cover
Contact Name
Zulkifli Ahmad
Contact Email
ahmadzulkifli477@gmail.com
Phone
+6282195892562
Journal Mail Official
jurnal.bioedukasi@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Bandara Sultan Baabullah Kelurahan Akehuda Kota Ternate Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Bioedukasi
Published by Universitas Khairun
ISSN : 2301427X     EISSN : 28290844     DOI : 10.33387/bioedu.v6i2
Jurnal Bioedukasi diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Khairun. Jurnal ini memuat hasil penelitian ataupun kajian yang berkaitan dengan masalah dalam Pendidikan Biologi dan Biologi Sains yang diterbitkan dua kali dalam setahun (April dan Oktober).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2016): Maret" : 5 Documents clear
KONSERVASI HUTAN MANGROVE DI PESISIR PANTAI KOTA TERNATE TERINTEGRASI DENGAN KURIKULUM SEKOLAH Majid, Ilham; Al Muhdar, Mimien Henie Irawati; Rohman, Fachtur; Syamsuri, Istamar
JURNAL BIOEDUKASI Vol 4, No 2 (2016): Maret
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.968 KB)

Abstract

Ekosistem  hutan  mangrove  berfungsi  sebagai  perlindungan  pantai  secara  alami untuk mengurnagi resiko terhadap bahaya abrasi. Kota Ternate adalah sala satu kota pesisir yang memiliki hutan mangrove dengan luas 14,65 Ha namun luas kawasan mangrove tersebut telah mengalami kerusakan disebabkan oleh tebang habis, konversi menjadi lahan pertanian, perikanan, pemukiman,  pembuangan sampah padat dan cair, pencemaran tumpahan minyak, dan  reklamasi  pantai,  Pendekatan  konservasi  yang  dilakukan  untuk  memulihkan  serta menjaga dan melindungi hutan mangrove di Kota Ternate adalah dengan pendekatan pendidikan konservasi di sekolah formal melalui pengembangan kurikulum.
Identifikasi Cendawan Patogen pada Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L) Ata, Halni; Papuangan, Nurmaya; ., Bahtiar
JURNAL BIOEDUKASI Vol 4, No 2 (2016): Maret
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.619 KB)

Abstract

Tanaman  Tomat  (Solanum  lycopersicum  L)  merupakan  salah  satu  tanaman hortikultura  yang  penting  di  Indonesia.  Namun,  budidaya  tanaman  tomat  banyak mengalami masalah yang dapat menyebabkan produksi tanaman tomat menjadi rendah baik secara kuantitas maupun kualitas. Salah satu masalah tersebut adalah penyakit yang disebabkan oleh mikrob patogen yaitu cendawan patogen. Penyakit yang disebabkan oleh cendawan patogen yang menyerang tanaman tomat yaitu busuk daun, Penyakit busuk buah, batang dan layu Fusarium.Tujuan dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis-jenis cendawan patogen yang terisolasi pada tanaman tomat (Solanum lycopersicum L)  melalui  identifikasi  makroskopik dan mikroskopik.  Penelitian  bersifat  deskripsi, metode yang digunakan adalah metode tanam langsung ke media. Analisis data dilakukan dengan  mengidentifikasi jenis cendawan  patogen  berdasarkan  karakteristik  morfologi makroskopik dan mikroskopik yang mengacu pada buku Introduction to Food-Borne Fungi.  Hasil isolasi diperoleh sembilan jenis cendawan yaitu Peronospora paracitica (IBt1), Cercospora sp (IBt2), F. verticillioides  (IBt3), F.  cerealis  (ID1), Alternaria  sp (ID2), Cladosporium sp (ID3), F. oxysporum (IBh1), Phytopthora cactorum (IBh2), dan Fusarium sp (IBh3). Kesembilan cendawan tersebut merupakan patogen pada batang (Peronospora paracitica, Cescospora sp, F. verticillioides), daun (F. cerealis, Alternaria sp, Cladosporium sp), dan buah (F. oxysporum, Phytopthora cactorum, dan Fusarium sp).
Penerapan Pembelajaran Model Student Teams Achivement Division (STAD) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Aktivitas Siswa Kelas VII Pada Konsep Ekosistem di SMP Negeri 6 Bibinoi Hasan, Said; Kasuba, Fahria T.; Sirajudin, Nuraini
JURNAL BIOEDUKASI Vol 4, No 2 (2016): Maret
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.62 KB)

