cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 589 Documents
Kesiapan Birokrasi Dalam Menerapkan Kebijakan Sistem Kredit Karakter Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta Hidayatulloh, Paksi; Khisbiyah, Yayah
Indigenous Vol 4, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v4i1.5956

Abstract

Keberhasilan mahasiswa tidak hanya dibentuk melalui pembelajaran perkuliahan (kurikuler) namun akan lebih maksimal melalui proses pembelajaran ekstra-kurikuler yang dibentuk oleh Sistem Kredit Karakter Mahasiswa (SKKM). Regulasi telah dirancang dalam buku pedoman Sistem Kredit Karakter Mahasiswa yang dilahirkan dari konsensus bersama antara pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dan pimpinan program studi. Penelitian ini mengkaji kompleksitas implementasi kebijakan kredit poin sebagai layanan publik dalam perspektif psikologi sosial/politik, dimulai dari skala mikro yaitu percontohan di fakultas dan program studi sebelum diterapkan dalam skala makro yaitu universitas. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan informan penelitian pimpinan rektorat, pimpinan fakultas, dan pimpinan program studi baik yang sudah menerapkan ataupun yang belum menerapkan kebijakan kredit poin SKKM. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa karakteristik kepribadian, identitas sosial, nilai-nilai, keyakinan, dan kelekatan terhadap kelompok dapat memengaruhi perilaku politik dalam pengambilan kebijakan. Penetapan kebijakan mempunyai peran strategis dalam hierarki kontrol bagi pengembangan karakter mahasiswa yang dinilai dari keseimbangan kemampuan soft skills dan hard skills yang terlegitimasi dalam sistem kebijakan yang terlembagakan di civitas akademika Universitas Muhammadiyah Surakarta.Kata Kunci:hard skills; kebijakan perguruan tinggi; pengambilan keputusan birokrasi; soft skills; sistem kredit karakter mahasiswaStudent’s achievement is not only formed by classroom learning (curricular) but also by extracurricular learning as managed by Student Character Credit System (SKKM). This regulation was generated in Student Character Credit System (SKKM) guide book which based on the concensus among the chiefs of the university, faculty and department. This current study analyzes the complexity of the implementation credit point policy as a public service in the social or political psychology perspective, begins from the micro scale such as the faculty policy and department before it’s applied on the macro scale (university level). This qualitative study implicates rector board and chief of faculty as well as chief of departments as its informants about the implemention SKKM. The result shows that the characteristic of personality, social identity, values, believe and attachment towards community are able to influence a political behavior in determining the policy. It has a strategic role in the hierarchy of control for the student’s character development assessed from the soft and hard skills and legitimated in the institutionalized policy in the academic community of Universitas Muhammadiyah Surakarta.Keyword:bureaucracy decision making; hard skills; higher education policy; soft skills; Students Character Credit System
PERASALAHAN PSIKOSOSIOSPIRITUAL DALAM FENOMENA KUMUKUS Susatyo Yuwono; Iko Yuniarto
Indigenous Vol. 7, No. 2, November 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4646

Abstract

ADVERSITY QUOTIENT PADA PEDAGANG ETNIS CINA Sisca Efnita; Taufik Taufik; Zahrotul Uyun
Indigenous Vol. 9, No. 2, Nopember 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4714

Abstract

ORIENTASI MASA DEPAN ORANGTUA TERHADAP ANAK PEREMPUAN DALAM KONTEKS BUDAYA JAWA Arviana Widianingsih; Moordiningsih Moordiningsih
Indigenous Vol. 13, No.1, Mei 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i1.2326

