cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Spektran
Published by Universitas Udayana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Spektran merupakan berkala ilmah online yang dikelola oleh Program Magister Teknik Sipil, Program Pascasarjana Universitas Udayana. Terbit pertama kali pada bulan Januari 2013 dan selanjutnya diterbitkan 2 kali setahun setiap bulan Januari dan Juli. Jurnal Spektran mempublikasikan hasil penelitian dan kajian dari mahasiswa, akademisi, praktisi dan pengamat masalah ketekniksipilan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 2 (2024)" : 6 Documents clear
OPTIMASI PENJADWALAN PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN KOMBINASI CRITICAL PATH METHOD DAN ALGORITMA PARTICLE SWARM OPTIMIZATION Benedictus, Ruspandi Reynaldi; Sumayouw, Marthin Dody; Thambas, Arthur Harris; Malingkas, Grace Yoyce
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i02.p06

Abstract

Sebuah proyek merupakan aktivitas yang terjadi dalam durasi waktu tertentu dengan keterbatasan sumber daya, dan bertujuan untuk menghasilkan produk sesuai standar kualitas. Oleh karena itu, penjadwalan proyek yang tepat sangat diperlukan. Salah satu metode untuk mengatasi permasalahan penjadwalan proyek adalah Critical Path Method (CPM), namun CPM hanya mempertimbangkan batasan waktu. Algoritma Particle Swarm Optimization (PSO) yang merupakan salah satu contoh metode metaheuristik, pada penelitian ini diimplementasikan untuk mengoptimalkan penyeimbangan biaya mingguan proyek. Berdasarkan data RAB beserta durasi dan kegiatan pendahulu, dihitung waktu ES, EF, LS, LF dan float setiap kegiatan dengan CPM dibantu aplikasi Microsoft Project dan POM-QM for Windows 5. Hasil tersebut kemudian diproses lebih lanjut menggunakan PSO yang ditulis dalam bahasa pemrograman Python untuk mencari kombinasi waktu dimulainya kegiatan pada jalur non-kritis untuk mendapatkan nilai rata-rata penyimpangan biaya mingguan terkecil. Berdasarkan hasil penelitian, kombinasi waktu dimulainya kegiatan menggunakan PSO dapat memberikan nilai yang lebih optimum dari pada hanya menggunakan CPM saja, dimana PSO memberikan nilai rata-rata penyimpangan biaya mingguan Rp125.283.677, sedangkan CPM Earliest Rp 146.197.206 dan CPM Latest Rp144.526.841.
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL JL. RAYA CANGGU – JL. RAYA KEROBOKAN – JL.GUNUNG SANGHYANG Ariawan, I Made Agus; Suweda, I Wayan; Saraswati, Ni Putu Delima Yogeswari; Winaya, Putu Kwintaryana; Librianti Taliarosa, Ni Luh Putu Dian
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i02.p01

Abstract

Simpang Jl. Raya Canggu– Jl. Kerobokan – Jl. Gunung Sanghyang merupakan simpang bersinyal penghubung antara kecamatan Kuta Utara dengan Denpasar Barat. Daerah ini memiliki laju pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat, sehingga sering menyebabkan konflik terutama pada saat jam-jam sibuk (peak hour), sehingga kerap kali kemacetan dan antrian kendaraan pada setiap pendekat simpang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang eksisting, menganalisis alternatif penanganan simpang yang paling optimal, dan menganalisis kinerja simpang pada tahun 2027. Data sinyal APILL, geometri simpang, volume lalu lintas dan tata guna lahan diperoleh dari survei dengan Traffic Counting. Analisis kinerja simpang didasarkan pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997. Hasil kinerja simpang eksisting diperoleh DS rata-rata 0,952 smp/jam-1,149 smp/jam, sedangkan tundaan rata-rata diperoleh 267,813 det/smp-453,452 det/smp. Alternatif penanganan simpang eksisting dengan alternatif yang paling baik digunakan, pelebaran geometrik simpang, pengaturan ulang sinyal APILL (re-setting), perubahan sirkulasi arus lalu lintas menghasilkan DS rata-rata 0,43 smp/jam-0,516 smp/jam, sedangkan tundaan rata-rata diperoleh 46,694 det/smp-49,492 det/smp . Prediksi kinerja simpang pada tahun 2027, dengan menerapkan alternatif pengaturan simpang yang sesuai, meningkatkan kinerja simpang lebih baik dengan nilai DS rata-rata 0,508 smp/jam-0,611 smp/jam, serta menghasilkan tundaan rata-rata sebesar 48,48 det/smp-53,027 det/smp.
EVALUASI KINERJA STRUKTUR SAMBUNGAN BALOK-KOLOM PIPIH BETON BERTULANG DENGAN EKSENTRISITAS GEOMETRI: STUDI PEMODELAN NUMERIK Sulistiana, Putu Didik; Sudarsana, I Ketut; Budiwati, Ida Ayu Made
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i02.p04

