cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
COPING (Community of Publishing in Nursing)
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031298     EISSN : 27151980     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
COPING (Community of Publishing in Nursing) adalah E-Jurnal Keperawatan yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. E-Jurnal keperawatan ini akan menjadi salah satu wahana pengembangan Evidence Based Nursing dalam pengembangan dan update ilmu-ilmu keperawatan dan meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada pasien. Jurnal ini terbit tiga kali setahun dan menerima artikel atau publikasi penelitian-penelitian di bidang keperawatan dari berbagai kalangan yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar atau Bahasa Inggris. Tim Redaksi akan melakukan analisis dan memilih naskah publikasi atau artikel yang akan diterbitkan setelah mendapat hasil evaluasi dari Tim Penyunting. Tim Redaksi berhak menolak, menerima atau meminta penulis melakukan revisi pada naskah yang dikirim
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022" : 15 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG COVID-19 DENGAN PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN Aulia Sadeva; Arneliwati Arneliwati; Nopriadi Nopriadi
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.259 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i04.p08

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit baru yang menyebabkan pneumonia dan gangguan pernapasan. Peningkatan kasus COVID-19 terus terjadi di Indonesia membuat pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19 lebih luas lagi, salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan. Penerapan protokol kesehatan harus dilakukan seluruh elemen masyarakat. Penerapan protokol kesehatan harus didukung oleh perilaku masyarakat yang terdiri dari pengetahuan dan sikap. Pengetahuan dan sikap masyarakat yang baik mengenai protokol kesehatan akan bermanfaat mencegah penyebaran COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat tentang COVID-19 dengan pelaksanaan protokol kesehatan. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner kepada 93 responden dengan teknik purposive sampling yang terdiri dari 29 pernyataan tentang pengetahuan, sikap, dan pelaksanaan protokol kesehatan COVID-19 pada masyarakat di RW 011 Kelurahan Tangkerang Utara, Kota Pekanbaru. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi-square. Adanya hubungan pengetahuan dan pelaksanaan protokol kesehatan dengan p value 0,000 < ? (0,05) dan adanya hubungan sikap dan pelaksanaan protokol kesehatan dengan p value 0,017 < ? (0,05). Pengetahuan dan sikap masyarakat mempunyai hubungan yang bermakna dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang dapat bermanfaat untuk mencegah penyebaran COVID-19.
PERILAKU CARING PERAWAT DI RUANG ISOLASI COVID-19 RSUP SANGLAH DENPASAR: SEBUAH STUDI MIXED METHODS Luh Gede Lisnawati; Rai Dewi Damayanthi Pande; Ni Made Adi Yudari
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.691 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i04.p13

Abstract

Caring adalah inti dari profesi keperawatan yang dibutuhkan dalam pelayanan keperawatan. Penerapan nilai-nilai caring dalam pelayanan keperawatan menjadi tantangan tersendiri di saat terjadinya pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran perilaku caring perawat, hubungan faktor individu perawat dengan perilaku caring dan mengeksplorasi secara mendalam mengenai implementasi caring di Ruang Isolasi COVID-19. Penelitian menggunakan desain sequential explanatory mixed methods dimana penelitian kuantitatif dilakukan menggunakan instrumen kuesioner kepada subjek penelitian yang dipilih menggunakan total sampling. Sementara itu, penelitian kualitatif dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap 6 partisipan yang dipilih dari masing-masing 2 orang dari perawat dengan perilaku caring kurang baik dan baik ditambah 2 orang penanggung jawab ruang dari ruang dengan nilai caring baik tertinggi dan ruang dengan perilaku caring baik terendah. Hasil penelitian mendapatkan bahwa tingkat caring perawat diketahui baik yakni 93 orang (80,2%). Hasil uji chi square test menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara ruangan bekerja atau tempat bertugas terhadap perilaku caring perawat (p=0,033, ?<0,05). Akan tetapi, tidak terdapat hubungan antara usia (p=0,539), jenis kelamin (p=0,931), tingkat pendidikan (p=0,474), lama bekerja di RSUP Sanglah Denpasar (p=0,430), lama bekerja di ruangan isolasi COVID-19 (p=0,456), dan pelatihan isolasi dan infeksi (p=0,083) terhadap perilaku caring perawat. Hasil wawancara mengenai implementasi caring perawat mendapatkan beberapa tema yang berhasil diidentifikasi seperti pengalaman, perasaan positif dan negatif, gambaran pelaksanaan caring, pemahaman caring dan faktor demografi yang mempengaruhi.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN MOTIVASI LANSIA DALAM PENGONTROLAN HIPERTENSI DI POSYANDU LANSIA KELURAHAN TIPO, SULAWESI TENGAH Wahyu Sulfian; Viere Allanled Siauta; Yohanes Tumewu
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.17 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i04.p04

