cover
Contact Name
Siti Musayaroh
Contact Email
sitimusayaroh17@untirta.ac.id
Phone
+628977491535
Journal Mail Official
plb@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Kampus 2 Jl. Ciwaru Raya No. 25, Kota Serang, 42117, Indonesia
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa
ISSN : 24431389     EISSN : 25488031     DOI : http://dx.doi.org/10.30870/unik
Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa is expected to serve as a publication media for the results of quality scientific research, especially special education. The scope of the Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa in the field of special education, especially children experiencing barriers to physical, intellectual, and social communication.
Articles 192 Documents
PENGGUNAAN METODE FAST MATH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN VERTIKAL DI SKH GALUH KINANTI, PANDEGLANG BANTEN kisno darso
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.997 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i2.3563

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kenyataan di lapangan bahwa siswa di SKh Galuh Kinanti, Pandeglang Banten dalam pelajaran matematika, khususnya pada materi perkalian vertikal atau bersusun ke bawah belum mampu menyelesaikan soal dengan benar. Hal ini disebabkan siswa sering mengalami kekeliruan dalam menempatkan nilai tempat bilangan. Untuk mengatasi masalah tersebut maka perlu adanya upaya perbaikan atau metode dalam meningkatkan kemampuan mengerjakan perkalian vertikal. Karena itu peneliti ingin mengadakan penelitian tentang “Penggunaan metode fast math dalam meningkatkan kemampuan berhitung perkalian vertikal.” Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran proses pembelajaran matematika dengan menggunakan metode fast math. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa kelas  6 SDLB  SKh Galuh Kinanti, Pandeglang Banten, yang memiliki kemampuan masih kurang dalam pengerjaan operasi hitung perkalian vertikal bilangan puluhan dengan puluhan. Sesuai dengan tujuan penelitian tersebut metode yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas. Secara garis besar prosedur  penelitian tindakan kelas terdapat empat tahapan yang  dilalui, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Tehnik pengumpulan data yang digunakan  adalah hasil prestasi belajar matematika siswa dengan menggunakan tes tertulis dan hasil observasi terhadap guru dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan pada siklus ke satu nilai rata-rata 45,7 dan siklus ke dua nilai rata-rata 72,5. Dari data tersebut telah menunjukan adanya peningkatkan hasil belajar matematika dalam operasi hitung perkalian vertikal dengan menggunakan metode fast math. Analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode fast math dapat meningkatkan kemampuan berhitung perkalian vertikal di kelas 6 SDLB. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan tes hasil belajar pada tiap siklus. Dalam pembelajaran matemetika dapat menerapkan atau menggunakan metode fast math sebagai alternatif dalam menyajikan materi khususnya pada materi perkalian vertikal puluhan dengan puluhan. Kajian lebih lanjut kepada peneliti selanjutnya dalam penelitiannya dapat  menggunakan  metode fast math pada operasi hitung perkalian vertikal antara bilangan ratusan dengan puluhan atau bilangan ratusan dengan ratusan. 
PENGGUNAAN MEDIA ADOBE FLASH DAPAT MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP LAMBANG BILANGAN PADA ANAK TUNARUNGU TINGKAT SEKOLAH DASAR Sistriadini Alamsyah Sidiq
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.538 KB) | DOI: 10.30870/unik.v1i2.3535