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami secara mendalam mengenai gambaran orentasi  masa depan orang tua terhadap anak perempuan, penerapannya dan sikap yang ditunjukkan anak perempuan, serta menggali faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan orientasi masa depan orang tua terhadap anak perempuannya dalam konteks budaya Jawa. Informan penelitian ini adalah orang tua yang Jawa di Desa Karangjati, terdiri dari 3 pasang orang tua sebagai informan utama dan 3 anak perempuan dari setiap pasang orang tua sebagai informan pendukung. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dan observasi, dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran pendidikan orang tua terhadap anak perempuannya di masa yang akan datang sejalan dengan gambaran karir yang diharapkan yaitu bidang-bidang seputar keperawatan, kebidanan, dan pengajaran. Perempuan dalam kultur Jawa diidentifikasikan memiliki sikap mengasuh, merawat, dan memberi. Nilai-nilai kesusilaan memiliki arti penting terhadap anak perempuan dipatuhi. Penerapan orientasi masa depan dilakukan dengan cara memberi tugas, nasehat, dan contoh.
Increasing socio-emotional competence of childern through boy-boyan traditional games with the experiental learning method Rahayu, Esti Widya; Iswinarti, Iswinarti; Fasikhah, Siti Suminarti
Indigenous Vol 6, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v6i1.12409

Abstract

Socio-emotional competence is important in children's development, because it can help them in problem solving, increase in prosocial behavior, form good relationships, and adapt to growing and complex demands. Lack of socio-emotional competence in the early stages of development is associated with aggressive tendencies, bullying, low problem solving, social isolation, rejection of relationship with peer, lack of skill in taking responsibility, involvement with crime, and drug use. Therefore, in increasing the set of competencies that children need for the future, boy-boyan become an alternative learning media through experience. With feedback from the games, children will get new knowledge to be applied in everyday life. A total of 60 male and female subjects aged 9-12 years were divided into three research groups, namely the experimental group 1 who received the boy-boy game method with experiential learning, the experimental group 2 who played only boy-boyan, and the control group. Method used is a quasi-experimental with a pretest-posttest subject design. Data analysis used Kruskal Wallis and Mann-Whitney, and the scale used was the Socio Emotional Competence Questionaire which was measured at the pretest and posttest. The results showed that there were significant differences between the three groups (ρ 0.000), and there was an increase in three aspects of socio-emotional competence in children through boy-boyan with the experiential learning method compared to only playing boy-boyan. Keywords: Childern ; Socio-Emotional Competence ; Traditional Play
Studi Deskriptif Mengenai Pola Stress pada Mahasiswa Praktikum Mahmud, Riza; Uyun, Zahrotul
Indigenous Vol 1, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v1i1.4970

Abstract

Jumlah mahasiswa yang mengalami stres meningkat setiap semester. Respon stres dari setiap mahasiswa berbeda, Respon tersebut tergantung pada kondisi kesehatan, kepribadian, pengalaman sebelumnya terhadap stres, mekanisme koping, jenis kelamin dan usia, besarnya stresor, dan kemampuan pengelolaan emosi dari masing-masing individu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola stres pada mahasiswa praktikum di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 75 mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah praktikum di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan dokumentasi, pengukuran tekanan darah, dan skala stres. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan simple random sampling. Analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Secara umum pola stres diawali karena adanya aktivitas fisik yang berlebihan pada mahasiswa praktikum. Hal ini membuat mahasiswa merasa kelelahan dan tegang sehingga tubuh meresponnya dengan timbulnya stres. Mahasiswa awal yang mengambil mata kuliah praktikum yaitu berusia 18–20 tahun lebih rentan terkena stres dibandingkan dengan mahasiswa akhir praktikum yang berusia 21–24 tahun. Sedangkan berdasarkan jenis kelamin, mahasiswa praktikum perempuan lebih rentan mengalami stres daripada mahasiswa praktikum laki – laki. Kemudian pada mahasiswa praktikum dengan stres berat lebih berpotensi memiliki tekanan darah lebih tinggi dari pada mahasiswa praktikum yang memiliki stres sedang dan ringan. Kata Kunci: jenis kelamin, mahasiswa praktikum, pola stres, tekanan darah, usia
MEMPERSIAPKAN ANAK MEMASUKI DUNIA PENDIDIKAN DENGAN METODE QUANTUM LEARNING Siti Nurina Hakim
Indigenous Vol. 3, No. 2, November 1999
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4556

Abstract

Bullying Behavior Among Elementary School Students In East Bandung Region Chodijah, Medina
Indigenous Vol 3, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v3i2.6057

