cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2021)" : 10 Documents clear
PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA INTERNET TERHADAP PENYELESAIAN TUGAS SISWA KELAS IX PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK” (Studi di MTs. Shidiq Al-Farizy, Baros, Kabupaten Serang). Najmudin Najmudin; Iwan Ridwan; Mahmud Apriadi; Siti Muhibah; Abdul Aziz
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : L

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media adalah bentuk-bentuk komunikasi baik tercetak maupun audiovisual serta peralatannya. Media hendaknya dapat dimanipulasi, dapat dilihat, didengar, dan dibaca. Media internet merupakan sumber daya informasi yang menjangkau seluruh dunia dimana antara satu komputer dengan komputer lain di dunia dapat saling berhubungan atau berkomunikasi. Internet merupakan forum global yang tidak membatasi negara, birokrasi, manusia dan waktu.  Berdasarkan latar belakang di atas maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1). Bagaimana pemanfaatan media internet terhadap mata pelajaran aqidah akhlak di MTs Shidiq Al-Farizy?  2). Bagaimana penyelesaian tugas siswa kelas IX terhadap mata pelajaran aqidah akhlak di MTs Shidiq Al-Farizy? 3). Apakah terdapat pengaruh pemanfaatan media internet terhadap penyelesaian tugas siswa kelas IX pada mata pelajaran akidah akhlak di MTs. Shidiq Al-Farizy? Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1). Untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan penggunaan media internet pada mata pelajaran aqidah akhak di MTs. Shidiq Al-Farizy, 2). Untuk mengetahui penyelesaian tugas siswa pada mata pelajaran aqidah akhlak di MTs. Shidiq Al-Farizy, 3). Untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan media internet terhadap penyelesaian tugas siswa kelas IX pada mata pelajaran akidah akhlak di MTs. Shidiq Al-Farizy. Penelitian ini dilaksanakan di MTs. Shidiq Al-Farizy, Baros,  Kabupaten Serang, dengan jumlah sampel 37 siswa, dari populasi dengan jumlah 37 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Dalam teknik pengumpulan data diperoleh menggunakan observasi, wawancara, dan angket. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini menyatakan bahwa Pemanfaatan Media Internet di MTs. Shidiq Al-Farizy, Baros,  Kabupaten Serang berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan, dan dapat memberikan kemudahan bagi siswa dalam menyelesaikan tugas siswa pada  Mata Pelajaran Aqidah Akhlak yang baik. Jadi dapat diinterprestasikan bahwa pengaruh Pemanfaatan Media Internet terhadap Penyelesaian Tugas Siswa pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak terdapat koefisien korelasi yang sedang dengan indeks koefisien korelasi (rxy = 0,59). Adapun kontribusi Pemanfaatan Media Internet terhadap Penyelesaian Tugas Siswa pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak sebesar 38,6%, sedangkan sisanya 62,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang dapat diteliti lebih lanjut.
POLA ASUH KELUARGA DALAM PENGUATAN AQIDAH ANAK Istinganatul Ngulwiyah; Wardatul Ilmiah; Suaidi Suaidi
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pertama tempat anak belajar segala sesuatu, dimulai dari belajar bagaimana cara makan dan minum hingga belajar berbagai etika yang berlaku di masyarakat. Oleh karena itulah peran keluarga menjadi sangat penting dalam pembentukan akhlak anak. Akhlak mulia dapat dibentuk melalui keyakinan anak kepada Allah SWT atau aqidah. Akidah dapat ditanamkan kepada anak sejak di dalam kandungan hingga anak tumbuh dan berkembang. Apalagi jaman yang semakin modern seperti saat ini penguatan terhadap akidah anak sangatlah penting agar membentengi anak dari pengaruh buruk dalam lingkungan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bermaksud untuk membahas pola asuh keluarga dalam penguatan akidah anak sehingga para pendidik khususnya orangtua dapat mengetahui bagaimana cara menanamkan akidah terhadap anak sejak dini. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, yaitu peneliti mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti buku, artikel dan jurnal yang kemudian ditelaah secara mendalam sesuai dengan fokus penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa keluarga khususnya orangtua  dapat menggunakan berbagai metode seperti pemahaman, pembiasaan dan keteladanan serta pola asuh yang kondusif agar tujuan pendidikan akidah dapat tercapai sesuai dengan harapan.
