cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jendela Olahraga
ISSN : 25279580     EISSN : 25797662     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Jendela Olahraga merupakan terbitan ilmiah berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) dalam bidang pendidikan jasmani dan olahraga. Juurnal Jendela Olahraga diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovasi ilmiah dalam bidang pendidikan jasmani dan olahraga kepada para praktisi pendidikan, praktisi olahraga dan masyarakat. Journal Jendela Olahraga Upgris dipublikasikan oleh Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Universitas PGRI Semarang yang diterbitkan 2 kali dalam satu tahun (bulan Januari dan Juli).
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2019)" : 10 Documents clear
Analisis Gerak Teknik Dasar Hit dan Reverse Hit Terhadap Kecepatan Bola dan Ketepatan Sasaran hari purnomo
Jendela Olahraga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v4i1.2989

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to analyze movement in doing basic technics, hit and reverse hit, on hockey field. There was seven aspects to be analyzed such as ball’s velocity, accuration, the angle of right arm (hit) / left arm (reverse hit), the angle of right and left leg, and the distance of leg. With these result, hopefully can be used as refferences in the practice, specifically on basic technics, hit and reverse hit. Data took from 6 man national hockey athletes (professional) and 6 man Surabaya hockey athletes (beginner). The test had done on each athletes did hit and reverse hit on 5 times that recorded used Handycam Sony HDR CX 450 then being analyzed used Software Dartfish Teampro 5.5. According to the analyze that used p level significant (0,05) that showed the significant difference from hit technic to the ball’s velocity from national hockey athletes (professional) is 19,22 m/s. It is better than Surabaya hockey athletes (beginer) with the ball’s velocity average is 12,55 m/s. The result also showed that there is significant difference to reverse hit technic with the ball’s velocity average is 18,07 m/s from national hockey athletes (professional). This result is better than from Surabaya hockey athletes (beginner) with the ball’s velocity average is 14,17 m/s. However, on the accuration, the result showed that there is no significant difference from both of the groups. In short, according to the result, the coach should more be focused to watch the angle of arm to the touch phase, the angle of right leg on the first phase to the next phase, the angle of left leg on the first phase, and the distance of leg on the first phase up to the next phase in doing basic technic; hit. Meanwhile, to do basic technic; reverse hit, the coach should more be focused to the angle of arm on the first phase and touch face, the angle of right leg on the touch phase and the next phase, and the angle of left leg on the first phase to the next phase.Keywords : accuration, ball’s velocity, reverse hit, hit, movement analyze.
Pengembangan Senam Kebugaran “ Kitorang Bersatu” Pada Suku Marind Papua Adi Sumarsono; Carolus Wasa
Jendela Olahraga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v4i1.2417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan kegiatan aktivitas gerak irama dalam bentuk senam kebugaran yang dipadukan budaya kerarifan lokal. Kegiatan senam kebugaran ini dilatar belakangi kebutuhan masyarakat suku Marind yang masih mengalami permasalahan dengan kesehatan. Tradisi suku Marind yang suka kegiatan menyanyi dan menari, mendasari dikembangkannya senam kebugaran ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development, yaitu suatu metode penelitian untuk mengembangkan atau menghasilkan suatu produk senam kebugaran, dengan langkah-langkah pengembangan ADDIE, yaitu Analysis, Design, Development, Impelementation dan Evaluation, yang dalam pengembangan ini hanya dibatasi pada tahap Implementation. Pada tahap development produk yang dibuat divalidasi oleh ahli senam, ahli motorik dan praktisi. Hasil penelitian ini adalah terciptanya jenis senam kebugaran dengan nama Senam “Kitorang Bersatu” yang dapat disesuaikan dengan budaya kearifan lokal setempat khususnya suku Marind, Merauke Papua. Senam kebugaran yang dibuat berdasarkan analisis data dari ahli, praktisi dan pengguna dinyatakan sangat layak digunakan dan dapat diaplikasikan langsung pada kegiatan adat sebagai penyeragaman gerak tari dan dipadukan dengan unsur olahraga khususnya pada Suku Marind yang berada di Kabupaten Merauke.
Pengaruh Latihan Imagery dan Self Talk Terhadap Percaya Diri dan Konsentrasi Pada Siswa Ekstrakurikuler Bola Voli SMP N 51 Surabaya nyoman sukar; Anung Priambodo; Nurkholis Nurkholis
Jendela Olahraga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v4i1.2991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan imagery dan self talk terhadap percaya diri dan konsentrasi pada siswa ekstrakurikuler bolavoli. 18 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli akan dilakukan pretest untuk menentukan pembagian kelompok imagery, self talk atau kontrol. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Rancangan penelitian ini menggunakan matching only design.Pada penelitian ini akan digunakan instrumen tes, yaitu state sport confidence inventory test untuk mengukur tingkat percaya diri dan grid concentration exercise test untuk mengukur tingkat konsentrasi. siswa akan diberikan treatment selama 2 minggu untuk masing-masing kelompok dan 4 kali pertemuan dalam satu minggu. Hasil uji t pada metode latihan imagery signifikan terhadap peningkatan percaya diri sig 0,000<0,05, dan terhadap konsentrasi sig 0,000<0,05. Hasil uji t pada metode latihan self talk signifikan terhadap peningkatan percaya diri 0,001<0,05 dan peningkatan terhadap konsentrasi 0,003<0,05. Sedangkan pada kelompok kontrol baik variabel percaya diri maupun konsentrasi tidak ada perbedaan yang singnifikan. Dari hasil analisis uji t dapat disimpulkan bahwa latihan imagery lebih efektif digunakan untuk meningkatkan percaya diri dan konsentrasi. Kata Kunci :konsentrasi, percaya diri,  self talk, latihan imagery
Perbedaan Pengaruh Latihan Berpasangan Sentuhan Bola Satu Kali dan Berpasangan Sentuhan Bola Dua Kali Terhadap Kemampuan Passing Atas Bola Voli Ahmad Junaidi; Yuskhil Mushofi
Jendela Olahraga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v4i1.2562