Abstract

Bullying behavior among school students known as school bullying is rapidly increasing.  Generally, children who are victims of bullying will feel unhappiness, especially when they are in an environment where they are being bullied. This study aims to obtain factual data about the bullying behavior at elementary school children located in East Bandung area. This is a descriptive research with quantitative approach. The number of sample used in this study was 494 children aged between 10-12 years who attend elementary school in East Bandung area. The instruments used in this study are a modified questionnaire from The Children's Happiness Scale and the Illinois Bully Scale. The data obtained then presented in the form of tables and graphs. The results showed that students had been victims of bullying and/or had done bullying in various types and levels. In general, verbal psychological bullying forms are ranked top for both boys and girls, followed by non-verbal psychological bullying and the last is physical bullying.
Out Ward Bound Games, Salah Satu Metode Dinamika Kelompok dalam Pengembangan Sumberdaya Manusia KI Ismara
Indigenous Vol. 7, No. 1, Mei 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4635

Abstract

HUBUNGAN ANTARA PEMAKAIAN BAHASA KRAMA DAN LOCUS OF CONTROL DENGAN PENALARAN MORAL PADA PENUTUR BAHASA KRAMA Anggara Nur Patria
Indigenous Vol.11, No.1, Mei 2009
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v11i1.1613

Abstract

Derasnya arus modernisasi dan demokratisasi dapat berpengaruh terhadap eksistensi kebudaayaan Jawa, sehingga banyak manusia Jawa sudah tidak menguasai dan tidak memahami nilai moral yang terkandung dalam bahasa krama, apalagi untuk mengamalkan nilai moral tersebut. Padahal penerapan bahasa krama dalam ranah komunikasi masyarakat Jawa turut berperan sakral dalam membentuk moralitas penuturnya. Hal ini mencuatkan isu yang mempertanyakan relevansi bahasa krama terhadap moralitas pada masa sekarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemakaian bahasa krama dan locus of control dengan penalaran moral pada penutur bahasa krama. Hipotesis yang diajukan ada ada hubungan positif antara pemakaian bahasa krama dan locus of control dengan penalaran moral pada penutur bahasa krama. Subjek penelitian ini adalah 90 orang penutur bahasa krama yang berdomisili di kalurahan Baluwarti, Pasar Kliwon, Surakarta. Adapun ciri-ciri sampel dalam penelitian ini adalah: a) pendidikan minimal lulus SLTA atau sederajat. b) Berdomisili di Baluwarti. Metode pengumpulan data menggunakan skala pemakaian bahasa krama dan locus of control dengan penalaran moral. Metode analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis regresi ganda atau regresi dua prediktor. Nilai korelasi (R) = 0,411; Fregression = 8,833 dengan p = 0,000 (p 0,01), menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan antara pemakaian bahasa krama dan locus of control dengan penalaran moral. Hasil nilai korelasi rx1y= 0,322; signifikansi (p) = 0,008; (p 0,01) berarti ada hubungan positif yang sangat signifikan antara pemakaian bahasa krama dengan penalaran moral. Dengan demikian variabel pemakaian bahasa krama dan locus of control dapat digunakan sebagai prediktor (variabel bebas) untuk memprediksikan penalaran moral, namun generalisasi hasil-hasil penelitian terbatas pada lokasi penelitian dilakukan yaitu kelurahan Baluwarti, kecamatan Pasar Kliwon Surakarta.

Filter by Year

1995 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2023): July Vol 8, No 1 (2023): March Vol 7, No 3 (2022): November Vol 7, No 2 (2022): July Vol 7, No 1 (2022): March Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 3 (2021): November Vol 6, No 2 (2021): July Vol 6, No 1 (2021): March Vol 5, No 2 (2020): November Vol. 5 No. 2, 2020 Vol. 5 No. 1, 2020 Vol 5, No 1 (2020): May Vol. 4 No. 2, 2019 Vol 4, No 2 (2019): November Vol. 4 No. 1, 2019 Vol 4, No 1 (2019): May Vol. 3 No. 2, 2018 Vol 3, No 2 (2018): November Vol 3, No 1 (2018): May Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol 2, No 2 (2017): November Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol 2, No 1 (2017): May Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol 1, No 2 (2016): November Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol 1, No 1 (2016): May Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue