cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AKSIOMA
ISSN : 20862725     EISSN : 25797646     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika adalah jurnal dalam bidang matematika dan pendidikan matematika yang memfasilitasi guru, mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan dalam menerbitkan karya ilmiah atau artikel hasil penelitian maupun studi pustaka. Jurnal Aksioma ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 495 Documents
PERANAN PEMAHAMAN PETUNJUK OPERASIONAL DALAM PROGRAM BORLAND DELPHI DAN KESERINGAN BERLATIH TERHADAP KEMAMPUAN MENGOPERASIKAN PROGRAM BORLAND DELPHI Indriati, Indriati; Suyono, Suyono
AKSIOMA Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata kuliah sistem basis data terdiri atas teori dan praktek. Jadi, mahasiswa harus menguasai teori dulu sebelum mereka berparaktek. Teori ini diperoleh mahasiswa dari kuliah dilengkapi buku/diktat sistem basis data tentang pemrograman Borland Delphi. Di dalam program Borlnd Delphi itu terdapat petunjuk pengoperasian berbahasa Inggris. Jadi, untuk bisa mengoperasikan program Borland Delphi, mahasiswa harus bisa memahami petunjuk berbahasa Inggris itu. Dengan memahami petunjuk itu diharapkan mahasiswa bisa berpraktek mengoperasikan program Borland Delphi untuk bisa menghasilkan sesuatu yang printout-nya berupa listing kode program (teks) dan gambar komponen program. Untuk sampai kepada keterampilan itu, mahasiswa perlu berlatih. Masalahnya ialah variabel mana yang lebih signifikan menentukan keterampilan mengoperasikan program Borland Delphi, kemampuan memahami petunjuk berbahasa Inggris dalam program Borland Delphi tentang pengoperasian Program Borland Delphi atau keseringan berlatih. Untuk memecahkan masalah itu dilakukan penelitian ex post facto di Universitas PGRI Semarang, khususnya mahasiswa jurusan S1 Pendidikan Teknologi Informasi, Fakultas PMIPATI semester 3 yang sedang menempuh mata kuliah sistem basis data. Mereka terdapat 2 kelas, setiap kelas rata-rata 21 orang mahasiswa. Untuk sasaran penelitian ini diambil 16 orang setiap kelasnya, sehingga jumlah mereka 32 orang. Dalam penelitian ini ada 3 jenis data, yaitu: (1) data tentang kemampuan memahami petunjuk operasional berbahasa Inggris yang ada dalam program Borland Delphi, (2) data tentang keseringan berlatih, dan (3) data tentang kemampuan mengoperasikan program Borland Delphi. Data tentang kemampuan mengoperasikan program Borland Delphi dan data kemampuan memahami petunjuk operasional berbahasa Inggris dalam program Borland Delphi diperoleh dengan tes, sedangkan data tentang keseringan berlatih diperoleh dengan kuesioner. Hasil uji lanjut, uji keberartian koefisien korelasi parsial, diketahui bahwa kemampuan memahami petunjuk operasional berbahasa Inggris dalam program Borland Delphi mempunyai peranan yang signifikan terhadap kemampuan mengoperasikan program Borland Delphi. Hal itu terbukti dari hasil uji lanjut bahwa t1=5,385>tsig.5%=2,04. Sebabnya ialah mahasiswa telah mempelajari buku/diktat mata kuliah sistem basis data berbahasa Indonesia tentang pemrograman Borland Delphi serta tetap memperhatikan petunjuk pengoperasian program Borland Delphi yang berbahasa Inggris, mereka bisa mengoperasikannya. Sebaliknya keseringan berlatih tidak memberikan peranan signifikan terhadap kemampuan mengoperasikan program Borland Delphi. Hal ini terbukti dari hasil uji lanjut bahwa t2=-0,029<tsig.5%=2,04. Ini berarti bahwa semakin tidak banyak berlatih, semakin tidak terampil mengoperasikan program Borland Delphi dan kurang memahami petunjuk berbahasa Inggris yang ada dalam program Borland Delphi. Kata Kunci: Peranan, Pemahaman, Berlatih, Kemampuan, Program Borland Delphi
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MATIKLOPEDIA BERBASIS CHARACTER BUILDING DI SEKOLAH DASAR WILAYAH KEDUNGSAPU Rachmiazasi, Lusi; Masduki, Masduki; Surtini, Sri