Abstract

ABSTRAK            Kemampuan berhitung anak tunarungu pada tingkat Sekolah Dasar sudah mendekati  kepada kemampuan berhitung yang kompleks. Namun, tetap difokuskan kepada pengenalan sampai kepada pemahaman lambang bilangan dan pada akhirnya akan akan menjadi dasar bagi anak untuk memiliki keterampilan berhitung. Pada masa-masa ini, penggunaan media pembelajaran menjadi penting karena dengan penggunaan media yang menarik akan lebih banyak menstimulasi anak untuk belajar. Dalam penelitian ini digunakan media Adobe Flash yang merupakan suatu media animasi komputer yang menarik bagi anak yang mengenalkan kepada anak mengenai lambang bilangan, pemahaman konsep lambang bilangan dan penulisan dari setiap lambang bilangan. Media ini diterapkan dengan maksud agar anak dapat memahami konsep lambang bilangan 1-10 dengan waktu yang singkat dan mendapatkan hasil yang optimal, juga menjadi pengenalan bagi sekolah agar media ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran di sekolah.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Dengan menggunakan pendekatan Single Subject Research , sedangkan desain yang digunakan adalah desain A-B-A. dalam penelitian ini terdapat dua target behavior yang ingin dicapai yaitu 1) kemampuan memahami konsep lambang bilangan 1-10, 2) kemampuan menuliskan nama bilangan 1-10. Data hasil penelitian dioleh dengan menggunakan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Adobe Flash dapat meningkatkan pemahaman konsep lambang bilangan 1-10 dan dapat meningkatkan kemampuan menulis nama bilangan 1-10, hal ini berdasarkan pada grafik yang meningkat, seperti pemerolehan persentase untuk pemahaman konsep lambang bilangan dari baseline 1 (A) sebesar 30%, intervensi (B) mencapai 70% dan baseline 2 (A) sebesar 87,5%. Sedangkan untuk kemampuan menuliskan nama bilangan 1-10 baseline 1(A) sebesar 21,5%, intervensi (B) sebesar 71,25% dan baseline 2 (A) sebesar 88%. Hal ini dapat menjawab rumusan masalah yang telah dirumuskan sebelumnya bahwa media Adobe Flash dapat meningkatkan pemahaman konsep lambang bilangan. Kata kunci: anak tunarungu, berhitung, media adobe flash
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI KOMPUTER TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN 11-20 PADA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG DI SKH ADI SETIA CIKOTOK Mad Sari
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.177 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i1.3551

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di SKh Adi Setia Cikotok, terdapat dua siswa anak tunagrahita sedang yang mengalami kesulitan dalam belajar yaitu belajar mengenal lambang bilangan 11-20. Kedua siswa sering mengalami kesalahan dalam meyebutkan lambang bilangan yang ia lihat, menunjukan lambang bilangan yang sesuai dengan yang ia dengar, menuliskan dan memasangkan lambang bilangan yang mewakili benda yang ia bilang. Hal tersebut dapat menjadi indikator bahwa anak tidak mengenal lambang bilangan dengan baik. Anak cepat bosan dalam menerima materi pelajaran mengenal lambang bilangan 11-20. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan hasil pretes di kelas dasar IV pada SKh Adi Setia Cikotok, menunjukkan bahwa dari 2 subjek penelitian yaitu ST dan RS, dapat mengikuti kegiatan belajar dengan baik walaupun masih banyak kekurangan dalam peroses pembelajaran dikelas. Hal ini menggambarkan bahwa tingkat kemampuan memahami tugas yang berhubungan dengan konsep menghapal dan atau memaahami masih kurang sehingga siswa sulit menyelesaikan tugas yang diberikan Setelah diberikan pembelajaran Matematika dengan menggunakan media animasi komputer dalam meningkatkan kemampuan mengenal bilangan 11-20 sebanyak 6 kali pertemuan dengan waktu 2 x 35 menit setiap pertemuan kemampuan mengenal bilangan 11-20 pada siswa tunagraita kelas dasar IV mengalami peningkatan yang berarti.Berdasarkan hasil tes pada siklus ke II terhadap 2 subjek penelitian yaitu ST dan RS sesudah diberikan perlakuan melalui aktivitas mengenal bilangan 11-20 dengan media animasi komputer, kemampuan mengenal bilangan 11-20 siswa tunagrahita sedang kelas dasar IV SKh Adi Setia Cikotok. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Animasi Komputer, Tunagrahita sedang
“UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN SILABUS DAN RPP MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI SKh KORPRI SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2015 – 2016” ri ta
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.434 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i1.3546

