cover
Contact Name
Badrun Ahmad
Contact Email
badrun@unkhair.ac.id
Phone
+6281382878027
Journal Mail Official
badrun@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Pertamina, Kampus II Gambesi, Kec. Ternate Selatan, Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL SAINS
Published by Universitas Khairun
Core Subject : Social, Engineering,
Teknik Sipil, Konstruksi, Jalan dan jembatan, Beton, Mekanika Tanah, Irigasi, Transportasi, SIG, lingkungan, keairan, struktur, dan geoteknik.
Articles 248 Documents
KARAKTERISTIK MEKANIS BETON BERAGREGAT MENGGUNKAN BETON DAUR ULANG Sultan, Mufti Amir
JURNAL SIPIL SAINS Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v2i4.6

Abstract

Beton dapat dimanfaatkan untuk banyak hal dan sebagian besar beton digunakan sebagaielemen struktur. Keterbatasan kemampuan alam menyediakan material pembentuk beton merupakansebuah persoalan yang penting. Nilai ekonomis dari material alam yang cukup tinggi juga menjadisalah satu hal yang harus dipertimbangkan. Salah satu upaya mengatasi permasalahan tersebut di atasadalah dengan mengupayakan pemanfaatan sisa – sisa bongkaran beton (Recycled Concrete) sebagaipengganti parsial agregat kasar dalam campuran beton.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penggunaan agregat daurulang terhadap slump dan berat volume pada beton serta menganalisa pengaruh penambahan 0%,25%, 50%, 75% dan 100% RCA terhadap karekteristik mekanis beton.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan beton daur ulang RCA (RecycledConcrete Aggregates) mengalami penurunan sampai  14% dari kekuatan beton normal seiringdengan penambahan komposisi RCA. Berat volume beton yang menggunakan RCA juga mengalamipenurunan sebesar 7% dari berat volume beton normal.
PEMBUATAN BATU BATA MERAH TANPA BAKAR DENGAN CAMPURAN SLUDGE (LIMBAH PADAT) Harnadi, Irvan Tri
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i2.3359

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mencoba alternatif guna mengurangi penggunaan tanah liat sebagai bahan baku utama dengan cara produksi tanah liat di campur limbah padat (sludge). Tujuan untuk mengetahui proses pembuatan batu bata merah tanpa proses pembakaran dengan campuran limbah padat (sludge) dan hasil dari penambahan limbah padat (sludge) terhadap kuat tekan batu bata merah.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, penggunaan benda uji menggunakan cetakan balok dengan ukuran 21 cm x 9 cm x 5 cm. Sebagai bahan tambah pembuatan batu bata merah dengan varian sludge 70%, 60%, 50%, 40%, 30% masing-masing variasi memiliki 3 sampel. Jadi total terdapat 15 sampel bata merah dengan bahan tambah limbah padat (sludge).Hasil rata-rata dari kuat tekan batu bata merah normal 10,80 MPa, campuran limbah padat 70% dengan nilai 8,73 MPa, campuran limbah padat 60% dengan nilai 9,31 MPa, campuran limbah padat 50% dengan nilai 9,31 MPa, campuran limbah padat 40% dengan nilai 9,81 MPa dan campuran limbah padat 30% dengan nilai 10,30 MPa.Kata kunci: Batu bata, Limbah padat, Tanah, Kuat tekan
DAMPAK PEMBANGUNAN PESISIR TERHADAP EKONOMI DAN LINGKUNGAN Laming, Syamsidarti; Rahim, Mustamin
JURNAL SIPIL SAINS Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v10i2.2515

