cover
Contact Name
Fuji Rahmawati
Contact Email
fujirahmawati@fk.unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
antariniidriansari@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23555459     EISSN : 26849712     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Sriwijaya berisi artikel-artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian maupun hasil studi pustaka meliputi ranah keilmuan, ilmu keperawatan dasar (konsep dasar keperawatan, teknik-teknik dan metodologi asuhan keperawatan, teknik komunikasi dan pendekatan budaya dalam asuhan keperawatan), ilmu dasar keperawatan (anatomi, fisiologi, fisika kedokteran, biokimia, patologi klinis, patologi anatomi, kimia medik,gizi klinik), keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan gawat darurat, keperawatan komunitas (komunitas, keluarga, lansia, kesehatan kerja), serta keperawatan paliatif.
Articles 318 Documents
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR ISPA PADA BALITA DI DESA KALIBAMBANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS LENEK Ririnisahawaitun Ririnisahawaitun; Dina Alfiana Ikhwani
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Penyakit ISPA menjadi penyebab kesakitan dan kematian terus menerus di berbagai negara, serta menjadi pemicu dari penyakit-penyakit lainnya dan berkembang menjadi penyakit yang berbahaya seperti pneumonia bahkan dapat menimbulkan kematian terutama pada balita. Pengendalian penyakit ISPA memerlukan upaya promosi melalui pendidikan kesehatan untuk meningkatkan kemampuan ibu dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka dalam perawatan yang tepat pada balita dengan ISPA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan pencegahan penyakit menular ISPA pada balita.Metode: Penelitian quasy experiment ini menggunakan rancangan pre and post test control group design. Penelitian ini menggunakan 54 responden, yaitu 27 ibu sebagai kelompok kontrol dan 27 ibu sebagai kelompok eksperimen. Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan ibu sebelum dan setelah diberikan perlakuan berupa pendidikan kesehatan tentang penyakit ISPA, dengan instrumen yang terlebihdahulu dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Uji statistik menggunakan uji wilcoxon dan mann-whitney.Hasil: Terdapat peningkatan yang lebih besar pada pengetahuan ibu tentang pencegahan penyakit menular ISPA pada balita pada kelompok eksperimen (p value 0,000) dibandingkan dengan kelompok kontrol (p value 0,003), sedangkan tingkat pengetahuan ibu antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen saat posttest terdapat perbedaan bermakna dengan p value 0,000.Simpulan: Pengetahuan ibu tentang pencegahan penyakit menular ISPA pada balita meningkat setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang penyakit ISPA.Kata kunci: pendidikan kesehatan, pengetahuan, pencegahan, ISPA, balita
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM KEJADIAN INSOMNIA PADA MAHASISWA STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG Asih Fatriansari; Rahmalia Afiryani
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia pada mahasiswa STIK Siti Khadijah Palembang.Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menyebar kuesioner untuk kedua variabel, penggunaan media sosial dan kejadian insomnia. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional dengan sampel 51 mahasiswa. Variabel penggunaan media sosial dikelompokkan menjadi kelompok rendah dengan kategori skor < median 9 dan tinggi dengan skor ? median 9. Sedangkan variabel kejadian insomnia juga dibagi menjadi dua kategori, yaitu kelompok tidak, jika skor ? 19; dan kelompok ya, jika skor > 19. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square.Hasil: Hasil analisis dari total 20 orang responden yang merupakan pengguna media social dalam kategori rendah sebagian besar tidak memiliki keluhan insomnia yaitu 16 (70%), sedangkan dari total 31 orang responden yang merupakan penguna media sosial dalam kategori tinggi sebagian besar memiliki keluhan insomnia yaitu 22 (71%), dengan hasil uji Chi-Square yaitu p = 0.010, yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial dan kejadian insomnia pada mahasiswa.Simpulan: Terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia pada mahasiswa STIK Siti Khadijah Palembang.Kata kunci: penggunaan media sosial, kejadian insomnia
GAMBARAN PERILAKU CYBERBULLYING PADA REMAJA DI SMAN 9 PEKANBARU Shinta Rahma Nata Sari; Fathra Annis Nauli; Wasisto Utomo