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara latihan sentuhan bola satu kali dan dua kali terhadap kemampuan passing atas bola voli pada ekstrakurikuler di SMP Negeri 11 Malang. Metode yang digunakan ialah eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian matching by subjek design. Untuk menyeimbangkan kedua kelompok  menggunakan subjek matching oridinal pairing. jumlah subjek yang diteliti adalah 24 siswa. Dari hasil penelitian kelompok kontrol / kelompok yang dilatih sentuhan bola satu kali diperoleh data sebagai berikut, bahwa t-hitung 10,713 > t-tabel 2,201 dengan taraf signifikasi 5% pada db = 11, sedangkan pada kelompok eksperimen / kelompok yang dilatih sentuhan bola dua kali diperoleh data sebagai berikut, bahwa t-hitung 4,799 > t-tabel 2,201 dengan taraf signifikan 5% pada db = 11. perbedaan antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen yang telah dilakukan pengujiannya hasilnya sebagai berikut, bahwa t-hitung 5,36 > t-tabel 2,074 pada taraf signifikan 5% pada db = 22. Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan sentuhan bola satu kali dan sentuhan bola dua kali.sehingga bagi para pelatih atau guru PJOK disarankan menggunakan latihan berpasangan sentuhan bola satu kali untuk memantapkan kemampuan passing atas.Kata kunci: sentuhan bola satu kali, sentuhan bola dua kali, kemampuan passing atas. 
Perbedaan Pengaruh Latihan Box Jump, Burpee dan Tuck Jump Terhadap Power Otot Tungkai dan Kecepatan Khoirul Rifki Saputra
Jendela Olahraga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v4i1.3014

Abstract

Latihan ini dilakukan untuk melatih, melompat, dan meloncat ke arah kekuatan otot tungkai dan kecepatan. Lima puluh dua siswa yang dipilih sesuai dengan kriteria akan dilakukan pretest untuk menentukan pembagian kelompok dengan cara ordinal pairing. Proses pengambilan data dilakukan dengan tes power otot tungkai menggunakan Jump DF dan tes kecepatan menggunakan lari cepat 30 meter saat pretest dan posttest. Diberikan bentuk latihan selama 6 minggu untuk setiap kelompok dan 3 kali dalam satu minggu. Hasil penelitian yang diperoleh adalah persentase peningkatan daya otot tungkai sebesar 11% dan kecepatan 2% pada latihan box jump lebih besar dari kelompok yang lain. Dapat disimpulkan bahwa ada yang signifikan yang diarahkan oleh latihan box jump,
Pengaruh Latihan Progresive Muscle Relaxation dan Imagery Terhadap Konsentrasi, Tingkat Kecemasan, dan Ketepatan Memanah Jarak 8 Meter Cabang Olahraga Panahan Pada Siswa Ekstrakurikuler SD Luqman Al-Hakim Sholikhin bsa; Nurkholis Nurkholis; Miftakhul Jannah
Jendela Olahraga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v4i1.2952

