cover
Contact Name
Mei Sulistyoningsih
Contact Email
jitek@upgris.ac.id
Phone
+6282137428349
Journal Mail Official
jitek@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Sidodadi Timur Nomor 24 – Dr. Cipto Semarang - Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JITEK (Jurnal Ilmiah Teknosains)
ISSN : 24609986     EISSN : 24769436     DOI : https://doi.org/10.26877/jitek
JITek: Jurnal Ilmiah Teknosains 2476-9436 (media online) & 2460-9986 (media cetak) published scientific papers on the results of applied and natural science research covering the fields of science including engineering (civil, chemistry, architecture, electrical, mechanical, enviromental), food technology, agriculture, physics, biology, mathematics, chemistry and technical information. The manuscript must be original research, written in Bahasa Indonesia or English, and not be simultaneously submitted to another journal or conference. Manuscripts will be reviewed by an expert editor and managing editor. The journal has been indexed in Google Scholar, Dimensions and Crossref.
Articles 212 Documents
EVALUASI KUALITAS MUTU MINYAK GORENG MENGGUNAKAN POLARISATOR TERPADU BERDASARKAN METODE FLUORESENSI ELEKTROOPTIK heri sugito; K. Sofjan Firdausi; Nidia Kharisma Putri
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 2 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.475 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i2.3187

Abstract

Evaluation of quality of cooking oil using integrated polarizer based on fluorescence polarization method has been carried out. Integrated polarizer used a green laser with a wavelength of 532 ± 10 nm. Measurements were made by observing changes in fluorescence polarization angles that occurs when without an external electric field and with the provision of an external electric field produced from two copper plates given a voltage of 0-6 kV. The samples used were new cooking oil and expired cooking oil, palm cooking oil that has been contaminated by chicken oil and lard. The test results show that the change in polarization angle on cooking oil expires is greater than the new cooking oil, as well as changes in the polarization angle in palm cooking oil that has been contaminated by lard is greater than pure palm cooking oil and palm cooking oil. This indicates that the saturated fatty acid content in lard is greater than that of pure palm cooking oil and chicken oil. With these results, the fluorescence polarization method is expected to be a method for evaluating halal cooking oil.
PERHITUNGAN PREMI ASURANSI JIWA MENGGUNAKAN GENERALIZED LINEAR MIXED MODELS Siti Alfiatur Rohmaniah; Novita Eka Chandra
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 2 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.266 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i2.3004

Abstract

The price of life insurance premiums for each person depends on the probability of death, not only based on age and gender as offered by an Indonesian insurance company.  The purpose of this study is to determine premium prices on underwriting factors and frailty factors using Generalized Linear Mixed Models (GLMM). GLMM is used for modeling a combination of fixed effect heterogeneity (underwriting factors) and random effects (frailty factors) between individuals. The data used longitudinal data about underwriting factors that have Binomial distribution are taken from the Health and Retirement Study and processed using R software. Because the data used by survey data within an interval of two years, so the probability of death is obtained for an interval the next two years. Underwriting factors that have a significant effect on the probability of death are age, alcoholic status, heart disease, and diabetes. As a result, is obtained the probability of death models each individual to determine life insurance premium prices. The premium price of each individual is different because depends on underwriting factors and frailty. If frailty is positive, it means that a person level of vulnerability when experiencing the risk of death is greater than negative frailty.
EFEKTIFITAS FEED ADDITIVE HERBAL JAHE, KUNYIT, SALAM DAN PENCAHAYAAN TERHADAP TEKNIK TONIC IMOBILITY, SUHU REKTAL DAN KADAR AIR DAGING BROILER Mei Sulistyoningsih; Reni Rakhmawati
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 2 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.196 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i2.3178

