JURNAL KONSELING KOMPREHENSIF: Kajian Teori Dan Praktik Bimbingan Dan Konseling
Jurnal Konseling Komprehensif berisi artikel tentang gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori Berkala dua kali setahun pada bulan Mei dan November (ISSN 2355-7303); berisi tulisan tentang gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis, dan hasil penelitian bimbingan dan konseling. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universtias Sriwijaya Lingkup Jurnal Konseling komprehensif ialah bimbingan dan konseling, Bimbingan Konseling Islam, Konseling Keluarga, Konseling Karir, Bimbingan konseling Anak Usia Dini, Bimbingan dan Konseling di Sekolah, Psikologi Pendidikan, Konseling Anak Berkebutuhan Khusus dan Pendidikan Konselor.
Articles
92 Documents
MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK GROUP EXERCISE
Sriana Sriana;
Evia Darmawani;
Erfan Ramadhani
Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 1 (2022): JURNAL KONSELING KOMPREHENSIF: KAJIAN TEORI DAN PRAKTIK BIMBINGAN DAN KONSELING
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36706/jkk.v9i1.11563
Penelitian ini dilatar belakangi adanya permasalahan siswa terkait dengan rendahnya konsentrasi dalam belajar, seperti pada kemampuan fokus, kemampuan sambutan lisan dan kemampuan sambutan psikomotor. Konsentrasi belajar sangat dibutuhkan siswa, karena konsentrasi merupakan salah satu aspek pendukung siswa untuk mencapai prestasi yang baik. Apabila konsentrasi berkurang maka dalam kegiatan mengikuti pembelajaran di kelas maupun belajar secara pribadi dapat terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa setelah dilaksanakannya layanan bimbingan kelompok dengan teknik group exercise. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PT-BK) dengan dua siklus. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas XII SMK Shailendra Palembang berjumlah 10 orang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi: (1) Observasi, (2) Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian tindakan bimbingan konseling (PT-BK) ini menunjukkan bahwa, melalui bimbingan kelompok dengan teknik group exercise dapat meningkatkan konsentrasi belajar. Peningkatan tersebut diketahui dari peningkatan indikator disetiap siklusnya, pada siklus I kemampuan fokus 50%, cukup baik kemampuan sambutan lisan 40%, cukup baik dan kemampuan sambutan psikomotor 50%, cukup baik sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan yang signifikan yaitu, kemampuan fokus 80%, baik kemampuan sambutan lisan 70% baik dan kemampuan sambutan psikomotor 90%, baik.
IDENTIFIKASI SELF REGULATED LEARNING DALAM PROSES BELAJAR DARING MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS SRIWIJAYA
Armitha Armitha Mukhromah
Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konsleing
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36706/jkk.v7i1.18675
The Covid-19 pandemic doesn't feel like it's been almost 2 years since it hit the world, especially Indonesia. This of course has an impact in various aspects of life, one of which is the aspect of education. In such circumstances, students must be able to regulate themselves in learning activities properly (self- regulated learning). This study aims to identify aspects of self-regulated learning in the learning process of Guidance and Counseling students at Sriwijaya University. This research is a basic research and uses a quantitative descriptive method. The population of this study were Guidance and Counseling undergraduate students from the 2018-2021 Faculty of Teacher Training and Education, Sriwijaya University. The sampling technique used in this study is a purposive sample or a purposive sample. The sample in this study was Guidance and Counseling Students Batch 2021 with a total of 89 students as respondents. The results of data analysis carried out showed that 89% of students were at a high SRL level and 11% at a moderate level, in the analysis of each aspect the cognitive and psychomotor aspects were in the high category while the affective aspects were in the medium category.
PENERAPAN MODEL PELATIHAN BERBASIS SMART DALAM LAYANAN KONSULTASI UNTUK KEMAMPUAN GURU BK MELAKSANAKAN LAYANAN KHUSUS
Asaaro Laia Laia
Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2021): JURNAL KONSELING KOMPREHENSIF: KAJIAN TEORI DAN PRAKTIK BIMBINGAN DAN KONSELING
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36706/jkk.v8i1.17792
The teachers complained that the training that had been going on at P4TK for a week or more, and was only filled with theories that they had previously stated, while at the end, some teachers were tired and when they returned to their assignments they only brought a sheet of research. This program aims to provide training to participants in a short time in one skill training. This training uses a SMART model approach (specific, measurable, achievable, relevant, and time-bound) with the material "Consulting Services" is a counseling service by a counselor to one or more customers (consulters) if the consultants want it, which supports the consultancy gaining insight, understanding and ways that need to be applied to deal with third party issues. This model is implemented in a face-to-face format between counselors (as consultants) and customers (as consultants). The subjects of the SMART-based training are 15 BK SMP teachers in South Nias Regency. The results show that skills are an important factor that can help improve the competence of BK teachers, who participate in consultation activities specifically for students at the school as a third party.