IMPLEMENTASI SHODAQOH MELALUI GERAKAN SERIBU SEHARI (GESER) DALAM PENANAMAN KARAKTER GOTONG ROYONG DAN PEDULI TERHADAP SESAMA Wardatul Ilmiah; Nanah Sujanah; Istinganatul Ngulwiyah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerakan seribu sehari (geser) merupakan pemantik dalam mewujudkan sikap kepedulian sosial; karakter saling berbagi di lingkungan Komplek Bungur Indah Kota Serang. Gerakan ini sebagai wujud pengimplementasian dari pengajian rutin yang dilaksanakan setiap hari sabtu pada Majelis Ta’lim Baiturrohim Bungur Indah Kota Serang. Dari gerakan seribu sehari diharapkan mampu mewujudkan sikap kepedulian sosial (karakter gotong royong dan peduli terhadap sesama) diantara jama’ah pada khususnya dan bagi warga sekitar komplek pada umumnya. Dalam praktiknya geser dilaksanakan setiap hari yang dikoordinir oleh ketua RT setempat yang kemudian dikelola oleh pengurus jama’ah majelis ta’lim Baiturrohim. Walau slogannya gerakan seribu sehari “geser” namun pada praktiknya banyak yang menginfakkan hartanya lebih dari seribu. Dan alhamdulillah melalui gerakan ini sedikitnya bisa membantu mewujudkan kepedualian sosial di sekitar warga Bungur Indah. Dari gerakan seribu sehari alhamdulillah jama’ah majelis ta’lim mampu memberikan santunan yatim warga sekitar, juga bisa membantu perekonomian marbot masjid serta memberikan santunan kepada guru-guru ngaji di setiap RT nya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kausal kontributif yaitu metode penelitian yang biasa digunakan sebagai petunjuk arah antara hubungan variabel bebas dengan variabel terikat, juga untuk mengukur seberapa besar kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah implementasi shodaqoh dan variabel terikatnya adalah kepedulian sosial jama’ah Majelis Ta’lim Baiturrohim. 
VISUALISASI SENI DALAM AL-QUR’AN DALAM MODEL PEMBELAJARAN (Konten Analisis terhadap Pemikiran ‘Aly Ahmad Madkūr dalam Manhaj Al-Tarbiyyah fi Tashawwur Al-Islāmy) Ma’zumi Ma’zumi; Suja’i Suja’i
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan konten analisis terhadap pemikiran ‘Ali Ahmad Madkūr dalam Manhaj Al-Tarbiyyah fī Tashawwur Al-Islāmy tentang Visualisasi Seni dalam Al-Qur’an. Latar belakang penulisan artikel ini adalah Al-Qur’an sebagai teks poros dalam sejarah kebudayaan dan peradaban Arab-Islam, sarana komunikasi antara Syāri’ dan makhlukNya, dan gaya bahasa Al-Qur’an berbeda dengan gaya bahasa lainnya, maka memahami maknanya memerlukan pendekatan dari berbagai aspek, termasuk seni visual dalam estetik teks Al-Qur’an. Urgensitas penulisan artikel ini memberikan pengaruh secara psikis yang membangun kekaguman, menyuburkan pemikiran dalam interprestasi teks Al-Qur’an, serta upaya mengatasi stagnasi bahasa, terutama kaitannya dengan dimensi pendidikan sehingga pendidikan benar-benar berdasar pada kekuatan norma Qur’any. Pendekatan metode penulisan artikel ini adalah pendekatan kulitatif, tafsir tahlili, dengan metode analisis sintesis terhadap konten pemikiran ‘Ali Ahmad Madkūr tentang visualisasi seni dalam Al-Qur’an hingga pada kesimpulan. Masalah dalam artikel ini adalah apa gagasan ‘Ali Ahmad Al-Madkur gtentang visualisasi seni dalam teks Al-Qur’an?, Bagaimana visualiasasi seni dalam pembelajaran?. Hasil penelitian bahwa salah satu i’jāz Al-Qur’an adalah aspek bahasa, salah satunya dapat dipahami melalui instrument stilistika, dan al-tashwir guna mendeskripsikan ilustrasi pesan wahyu dan memunculkan core value.