AKSIOMA Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tahunkedua ini bertujuan untuk mengembangkan medial pembelajaran Character Building melalui Matiklopedia bagi siswa  SD di wilayah kedungsapur yang ditinjau dari keefektifannya melalui  tes. Teori Pengembangan yang digunakan adalah plomp (1997) sebagai dasar dalah melaksanakan tahapa penelitian. Tahapan penelitian tersebut meliputi: (1) penelitian awal (fase preliminary investigation), (2) perancangan ( fase design), (3) realisaasi/konstruksi (fase realization/construction), (4) tes, evaluasi dan revisi, (fase tes, evaluation & revition) dan (5) implementasi (fase implementation).  Khusus tahunkedua ini diakukan postest di  10 sekolah pada wilayah kewdungsapur Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan penyebaran kuesioner .analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mengacu kepada pendapat Miles dan Huberman (1992), yang membagi tiga alur kegiatan analisis, dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis pada penelitian ini dilakukan dengan membandingkan antara data dengan kriteria-kriteria, yaitu efektif. Untuk mengetahui efektifitas penggunaan matiklopedia SD di wilayah  10 (sepuluh) sekolah dasar di 5(lima) kabupaten wilayah kedungsapur meliputi kabupaten grobogan, kabupaten demak, kabupaten kenpada materi satuan volume dan debit air, kabupaten semarang dan kota salatiga diperoleh prestasi belajar kelas eksperimen lebih baik dibanding kelas kontrol. Kelas eksperimen yaitu berasal dari sekolah Negeri dan kelas kontrol berasal dari sekolah Swasta dengan menggunakan uji-t pihak kanan, yaitu didapatkan thitung sebesar 2,15 dan ttabel sebesar 1,86 sehingga setelah dibandingkan antara thitung dan ttabel maka  thitung > ttabel yaitu 2,15 > 1,86, maka Ho ditolak artinya pembelajaran dengan menggunakan media Matiklopedia Berbasis Pendidikan Karakter lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.   Kata Kunci: Media Matiklopedia, Character Building, Matematika SD
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS GUIDED INQUIRY GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI SISWA Endahwuri, Dhian
AKSIOMA Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu modal penting dalam menghadapi tuntutan era globalisasi adalah perlunya perhatian pada kompetensi berpikir, khususnya kompetensi berpikir kreatif. Salah satu isu penting dalam pembelajaran matematika saat ini adalah pentingnya pengembangan kemampuan komunikasi matematis. Pembelajaran melalui guided inquiry mengarahkan siswa untuk membangun konsep-konsep sendiri Hal ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam proses pembelajaran. Permasalahannya ialah bagaimana mengembangkan bahan ajar berbasis guided inquiry yang valid dan praktis untuk  meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa?. Adapun teknik mengambilan data awal kemampuan komunikasi dilakukan secara angket dan observasi. Teknik pengambilan data pendapat ahli tentang bahan ajar dan respon siswa terhadap bahan ajar yang dikembangkan menggunakan melalui angket. Adapun hasil penelitian yang dihasilkan proses pengembangan perangkat dimulai dati tahap pendefinisian untuk mengidentifikasi kemampuan awal komunikasi siswa serta mengamati kegiatan pembelajaran yang dapat dijadikan kegiatan yang berpeluang untuk mengembangkan komunikasi siswa. Selanjutnya baru dilakukan tahap perencanaan rangkaian kegiatan yang berpotensi mengembangkan komunikasi siswa dalam RPP serta modul pembelajaran. Terakhir ialah menyusun alat evaluasi yang dapat memberikan peluang aplikasi kreativitas, tanggung jawab dan kejujuran peserta didik. Tahapan selanjutnya ialah validasi ahli yang menghasilkan simpulan bahwa bahan ajar layak digunakan dengan sedikit revisi. Sedangkan respon siswa positif karena rata-rata persentase siswa lebih dari atau sama dengan 80% menyatakan sikap positif Kata Kunci: Pengembangan bahan ajar, guided inquiry, kemampuan komunikasi matematik siswa
PENGEMBANGAN DESAIN PERAGA INTERAKTIF MATEMATIKA BERBASIS E-LEARNING UNTUK MEMBENTUK KREATIVITAS MAHASISWA PADA MATA KULIAH WORKSHOP Zuhri, M. Saifuddin; Purwosetiyono, FX. Didik; ., Sutrisno
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2/septembe (2014): aksioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v5i2/septembe.755

