cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23557265     EISSN : 26146134     DOI : -
Bhineka Tunggal Ika (BTI), p-ISSN 2355-7265, is an online peer-reviewed journal and aims to provide a forum for researchers, professionals, lecturer, and educational practitioners on all topics related to civics education or PPKn. Bhineka Tunggal Ika consists of high-quality technical manuscripts on advances in the state-of-the-art of civic education; both theoretical approaches and practical approaches are encouraged to submit. All published articles in Bhineka Tunggal Ika are freely accessible in that website. Published 2 issues per year (May and November).
Arjuna Subject : -
Articles 185 Documents
KEBIJAKAN POLRI DALAM MENYELESAIKAN TINDAK PIDANA PENCURIAN RINGAN MELALUI RESTORATIVE JUSTICE Dewi Rahayu; Emil El Faisal; Kurnisar Kurnisar
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 6, No 2 (2019): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v6i2.8720

Abstract

Abstract: The purpose of this research to determine the policy of the National Police in resolving criminal acts of minor theft through Restorative Justice (a case study of the legal area of the Indralaya sector police). This research uses a qualitative approach. The informants in this research amounted to seven people, three from the police and four from the community. Data collection techniques used are documentation and interviews. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion. The validity test of the data used includes the credibility test, transferability test, dependability test, and confirmability test. Based on the results of data analysis that has been done before, it can be concluded that the policy carried out by the police in resolving criminal acts of minor theft through Restorative Justice is by conducting mediation. The steps to implementing this mediation are to bring together parties who are litigating, making compensation or compensation, and making a letter of peace.Keywords: Police Policy, Minor Theft, Restorative Justice Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan Polri dalam menyelesaikan tindak pidana pencurian ringan melalui Restorative Justice (studi kasus daerah hukum kepolisian sektor Indralaya). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang, tiga orang dari pihak kepolisian dan empat orang dari masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan meliputi uji credibility, uji transferability, uji dependability, dan uji confirmability. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kebijakan yang di lakukan oleh polri dalam menyelesaikan tindak pidana pencurian ringan melalui Restorative Justice yaitu dengan melakukan mediasi. Adapun langkah-langkah pelaksanaan mediasi ini yaitu mempertemukan para pihak yang berperkara, melakukan kompensasi atau ganti rugi, dan membuat surat perdamaian.Kata kunci: Kebijakan Polri, Pencurian ringan, Restorative Justice
PEMANFAATAN MEDIA BERBASIS ICT “KAHOOT” DALAM PEMBELAJARAN PPKN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Andarusni Alfansyur; Mariyani Mariyani
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 6, No 2 (2019): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v6i2.10118

Abstract

 Abstract: The effective learning is learning centered to the students. This is because students are the centered of learning. The involvement of students in learning is important to provide student’s experience. Some effort to involve students in learning is to provide a learning media. The appropriate learning media must certainly be adapted to the needs of the students in the class. The learning which was conducted at MAN 3 Palembang is based on the result of the analysis of the needs and the materials that the students showed are more enthusiasm if it is use a media. One of the appropriate media is ICT-based which can be easily accessed by students is ICT-based. Kahoot is one of ICT-based media, because it depends network and device. Kahoot can increase students’ motivation because it is multimedia and give challenges to the students. The purpose of this study is to determine the use of kahoot media in learning PPKn to increase student motivation in MAN 3 Palembang. The research method of this study is library research. The discussion of this study are the important of accuracy in the selection of instructional media, kahoot as ICT-based media, efforts to increase students’ motivation and utilization of kahoot media in PPKn learning to increase students’ motivation. Key words: ICT-Based Media, Kahoot, Students’ Motivation
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI IMPLEMENTASI MODEL CONCEPT LEARNING TIPE MAKE A MATCH PADA MATAPELAJARAN PPKn Meliana Meliana; Kokom Komalasari
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 6, No 2 (2019): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v6i2.10152