Pengembangan Profil Kepribadian Empati Konselor Dalam Pemberian Layanan Bimbingan dan Konseling
Nur Fadila Baiti;
Rizkia Mufidatul Hasanah;
Dwi Intan Septiani
Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konsleing
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36706/jkk.v7i1.16044
Salah satu dari karakteristik kualitas pribadi yang perlu dimiliki oleh seorang konselor adalah keterampilan empati. Keterampilan empati ini bisa diartikan sebagai cara konselor untuk menempatkan dirinya dalam perasaan dari respon permasalahan yang dialami oleh konseli. Keterampilan empati yang dibutuhkan oleh konselor agar proses konseling berjalan dengan lancar, dengan kata konselor lain yang memiliki rasa empati dan dibarengi dengan karakteristik yang lain dapat mempengaruhi keefektivitasan pelayanan bimbingan dan konselingnya.
Kompetensi Komunkasi Lintas Budaya Pada Aspek Pengetahuan Siswa
Yani Sahendra;
Harlina Harlina
Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2019): JURNAL KONSELING KOMPREHENSIF
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36706/jkk.v6i1.18603
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi komunikasi lintas budaya pada aspek pengetahuan siswa SMK Negeri 6 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data penelitian ini menggunakan data sekunder, data yang dikumpulkan menggunakan skala psikologis kompetensi komunikasi lintas budaya model Likert (Harlina, dkk., 2021). Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 262 siswa, penentuan jumlah sampel dengan rumus Slovin, dari perhitungan didapatkan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 158 siswa yang dipilih secara acak dengan teknik sampel proportional random sampling. Teknik Analisa data menggunakan rumus persentase dengan program Microsoft Office Excel 2016. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompetensi komunikasi lintas budaya pada aspek pengetahuan sebagai berikut, kategori sangat tinggi 22 siswa (14%), kategori tinggi 39 siswa (25%), kategori sedang 28 siswa (18%), kategori rendah 65 siswa (41%), kategori sangat rendah 4 siswa (3%). Maka dapat disimpulkan bahwa seluruh responden SMK Negeri 6 Palembang menunjukan kompetensi komunikasi lintas budaya pada aspek pengetahuan berada pada kategori rendah.
Minat Mengikuti Pelatihan Layanan Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Realitas Pada Guru Bimbingan dan Konseling
asitaria asitaria asitaria
Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): JURNAL KONSELING KOMPREHENSIF: KAJIAN TEORI DAN PRAKTIK BIMBINGAN DAN KONSELING
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36706/jkk.v6i2.18671
Minat merupakan keinginan yang tinggi terhadap sesuatu, rasa suka, kecenderungan seseorang dalam memperhatikan sesuatu yang diminatinya tersebut. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat guru bimbingan dan konseling dalam mengikuti pelatihan layanan konseling kelompok dengan pendekatan realitas . Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini ada 24 guru bimbingan dan konseling SMP/MTS dan SMA/SMK di Indralaya Ogan Ilir. Penelitian ini meggunakan metode deskriptif kuantitatif, data diambil menggunakan kuesioner (angket) tentang minat guru bimbingan dan konseling dalam mengikuti pelatihan layanan konseling kelompok dengan pendekatan realitas. Angket disebarkan melalui google form yang dibagikan melalui grup whatsapp pelatihan. Data dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat guru bimbingan dan konseling dalam mengikuti pelatihan layanan konseling kelompok dengan pendekatan realitas berada pada kategori tinggi 25%, kategori sedang 71%, dan kategori rendah 4%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa guru bimbingan dan konseling berminat dalam mengikuti pelatihan layanan konseling kelompok dengan pendekatan realitas.
ASPEK SIKAP PADA KOMPETENSI KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA SISWA
Monica Aryani
Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): JURNAL KONSELING KOMPREHENSIF: KAJIAN TEORI DAN PRAKTIK BIMBINGAN DAN KONSELING
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36706/jkk.v6i2.18673
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, 1) Persentase aspek sikap pada kompetensi komunikasi lintas budaya siswa usia 16 tahun di SMKN 6 Palembang 2) Persentase aspek sikap pada kompetensi komunikasi lintas budaya siswa perempuan dan laki-laki 3) Uji perbandingan aspek sikap pada kompetensi komunikasi lintas budaya siswa perempuan dan laki-laki. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder, dari penelitian yang berjudul Kompetensi Komunikasi Lintas Budaya Siswa SMA (Harlina dkk., 2021). Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMKN 6 Palembang yang berjumlah 262 siswa, dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 124 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil persentase aspek sikap pada kompetensi komunikasi lintas budaya siswa usia 16 tahun di SMKN 6 Palembang menunjukkan bahwa, 1 siswa pada kategori sangat rendah (1%), 32 siswa pada kategori rendah (26%), 71 siswa pada kategori sedang (57%), 14 siswa pada kategori tinggi (11%) dan 6 siswa pada kategori sangat tinggi (5%). Hasil persentase pada siswa perempuan dan laki-laki menunjukkan bahwa. keduanya berada dalam kategori sedang, dengan persentase siswa perempuan 59% dan siswa laki-laki 47%. Hasil uji Independent Sample t-Test menunjukkan bahwa, tidak ada perbedaan antara siswa perempuan dan siswa laki-laki.