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan Desain Peraga Interaktif matematika berbasis E-learning untuk membentuk pola kreativitas mahasiswa. Adapun target khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu menyusun Desain Peraga Interaktif matematika berbasis E-learning dalam membentuk kreativitas mahasiswa.Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu penelitian pengembangan Thiagarajan.Penelitian terdiri atas dua tahap, tahun pertama diharapkan akan dihasilkan Desain Peraga Interaktif matematika berbasis E-learning yang dapat membentuk kreativitas mahasiswa melalui beberapa tahap meliputi tahap pendefinisian dan perencanaan (draft I), selanjutnya dilakukan tahap pengembangan melalui validasi ahli (draft II) dan uji coba lapangan terbatas (draft III). Pembelajaran workshop Matematika dengan desain peraga interaktif mencapai valid, yaitu dengan rata-rata penilaian validator baik yaitu 4,0 menunjukkan perangkat pembelajaran tersebut sudah baik dengan sedikit revisi (revisi diperlukan untuk perbaikan agar perangkat menjadi lebih baik).Pembelajaran workshop matematika dengan desain peraga interaktif sudah terlaksana dengan baik. Keterlaksanaan pembelajaran berdasarkan temuan ternyata mahasiswa dan dosen mata kuliah workshop memberikan respon bahwa pembelajaran matematika dengan desain peraga interaktif berjalan dengan baik. Implementasi pembelajaran dengan desain peraga interaktif mencapai hasil belajar yang baik ditandai Rataan kelas eksperimen sebesar 79,24 dan kelas kontrol sebesar 74,11, maka kelas eksperimen memiliki rataan hasil belajar lebih baik secara signifikan dari pada rataan kelas kontrol. Kata Kunci : Pengembangan, Desain Peraga Interaktif, E-learning, Hasil belajar.
PEMECAHAN MASALAH PENYIMPANGAN BUDAYA MELALUI PENDIDIKAN DENGAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN BERORIENTASI SOCIO HUMANISM BERBANTU WEBSITE Sukarno,, Anton; Dwijayanti,, Ida; Harun, Lukman
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2/septembe (2014): aksioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v5i2/septembe.761

