cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Tadris Kimiya
ISSN : 25276816     EISSN : 25279637     DOI : 10.15575/jtk.v7
Core Subject : Science, Education,
Tadris Kimiya Journal is a Journal published by Department Chemical Education, Tarbiyah & Keguruan Faculty UIN SGD Bandung, has a scope of discussion on education and chemistry learning.
Articles 228 Documents
PENGEMBANGAN PANDUAN PRAKTIKUM KIMIA DASAR TERINTEGRASI ETNOKIMIA UNTUK MAHASISWA Henie Poerwandar Asmaningrum; Imam Koirudin; Kamariah Kamariah
Jurnal Tadris Kimiya Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Chemistry Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v3i2.3205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk panduan praktikum kimia dasar terintegrasi etnokimia. Penelitian pengembangan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu: 1) menganalisis materi (define), 2) mendesain prototype panduan (design), 3) validasi dan uji coba produk (develop).  Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Uji coba dilakukan terhadap 17 mahasiswa untuk mengetahui respon dan keterampilan kerja ilmiah mahasiswa menggunakan panduan praktikum. Berdasarkan analisis data dapat diambil kesimpulan bahwa produk panduan praktikum dinyatakan valid oleh ahli materi (rerata 75%) dan ahli media (rerata 86,25%). Panduan dinyatakan layak digunakan, karena menunjukkan respon positif dan capaian keterampilan kinerja ilmiah mahasiwa yang sangat baik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA KONSEP LARUTAN ELEKTROLIT NONELEKTROLIT Arisna Oktavia Dijaya; Ratih Pitasari; Siti Kurniasih
Jurnal Tadris Kimiya Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Chemistry Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v3i2.3597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas siswa untuk setiap siklus pada proses pembelajaran inkuiri terbimbing, kinerja siswa untuk setiap siklus sesuai tahapan inkuiri terbimbing, dan keterampilan proses sains untuk setiap siklus dengan model inkuiri terbimbing. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian 35 siswa kelas X IPA-4 SMAN 10 Bandung. Instrumen yang digunakan adalah deskripsi pembelajaran, lembar kerja siswa, format penilaian aktivitas siswa, guru, aspek psikomotor siswa, dan tes evaluasi keterampilan proses sains. Data yang diperoleh diolah menggunakan statistik deskriptif. Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dilaksanakan sesuai deskripsi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada konsep larutan elektrolit dan nonelektrolit untuk meningkatkan keterampilan proses sains terimplementasikan dengan baik. Jumlah rata-rata aktivitas siswa selama pembelajaran mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Pada siklus I nilai rata-rata aktivitas siswa sebesar 86,4 (sangat baik) dan siklus II 91 (sangat baik). Melaksanakan pekerjaan LKS dengan benar untuk setiap siklus sehingga pembelajaran inkuiri terbimbing pada konsep larutan elektrolit dan nonelektrolit mengalami peningkatan. Nilai rata-rata siklus I sebesar 70 (baik) dan siklus II sebesar 75 (baik). Peningkatan keterampilan proses sains siswa pada siklus I dan II dengan nilai rata-rata siklus I yaitu 67 (cukup) dan siklus II yaitu 70 (baik).
PEMBELAJARAN SISTEM KOLOID MELALUI MEDIA ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA Rohaeni Nur Eli; Sari Sari
Jurnal Tadris Kimiya Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Chemistry Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v3i2.3713

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar siswa pada konsep sistem koloid dalam pembelajaran melalui media animasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang ditempuh dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.  Subjek penelitian adalah 33 orang siswa SMKN 2 Cimahi kelas XI Teknik Kimia Industri. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis, angket dan observasi. Berdasarkan analisis data, pada siklus I diperoleh ketuntasan belajar 77,22 % (nilai rata-rata 68,97), sedangkan pada siklus II diperoleh ketuntasan belajar 84,85% (nilai rata-rata 74,18). Aktivitas siswa dalam pembelajaran menunjukkan peningkatan yang positif, karena perilaku yang tidak diharapkan di kelas semakin berkurang, sedangkan perilaku positif semakin meningkat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan animasi dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa pada materi koloid.
PENGEMBANGAN BUKU SISWA BERORIENTASI CHEMO-ENTREPRENEURSHIP (CEP) PADA MATERI IKATAN KIMIA SMA/MA KELAS X Hamidah Arieska; Agus Kamaludin
Jurnal Tadris Kimiya Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Department of Chemistry Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v3i2.3795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa buku siswa bermuatan Chemo-Entrepreneurship (CEP) pada materi ikatan kimia SMA/MA kelas X. Model yang digunakan dalam proses pengembangan produk mengadaptasi model 4D (Define, Design, Development, dan Disseminate). Produk buku siswa ini divalidasi oleh satu dosen ahli materi, satu dosen ahli media, dan tiga peer reviewer. Kualitas produk dinilai oleh empat reviewer (guru kimia SMA/MA) dan direspon sepuluh siswa SMA/MA. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian kualitas produk menggunakan skala Likert dan lembar respon siswa berupa angket menggunakan skala Guttman. Karakteristik buku yang dikembangkan yaitu terdiri atas ikatan kimia, geometri molekul, interaksi antarmolekul, dan tugas kewirusahaan pembuatan media MEc Bond, lilin aromaterapi, dan lampu lava. Penilaian kualitas buku siswa oleh empat reviewer mendapatkan persentase 86,32% dengan kategori Sangat Baik (SB) dan respon sepuluh siswa dengan persentase 96%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan produk yang dikembangkan layak digunakan untuk proses pembelajaran di SMA/MA pada materi ikatan kimia.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN INKUIRI TERHADAP KARAKTER KOMUNIKATIF PADA MATERI TERMOKIMIA Vivin Wulandari; Maria Erna; Rasmiwetti Rasmiwetti
Jurnal Tadris Kimiya Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Department of Chemistry Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v4i1.4230