Abstract

Hipertensi termasuk penyakit tidak menular dan terus meningkat seiring bertambahnya usia seseorang. Hipertensi sering terjadi pada lansia. Pelaksanaan pengobatan hipertensi diharapkan lansia mampu untuk mengontrol hipertensinya, namun banyak lansia yang tidak termotivasi untuk mengontrol tekanan darahnya akibat kurangnya dukungan sosial keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan sosial keluarga dengan motivasi lansia dalam pengontrolan hipertensi di posyandu lansia di Kelurahan Tipo. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel sebanyak 30 orang, pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden (86,7%) memiliki dukungan sosial keluarga yang baik dengan motivasi lansia dalam pengontrolan hipertensi di posyandu lansia. Hasil analisis bivariat dengan uji chi-square diperoleh terdapat hubungan dukungan sosial keluarga dengan motivasi lansia dalam pengontrolan hipertensi di posyandu lansia di Kelurahan Tipo dengan nilai p sebesar 0,001 (p ? 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah dukungan sosial keluarga sangat dibutuhkan oleh lansia dalam memotivasi lansia untuk mengontrol hipertensinya karena dukungan keluarga dapat meningkatkan dorongan kepada lansia dalam menjalankan kegiatan lansia sehari-hari sehingga sangat diharapkan keluarga mampu untuk selalu mendukung lansia agar selalu termotivasi dalam mengontrol hipertensinya.
PENGARUH TEKNIK PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP KELANCARAN PENGELUARAN ASI PADA IBU NIFAS: STUDI KASUS Cica Fikrotun Aeni; Endah Sari Purbaningsih; Khoerunissa Khoerunissa; Dhiya Ulhaq; Triyani Triyani; Siti Komalasari
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.555 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i04.p09

Abstract

Persiapan untuk menyusui bayi dan kelancarannya dapat dilakukan dengan perawatan payudara atau breast care. Payudara merupakan organ tubuh pada wanita yang berfungsi sebagai penghasil ASI, yaitu makanan pokok bagi bayi baru lahir. Dengan demikian perawatan payudara pada ibu harus dilakukan sejak awal, yaitu sejak masa kehamilan. Studi kasus ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektifitas penerapan teknik perawatan payudara terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu nifas di RS Sumber Kasih Kota Cirebon. Penelitian ini menggunakan studi kasus dan literatur review melalui google scholar. Artikel mengulas mengenai penerapan teknik breast care terhadap kelancaran ASI pada ibu post partum. Kata kunci yang digunakan untuk penelusuran literatur adalah perawatan payudara, breast care, ibu post partum, ibu nifas, dan kelancaran produksi ASI dengan rentang waktu 10 tahun terakhir, yaitu 2012-2022. Kriteria inklusi yang ditetapkan adalah pelaporan hasil penelitian mengenai penerapan teknik breast care. Kriteria eksklusi berhubungan dengan terapi medis. Dalam penelusuran, total literatur yang dipilih adalah 13 artikel. Berdasarkan 13 artikel yang ditelusuri, terdapat efektifitas penerapan teknik perawatan payudara terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu nifas. Dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik perawatan payudara pada ibu nifas efektif untuk kelancaran pengeluaran ASI sehingga ibu post partum dapat memproduksi dan memberikan ASI pada bayinya.
GAMBARAN AKTIVITAS FISIK PASIEN DIABETES MELLITUS DI MASA PANDEMI COVID-19 Zakianor Isnarawati; Noor Diani; Agianto Agianto
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.125 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i04.p14

