cover
Contact Name
Mei Sulistyoningsih
Contact Email
jitek@upgris.ac.id
Phone
+6282137428349
Journal Mail Official
jitek@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Sidodadi Timur Nomor 24 – Dr. Cipto Semarang - Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JITEK (Jurnal Ilmiah Teknosains)
ISSN : 24609986     EISSN : 24769436     DOI : https://doi.org/10.26877/jitek
JITek: Jurnal Ilmiah Teknosains 2476-9436 (media online) & 2460-9986 (media cetak) published scientific papers on the results of applied and natural science research covering the fields of science including engineering (civil, chemistry, architecture, electrical, mechanical, enviromental), food technology, agriculture, physics, biology, mathematics, chemistry and technical information. The manuscript must be original research, written in Bahasa Indonesia or English, and not be simultaneously submitted to another journal or conference. Manuscripts will be reviewed by an expert editor and managing editor. The journal has been indexed in Google Scholar, Dimensions and Crossref.
Articles 212 Documents
Optimasi Biaya Bahan Bakar Pembangkit Thermal Area Jawa Tengah dan DIY Berbasis Logika Fuzzy Moh. Sabiqul Faiz; Achmad Solichan; Luqman Assaffat
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 2/Nov (2016): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.916 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v2i2/Nov.1203

Abstract

Penjadwalan operasi dan pembagian beban yang tepat pada proses pembangkitan tenaga listrik berguna untuk meminimalkan pengeluaran biaya bahan bakar. Dari simulasi operasi unit pembangkit thermal area Jateng dan DIY dengan sampel beban 2496 MW, 3850 MW, dan 4392 MW, metode iterasi lambda menghasilkan daya total pembangkitan yang sama besar dengan kebutuhan beban, sehingga nilai error 0%.  Sedangkan pada metode logika fuzzy memiliki nilai error yang juga bagus, yaitu berturut-turut pada kondisi beban tersebut adalah 0,72%, 0,01%, dan 0,03%. Deviasi pembagian beban menggunakan iterasi lambda dengan logika fuzzy juga menunjukan nilai yang bagus, yaitu pada beban 2496 MW = 6,58%, 3850 MW = 4,39%, sedangkan pada beban 4392 MW mencapai 17,23% atau buruk. Perbedaan daya total pembangkitan metode iterasi dengan fuzzy, membuat perbandingan efisiensi kedua metode tersebut tidak dapat dilakukan. Oleh karena itu, analisis dilakukan dari efektifitas kedua metode tersebut. Selain itu, diperlukan juga pembahasan lebih detail mengenai pembagian beban menggunakan metode logika fuzzy, baik dari sisi variabel input-ouput, fungsi keanggotaan, maupun aturan fuzzy.
KRIM ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN KOPI ARABIKA (Coffea Arabica) Anita Dwi Puspitasari; Nurul Eka Yuita; Sumantri Sumantri
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 3, No 2 (2017): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.989 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v3i2.1884

Abstract

Daun kopi arabika mengandung senyawa antara lain flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan alami yang dapat menghambat radikal bebas. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kopi arabika memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 19,856 ± 0,126 µg/ml. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai IC50 dari krim ekstrak etanol daun kopi arabika dengan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) dan karakteristik fisika kimia sediaan krim.  Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%, kemudian dilakukan uji kualitatif senyawa flavonoid. Variasi konsentrasi ekstrak dalam krim adalah 0,1%, 0,2%, dan 0,3%. Aktivitas antioksidan krim diuji dengan metode DPPH serta diamati karakteristik fisik kimia krim meliputi organoleptis, homogenitas, pH, daya lekat, viskositas, dan daya sebar. Data uji kualitatif senyawa flavonoid ditujukan untuk senyawa flavanoid, selanjutnya stabilitas fisika krim dianalisis menggunakan regresi linier, uji aktivitas sediaan krim dihitung menggunakan persentase aktivitas antioksidan dan uji aktivitas antioksidan ekstrak dihitung menggunakan nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun kopi arabika mengandung senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak daun kopi arabika diperoleh nilai IC50 sebesar 3,578 µg/ml, sedangkan kuersetin diperoleh nilai IC50 sebesar 15,09 µg/ml. Hasil uji aktivitas antioksidan sediaan krim FI, FII, dan FIII menunjukkan persen aktivitas antioksidan berturut-turut sebesar 21,390%, 26,152%, dan 37,097%. Variasi konsentrasi ekstrak dalam formulasi sediaan krim memberikan pengaruh signifikan terhadap sifat fisika dan kimia krim.
Perbandingan Kualitas Lem Ikan dari Tiga Jenis Tulang Ikan Yang Berbeda Arief Hidayat
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 1 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.093 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i1.2316