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perencanaan pembelajaran yang dibuat guru SKh Korpri hanya direncanakan dalam pikiran sang guru saja. Akibatnya kepala sekolah sebagai pembuat kebijakan di sekolah tidak dapat mengevaluasi  kinerja  guru  secara  akademik.  Kinerja  yang  dapat  dilihat  oleh kepala sekolah hanyalah kehadiran tatap muka, tanpa mengetahui apakah kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran sudah sesuai dengan harapan atau  belum,  atau  sudahkah kompetensi dasar  yang  harus dikuasai oleh siswa terkuasai dengan benar. Rumusan Masalah Penelitian ini adalah : “1. Apakah  supervisi  akademik  yang  berkelanjutan  mampu  meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP?”. “Bagaimanakah langkah-langkah pemberian supervise akademik yang dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP?”. Penelitian ini bertujuan Ingin meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP melalui supervise akademik. Ingin Mengetahui langkah-langkah  yang  tepat  dalam  melakukan  supervise akademik agar mampu meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP.. Prosedur penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu pra siklus, siklus I, dan siklus II,. Setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Sedangkan instrumen yang digunakan untuk memperoleh data-data penelitian yaitu observasi. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain dari analisa menunjukkan bahwa silabus dan RPP yang dikumpulkan benar disusun oleh guru yang bersangkutan. Karena terjadi kesesuaian skenario antara perencanaan dan pelaksanaan di kelas. Berdasarkan   hasil   penelitian   yang   terurai  dapat disimpulkan bahwa Supervisi akademik  secara  berkelanjutan terbukti secara  ilmiah dapat meningkatkan kompetensi guru  dalam  menyusun RPP  di SKh KORPRI. Ini terbukti dengan meningkatnya jumlah silabus guru  yang  baik  dari  31%  menjadi  83%  setelah  supervise  akademik. Selain itu jumlah RPP yang berkualitas baik juga meningkat dari 31% menjadi 89%. Kata Kunci : Supervisi Akademik, Kompetensi Menyusun RPP 
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI KOMPUTER TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN 11-20 PADA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG DI SEKOLAH KHUSUS YKDW 01 TANGERANG rd epi ratna nur ganepi
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.614 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i2.3569

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di Sekolah Khusus YKDW 01 Tangerang, Banten, terdapat dua siswa anak tunagrahita sedang yang mengalami kesulitan dalam belajar yaitu belajar mengenal lambang bilangan 11-20. Kedua siswa sering mengalami kesalahan dalam meyebutkan lambang bilangan yang ia lihat, menunjukan lambang bilangan yang sesuai dengan yang ia dengar, menuliskan dan memasangkan lambang bilangan yang mewakili benda yang ia bilang. Hal tersebut dapat menjadi indikator bahwa anak tidak mengenal lambang bilangan dengan baik. Anak cepat bosan dalam menerima materi pelajaran mengenal lambang bilangan 11-20, hal tersebut dikarenaka dalam proses pembelajaran mengenal lambang bilangan 11-20 pada anak yang dilakukan oleh guru kelas masih menggunakan metode drill menggunakan tugas pada buku tulis dan media kartu bilangan sederhana, hal tersebut mengakibatkan kejenuhan bagi anak sehingga anak tidak menaruh perhatian terhadap materi pelajaran yang diberikan.Berdasarkan judul penelitian ini, yakni, maka penelitian ini digolongkan ke dalam penelitian tindakan kelas (classroom action research). Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan hasil pretes di kelas dasar IV pada Sekolah Khusus Ykdw 01 Tangerang, menunjukkan bahwa dari 2 subjek penelitian yaitu ST dan RS, dapat mengikuti kegiatan belajar dengan baik walaupun masih banyak kekurangan dalam peroses pembelajaran dikelas. Hal ini menggambarkan bahwa tingkat kemampuan memahami tugas yang berhubungan dengan konsep menghapal dan atau memaahami masih kurang sehingga siswa sulit menyelesaikan tugas yang diberikan Setelah diberikan pembelajaran Matematika dengan menggunakan media animasi komputer dalam meningkatkan kemampuan mengenal bilangan 11-20 sebanyak 6 kali pertemuan dengan waktu 2 x 35 menit setiap pertemuan kemampuan mengenal bilangan 11-20 pada siswa tunagraita kelas dasar IV mengalami peningkatan yang berarti.Berdasarkan hasil tes pada siklus ke II terhadap 2 subjek penelitian yaitu ST dan RS sesudah diberikan perlakuan melalui aktivitas mengenal bilangan 11-20 dengan media animasi komputer, kemampuan mengenal bilangan 11-20 siswa tunagrahita sedang kelas dasar IV Sekolah Khusus YKDW 01 Tangerang. dikategorikan meningkat. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan  kemampuan aktivitas mengenal bilangan 11-20 tunagrahita sedang kelas dasar IV dari rata-rata cukup mampu, mengalami peningkatan menjadi memuaskan.Adanya peningkatan kemampuan mengenal bilangan 11-20 murid tunagrahita ringan menunjukkan adanya pengaruh dari latihan atau media animasi komputer yang diberikan oleh guru dalam mata pelajaran matematika, artinya penggunaan media animasi komputer dapat meningkatkan kemampuan mengenal bilangan 11-20 pada murid tunagrahita sedang kelas dasar IV di Sekolah Khusus YKDW 01 Tangerang.
PENGGUNAAN METODE CANTOL RAUDHOH TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA SUKU KATA PADA ANAK CEREBRAL PALSYv Retno Sulandari Fitrianingsih
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.289 KB) | DOI: 10.30870/unik.v1i2.3541