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya kerentanan terhadap infeksi Covid-19 dengan kondisi kadar gula darah yang tidak terkontrol. Pada pasien diabetes mellitus, aktivitas fisik merupakan salah satu pilar penatalaksanaan diabetes mellitus yang berfungsi memperbaiki sensitivitas insulin dan juga menjaga kebugaran tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat aktivitas fisik pasien diabetes mellitus pada pandemi Covid-19 di Banjarmasin. Desain penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik nonprobablity sampling dengan jenis total sampling melibatkan 44 orang pasien diabetes mellitus sebagai responden. Peneliti menggunakan instrumen kuesioner Physical Activity Questionnaires (IPAQ). Analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan hasil yang menunjukkan gambaran aktivitas fisik pasien diabetes mellitus pada pandemi Covid-19 di Banjarmasin dari 44 orang responden 10 responden (22,7%) aktivitas fisik rendah, 17 responden (36,6%) beraktivitas fisik sedang, dan 17 responden (36,6%) beraktivitas fisik berat. Aktivitas fisik pasien diabetes mellitus pada pandemi Covid-19 menunjukkan peningkatan. Aktivitas fisik yang diharapkan pada pasien sudah sesuai dengan anjuran, yakni pasien diabetes mellitus sudah aktif dengan beraktivitas fisik dengan tingkat aktivitas fisik kategori sedang hingga berat sesuai dengan kemampuan dan kondisi dari pasien tersebut, baik kegiatan yang dilakukan terkait pekerjaan, transportasi, kegiatan domestik, kegiatan di waktu santai, dan waktu duduk minimal 10 menit dalam sekali kegiatan dalam rentang seminggu terakhir.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI WHATSAPP TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA KELAS X PADA PENCEGAHAN SEKS PRANIKAH DI SMK NEGERI 5 DENPASAR Dewa Gede Wirahadi Putra; I Gusti Ayu Pramitaresthi; Desak Made Widyanthari
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.559 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i04.p05

Abstract

Remaja mengalami perubahan fisik dan hormonal yang menyebabkan mulai timbulnya dorongan seksual. Timbulnya dorongan seksual dapat memicu remaja untuk melakukan aktivitas seksual termasuk seks pranikah. Pencegahan seks pranikah dapat melalui pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja. Pendidikan kesehatan melalui WhatsApp dapat dimanfaatkan sebagai media untuk menyebarkan informasi kesehatan kepada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui WhatsApp mengenai pencegahan seks pranikah terhadap pengetahuan dan sikap remaja di SMK Negeri 5 Denpasar. Penelitian ini adalah penelitian pre-experiment dengan rancangan penelitian pretest-posttest one group design. Sampel dari penelitian ini dipilih dengan menggunakan proportionate stratified random sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 46 orang yang diberikan berupa pesan pendidikan kesehatan melalui WhatsApp sebanyak tiga kali dalam seminggu selama dua minggu. Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji t-test berpasangan dan uji Wilcoxon. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan (p < 0,001) dan sikap (p = 0,001) sebelum dan sesudah intervensi. Pemberian pendidikan kesehatan melalui WhatsApp berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap remaja mengenai pencegahan seks pranikah di SMK Negeri 5 Denpasar.
Bahasa indonesia PENGARUH PENDIDIKAN DAN STATUS PEKERJAAN IBU DENGAN PEMBERIAN MP-ASI BAYI 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKO BINANGUN Anita Liliana; Betri Desmawati
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.6 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i04.p10