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tambahan jahe, kunyit, dan salam dalam ransum dan perlakuan pencahayaan terhadap teknik tonic imobility, suhu rektal dan kadar air daging broiler. Subjek yang digunakan dalam penelitian adalah 100 ekor DOC unsex. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Racangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial 3 x 2 dengan faktorial A pemberian herbal sebanyak 3 taraf sedangkn faktor B perlakuan pencahayaan berselang sebanyak  2 taraf dengan 4 kali ulangan, setiap ulangan terdapat 4-5 ekor ayam broiler. Perlakuan dalam penelitian ini adalah J(2%)C1 : pakan ransum komersial + jahe 2% + cahaya 1L : 3D, J(2%)C2 : pakan ransum komersial + jahe 2% + cahaya 1L : 2D, K(0,2%)C1 : pakan ransum komersial + kunyit 0,2% + cahaya 1L : 3D, K(0,2%)C2 : pakan ransum komersial + kunyit 0,2%  + cahaya 1L : 2D, S(3%)C1 : pakan ransum komersial + daun salam 3% + cahaya 1L : 3D, S(3%)C2 : pakan ransum komersial +  daun salam 3% +  cahaya 1L : 2D. Variabel penelitian yang diteliti adalah terhadap teknik tonic imobility, suhu rektal dan kadar air daging broiler. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) dengan taraf 5%, hasil penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh nyata (P > 0,05) keenam perlakuan terhadap terhadap teknik tonic immobility dan suhu rektal,  ada pengaruh nyata (P < 0,05) keenam perlakuan terhadap terhadap kadar air daging broiler.
DAMPAK PENAMBAHAN SORBITOL TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK BIJI KOPI ROBUSTA SELAMA PENYANGRAIAN Umar Hafidz Asy&#039;ari Hasbullah; Hikmahyuliani Hikmahyuliani; Laela Nur Rokhmah
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 2 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.477 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i2.3169

Abstract

Penambahan sorbitol dalam biji kopi ditujukan untuk meningkatkan aroma dan antioksidan setelah disangrai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan fisik pada biji kopi robusta selama penyangraian. Parameter yang diamati adalah suhu dan waktu first crack, second crack, akhir proses penyangraian, dan munculnya asap. Konsentrasi sorbitol terdiri dari 0%, 5% dan 10% (b/b). Sedangkan jenis penyangraian terdiri dari light, medium dan dark. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan sorbitol dan jenis penyangraian berpengaruh terhadap sebagian besar parameter fisik selama penyangraian. Peningkatan konsentrasi sorbitol menyebabkan penurunan suhu second crack dan suhu munculnya asap. Namun seluruh parameter waktu mengalami kenaikan. Tingkat penyangraian yang semakin meningkat menyebabkan kenaikan waktu seluruh parameter. Meskipun demikian, suhu seluruh parameter cenderung berfluktuasi
PEMANFAATAN LIMBAH BANGUNAN SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA PEMBUATAN BETON NORMAL hariyanto hariyanto
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 2 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.099 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i2.3127

Abstract

Uji agregat dilakukan untuk mengetahui karakteristik bahan mix design dengan menggunakan standar pengujian SNI T – 15 – 1990 – 03. Pengujian bahan mix design mulai dari pengujian gradasi agregat, berat isi agregat, berat jenis dan penyerapan agregat, kadar air agregat, kadar silt dan clay agregat.  Benda uji dibuat berbentuk kubus dengan campuran adukan beton menggunakan split dan pasir sebagai pembanding, pecahan limbah bangunan sebagai agregat halus dengan komposisi 0%, 40%, 60%, dan 100%, serta semen PCC, dan air, dengan jumlah benda uji masing-masing 15 buah untuk umur pengujian 7 hari, 14 hari, dan 28 hari. Perawatan benda uji dilakukan dengan cara merendam dalam air, pengujian benda uji dilakukan dengan menggunakan Compressor Machine. Hasil pengujian benda uji dengan menggunakan limbah bangunan sebagai agregat halus menunjukkan terjadinya penurunan nilai kuat tekan dari kuat tekan beton rencana.  Nilai kuat tekan beton pada umur 28 hari dari penggunaan limbah bangunan sebagai agregat kasar pada proporsi 0% sama dengan nilai kuat tekan beton normal f’c = 20 MPa, sedangkan nilai kuat tekan dengan penggunaan limbah beton sebagai agregat kasar pada proporsi 40%, 60% dan 100% kurang dari nilai kuat tekan beton yang direncanakan ( f’c = 20 MPa ).
PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KADAR LESITIN DALAM SUSU KEDELAI DAN SOYGURT SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS anita dwi puspitasari; Sumantri Sumantri; Dian Bekti Murwati; Intan Irawan
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 2 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.699 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i2.3172