Abstract

Isu global penyimpangan budaya yang disebabkan oleh industrialisasi yang cepat termasuk penggunaan internet tanpa filter serta ditinggalkannya nilai-nilai pancasila sebagai akar budaya bangsa. Data dari IPW menyatakan bahwa pada awal tahun 2013 kasus pemerkosaan meningkat. Tujuan pendidikan mengenal dan menguasai kebudayaannya dan menguasai ilmu pengetahuan, hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan dalam UU No. 20 Tahun 2003. Tujuan diterapkannya pendekatan humanistik dalam pembelajaran adalah mengembangkan self-direction yang positif (berkarakter) peserta didik melalui eksplorasi kemampuan individu maupun interaksi sosial. Gordon J. Wimmernam berpendapat bahwa interaksi social dapat digunakan untuk mengendalikan lingkungan fisik dan psikologi seseorang. Dan Kaino menjelaskan ICT dapat konseptualisasi materi secara sehingga kreativitas peserta didik meningkat.Tujuan penelitian ini ialah untuk mendapatkan draf awal berupa deskripsi pengembangan perangkat. Prosedur yang digunakan terdiri dari dua tahap, yaitu: a) pendefinisian dan perancangan. Metode pengumpulan yang digunakan ialah metode dokumentasi untuk mendapatkan data perangkat sebelum dikembangkan dan observasi untuk memperoleh data karakter peserta didik sebelum pengembangan perangkat serta data tentang proses pembelajaran yang ada. Seluruh data dianalisis secara deskriptif, untuk mendapatkan masukan gambaran awal karakter bangsa yang muai terdegredasi serta rancangan solusi pengembangannya.Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran, socio humanism, karakter, penyimpangan budaya
ANALISIS KESTABILAN DAN SIMULASI MODEL PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) Nur Aini, Aurora; Shodiqin, Ali
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2/septembe (2014): aksioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v5i2/septembe.756