Abstract

Pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) setelah bayi berusia 6 bulan harus diberikan dengan tepat. Pemberian MP-ASI terlalu dini dapat mengganggu pemberian ASI eksklusif dan meningkatkan angka kematian bayi. Pemberian jenis makanan pendamping ASI (MP-ASI) atau pengaturan makanan tidak tepat dapat menyebabkan malnutrisi. Pendidikan dan pekerjaan ibu menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pemberian jenis MP-ASI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan dan status pekerjaan ibu dengan pemberian jenis makanan pendamping ASI pada bayi usia 6-12 bulan di Desa Sri Busono wilayah kerja Puskesmas Suko Binangun Kecamatan Way Seputih Kabupaten Lampung Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik menggunakan rancangan survei cross sectional. Sampel pada penelitian ini didapatkan melalui total sampling. Jumlah sampel 30 responden. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji chi square dan uji kolmogorov smirnov. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu bayi berpendidikan dasar (SD/SMP) sebesar 46,7%. Ibu yang tidak bekerja sebesar 73,3%. Pemberian MP-ASI yang tidak terpenuhi sebesar 60,00%. Hasil uji menunjukkan p = 0,000 yang berarti terdapat pengaruh tingkat pendidikan dan status pekerjaan ibu dengan pemberian MP-ASI.
GAMBARAN HEALTH SEEKING BEHAVIOUR ORANG TUA YANG MEMILIKI BALITA SELAMA PANDEMI Nhelmy Nursepta Siregar; Hellena Deli; Ganis Indriati
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.464 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i04.p01

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak ke pelayanan kesehatan masyarakat, yang dibuktikan dengan penurunan kunjungan pasien anak yang berkaitan dengan health seeking behaviour orang tua yang akan memilih perilaku pencarian pengobatan seperti mengobati sendiri di rumah, pergi ke pengobatan tradisional, tidak mengobati, atau pergi ke pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran health seeking behaviour orang tua yang memiliki balita sakit selama pandemi. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif sederhana. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, terdiri dari kuesioner demografi dan kuesioner tentang health seeking behaviour yang diberikan kepada 53 responden yang memiliki balita sakit selama pandemi di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan uji deskriptif yang disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa health seeking behaviour untuk balita yang sakit selama pandemi terbanyak yaitu dengan pengobatan ke pelayanan kesehatan sejumlah 21 (39,6%), gejala yang dirasakan sebagian besar yaitu demam 22 (41,5%), lama sakit yang dirasakan yaitu 1-4 hari sejumlah 46 (86,8%) dan sebagian besar yaitu orang tua ingin penanganan yang tepat dan aman untuk balita 16 (30,2%).
HUBUNGAN PERSEPSI PEMBELAJARAN DARING TERHADAP TINGKAT PROKRASTINASI MAHASISWA Zahwa Ayunda Salsabilla; Bayhakki Bayhakki; Rismadefi Woferst
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.326 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i04.p15