HUBUNGAN ANTARA STRES AKADEMIK DENGAN MOTIVASI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN DARING PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING FKIP UNSRI
putri ayuni ayuni
Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2022): JURNAL KONSELING KOMPREHENSIF: KAJIAN TEORI DAN PRAKTIK BIMBINGAN DAN KONSELING
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36706/jkk.v9i2.19436
This research aims to determine the relationship between academic stres and learning motivation in online learning for guidance and counseling students of FKIP Unsri. This research uses the correlational quantitative method. The population of this study was 80 students in the 2019 class. The sample was taken using total sampling technique so the sample was 80 students. Data collection technique that use in this research is questionnaire via google form. Data analysis that used ini this research is Pearson-Product Moment with the help of SPSS version 25. The results of the data analysis showed the correlation coefficient (rcount) rxy = 0,394 and rtable 0,219 which means rcount > rtable (0,394 > 0,219), it show that there is a negative significant relationship between academic stres and learning motivation in online learning for guidance and counseling FKIP Unsri students, which means if academic stress getting high, it will decreased student’s learning motivation.
PENGUATAN INOVASI LAYANAN BK FROM PANDEMI TO ENDEMIC
Silvia AR
Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konsleing
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36706/jkk.v7i1.15709
Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan makna inovasi layanan bimbingan dan konseling, cara mengembangkan inovasi, bentuk-bentuk inovasi disaat pandemi dan endemi covid-19, mengidentifikasi berbagai upaya menguatkan inovasi layanan Bimbingan dan Konseling. Penyusunan artikel ini didasarkan atas studi literatur dan didapati bahwa Inovasi merupakan suatu hal yang sangat penting bagi layanan BK, bila BK tidak berinovasi akan ditinggalkan siswa dan tidak bermakna bagi siswa. Cara guru BK mengembangkan inovasi meliputi mempertanyakan perbaikan layanan apa yang bisa dilakukan, menciptakan Layanan BK yang menarik dan bermakna, berkolaborasi untuk menghasilkan inovasi. Bentuk inovasi ditengah pandemi diantaranya syncronus tele-guidance and counseling, materi layanan yang terbuka bisa diakses semua, tutorial self- assessment, tutorial self-healing. Upaya penguatan inovasi pada layanan BK melalui regulasi, eksekusi, dan pemberdayaan. Berdasarkan kajian direkomendasikan sebagai berikut; Guru BK selalu berupaya berfikir dan berperilaku inovatif agar layanan yang dikembangkan menarik bagi siswa dan tujuan yang diinginkan dapat tercapai, baik saat pandemi maupun masa endemi nantinya.
Pengaruh Pelatihan terhadap Pemahaman Materi Konseling Kelompok dengan Pendekatan Realitas pada Guru Bimbingan dan Konseling
elsa elsa manora
Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2019): JURNAL KONSELING KOMPREHENSIF
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36706/jkk.v6i1.18670
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan konseling kelompok terhadap pemahahaman Guru Bimbingan dan Konseling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan pra eksprimen One Group Pretest-Post test Design. Subjek penelitian penelitian ini adalah guru bimbingan dan konseling yang mengikuti pelatihan konseling kelompok dengan menggunakan pendekatan realitas pada pengabdian masyarakat dosen prodi bimbingan dan konseling. Adapun jumlahnya adalah 30 orang yang terdiri dari 16 orang guru bimbingan dan konseling SMP/MTS, dan 14 SMA/SMK di indralaya ogan ilir. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes. Tes diberikan sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji t-tes (paired sample T tes). Hasil dari penelitian Skor rata rata pretest 14,5 dan standar deviasi 4,0 sedangkan skor rata rata pada post test 17,9 dengan standar deviasi 4,3. Hasil uji t diperoleh t hitung= -6,89. Hasil uji t hitung yang diperoleh 6,89 lebih besar dari t tabel 2,04 dengan 0.00 < 0.05 dalam taraf signifikan 5%. Hal ini menunjukan terdapat pengaruh pelatihan terhadap pemahaman materi konseling kelompok pada guru bimbingan dan konseling.