Abstract

ABSTRAKKelainan anggota gerak pada anak Cerebral Palsy menyebabkan mereka terbatas atau tidak dapat melakukan pola gerak yang benar. Gerakan yang dilakukan tidak ada koordinasi. Kelainan anggota gerak menyebabkan perkembangan terganggu dan terlambat. Ketika seorang anak mengalami hambatan pada tahapan perkembangan maka anak tersebut beresiko mengalami hambatan dalam belajar.  Untuk mencapai perkembangan dengan optimal dan meminimalisir hambatan belajar yang dialaminya, maka diperlukan pelayanan pendidikan dalam lingkungan yang paling tidak terbatas.  Pada dasarnya anak Cerebral Palsy sama dengan anak pada umumnya, membutuhkan pendidikan untuk mengembangkan potensinya secara optimal. Anggapan bahwa anak Cerebral Palsy tidak dapat mengikuti pendidikan baik yang bersifat akademis maupun non akademis, tidak selamanya dapat dibenarkan.  Hal ini dapat dibuktikan dengan kemampuan yang dimiliki anak Cerebral Palsy dapat belajar menulis, membaca dan berhitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan subjek tunggal (single subject research), yaitu suatu metode yang bertujuan untuk memperoleh data yang diperlukan dengan melihat ada tidaknya dampak/hasil yang akan terjadi dari suatu perlakuan (intervensi/treatment) yang diberikan. Sebagaimana telah diuraikan bagaimana peran gambar animasi sebagai visual support dan lagu bertema suku kata dalam meningkatkan kemampuan anak cerebral palsy dalam membaca suku kata sederhana, gambar animasipun memiliki kekurangan yaitu slide suku kata sederhana dalam gambar animasi  terlalu cepat berubah dan suku kata dalam kartu bacaan ditulis dengan ukuran kecil, sehingga pada grafik baseline A-1  maupun baseline A-2  data kecenderungan stabilitasnya menunjukan variable, dapat dilihat pada grafik mean level antara baseline A-1 maupun baseline A-2 menunjukan peningkatan yang signifikan, sehingga tidak mengurangi validitas dari penelitian ini. Kata Kunci: Metode Cantol Raudhoh, Membaca Suku Kata, Cerebral Palsy
PENGEMBANGAN TEKNIK PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBAHASA TUBUH PADA ANAK TUNANETRA DALAM BERKOMUNIKASI de den
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.052 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i2.3564

Abstract

Penelitian ini menghasilkan sebuah teknik pembelajaran untuk membantu anak tunanetra mengembangkan keterampilan berbahasa tubuhnya. Dalam penelitian ini dilakukan terhadap dua orang siswa yang ada di kelas peneliti,  Peneliti mengembangkan strategi berkomunikasi terhadap subyek penelitian dengan menambahkan Bahasa tubuh dalam berkomunikasi dilakukan dengan teknik percakapan (simulasi).Hasil penelitian menunjukkan  dengan strategi yang dikembangkan, Keterampilan berbahasa tubuh pada anak tunanetra dapat meningkatkan keterampilan berkomunikasi yang lebih baik.           Kata kunci: Berbahasa Tubuh, Berkomunikasi, Teknik Pembelajara  
PENGEMBANGAN MEDIA PADA CERITA SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN SOSIAL BAGI SISWA DENGAN AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD) DI SD X dwi anggraini hartanti
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.903 KB) | DOI: 10.30870/unik.v1i2.3536