Abstract

Penelitian tentang penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dan inkuiri telah dilakukan untuk melihat model pembelajaran yang lebih efektif terhadap karakter komunikatif peserta didik pada pokok bahasan termokimia di kelas XI SMA Negeri 1 Bandar Seikijang, Pelalawan. Bentuk penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuasi-eksperimen dengan desain non equivalen control posttest design. Waktu pengambilan data mulai dari bulan september-oktober 2018 sebanyak 4 kali pertemuan. Sampel merupakan dua kelas yang dipilih dari empat kelas yang ada, yaitu kelas XI MIPA 1 berjumlah 25 peserta didik dan XI MIPA 2 berjumlah 21 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes dan kuisioner (angket), tes dilakukan dengan soal sebanyak 30 butir dan angket sebanyak 18 butir pernyataan.  Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan menghitung skor rata-rata untuk soal tes dan menghitung persentase karakter komunikatif untuk soal non tes. Berdasarkan hasil penelitian, pengolahan data akhir diperoleh persentase hasil belajar pada kelas PBL sebesar 78,85% dan pada kelas inkuiri sebesar 81,98 %. Selain itu, persentase karakter komunikatif peserta didik yang diajar dengan model PBL sebesar 78,15% dan kelas inkuiri sebesar 83,75%, artinya penerapan model pembelajaran inkuiri lebih efektif digunakan dalam membangun karakter komunikatif peserta didik pada materi termokimia di kelas XI SMA Negeri 1 Bandar Seikijang, Pelalawan.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA BERBASIS INKUIRI PADA PEMBUATAN ES KRIM DENGAN PENAMBAHAN GELATIN TULANG IKAN NILA (Oreochoromis niloticus) Saepudin Rahmatullah; Novi Daniyanti
Jurnal Tadris Kimiya Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Department of Chemistry Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v4i1.3708

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pemikiran pentingnya pengembangan lembar kerja (LK) alternatif untuk mata kuliah kimia bahan makanan, yaitu pada topik kimia es krim. Tujuan penelitian ini untuk menyusun LK berbasis inkuiri, mengetahui uji kelayakan LK, dan penentuan karakteristik es krim yang ditambahkan gelatin tulang ikan nila. Lembar kerja dibuat menggunakan metode research and development dengan mengadaptasi model pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminate) yang dilakukan sampai tahap develop. Instrumen yang digunakan yaitu format uji kelayakan menggunakan teknik kolerasi (r) yang membandingkan rhitung dengan rkritis, LK mahasiswa, prosedur pembuatan es krim, dan tabel karakteristik es krim. Penyusunan LK ini meliputi tahapan analisis konsep pada mata kuliah kimia bahan makanan, analisis literatur penelitian pembuatan es krim dengan penambahan gelatin tulang ikan nila, analisis langkah-langkah dalam LK berbasis inkuiri, prosedur pembuatan gelatin, es krim dan karakterisasi es krim, dan mengaitkan pokok penelitian dengan konsep materi kimia es krim, sehingga menghasilkan produk penelitian berupa LK berbasis inkuiri. Hasil uji kelayakan LK ini valid dengan rerata rhitung 0,80.
PENGEMBANGAN E-MODULE BIOKIMIA PADA MATERI METABOLISME KARBOHIDRAT UNTUK MAHASISWA PROGRAM STUDI KIMIA Siti Munawaroh; Rara Seruni; Muktiningsih Nurjayadi; Fera Kurniadewi
Jurnal Tadris Kimiya Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Department of Chemistry Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v4i1.4679