Abstract

Abstrak-Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan latihan Progresive Muscle Relaxation dan Imagery terhadap konsentrasi, tingkat kecemasan, dan ketepatan memanah pada siswa ekstrakurikuler cabang olahraga panahan SD Luqman Al-Hakim Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasy experiment) dan desain yang digunakan yaitu menggunakan matching-only design. Subjek penelitian yang berjumlah 45 siswa yang akan dilakukan pretest untuk menentukan pembagian kelompok. 15 siswa sebagai kelompok eksperimen I yang diberi program latihan progresive muscle relaxation, 15 siswa berikutnya kelompok eksperimen II yang diberi program latihan imagery, dan 15 siswa selanjutnya sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga instrumen penelitian, yaitu grid concentration exercise test untuk megukur tingkat konsentrasi, angket anxiety dalam hal ini yang digunakan Sport Anxiety Scale (SAS) untuk mengukur tingkat kecemasan, dan tes memanah jarak 8 meter dengan 6 kali rambahan untuk mengetahui ketepatan memanah Sedangkan analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis uji beda (t-test) dan multivariat analisis of variance (MANOVA). Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan yang lebih signifikan pada kedua kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Konsentrasi terjadi peningkatan pada kedua kelompok eksperimen I dan II, tingkat kecemasan lebih terlihat pengaruhnya pada kelompok eksperimen I, sedangkan ketepatan memanah terjadi peningkatan pada ketiga kelompok penelitian, baik kelompok ekperimen I, kelompok eksperimen II maupun kelompok ekspeimen III, namun berdasarkan dari hasil rerata yang tidak sama, hal ini menunjukankan variabel progresive muscle relaxation dan imagery terbukti mampu berpengaruh terhadap ketiga variabel terikat akan tetapi relatif tidak sama, hal ini bisa disebabkan karena keterbatasan waktu yang ada dan minimnya pertemuan perlakuan per mingunya yang diberikan.Kata Kunci: Progresive Muscle Relaxation, imagery, Konsentrasi, Kecemasan, Ketepatan
Implementasi Permainan Tradisional Untuk Meningkatkan Keaktifan Gerak Siswa muhammad nur; Fajar Ari Widiyatmoko
Jendela Olahraga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v4i1.3028

Abstract

Keaktifan gerak dalam pembelajaran penjas masih sangat kurang karena pembelajaran penjas monoton dan kurang menarik.Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh implementasi penerapan permainan tradisional dalam meningkatkan keaktifan gerak siswa. Desain penelitian ini adalah control group pretest-posttest design. Lokasi penelitian di SMK N 6 Semarang. Populasi penelitian adalah kelas XI SMK N 6 Semarang dengan sempel Dengan teknik pengambilan sampel cluster sampling. Instrument yang digunakakan adalah instrument keaktifan gerak yang disusun oleh Suherman (2009) dengan prosedur penelitian 6 kali pertemuan. 1 pertemuan pretest 4 kali pertemuan treatment dan 1 kali posttest. Dengan hasil penelitian menunjukan implementasi permainan tradisional berpengaruh untuk meningkatkan keaktifan gerak siswa di SMK N 6 Semarang. Setelah pemberian tretment permainan tradisional keaktifan gerak siswa nilai rata-rata keaktifan gerak siswa untuk kelompok eksperimen sebesar 13,85 dan kelompok kontrol sebesar 15,32 dimana sebelumnya pada kelompok eksperimen hanya 12,59 dan kelompok kontrol 14 32 atau meningkat 10,0% untuk klompok eksperimen dan 7,0% untuk kelompok kontrol. Melalui penerapan permainan tradisional siswa dapat melakukan keaktifan gerak yang cukup baik. Sehingga dapat di simpulkan ada peningkatan implementasi permainan tradisional untuk meningkatkan kaeaktifan gerak siswa. Kata kunci: permainan tradisional,  keaktifan gerak, penjas
Pengaruh Metode Latihan Shooting Free Throw Tanpa Gangguan dan Shooting Free Throw dengan Mata Tertutup Terhadap Tes Shooting Free Throw Static dan Dynamic saragih, roni yusuf
Jendela Olahraga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v4i1.2969