Abstract

abstract: This research was conducted in class X.MIPA.5 SMA Negeri 6 Bandung, in the first semester of 2017/2018 Academic Year with a total of 34 students. This PTK data collection technique uses observation, interviews, documentation and field notes. Conducting research with a process cycle of activities in classroom action research beginning with planning (planning), applying (action), observing and evaluating the process and results of the action (observation and evaluation), reflecting (reflection), then returning to the planning stage of action until quality is achieved desired learning. In the first cycle of action I with the number of subjects amounted to 33 people with observation techniques both teacher categories with a score of 117 and the percentage of 71.34% while observing the activities of students categorized sufficiently with a score of 80 and a percentage of 50%. Then the motivation of students in the first cycle with a score of 194 percent 36.74% less category. Cycle II with the number of subjects amounted to 32 people with very good category of observation techniques for teachers with a score of 143 and a percentage of 87.21% while the observation of the activities of students was categorized both with a score of 103 and a percentage of 64.38%. Then the motivation of students in the second cycle with a score of 294 percentage of 57.42% good categories. Cycle III with the number of subjects amounted to 32 people with observation techniques on the category of very good teachers with a score of 136 and a percentage of 87.21% while observations of the students were categorized very well with a score of 136 and a percentage of 85%. Then the motivation of students in cycle III with a score of 401 percentage 78.32% of the category is very good. From the results of data management there is a significant increase in student motivation, namely the comparison of students' motivation in cycles I, III, III, namely 50%, 64.35 and 85%. So there is an increase in learning activities and motivation of students before and after the implementation of the concept learning model make a match type in the subjects. Keywords: Type make a match, Pancasila Education, Student Motivation
PENGUATAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL MELALUI KEGIATAN TADABUR HIZBUL WATHAN Syifa Siti Aulia; Sirka Paryanti
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 7, No 1 (2020): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v7i1.10129

Abstract

Pendidikan multikultural harus menjawab tantangan permasalahan dari keanekaragaman kehidupan bangsa Indonesia sehingga penting untuk mengembangkan pendidikan multikultural di kegiatan ekstrakurikuler. Tujuan pendidikan multikultural melalui implementasi kegiatan Tadabur alam di ekstrakurikuler Hizbul Wathan di SMA MBS Sleman Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif karena penjabaran hasil menggambarkan gejala atau keadaan yang diteliti dari data yang empiris atau peneliti mengambil langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan pendidikan multikultural ini satu dengan yang lainnya saling berkaitan dan menguatkan. Implementasi tujuan pendidikan multikultural di beberapa kegiatan tadabur alam seperti pemetaan, komunikasi lapangan, PPGD, dan kekompakan kerja di ekstrakurikuler  SMA MBS Sleman Yogyakarta dengan memberikan pemahaman terhadap peserta didik dan kemudian diimplementasikan dalam kegiatan tadabur alam sehingga dengan penelitian ini dapat menjadi salah satu alternative untuk mencegah terjadinya konflik pada peserta didik dan ternyata pendidikan multikultural dapat diimplementasikan dalam kegiatan ekstrakurikuler Hizbul Wathan.
MEWUJUDKAN GENERASI BERANI MELALUI EKSTRAKURIKULER BELA NEGARA Derry Nodyanto
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 7, No 1 (2020): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v7i1.10148

Abstract

Tulisan ini membahas mengenai upaya guru dalam mewujudkan Generasi Berani (Berkarakter, Responsif, dan Inovatif) melalui ekstrakurikuler bela negara yang terdiri dari kegiatan diskusi dan kegiatan cerdas cermat yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga menjadi praktek dan langkah strategis dalam mengintegrasikan pendidikan karakter di SMA Negeri 1 Pemali. Metodologi yang digunakan ialah observasi dan dokumentasi yaitu mengamati proses kegiatan ektrakurikuler bela Negara serta melihat bukti-bukti yang terkait dengan pencapaian prestasi ekstrakurikuler tersebut. Pengintegrasian pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler bela negara sangat penting dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kompetensi kewarganegaraan  yang ditandai dengan kemampuan mengintegrasikan sikap, pengetahuan, dan keterampilan dalam segenap aspek kehidupan (Berkarakter); Memiliki tangung jawab dan komitmen yang tinggi untuk peduli menjaga nama baik dan mengharumkan nama sekolah melalui sikap dan prestasi (Responsif); serta senantiasa menjadi insan pembelajar aktif yang mampu mengimplementasikan hal-hal baru yang cocok dan relevan dengan perkembangan zaman (Inovatif).Kata Kunci: Generasi Berani, Ekstrakurikuler Bela Negara, Pendidikan Karakter
STRATEGI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENUMBUHKAN SIKAP DEMOKRATIS SISWA Moh Wahyu Kurniawan; Adi Slamet Kusumawardhana
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 7, No 1 (2020): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v7i1.10862

