cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 589 Documents
Hubungan antara Kualitas Kehidupan Kerja dan Keterikatan Kerja pada Pekerja Wanita Nurendra, Annisaa Miranty; Purnamasari, Wilda
Indigenous Vol 2, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v2i2.5649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas kehidupan kerja dan keterikatan kerja. Hipotesis penelitian diambil berdasar asumsi bahwa kualitas pekerjaan yang tinggi berkorelasi dengan keterikaatan kerja yang tinggi. Subjek dalam penelitian ini adalah pekerja wanita sejumlah 100 orang yang diambil berdasarkan kuota sampling. Usia subjek penelitian berada pada rentang 20 – 55 tahun, belum menikah dan sudah menikah. Data penelitian diambil menggunakan dua skala yang telah diterjemahan, yaitu Urtrecth Work Engagement Scale (UWES)17 dikembangkan oleh Schaufeli, Bakker dan Salanova (2006) untuk mengukur keterikatan kerja dan, dan skala kualitas kehidupan kerja dikembangkan oleh Swamy, Nandunjeswaraswamy dan Rashmi (2015). Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik korelasi spearmanrho Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kualitas kehidupan kerja dan keterikatan kerja. Sumbangan efektif terhadap keterikatan kerja pada pekerja wanita sebesar 48.3%. Dari Uji independent sample t test dapat disimpulkan bahwa, tidak ada perbedaan keterikatan kerja antara pekerja yang menikah dan belum menikah, dan tidak ada perbedaan keterikatan kerja ditinjau dari jumlah anak. Kata kunci : keterikatan kerja, kualitas kehidupan kerja, pekerja wanita
PENYESUAIAN SOSIAL DI SEKOLAH PADA SISWA-SISWI SLTP PENDERITA ASMA Setia Asyanti; Muhana Sofiati; Sudardjo Sudardjo
Indigenous Vol. 6, No. 1, Mei 2002
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4619

Abstract

Hubungan Tingkat Neurotisme dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada Remaja Pengguna Aktif Media Sosial Christina, Riska; Yuniardi, Muhammad Salis; Prabowo, Adhyatman
Indigenous Vol 4, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v4i2.8024

Abstract

The massive flow of easily-accessed information in social media has affected teenagers with a high level of neuroticism hard to control their behavior in using social media. As a consequence, they are prone to experience anxiety that other people are engaging in some more fun and valuable activities and that they miss the chance to engage in those activities. This anxiety is known as “Fear of Missing Out (FoMO)”. This study aimed to investigate the correlation between neuroticism and the Fear of Missing Out among teenagers who actively use social media. This study used a correlational study design with purposive sampling. Subjects of this study were teenagers with a total of 110 between the age of 13-18 that actively use social media in recent months. The instrument used were the Big Five Inventory (BFI) and modified Fear of Missing Out (FoMO) Scale. Data were analyzed using the Pearson Product Moment. Correlation results showed that there was a significant positive correlation between neuroticism and Fear of Missing out (FoMO) scores among teenagers. Coefficient value of the correlation (r) was 0,464 with p = 0,00 0,01. It can be concluded, the higher the tendency of the teenagers having neuroticism, the higher risk of experiencing anxiety that other people’s activities are more fun and valuable. The contribution of the neuroticism to the Fear of Missing Out (FoMO) was 21,5%.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN SEKSUALITAS DAN KUALITAS KOMUNIKASI ORANG TUA-ANAK DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH Annadharah Amilia Amrillah; Juliani Prasetyaningrum; Wisnu Sri Hertinjung
Indigenous Vol. 8, No. 1, Mei 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4682

Abstract

Kebahagiaan (Happiness) pada Remaja di Daerah Abrasi Deni Herbyanti
Indigenous Vol. 11, No. 2, November 2009
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v11i2.1623