Abstract

Tulang ikan merupakan limbah yang apabila tidak ditangani akan menimbulkan pencemaran lingkungan. Salah satu yang dapat diupayakan adalah mengolah tulang ikan menjadi lem ikan merupakan hasil ekstraksi kolagen dengan menggunakan pelarut yang bersifat asam. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas lem ikan dengan bahan baku tulang ikan  beberapa spesies. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah tulang ikan pari, tulang ikan kakap merah, dan tulang ikan lele yang masing-masing didapatkan di UD Misri Bersaudara Demak, Pasar Gang Baru Pecinan Semarang,  dan Kampung Lele Boyolali. Metode penelitian yang digunakan bersifat eksperimental laboratoris dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diterapkan adalah perbedaan bahan baku tulang ikan antara lain  ikan pari, ikan kakap merah dan ikan lele dengan masing-masing tiga kali pengulangan. Parameter yang diamati adalah keteguhan rekat, kerusakan permukaan kayu, viskositas, pH dan kadar air. Data dianalisis menggunakan analisa ragam (ANOVA). Untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan, data diuji dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan baku tulang ikan yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai keteguhan rekat, kerusakan permukaan kayu, viskositas, pH dan kadar air. Lem ikan dengan bahan baku tulang ikan kakap merah merupakan produk lem ikan yang terbaik dari hasil penelitian ini karena karakteristik lem ikan tersebut memenuhi SNI 06-6049-1999 tentang Polivinil Asetat Emulsi untuk Perekat Pengerjaan Kayu dengan kriteria mutu: keteguhan rekat 13,45 N/mm²; kerusakan permukaan kayu 72,29%; viskositas 3,87 poise; pH 5,08; dan kadar air 54,71%.
PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR DAN SABUT KELAPA TERHADAP BOBOT DAN DAYA SERAP AIR BATAKO Agung Kristiawan; Putri Anggi Permata Suwandi
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 1, No 1/Nov (2015): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.712 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v1i1/November.835

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis yang rmemiliki banyak kekayaan hayati. Salah satu kekayaan hayati tersebut adalah bukitbukit kapur dan pohon kelapa yang tumbuh di seluruh pelosok Indonesia. Sabut kelapa banyak dimanfaatkan untukmembuat perkakas rumah tangga. Sabut kelapa memiliki bobot ringan dan merupakan serat alami yang dapat digunakansebagai pengganti serat sintetis. Selain sabut kelapa, ketersediaan kapur di Indonesia sangat melimpah. Kapur juga ringan dandapat digunakan untuk memperbaiki sifat fisika adukan beton dalam jumlah tertentu. Maksud dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui pengaruh penambahan sabut kelapa dan kapur dalam campuran batako. Tujuannya adalah untukmembandingkan daya serap air dan bobot batako yang dicampur kapur dan sabut kelapa dengan batako biasa Penelitian inimenggunakan komposisi campuran dengan perbandingan bagian/volume bahan susun batako yang terdiri dari semenportland pozzolan, kapur, sabut kelapa dan pasir. Penelitian ini dibatasi pada komposisi campuran semen:pasir:kapur 1:5:5dengan penambahan sabut kelapa sebanyak 25gr, 50gr dan 75gr. Hasil penelitian ini adalah dengan adanya penambahansabut kelapa dan kapur, berat udara batako akan menjadi lebih ringan tetapi daya serap airnya masih cukup tinggidibandingkan dengan batako biasa.
Kandungan Serat Jerami Padi Fermentasi dengan Lama Waktu Inkubasi yang Berbeda Sri Sukaryani
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 2/Nov (2016): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.989 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v2i2/Nov.1198