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP  pada umumnya masih didominasi oleh aktifitas guru.   Kelas  berfokus   pada   guru   sebagai   sumber  utama  pengetahuan   dan berpegang pada buku paket saja. Kegiatan pembelajaran kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi dengan benda-benda konkrit dalam situasi  yang nyata.  Untuk  mengatasi permasalahan  tersebut di  atas diperlukan suatu pendekatan yaitu menggunakan pendekatan pembelajaran kooperatif dengan model Student Teams Achivement Division. Penelitian  ini  adalah  penelitian  tindakan  kelas,  Tujuan  dari  penelitian tindakan kelas ini Untuk mengetahui hasil belajar Biologi siswa kelas VII SMP Negeri 6 Bibinoi Kabupaten Halmahera Selatan, dengan penerapan pembelajaran kooperatif dengan model Student Teams Achivement Division (STAD). Hasil belajar siswa SMP Negeri 6 Bibinoi Kabupaten Halmahera Selatan, pada materi Menentukan ekosistem     dan saling hubungan antara komponen ekosistem. Pada siklus I siswa yang mengikuti tes terdapat sebanyak 5 siswa yang tuntas,siswa tersebut dikatakan tuntas karena hasil tes yang diperoleh telah mencapai nilai KKM. Siswa yang dikategorikan tidak tuntas sebanyak 15 siswa, karena hasil tes yang diperoleh belum mencapai nilai KKM. Dengan ketuntasan secara klasikal pada tes silus I adalah 25%,   Sedangkan pada   siklus II dengan materi   Mengindentifi-kasikan   pentingnya   keanekaragaman   makhluk   hidup dalam pelestarian ekosistem, telah mengalami peningkatan yaitu siswa yang dikategorikan tuntas sebanyak 20 siswa atau 100% , siswa yang dikategorikan tuntas. Dengan demikian model pembelajaran Student Teams Achivement Division dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa Kelas VII SMP Negeri 6 Bibinoi Kabupaten Halmahera Selatan, materi Ekosistem.
KONSERVASI KAWASAN HUTAN DI LAMANDAU DENGAN KONSEP BIOREMIADIASI DAN ADAT DAYAK KAHARINGAN (Tajahan, Kaleka, Sapan Pahewan, dan Pukung Himba) Hujjatusnaini, Noor
JURNAL BIOEDUKASI Vol 4, No 2 (2016): Maret
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.86 KB)

Abstract

Kawasan hutan di Lamandau mengalami beberapa kerusakan, meliputi flora dan fauna, maupun sistem perairannya. Kerusakan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya perambahan kawasan hutan sebagai lahan industri kelapa sawit dan sistem limbah cair industri kelapa sawit yang bermuara di sungai yang  mengakibatkan  penurunan  kualitas  air,  sedimentasi  di  perairan  sebagai akibat dari tambang pasir dan tambang emas di sepanjang sungai yang mengakibatkan pendangkalan muara sungai dan pencemaran sungai berupa kadar merkuri yang diambang batas. Untuk dapat mengatasi permasalahan agar kerusakan tidak berlanjut, upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan konservasi. Beberapa penelitian untuk mengatasi kerusakan sistem perairan dilakukan   dengan   konservasi   menggunakan   konsep   bioremidiasi.   Untuk kerusakan kawasan hutan meliputi pelestarian flora dan fauna di Lamandau, masyarakat khas suku Dayak mempunyai  upaya konservasi dengan cara Tajahan, Kaleka, Sapan Pahewan dan Pukung Himba.
ANALISIS STRUKTUR VEGETASI PADA HABITAT KUPU-KUPU Papilio ulysses DI PULAU KASIRUTA Ahmad, Hasnah; Roini, Chumidach; Ahsan, Sarmi
JURNAL BIOEDUKASI Vol 4, No 2 (2016): Maret
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.819 KB)

Abstract

Vegetasi merupakan  kumpulan tumbuh-tumbuhan  yang terdiri dari berbagai macam jenis dan hidup bersama-sama pada suatu tempat. Dalam mekanisme kehidupan bersama tersebut  terdapat  interaksi  yang  erat,  baik  diantara  sesama  individu penyusun  vegetasi maupun dengan organisme lainnya sehingga merupakan suatu sistem yang hidup dan tumbuh serta dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur vegetasi pada habitat  kupu-kupu Papilio  ulysses.  Objek  yang digunakan  dalam  penelitian  ini  yaitu  seluruh  vegetasi  yang teramati pada habitat kupu-kupu Papilio ulysses dan Pengumpulan data vegetasi dilakukan dengan metode plot, data vegetasi yang di ambil meliputi vegetasi tingkat semai, pancang, tiang, dan  pohon. Dari hasil penelitian berdasarkan struktur vegetasi pada habitat kupu-kupu Papilio ulysses di desa Kakupang dan desa Doko, ditemukan 16   jenis tumbuhan yang   tergolong dalam 12 family. Tumbuhan yang termasuk dalam family Piperaceae yaitu Piper aduncum L, yang tergolong kedalam family anacardium yaitu Dracontomelum Merr, jenis Somoloae sp dan Mangifera indica, yang tergolong family Rubiaceae yaitu Musaeda sp, yang tergolong Bytneriaceae yaitu Theobroma cacao, yang tergolong family Meliaceae yaitu Lansium parasiticum, family Verbenaceae yaitu Gmelina arborea, family Burseraceae yaitu Canarium commune L, family hamaliumceae yaitu Homalium foetidum, family Moraceae yaitu Ficus benjamina, family Sapindaceae yaitu Nephilium lappaceum dan yang tergolong dalam family Denstaedtiaceae yaitu Orthioptheris sp, family Poaceae yaitu Pogonatherum crinitum, Penisetum purpureum, Ischaemum muticum, dan Imperata arundinaceae.

Page 1 of 1 | Total Record : 5