Abstract

Kebahagiaan memang sebuah hal yang dirasakan oleh setiap orang, diantaranya adalah kebahagiaan yang dirasakan oleh remaja. Kebahagiaan yang dirasakan oleh remaja juga merupakan sebuah perasaan yang dipengaruhi oleh diri sendiri dalam menjalani kehidupan serta adanya keadaan lingkungan tempat tinggal. Remaja yang tinggal di daerah abrasi adalah sebagian remaja yang memiliki makna serta bentuk kebahagiaan sesuai dengan diri dan lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan makna kebahagiaan yang dirasakan oleh remaja di daerah abrasi. Informan dalam penelitian ini adalah remaja dengan rentang usia 12-16 tahun dan tinggal di daerah abrasi Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah. Metode pengambilan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner terbuka yaitu informan bebas menjawab pertanyaan secara bebas menurut pengertian, logika, istilah dan gaya bahasanya sendiri. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan triangulasi yaitu perpaduan antara metode kualitatif dan kuantitatif. Analisis yang dipakai termasuk dalam jenis pararel dengan metode kualitatif lebih dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kebahagiaan pada remaja di daerah abrasi adalah kebahagiaan apabila berada dalam sebuah keluarga yang utuh dengan kasih sayang serta berada dalam lingkungan yang tentram dan harmonis, memiliki fasilitas yang tercukupi, memiliki harapan yang tercapai serta memiliki kesehatan. Faktor yang mempengaruhi kebahagiaan pada remaja adalah memiliki optimis dan berusaha, mendapatkan dukungan, bisa membahagiakan orang tua, kebersamaan dalam keluaga serta kesehatan. Kesedihan yang dirasakan remaja di daerah abrasi adalah kecewa, takut masa depan tidak tercapai serta berpisah dengan orang dekat.
ROMANTISME WANITA KORBAN KEKERASAN SEKSUAL PADA MASA KANAK-KANAK Prima Nurul Ulum; Sri Lestari; Wisnu Sri Hertinjung
Indigenous Vol. 12, No. 2, Nopember 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4751

Abstract

STRATEGI COPING PADA PASANGAN PERNIKAHAN BERORIENTASI NILAI-NILAI ISLAM Nurul Istiqomah; Nisa Rachmah Nur Anganthi; Muhammad Darojat
Indigenous Vol. 13, No. 2, November 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i2.2620

Abstract

Pemilihan pasangan pernikahan dan masalah yang muncul dalam kehidupan pernikahan adalah hal yang berkaitan, sehingga diperlukan strategi coping untuk menyikapi permasalahan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami perilaku coping pada pasangan pernikahan berorientasi nilai-nilai Islam. Responden dalam penelitian ini berjumlah 3 pasang, yang ketiganya merupakan pasangan pernikahan yang telah memiliki minimal 1 anak dari pernikahan monogami, berusia 22-45 tahun, usia pernikahan minimal 3 tahun dan beragama Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, sedangkan pengumpulan data dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh: 1) Orientasi pemilihan pasangan; responden menjadikan agama sebagai orientasi dalam menentukan pasangan pernikahan, namun nilai yang dianut tidak sama. Responden dengan orientasi agama ekstrinsik menjadikan nilai sosial dan juga ekonomi sebagai dasar pijakan, sedangkan responden dengan orientasi agama intrinsik berpijak pada nilai agama. 2) Masalah dalam kehidupan pernikahan; masalah dalam kehidupan pernikahan meliputi masalah pemenuhan kebutuhan hidup, keuangan, pengasuhan dan pendidikan anak, hubungan dengan keluarga, lingkungan sosial, perbedaan pendapat dengan pasangan, pembagian tugas dalam rumah tangga, serta masalah tantangan atau konsekuensi pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan yang hanya dialami oleh responden dengan orientasi agama intrinsik. 3) Perilaku coping; dalam mengatasi masalahnya responden melakukan strategi coping dengan problem focused coping dan juga emotion focused coping. 
How do internal factors impact career adaptability of undergraduate Papua students? Agoes Salim, Rose Mini
Indigenous Vol 6, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v6i3.14213