Abstract

Tujuan penelitian adalah 1) untuk mengkaji pengaruh penggunaan MA 11 dalam fermentasi jerami padi terhadap kandungan serat jerami padi ; 2) untuk mengkaji waktu yang optimal dalam fermentasi dengan MA-11. Metode penelitian : Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap pola searah, dengan 4 macam perlakuan dan setiap perlakuan terdiri dari 3 kali ulangan.  Perlakuan tersebut adalah : T0 : Jrami padi tanpa fermentasi, T1: Jerami padi  difermentasi selama 2 kali 24 jam, T2: Jerami padi  difermentasi selama 4 kali 24 jam dan T3: Jerami padi difermentasi selama 6 kali 24 jam. Peubah yang diamati adalah : kadar ADF dan NDF. Data yang didapatkan dianalisis secara statistik dengan analisis variansi pola searah. Jika terdapat perbedaan diantara perlakuan, dilakukan uji lanjut dengan uji wilayah ganda Duncan’t.  Hasil penelitian  adalah 1) rata-rata kadar ADF pada T0 : 50.21%, T1 : 40.01% T2 : 37.53 % dan T3 : 36.93%. 2)  Rata-rata kadar NDF  pada T0 : 69.22%; T1 : 64.65%; T2 : 62.85% dan T3 : 62.20%. Secara statistik lama fermentasi berpengaruh sangat nyata terhadap kandungan ADF dan NDF jerami padi, dan semakin lama waktu fermentasi semakin menurunkan kandungan ADF dan NDF jerami padi sampai batas waktu 4 hari. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa lama waktu fermentasi berpengaruh sangata nyata menurunkan kandungan ADF dan NDF jerami padi. Waktu yang optimal dalam fermentasi dengan MA-11 adalah 4 hari.
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP KUALITAS BANGUNAN PADA PERUMAHAN TINGKAT MENENGAH (STUDI KASUS PERUMAHAN BELLA VISTA SEMARANG) Agung Kristiawan
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 3, No 1/ Mei (2017): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.487 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v3i1/ Mei.1393

Abstract

Perumahan Bella Vista merupakan salah satu perumahan yang ada di Kota Semarang.  Untuk mendapatkan kepuasan konsumen, pengembang perumahan Bella Vista harus mampu memenuhi kebutuhan penghuni. Pengukuran tingkat kepuasan penghuni perumahan Bella Vista perlu dilakukan agar dapat diketahui bagaimana tingkat kepuasan penghuni. Serta menjadi strategi yang harus dilakukan pengembang dalam meningkatkan kepuasan penghuni. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan penghuni perumahan Bella Vista dan mengidentifikasi atribut yang harus mendapat prioritas perbaikan untuk meningkatkan kepuasan penghuni perumahan Bella Vista. Metode yang digunakan adalah importance-performance analysis (IPA). Secara umum pelanggan atau penghuni perumahan Bella Vista Semarang sudah cukup puas dengan kondisi dan kualitas pelayanan saat ini. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya nilai kinerja, yaitu: aspek penampilan fisik (tangible) 74 % responden menilai baik, aspek kehandalan (reliability) 67 % responden menilai cukup baik, aspek tanggapan (responsiveness) 61 % responden menilai baik, aspek kepastian (assurance) 92 % responden menilai baik, aspek empati (emphaty) 81 % responden menilai baik. Tingkat kepuasan konsumen perumahan terhadap kualitas pelayanan perumahan Bella Vista Semarang dalam dimensi penampilan fisik sebesar 3,88 %, menunjukkan konsumen merasa puas dengan tingkat kinerja developer. Sedangkan 8,3 %  tingkat kepuasan pelanggan berada pada kuadran A yang artinya bahwa pihak pengembang belum memberikan kinerja pelayanan yang diharapkan padahal sangat penting menurut pelanggan sehingga harus menjadi titik fokus dalam meningkatkan kinerja dimasa mendatang.
EKSTRAKSI SELULOSA BATANG TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS) METODE BASA Novian Wely Asmoro; Afriyanti Afriyanti; Ismawati Ismawati
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 1 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.103 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i1.1710

Abstract

Batang tanaman jagung merupakan salah satu limbah hasil pertanian yang mengandung selulosa, hemiselulosa dan lignin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi  NaOH pada proses ekstraksi selulosa dari batang tanaman jagung terhadap rendemen dan sifat fisik selulosa. Tahap dan metode penelitian meliputi: ekstraksi selulosa batang tanaman jagung melalui proses delignifikasi, pencucian, blanching, pengeringan dan pembuatan serbuk selulosa. Percobaan menggunakan waktu ekstraksi selama 60 menit dengan konsentrasi NaOH (K) dengan 5 taraf perlakuan yaitu K1= 10%, K2= 15%, K3= 20%, K4= 25% dan K5= 30%. Masing-masing perlakuan diulang tiga kali dan masing-masing dianalisis dengan dua ulangan. Sehingga diperoleh unit percobaan  3x5x2 = 30 unit percobaan. Analisis produk selulosa secara fisik meliputi pengukuran rendemen, pH, Water Holding Capacity (WHC) dan Oil Holding Capacity (OHC). Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan NaOH konsentrasi 25% pada proses ekstraksi selulosa batang jagung menghasilkan rendemen tertinggi sebesar 35,61%; nilai pH rata-rata sebesar 8,66. Kemampuan mengikat air (WHC) tertinggi sebesar 8,21 g/g dan kemampuan mengikat minyak (OHC) sebesar 9,76 g/g. Kata kunci:  Selulosa, batang tanaman jagung, Ekstraksi, Natrium Hidroksida
KLASIFIKASI DATA MINING DALAM MENENTUKAN PEMBERIAN KREDIT BAGI NASABAH KOPERASI Ika Menarianti
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 1, No 1/Nov (2015): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.142 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v1i1/November.836

