cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 177 Documents
EFEKTIVITAS DAN VALIDITAS MODUL KIMIA PENDEKATAN STEM-PBL, TOPIK WIRAUSAHA TAHU K Anom W; Dikki Yananda; Tatang Suhery
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.18750

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran kimia pendekatan STEM—PBL,topik Penambahan Bubuk Kunyit Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tahu dan topik lainnya pada mata kuliah Kewirausahaan yang valid, praktis dan efektif. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, desaign, Development, Implementation, Evaluation) dan dievaluasi dengan metode formatif Tessmer. Tahapan evaluasi formatif Tessmer dalam penelitian ini meliputi self evaluation, expert review, one-to-one, small group, dan field test. Hasil tahap expert review didapat skor rata-rata kevalidan sebesar 0.96 Skala Aiken dengan kategori tinggi. Untuk skor akhir kepraktisan didapatkan dari uji coba one-to-one sebesar 0.94 Skala Aiken (praktis) dan small group 0,95 Skala Aiken (praktis). Hasil uji field test sebagai uji efektivitas didapatkan Gain skor hitung 0,82 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut menunjukkan bahwa modul yang dihasilkan telah memenuhi kriteria efektif, valid, dan praktis. Disarankan modul ini dapat dijadikan satu alternatif bahan ajar mata kuliah kewirausahan.
Pengembangan multimedia interaktif berbasis articulate storyline pada materi hidrokarbon untuk siswa kelas XI SMA/ma Hestiana Nurhadi; Ali Amirul Mu’minin
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.19051

Abstract

Media pembelajaran yang digunakan di dunia pendidikan harus beradaptasi dengan perkembangan komunikasi serba digital. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan multimedia interaktif berbasis mengartikulasikan alur cerita pada materi untuk siswa kelas XI SMA/MA. Jenis penelitian ini yaitu R&D dengan mengadopsi model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu 20 siswa kelas XI IPA MA Bustanul Muta'allimin Blitar. Teknik pengambilan data dengan wawancara dan penyebaran angket. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil uji validasi produk oleh validator ahli materi menunjukkan skor persentase rata-rata 92,5%, oleh validator ahli media sebesar 81,0%, dan oleh guru kimia sebesar 96,0%. Hasil uji coba kelompok kecil menunjukkan skor persentase rata-rata 80,0%. 
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI PADA MATERI TATANAMA SENYAWA DENGAN METODE CRI BAGI MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN KIMIA FTK UIN AR-RANIRY Hayatul Zakiyah; Fitriasari Fitriasari
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.18965

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara dan tes awal menunjukkan adanya miskonsepsi yang terjadi pada mahasiswa yakni pada materi tatanama senyawa. Mahasiswa mengalami kesulitan dalam memberikan tatanama senyawa anorganik karena banyaknya aturan yang harus di  perhatikan, serta kurangnya kemampuan dan intuisi mahasiswa yang salah dalam memahami tatanama senyawa juga menjadi penyebab timbulnya miskonsepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat miskonsepsi mahasiswa pada materi tatanama senyawa dengan metode Certainty of Response (CRI). Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi tahap wawancara, persiapan dan pelaksanaan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia angkatan 2019, 2020, dan 2021 yang masing-masing angkatan sejumlah 25 orang. Pengolahan data dilakukan dengan mengelompokkan mahasiswa ke dalam 4 kelompok dengan menggunakan tes diagnostik yang dilengkapi CRI, kemudian data diolah menggunakan teknik perhitungan persentase dan di kategorikan tingkat miskonsepsinya. Hasil penelitian pada mahasiswa angkatan 2019 diperoleh persentase rata-rata miskonsepsi tertinggi terjadi pada indikator soal persamaan reaksi yaitu sebesar 23,2% tergolong dalam kategori rendah. Persentase rata-rata miskonsepsi tertinggi pada angkatan 2020 terjadi pada indikator soal tatanama senyawa ion dan persamaan reaksi yaitu sebesar 36,8% dan 37,6% tergolong dalam kategori sedang. Persentase rata-rata miskonsepsi tertinggi pada angkatan 2021 terjadi pada indikator soal persamaan reaksi yaitu sebesar 20,8% tergolong dalam kategori rendah. Berdasarkan hasil analisis, penyebab miskonsepsi terjadi karena mahasiswa tidak memahami konsep dengan baik dan menghubungkan konsep dengan konsep yang lain, intuisi yang salah, tidak hafal dengan lambang atau unsur, dan tingkat keyakinan CRI yang dipilih terlalu tinggi pada jawaban yang salah sehingga menyebabkan miskonsepsi. Kata Kunci: Miskonsepsi; Certainty of Response(CRI); Tatanama Senyawa
DESAIN DAN UJI VALIDITAS LKPD BERBASIS KETERAMPILAN ARGUMENTASI DENGAN PENDEKATAN STEM PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA Alvindra Ramadhan; Farah Erika; Sri Lestari
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.19080