Abstract

Abstrak: Pembangunan wilayah pesisir terus berkembang seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, banyak daerah memilih pembangunan waterfront city dalam pengembangan sektor bisnis dan pariwisata, namun pengembangan wilayah pesisir dengan proyek reklamasi dapat menimbulkan berbagai masalah sosial dan lingkungan. Paper ini bertujuan menganalisis dampak pembangunan pesisir terhadap sosial-ekonomi dan lingkungan melalui kajian literatur dan studi lapangan. Hasil studi menunjukkan bahwa pembangunan wilayah pesisir dapat berkontribusi dalam meningkatkan sektor ekonomi dan citra kota namun menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang serius karena tidak dilaksanakan secara sustainable. Pengembangan waterfront di Ternate secara signifikan meningkatkan area bisnis dan pariwisata namun menimbulkan dampak sosial terhadap penggusuran pemukiman nelayan serta menimbulkan dampak penurunan kualitas sumber daya pesisir, beberapa hasil studi mengkonfirmasi telah terjadi pencemaran limbah rumah tangga dan sampah di sekitar pantai serta sumberdaya hayati mengalami penurunan dalam 10 tahun terakhir sebagai dampak reklamasi. Kata kunci: Reklamasi, Ekonomi, Sumber Daya Pesisir, Ekowisata
IDENTIFIKASI JARINGAN DRAINASE PERKOTAAN BERBASIS SPASIAL DI KOTA TERNATE (STUDI KASUS : KELURAHAN TUBO) Dewi Anwar, Siti Irana; Misbah, Zulkarnain K; Irnawaty, Irnawaty
JURNAL SIPIL SAINS Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v7i14.501

Abstract

Sistem jaringan drainase merupakan salah satu infrastuktur perkotaan yang paling penting, kualitas manajemen suatu kota dapat dilihat dari kualitas sistem drainase yang ada. Sistem drainase yang baik dapat membebaskan kota dari genangan banjir , dimana saluran drainase juga berfungsi sebagai limpasan air hujan dan juga air limbah rumah tangga. Di Kelurahan Tubo Kecamatan Ternate Utara sendiri merupakan kawasan yang cukup padat penduduknya. Pertumbuhan penduduk relatif cepat harus diiringi dengan pembanguan sarana dan prasarana yang memadai. Penyebab dari permasalahan drainase antara lain drainase tidak dioptimalkan sebagaiman fungsinya karena disebabkan kerusakan struktur drainase dan penumpukan sedimentasi. Metode yang digunakan untuk mengetahui permasalah draianse dikelurahan draianse yaitu dengan pengamatan langsung dilapangan dan salah satu cara yang digunakan untuk mengetahui kapasitas penampang eksisting saluran yaitu dengan menggunakan rumus matematis seperti mencari luas penampang basah, keliling basah saluran, jari-jari hidrolis saluran, kecepatan aliran. Untuk menentukan kecepatan aliran digunakan persamaan Manning. Dengan menggabungkan persamaan Manning maka diidapatkan kapasitas dari suatu saluran atau debit aliran pada saluran. Metodologi yang mengaplikasikan SIG untuk memahai dan manajemen suatu jaringan draianse telah banyak digunakan, salah satunya adalah MapWindow SIG. MapWIndow SIG dapat digunakan untuk mengembangkan dan mendistribusikan hasil dari analisa data spasial. Dari hasil analisis penamapang eksisting saluran draianse Kelurahan Tubo menggunakan data dimensi lapangan diperoleh, saluran Primer memiliki kapsitas dengan debit aliran (Q) 0,000805 m3/s, rata-rata untuk saluran sekunder diketahui kapsitas dengan debit aliran (Q) 0,0008 m3/s dan saluran tersier memiliki kapasitas dengan debit aliran (Q) 0,0000031 m3/s. Dan dari hasil pengamatan dilapangan menunjukan sebagian besar saluran drainase berfungsi dengan baik namun pada saluran tersier A1 terjadi penumpukan sedimentasi setinggi 0,5 m dan saluran sekunder C sepanjang 60 m tidak difungsikan.
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN ANGKUTAN BUS DI RUTE TERMINAL ENTROP - KOYA Rachmattullah, Prasetyo Alifathur; Ansusanto, J. Dwijoko
JURNAL SIPIL SAINS Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v14i1.8278