PRILAKU KEJAHATAN (Analisis Teori Bio Sosiologi dan Hukum Islam) Suaidi Suaidi
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori bio sosiologi merupakan gabungan antara teori sosiologi dan antropologi obyek kajiannya fokus pada prilaku manusia. Intraksi manusia yang satu dengan manusia lainya dipengaruhi oleh faktor external dan faktor sosial, pengaruh interaksi ini akan berdampak positif dan negatif. Dalam kaitannya dengan prilakku kejahatan yang dilakukan oleh manusia diakibatkan oleh faktor bakat dan organ tubuh manusia sebagai penyebabnya, Dalam sisi lainya terbantahkan oleh pendapat bahwa tidak ada hubungannya antara susunan orban tubuh manusia dengan prilaku kejahatan. Kejahatan itu terjadi disebabkan oleh pengaruh interaksi sosial. Sementara hukum Islam memandang bahwa kejahatan yang dilakukan manusia, bukanlah faktor pembawaan yang melekat pada diri manusia melainkan oleh lingkungan yang tidak mentati ajaran agama. Penelitian ini bertujuan untuk menggali teori biososiologi dalam pandangan hukum Islam tentang kejahatan dan faktror yang mempengaruhinya.
PENERAPAN TEKNIK MODELING DALAM MENUMBUHKAN MINAT HAFALAN AL-QUR’AN SISWA KELAS VII MTS DI PONDOK PESANTREN TAHFIDZ AL-QUR’AN Iwan Ridwan; Jakaria Jakaria; Ratu Amalia Hayani; Suci Humaeroh
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menghafal Al-Qur’an bukanlah sesuatu yang mudah tetapi bukan pula sesuatu hal yang tidak mungkin, sebab pada zaman Nabi sudah banyak yang menghafal Al-Qur’an. di sekolah formal atau swasta, mengenalkan Al-Qur’an pada siswa, mengajarkan membaca dan menghafal menjadi tanggung jawab semua orang. Sering kali upaya untuk menghafal Al-Qur'an berhadapan dengan berjuta kendala dan masalah yang dihadapi orang untuk menghafal Al-Qur’an, mulai dari minat, lingkungan, pembagian waktu yang tersedia, metode menghafalnya, kemampuan menghafal, hingga hilangnya hafalan yang sebelumnya telah diperoleh dan karena adanya motivasi yang kurang sesuai dengan prinsip teori yang benar. Tujuan peneliti ini untuk Untuk mengetahui penerapan pendekatan teknik modeling dalam menumbuhkan  minat menghafal  Al-Qur’an pada siswa kelas VII KMA di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur'an  Mathla'ul Anwar, untuk mengetahui ke efektivitas pendekatan teknik modeling dapat menumbuhkan minat hafalan Al-Qur'an pada siswa kelas VII MTs di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur'an Mathla'ul Anwar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dapat dilaksanakan dengan melalui empat langkah utama yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan dokumentasi. Bentuk penanganan yang diberikan peneliti yaitu dengan penerapan teknik modeling Live Model dan Syimbolic Model, yang merupaka metode dalam menumbuhkan minat hafalan siswa kelas VII mathla’ul anwar. Minat hafalan siswa kelas VII KMA 2 dalam penerapan teknik modeling dengan menggunakan live model dan symbolic model mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat pada prosentase minat hafalan yang terus meningkat dari siklus I sampai siklus II. Prosentase minat hafalan siswa pada masing-masing siklus yang menunjukkan peningkatan yaitu pada siklus I 57,7%, kemudian meningkat menjadi 100% pada siklus II. Penerapan Teknik Modeling menggunakan live model dan syimbolic model dapat menumbuhkan hasil hafalan siswa dan minat hafalan siswa, terlihat pada hasil angket yang dilakukan oleh peneliti dikategorikan baik dalam pengelolaan pembelajaran
OPTIMALISASI KOMPETENSI CALON TENAGA PENDIDIK MELALUI KEGIATAN AMALIYATU TADRIS (MICRO TEACHING) STUDI PADA SANTRI KELAS AKHIR DI PONDOK PESANTREN DAARUL ISHLAH Ratu Amalia Hayani; Abdurrohim Abdurrohim; Ida Farida