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Jumlah pengguna internet di Indonesia yang mayoritas adalah remaja usia 15-19 tahun membuat perilaku bullying tradisional berkembang menjadi cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku cyberbullying pada remaja di SMAN 9 Pekanbaru dengan desain penelitian deskriptif kuantitatif.Metode: Sampel penelitian adalah 250 responden yang diambil menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner The Cyber Victim and Bullying Scale (CVBS). Analisa yang digunakan adalah analisa univariat.Hasil: Hasil penelitian didapatkan mayoritas responden menunjukkan tingkat kecenderungan menjadi pelaku dan korban cyberbullying pada kategori sedang sebanyak 137 responden (54,8%) dan 145 responden (58%). Bentuk tindakan cyberbullying yang sering dilakukan adalah memantau aktivitas akun media sosial orang lain (cyberstalking) yaitu sebanyak 67 responden (26,8%). Mayoritas responden melakukan cyberbullying adalah karena ingin menghibur diri atau iseng yaitu sebanyak 80 responden (32%). Pada penelitian ini, didapatkan bahwa seluruh responden pernah menjadi pelaku sekaligus korban cyberbullying.Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa seseorang yang menjadi pelaku juga berpeluang menjadi korban cyberbullying dan sebaliknya. Alasan remaja melakukan cyberbullying yaitu untuk menghibur diri atau iseng menunjukkan adanya penurunan kualitas moral remaja. Hasil penelitian ini merekomendasikan kepada pihak sekolah agar lebih membatasi penggunaan gadget oleh siswa di lingkungan sekolah.Kata Kunci: CVBS (the Cyber Victim and Bullying Scale), remaja, perilaku cyberbullying
PENDETEKSI ASAM LAMBUNG DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM SENSOR pH SYSTEM SENSOR pH FOR DETECTION OF GASTRITIC ACID Karolin Adhisty; Mutia Nadra Maulida; Nabilla Rizki Oktadini
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Mual-muntah merupakan masalah yang mendominasi ketika pasien mendapatkan kemoterapi dalam tatalaksana kanker. Pasien tentunya mengalami penurunan kualitas hidup yang dapat mempengaruhi biopsikososial dan spiritualnya. Pengukuran asam lambung pada saliva pasien kanker ini diharapkan mampu untuk membantu dalam penegakkan diagnosis dan pengobatan suportif.Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan alur penelitian dari development research dengan pengembangan alat kesehatan menggunakan pengujian terbatas pada cairan asam dan basa sebagai tahapan awalnya.Hasil: Sensor pH yang digunakan dalam prototype ini akan mendeteksi asam klorida dengan cara metode direct yaitu mencelupkan secara langsung cairan saliva pada ujung sensor pH. Ujung sensor tersebut akan dapat mendeteksi nilai keasaman melalui mekanisme pertukaran ion elektronik dan lautan terukur, sehingga kadar asam dapat terukur dengan baik.Simpulan: Pengembangan prototype alat kesehatan ini dapat menjadi alat bantu tenaga kesehatan dalam mendukung diagnostic medis dan pengobatan pasien pasca kemoterapi.Kata kunci: Sensor pH, Asam Lambung, Mual-Muntah
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN POST OPERASI KATARAK DI RSUD DR.H. SLAMET MARTODIRJDO KABUPATEN PAMEKASAN Eko Mulyadi; Endang Fauziyah; Abdul Wahed
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Katarak merupakan penurunan progresif kejernihan lensa yang umumnya membutuhkan tindakan operasi. Tindakan operasi sendiri dapat menimbulkan kecemasan ditambah jika ada komplikasi. Dukungan keluarga dapat menimbulkan efek penyangga yaitu menahan efek-efek negatif dari stres terhadap. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien post operasi katarak.Metode: Jenis penelitian adalah korelasional dengan tehnik cross sectional, Lokasi penelitian di RSUD Dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan Madura, pada bulan Oktober 2019, jumlah populasi 80 orang, dengan besar sampel 44 orang menggunakan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisoner, Instrumen penelitian menggunakan kuisioner Hamilton anxiety ranting scale (HARS) untuk kecemasan, dan kuisioner dukungan menggunakan skala likert yang sebelumnya dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisa data dengan uji korelasi Rank spearman dengan ? < 0,05. Variable penelitian dukungan keluarga meliputi; dukungan emosional. dukungan pengharapan. dukungan informasi. dukungan nyata. dan variable kecemasan.Hasil: Data hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh responden mendapat dukungan yang baik dari keluarga, hampir seluruh responden tidak mengalami kecemasan dan hanya sedikit responden yang mengalami kecemasan ringan dan berat. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan pengharapan, dukungan nyata, dukungan informasi, dukungan emosional dengan tingkat kecemasan.Simpulan: Keluarga perlu memberikan dukungan yang baik kepada pasien, sehingga dapat mengurangi kecemasan sebelum operasi, penelitian selanjutnya perlu meneliti hubungan tingkat kecemasan dengan kondisi pasien pasca operasi.Kata Kunci: dukungan keluarga, kecemasan,operasi katarak