Abstract

Pembelajaran abad 21 diarahkan berpusat pada peserta didik dan kemampuan untuk berkomunikasi, berkolaborasi, berpikir kritis, dan berkreativitas. Peserta didik harus dapat memanfaatkan teknologi secara maksimal. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan bahan perkuliahan untuk sarana belajar mandiri dan dapat mengembangkan keterhubungan makroskopik, submikroskopik, dan simbolik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-module perkuliahan biokimia materi metabolisme karbohidrat untuk peserta didik program studi pendidikan kimia dan kimia semester VI. Di setiap akhir topik bahasan dalam modul ini terdapat tes formatif, sedangkan tes sumatif berada di akhir modul. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development model Borg dan Gall dengan instrumen berupa angket. Sumber data penelitian adalah mahasiswa pendidikan kimia berjumlah 36 orang dan 6 orang dosen. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi terhadap peserta didik dan dosen biokimia. Berdasarkan hasil analisis data uji coba yang sudah divalidasi dapat diambil kesimpulan bahwa bahan ajar dalam bentuk e-modul yang dikembangkan sudah layak digunakan dalam perkuliahan Biokimia. Hal ini dibuktikan dari hasil validasi modul elektronik oleh ahli media, materi, dan bahasa diperoleh interpretasi baik dengan persentase 80% hingga 90% dan hasil uji coba skala kecil peserta didik dan dosen mendapatkan interpretasi baik dengan persentase  81% hingga 88%.
PERBANDINGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Tiya Rahmawati; Lisa Utami; Fitri Refelita
Jurnal Tadris Kimiya Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Department of Chemistry Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v4i1.4329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas model pembelajaran problem based learning dan inkuiri terbimbing terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI MS SMA Negeri Plus Provinsi pada mata pelajaran kimia, khususnya materi koloid. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan posttest only control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI MS 1 sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas XI MS 3 sebagai kelas eksperimen 2. Analisis data akhir pada penelitian ini menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan skor keterampilan berpikir kritis antara kelas eksperimen 1 yang diajar menggunakan model pembelajaran problem based learning dan kelas eksperimen 2 yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi koloid kelas XI SMA Negeri Plus Provinsi Riau. Perbedaan tersebut dilihat dari nilai rata-rata keseluruhan dari indikator berpikir kritis dari kedua model yaitu nilai rata-rata keseluruhan model problem based learning 86,75 dan nilai rata-rata model inkuiri terbimbing sebesar 81,34. Berdasarkan perbedaan nilai tersebut dapat dinyatakan bahwa model problem based learning lebih baik dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa daripada model inkuiri terbimbing.
DESAIN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN SELF-EFFICACY PESERTA DIDIK Ade Silvia Wahyuni; Miterianifa Miterianifa
Jurnal Tadris Kimiya Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Department of Chemistry Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v4i1.4240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain Lembar Kerja Peserta Didik berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan self efficacy peserta didik pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan yang valid berdasarkan validitas ahli materi, ahli media,  praktikalitas guru dan respon peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall. Penelitian ini dilaksanakan di MA Darul Hikmah Pekanbaru terhadap peserta didik kelas XI sains. LKPD dikatakan layak jika memenuhi aspek valid dan praktis. Kevalidan dilihat dari hasil validasi dengan menggunakan lembar validasi. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil validasi ahli materi secara keseluruhan sebesar 94% dengan kriteria sangat valid. Validasi ahli media secara keseluruhan sebesar 98% dengan kategori sangat valid. Uji praktikalitas guru dilakukan pada 3 orang guru dan mendapatkan hasil sebesar 87% dengan kategori sangat praktis. Respon peserta didik didapat dari 15 orang peserta didik dilihat dari hasil angket sebesar 81% dengan kategori sangat praktis. Peningkatan self efficacy peserta didik dapat diketahui melalui perhitungan N-gain berdasarkan hasil pretest dan posttest. Rata-rata N-gain yang diperoleh yaitu 0,1378 dengan kategori rendah. Selain itu Peningkatan self efficacy peserta didik dapat dilihat dari angket yaitu hasil perhitungan skor menunjukkan 40% peserta didik mempunyai self efficacy yang sangat tinggi, 47% peserta didik pada kriteria tinggi, dan 13% pada kriteria cukup tinggi.
GREEN CHEMISTRY-BASED EXPERIMENTS AS THE IMPLEMENTATION OF SUSTAINABLE DEVELOPMENT VALUES Maria Paristiowati; Zulmanelis Zulmanelis; Muhamad Fazar Nurhadi
Jurnal Tadris Kimiya Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Department of Chemistry Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v4i1.3566

Abstract

The development of a chemistry experiment based on green chemistry aims to train and familiarize students to save on the use of chemicals, replace them with safer materials and minimize waste generated from experimental activities. Research and development methods are used to develop experimental modules based on green chemistry. The stages of research and development consist of needs analysis, product development, and product testing. The developed experiment module, implements three principles of green chemistry, i.e. preventing waste, safer chemical planning and safe use of solvents. The feasibility test by expert judgement on the material and media obtained scores 91.9% and 94.7% respectively. The results of the trials in small groups and large groups showed that the developed module was feasible to use. Student perceptions after using the module show positive results. The conclusions from the results of the feasibility test and the trial conducted indicate that the green chemistry-based kinetics' module has good criteria and in accordance with the wishes and needs of students. In addition, the implementation of this module in the kinetics experiment succeeded in making students understand and apply the principles of green chemistry. As many as 90% of students realize that there is a relationship between the application of the principles of green chemistry and the educational paradigm for sustainable development. The use of kinetics' module based on green chemistry also saved the cost of experiment material requirements by 75% per year.

Page 5 of 23 | Total Record : 228