Abstract

Transportasi umum di Jayapura sangat penting untuk mobilitas sehari-hari, terutama dengan meningkatnya kebutuhan akibat pertumbuhan penduduk dan pemekaran wilayah. Penelitian ini menganalisisi biaya operasional kendaraan perencanaan angkutan bus di rute Entrop – Koya melalui observasi langsung dan studi pustaka. Hasil menunjukkan bahwa jalur Entrop – Koya belum dilayani angkutan umum memadai, sehingga membuat masyarakat bergantung pada kendaraan pribadi. Analisis biaya operasional menunjukkan tarif bervariasi berdasarkan potensi muatan: Rp 19.000, Rp 18.000, dan Rp 17.000 per orang untuk potensi muatan 70%, 50%, dan 30%. Diperlukan bus dengan kapasitas 30 penumpang untuk melayani rute ini secara optimal. Pengembangan angkutan umum di jalur ini diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan mengurangi kemacetan serta polusi udara. Penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan transportasi yang efisien untuk manfaat masyarakat Jayapura.
PENAMBAHAN FREKUENSI PENERBANGAN BANDAR UDARA BULI DALAM UPAYA PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI KAB. HALMAHERA TIMUR Rizal, Muhammad; Ahadian, Edward Rizky; Ramadhany, Siti Aulia
JURNAL SIPIL SAINS Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halmahera Timur merupakan Kabupaten di Provinsi  Maluku Utara yang masuk dalam program  pemerintah yaitu pengembangan kawasan  industri. Berkaitan erat dengan potensi ekonomi wilayah, maka pemerintah daerah mendukung Buli menjadi kawasan industri yang diharapkan mampu menyerap ribuan tenaga kerja dan meningkatkan ekonomi masyarakat kabupaten Halmahera timur. Akan tetapi, permasalahan yang didapat justru terjadi pada akses tranportasi udara yang menjadi arus lalu lintas wilayah agar masyarakat maupun pengujung dapat dengan mudah datang ke Buli, saat ini hanya tersedia 1kali pergerakan pesawat dalam sehari yang mungkin tidak mencukupi umtuk arus penumpang yang akan datang, oleh sebab itu tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perlu adanya penembahan frekuensi penerbangan agar kebutuhan penumpang yang akan datang bisa terpenuhi dalam upaya peningkatan ekonomi daerah. Perkiraan jumlah penumpang dilakukan dengan menggunakan Metode geometrik untuk kebutuhan penumpang 10 tahun yang akan datang, dan untuk mengetahui kebutuhan frekuensi penerbagan maka digunakan nilai dari Available Seat Kilometer (ASK), Revenue Passenger Kilometer (RPK), dan Seat Load Factor (SLF). Dari data perhitungan proyeksi penumpang Bandar Udara Buli didapat total penumpang untuk tahun 2024 sebanyak 67548 dan untuk tahun 2029 sebanyak 93284 penumpang. Dengan bertambahnya jumlah penduduk maka berpengaruh pula pada penambahan jumlah frekuensi penerbangan untuk ternate-buli-ternate yaitu untuk tahun 2024 sebanyak 3 pergerakan per hari dan 4 pergerakan per hari untuk tahun 2029 sehingga diharapkan dapat membantu arus lalu lintas untuk mempermudah perekonomian daerah.
PENGARUH VARIASI FAKTOR AIR SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON BERAGREGAT BATU APUNG Darwis, Fitro; Sultan, Mufti Amir; Anwar, Chairul
JURNAL SIPIL SAINS Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v6i11.311

Abstract

Beton ringan menggunakan agregat yang ringan dengan tingkat porositas yang tinggi sehingga mempunyai berat jenis yang rendah. Salah satu contoh agregat yang ringan yang bisa digunakan sebagai bahan pembentuk beton ringan yaitu batu apung (pumice). Batu apung merupakan salah satu agregat kasar ringan yang bisa didapatkan di Kota Ternate. Variasi faktor air semen juga berperan dalam kekuatan dan tingkat kelecakan beton. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mengetahui apakah beton ringan batu apung memenuhi kuat tekan beton untuk tujuan struktural dan pengaruh variasi faktor air semen terhadap kuat tekan serta nilai slump beton ringan batu apung. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Struktur dan Bahan Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun Ternate. Menggunakan benda uji berbentuk Silinder dengan ukuran diameter 150 mm, dan tinggi 300 mm. Pengujian kuat tekan beton pada umur rencana 28 hari yang menggunakan batu apung sebagai agregat kasar dengan variasi faktor air semen (FAS) diantaranya FAS 0.5, 0.55, 0.6, 0.65, 0.7, dan 0.75. Hasil Hasil pengujian kuat tekan beton ringan batu apung untuk FAS 0,5, 0,6, dan 0,65 memenuhi batas kekuatan konstruksi beton ringan untuk tujuan struktural. Pada FAS 0,55, 0,7, dan 0,75 tidak memenuhi batas kekuatan beton ringan struktural. Semakin tinggi nilai FAS menunjukkan kecenderungan penurunan kuat tekan dari benda uji, berbanding terbalik dengan nilai slump. Analisis regresi untuk hubungan varasi faktor air semen terhadap kuat tekan memberikan nilai korelasi (r) sebesar 0,8052 sedangkan untuk hubungan faktor air semen terhadap slump memberikan nilai korelasi (r) sebesar 0,9878. Dan kedua dua nilai korelasi ini menunjukan bahwa semakin kuat hubungan antara variasi FAS terhadap kuat tekan dan nilai slump nya.
PERENCANAAN JARINGAN DAERAH IRIGASI GUMBASA KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH Lestari, Alifiah Ayu Tiara; Rizal, Nanang Saiful
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6672