Abstract

Struktur beton bertulang menggunakan kolom dengan penampang pipih (rasio sisi panjang dengan sisi pendek lebih dari 2) umum digunakan di Bali untuk villa bertingkat rendah. Penggunaan ini didasarkan pada pertimbangan arsitektur agar kolom rata dengan tembok (tebal sekitar 150 mm). Kondisi ini menjadi kompleks pada pertemuan balok-kolom tepi dimana eksentrisitas balok terhadap kolom mempengaruhi respon sambungan. Penelitian ini menggunakan program elemen hingga (ABAQUS) untuk meneliti respon pertemuan balok-kolom penampang pipih eksentris akibat beban gempa. Tiga model pertemuan balok kolom tepi beton bertulang dengan eksentrisitas 0, 25, dan 50 mm dibebani beban lateral paralel dengan balok tepi. Model dirancang memenuhi SNI 2847:2013 untuk Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus, kecuali lebar kolom yang lebih kecil dari persyaratan. Kemampuan program divalidasi menggunakan hasil eksperimen dari literatur. Sambungan yang ditinjau memiliki panjang balok dan kolom setengah bentangan. Hasil menunjukkan eksentrisitas balok terhadap kolom signifikan mempengaruhi kekuatan geser sambungan. Defleksi besar terjadi pada kolom ke arah samping akibat kekakuan rendah dan eksentrisitas, menghambat pembentukan sendi plastis pada ujung balok. Leleh tulangan dan kerusakan beton pada sambungan cenderung terjadi lebih awal pada sisi sambungan searah pergeseran titik berat balok. Temuan ini mengindikasikan penggunaan kolom penampang pipih dengan eksentrisitas dapat mengurangi kinerja seismik struktur.
PERBANDINGAN BIAYA MENGGUNAKAN METODE BIM DENGAN TEKLA STRUCTURES DAN METODE KONVENSIONAL Dharmayanti, Gusti A.P. Candra; Suputra, I Gusti Ngurah Oka; Sanjaya, I Putu Ari; Parwata, Ageng
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i02.p02

Abstract

Proyek Gedung Ditreskrimsus Polda Bali dibangun dengan tujuan meningkatkan kapasitas ruang operasional pelayanan publik khusus. Proyek ini didanai oleh APBD Kabupaten Badung Tahun 2021 dengan waktu pelaksanaan selama 210 hari dan nilai kontrak sebesar Rp38.791.501.000. Perhitungan biaya pada proyek ini masih dilakukan secara konvensional, yaitu volume pekerjaan dihitung secara manual berdasarkan gambar proyek (AutoCAD 2D), dan biaya proyek dihitung menggunakan Microsoft Excel. Perhitungan secara manual ini selain memerlukan waktu lebih lama, juga beresiko terhadap ketelitian yang berdampak pada ketidakakuratan estimasi biaya proyek. Pemanfaatan Building Information Modelling (BIM) Software, seperti Tekla Structures memberikan keuntungan, di antarnya pemodelan proyek, penghitungan otomatis volume pekerjaan, pengecekan ketidaksesuaian desain dengan clash detection, dan penjadwalan pekerjaan dapat dilakukan secara simultan. Penelitian ini bertujuan memodelkan, mengestimasi biaya, dan menjadwalkan kegiatan proyek mengunakan software Tekla Structures. Hasil pemodelan dan luaran volume menunjukkan deviasi sebesar 1,04% pada estimasi biaya, dengan RAB kontrak lebih besar daripada RAB BIM. Hal ini disebabkan karena pada perhitungan konvensional tidak memisahkan volume yang berada pada bagian pertemuan antara kolom, balok, dan pelat, sedangkan volume yang dihasilkan dari pemodelan Tekla Structures menghitung volume tersebut sesuai dengan dimensinya. Penjadwalan dengan Tekla Structures menghasilkan durasi 89 hari, serta memberikan visualisasi kemajuan proyek untuk memudahkan pemantauan.
SIMULASI HUJAN-ALIRAN DAN ANALISIS NERACA AIR DI SUBAK PULAGAN TAMPAKSIRING GIANYAR BALI Haditama, I Gusti Ngurah Hesa Respati; Infantri Yekti, Mawiti; Yujana, Cokorda Agung
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i02.p03