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this research is to analyze and find out the free throw training method which is very influential on static and dynamic free throw shooting tests. Fifteen students who were the subject of the study will be pretested to determine division of a group free throw exercise without interruption, free throw exercise with eyes closed and the control group. In this research two test instruments will be used, namely static free throw test and free throw dynamic shooting test. Will be given exercise for 6 weeks of training for each group and treatment 3 times a week. Test result of paired sample t-test on the free throw shooting method with closed eyes show a significant influence on both variables free throw static shooting test variable and free throw dynamic shooting test, while uninterrupted free throw shooting groups show a significant effect on variables free throw throw shooting test and free throw dynamic shooting test but more influential free throw shooting test with closed eyes. From the data obtained it can be concluded that both experimental groups have an increase to improve the free throw static shooting test and free throw dynamic shooting test, although the average number of values is not the same, the free throw shooting method with closed eyes variable proved able to affect both dependent variables. This can be due to limited time and less treatment was only conducted for 6 weeks and 18 meetings.Keywords : static free throw shooting test,  dynamic free throw shooting test, free throw exercise without interruption, free throw exercise with eyes closed
Pengaruh Metode Circuit Training Terhadap Kecepatan, Daya Tahan Dan Kekuatan Tim Bola Basket Sma N 1 Pegandon Maftukin Hudah; Ibnu Fatkhu Royana; Tubagus Herlambang
Jendela Olahraga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v4i1.3374

Abstract

Ektrakurikuler bola basket di SMA N 1 Pegandon berjalan secara optimal, tetapi dilihat dari kondisi kecepatan, kekuatan dan daya tahan sangat kurang sekali, oleh sebab itu penelitian bermaksud memberikan latian circuit training pada peserta ektrakurikuler bola basket. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode circuit training terhadap kecepatan, daya tahan dan kekuatan tim bola basket di SMA N 1 Pegandon.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain “One-Group Prestest-Posttets Design”. Populasi penelitian ini adalah peserta ektrakurikuler bola basket di sma n 1 pegandon yang berjumlah 22 peserta, 12 laki-laki dan 10 perempuan. Teknik sampling menggunakan total sampling dan purpose sampling. Instrumen yang digunakan adalah pret-test dan post-test dengan circuit training. Latian circuit training dilakukan selama 12 kali pertemuan (3x dalam 1 minggu). Analisis data menggunakan uji prasyaratan signifikansi 0,05. Hasil penelitian tes kecepatan sebesar 0,41%, daya tahan sebesar 0,1% dan kekuatan sebesar 1,23%.Berdasarkan analisis hasil penelitian diatas dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh metode circuit training untuk meningkatkan kecepatan, daya tahan dan kekuatan peserta ektrakurukiler bola basket di sma n 1 pegandon. Saran yang dapat di berikan adalah penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu tolak ukur dalam menyusun program latian.Kata kunci: Circuit training, kecepatan, daya tahan, kecepatak, ektrakurikeler bola basket.
Pengaruh Latihan Ladder drill: Ladder Speed Run dan In Out Drill Terhadap Peningkatan Kecepatan dan Kelincahan jendry alvin tefu
Jendela Olahraga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v4i1.2986

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to improve the ability of speed and agility with the method of ladder speed run and in out drill. Samples of the student's research is the son of SMA Negeri 1 Soe who follow football and futsal ektrakurikuler activity with the number of the subject of 33 people. Type of this research is quantitative research with experimental approach is quasi (quasi-circling). The research design used was matching only design and data analysis using Anova and t-Test. Data retrieval using sprint 30 meters to measure the speed and agility of the t-test to measure agility at the time of pretest and posttest. Unit in measuring the speed and agility is second. The research was carried out for 6 weeks and is done three times a week. Research results show that the difference between the mean pretest and posttest of each group. Based on the data retrieved can be inferred that there is an increase in the speed and agility to each group after being given exercise Ladder Speed Run and In Out Drill as seen from test-t. In addition, through the test anova, which exercise Ladder Drill: Ladder Speed Run and In Out Drill gives significant influence than the control group.Keywords: Ladder Drills, Ladder, Run In Sped Out Drills, speed, agility

Page 1 of 1 | Total Record : 10