Abstract

Persepsi adalah suatu tahap kerja oleh salah satu panca indera sehingga diperoleh suatu pemahaman. Peningkatan peran dan keaktifan mahasiswa demi suksesnya perkuliahan daring sangatlah dipengaruhi oleh persepsi. Persepsi tersebut nantinya yang membentuk mahasiswa agar dapat melakukan kegiatan perkuliahan daring dengan baik dan semangat, termasuk salah satunya dalam pengaturan diri, mengelola, atau memanajemen waktu. Persepsi mahasiswa tentang pembelajaran daring berkaitan dengan perilaku, salah satunya yaitu melakukan perilaku prokrastinasi akademik (perilaku penundaan). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara persepsi mahasiswa tentang pembelajaran daring terhadap tingkat prokrastinasi pada mahasiswa Keperawatan Universitas Riau. Desain penelitian ini deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 242 responden mahasiswa Fakultas Keperawatan UNRI dengan teknik simple random sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Alat ukur berupa kuesioner persepsi pembelajaran daring terdiri dari 12 pernyataan yang telah diuji validitas (r hitung 0,461 - 0,745 > r tabel (0,444)) dan kuesioner prokrastinasi akademik berisi 16 pernyataan yang telah diuji valid (r hitung 0,445 - 0,645 > r tabel (0,444)). Kuesioner disebar melalui google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki persepsi positif tentang pembelajaran daring (51,7%) dan perilaku prokrastinasi akademik yang tinggi (56,2%). Hasil uji chi square menunjukkan ada hubungan antara persepsi pembelajaran daring terhadap tingkat prokrastinasi mahasiswa dengan p value (0,000) < alpha (0,05). Prokrastinasi akademik mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Riau berada pada kategori tinggi. Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara persepsi pembelajaran daring terhadap tingkat prokrastinasi pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Riau.
GAMBARAN PENGETAHUAN PERAWATAN PALIATIF PADA PERAWAT ICU DI RSUD ULIN BANJARMASIN Anissa Anissa; Ifa Hafifah; Tina Handayani Nasution
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.786 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i04.p06

Abstract

Perawatan paliatif diberikan sejak diagnosis ditegakkan agar masalah fisik, psikososial, serta spiritual dapat diatasi lebih dini. Perawat merupakan salah satu staf tenaga kesehatan yang berperan penting, kurangnya pengetahuan paliatif akan menimbulkan kurangnya kualitas pelayanan perawatan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran pengetahuan perawatan paliatif pada perawat ICU di RSUD Ulin Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan purposive sampling. Sampel penelitian 32 orang perawat pelaksana di ruangan intensif RSUD Ulin Banjarmasin. Instrumen menggunakan lembar data demografi dan kuesioner PCQN-I. Analisis data menggunakan univariat. Hasil menunjukkan kategori pengetahuan kurang 21 orang (65,6%) dan kategori pengetahuan cukup 11 orang (34,4%). Sebagian besar responden belum pernah mengikuti pelatihan paliatif dan belum memahami konsep umum paliatif.

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2024): April 2024 Vol 12 No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11 No 6 (2023): Desember 2023 Vol 11 No 5 (2023): Oktober 2023 Vol 11 No 4 (2023): Agustus 2023 Vol 11 No 3 (2023): Juni 2023 Vol 11 No 2 (2023): April 2023 Vol 11 No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10 No 6 (2022): Desember 2022 Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 10 No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 10 No 3 (2022): Juni 2022 Vol 10 No 2 (2022): April 2022 Vol 10 No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9 No 6 (2021): Desember 2021 Vol 9 No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 9 No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 9 No 3 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2021): April 2021 Vol 9 No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8 No 4 (2020): Desember 2020 Vol 8 No 3 (2020): Oktober 2020 Vol 8 No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 8 No 1 (2020): April 2020 Vol 7 No 3 (2019): Desember 2019 Vol 7 No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7 No 1 (2019): April 2019 Vol 6 No 3 (2018): Desember 2018 Vol 6 No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 6 No 1 (2018): April 2018 Vol 5 No 3 (2017): Desember 2017 Vol 5 No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 5 No 1 (2017): April 2017 Vol 4 No 3 (2016): Desember 2016 Vol 4 No 2 (2016): Agustus 2016 Vol 4 No 1 (2016): APRIL 2016 Vol 3 No 3 (2015): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2015 Vol 3 No 2 (2015): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2015 Vol 3 No 1 (2015): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2015 Vol 2 No 3 (2014): JURNAL EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2014 Vol 2 No 2 (2014): JURNAL EDISI MEI-AGUSTUS 2014 Vol 2 No 1 (2014): JURNAL EDISI JANUARI-APRIL 2014 Vol 1 No 2 (2013): JURNAL EDISI JULI-DESEMBER 2013 Vol 1 No 1 (2013): JURNAL EDISI JANUARI-JUNI 2013 More Issue