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah Pertama, menganalisis strategi penanaman nilai-nilai karakter di SMA Negeri 7 Malang dan Kedua, menganalisis strategi penanaman nilai-nilai karakter dalam membentuk sikap demokratis siswa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif diskriptif informan utama ialah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru sebagai informan di lingkungan SMA Negeri 7 Kota Malang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini, terdiri dari 2 (dua) yaitu data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu: Pertama, Teknik observasi; Kedua, Teknik wawancara; dan Ketiga, Teknik dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Miles Hubarman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data.Hasil penelitian ini ialah, Pertama Penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah diintegrasikan dalam  beberapa  pendekatan,  salah  satunya  ialah  kegiatan  proses  belajar mengajar  pada  setiap  mata  pelajaran. Kedua, penguatan pendidikan karakter dalam membentuk sikap demokratis siswa dan pada kegiatan pembelajaran juga didukung dengan kegiatan intra dan ekstra kulikuler, temuan lain nampak pada keterlibatan siswa dan orang tua diajak dalam pengambilan keputusan sekolah. Ketiga, Melalui budaya sekolah, siswa diberikan pendampingan dan pembinaan khususnya siswa baru yang diadakan kegiatan di Rindam Brawijaya 5 DODIKJUR Malang, fokus kegiatan ini merupakan pembentukan dan peningkatan karakter.
MEMPERKUAT KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS HOTS PADA PEMBELAJARAN PPKn Umi Chotimah; Nyimas Aisyah; Meryansumayeka Meryansumayeka
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 7, No 1 (2020): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v7i1.11414

Abstract

Abstract: Pancasila and Civic Education (called PPKn) aims to develop the character values of students in which there is a component of knowledge, awareness or will, and actions to carry out these values. This study aims to determine the impact of the implementation of learning models based on High Order Thinking Skills (HOTS) in strengthening the character of students in learning PPKn in SMA Negeri 1 Tanjung Raja. This research uses descriptive research method with the sampling technique used is purposive sampling. The sample in this study is 30 students in grade X MIPA 3. Data were collected using observation techniques and documentation. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the implementation of the HOTS-based learning model can strengthen the character of students. Keywords: character, HOTS Based-Learning Model, PPKn  
ANALISIS KEPEKAAN SOSIAL GENERASI (Z) DI ERA DIGITAL DALAM MENYIKAPI MASALAH SOSIAL nurhayati nurhayati; Bercah Pitoweas; Devi Sutrisno Putri; Hermi Yanzi
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 7, No 1 (2020): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v7i1.11415

Abstract

Kecanggihan teknologi dalam kehidupan sehari-hari yang serba digital semakin terasa diera saat ini, hal ini diakibatkan oleh perkembangan teknologi yang melanda dunia secara global. Perkembangan teknologi juga merubah manusia secara umum di era digital seperti pola dan gaya hidup sehari-hari yang tidak bisa lepas dari perangkat serba elektronik. Teknologi serba canggih yang ada tentunya sangat membantu dan mempengaruhi kebutuhan manusia saat ini baik dari segi tugas, pekerjaan, dan bersilaturmi atau bersosialisasi antara satu dengan yang lain. Sehingga, dapat dikatakan bahwa teknologi mempunyai peran penting dalam peradaban manusia di era digital ini. Namun, kecanggihan teknologi ini tidak serta merta selalu berdampak positif. Pemanfaatan media digital yang tidak bertanggung jawab justru akan membuat berbagai masalah bermunculan. Kecanduan gadget atau asyik bermain dengan media sosialnya membuat seseorang tidak bisa lepas dari alat tersebut, sehingga terkadang hal ini menjadikan individu tidak peduli dengan apa yang terjadi di lingkungan. Hal demikian merupakan salah satu kekhawatiran masalah yang akan ditimbulkan dari penggunaan media digital. Seakan seseorang tidak membutuhkan bantuan orang lain lagi karena semua bisa dilakukan sendiri dengan media digitalnya. Begitu pun sebaliknya, orang tersebut juga tidak akan peduli dengan apa yang terjadi dengan orang lain. Untuk melihat fenomena ini, peneliti ingin menganalisis kepekaan sosial peserta didik di SMA YP Unila dalam menghadapi masalah-masalah sosial. Sehingga, temuan peneliti nantinya dapat dijadikan bahan dalam pengembangan kepekaan sosial peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk  memperoleh gambaran tentang kepekaan sosial yang dimiliki generasi Z di era digital dalam menghadapi masalah sosial dilingkungan sekitar, lokal, hingga internasional lalu menganalisisnya. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Untuk mendapatkan data penelitian, akan dilakukan dengan wawancara mendalam kepada informan yang dapat memberi jawaban sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya terjadi. Pemilihan informan penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling, agar data yang diperoleh dari informan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan penelitian Kata kunci: Kepekaan Sosial, Generasi Z, Era Digital, Masalah Sosial 
PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATA KULIAH ILMU PERUNDANG-UNDANGAN emil el faisal; alfiandra alfiandra; sulkipani sulkipani; Amalia Sri Astuti
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 7, No 1 (2020): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v7i1.11443

