunci pintu, serta laptop/PC yang digunakan untuk pemrograman dengan Arduino IDE, yang semuanya terhubung melalui kabel jumper dan kabel upload untuk memuat program ke NodeMCU.Keywords: Prototype, Keamanan Rumah Pintar, IoT, Blynk.