Abstract

Indonesia adalah Negara yang terletak pada daerah tropis dan sangat rentan terjangkit wabah penyakit tropis. Salah satu penyakit tropis yang sering terjadi di Indonesia adalah Demam Berdarah Dengue. Menurut data dari Departemen Kesehatan pada tahun 2014, sampai pertengahan bulan Desember tercatat penderita Demam Berdarah Dengue di 34 Provinsi di Indonesia sebanyak 71.668 orang dan 641 orang diantaranya meninggal dunia. Penyakit DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti betina. Pada penelitian ini dibahas tentang pembentukan model matematika penyebaran penyakit demam berdarah dengue. Dari model tersebut selanjutnya dibuat analisis kestabilan titik ekuilibrium bebas penyakit dan titik ekuilibrium endemik. Kemudian dilakukan simulasi menggunakan software Matlab untuk melihat perilaku solusi di sekitar titik ekuilibrium. Kata Kunci : dengue, ekuilibrium, kestabilan
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP BERBASIS PENDEKATAN METAKOGNITIF DITINJAU DARI REGULASI DIRI SISWA Yanuar Hery Murtianto; Lukman Harun
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2/septembe (2014): aksioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v5i2/septembe.762

Abstract

Penelitian dengan judul ?óÔé¼?ôPengembangan strategi pembelajaran matematika SMP berbasis pendekatan metakognitif ditinjau dari regulasi diri siswa?óÔé¼?Ø bertujuan untuk mengembangkan strategi pembelajaran matematika dengan pendekatan metakognitif dan mengetahui pengaruh regulasi diri siswa terhadap hasil belajarnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian campuran (mix methods) karena disamping menggunakan metode kualitatif untuk mendeskripsikan profil metakognitf siswa penelitian ini juga menggunakan metode kuantitatif yaitu: eksperimen semu (quasi experimental research) dengan menggunakan desain factorial 2x3Penelitian ini dilakukan di SMP Muhamadiyah 3 Semarang. Subyek penelitian adalah 22 siswa kelas VII D (sebagai kelas kontrol) dan 30 siswa kelas VII E (sebagai kelas eksperimen).Tahap pelaksanaan penelitian ini meliputi: Pengembangan strategi pembelajaran matematika dengan pendekatan metakognitif, mengembangkan angket regulasi diri siswa, melakukan pengujian angket, melakukan tes kemampuan awal siswa dan melakuan tes setelah diterapkanya strategi pembelajaran matematika metakognitif yaitu pada materi bilangan pecahan. Hasil pengembangan strategi pembelajaran matematika dengan pendekatan metakognitif memiliki 3 fase utama yaitu: (1) mengembangkan rencana tindakan, (2) memantau rencana tindakan, (3) mengevaluasi rencana tindakan dan dibagi dalam 6 tahapan yang meliputi: (1) Mengidentifikasi "apa yang diketahui" dan "apa yang tidak diketahui siswa dalam belajar matematika (apa yang siswa ketahui tentang bilangan pecahan apa pula yang tidak diketahui oleh mereka), (2) Menceritakan tentang pemikiran (menceritakan apakah siswa sebelumnya pernah mengenali, melihat atau bahkan memahami arti dari bilangan pecahan, (3) membuat catatan apa yang dipikirkannya, (4) merencanakan dan melakukan pengaturan diri berupa daftar pertanyaan terhadap diri siswa sendiri terkait dengan konsep-konsep bilangan pecahan, (5) mengontrol proses berpikir mereka sendiri yaitu dengan mencata setiap tahapan berpikir mereka dalam setiap pengerjaan soal-soal bilangan pecahan, (6) Evaluasi diri yaitu mencermati dan menilai hasil catatan-catatan dan proses belajarnya sendiri dalam rubrik evaluasi diri siswa. Hasil analisis angket menggambarkan bahwa pada kelas eksperimen terdapat 2 siswa dengan regulasi rendah, 16 siswa regulasi sedang dan 4 siswa dengan regulasi tinggi, sedangkan pada kelas kontrol dari 30 siswa terdapat 8 siswa dengan regulasi rendah, 15 regulasi sedang dan 7 siswa dengan regulasi tinggi. Hasil analisis ujicoba pada test of normality diperoleh nilai sig. 0.118 pada kelas kontrol dan 0.200 pada kelas eksperimen dimana kedua-duanya lebih besar dari 0.05 dan disimpulkan data berasal dari distribusi normal. Pada tes Anova dengan variable terikat: nilai akhir kelas eksperimen dan prediktornya adalah regulasi diri siswa diperoleh nilai sig. 0.219 dan F_hit = 1.583menunjukkan bahwa regulasi diri memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tes hasil belajar siswa setelah mereka mendapatkan perlakuan pembelajaran dengan pendekatan metakognitif yang ditinjau dari regulasi diri siswa.Kata kunci: strategi pembelajaran matematika, metakognitif, regulasi diri,
FAKTOR PENDUKUNG DAN FAKTOR PENGHAMBAT YANG DIHADAPI GURU MATEMATIKA DI SMA NEGERI 6 CIREBON DALAM MELAKSANAKAN KINERJA BERDASARKAN STANDAR KOMPETENSI GURU Irmawati Liliana Kusuma Dewi Irmawati Liliana Kusuma Dewi
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2/septembe (2014): aksioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v5i2/septembe.757

Abstract

Guru adalah elemen kunci dalam sistem pendidikan, oleh karena itu guru matematika harus memiliki pemahaman yang mendasar dan komprehensif tentang regulasi dan substansinya yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Kinerja yang baik merupakan tolak ukur tingkat keberhasilan guru matematika dalam menjalankan tugasnya. Guru perlu merancang kegiatan pembelajaran yang dapat memperbaiki kualitas pembelajaran. Agar kinerja guru matematika terstandar dan terarah adalah dengan berpedoman pada Standar Kualifikasi akademik dan Kompetensi Guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat yang dihadapi guru matematika di SMA Negeri 6 Cirebon dalam melaksanakan kinerja berdasarkan standar kompetensi guru. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskripstif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor pendukung dan faktor penghambat sehingga guru matematika pada khususnya di SMA Negeri 6 Cirebon dalam melaksanakan kinerja yang sesuai dengan standar kompetensi belum maksimal. Kata kunci : Kinerja guru matematika, Standar kompetensi.
Implementasi Media Software Geogebra dan Screencase dalam Pembelajaran Geometri Transformasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Tadris Matematika Cahyono, Budi
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2/septembe (2014): aksioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v5i2/septembe.758