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan bahwa siswa dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) memilki kesulitan untuk menguasai keterampilan sosial. Banyak cara dalam pembelajaran keterampilan sosial bagi siswa dengan ASD, salah satunya adalah dengan cerita sosial. Penelitian ini akan memberikan gambaran yang objektif mengenai pengembangan media pada cerita sosial serta manfaatnya dalam pembelajaran keterampilan sosial bagi siswa dengan ASD di SD X. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa dengan ASD yang berada di SD X dalam setting pembelajaran keterampilan sosial. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan pada waktu peneliti berada di lapangan dan setelah pengumpulan data. Hasil penelitian ini secara umum menyimpulkan bahwa (1) media yang digunakan pada cerita sosial di SD X sebelum pengembangan adalah media audio berbasis manusia dengan guru sebagai tutor, kartu kalimat dan kartu bergambar sebagai media visual pendukung, kurang terlihat kebermanfaatannya karena cerita sosial yang digunakan oleh guru masih belum sesuai, (2) media yang dibutuhkan oleh siswa yang dilihat dari karakteristik, gaya belajar siswa, materi pembelajaran keterampilan sosial yang sedang dipelajari, kebutuhan (jenis, bentuk, dan bahan) media yang sesuai adalah media visual, (3) pengembangan media pada cerita sosial menghasilkan jenis, bentuk dan bahan media visual, berupa buku kumpulan My Social Stories berukuran 15cm x 15 cm, yang berbahan kertas art paper 230 gr, (4) validasi media melalui FGD menilai media dari kualitas isi, tujuan, instruksional, dan teknis media menyatakan bahwa media yang sudah dikembangkan dapat menjadi media alternatif dalam pembelajaran keterampilan sosial, (5) media pada cerita sosial yang telah dikembangkan lebih terlihat kebermanfaatannya dalam pembelajaran, hal ini dilihat dari kesesuaiannya dengan materi pembelajaran dan respon siswa dalam pembelajaran keterampilan sosial.
UPAYA PENINGKATAN SEMANGAT KERJA GURU MELALUI KEGIATAN RAPAT PEMBINAAN SISWA SEKOLAH KHUSUS MATHLA’UL ANWAR MENES lelah laelatul bahiah
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.646 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i1.3559

Abstract

Setiap proses pasti selalu meliputi tiga kegaiatan utama yakni perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Demikian pula yang terjadi dengan proses belajar mengajar di sekolah. Seorang guru diharuskan melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran.Proses perencanaan pembelajaran yang harus dilakukan oleh seorang guru meliputi kegiatan utama sebagai berikut: Membuat program tahunan, Membuat silabus, Membuat program semester, Membuat rencana pelaksanaan pembelajaran, Dan membuat program ulangan/evaluasi. Dari kelima unsure tersebut di atas, silabus dan RPP merupakan persiapan paling minimal seorang guru ketika hendak mengajar. Berdasar kepada hasil analisa pada tahun pelajaran 2014/2015 di SHh Mathla’ul Anwar, Menes, muncul permasalahan Rendahnya semangat guru untuk membuat perangkat tersebut. Untuk meneliti lemahnya kinerja guru dalam hal tersebut, dilakukanlah penelitian untuk melihat sejauhmana langkah supervisi akademik kepala sekolah dapat meningkatkan semangat kerja guru tersebut.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERJALAN ANAK CEREBRAL PALSY (CP) TIPE SPASTIK MELALUI BERMAIN DI AIR dadang hidayat
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v2i1.3547

Abstract

Penelitian ini berawal dari adanya seorang anak Cerebral Palsy (CP) tipe Spastik yang sudah bisa berjalan, namun masih sering jatuh saat berjalan. Dari hasil pengamatan, anak masih kurang dalam keseimbangan tubuh, serta kekuatan otot kaki anak sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berjalan anak CP melalui bermain di air.. Penelitian ini menggunakan desain A-B dalam bentuk Single Subject Research (SSR). Hasil dari penelitian ini menunujukkan adanya peningkatan kemampuan berjalan anak CP setelah pemberian intevensi, kemampuan anak meningkat sebanyak 65%, dengan overlap 14%.  Kata kunci: Bermain di Air; Cerebral Palsy tipe Spastik. Kemampuan Berjalan;

Page 4 of 20 | Total Record : 192