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANC TERHADAP KUNJUNGAN ANC DI PUSKESMAS TAMPAKSIRING II Ni Ketut Citrawati; I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Angka kematian ibu di Indonesia tetap didominasi oleh tiga penyebab utama kematian yaitu perdarahan, hipertensi dalam kehamilan dan infeksi. Pelayanan antenatal merupakan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan untuk ibu selama masa kehamilannya sesuai dengan standar pelayanan antenatal yang ditetapkan dalam Standar Pelayanan Kebidanan (SPK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang ANC terhadup kunjungan ANC di Puskesmas Tampaksiring II.Metode: Desain penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 30 responden ibu hamil. Analisis data menggunakan saphiro wilk. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan ibu hamil dengan kunjungan antenatal care di wilayah kerja Puskesmas Tampaksiring II.Hasil: Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa dari 30 responden 25 (83,3%) responden memiliki pengetahuan baik dengan melakukan kunjungan antenatal care teratur sedangan 5 (16,7 %) responden memiliki pengetahuan kurang dengan melakukan kunjungan antenatal care tidak teratur. Hasil uji statistik dapat diketahui p value sebesar 0,00 yang artinya bahwa p value < ? 0,05, maka secara statistik ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang antenatal care terhadap kunjungan antenatal care di Puskesmas Tampaksiring II.Simpulan: Bagi ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang ANC sehingga ibu hamil lebih tahu pengertian, manfaat dan tujuan ANC dan menjadikan motivasi supaya ibu hamil patuh melaksanakan ANC.Kata kunci: Ibu hamil, pengetahuan antenatal care, kunjungan antenatal care
HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN STRES PENGASUHAN IBU YANG MEMILIKI ANAK RETARDASI MENTAL Noviyanti Noviyanti; Erti Ikhtiarini Dewi; Peni Perdani Juliningrum
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Orang tua dari anak dengan retardasi mental sering mengalami tingkat stres yang lebih tinggi karena meningkatnya tuntutan pengasuhan anak. Anak retardasi mental mengalami kesulitan untuk melakukan hal-hal sederhana seperti makan, berpakaian, toilet dan membersihkan diri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan spiritualitas dengan stres pengasuhan ibu yang memiliki anak retardasi mental di SDLB BCD YPAC Kaliwates Jember.Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross0sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling dengan 34 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Daily Spiritual Experience Scale (DSES) dan Parenting stress. Analisis data menggunakan uji korelasi Kolmogorov Spirnov dengan tingkat signifikansi 0,05.Hasil: Ada hubungan antara spiritualitas dengan stres pengasuhan (p value = 0,009). Spiritualitas yang tinggi dapat memengaruhi cara orang tua dalam menerima kondisi anak, mengatasi stres dalam pengasuhan dan adaptasi keluarga mengenai kondisi anak yang mengalami disabilitas.Kesimpulan: pentingnya spiritualitas pada orang tua dari anak-anak dengan retardasi mental untuk mengurangi tingkat stres dalam tuntutan pengasuhan anak.Kata kunci : Spiritualitas, stres pengasuhan, retardasi mental
INTERNET GAMING DISORDER (IGD) PADA MAHASISWA DITINJAU DARI KRITERIA DIAGNOSTIC AND STATISTICAL MANUAL OF MENTAL DISORDERS V (DSM V) DI MASA PANDEMI COVID-19 Indah Prawesti; Ignasia Yunita Sari
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Internet Gaming Disorder (IGD) adalah penggunaan permainan internet yang berulang dan persisten serta mengarah pada gangguan klinis yang signifikan. Penelitian ini dilakukan untuk mencari gambaran kejadian IGD pada mahasiswa di masa pandemi covid 19.Metode: Desain deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross sectional dengan menyebarkan kuesioner secara online melalui google form kepada mahasiswa yang berusia kurang dari 26 tahun. Lokasi penelitian ini dilakukan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum Yogyakarta. Penelitian ini dimulai pada tangal 5 – 9 September 2020. Untuk pemilihan sampel diambil secara acak sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh peneliti.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden adalah perempuan sebanyak 81 orang (83,51%) dan jumlah permainan yang dimainkan paling banyak adalah 1 jenis yaitu sebanyak 76 orang (78,35%). Durasi bermain game sebagian besar adalah 1 jam sebanyak 75 orang (77,33%) dan sebagian kecil bermain game selama 3 jam sebanyak 3 orang (3,09%). Responden sebagian besar tinggal bersama dengan orang tua sebesar 59 orang (60,83%). Kejadian IGD sebagian besar dalam kategori bukan Internet Gaming Disorder sebanyak 77 orang (79,38%) dan terdapat 20 orang (20,62%) responden berada dalam kategori Internet Gaming Disorder.Simpulan: Sebagian besar responden (79,38%) tidak termasuk dalam kategori Internet Gaming Disorder.Kata kunci: Internet Gaming Disorder, mahasiswa, DSM V