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan argumentasi peserta didik di SMA Al-Khairiyah Samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan LKPD berbasis keterampilan argumentasi dengan pendekatan STEM pada materi larutan penyangga dan menguji validitas LKPD yang dibuat. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 3-D (Define, Design, dan Develop) yang diadaptasi dari model 4-D yang dikemukakan oleh Thiagarajan. Desain LKPD disusun dengan memuat indikator STEM (Science, Technology, Engineering, dan Math) disertai lembar jawaban yang merujuk pada indikator keterampilan argumentasi (data, warrant, dan claim). Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD berbasis STEM berbasis keterampilan argumentasi dengan pendekatan STEM pada materi larutan penyangga dinyatakan sangat valid oleh ahli materi, dan hasil validasi oleh ahli media memperoleh kategori sangat valid, serta hasil validasi oleh praktisi memperoleh kategori sangat valid. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis keterampilan argumentasi dengan pendekatan STEM dinyatakan valid sebagai media pembelajaran sehingga dapat dilanjutkan ke tahap uji coba kepada siswa untuk mengetahui efektivitas dan kepraktisan dari LKPD.
PENGEMBANGAN APLIKASI PLATFORM OPEN COURSE BERORIENTASI PjBL DAN CASE STUDY BERBASIS GAMIFIKASI Aulia Sanova; Afrida Afrida; Firdiawan Ekaputra
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.19009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan aplikasi platform e-learning open course LMS Moodle yang berorientasi pada model pembelajaran Case Study dan PjBL berbasis gamifikasi yang dikembangkan, (2) mengetahui kualitas aplikasi platform e-learning open course LMS Moodle berorientasi model pembelajaran Case Study dan PjBL serta permainan yang telah di kembangkan.Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4D yang terdiri dari tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Instrumen yang digunakan adalah angket terbuka dan tertutup dengan menggunakan skala likert. Produk yang di kembangkan dinilai oleh ahli media, ahli materi, peer reviewer, dan diujicobakan dengan skala terbatas dan kecil. Sampel uji coba skala terbatas dan kecil merupakan mahasiswa program studi pendidikan kimia semester 3 Universitas Jambi.Hasil penelitian ini menunjukkan (1) aplikasi platform e-learning open course LMS Moodle yang dikembangkan merupakan aplikasi manajemen media pembelejaran yang mengandung materi pembelajaran, tugas perkuliahan serta, permainan edukasi yang berorientasi pada model pembelajaran Case Study dan PjBL, (2) kualitas aplikasi platform e-learning open course LMS Moodle berdasarkan penilaian dari ahli media, ahli materi, peer reviewer, dan uji coba lapangan skala terbatas dan uji coba lapangan skala kecil termasuk kategori sangat baik.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Mata Kuliah Pengelolaan Laboratorium Kimia Rodi Edi; Maefa Eka Haryani; Eka Ad'hiyah
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.19347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan mahasiswa akan bahan ajar pada mata kuliah pengelolaan laboratorium kimia. Penelitian ini merupakan penelitian survey, dimana partisipannya merupakan 41 mahasiswa program studi pendidikan kimia yang aktif mengikuti pembelajaran mata kuliah pengelolaan laboratorium kimia. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner, dan hasilnya dianalisis dengan menghitung persentase jawaban dari masing-masing butir pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa merasa tertarik pada mata kuliah pengelolaan laboratorium kimia akan tetapi sulit memahami, sehingga mahasiswa merasa bosan dan tidak termotivasi. Mahasiswa mencari materi dari berbagai sumber di internet, dan merasa membutuhkan untuk dikembangkan bahan ajar untuk mata kuliah pengelolaan laboratorium kimia dalam bentuk e-modul yang dilengkapi dengan video pembelajaran untuk semua topik mata kuliah pengelolaan laboratorium kimia.kata kunci : Analisis kebutuhan, bahan ajar
Pengembangan multimedia interaktif berbasis articulate storyline pada materi hidrokarbon untuk siswa kelas XI SMA/Ma Hestiana Roazah; Ali Amirul Mu’minin
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.19032