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to determine the potential effect of using contextual-based teaching books on the academic level of law. The background of this research is a lack of learning resources that students can contextually understand. This method of research is development study with observation, poll and test data collection techniques. Data analysis used is quantitative descriptive data analysis. The samples in this study were third-semester students who were studying in the academic sciences. Through the validity test on the material and language aspects it is known that the teaching book is developed valid with 97% details on the material aspect and 96.42% in the language aspect. To know the potential effects of teaching books conducted tests that are pretests and posttest. The average value of pretests obtained was 69.5 and posttest amounting to 82 based on the acquisition of Pretests and posttest values, there is an increase of 12.5 with N-Gain of 0.4. So it can be concluded that this teaching book has a potential effect in order to help students to be able to better understand the material learnedKeywords: potential effects, teaching books, statutory sciences Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek potensial penggunaan buku ajar berbasis kontekstual pada Mata Kuliah Ilmu Perundang-Undangan. Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya sumber belajar yang secara kontekstual dapat dipahami oleh mahasiswa. metode penelitian ini adalah penelitan pengembangan dengan teknik pengumpulan data observasi, angket dan tes. analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa semester tiga yang sedang menempuh mata kuliah ilmu perundang-undangan. Melalui uji validitas pada aspek materi dan bahasa diketahui bahwa buku ajar yang dikembangkan valid dengan rincian 97% pada aspek materi dan 96.42% pada aspek bahasa. Untuk mengetahui efek potensial buku ajar dilakukan tes yang berupa pretest dan posttest. Nilai rata-rata pretest diperoleh 69.5 dan posttest sebesar 82 Berdasarkan perolehan nilai pretest dan posttest tersebut diketahui terdapat peningkatan sebesar 12.5 dengan N-Gain sebesar 0.4. Jadi dapat disimpulkan bahwa buku ajar ini memiliki efek potensial dalam rangka membantu mahasiswa untuk dapat lebih memahami materi yang dipelajariKata kunci: Efek Potensial, Buku Ajar, Ilmu Perundang-undangan
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN SURAU SEBAGAI DAYA TANGKAL RADIKALISME DI SUMATERA BARAT Muspardi Muspardi
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 7, No 1 (2020): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v7i1.11376

Abstract

Internalization of Surau Education Values is one of the efforts that can be done for preventing radicalism in West Sumatra.West Sumatra is a province that has famous people who have moderate, open minded and tolerant diversity.Therefore, this study aims to explore the Surau education values in the perspective of religious leaders, customs and Minangkabau intellectual.This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques through interviews, observation, and study documentationThe results of this study reveal that the values of Surau education values which are usually internalized to students consist of the following four categories : First, the value of the heart consists of pure tauhid to Allah SWT, honest, true and sincere worship and responsible; Second, the value of feeling consist of continuity, wise communication, mutual love and respect for all elements of society, egalitarian and good at adjusting wherever they are. Third, the value of thought consists of critical, intelligent, creative, innovative, visionary, and open-minded;Fourth, the value of sports consists of strong, tough, disciplined, independent, capable and brave in defending themselves and defending the truth.The values of the surau education above can be internalized in the education of families, schools and communities with approaches that need to be contextualized in accordance with the current development for preventing radicalism in West Sumatra.

Filter by Year

2014 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2023): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 9, No 2 (2022): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 9, No 1 (2022): Bhinneka Tunggal Ika: Kajian Teori & Praktik Pendidikan PKn Vol 8, No 2 (2021): Bhinneka Tunggal Ika: Kajian Teori & Praktik Pendidikan PKn Vol 8, No 1 (2021): Bhinneka Tunggal Ika: Kajian Teori & Praktik Pendidikan PKn Vol 7, No 2 (2020): Bhinneka Tunggal Ika: Kajian Teori & Praktik Pendidikan PKn Vol 7, No 1 (2020): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 6, No 2 (2019): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 6, No 1 (2019): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 5, No 2 (2018): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 5, No 1 (2018): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 4, No 2 (2017): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 4, No 1 (2017): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 2 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 1 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 2 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 1 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 1, No 2 (2014): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 1, No 1 (2014): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn More Issue