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah kegiatan yang kompleks dan membutuhkan keterampilan dan kompetensi yang bagus untuk mampu mewujudkan pendidikan dan pembelajaran yang sukses. Untuk memperoleh kompetensi pendidik professional maka tidak cukup hanya sebatas mempelajari dan menyampaikan pengetahuan tanpa memahamai metode dan perencanaan pembelajaran yang baik, hal ini dikarenakan peserta didik adalah sekelompok anak-anak belajar yang memiliki karakter dan kecerdasan yang berdinamika dan cara menyerap pembelajaran yang berbeda-beda. Hal ini menuntut kegiatan pendidikan mesti berjalan dinamis dan menyesuaikan atmosfer pendidikan yang berkembang sehingga pendidik perlu mengusai metode dan perencanaan yang beragam untuk mengupayakan tercapainya target pembelajaran. Hal ini pula menjadi problematika dan perhatian khusus untuk santri kelas akhir di pondok pesantren khususnya Pondok Pesantren berbasis Tarbiyyatul Mu’allmin Al-Islamiyyah (Pendidikan Guru-guru Agama Islam) yang sejatinya adalah calon pendidik di masa yang akan datang. Jika mereka memulai terjun ke dunia pendidikan tanpa adanya bekal pengalaman dan wawasan yang cukup terkait penyelenggaraan pembelajaran. Seorang pendidik mempunyai peran penting dalam mensukseskan pendidikan dan pembelajaran serta sangat berpengaruh dalam mengembangkan pembelajaran. oleh karena itu, penting untuk melakukan kegiatan Micro Teaching untuk calon pendidik dengan tujuan untuk melatih dan mengajarkan calon peserta didik semenjak dini tentang wawasan pendidikan dan pembelajaran serta memberikan wawasan tentang metode dan model pembelajaran yang perlu diterapkan kepada peserta didik yang berdinamika agar calon pendidik lebih mampu, lebih siap dan lebih berkompeten dalam menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran khususnya di lingkungan pendidikan berbasis pondok pesantren jika suatu saat dibutuhkan untuk menjadi pendidik.
MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD ISLAM TIRTAYASA KOTA SERANG Siti Muhibah; Ima Maisaroh
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan cara mengembangkan pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan agama Islam serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Islam Tirtayasa kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode  deskriptif analitis. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan kemudian dianalisis secara deskriptif  kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara mengembangkan pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di SD Islam Tirtayasa maka kepala sekolah dan guru telah membuat program sekolah berupa pembiasaan yang berkaitan dengan nilai-nilai religius, seperti sebelum pelajaran dimulai siswa selalu membiasakan shalat dhuha dan membaca al-Qur’an, membiasakan shalat dhuhur berjamaah dan shalat ashar berjamaah di masjid sekolah, serta menghafal surat-surat pendek atau juz ‘Amma pada mata pelajaran pendidikan Agama Islam guna melatih sikap religius siswa. Selain itu siswa juga diwajibkan datang tepat waktu dan diberikan sanksi jika datang terlambat untuk melatih kedisplinan siswa, siswa di larang mencontek saat ulangan untuk melatih kejujuran siswa, dan siswa di wajibkan untuk melaksanakan piket kelas sesuai jadwal yang telah ditetapkan untuk melatih sikap tanggunjawab.  Adapun faktor penghambatnya adalah setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda-beda dan motivasi yang berbeda pula sehigga guru mengalami kesulitan dalam mengkondisikan siswa dalam belajar. Sedangkan pendukungnya adalah  sarana dan prasarana yang memadai dan media pembelajaran yang cukup lengkap serta ditunjang dengan kompetensi guru yang cukup baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi para pendidik dan tenaga kependidikan untuk melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran yang terkait dengan pembentukan karakter siswa.