Abstract

AbstrakMedia pembelajaran yang digunakan di dunia pendidikan harus beradaptasi dengan perkembangan komunikasi yang serba digital. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan multimedia interaktif berbasis articulate storyline pada materi hidrokarbon untuk siswa kelas XI SMA/MA. Jenis penelitian ini yaitu R & D dengan mengadopsi model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu 20 siswa kelas XI IPA MA Bustanul Muta’allimin Blitar. Teknik pengambilan data dengan wawancara dan penyebaran angket. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil uji validasi produk oleh validator ahli materi menunjukkan skor persentase rata-rata 92,5%, oleh validator ahli media sebesar 81,0%, dan oleh guru kimia sebesar 96,0%. Hasil uji coba kelompok kecil menunjukkan skor persentase rata-rata 80,0%. Dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis articulate storyline pada materi hidrokarbon dinyatakan sangat valid dan baik untuk diterapkan pada siswa kelas XI SMA/MA. Kata kunci: Pengembangan, Multimedia Interaktif, Articulate Storyline, Hidrokarbon
KEBUTUHAN MODUL PENINGKATAN BOBOT KAMBING UNTUK PEMBELAJARAN KIMIA DI ERA NEW NORMAL K Anom W; Widia Sari; Eka Ad'hiya; A. Rachman Ibrahim; Sofia Sofia
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v10i1.21344

Abstract

Kebutuhan modul sebagai bahan ajar kimia sangat penting pada mata kuliah kewirausahaan di Era New Normal. Untuk itu tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan mahasiswa akan modul pembelajaran kimia terintegrasi Science, Technology, Engineering, and Mathematic mata kuliah Kewirausahaan di Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sriwijaya, pakan untuk Peningkatan Bobot Kambing bercirikan kimia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengambilan data penelitian ini dokumentasi, wawancara dan angket pada mahasiswa pendidikan kimia semester 5 angkatan 2021/2022. Hasil validisi instrumen angket penelitian sebesar 0,65 dan reliabilitas dengan hasil sebesar 0,76. Hasil angket pada responden mahasiswa, sangat setuju sebesar 46,67% untuk butir 1) Modul pembelajaran mata kuliah kewirausahaan sebagai kebutuhan dalam belajar. Sebesar 60,00% sangat setuju untuk butir 2) Dibutuhkan motivasi yang bersungguh-sungguh dalam memperlajari modul topik Peningkatan Bobot kambing mata kuliah kewirausahaan di era New Normal. Sebesar 33,33% sangat setuju untuk poin 3) Dalam modul kewirausahaan dibutuhkan metode bernuansa kimia topik peningkatan bobot kambing. Sebesar 46,67% sangat setuju  untuk butir 4) Dibutuhkan pembelajaran modul topik peningkatan bobot kambing dengan pelaporan  hasil uji coba bernuansa Science, Technology, Engineering, and Mathematics  mata kuliah kewirausahaan. Sebesar 53,33% sangat setuju untuk butir 5) Di era new normal pada pembelajaran membutuhkan modul kewirausahaan topik peningkatan bobot kambing  bermitra dengan pengusaha lokal untuk praktik sebagai lapangan kerja altaernatif. Kesimpulan penelitian bahwa kebutuhan modul pembelajaran dengan topik jenis pakan untuk Peningkatan Bobot Kambing ini dalam kategori sangat tinggi. Ada 7 modul pembelajaran kimia sehingga masih sangat dibutuhkan modul lagi. Hasil wawancara magang dan mengikuti pembelajaran wirausaha adalah meningkatkan motivasi untuk berwirausaha sebagai lapagan pekerjaan alternatif. Hasil penelitian ini bercirikan kimia berupa screenshoot identifikasi lemak, sudah sesuai dengan tujuan penelitian. Disarankan agar untuk dilakukan penelitian analisis kurikulum mata kuliah Kewirausahaan.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN SELF EFFICACY DAN HASIL BELAJAR Firdiawan Ekaputra; Asmiyunda Asmiyunda
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v10i1.20498