Abstract

Susu kedelai dan soyghurt mengandung lesitin yang bermanfaat bagi kesehatan namun tidak stabil bila terpapar udara dan suhu tinggi. Susu kedelai dan soyghurt lebih stabil disimpan pada suhu dingin dibanding bila disimpan pada suhu kamar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan adanya pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap kadar lesitin dalam susu kedelai dan soyghurt secara Spektrofotometri UV-Vis.Susu kedelai dan soyghurt disimpan pada  suhu dingin, sejuk dan kamar dengan lama penyimpanan 0, 1, 2, 5 dan 7 hari untuk susu kedelai sedangkan soyghurt selama 0, 7, 10 dan 14 hari. Lesitin diekstraksi secara ekstraksi cair-cair dengan pelarut kloroform dan metanol (2:1). Uji kadar lesitin secara spektrofotometri UV-Vis dengan panjang gelombang 204 nm. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan regresi linear kemudian dilanjutkan dengan uji normalitas, homogenitas dan ANOVA dua jalan pada taraf kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan suhu dan lama penyimpanan berpengaruh nyata terhadap kadar lesitin. Peningkatan suhu dan lama penyimpanan menyebabkan penurunan kadar lesitin dalam susu kedelai dan soyghurt. Kadar lesitin pada susu kedelai suhu dingin (8oC), sejuk (15oC) dan kamar (25oC) berturut-turut sebesar 95,67; 85,88 dan 50,45 ppm. Kadar lesitin pada lama penyimpanan 0, 1, 2, 5 dan 7 hari berturut-turut sebesar 131,99; 105,67; 87,77; 75,53 dan 40,37 ppm. Sedangkan pada soyghurt Kadar lesitin untuk suhu dingin (8oC) 314,530, sejuk (15oC) 176,070 dan kamar (25oC) 74,861 ppm. Kadar lesitin untuk lama penyimpanan hari ke-7 adalah 255,553 ppm, hari ke-10 adalah 152,700 ppm dan hari ke-14 adalah 96,405 ppm. Pengaruh yang terbesar terdapat pada kadar lesitin susu kedelai dan soyghurt  yang disimpan pada suhu kamar.
PENGARUH PENINGKATAN KONSENTRASI Fe PADA LAPISAN TIPIS TiO2 TERHADAP KEMAMPUAN FOTOKATALIS DALAM JELANTAH Ummi Kaltsum; Joko Saefan
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 2 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.253 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i2.2888

Abstract

Penambahan dopan Fe pada lapisan tipis TiO2 telah diketahui berhasil meningkatkan aktivitas fotokatalis dalam jelantah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh peningkatan konsentrasi dopan Fe pada lapisan tipis TiO2 terhadap fotoaktivitas lapisan tipis. Lapisan tipis dibuat dengan mencampurkan TTiP, AcAc, etanol dan dopan Fe dari Fe(NO3)3.9H2O. Konsentrasi Fe divariasi dalam 1%, 2% dan 3%. Campuran tersebut selanjutnya dideposisikan pada substrat dengan metode spray coathing pada suhu 450 oC dan dianil pada suhu 500 oC selama 2 jam. Lapisan tipis yang terbentuk diuji karakteristiknya berupa morfologi, optis dan struktur kristal dengan SEM, UV Vis spektofotometer, dan xr-difractometer. Fotoaktivitas lapisan tipis diuji dalam jelantah selama 5 jam dengan sinar UV dan hasilnya ditentukan dengan metode titrasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan konsentrasi dopan Fe meningkatkan kemampuan fotokatalis lapisan tipis. Kemampuan fotokatalis yang paling optimum dihasilkan oleh lapisan tipis Fe-TiO2 3% dengan penurunan ALB dan PV sebesar 45% dan 29%.
KAJIAN KUAT TEKAN PAPERCRETE MUTU TINGGI DENGAN BAHAN TAMBAH LIMBAH KERAMIK Hendramawat Aski Safarizki; Iwan Ristanto
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 2 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.027 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i2.2947

Abstract

Papercrete merupakan alternatif beton ringan dengan memanfaatkan limbah kertas yang ada di sekitar kita. Kelemahan dari papercrete adalah mutu kuat tekan yang rendah dikarenakan bahan penyusunnya yang berupa kertas. Target dari penelitian ini adalah merumuskan rancang campur (mix design) dari papercrete mutu tinggi yang  tahan  terhadap  beban  dengan  bahan  tambah  limbah keramik  yang  ramah  lingkungan.  Dengan  memanfaatkan  limbah  keramik  maka dapat  mengurangi  pencemaran  pada  lingkungan  sekaligus  meningkatkan  kuat tekan  papercrete. Metode  yang  dipakai  dalam  penelitian  ini  adalah  uji rancang  campur  pada  laboratorium  sehingga  didapatkan  komposisi campuran mutu tinggi antara papercrete dengan limbah keramik. Tahapan penelitian dimulai dengan pembuatan papercrete dengan tanpa bahan tambah limbah keramik. Kadar campuran kertas yang digunakan adalah 0%, 20%, 20% dan 30% dari volume pasir yang digunakan. Pada penelitian dibuat juga papercrete dengan bahan tambah limbah keramik. Kadar keramik pada campuran papercrete yang digunakan adalah 0%, 20%, 20% dan 30% dari jumlah pasir yang digunakan. Kesimpulan yang dapat diperoleh dari hasil pengujian adalah bahan tambah limbah keramik dapat meningkatkan kuat tekan papercrete. Nilai kuat tekan optimum papercrete tanpa bahan tambah limbah keramik dan papercrete dengan bahan tambah limbah keramik berada pada angka 26,0 MPa - 26,3 MPa.
PERFORMA KESEHATAN TIKUS Sprague dawley AKIBAT PEMBERIAN YOGHURT PREBIOTIK SEBAGAI ANTIDIARE lia saputri; Agustina Intan Niken Tari; Sri Hartati
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 2 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.414 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i2.2704

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian yoghurt berpotensi prebiotik dengan penambahan ekstrak ubi jalar ungu sebagai antidiare dan mengetahui performa kesehatan tikus sebagai hewan coba. Tikus yang digunakan adalah tikus putih galur Sparague dawley umur 1,5 bulan. Parameter performa kesehatan tikus meliputi kenaikan berat badan, konsumsi pakan dan efisiensi pakan sedangkan parameter antidiare adalah kadar air feses.  Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 faktor perlakuan yaitu Y- = tikus tanpa perlakuan yoghurt prebiotik dan (Enthero pathogenic Escherichia coli) EPEC, Y1 = tikus dengan perlakuan yoghurt prebiotik, Y2 = tikus dengan perlakuan yoghurt prebiotik dan EPEC, Y+ = tikus dengan perlakuan EPEC, setiap perlakuan diulang 5 kali. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan Anova. Apabila terdapat beda nyata antar perlakuan dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf signifikansi 5%.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian yoghurt berpotensi prebiotik memberikan pengaruh yang nyata terhadap konsumsi pakan, berat badan, efisiensi pakan dan kadar air feses pada tikus percobaan.  Kenaikan berat badan dan efisiensi pakan menunjukkan hasil yang tinggi pada tikus yang tidak terinfeksi EPEC dan menunjukkan hasil yang rendah pada tikus yang terinfeksi EPEC. Kadar air feses dan konsumsi pakan menunjukkan hasil yang tinggi pada tikus yang terinfeksi EPEC dan menunjukkan hasil yang rendah pada tikus yang tidak terinfeksi EPEC. Kata kunci : yoghurt, yoghurt prebiotik dan antidiare.
NETRALISASI AIR LINDI RESIDU BAUKSIT (RED MUD) DENGAN MENGGUNAKAN AIR GAMBUT Maya Santi
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 4, No 2 (2018): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.879 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v4i2.3109

Abstract

Bauxite residue or red mud is waste (by-products) generated from alumina processing. Some things are still the world's environmental issues, with respect to the red mud is in terms of the amount produced lots, as well as the properties of alkalinity and concentrations of Na relatively high. Na concentration and alkalinity of the red mud, is considered important to note because it gives a good effect in the short term and long term. In the short term, high solubility Na affect the quality of the leachate red mud and the long-term deals in terms of utilization and reclamation. One of the treatments that can be done to overcome the quality of red mud leachate is neutralization using peat water. The volume of peat water required to neutralize leachate red mud up to pH ~ 7 is 1: 300. The percentage reduction in the concentration of Na in the red mud leachate after neutralization 99.5%.

Page 9 of 22 | Total Record : 212