Abstract

Subak Pulagan yang berada di Daerah Irigasi Pulagan Kumba ini telah ditetapkan oleh UNESCO menjadi Warisan Budaya Dunia (WBD). Subak Pulagan mendapatkan sumber air dari Bendung Pulagan yang terletak di Daerah Aliran Sungai (DAS) Pakerisan. Menurut Pekaseh Subak Pulagan, setiap tahunnya sebanyak 0,36% terjadi perubahan fungsi lahan pertanian yang diakibatkan dari penurunan kuantitas debit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan air dengan dua metode hujan aliran yaitu F.J Mock dan metode Modifikasi Thornthwhite Mather dan kebutuhan air irigasi saat musim kemarau dan musim hujan di Subak Pulagan. Selanjutnya dapat ditinjau neraca air yang dihasilkan dari analisis tersebut. Verifikasi model hujan aliran dilakukan terhadap pengukuran debit nyata pada intake Bendung Pulagan dengan menggunakan metode uji kesamaan dua rata-rata. Hasil model hujan aliran memiliki trend hampir signifikan satu dengan lain. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi hidroklimatologi DAS Tukad Pakerisan. Saat dibandingkan dengan data debit intake Bendung Pulagan yang memiliki grafik relatif konstan dalam periode tertentu, maka dapat dikatakan kedua model hujan aliran dapat mewakili kondisi ketersediaan air pada Bendung Pulagan. Berdasarkan neraca air antara debit intake Q80 Bendung Pulagan dengan Kebutuhan Air Irigasi didapatkan hasil surplus air untuk setiap periode. Selanjutnya uji verifikasi model menggunakan uji kesamaan dua rata-rata dari tahun 2014 hingga tahun 2017, dan mendapatkan nilai t Hitung (tH) masing-masing sebesar -0,14; -0,19; 0,138; 0,108; -0,88; -1,301; -0,671 dan -0,84. Nilai tersebut dapat diterima ke dalam grafik daerah penerimaan model dengan persamaan , sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua model hujan aliran ini dapat diaplikasikan pada DAS Tukad Pakerisan
OPTIMASI SUMBER DAYA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Luisan, William Alexander; Rompis, Semuel Yacob Recky; Thambas, Arthur Harris; Malingkas, Grace Yoyce
JURNAL SPEKTRAN Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2024.v12.i02.p05

Abstract

Industri konstruksi memegang peranan penting dalam perkembangan perekonomian suatu negara, dengan banyaknya proyek konstruksi yang dilakukan memberikan dampak bagaimana perkembangan industri konstruksi di suatu negara semakin maju. Efisiensi penggunaan sumber daya dalam suatu proyek harus diawali dengan penentuan sumber daya yang tepat dari stakeholder sehingga dengan efisiensi yang dicapai mendukung terlaksananya suatu manajemen proyek yang baik. Proses pengalokasian sumber daya dapat dilakukan dengan perhitungan manual manusia atau dengan memanfaatkan aplikasi komputer. Dalam penelitian ini, pencarian solusi optimal pengalokasian sumber daya memanfaatkan algoritma genetika yang diimplementasikan ke dalam aplikasi yang dibuat, adapun pencarian solusi optimal hanya terbatas pada jumlah pekerja dan tukang (orang hari) dan total biaya. Aplikasi akan menerima Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagai masukan dan memberikan keluaran total pekerja dan tukang (orang hari) serta dengan biaya yang diperlukan pada setiap kegiatan yang ada. Hasil optimasi yang didapatkan menghasilkan total 4876 pekerja/tukang (orang hari) dengan total biaya Rp. 576.630.000.00 yang memberikan hasil lebih hemat 30.19% dari total anggaran pekerja dan tukang di RAB.

Page 1 of 1 | Total Record : 6