Abstract

DAS Gumbasa merupakan daerah irigasi yang berada di Desa Pakuli, Kabupaten Sulawesi Tengah. Akibat kekurangan air di sawah pada musim kemarau, kekeringan menurunkan hasil panen petani. Pengelolaan dan distribusi air irigasi yang tidak merata menjadi penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang saluran irigasi yang efisien. Kebutuhan air proyek untuk sawah adalah 1,58 l/detik/ha, berdasarkan penelitian penggantian sawah seluas 80 ha yang terdiri dari 4 petak. Tiga saluran tingkat 3 dan satu saluran tingkat 2, dengan Q terkecil = 0,0014 m3/detik di KSB.2Kn dan Q terbesar = 1,520 m3/detik di KSB.1Kn, masing-masing menyuplai air ke Dusun Pakuli. Saluran tingkat 3 dengan b = 0,6 m dan h = 0,6 m serta saluran tingkat 2 dengan b = 0,8 m dan h = 0,8 m masing-masing mempunyai debit terbesar pada saluran irigasi.
PENGARUH LUAS VENTILASI TERHADAP KENYAMANAN TERMAL PADA RUANG KELAS Mustamin, Muhammad Tayeb; Quraisy, Sayyid; Alauddin, Andi
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i1.4134

Abstract

Pembahasan pada makalah mengenai kenyamanan termal di dalam ruang kelas. Kenyamanan tersebut dipengaruhi oleh luasan ventilasi pada bangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjadi perbandingan bagi perencana bangunan dalam menentukan luasan dan penempatan ventilasi maupun pintu yang disesuaikan dengan geografi suatu daerah untuk memenuhi aspek kenyamanan termal tanpa sistem penghawaan buatan. Penelitian ini dilaksanakan pada ruang-ruang kelas di Fakultas Teknik Universitas Khairun di Ternate Selatan. Pengambilan data suhu, kelembaban udara, dan kecepatan angin dipergunakan alat Hobo Data Logger Tool untuk mendapatkan nilai temperatur efektif yang menjadi parameter kenyamanan termal. Untuk melengkapi data dilakukan pengmbilan luasan ventilasi baik dari bentuk maupun ukuran ventilasi yang ada di ruangan tersebut.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ventilasi yang sangat mempengaruhi kenyamanan termal dalam ruang kelas
STUDI KARAKTERISTIK DAN KUAT TEKAN BETONMUTU NORMAL (Studi Kasus Agregat Sungai Tewil Kabupaten Halmahera Timur ) Sultan, Mufti Amir
JURNAL SIPIL SAINS Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v1i2.16

Abstract

Beton dibuat dari campuran agregat halus, agregat kasar, semen, dan air dengan perbandingan tertentuserta dapat pula ditambahkan dengan bahan tambah yang lainya sesuai dengan keperluan apabiladianggap perlu. Agregat merupakan unsur pembentuk beton yang paling besar komposisinya yaitusebesar 70-75% dari total volume beton, maka kualitas agregat sangat berpengaruh terhadap kualitasbeton. Penelitan ini merupakan studi yang bertujuan mengetahui sifat-sifat dari agregat sungai tewil danmembuat JMF untuk memperoleh kuat tekan beton K300 tanpa menggunakan bahan tambahPenelitian ini mengunakan benda uji berbentuk kubus 15 cm x 15 cm x 15 cm sebanyak 40 buah.Metode perencanaan campuran menggunakan metode SNI 1990. Faktor Air Semen yang digunakankedalam campuran beton normal adalah 0,32, 0,34, 0,36,0,38, 0,40, 0,42, 0,44, dan 0,46. Pengujiandilakukan pada umur 28 hari.Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa agregat sungai tewil memenuhi syarat sebagai agregatuntuk campuran beton dan mampu mencapai kekuatan dengan mutu beton K350Kata kunci : FAS , kuat tekan