Abstract

Kredit adalah penyediaan dana untuk transaksi pinjam meminjam atas persetujuan dan kesepakatan antara pihak bank atauinstansi keuangan dengan nasabahnya, serta mewajibkan peminjam untuk membayar utang dalam jangka waktu tertentu danpemberian jasa. Pemberian kredit dilakukan dengan mengidentifikasi dan menilai faktor yang mempengaruhi resiko kredit.Hilangnya pendapatan dan ancaman profitabilitas merupakan hal yang perlu diwaspadai dalam pemberian kredit. Klasifikasidata mining dapat digunakan untuk membantu para analis kredit dalam menentukan pemberian kredit pada nasabah. Prosesklasifikasi dilakukan untuk mendapatkan atribut penentu. Hasil proses klasifikasi dievaluasi menggunakan cross validation,confusion matrix, ROC Curve dan T-test untuk mengetahui klasifikasi yang paling akurat dalam menentukan pemberian kreditbagi nasabah koperasi.
POTENSI DAN TANTANGAN KOMPOSIT ALUMUNIUM-SiC SEBAGAI BAHAN CYLINDER LINER DENGAN METODE HORIZONTAL CENTRIFUGAL CASTING Alaya Fadllu Hadi Mukhammad; Bambang Setyoko
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 1/Mei (2016): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.079 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v2i1/Mei.1015

Abstract

Alumunium Matrix Composite (AMC) yang diperkuat partikel SiC merupakan material alternative untuk menggantikan besi cor sebagai bahan Cylinder Liner. Penggunaan AMC tersebut beralasan karena memiliki kekuatan spesifik dan kekakuan yang tinggi selain itu modulus elastisitas dan ketahanan aus nya pun tinggi. Salah satu metode pembuatan Cylinder Liner adalah menggunakan Centrifugal casting, akan tetapi dengan adanya perbedaan densitas antara partikel SiC (?Å?ü=?é?á 3,21 g/cm3 dan densitas alumunium (?Å?ü=?é?á 2,70 g/cm3) menyebabkan partikel SiC terlempar keluar dibandingkan menjauhi sumbu putar dibandingkan alumunium. Padahal partikel SiC?é?á diharapkan berada di bagian dalam sehingga mampu meningkatkan ketahanan aus.
PEMANFAATAN RESIDU BREM SEBAGAI BAHAN SUBTITUSI PEMBUATAN "ARENIA STICKY RICE" Afriyanti Afriyanti
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 3, No 1/ Mei (2017): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.245 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v3i1/ Mei.1388

Abstract

Industri pengolahan brem padat akan menghasilkan limbah berupa ampas tape ketan yang sudah diambil cairannya.  Residubrem yang dihasilkan sekitar 70% dari bahan baku dan belum dimanfaatkan secara optimal. Salah satu pemanfaatan residubrem ini yaitu sebagai bahan substitusi tepung ketan dalam pembuatan dodol (Arenia Sticky Rice). Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui proporsi penambahan tepung residu brem dan gula aren terhadap kualitas dodol residu brem. Penelitianini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor perlakuan, yaitu kombinasi tepung ketan : tepung ampasbrem (A) dengan tiga taraf perlakuan, yaitu : A1= 150:50; A2= 100:100; A3= 50:150 dan persentase penambahan gula aren(B) dengan 3 taraf perlakuan yaitu B1 = 75%;  B2 = 100%; B3= 125%.  Masing-masing perlakuan diulang dua kali sehinggadiperoleh unit percobaan  3 x 3 x 2 = 18 unit percobaan.  Dodol residu brem yang dihasilkan dianalisis kadar air, kadar gulareduksi, tekstur dan organoleptik. Kombinasi perlakuan antara proporsi tepung ketan:tepung ampas brem dengan penambahangula aren berpengaruh nyata terhadap seluruh karakteristik produk dodol ampas brem.  Secara keseluruhan kombinasiantara proporsi tepung ketan:tepung ampas brem (50:150) dengan penambahan gula aren 125% menghasilkan produk dodolyang kurang disukai panelis karena tekstur keras, warna coklat gelap, rasa terlalu manis dan masih terdapat aroma asam tape.

Page 5 of 22 | Total Record : 212