Antisipasi Edukatif Yang Terkandung Dari Hadits Riwayat Bukhari tentang Tanda-tanda Kiamat (Analisis Paedagogis Tentang Pemeliharaan Ilmu Agama dan Agama) Taswiyah Taswiyah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an merupakan undang-undang gerak, hukum universal baik makro maupun mikro. Ajarannya memberikan kaidah hukum dengan sistem keseimbangan kehidupan rohani dan    berbanding lurus dengan kehidupan jasmani didalam mencapai gerak tujuan ridlo Ilahi. Keseimbangan hidup inilah yang menjadi dasar terbentuknya insan kamil. Gerak hidup dengan kaidah al-Qur’an membawa kepada kodratnya sendiri yaitu kebenaran Ilahi. Dalam hadits riwayat Bukhari dijelaskan tentang tanda-tanda akan datangnya kiamat; bahwa Rasulallah saw menyuruh kepada umatnya untuk senantiasa meneliti dan menggali ilmu agama dari ahlinya sebagai sarana untuk ibadah kepada Allah SWT. Jika tidak ada orang yang mempelajari dan mengamalkannya maka kerusakan akhlak manusia akan terjadi dan selanjutnya berakibat kepada kehancuran fisik alam semesta (kiamat).Objek dari penelitian ini adalah hadits riwayat Bukhari dengan tujuan untuk mengetahui: 1) isi syarah hadits riwayat Bukhari menurut para pensyarah,  2) teori tentang pemeliharaan ilmu agama dan agama, 3) nilai-nilai pendidikan hadits riwayat Bukhari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu bertujuan untuk mendeskripsikan apa-apa yang ada, di dalamnya terdapat upaya mendeskripsikan, mencatat, menganalisis dan menginterpretasikan kondisi-kondisi yang terjadi atau yanga ada. Adapun teknik yang digunakan adalah book survey, yaitu suatu teknik yang digunakan untuk mengkaji buku- buku yang dijadikan sumber untuk menjawab masalah penelitian. Hasil analisis hadits riwayat Bukhari yang menjelaskan tentang perintah Allah kepada Nabi Muhammad saw :1) agar menyampaikan kepada umatnya untuk mempelajari ilmu agama, 2) agar orang yang berilmu memelihara ilmu agama dengan mengamalkannya, 3) agar orang yang berilmu menyebarkan ilmunya dengan menyiapkan kader ulama. Adapun nilai-nilai pendidikan dari hadits riwayat Bukhari ialah: 1) pentingnya mempelajari ilmu agama, 2) ilmu pada hakikatnya adalah bersumber dari Allah SWT, 3) perlu adanya pengklasifikasian ilmu, agar manusia mengetahui di mana expertise nya, wilayah pemahaman agamanya, 4) pentingnya memelihara agama dengan mengamalkannya dan mengajarkannya kepada generasi penerus.
MENGUATKAN KARAKTER PESANTREN MELALUI KONSEP MUADALAH Rt. Bai Rohimah; Ima Maisaroh; Istinganatul Ngulwiyah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri akar historis pesantren muadalah, prosesnya, tipologi dan jenjang pendidikannya, kurikulum, hakikat status muadalah pada pesantren, serta tantangannya di masa depan sebagai sebuah satuan pendidikan khas pesantren. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata. Data yang dianalisis didalamnya berbentuk deskriptif dan tidak berupa angka-angka seperti halnya pada penelitian kuantitatif. Penelitian kualitatif dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian itu dilakukan. Oleh karena itu, penelitian kualitatif mampu mengungkap fenomena-fenomena pada suatu subjek yang ingin diteliti secara mendalam. Berdasarkan hasil penelitian bahwa lahirnya Peraturan Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2014 tentang Satuan Pendidikan Muadalah pada Pondok Pesantren menjadi bukti konkret rekognisi konstitusional pemerintah. Terbitnya Peraturan Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2014 ini semakin memantapkan posisi pesantren sebagai sub-sistem pendidikan nasional. Selain akan semakin meningkatkan taraf kepercayaan masyarakat sebagai pengguna layanan pendidikan yang dikembangkan di pesantren, juga konsep muadalah ini diharapkan menjadi model bagi pesantren salafi lainnya yang tersebar di Banten. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10