HUBUNGAN ANTARA KADAR GLUKOSA DARAH DENGAN SYSTEMIC INFLAMMATORY RESPONSE SYNDROME PADA PASIEN POST KRANIOTOMI Eka Yulia Fitri; Tri Wahyu Murni; Ai Mardhiyah
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Setiap tindakan operasi akan mencetuskan terjadinya respon stres. Pada pasien yang menjalani kraniotomi respon stres yang terjadi adalah hipermetabolisme dan katabolisme, perubahan pada sistem endokrin dan metabolik sehingga mendorong terjadinya peningkatan kadar glukosa darah. Hiperglikemia dapat merusak fungsi imunitas tubuh, mengurangi proliferasi limfosit dan menurunkan aktivitas bakterial intraseluler, sehingga merusak respon inflamasi normal dan terjadi inflamasi secara sistemik (SIRS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar glukosa darah dengan derajat SIRS pada pasien post kraniotomi yang dirawat di intensive care unit pada rumah sakit X di Palembang.Metode: Penelitian ini merupakan analitik korelasi dengan desain observasional dan pendekatan kohort prospektif. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan jumlah 20 orang pasien trauma kepala yang menjalani kraniotomi dan memenuhi kriteria inklusi. Penelitian dilakukan pada September sampai November 2013 dengan menilai kadar glukosa darah dan derajat SIRS pada 24 jam dan 72 jam post kraniotomi.Hasil: 90% responden mengalami peningkatan kadar glukosa baik pada 24 jam dan 72 jam post kraniotomi, 60% responden mengalami SIRS ringan pada 24 jam post kraniotomi dan 55% responden tidak mengalami SIRS pada 72 jam post kraniotomi. Uji korelasi Rank Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan antara peningkatan kadar glukosa darah dengan beratnya derajat SIRS (Rs= -0,112, p= 0,640 dan Rs=0,257, p= 0,274). Tidak terdapat hubungan antara peningkatan kadar glukosa darah dengan beratnya derajat SIRS pada pasien post kraniotomi yang dirawat intensive care unit pada rumah sakit X Palembang.Simpulan: Perawat mempunyai peran dalam mengidentifikasi SIRS dan faktor lain yang mempengaruhi SIRS selain kadar glukosa darah.Kata kunci: Kadar glukosa darah, kraniotomi, SIRS, trauma kepala.
PERBEDAAN EMLA CREAM DAN ETHYLCHLORIDE SPRAY UNTUK MENURUNKAN NYERI DALAM PEMASANGAN INFUS Desak Putu Ratnaningsih; I Putu Artha Wijaya; Putu Wira Kusuma
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Pemasangan infus akan menimbulkan rasa nyeri pada pasien sehingga diperlukan pengendalian rasa nyeri dengan melakukan penilaian yang akurat dan menerapkan prosedur farmakologis dan non farmakologis untuk mengurangi rasa nyeri. Salah satu tehnik farmakologi yang digunakan untuk mengurangi nyeri adalah penggunaan EMLA Cream dan spray dingin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan EMLA Cream dan ethylchlorida spray untuk menurunkan nyeri dalam pemasangan infus.Metode: Penelitian yang digunakan Quasy Experiment dengan rancangan post test only group design. Penelitian ini melibatkan 80 responden yaitu 40 responden diberikan EMLA Cream dan 40 responden diberikan ethylchlorida spray. Teknik sampling menggunakan consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi berisi skala penilaian nyeri dengan menggunakan Numeric Rating Scale.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rerata skala nyeri pada kelompok EMLA Cream adalah 2,08, rerata skala nyeri pada kelompok ethylchlorida spray 3,35. Hasil uji Mann Whitney Test didapatkan Zhitung= 1,768 < Ztabel= 1,96 dan P value= 0,077 > ? 0,05 hasil ini menunjukkan bahwa H0 diterima yang artinya tidak ada perbedaanyang signifikan EMLA Cream dan Ethylchloride Spray.Simpulan: Penelitian ini disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan EMLA Cream dan Ethylchloride Spray terhadap nyeri saat pemasangan infus. Disarankan agar pemberian EMLA Cream dan Ethylchloride Spray saat pemasangan infus dapat dijadikan sebagai alternatif penanganan nyeri.Kata kunci: EMLA cream, ethylchloride spray, nyeri pemasangan infus

Page 11 of 32 | Total Record : 318