Abstract

Media adalah alat bantu yang penting dalam suatu proses pembelajaran, hal itu dikarenakan penggunaan media yang cocok dalam pembelajaran akan memberikan pengaruh bagi peserta didik dalam memahami materi yang disampaikan. Media dalam penelitian ini berbasis software geogebra dan screencase yang merupakan salah satu cara yang dapat digunakan dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Mahasiswa. Penelitian ini termasuk penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian pretest posttest group design. Data diperoleh dengan mengambil dua macam data yaitu data kemampuan awal mahasiswa melalui dokumentasi hasil nilai ujian blok pada bab sebelumnya dan data setelah mahasiswa diberi perlakuan melalui posttest. Pretest maupun postest diberikan pada semua kelas sampel, dari data yang dihasilkan kemudian dibandingkan antara kelas kontrol dan eksperimen. Untuk memperoleh data tentang keaktifan mahasiswa dilakukan dengan observasi selama proses pembelajaran berlangsung oleh observer. Subyek penelitian yang diambil mahasiswa semester VIA (27 Mahasiswa) dan VIB (33 mahasiswa) pada mata kuliah geometri tranformasi. Dalam penelitian ini ada dua langkah analisis yang dilakukan yaitu analisis data soal tes dengan melakukan uji prasarat (Homogenitas varians, uji normalitas) dan uji t, untuk analisa data observasi keaktifan belajar mahasiswa dianalisis dengan analisis kuantitatif.Dari data awal yang didapat dari ujian blok pada bab sebelumnya dianalisis dengan bantuan program SPSS, didapatkan sampel dalam kondisi normal dan homogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran interaktif dengan menggunakan bantuan software geogebra dan screencase lebih efektif meningkatkan keaktifan dan hasil prestasi belajar mahasiswa dibandingkan dengan penggunaan metode konvensional pada mata geometri transformasi jurusan tadris matematika IAIN Walisongo Semarang dan dari analisis regresi linier didapat kesimpulan bahwa 81,3 % hasil belajar mahasiswa dipengarui oleh keaktifan mahasiswa, 19,7% dipengaruhi oleh variabel lainnya.Kata kunci : Efektifitas, Geogebra dan Screencase, Keaktifan, Prestasi Belajar.
STUDI PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGIKUTI TRAINING DAN YANG TIDAK MENGIKUTI TRAINING PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 64 AMBON La Suha Ishabu
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2/septembe (2014): aksioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v5i2/septembe.752

Abstract

Pendidikan merupakan sarana mutlak dalam mewujudkan masyarakat madani yang mampu menguasai, mengembangkan, mengendalikan dan memamfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Training adalah suatu proses pemberian bantuan belajar secara terus-menerus dan sistematis kepada individu atau peserta didik dalam memecahkan masalah yang dihadapinya yang berkaitan dengan kegiatan belajar di Sekolah. Rumusan dalam penelitian ini adalah ?óÔé¼?ôapakah terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang mengikuti Training dan yang tidak mengikuti Training pada siswa Kelas VI SD Negeri 64 Ambon. Sedemikian sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar matematika siswa yang mengikuti Training dan yang tidak mengikuti Training pada siswa kelas VI SD Negeri 64 Ambon dengan menggunakan tipe penelitian deskriptif komparatif. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 25 Pebruari ?óÔé¼ÔÇ£ 23 Maret 2015, dengan Subjek yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 64 Ambon berjumlah 20 siswa. Berdasarkan tes hasil belajar yang diberikan pada siswa, terlihat adanya perbedaan antara siswa yang ikut Training dan siswa yang tidak mengikuti Training. Hal ini nampak dari nilai rata ?óÔé¼ÔÇ£ rata siswa yang mengikuti trainer sebesar 17,79 dan nilai rata-rata siswa yang tidak trainer sebesar 16,72. Berdasarkan Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa yang mengikuti Training dan yang tidak mengikuti Training pada siswa kelas VI SD Negeri 64 Ambon.Kata Kunci : Training, Stasistik Inferensi, Hasil Belajar

Page 10 of 50 | Total Record : 495


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 3 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 2 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 3 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2018): AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2/september (2014): aksioma Vol 5, No 2/septembe (2014): aksioma Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA Vol 4, No 2/Septembe (2013): AKSIOMA Vol 4, No 2/September (2013): AKSIOMA Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA Vol 3, No 2 (2012): AKSIOMA Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma Vol 2, No 2/Septembe (2011): AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA Vol 1, No 2/September (2010): AKSIOMA Vol 1, No 2/Septembe (2010): AKSIOMA Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA More Issue