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk (1) menguji efektivitas penerapan model pembelajaran PjBL dalam meningkatkan self efficacy (2) menguji efektivitas penerapan model pembelajaran PjBL dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Sampel dalam penelitian ini merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Jambi yang mengikuti mata kuliah penilaian proses dan hasil belajar kimia kelas B tahun akademik 2022/2023. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Data penelitian ini diperoleh menggunakan teknik angket dan soal hasil belajar. Teknik angket digunakan untuk mengumpulkan data mengenai self efficacy, sedangkan teknik soal digunakan untuk memperoleh hasil belajar mahasiswa dengan penerapan model pembelajaran PjBL. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji paired samples t test. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat peningkatan self efficacy yang signifikan setelah penerapan model pembelajaran PjBL, (2) terdapat peningkatan hasil belajar mahasiswa yang signifikan setelah penerapan model pembelajaran PjBL. Saran untuk penelitian berikutnya adalah yaitu diterapkan model pembelajaran yang lain dalam melaksanakan proses pembelajaran yang bermakna untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar mahasiswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARGUMENT DRIVEN INQUIRY UNTUK MELATIH BERPIKIR KRITIS SISWA PADA TOPIK PENYANGGA Ratna Sari Siti Aisyah; Isriyanti Affifah; Andini Andini
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v10i1.20763

Abstract

AbstractThe ability to think critically is a 21st century ability that someone needs to have to assess information that spreads uncontrollably and solves problems with the knowledge they have. However, there are still many students who do not have the ability to think critically so they have not been able to solve problems that require critical thinking skills. The purpose of this study was to determine the differences in students' critical thinking skills before and after the application of the Argument Driven Inquiry and to find out how to increase students' critical thinking skills after the application of the Argument Driven Inquiry in buffer solution topic. research design was used one-group pretest-posttest. The sample used was 37 students of class XI IPA. The sample selection used purposive sampling. The research instrument used is the multiple choice reasoned test instrument, the lesson plan, student worksheets and observation sheets. The data analysis technique used is the paired sample t-test. The result of the calculation of the paired sample t-test is 0.000 so that there are differences in students' critical thinking skills before and after the application of the ADI learning model on the topic of buffer solutions. Through the value of N-Gain can be seen the increase of each indicator. The value obtained is that there is an increase in 6 KBK indicators. The N-gain score of each indicator has high and medium criteria.Keywords: ADI learning model; Critical Thinking; Buffer.AbstrakKemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan abad 21 yang perlu dimiliki oleh seseorang untuk menilai informasi yang menyebar tak terkendali dan menyelesaikan masalah dengan pengetahuan yang dimiliki. Namun masih banyak peserta didik yang belum memiliki kemampuan berpikir kritis sehingga belum dapat menyelesaikan soal yang membutuhkan kemampuan berpikir kritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik sebelum dan sesudah penerapan model model pembelajaran Argumen Driven Inquiry dan mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik setelah penerapan model pembelajaran Argument Drivent Inquiry pada topik larutan penyangga. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest. Sampel yang digunakan sebanyak 37 orang peserta didik kelas XI IPA. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu instrumen tes pilihan ganda beralasan, rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja peserta didik dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji paired sample t-test. Hasil perhitungan uji paired sample t-test sebesar 0,000 sehingga terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis pada peserta didik sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran ADI pada topik larutan penyangga. Melalui nilai N-Gain dapat terlihat peningkatan dari masing-masing indikator. Nilai yang diperoleh bahwa terdapat peningkatan 6 indikator KBK. Skor N-gain setiap indikator memiliki kriteria tinggi dan sedang.Kata kunci: model pembelajaran ADI, berpikir kritis, larutan penyangga.