Abstract

Abstract. The data from this study show that students from the region of Papua tend to have difficulty adapting to lectures, have low graduation rates, have difficulty attending lectures, and so on, indicating a low likelihood of career adaptability. The distinctive characteristics of Papuan people result in many of them conforming to social influences, such as friendships while prioritizing friendships over academics. On the other hand, students from the region of Papua who excelled at the lecture may have an intrinsicunderlying value to their success. Therefore, this study aims to analyze the career adaptability of Papuan students as influenced by core self-evaluation (CSE) and perceived peer support (PPS) as internal factors. The respondents of this study were 176 Papuan undergraduate students enrolled in universities throughout Papua and other provinces in Indonesia. The instruments of this study, which were distributed online, included the Social Provision Scale, the Core Self-Evaluation Scale, and the Career Adaptability Scale.Data processing was carried out by using multiple regression with stepwise method. The results show that CSE and PPS significantly contribute to the career adaptability of Papuan students in tertiary institutions. These results are expected to provide insight into the significance of developing a positive core self-evaluation and perceptions of peer support to increase career adaptability. The limitation is in online data collection, which limits feedback if some items are not understood. In addition, it is not possible to determine the seriousness of the respondents when filling out the questionnaire. The average respondents already have fairly good CSE indicating fairly good educational orientation, which is different from thegeneral phenomenon observed in other Papuan students.Keywords: career adaptability; core self-evaluation; perceived peer support; Papuan undergraduate students.
Peran Daya Juang dengan Prestasi Tahfidzul Quran Murti, Dian Citra; Hertinjung, Wisnu Sri
Indigenous Vol 2, No 1 (2017): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v2i1.4983

Abstract

Pencapaian santri dalam prestasi Tahfidzul Qur’an tidaklah mudah. Santri diharapkan mempunyai daya juang yang tinggi agar dapat bertahan dengan kesulitan yang harus dihadapi dalam menghafal Al Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara daya juang dengan prestasi Tahfidzul Qur’an. Penelitian ini dilakukan di sebuah pondok pesantren yang mengkhususkan pada tahfidzul Qur’an di wilayah Klaten. Subyek penelitian pada penelitian ini berjumlah 60 santri kelas XI yang diambil dengan dengan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan skala daya juang dan prestasi Tahfidzul Qur’an dengan menggunakan dokumentasi nilai Hifdzul Qur’an. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik statistik Nonparametric Spearman’s rho. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh hasil koefisien korelasi (r) sebesar 0,066 (p) = 0,307 (p0,05). Yang artinya tidak ada hubungan antara daya juang dengan prestasi Tahfidzul Qur’an. Kata kunci : daya juang, prestasi, tahfidzul Qur’an
PELACUR DAN RESOSIALISASI ANTARA PATOLOGI DAN REHABILITASI SOSIAL Koentjoro Koentjoro
Indigenous Vol. 4, No. 1, Mei 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4600

Abstract


Filter by Year

1995 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2023): July Vol 8, No 1 (2023): March Vol 7, No 3 (2022): November Vol 7, No 2 (2022): July Vol 7, No 1 (2022): March Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 3 (2021): November Vol 6, No 2 (2021): July Vol 6, No 1 (2021): March Vol. 5 No. 2, 2020 Vol 5, No 2 (2020): November Vol. 5 No. 1, 2020 Vol 5, No 1 (2020): May Vol. 4 No. 2, 2019 Vol 4, No 2 (2019): November Vol 4, No 1 (2019): May Vol. 4 No. 1, 2019 Vol. 3 No. 2, 2018 Vol 3, No 2 (2018): November Vol 3, No 1 (2018): May Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol 2, No 2 (2017): November Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol 2, No 1 (2017): May Vol 1, No 2 (2016): November Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol 1, No 1 (2016): May Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue